Denpasar, baliilu.com
– Pemerintah Provinsi Bali melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona
Virus Disease 2019 (Covid-19) menyatakan perkembangan penanganan Covid-19 di Provinsi
Bali melalui akun resmi Pemprov Bali sampai Jumat (12/6-2020) terjadi
penambahan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 sebanyak 36 orang dan juga terjadi
pasien yang telah sembuh sebanyak 24 orang.
Dari 36 orang yang terkonfirmasi positif, 8 orang PMI dan 28
orang transmisi lokal. Sehingga jumlah kumulatif pasien positif 695 orang. Ada
pun ke-36 yang terkonfirmasi positif berasal dari Badung 4 orang (TL/transmisi
lokal), Bangli 4 (TL, 1 PPLN/pelaku perjalanan luar negeri), Buleleng 4 (3 TL,
1 PPLN), Denpasar 3 TL, Gianyar 5 (3 TL, 2 PPLN), Jembrana 5 (1 TL, 4 PPLN),
Klungkung 10 TL dan Tabanan 1 TL.
Sementara itu, 24 orang pasien dilaporkan sembuh, sehingga jumlah
total pasien yang telah sembuh mencapai 448 orang. Dari 448 orang tersebut 441
WNI dan 7 WNA. Adapun pasien yang sembuh tersebut berasal dari Badung 1 TL,
Buleleng 11 TL, 2 PPLN, Denpasar 2 TL, 1 PPLN, Karangasem 1 PPLN, Klungkung 3
TL dan Tabanan 3 TL.
Jumlah pasien yang meninggal tetap 5 orang yang terdiri dari
3 orang WNI dan 2 orang WNA. Jumlah pasien positif dalam perawatan (kasus aktif)
242 orang yang terdiri dari 236 WNI dan 6 orang WNA. Mereka dirawat di 12 rumah
sakit dan dikarantina di Bapelkesmas dan BPK Pering.
Dewa Made Indra yang juga selaku Sekda Bali dalam siaran persnya melalui akun Pemprov Bali, Jumat malam (12/6-2020) menyatakan setiap hari jumlah angka positif karena transmisi lokal terus menunjukkan peningkatan yang tajam. Hal ini berarti masih ada masyarakat yang tidak mengindahkan atau melakukan upaya-upaya pencegahan Covid-19, seperti pemakaian masker, mencuci tangan, physical distancing dan lainnya. Untuk itu, sekali lagi, dalam menekan kasus transmisi lokal maka masyarakat harus sadar dan disiplin dalam melakukan upaya pencegahan virus ini.
Terkait transmisi lokal yang cenderung meningkat dalam
sepekan ini, Gubernur Bali telah mengeluarkan Imbauan Gubernur Bali Nomor :
215/Gugascovid19/VI/2020 tanggal 8 Juni 2020 yang antara lain mengimbau
masyarakat agar bagi peserta didik tetap belajar di rumah, melarang kegiatan
keramaian termasuk tajen, melarang operasional dan aktivitas objek wisata,
hiburan malam, dan kegiatan lainnya yang melibatkan banyak orang.
Imbauan ini juga mengatur kegiatan adat dan agama hanya
boleh dilaksanakan dengan melibatkan paling banyak 25 (dua puluh lima) orang.
Membatasi perjalanan ke luar Bali, khususnya ke daerah yang masuk zona merah
Covid-19. Mengurangi aktivitas ke luar rumah. Dalam hal melaksanakan aktivitas
ke luar rumah, agar masyarakat dengan tertib dan disiplin mengikuti protokol
pencegahan Covid-19 yaitu: selalu menjaga jarak fisik dan sosial; wajib
menggunakan masker; dan selalu mencuci tangan dengan sabun pada air mengalir
atau menggunakan hand sanitizer. Selalu melaksanakan Perilaku Hidup Bersih dan
Sehat (PHBS), dll.
Sebelumnya Gubernur Bali mengeluarkan Surat Edaran Nomor :
730/9899/MP/BKD Tentang Sistem Kerja Pegawai Aparatur Sipil Negara Dalam
Tatanan Kehidupan Era Baru di Instansi Pemerintah. Hal ini yang bertujuan untuk
memastikan pelaksanaan tugas dan fungsi berjalan efektif dalam mencapai kinerja
instansi; memastikan pelaksanaan pelayanan publik dapat berjalan dengan
efektif; dan mencegah dan mengendalikan penyebaran serta mengurangi risiko
Covid-19 di Lingkungan Pemerintah Provinsi Bali dan Pemerintah Kabupaten/Kota
se-Bali.
Untuk mencegah penyebaran Covid-19 lebih luas, Dewa Indra
menegaskan yang boleh melakukan perjalanan, dikecualikan untuk angkutan
logistik, kesehatan, diplomatik, tugas lembaga tinggi negara serta angkutan
logistik penanganan Covid-19.
Berkaitan dengan hal ini, Pemerintah Provinsi Bali melalui
Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Bali mewajibkan setiap
orang yang akan memasuki Provinsi Bali melalui bandara bagi kru pesawat udara
cukup dipersyaratkan dokumen rapid test
negatif yang berlaku 7 hari sejak penerbitannya, ASN / TNI / Polri dalam rangka
penugasan karena sesuatu hal tidak bisa mendapatkan PCR test diperbolehkan
dengan dokumen rapid test negatif
yang masih berlaku, bagi calon panumpang dari suatu wilayah / daerah yang tidak
ada fasilitas pelayanan PCR test, boleh dengan dokumen rapid test dengan surat pernyataan bersedia di swab PCR test dan
karantina dengan biaya dari yang bersangkutan.
Sedangkan bagi penumpang transit yang turun di Bali dan
melanjutkan perjalanan (moda darat/laut/udara) dalam waktu tidak lebih 24 jam
diperbolehkan cukup rapid test saja
dan jika menginap di hotel yang telah ditentukan (isolasi mandiri), dan
mengimbau masyarakat Bali untuk menaati peraturan tersebut dengan penuh
disiplin sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19.
Berkaitan kebijakan ini pula melalui Gugus Tugas dan
berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten/Kota, TNI, Polri dan pemerintah pusat
di daerah bersama-sama menegakkan peraturan tersebut dengan melakukan upaya
penebalan penjagaan di pintu-pintu masuk Pulau Bali yaitu di Bandara Ngurah
Rai, Pelabuhan Gilimanuk, Pelabuhan
Benoa dan Pelabuhan Padangbai. Jika masyarakat akan melintasi jalur-jalur ini
maka pada pintu masuk akan dijaga petugas.
Untuk itu dimohon pengertian masyarakat untuk mematuhi
peraturan dan lebih baik tetap di tempat. Masyarakat Bali yang akan mudik lebih
baik mempertimbangkannya. Pengetatan ini tidak hanya dilakukan Pemprov Bali
namun juga pemerintah daerah lain juga melakukan hal yang sama. Untuk itu
sebaiknya tidak mudik tetap di tempat.
Begitu pula krama Bali yang ada di luar daerah khususnya di
daerah yang melakukan PSBB atau daerah zona merah dimohon agar tetap di tempat
jangan dulu pulang ke Bali. Kepulangan krama Bali bisa berdampak negatif pada
anda, keluarga dan masyarakat Bali, karena kita tidak tahu jika kita terinfeksi atau tidak sampai dilakukan tes. Untuk itu masyarakat Bali
diminta tetap tinggal di tempat dulu kecuali
ada hal yang sangat penting atau mendesak.
Mengingat transmisi lokal Covid-19 memperlihatkan
kecenderungan meningkat dalam beberapa hari terakhir, maka diminta kepada
seluruh warga masyarakat, para tokoh adat, tokoh agama, tokoh pemuda, tokoh
politik, dan semua elemen masyarakat untuk bersatu padu menguatkan disiplin
kita semua dalam penerapan protokol pencegahan Covid-19 yakni selalu menggunakan
masker, rajin mencuci tangan dengan sabun di air mengalir, menjaga jarak,
menghindari keramaian, melaksanakan etika batuk/bersin, melakukan penyemprotan
disinfektan pada tempat yang tepat, menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh kita.
Semakin kita disiplin dalam pelaksanaan pencegahan ini maka transmisi lokal
penyebaran Covid-19 pasti bisa kita hentikan.
Untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19, kami minta
semua elemen masyarakat membantu dan bekerjasama dengan petugas survailans Dinas Kesehatan dalam
melaksanakan tracing contact untuk
menemukan siapa pun yang pernah kontak dekat dengan orang yang positif Covid-19
sehingga kita bisa menangani lebih awal orang-orang yang berisiko terinfeksi
Covid-19 guna mencegah penyebaran berikutnya kepada orang lain. (*/gs)
RAIH JUARA: Prada Nawawi M.M. Latifullah, berhasil mengharumkan nama Indonesia setelah meraih Juara 1 Musabaqah Hifdzil Qur’an (MHQ) Internasional ke-2 bagi Personel Militer yang diselenggarakan di Air Defense College, Kota Misrata, Libya, Jumat (13/3/2026). (Foto: Pendam IX)
Denpasar, baliilu.com – Kembali prajurit Kodam IX/Udayana menorehkan prestasi membanggakan di kancah internasional. Prajurit muda dari Yonif TP 834/Wakanga Mere, Brigif 21/Komodo, Prada Nawawi M.M. Latifullah, berhasil mengharumkan nama Indonesia setelah meraih Juara 1 Musabaqah Hifdzil Qur’an (MHQ) Internasional ke-2 bagi Personel Militer yang diselenggarakan di Air Defense College, Kota Misrata, Libya, Jumat (13/3/2026).
Kompetisi hafalan Al-Qur’an tingkat militer internasional tersebut berlangsung selama enam hari, mulai 17 hingga 23 Ramadhan 1447 H (7–13 Maret 2026) dan diikuti oleh lebih dari 50 prajurit militer dari berbagai negara, di antaranya Indonesia, Mauritania, serta sejumlah negara lainnya.
Kegiatan yang berada di bawah naungan Kementerian Pertahanan Libya ini mengusung tema “Martyrs of the Homeland”, sebagai bentuk penghormatan kepada para syuhada yang gugur dalam mempertahankan tanah air. Selain bertujuan meningkatkan kecintaan terhadap Al-Qur’an, ajang ini juga menjadi sarana pembinaan mental dan spiritual prajurit sekaligus memperkuat nilai-nilai religius di lingkungan militer.
Dalam kompetisi tersebut, Prada Nawawi M.M. Latifullah tampil pada kategori hafalan 30 juz dan mampu menunjukkan kemampuan terbaiknya hingga akhirnya ditetapkan sebagai Juara 1 MHQ Internasional Militer ke-2, sekaligus membawa harum nama TNI dan bangsa Indonesia di panggung dunia.
Upacara penutupan kegiatan turut disaksikan langsung oleh Perdana Menteri Libya Abdul Hamid Al-Dabiba, bersama sejumlah pejabat tinggi militer dan pemerintahan Libya.
Delegasi TNI dalam ajang tersebut dipimpin oleh Kabidbintalroh Pusbintal TNI Kolonel Laut (KH) Chumaidi, S.Ag. dengan peserta Kapten Sus M. Affan, Lc., Serma Abdi Nasrullah, Sertu Habibi Royani, Serda Dimas Hafiz Ihsan, Kopka Mes Ahmad Mulyadi, Prada Nawawi M.M. Latifullah, serta Prada Moh. Marzuki Al Farisi yang mengikuti berbagai kategori hafalan Al-Qur’an.
Sebelum mengikuti perlombaan, para peserta delegasi TNI terlebih dahulu menjalani pembekalan, pembinaan, serta tahsin Al-Qur’an pada 2–5 Maret 2026 di Masjid Al Mu’min Jatikarya dan Masjid Al Ikhlas Kompleks SCBD Jakarta Selatan. Pembinaan tersebut dibimbing oleh Ustadz Adi Hidayat, Syekh Syahrir dari Libya, serta Ustadz Ulil Abshar Alhafidz, guna mempersiapkan para peserta secara maksimal sebelum mengikuti kompetisi internasional tersebut.
Pada akhir kegiatan, Perdana Menteri Libya Abdul Hamid Al-Dabiba secara langsung menyerahkan penghargaan kepada para pemenang sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi para prajurit dalam menghafal Al-Qur’an serta kontribusinya dalam menegakkan nilai-nilai agama, moralitas, dan disiplin di lingkungan militer.
Komandan Yonif TP 834/Wakanga Mere Letkol Inf Justikhandinata T menyampaikan rasa bangga dan apresiasi atas prestasi yang diraih prajuritnya tersebut.
“Kami keluarga besar Yonif TP 834/Wakanga Mere sangat bangga atas prestasi yang diraih Prada Nawawi yang telah mengharumkan nama TNI, khususnya Kodam IX/Udayana, serta bangsa Indonesia di tingkat internasional,” ungkapnya.
Sementara itu, Kapendam IX/Udayana Kolonel Inf. Widi Rahman, S.H., M.Si menegaskan bahwa keberhasilan tersebut merupakan bukti nyata bahwa prajurit TNI tidak hanya unggul dalam profesionalisme militer, tetapi juga memiliki kualitas mental dan spiritual yang kuat.
“Prestasi ini menjadi kebanggaan bagi Kodam IX/Udayana, TNI AD, dan bangsa Indonesia. Keberhasilan Prada Nawawi menunjukkan bahwa prajurit TNI juga mampu berprestasi dan bersaing di bidang keagamaan hingga tingkat internasional. Hal ini sekaligus mencerminkan bahwa pembinaan mental dan spiritual prajurit merupakan bagian penting dalam membentuk karakter prajurit TNI yang profesional, tangguh, dan berintegritas,” tegas Kapendam.
Prestasi tersebut sekaligus menjadi kebanggaan bagi keluarga besar Yonif TP 834/Wakanga Mere, yang terus memberikan dukungan dan doa sehingga prajurit terbaiknya mampu menorehkan prestasi gemilang di panggung internasional. (gs/bi)
PERTOLONGAN: Personel piket fungsi Polsek Gianyar bersama Bhabinkamtibmas Kelurahan Abianbase saat memberikan pengamanan dan pertolongan kepada seorang pria yang ditemukan dalam kondisi linglung di sebelah kuburan wilayah Abianbase, Kecamatan Gianyar, pada Sabtu pagi (14/3/2026). (Foto: Hms Polres Gianyar)
Gianyar, baliilu.com – Personel piket fungsi Polsek Gianyar bersama Bhabinkamtibmas Kelurahan Abianbase menunjukkan respons cepat dalam memberikan pengamanan dan pertolongan kepada seorang pria yang ditemukan dalam kondisi linglung di sebelah kuburan wilayah Abianbase, Kecamatan Gianyar, pada Sabtu pagi (14/3/2026). Kejadian tersebut pertama kali diketahui setelah adanya laporan dari masyarakat yang melihat pria tersebut berada di lokasi dalam kondisi tidak stabil.
Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas Polsek Gianyar segera mendatangi lokasi untuk melakukan pengamanan dan memastikan kondisi pria tersebut agar tidak membahayakan dirinya sendiri maupun pengguna jalan di sekitar lokasi. Setelah dilakukan pengecekan awal, pria tersebut diduga dalam kondisi mabuk akibat pengaruh minuman keras, sehingga membutuhkan penanganan lebih lanjut.
Guna memberikan pertolongan secara cepat dan tepat, petugas kemudian berkoordinasi dengan tim ambulans dari PSC 119 Kabupaten Gianyar untuk membantu proses evakuasi. Tim medis yang tiba di lokasi selanjutnya melakukan penanganan awal sebelum membawa yang bersangkutan menggunakan ambulans menuju fasilitas kesehatan.
Pria tersebut kemudian dievakuasi ke RSUD Sanjiwani Gianyar untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan medis lebih lanjut. Seluruh rangkaian kegiatan pengamanan dan evakuasi berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar berkat koordinasi yang baik antara personel kepolisian dan tim medis.
Kapolsek Gianyar Kompol I Made Adi Suryawan mengatakan bahwa kehadiran anggota di lapangan merupakan bentuk pelayanan kepolisian kepada masyarakat, khususnya dalam situasi yang membutuhkan penanganan cepat.
“Kami berupaya hadir memberikan pengamanan sekaligus pertolongan kepada masyarakat yang membutuhkan. Dengan koordinasi bersama PSC 119, diharapkan penanganan dapat dilakukan secara cepat sehingga yang bersangkutan segera mendapatkan perawatan yang layak,” ujar Kapolsek Gianyar. (gs/bi)
BAGIKAN TAKJIL: Kapolresta Denpasar, Kombes Pol. Leonardo D. Simatupang, S.I.K., M.H. saat membagikan paket takjil kepada para pengendara, pengemudi ojek online, serta masyarakat yang melintas di depan Mako Polresta Denpasar, Sabtu (14/3/2026). (Foto: Hms Polresta Dps)
Denpasar, baliilu.com – Dalam semangat berbagi di bulan suci Ramadhan, jajaran Polresta Denpasar bersama insan media menggelar kegiatan pembagian takjil kepada masyarakat yang melintas di depan Mako Polresta Denpasar di Denpasar, Sabtu (14/3/2026).
Kegiatan tersebut dipimpin oleh Kapolresta Denpasar, Kombes Pol. Leonardo D. Simatupang, S.I.K., M.H. yang turun langsung ke jalan membagikan paket takjil kepada para pengendara, pengemudi ojek online, serta masyarakat yang melintas di depan Mako Polresta Denpasar.
Dengan penuh keakraban, Kapolresta bersama para pejabat utama dan insan media menyapa para pengguna jalan sembari menyerahkan paket takjil sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat yang sedang menjalankan ibadah puasa. Senyum dan ucapan terima kasih dari para pengendara terlihat mewarnai kegiatan tersebut.
Kapolresta Denpasar menyampaikan bahwa kegiatan berbagi takjil ini merupakan wujud kebersamaan antara Polri dan media, sekaligus sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat di bulan penuh berkah. Selain membantu masyarakat yang masih berada di perjalanan saat waktu berbuka puasa, kegiatan ini juga menjadi momentum mempererat hubungan antara kepolisian, media, dan masyarakat.
“Melalui kegiatan ini kami ingin berbagi kebahagiaan di bulan Ramadan serta mempererat sinergi antara Polri, media, dan masyarakat. Semoga apa yang kami lakukan dapat memberikan manfaat dan memperkuat kedekatan Polri dengan masyarakat,” ujarnya.
Kegiatan pembagian takjil ini pun mendapat sambutan positif dari masyarakat. Selain membantu para pengendara yang belum sempat menyiapkan hidangan berbuka, kegiatan tersebut juga menunjukkan kepedulian dan kedekatan Polresta Denpasar dengan masyarakat. (gs/bi)