Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Unud Lepas Mahasiswa KKNT/MBKM Membangun Desa dan MBKM Riset ke Mitra

BALIILU Tayang

:

unud
SEMATKAN NAMETAG: Wakil Rektor Bidang Akademik Prof. I Gede Rai Maya Temaja mewakili Rektor Unud melepas mahasiswa dan DPL untuk mengikuti MBKM Membangun Desa/KKNT Periode III Tahun 2023 ditandai penyematan nametag. (Foto: ist)

Jimbaran, Badung, baliilu.com – Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Udayana (Unud) melaksanakan acara Pelepasan Mahasiswa dan Dosen Pembimbing Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) Membangun Desa/Kuliah Kerja Nyata Tematik & MBKM Riset/Penelitian Mandiri Universitas Udayana Periode III Tahun 2023 bertempat di Ruang Bangsa Gedung Rektorat Kampus Jimbaran, Senin (28/8/2023). Kegiatan ini dihadiri oleh para Wakil Rektor, Pimpinan Lembaga, Pimpinan Fakultas, Koordinator Program Studi, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) dan mahasiswa KKN.

Ketua LPPM Unud Prof. I Nyoman Suarsana dalam laporannya menyampaikan bahwa MBKM Mandiri ini bertujuan untuk menyiapkan mahasiswa menjadi pembelajar sejati yang terampil, lentur dan ulet, sarjana yang tangguh, relevan dengan kebutuhan zaman, dan siap menjadi pemimpin dengan semangat kebangsaan yang tinggi. Terdapat dua MBKM Mandiri yang diselenggarakan oleh Unud melalui LPPM yakni MBKM Riset dan MBKM KKNT yang diharapkan menjadi solusi untuk kreativitas dan inovasi mahasiswa.

mbkm
Peserta program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) Membangun Desa/Kuliah Kerja Nyata Tematik & MBKM Riset Unud. (Foto: ist)

“Kami meyakini, pembelajaran dapat terjadi di manapun, semesta belajar tak berbatas, tidak hanya di ruang kelas, perpustakaan dan laboratorium, tetapi juga di desa, industri, tempat-tempat kerja, tempat-tempat pengabdian, pusat riset, maupun di masyarakat. Melalui interaksi yang erat antara perguruan tinggi dengan dunia kerja, dengan dunia nyata, maka perguruan tinggi akan hadir sebagai mata air bagi kemajuan dan pembangunan bangsa, turut mewarnai budaya dan peradaban bangsa secara langsung,” ujar Ketua LPPM Unud.

Peserta MBKM Riset 2023 bath I sebanyak 21 orang dan bath II sebanyak 42 orang sehingga totalnya 63 orang. Peserta MBKM KKNT sebanyak 41 orang. Asal peserta MBKM Membangun Desa/KKNT Periode III Tahun 2023 yakni Program Studi Ilmu Politik (Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik), Program Studi Ilmu Komunikasi (Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik), Program Studi Hubungan Internasional (Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik), Program Studi Administrasi Publik (Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik), Program Studi Agroekoteknologi (Fakultas Pertanian), Program Studi Teknik Arsitektur (Fakultas Teknik), dan Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan (Fakultas Kelautan dan Perikanan).

Baca Juga  Fakultas Peternakan Gelar Sosialisasi, Bahas Implementasi MBKM di Unud
wakil rektor
Wakil Rektor Bidang Akademik Prof. I Gede Rai Maya Temaja mewakili Rektor Unud saat memberikan sambutan. (Foto: ist)

Adapun Desa Lokasi MBKM Membangun Desa/KKNT Periode III Tahun 2023 yaitu Desa Adat Kesiman, Denpasar; Desa Manggisari Jembrana; Desa Yeh Embang Jembrana; Kusamba, Dawan, Klungkung; Desa Ungasan, Kecamatan Kuta Selatan, Badung; dan Desa Batuan, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar. Pembelajaran MBKM Riset dan MBKM KKNT akan berlangsung selama 1 semester atau lamanya 906 jam pembelajaran.

Sementara Wakil Rektor Bidang Akademik Prof. I Gede Rai Maya Temaja mewakili Rektor Unud dalam arahannya menyampaikan melalui program MBKM, Mendikbudristek memberikan kesempatan kepada mahasiswa minimal 1 semester dengan konversi 20 SKS untuk belajar di luar Prodinya. KKNT ini sifatnya menerapkan teoritik yang dimiliki selama kuliah dan memberikannya kepada masyarakat sebagai wahana pengetahuan praktis. Ini menjadi kesempatan untuk belajar di luar dan dikonversi sebanyak 20 SKS dan Koorprodi agar memastikan konversinya. Kepada para DPL agar membimbing dan mengarahkan serta memberikan penilaian kepada mahasiswa KKN ini dan tidak terbatas itu saja karena banyak hal yang harus kita perbaiki.  Peranan dari para pembimbing untuk mengingatkan POB dan tupoksi yang harus dilakukan. Etika harus sudah sejalan dengan hal itu dan tidak melakukan perbuatan yang menyimpang dari norma-norma.

“Kami berharap nanti terjadi sinergis yang baik, saling menerima dan memberi, saling asah asih asuh diantara adik-adik dengan mitra di desa, demikian juga yang mengambil MBKM Riset bekerja dengan baik untuk mendapatkan ilmu dari mitra,” ujar Wakil Rektor.

mbkm
Wakil Rektor Bidang Akademik Prof. I Gede Rai Maya Temaja berfoto bersama usai acara pelepasan mahasiswa dan DPL. (Foto: ist)

Wakil Rektor meminta mahasiswa agar melaksanakan programnya dengan baik dan menunjukkan kedewasaan sebagai insan pendidikan tinggi khususnya Universitas Udayana. Melalui kesempatan tersebut Wakil Rektor juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah menyiapkan hal ini dan berharap dapat berjalan dengan lancar.

Baca Juga  Prodi Sarjana Peternakan Unud Gelar Serah Terima Mahasiswa Program Magang Industri MBKM Mandiri di BPTU- HPT Denpasar

Pelepasan Mahasiswa dan DPL ditandai dengan penyematan nametag dan topi kepada mahasiswa dan DPL oleh Wakil Rektor Bidang Akademik bersama para Wakil Rektor serta Ketua dan Sekretaris LPPM. Sumber: https://www.unud.ac.id/in/berita5863-Universitas-Udayana-Lepas-Mahasiswa-KKNT-MBKM-Membangun-Desa-dan-MBKM-Riset-Ke-Mitra.html (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan

NEWS

Presiden Prabowo Lantik Jenderal Tandyo Budi Revita sebagai KSAD di Istana Negara

Published

on

By

Presiden Prabowo Lantik KSAD Tandyo
LANTIK: Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Jenderal TNI Tandyo Budi Revita sebagai Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) dalam upacara kenegaraan yang berlangsung di Istana Negara, Jakarta, pada Kamis, 15 Oktober 2026. (Foto: BPMI Setpres/Muchlis Jr/presidenri.go.id)

Jakarta, baliilu.com – Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Jenderal TNI Tandyo Budi Revita sebagai Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) dalam upacara kenegaraan yang berlangsung di Istana Negara, Jakarta, pada Kamis, 15 Oktober 2026. Pengangkatan Jenderal TNI Tandyo Budi Revita sebagai KSAD didasarkan pada Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 106/TNI/Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Kepala Staf Angkatan Darat.

Dalam prosesi pelantikan, Presiden Prabowo secara langsung memimpin pengambilan sumpah jabatan yang diikuti oleh Jenderal Tandyo Budi Revita. Pengucapan sumpah tersebut menjadi penegasan komitmen KSAD yang baru untuk menjunjung tinggi konstitusi, menjaga kehormatan prajurit, serta menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab.

“Bahwa saya akan setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya dan seadil-adilnya. Bahwa saya dalam menjalankan tugas jabatan akan menjunjung tinggi etika jabatan dengan penuh rasa tanggung jawab. Bahwa saya akan menjunjung tinggi sapta marga dan sumpah prajurit dengan sebaik-baiknya,” ujar Presiden Prabowo saat mendiktekan sumpah jabatan.

Usai pengucapan sumpah, rangkaian pelantikan dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara pengambilan sumpah jabatan. Prosesi tersebut berlangsung khidmat dan disaksikan oleh para pejabat negara serta tamu undangan yang hadir.

Jenderal TNI Tandyo Budi Revita menggantikan Jenderal TNI Maruli Simanjuntak yang sebelumnya menjabat sebagai KSAD dan kini mendapat penugasan baru sebagai Wakil Panglima TNI sekaligus Kepala Badan Nasional Pengelola Perbatasan dan Daerah Terpencil. Jenderal TNI Tandyo merupakan perwira tinggi TNI Angkatan Darat lulusan Akademi Militer (Akmil) tahun 1991.

Lahir di Surakarta pada 21 Februari 1969, Jenderal TNI Tandyo memiliki pengalaman panjang dalam pengabdian dan kepemimpinan di lingkungan militer.

Baca Juga  Mahasiswa FK Unud Gelar PKM-PM untuk Orang Tua dengan Anak Berkebutuhan Khusus

Dalam jabatan barunya, Jenderal TNI Tandyo menegaskan komitmennya untuk mempercepat pelaksanaan berbagai program strategis pemerintah yang melibatkan TNI Angkatan Darat. Menurutnya, sejumlah program prioritas Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming, mulai dari Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), Sekolah Rakyat, hingga ketahanan pangan, menjadi perhatian utama yang harus segera ditindaklanjuti oleh jajaran TNI Angkatan Darat.

“Tentunya ini akan menjadi PR dari Angkatan Darat untuk bisa mempercepat, khususnya untuk operasionalisasi apakah itu KDKMP, apakah itu sekolah rakyat, apakah itu ketahanan pangan yang menjadi tugas dari Bapak Presiden akan segera kita selesaikan,” ujar Tandyo dalam keterangannya usai pelantikan.

Pelantikan tersebut turut dihadiri sejumlah pimpinan lembaga negara, para menteri Kabinet Merah Putih, dan undangan lainnya. Sementara itu, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto hadir sebagai saksi dalam prosesi pengambilan sumpah jabatan. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Presiden Prabowo Lantik Maruli Simanjuntak sebagai Wakil Panglima TNI Merangkap Kepala Badan Nasional Pengelola Perbatasan dan Daerah Terpencil

Published

on

By

Presiden Prabowo Lantik Wakil Panglima TNI
LANTIK: Presiden Prabowo Subianto melantik Jenderal TNI Maruli Simanjuntak sebagai Wakil Panglima TNI merangkap Kepala Badan Nasional Pengelola Perbatasan dan Daerah Terpencil di Istana Negara, Jakarta, pada Kamis, 15 Oktober 2026. (Foto: BPMI Setpres/Muchlis Jr/presidenri.go.id)

Jakarta, baliilu.com – Presiden Prabowo Subianto melantik Jenderal TNI Maruli Simanjuntak sebagai Wakil Panglima TNI merangkap Kepala Badan Nasional Pengelola Perbatasan dan Daerah Terpencil. Pelantikan dilaksanakan di Istana Negara, Jakarta, pada Kamis, 15 Oktober 2026.

Pengangkatan ini berdasarkan Keputusan Presiden RI Nomor 105/TNI Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Wakil Panglima Tentara Nasional Indonesia merangkap Kepala Badan Nasional Pengelola Perbatasan dan Daerah Terpencil. Keputusan Presiden tersebut dibacakan oleh Sekretaris Militer Presiden, Mayjen TNI Wahyu Yudhayana.

Pelantikan ini ditandai dengan pengucapan sumpah jabatan, yang dipandu langsung oleh Presiden Prabowo. Prosesi tersebut berlangsung dengan penuh khidmat, menegaskan komitmen untuk mengemban amanah dengan tanggung jawab dan integritas.

“Bahwa saya akan setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya dan seadil-adilnya. Bahwa saya dalam menjalankan tugas jabatan akan menjunjung tinggi etika jabatan dengan penuh rasa tanggung jawab. Bahwa saya akan menjunjung tinggi Sapta Marga dan Sumpah Prajurit dengan sebaik-baiknya,” ujar Presiden Prabowo saat mendiktekan penggalan sumpah jabatan.

Setelah pengucapan sumpah, acara dilanjutkan dengan penanggalan dan penyematan tanda pangkat dan tanda jabatan oleh Presiden Prabowo. Acara dilanjutkan penandatanganan berita acara.

Acara diakhiri dengan pemberian ucapan selamat yang didahului oleh Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming untuk selanjutnya diikuti para undangan yang hadir.

Usai pelantikan, Maruli mengatakan bahwa Badan Nasional Pengelola Perbatasan dan Daerah Terpencil merupakan gagasan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di wilayah perbatasan dan daerah terpencil. Menurutnya, gagasan tersebut sejalan dengan upaya memperkuat perekonomian masyarakat di wilayah-wilayah yang selama ini membutuhkan perhatian lebih. Sementara, terkait dengan tugasnya sebagai Wakil Panglima TNI, Maruli menegaskan bahwa tugas utamanya adalah membantu Panglima TNI dalam menjalankan tugas.

Baca Juga  Mahasiswa FK Unud Raih Juara 1 Ajang Kompetisi PKM-RE Udayana PKM Center 2023

“Ini jadi badannya nanti dari badan nasional pengelola perbatasan jadi sekarang pengelola perbatasan dan daerah terpencil. Itu nanti tugas saya. Kalau wakil Panglima ya jelas wakil Panglima dan membantu Panglima,” ujar Maruli kepada awak media.

Tampak hadir dalam pelantikan tersebut para pimpinan lembaga negara, jajaran menteri dan kepala badan Kabinet Merah Putih, dan para undangan lainnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Kapolri Suyudi Ario Seto Kunjungi MA, Perkuat Kolaborasi Penegakan Hukum

Published

on

By

Kapolri Kunjungi Mahkamah Agung
KUNJUNGI MA: Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto mengunjungi Mahkamah Agung (MA) Republik Indonesia di Gedung Balairung MA, Jakarta, Rabu (14/10/2026), untuk mempererat koordinasi dan kolaborasi antarlembaga dalam sistem peradilan pidana (criminal justice system). (Foto: Hms Polri)

Jakarta, baliilu.com – Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto mengunjungi Mahkamah Agung (MA) Republik Indonesia di Gedung Balairung MA, Jakarta, Rabu (14/10/2026), untuk mempererat koordinasi dan kolaborasi antarlembaga dalam sistem peradilan pidana (criminal justice system).

Kapolri hadir bersama jajaran pejabat utama Mabes Polri dan disambut langsung oleh Ketua MA RI Sunarto beserta jajaran hakim agung.

Suyudi mengatakan, kunjungan tersebut merupakan bentuk silaturahmi sekaligus koordinasi sebagai pejabat baru untuk memperkuat hubungan antarlembaga penegak hukum dalam pelaksanaan tugas ke depan.

“Ini adalah bentuk koordinasi sekaligus juga silaturahmi sebagai pejabat baru agar kita semua bagian dari criminal justice system ini bisa lebih solid, lebih kuat, dan lebih koordinatif dan kolaboratif dalam pelaksanaan tugas ke depan,” ujar Suyudi.

Ia berharap, penguatan sinergi tersebut dapat mendukung terwujudnya penegakan hukum yang berkeadilan serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Indonesia tetap aman dan kondusif.

“Semoga apa yang menjadi harapan masyarakat, hukum yang berkeadilan bisa terwujud. Situasi masyarakat, kondisi kamtibmas di Indonesia bisa aman, lancar, dan kondusif,” kata Suyudi.

Melalui kunjungan ini, Polri menegaskan komitmennya untuk memperkuat kerja sama dengan MA dan lembaga penegak hukum lainnya. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat mendukung pelaksanaan penegakan hukum yang profesional, memberikan kepastian hukum, serta menghadirkan rasa keadilan bagi masyarakat. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Baca Juga  Unud Kerja Sama dengan SKK Migas Gelar Kuliah Umum
Lanjutkan Membaca