Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

UP3M Fapet Unud Gelar RTM, Tindaklanjuti Temuan AMI

BALIILU Tayang

:

Fapet
Wakil Dekan I Bidang Akademik dan Perencanaan Fapet Unud, Dr. Ir. Dewi Ayu Warmadewi, S.Pt., M.Si., IPM. (Foto : Ist)

Denpasar, baliilu.com – Dalam rangka menindaklajuti temuan Audit Mutu Internal (AMI) pada Prodi (S1, S2, S3) Fapet Unud pada bulan September 2022, Jumat, 28 Oktober 2022 telah dilaksanakan Rapat Tinjauan Manajemen (RTM) oleh Unit Pengembangan Pembelajaran dan Penjaminan Mutu (UP3M) Fakultas Peternakan Universitas Udayana.

Rapat yang diselenggarakan di Gedung Agrokompleks Lt. 1 (satu) Ruang Seminar, Kampus Sudirman Denpasar itu dibuka oleh Dekan Fakultas Peternakan Universitas Udayana Dr. Ir. I Nyoman Tirta Ariana, M.S.,IPU.,ASEAN Eng. yang diwakili oleh Wakil Dekan I Bidang Akademik dan Perencanaan Fapet Unud, Dr. Ir. Dewi Ayu Warmadewi, S.Pt., M.Si., IPM. Turut hadir Wakil Dekan II Bidang Umum dan Keuangan, Ketua Senat, para Koordinator Unit (UP3M, UP2M, UPIKs), para TTPM (S1, S2, S3), para Koprodi (S1, S2, S3), Koordinator Tata Usaha dan para Sub-Koordinator , dan para Kepala Laboratorium di Lingkungan Fakultas Peternakan Universitas Udayana. Agenda rapat diawali oleh pengarahan oleh Dekan, pembacaan temuan Audit Mutu Internal, diskusi dan penutupan. 

Wakil Dekan I Bidang Akademik dan Perencanaan Fapet Unud, Dr. Ir. Dewi Ayu Warmadewi, S.Pt., M.Si., IPM dalam sambutannya menyampaikan tentang tujuan dari pertemuan yang dilaksanakan. “Bahwa kehadiran kita di sini membahas temuan dari kegiatan AMI. Temuan AMI setelah RTM dilanjutkan dengan pembuatan dokumen pelaksanaannya. Sehingga siklus PPEPP itu dapat berjalan berkelanjutan. Semua ini bertujuan untuk meningkatkan mutu dari Fapet Unud,” ujar Dr. Warmadewi.

“Setiap tahunnya UP3M melaksanakan AMI, untuk melihat pelaksanaan dari janji yang sudah dibuat. Di sini juga akan membahas tentang standar yang dimiliki. Semua kegiatan yang kita lakukan harus mengacu kepada standar yang telah ditetapkan. Kita buat itu di dalam dokumen. Selama ini untuk hasil evaluasi untuk IPK itu sudah melebihi target yang ditetapkan oleh standar nasional. Terkait untuk mahasiswa tepat waktu, ini yang harus ditingkatkan persentasenya supaya lebih dari 70% di setiap prodi. Meningkatkan dosen agar studi lanjut dan diharapkan untuk kedepannya semua dosen Fapet bergelar doktor karena Fapet sudah memiliki prodi doktor. Selain itu walaupun sudah banyak dosen yang memenangkan hibah tapi perlu juga ditingkatkan terutama untuk hibah nasional dan internasional. Semua kegiatan itu harus menunjang 8 IKU yang ditetapkan oleh kementerian,” sambungnya. 

Baca Juga  Semarak Dies Natalis Ke-61 Unud, VNT Unud Gelar Refreshment VNT Udayana 2023

Setelah sambutan, acara dilanjutkan dengan pembacaan Temuan Audit Mutu Internal oleh Ko UP3M Fapet Unud Prof. Dr. Ir. Gusti Ayu Mayani Kristina Dewi, M.S., IPU., ASEAN Eng. dan disambung dengan diskusi. Sumber: https://www.unud.ac.id/in/berita-fakultas2073-UP3M-Fapet-Unud-Gelar-RTM-Tindaklanjuti-Temuan-AMI.html (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan

NEWS

Tekankan Validasi Akurat Layanan Kesehatan Berbasis ePPGBM, Wabup Badung Pimpin Rakor TPPS

Published

on

By

Rakor TPPS Badung Bahas Penurunan Stunting
RAKOR: Wabup Badung Bagus Alit Sucipta berfoto bersama usai memimpin rakor Tim Percepatan Penurunan Stunting Kabupaten Badung di Ruang Satya Gosana I, Inspektorat Puspem Badung, Rabu (21/10). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Pemerintah Kabupaten Badung terus memperkuat langkah-langkah strategis dalam percepatan penurunan angka stunting. Langkah ini diambil menyusul adanya penyesuaian data prevalensi stunting berdasarkan ePPGBM (Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat).

Berdasarkan data valid tersebut, prevalensi stunting di Kabupaten Badung tercatat sebesar 2,5 persen atau sebanyak 440 balita pada tahun 2025, dan mengalami penyesuaian menjadi 2,8 persen atau sekitar 485 balita pada tahun 2026.

Kondisi naik-turunnya grafik tersebut menjadi agenda pembahasan utama dalam Rapat Koordinasi Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten Badung. Rapat koordinasi ini dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Badung, Bagus Alit Sucipta, bertempat di Ruang Satya Gosana I, Inspektorat Puspem Badung, Rabu (21/10).

Seusai memimpin rapat, Wabup Bagus Alit Sucipta memberikan penjelasan resmi bahwa kenaikan angka prevalensi pada tahun ini sejatinya dipengaruhi oleh perluasan cakupan pendataan di lapangan. Jika pada tahun 2025 pendataan hanya mencakup balita yang hadir secara fisik di Posyandu, maka pada tahun 2026 ini jangkauan sistem pendataan diperluas secara masif hingga ke seluruh fasilitas kesehatan (faskes) resmi di Kabupaten Badung.

“Menyikapi kondisi ini, sesuai arahan Bapak Bupati Badung, langkah-langkah penanganan stunting menjadi perhatian serius Pemkab Badung. Kami melibatkan seluruh perangkat daerah, pemerintah desa/kelurahan, tenaga kesehatan, kader, hingga elemen masyarakat,” ujarnya.

Ia menegaskan, salah satu langkah prioritas utama saat ini adalah melakukan validasi dan pemutakhiran data riil di lapangan mengenai balita stunting serta keluarga yang masuk kategori berisiko stunting. Kader Integrasi Layanan Primer, Tim Pendamping Keluarga, dan Kader Pembangunan Manusia diinstruksikan untuk memastikan keakuratan data tersebut paling lambat pada akhir November 2026.

Baca Juga  Komang Januartha Putra Pinatih Pimpin Rapim FK Unud Periode Agustus 2023

Selain pemutakhiran data, penguatan peran Posyandu juga menjadi fokus utama melalui penerapan pola jemput bola ke rumah warga. Intervensi pendampingan, pemantauan kesehatan, hingga edukasi gizi dan pemberian vitamin dilakukan sejak dini, mulai dari pasangan calon pengantin hingga masa kehamilan. Langkah preventif ini diharapkan dapat mencegah lahirnya bayi baru dengan kondisi berisiko stunting.

Guna mengoptimalkan kinerja dan memotivasi para kader di lapangan, Pemkab Badung akan menerapkan sistem apresiasi khusus yang dinilai lebih adil dan memicu semangat kerja.

“Para kader akan kita berikan reward berbasis kasus. Mereka tidak lagi sekadar menunggu di Posyandu atau faskes, tetapi aktif turun ke masyarakat. Setiap kasus yang ditemukan dan dilaporkan akan diberikan reward,” tegas Wabup.

Dari sisi penanganan medis, Wabup menugaskan Dinas Kesehatan untuk mengintensifkan intervensi spesifik secara cepat. Direktur RSUD Mangusada, RS Giri Asih, dan RS Suwiti diminta memberikan pelayanan medis optimal, termasuk penyediaan Pangan Olahan untuk Keperluan Medis Khusus (PKMK) bagi balita sesuai dengan indikasi medis yang ditemukan. Pemkab Badung juga merangkul perguruan tinggi untuk riset dan edukasi, Majelis Desa Adat (MDA) melalui pendekatan kearifan lokal, serta dunia usaha memanfaatkan program Corporate Social Responsibility (CSR/TJSL).

Sementara itu, Kepala Bappeda Kabupaten Badung, I Made Wira Dharmajaya, melaporkan bahwa target penurunan stunting dalam RPJMD Kabupaten Badung 2025–2029 ditetapkan sebesar 7,20 persen pada 2025 dan diharapkan menjadi 6,40 persen pada 2029.

“Melalui tagging anggaran stunting, Pemkab Badung mengintegrasikan program dan kegiatan lintas sektor dengan total anggaran mencapai lebih dari Rp 575 miliar yang tersebar di 11 perangkat daerah,” jelasnya.

Rapat koordinasi tersebut turut dihadiri oleh jajaran Kepala OPD di lingkungan Pemkab Badung, Para Camat, Perbekel/Lurah, serta Kepala Puskesmas se-Kabupaten Badung. (gs/bi)

Baca Juga  Kabar Gembira, Penelusuran Jalur Mandiri Prestasi Unud Segera Dibuka!

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Hadiri Kenal Pamit Kapolresta Denpasar, Pimpinan Badung Tekankan Sinergi Atasi Kemacetan dan Kriminalitas

Published

on

By

Kenal Pamit Kapolresta Denpasar di Tuban
KENAL PAMIT: Bupati Wayan Adi Arnawa bersama Nyonya Rasniathi Adi Arnawa berfoto bersama Kombes Pol. Leonardo D. Simatupang bersama Nyonya saat menghadiri acara kenal pamit Kapolresta Denpasar di Bali Dynasty Resort, Tuban, Kuta, Selasa (20/10). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Wakil Bupati Bagus Alit Sucipta dan Ketua DPRD Badung I Gusti Anom Gumanti menghadiri acara kenal pamit Kapolresta Denpasar di Bali Dynasty Resort, Tuban, Kuta, Selasa (20/10). Suksesi kepemimpinan tersebut berganti dari Kombes Pol. Leonardo D. Simatupang, kepada Kombes Pol. I Wayan Winaya.

Kehadiran jajaran pimpinan Pemkab Badung ini merupakan wujud apresiasi atas sinergi Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), khususnya di kawasan strategis pariwisata Kuta dan Kuta Selatan. Pada kesempatan itu, Bupati Wayan Adi Arnawa turut menyerahkan cinderamata kepada Kombes Pol. Leonardo D. Simatupang sebagai ungkapan terima kasih atas dedikasinya selama delapan bulan bertugas.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Badung, saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Bapak Kombes Pol. Leonardo D. Simatupang beserta Ibu atas dedikasi dan kerja sama yang telah terjalin selama kurang lebih delapan bulan bertugas. Kami merasakan sinergi yang kuat dalam menjaga situasi tetap kondusif sehingga masyarakat maupun wisatawan dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman,” ujarnya.

Bupati menegaskan, jaminan keamanan yang kondusif merupakan faktor krusial untuk mempertahankan kepercayaan internasional terhadap pariwisata Badung. Kepada Kapolresta yang baru, Bupati berharap kolaborasi antar-lembaga semakin diperkuat dalam mengatasi berbagai tantangan kewilayahan.

“Kami berharap sinergi dan kolaborasi yang telah terjalin selama ini dapat terus dilanjutkan dan diperkuat. Berbagai tantangan seperti kemacetan, persoalan sampah dan kriminalitas perlu kita tangani bersama agar pariwisata dapat tumbuh secara berkelanjutan. Kami berharap kehadiran Kapolresta yang baru semakin memperkuat upaya menjaga keamanan, ketertiban serta kenyamanan masyarakat dan wisatawan,” tegas Adi Arnawa.

Sementara itu, Kombes Pol. Leonardo D. Simatupang menyampaikan terima kasih atas dukungan penuh Forkopimda dan masyarakat selama masa tugasnya sebelum ia melanjutkan pengabdian di Mabes Polri.

Baca Juga  Mahfud MD Beri Kuliah Umum di Unud

Kapolresta Denpasar yang baru, Kombes Pol. I Wayan Winaya, memohon doa restu serta dukungan dari seluruh elemen daerah. Ia menekankan bahwa kearifan lokal, adat istiadat, serta semangat menyama braya akan menjadi modal penting dalam menjaga harmoni dan kedamaian masyarakat ke depan.

Acara tersebut turut dihadiri Walikota dan Wakil Walikota Denpasar, Forkopimda Badung dan Denpasar, Dandim 1611/Badung, Danlanal Denpasar, Danlanud Ngurah Rai, Sekda Badung dan Kota Denpasar beserta ibu, serta tokoh puri, tokoh adat, pecalang, dan BEM Bali Dwipa. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

TP PKK Badung Terima Kunjungan Studi Tiru TP PKK Tana Toraja

Studi Tiru: Momentum untuk Saling Belajar, Bertukar Pengalaman serta Mempererat Tali Silaturahmi

Loading

Published

on

By

TP PKK Badung Terima Studi Tiru Tana Toraja
TERIMA KUNJUNGAN: Sekretaris I TP PKK Kabupaten Badung, Nyonya Yunita Alit Sucipta, menerima kunjungan studi tiru TP PKK Kabupaten Tana Toraja, Provinsi Sulawesi Selatan di Ruang Pertemuan Gedung Balai Budaya Giri Nata Mandala, Puspem Badung, Rabu (21/10). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Badung yang diwakili Sekretaris I TP PKK Kabupaten Badung, Nyonya Yunita Alit Sucipta, menerima kunjungan studi tiru dari TP PKK Kabupaten Tana Toraja, Provinsi Sulawesi Selatan. Rombongan yang dipimpin langsung oleh Ketua TP PKK Kabupaten Tana Toraja, Nyonya Erni Yetti Zadrak, bersama Kepala Dinas PMD Kabupaten Tana Toraja, Ir. Marida Bungin, M.M., beserta 30 orang rombongan ini diterima secara resmi bertempat di Ruang Pertemuan Gedung Balai Budaya Giri Nata Mandala, Puspem Badung, Rabu (21/10).

Dalam penerimaan tersebut, Sekretaris I TP PKK Kabupaten Badung, Nyonya Yunita Alit Sucipta, menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat datang kepada seluruh rombongan TP PKK Kabupaten Tana Toraja. Ia memaparkan gambaran umum Kabupaten Badung yang memiliki luas wilayah kurang lebih 398 km² dengan jumlah penduduk sekitar 500 ribu jiwa. Pihaknya juga menjelaskan mengenai potensi daerah Badung dari wilayah utara hingga selatan, keberagaman etnis dan budaya, tingkat kerukunan masyarakat yang tinggi, serta berbagai kebijakan inklusif pemerintah daerah.

“Kunjungan studi tiru ini merupakan momentum yang sangat luar biasa bagi kita bersama untuk saling belajar, bertukar pengalaman, serta mempererat tali silaturahmi. Kami berharap kunjungan ini dapat memberikan manfaat nyata, menambah wawasan, serta meningkatkan sinergi dan kolaborasi antara TP PKK Kabupaten Badung dan TP PKK Kabupaten Tana Toraja dalam menjalankan 10 Program Pokok PKK demi kesejahteraan masyarakat di daerah masing-masing,” ujar Ny. Yunita Alit Sucipta.

Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Tana Toraja, Ny. Erni Yetti Zadrak, dalam sambutannya menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya atas penyambutan yang sangat hangat dari jajaran TP PKK Kabupaten Badung. Pihaknya menyampaikan bahwa kunjungan studi tiru ini bertujuan untuk mempelajari pengelolaan 10 Program Pokok PKK, tata kelola organisasi, pemantapan pemberdayaan ekonomi keluarga, pengembangan UMKM, serta kolaborasi sinergis antara PKK dan pemerintah daerah.

Baca Juga  Prodi Magister FEB Unud Gelar Seminar Internasional, Hadirkan Dr. Nuthalapati Kishore

“Kami merasa sangat bersyukur dan berterima kasih atas penerimaan yang luar biasa dari TP. PKK Kabupaten Badung. Melalui studi tiru ini, kami ingin menimba ilmu dan mempelajari inovasi-inovasi unggulan di Kabupaten Badung, khususnya terkait pengelolaan program PKK dan pemberdayaan ekonomi keluarga. Pengalaman serta wawasan yang kami peroleh di sini nantinya akan menjadi bahan pembelajaran dan referensi penting untuk dapat kami adaptasi serta terapkan di Kabupaten Tana Toraja,” ungkap Ny. Erni Yetti Zadrak.

Kunjungan studi tiru berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan kekeluargaan, diisi dengan pemaparan program kerja, diskusi interaktif, serta diakhiri dengan penukaran cinderamata dan foto bersama sebagai wujud penguatan tali persaudaraan antar-kedua daerah. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca