Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Berhiaskan Pita Magenta, Maba FKH Unud Ikuti PKKMB 2022

BALIILU Tayang

:

Fakultas Kedokteran Hewan
Mahasiswa baru (maba) saat mengikuti kegiatan PKKMB 2022 Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Udayana yang dilaksanakan di Ruang Sidang Lt. 4 Gedung Student Center, Universitas Udayana, Denpasar. (Foto : Ist)

Denpasar, baliilu.com – Sebanyak 150 mahasiswa baru (maba) mengikuti kegiatan PKKMB 2022 Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Udayana yang dilaksanakan di Ruang Sidang Lt. 4 Gedung Student Center, Universitas Udayana, Denpasar.

Kegiatan ini berlangsung selama dua hari yakni tanggal 10—11 Agustus 2022. PKKMB 2022 FKH Unud mengusung tema yang menarik yakni “Membangun Karakter Insan Muda Veteriner yang Loyal, Mandiri, dan Berprestasi Menuju Generasi yang Profesional, Beretika, dan Berbudaya”. Makna dari tema yang diangkat yaitu ingin membuat para mahasiswa baru menumbuhkan karakter yang loyal dan mandiri serta berprestasi untuk menjadi seorang dokter hewan yang nantinya mempunyai jiwa yang profesional dengan dilandasi oleh etika dan budaya. 

Berdasarkan Buku Panduan PKKMB 2022, PKKMB atau Pengenalan Kehidupan Kampus Bagi Mahasiswa baru merupakan suatu wahana untuk menyiapkan mahasiswa baru melewati proses transisi menjadi mahasiswa yang dewasa dan mandiri serta mempercepat proses adaptasi mahasiswa dengan lingkungan yang baru dan memberikan bekal untuk keberhasilannya menempuh pendidikan di perguruan tinggi.

Kegiatan PKKMB 2022 FKH Unud dibuka langsung oleh Dekan Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Udayana, Prof. Dr. drh. I Nyoman Suartha, M.Si., yang secara simbolis dilaksanakan dengan pengalungan name tag peserta kepada dua perwakilan mahasiswa baru FKH Unud. Kegiatan pembukaan ini diikuti dengan pengenalan para pimpinan FKH, meliputi Dekan, Wakil Dekan I, II, III, Kaprodi, Direktur RSH, Kepala Departemen, Kepala LAB – UPIL, UP2M, UP3M, Teaching Farm, Kepala TU, dan Sub Koordinator.  

Kegiatan selama dua hari diisi pemaparan sejumlah materi yakni “Pengenalan Sistem Pendidikan Kedokteran Hewan FKH Unud” oleh Prof. Dr. drh. I Nyoman Suartha, M.Si., selaku Dekan FKH Unud. AKBP drh. Ketut Gede Bumin Jaya, M.H., membawakan materi “Kehidupan Berbangsa, Bernegara, dan Pembinaan Kesadaran Bela Negara”. Bumin Jaya mengingatkan kesadaran bela negara harus ditanamkan kepada seluruh warga negara untuk membangun daya tangkal bangsa dalam menghadapi ancaman yang ingin mengganggu kedaulatan negara, keutuhan wilayah, dan keselamatan bangsa. Ia juga menjelaskan tentang bagaimana contoh penerapan bela negara di kampus. 

Baca Juga  Prof. Christine PETR: Manfaatkan Medsos untuk Bangun Loyalitas Wisatawan ke Bali

Materi ketiga “Peran Kampus di Era Revolusi Industri 4.0 serta Motivasi dari Alumni” oleh Dr. drh. I Made Rai Yasa, MP selaku Peneliti Madya sekaligus Kepala BPTP Bali. Rai Yasa menjelaskan, begitu banyak peran seorang dokter hewan bagi kehidupan manusia mengingat besarnya populasi hewan serta luasnya lahan di negeri Indonesia itu sendiri. Mengingat luasnya lapangan pekerjaan bagi lulusan kedokteran hewan mulai dari praktik mandiri, bekerja di perusahaan pakan ternak, terjun di bidang politik, hingga menjadi dokter hewan di TNI dan Polri tentunya membuat kita bangga menjadi seorang veterinarian.

Pemateri keempat Pejabat Fungsional Penata Penanggulangan Bencana dan Sub-Koordinator Kesiapsiagaan BPBD Provinsi Bali Ida Bagus Gede Widnyana Putra, S.Kom, M.T., dengan materi “Manajemen Resiko, Tanggap Bencana dan Kampus Sehat”. Kali ini ia menjelaskan mengenai bagaimana kondisi geologis Pulau Bali, potensi bencana di Bali, definisi dan klasifikasi bencana, serta penanganan prabencana. Di samping itu, ia juga memaparkan mengenai tiga pilar satuan pendidikan dan apa saja indikator program kampus sehat.

Sesi pemaparan materi selesai, kegiatan PKKMB dilanjutkan dengan Isbama, yaitu peserta akan beribadah sesuai dengan keyakinannya masing-masing.

Usai Isbama, masuklah ke sesi pengenalan PA dan diskusi pimpinan oleh Wakil Dekan Bidang Akademik dan Perencanaan, Dr. drh. I Gusti Ngurah Sudisma, M.Si. Setelah itu, peserta diajak untuk melakukan praktik penggunaan dan pengisian data SIMAK yang diarahkan oleh Dewa Aries Prabowo Awanda P, S.Kom. Kegiatan dilanjutkan menuju Gedung FKH Unud untuk diperkenalkan ruangan dan fasilitas yang ada.

Kegiatan PKKMB 2022 FKH Unud hari ke-2, para mahasiswa baru kembali mendengarkan pemateri. Pertama dibawakan oleh Dr. drh. Hapsari Mahatmi, M.P., dengan materi mengenai pengembangan karakter mahasiswa agar mempunyai sikap sebagai intelektual dan anti kekerasan (anti perundungan). Mahatmi memberikan arahan untuk bisa terbuka dengan dosen mengenai masalah yang sedang dialami oleh mahasiswa sehingga dapat dibantu. Lalu mengarahkan kepada mahasiswa agar bisa untuk menjaga diri dari tindakan pelecehan seksual. Jangan merasa takut jika tindakan yang dilakukan itu benar. Mengajak para mahasiswa untuk bisa lebih percaya diri dengan diri sendiri dan membangun karakter yang baik. Bagi para mahasiswa yang memiliki masalah dalam perkuliahan bisa untuk menghubungi beliau secara pribadi. 

Baca Juga  Kepala Desa Sumberklampok Apresiasi Seminar Bhakti Desa V 2022 Unud

Selanjutnya pembahasan mengenai IMAKAHI yang dibawakan oleh Giovani Owen Girsang yang merupakan perwakilan dari anggota IMAKAHI. Penjelasan yang dilakukan mengenai seperti apa program kerja yang dilaksanakan. Lalu, anggota-anggota yang berada di IMAKAHI berasal dari berbagai mahasiswa seluruh fakultas kedokteran hewan yang ada di universitas di Indonesia. 

Materi selanjutnya sharing alumni mengenai betapa pentingnya seorang mahasiswa untuk bergabung organisasi yang ada di FKH Unud. Karena dari sebuah organisasi, kita akan diajarkan untuk melatih sebuah tanggung jawab dalam menjalankan tugas dan menambah sebuah relasi dengan orang lain. Selain itu juga, melatih untuk berani tampil di depan banyak orang. 

Selanjutnya pengenalan organisasi atau senat yaitu LPM SS yang dibawakan oleh kak Anisa sebagai pemimpin umum, DPM yang diwakilkan oleh kak Surya, dan BEM yang diwakilkan oleh kak Marta. Juga pemaparan minat dan bakat yang dapat diikuti oleh para mahasiswa. 

Dilanjutkan sesi games dan bagian yang paling ditunggu-tunggu yaitu penampilan yel-yel. Setiap gugus diminta untuk maju satu-persatu sesuai dengan gugus yang dipanggil. Seluruh peserta terlihat sangat antusias dalam menampilkan yel-yel dari kelompoknya masing-masing dan ditutup pembacaan pemenang yel-yel. 

PKKMB 2022 Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Udayana telah berjalan dengan baik dan lancar. Diharapkan dengan adanya kegiatan ini mahasiswa baru dapat memahami dan mengenali lingkungan barunya, terutama organisasi dan struktur perguruan tinggi, sistem pembelajaran, dan kemahasiswaan yang ada di Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Udayana. Sumber: https://www.unud.ac.id/in/berita-fakultas1604-BERHIASKAN-PITA-MAGENTA-MAHASISWA-BARU-FAKULTAS-KEDOKTERAN-HEWAN-UNIVERSITAS-UDAYANA-SIAP-MENGIKUTI-PKKMB-2022-FKH-UDAYANA.html (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan

NEWS

Di KTT BRICS 2026, Presiden Prabowo Tekankan Pentingnya Ketahanan dan Kemandirian Negara

Published

on

By

Presiden Prabowo Hadiri Sesi Terbatas KTT BRICS 2026
KTT BRICS 2026: Presiden Prabowo Subianto saat menghadiri sesi terbatas bertema “Inclusive Global Governance and Strengthening Multilateralism” dalam rangkaian Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) BRICS 2026 di Bharat Mandapam, New Delhi, Republik India, Sabtu, 12 September 2026. (Foto: BPMI Setpres/Muchlis Jr/presidenri.go.id)

Bharat Mandapam, New Delhi, baliilu.com – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menghadiri sesi terbatas bertema “Inclusive Global Governance and Strengthening Multilateralism” dalam rangkaian Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) BRICS 2026 di Bharat Mandapam, New Delhi, Republik India, Sabtu, 12 September 2026. Sesi tersebut diikuti oleh para pemimpin negara anggota BRICS untuk membahas penguatan tata kelola global yang inklusif serta kerja sama multilateral.

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo terlebih dahulu menyampaikan apresiasi kepada Perdana Menteri (PM) Republik India Narendra Modi selaku tuan rumah sekaligus Ketua BRICS tahun ini atas sambutan dan keramahtamahan yang diberikan kepada delegasi Indonesia. Presiden Prabowo juga menyampaikan penghargaan atas kepemimpinan PM Modi dalam memimpin BRICS.

“Izinkan saya terlebih dahulu menyampaikan terima kasih kepada tuan rumah dan Ketua BRICS tahun ini atas sambutan hangat serta keramahan luar biasa yang diberikan kepada delegasi kami. Saya juga ingin memberikan apresiasi atas kepemimpinan hebat yang ditunjukkan oleh Perdana Menteri Shri Narendra Modi dalam memimpin BRICS,” ujar Presiden Prabowo.

Presiden Prabowo menyebut keikutsertaan Indonesia dalam BRICS menjadi sebuah kehormatan, mengingat Indonesia merupakan anggota baru dalam organisasi tersebut. Presiden juga menyampaikan terima kasih kepada para pendiri BRICS yang telah menerima Indonesia dalam waktu yang cepat untuk menjadi bagian dari organisasi yang merepresentasikan sebagian besar populasi dunia.

“Merupakan suatu kehormatan besar bagi kami untuk hadir di sini dan bergabung dengan Anda semua dalam KTT ini. Kami adalah anggota baru BRICS, dan kami ingin menyampaikan terima kasih kepada seluruh pendiri BRICS yang telah menerima kami dengan sangat cepat sebagai anggota organisasi baru yang hebat ini, yang mewakili separuh dari populasi manusia,” kata Presiden Prabowo.

Baca Juga  Gandeng Dinas KLH Bali, Pascasarjana Unud Gelar Diseminasi Hasil Penelitian

Selanjutnya, Presiden Prabowo menekankan bahwa kebersamaan di antara negara-negara BRICS akan memperkuat posisi dan ketahanan masing-masing negara. Menurut Presiden Prabowo, kekuatan suatu negara pada dasarnya berawal dari kemampuan untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, mulai dari pangan, energi, pendidikan, hingga kesempatan untuk meningkatkan kesejahteraan.

“Dengan bersatu, kita juga menjadi lebih kuat. Kekuatan selalu bermula dari dalam negeri bersama rakyat kita—lewat kemampuan kita untuk memenuhi kebutuhan pangan mereka, menjamin pasokan energi yang mereka perlukan, mendidik anak-anak kita, serta memberikan mereka kesempatan untuk hidup sejahtera. Begitulah cara kita membangun bangsa yang tangguh dan benar-benar mandiri,” tuturnya.

Presiden Prabowo menegaskan bahwa ketahanan tersebut penting agar negara memiliki kemampuan untuk menentukan arah kebijakannya secara mandiri. Indonesia, kata Presiden, tidak menginginkan adanya ketergantungan maupun tekanan dari kekuatan tertentu, sehingga penguatan fondasi nasional menjadi bagian penting dalam menjaga perdamaian dan membangun kepercayaan.

“Kami tidak suka didikte oleh satu atau dua kekuatan tertentu. Kita harus tangguh dan kemudian kita akan benar-benar mandiri. Kami telah memperkuat fondasi kami untuk menjaga perdamaian dan membangun kepercayaan,” ujar Presiden Prabowo dikutip dari laman presidenri.go.id.

Dengan fondasi yang kuat, Presiden Prabowo meyakini BRICS dapat terus memperluas dan memperkuat kerja sama di berbagai bidang yang berpengaruh langsung terhadap ketahanan negara-negara anggotanya. Salah satu bidang yang dinilai strategis adalah energi, khususnya melalui penguatan konektivitas sistem energi dan ketahanan energi antarwilayah.

“Energi adalah salah satu contoh yang jelas. Kita menghubungkan sistem energi kita dan memperkuat keamanan energi di seluruh wilayah kita untuk mendorong perekonomian kita, dan membangun ketahanan yang berkelanjutan,” kata Presiden Prabowo.

Melalui BRICS, Indonesia mendorong lahirnya kerja sama konkret yang memperkuat ketahanan pangan, energi, pendidikan, dan ekonomi. Kerja sama tersebut diharapkan tidak hanya meningkatkan ketahanan negara-negara anggota, tetapi juga menghadirkan kemandirian dan kesejahteraan nyata bagi rakyatnya. (gs/bi)

Baca Juga  Prof. Christine PETR: Manfaatkan Medsos untuk Bangun Loyalitas Wisatawan ke Bali

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

100 Sak Beras Murah Disalurkan, Polsek Dentim Pastikan Kebutuhan Pangan Warga Terbantu

Published

on

By

Polsek Dentim Salurkan Beras Murah di Pasar Biaung
SALURKAN BERAS: Polsek Denpasar Timur (Dentim) menyalurkan beras murah kepada masyarakat melalui Pasar Biaung, Desa Kesiman Kertalangu, Denpasar Timur, Sabtu (12/9/2026). (Foto: Hms Polresta Dps)

Denpasar, baliilu.com – Dalam upaya mendukung ketersediaan pangan sekaligus membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, Polsek Denpasar Timur (Dentim) menyalurkan beras murah kepada masyarakat melalui Pasar Biaung, Desa Kesiman Kertalangu, Denpasar Timur, Sabtu (12/9/2026).

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 08.00 WITA tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Dentim AKP I Gusti Ngurah Agung Udiana, S.H.,M.H., bersama Kanit Binmas IPTU I Kadek Sukasada dan personel Polsek Dentim. Pendistribusian ini mendapat respons positif dari masyarakat yang berbelanja di Pasar Biaung.

Sebanyak 100 sak beras SPHP Bulog didistribusikan untuk mendukung pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat. Kapolsek Dentim AKP I Gusti Ngurah Agung Udiana menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan salah satu bentuk kepedulian Polri dalam membantu masyarakat, khususnya dalam memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari.

“Kami berharap beras yang disalurkan ini dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya untuk memenuhi kebutuhan pangan keluarga dan sedikit membantu meringankan beban masyarakat,” ujar Kapolsek Dentim.

Selama proses pendistribusian berlangsung, kegiatan berjalan tertib, aman dan lancar. Beras yang tiba di Pasar Biaung juga telah dilakukan pengecekan dan pencatatan sesuai dengan data. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Baca Juga  Pengenalan Studi Kampus, Unud Terima Kunjungan Siswa SMA Negeri 1 Tumpang Malang
Lanjutkan Membaca

NEWS

Korban Dugaan Pengeroyokan di Mess Proyek Sawangan Meninggal Dunia, Polisi Periksa 11 Orang

Published

on

By

Polresta Denpasar Selidiki Kasus Pengeroyokan Sawangan
PENYELIDIKAN: Jajaran Polresta Denpasar saat melakukan penyelidikan secara intensif kasus pengeroyokan di Sawangan. (Foto: Hms Polresta Dps)

Badung, baliilu.com – Peristiwa dugaan pengeroyokan yang terjadi di mess tenaga kerja proyek pembangunan PT TJS di Lingkungan Sawangan, Kelurahan Benoa, Kecamatan Kuta Selatan, kini memasuki babak baru. Salah seorang korban berinisial AW (24) dilaporkan meninggal dunia setelah sebelumnya menjalani perawatan akibat luka-luka yang dialaminya.

Korban AW menghembuskan napas terakhir pada Jumat, 12 September 2026 sekitar pukul 19.30 Wita. Saat ini, jenazah korban masih disemayamkan di kamar jenazah RSUP Prof. dr. I.G.N.G. Ngoerah, Denpasar.

Pihak keluarga, dalam hal ini ayah kandung korban, juga telah mengajukan permohonan persetujuan untuk dilakukan autopsi guna kepentingan proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut. Kasus tersebut bermula dari adanya keributan yang terjadi di mess pekerja proyek PT Tunas Jaya di Lingkungan Sawangan pada Minggu, 6 September 2026 sekitar pukul 23.00 Wita.

Berdasarkan keterangan awal yang dihimpun, keributan dipicu oleh kesalahpahaman antarpekerja. Seorang pekerja diketahui tidak sengaja menyenggol seng di sekitar kamar mandi sehingga menimbulkan suara keras. Situasi tersebut kemudian mendapat teguran dari petugas keamanan.

Perdebatan sempat terjadi dan seorang pekerja lainnya yang terbangun akibat keributan kemudian menghampiri lokasi. Situasi semakin memanas setelah adanya perkataan yang memicu emosi sejumlah pekerja lain yang berada di sekitar lokasi.

Dalam peristiwa tersebut, sejumlah pekerja mengalami luka-luka dan sempat mendapatkan perawatan medis. Salah seorang korban, AW, sebelumnya mengalami sejumlah luka di bagian wajah, tangan dan kaki sebelum akhirnya meninggal dunia pada Jumat malam.

Menindaklanjuti kejadian tersebut, jajaran Polresta Denpasar bergerak melakukan penyelidikan secara intensif. Hingga saat ini, Satreskrim Polresta Denpasar bersama Polsek Kuta Selatan telah mengamankan 11 orang untuk dimintai keterangan sebagai saksi terkait peristiwa tersebut.

Baca Juga  Selama Januari, 2.423 Siswa Kunjungi Universitas Udayana

Polisi juga terus mendalami rangkaian kejadian, termasuk mengumpulkan keterangan para saksi dan barang bukti guna mengungkap secara terang peristiwa dugaan pengeroyokan tersebut serta mengetahui pihak-pihak yang bertanggung jawab.

Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu I Gede Adi Saputra Jaya, S.H., M.H., membenarkan adanya korban dugaan pengeroyokan yang meninggal dunia setelah menjalani perawatan.

“Benar, salah seorang korban kasus dugaan pengeroyokan yang terjadi di mess pekerja proyek di wilayah Sawangan telah meninggal dunia pada Jumat malam sekitar pukul 19.30 Wita. Saat ini jenazah korban masih berada di kamar jenazah RSUP Prof. dr. I.G.N.G. Ngoerah dan pihak keluarga telah mengajukan permohonan untuk dilakukan autopsi,” ujarnya.

Lebih lanjut, Kasi Humas menjelaskan bahwa kepolisian saat ini masih terus melakukan pendalaman terhadap perkara tersebut. “Polresta Denpasar melalui Satreskrim bersama Polsek Kuta Selatan terus melakukan penyelidikan secara intensif. Saat ini sudah ada 11 orang yang diamankan untuk dimintai keterangan sebagai saksi. Kami masih mendalami seluruh rangkaian kejadian untuk mengungkap peran masing-masing pihak secara objektif dan profesional,” tegasnya.

Iptu I Gede Adi Saputra Jaya juga mengimbau masyarakat untuk tidak berspekulasi maupun menyebarkan informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya.

“Kami mengimbau masyarakat agar mempercayakan sepenuhnya penanganan perkara ini kepada pihak kepolisian. Perkembangan penanganan perkara akan disampaikan sesuai dengan hasil penyelidikan dan penyidikan yang sedang berjalan,” pungkasnya.

Saat ini, kasus tersebut masih dalam penanganan Satreskrim Polresta Denpasar dan Polsek Kuta Selatan. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca