Saturday, 25 May 2024
Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Update Covid-19 (11/7) Bali, Pasien Sembuh Naik Signifikan Tembus 152 Orang, tetap Disiplin Transmisi Lokal 1.767 Orang

BALIILU Tayang

:

de
KETUA HARIAN GTPP COVID-19 PROVINSI BALI DEWA MADE INDRA

Denpasar, baliilu.com – Pemerintah Provinsi Bali, melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, menyampaikan perkembangan penanganan Corona Virus Disease (Covid-19) di Provinsi Bali per Sabtu (11/7-2020) terjadi lonjakan pasien yang telah sembuh bertambah 152 orang. Mereka adalah WNI  dengan rincian 2 orang PMI, 2 orang imported case dan 148 orang transmisi lokal. Sehingga jumlah kumulatif pasien sembuh sudah mencapai 1.354 orang.

Namun kasus positif masih terus terjadi setiap hari. Hari ini tercatat bertambah 37 orang WNI dengan rincian 3 orang imported case dan 34 orang transmisi lokal. Sehingga jumlah kumulatif pasien positif sebanyak 2.147 orang.

Jumlah pasien yang meninggal sejumlah 27 orang. Hari ini bertambah 1 orang WNI, terdiri dari 25 orang WNI dan 2 orang WNA.

Jumlah pasien positif dalam perawatan (kasus aktif) 766 orang yang berada di 14 rumah sakit, dan dikarantina di Bapelkesmas, UPT Nyitdah, Wisma Bima, Hotel Ibis, Hotel Grand Mega dan BPK Pering.

de

Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Bali Dewa Made Indra melalui siaran pers Sabtu malam (11/7) menyatakan jumlah angka positif di Bali sebagian besar masih didominasi oleh transmisi lokal secara kumulatif sejumlah 1.767 orang. Hal ini berarti masih ada masyarakat yang tidak mengindahkan atau melakukan upaya-upaya pencegahan Covid-19, seperti pemakaian masker, mencuci tangan, physical distancing dan lainnya. Untuk itu, sekali lagi, dalam menekan kasus transmisi lokal maka masyarakat harus sadar dan disiplin dalam melakukan upaya pencegahan virus ini.

Berdasarkan Surat Edaran Nomor 305 Tahun 2020 tanggal 1 Juli 2020 tentang Persyaratan Perjalanan Orang Dalam Negeri sebagai berikut:

a. Setiap orang yang melaksanakan perjalanan bertanggung jawab atas kesehatan masing-masing, serta tunduk dan patuh terhadap syarat dan ketentuan yang berlaku;

b. Setiap orang yang melakukan perjalanan dengan kendaraan pribadi dan transportasi umum darat, laut dan udara harus memenuhi persyaratan:

1) Menunjukkan identitas diri (KTP atau tanda pengenal lain yang sah);

2) Pada pintu masuk keberangkatan, menunjukkan surat keterangan hasil negatif uji swab berbasis Polymerase Chain Reaction (PCR) atau surat keterangan hasil non-reaktif uji rapid test dengan masa berlaku 14 (empat belas) hari sejak tanggal dikeluarkan;

3) Sebelum masuk wilayah Bali wajib mengisi form aplikasi yang diakses pada alamat http://cekdiri.baliprov.go.id dan dapat menunjukkan QRCodekepada petugas Verifikasi;

4) Pelaku perjalanan yang tidak memiliki KTP Wilayah Bali namun dengan alasan khusus tinggal di Bali, maka Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Bali dapat mengijinkan yang bersangkutan masuk, dengan syarat menunjukkan surat keterangan hasil negatif uji swab berbasis Polymerase Chain Reaction (PCR) atau surat keterangan hasil non-reaktif uji rapid test yang masih berlaku dari pihak berwenang, melakukan karantina mandiri, dan melengkapi Surat Pernyataan serta Surat Jaminan yang dapat diunduh dari http://cekdiri.baliprov.go.id;   

5) Bagi orang yang bekerja pada lembaga pemerintah atau swasta yang melakukan tugas kedinasan atau kegiatan usaha dengan waktu tinggal di Bali lebih dari 7 (tujuh) hari, wajib melengkapi dengan surat keterangan hasil negatif uji swab berbasis Polymerase Chain Reaction (PCR) atau surat keterangan hasil non-reaktif uji rapid test yang masih berlaku dari pihak berwenang;

6) Bagi Pelaku perjalanan transit atau hanya melintas melalui Wilayah Bali dan tidak bermaksud berkunjung ke Bali, wajib menunjukkan minimum surat keterangan non reaktif uji Rapid Test yang masih berlaku dari pihak berwenang.

c. Setiap orang dengan tujuan pengangkutan logistik berlaku ketentuan huruf b, point 1) dan 2) di atas, kecuali untuk pelayanan angkutan logistik komuter yang dapat diberikan ijin khusus oleh Dinas Perhubungan Provinsi Bali.

de

Persyaratan Perjalanan Orang Kedatangan dari Luar Negeri atau Pelaku Perjalanan Luar Negeri (PPLN) :

a. Seluruh PPLN Non-PMI harus menunjukkan surat keterangan hasil negatif uji swab test berbasis polymerase Chain Reaction (PCR)yang masih berlaku dari pihak berwenang, kecuali bagi yang sudah memiliki surat Keterangan Sehat (Klirens) dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Nasional yang menyatakan sudah mengikuti uji swab berbasis Polymerase Chain Reaction (PCR) dengan hasil negatif.

b. Bagi PPLN non-PMI yang tidak dapat menunjukkan surat keterangan hasil negatif uji swab berbasis polymerase Chain Reaction (PCR), wajib mengikuti uji swab mandiri yang dilakukan di Laboratorium Rumah Sakit Pemerintah, Laboratorium Rumah Sakit Pemerintah Daerah, atau laboratorium lain yang ditunjuk oleh Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Bali, serta melakukan karantina mandiri selama waktu tunggu hasil uji swab berbasis Polymerase Chain Reaction (PCR) dikeluarkan.

c. PPLN khusus Pekerja Migra Indonesia (PMI) diatur melalui mekanisme sebagai berikut:

1). Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Bali bertugas mengkoordinasikan keterlibatan pihak agen tenaga kerja dalam pemulangan Pekerja Migran Indonesia (PMI) atau Anak Buah Kapal (ABK), antara lain untuk menyediakan akomodasi/penginapan selama waktu tunggu hasil uji swab test berbasis Polymerase Chain Reaction (PCR) dikeluarkan.

2). PMI yang tidak memiliki agen, wajib mengikuti uji swab test berbasis polymerase Chain Reaction (PCR) di lokasi yang ditentukan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19          Provinsi Bali dengan atau tanpa dijemput langsung oleh Gugus Tugas Percepatan Penanganan CovidD-19 kabupaten/ kota dan melakukan karantina mandiri sampai dengan terbitnya hasil uji swab berbasis Polymerase Chain Reaction (PCR).

3). PMI yang sudah memiliki surat Keterangan Sehat (Klirens) dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Nasional yang menyatakan sudah mengikuti uji swab berbasis Polymerase Chain Reaction (PCR) dengan hasil negatif, setibanya di Bali dapat dijemput langsung oleh Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 kabupaten/kota untuk selanjutnya dapat diserahkan ke Satgas Gotong-Royong Desa Adat masing-masing untuk melakukan karantina mandiri.

d. PPLN yang sudah memiliki surat keterangan hasil negatif uji swab berbasis polymerase Chain Reaction (PCR) dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Bali atau surat Keterangan Sehat (Klirens) dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Nasional sebagaimana poin c, dapat tidak melakukan karantina lagi di tingkat kabupaten/kota, kecuali bupati/walikota memiliki kebijakan lain mengenai karantina.

e. Untuk PPLN dengan hasil uji swab berbasis Polymerase Chain Reaction (PCR) positif, akan ditangani langsung oleh Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Bali.

f. PPLN yang tidak memiliki KTP Wilayah Bali namun dengan alasan khusus tinggal di Bali, maka Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Bali dapat mengijinkan yang bersangkutan masuk, dengan syarat menunjukkan surat keterangan hasil negatif uji swab berbasis Polymerase Chain Reaction (PCR), melakukan karantina mandiri, dan melengkapi Surat Pernyataan serta Surat Jaminan yang dapat diunduh dari http://cekdiri.baliprov.go.id

g. Pasien Covid-19 yang sudah dinyatakan sembuh berdasarkan hasil uji swab test berbasis Polymerase Chain Reaction (PCR) dengan hasil negatif oleh Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Bali, selanjutnya dijemput oleh Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 kabupaten/kota atau keluarga untuk diantarkan ke rumah masing-masing melakukan karantina mandiri selama waktu yang ditetapkan, di bawah pengawasan Satgas Gotong-Royong Desa Adat.

Mengingat transmisi lokal Covid-19 memperlihatkan kecenderungan meningkat, maka diminta kepada seluruh warga masyarakat, para tokoh adat, tokoh agama, tokoh pemuda, tokoh politik, dan semua elemen masyarakat untuk bersatu padu menguatkan disiplin kita semua dalam penerapan protokol pencegahan Covid-19 yakni selalu menggunakan masker, rajin mencuci tangan dengan sabun di air mengalir, menjaga jarak, menghindari keramaian, melaksanakan etika batuk/bersin, melakukan penyemprotan disinfektan pada tempat yang tepat, menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh kita. Semakin kita disiplin dalam pelaksanaan pencegahan ini maka transmisi lokal penyebaran Covid-19 pasti bisa kita hentikan.

Untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19, Gugus Tugas minta semua elemen masyarakat membantu dan bekerjasama dengan petugas survailans Dinas Kesehatan dalam melaksanakan tracing contact untuk menemukan siapa pun yang pernah kontak dekat dengan orang yang positif Covid-19 sehingga kita bisa menangani lebih awal orang-orang yang berisiko terinfeksi Covid-19 guna mencegah penyebaran berikutnya kepada orang lain. (*/gs)

Advertisements
iklan sman 1 dps
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak dprd badung
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Ketua GOP TKI Denpasar Ny. Widnyani Wiradana ‘’Launching’’ ACK Kids

Published

on

By

launching ACK Kids
ACK KIDS: Ketua Gabungan Organisasi Penyelenggara Taman Kanak-kanak Indonesia (GOP TKI) Kota Denpasar, Ny. Ida Ayu Widnyani Wiradana berfoto bersama anak-anak di acara launching program ACK Kids. (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Ketua Gabungan Organisasi Penyelenggara Taman Kanak-kanak Indonesia (GOP TKI) Kota Denpasar, Ny. Ida Ayu Widnyani Wiradana mewakili Bunda PAUD Kota Denpasar Ny. Sagung Antari Jaya Negara meresmikan peluncuran program ACK Kids. Acara yang diselenggarakan oleh ACK Fried Chicken bekerja sama dengan Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kota Denpasar ini juga dimeriahkan dengan kegiatan Lomba Menggambar yang berlangsung di Lapangan Puputan Badung I Gusti Ngurah Made Agung Sabtu (25/5).

Dengan mengambil tema ‘’Wujudkan Denpasar Kota Layak Anak”, kegiatan lomba menggambar ini diikuti oleh sekitar 1.500 anak-anak dari tingkat Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Taman Kanak-kanak (TK), hingga Sekolah Dasar (SD) se-Kota Denpasar.

Dalam sambutannya, Ny. Ida Ayu Widnyani Wiradana menyampaikan bahwa program ACK Kids merupakan bentuk kepedulian swasta dalam terhadap dunia pendidikan. “Kita mendorong agar dunia swasta ikut berinvestasi di dunia pendidikan untuk wujudkan generasi emas yang kita cita-citakan,” harap Ny. Widnyani Wiradana.

Dikatakannya, melalui kegiatan ini juga diharapkan dapat menjadi ajang kegiatan anak yang melibatkan orang tua di dalamnya. Dimana, keterlibatan orang tua dalam kegiatan ini bertujuan agar orang tua dapat secara aktif dalam pendidikan anak anak mereka dan membantu tumbuh kembang anak. Adapun bentuk pelibatan orang tua dalam pendidikan seperti, parenting, kelas inspirasi dan kegiatan bersama lainnya perlu terus dikembangkan untuk mengoptimalkan keberhasilan pendidikan mereka.

“Terwujudnya kegiatan itu kami atas nama Pemerintah Kota Denpasar mengucapkam terima kasih kepada ACK Fried Chiken yang merupakan perusaha lokal yang bergerak di bidang makanan mampu bersaing dengan brand yang sudah sangat terkenal, hal ini patut diapresiasi,” ujarnya.

Founder ACK Frien Chiken I Made Artana mengatakan selaku brand lokal, pihaknya mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kota Denpasar atas dukungan support bisa melaksanakan ACK Kids ini. Dimana, ACK Kids merupakan suatu wadah atau komunitas bagi anak-anak dan orang tua untuk berkegiatan baik secara formal maupun informal. Kegiatan tersebut akan dilakukan di beberapa outlet ACK untuk memberikan rasa keamanan dan kenyamanan bagi masyarakat. Adapun kegiatan awal yang akan dilakukan oleh ACK Kid’s adalah, belajar mewarnai, belajar menggambar, belajar tari-menari, belajar membaca dan menulis, belajar bahasa Inggris, lomba mewarnai dan menggambar secara reguler diselenggarakan di ACK.

Lomba tari Bali yang sudah dilakukan setiap tahun di ACK, Lomba pidato bahasa Inggris dan masih banyak lagi kegiatan lainnya.

“Kami berharap ACK Kids bisa selalu bersinergi dan selalu di dukung Pemerintah Kota Denpasar, kami juga cita-cita besar dari brand lokal ini bisa go nasional bahkan go internasional,” harapnya.

Selain itu ACK juga ingin berperan dalam mendukung tumbuh kembang anak-anak menjadi generasi penerus bangsa yang kuat. Sesuai Visi ACK yaitu “Menjadi merek pilihan terbaik bagi masyarakat yang bisa memberikan manfaat terbaik kepada masyarakat di dunia”.

Berdasarkan visi tersebut pihaknya ingin membuat suatu karya nyata dalam memberikan manfaat terbaik bagi masyarakat dengan membuat suatu komunitas kegiatan bagi anak-anak.

Untuk itu ia mengaku dalam program ini ada dua katagori lomba tingkat PAUD/Tk lomba diikuti 500 mewarnani dan kategori menggambar diikuti 1.000 orang anak tingkat SD. (eka/bi)

Advertisements
iklan sman 1 dps
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Kendalikan Inflasi, Pemkot Denpasar Kembali Gelar Pasar Murah

Warga Antusias Buru Aneka Kebutuhan Pokok

Published

on

By

pasar murah denpasar
PASAR MURAH: Pasar murah dihadiri Sekda IB Wiradana di kawasan Dusun Manut Negara, Desa Tegal Kertha, Denpasar Barat, Sabtu (25/5) pagi. (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Dalam usaha pengendalian inflasi, Pemerintah Kota Denpasar, melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) kembali bersinergi dengan Pertamina, Perum Bulog dan Perumda Sewaka Jaya menggelar Pasar Murah. Dilaksanakan di kawasan Dusun Manut Negara, Desa Tegal Kertha, Denpasar Barat, Sabtu (25/5) pagi, keberadaan pasar murah ini ramai diserbu para warga.

Dalam kesempatan tersebut, Sekda Kota Denpasar, Ida Bagus Alit Wiradana tampak meninjau untuk memastikan stok berbagai bahan pokok yang dijual, pihaknya mengatakan kegiatan pasar murah ini akan gencar dilakukan untuk menjaga inflasi dan menekan harga bahan pangan pokok tetap stabil dan terjangkau oleh masyarakat. “Pemkot Denpasar akan selalu berkomitmen untuk mengendalikan laju inflasi, agar bahan pokok dapat dijangkau oleh semua lapisan masyarakat” tuturnya.

Sesaat setelah para penjual menjajakan dagangan, para warga tampak memenuhi lokasi pasar murah itu. Adapun komoditas yang menjadi incaran warga meliputi Gas LPG 3 kg dan juga Beras SPHP.

Ditemui di lokasi Pasar Murah, Kepala Disperindag, Ni Nyoman Sri Utari mengatakan, selain sebagai usaha pengendalian inflasi, gelaran pasar murah ini sendiri juga diperuntukkan untuk menyikapi kelangkaan penjualan gas elpiji 3 kilogram di pasaran.

“Dalam kegiatan ini, kami menyediakan Gas LPG 3 kg sebanyak 150 tabung gas, dan untuk beras SPHP sebanyak 1 Ton,” ungkap Sri Utari.

Lebih lanjut, Sri Utari menguraikan, penyelenggara pasar murah akan diadakan secara berkelanjutan dan juga tetap melibatkan unsur UMKM. Hal ini menurutnya juga untuk membantu para UMKM di Kota Denpasar agar dengan mudah memasarkan produknya.

“Kita akan terus selenggarakan pasar murah semacam ini, secara berkelanjutan, dan juga dengan pelibatan UMKM setempat di dalamnya. Selain itu, kedepannya kami akan menggandeng Dinas Tenaga Kerja yang akan membuka satu stand untuk penyediaan informasi lowongan kerja,” tuturnya.

Sebagai informasi, Pasar Murah ini juga menyediakan aneka ragam kebutuhan pokok seperti, beras premium Pertiwi dengan harga Rp 70 ribu (ukuran 5 kg) dan Rp 150 ribu (ukuran 10 kg), Minya Kita kemasan botol berukuran 1 liter seharga Rp 15 ribu, cabai rawit harga Rp 9 ribu (1/4 kg), bawang merah harga Rp 20 ribu (1/2 kg) dan bawang putih Rp 21 ribu (1/2 kg).

Salah seorang warga, Sudewi mengaku senang dan terbantu dengan keberadaan Pasar Murah ini. “Saya sangat terbantu sekali, bisa mendapatkan Gas LPG 3 kg dengan harga Rp 18 ribu disini, tentu ini lebih murah dibandingkan dengan di pasaran pada umumnya. Mudah-mudahan kegiatan ini bisa terus reguler dilaksanakan,” harapnya. (eka/bi)

Advertisements
iklan sman 1 dps
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Sekda Alit Wiradana Hadiri Pelantikan Panwaslu Kecamatan Se-Kota Denpasar

Gaungkan Sinergitas Dukung Kelancaran Pelaksanaan Pilkada Serentak Tahun 2024

Published

on

By

pelantikan Panwaslu denpasar
HADIRI PELANTIKAN: Sekda Kota Denpasar Ida Bagus Alit Wiradana mewakili Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara saat menghadiri Pelantikan Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kecamatan se-Kota Denpasar untuk Pilkada Serentak Tahun 2024 di Hotel Inna Sindu Beach, Sanur, Sabtu (25/5). (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Denpasar, I Putu Hardy Sarjana melantik secara resmi Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kecamatan se-Kota Denpasar untuk Pilkada Serentak Tahun 2024 di Hotel Inna Sindu Beach, Sanur, Sabtu (25/5). Pelaksanaan pelantikan yang dilanjutkan dengan Bimbingan Teknis tersebut disaksikan Sekda Kota Denpasar, Ida Bagus Alit Wiradana mewakili Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara.

Hadir pula dalam kesempatan tersebut Forkopimda Kota Denpasar, Ketua MDA Kota Denpasar, AA Ketut Sudiana, Ketua KPU Kota Denpasar, Dewa Ayu Sekar Anggreni, Komisioner Bawaslu Kota Denpasar serta undangan lainnya.

Ketua Bawaslu Kota Denpasar, I Putu Hardy Sarjana dalam sambutannya menjelaskan, Pilkada merupakan tonggak penting kehidupan berdemokrasi. Sehingga menjadi penting bagi semua pihak termasuk masyarakat untuk mensukseskan pelaksanaan Pilkada ini.

Lebih lanjut dijelaskan, Bawaslu dari tingkat pusat hingga daerah, termasuk Panwaslu Kecamatan memiliki peran yang sangat vital dalam menentukan keabsahan pelaksanaan tahapan pilkada. Sehingga dengan tugas dan tanggung jawab sebagai pengawas, diharapkan seluruh proses Pilkada dapat berjalan secara adil, transparan dan demokratis.

Pihaknya menekankan, jajaran Bawaslu termasuk Panwaslu Kecamatan dituntut bekerja secara profesional, mempunyai integritas, jujur, adil, dan senantiasa menjaga netralitas. Hal ini mengingat netralitas pengawas pemilu merupakan modal yang sangat penting dan berharga dalam mengawal tegaknya demokrasi.

“Kami mengingatkan agar Panwaslu Kecamatan bersama jajaran agar meneguhkan integritas, sehingga dapat menempatkan kepentingan negara diatas kepentingan pribadi atau golongan. Mari kita bekerjasama dengan semangat tinggi dan tanggung jawab dalam menjaga demokrasi, serta memastikan pilkada berlangsung lancar, adil, jujur, aman dan transparan,” ujarnya.

Sekda Kota Denpasar, Ida Bagus Alit Wiradana mengatakan, Pilkada Tahun 2024 akan dilangsungkan secara serentak untuk memilih Gubernur dan Wakil Gubernur serta Walikota dan Wakil Walikota atau Bupati dan Wakil Bupati pada tanggal 27 November 2024.  Pihaknya memberikan apresiasi kepada Bawaslu Kota Denpasar. Hal ini lantaran telah mampu melaksanakan tahapan dengan menuntaskan seleksi calon anggota Panwaslu Kecamatan, sehingga pada saat ini dapat dilaksanakan pelantikannya.

Dikatakannya, dengan telah dilantiknya Panwaslu Kecamatan, diharapkan segera dapat melaksanakan tugasnya sesuai tahapan pemilu yang telah direncanakan, dengan harapan pelaksanaan Pilkada Serentak Tahun 2024 dapat terselenggara dengan baik dan sukses.

“Dengan spirit Vasudhaiva Kutumbakam (Menyama Braya), semangat kebersamaan dan gotong-royong menjadi filosofi kuat dalam menyongsong Pilkada Serentak Tahun 2024. Semoga Panwaslu Kecamatan yang baru saja dilantik dapat menjalankan tugas dengan baik, dan mari kita dukung dan sukseskan pelaksanaan Pilkada Serentak Tahun 2024,” ujarnya. (eka/bi)

Advertisements
iklan sman 1 dps
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca