Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Update Covid-19 di Bali (11/8), Pasien Sembuh Bertambah 1.270 Orang, 27 Pasien Meninggal

BALIILU Tayang

:

de

Denpasar, baliilu.com – Sekretaris Satgas Penanggulangan Covid-19 Provinsi Bali I Made Rentin menyampaikan perkembangan Covid-19 di Provinsi Bali per Rabu, 11 Agustus 2021, pertambahan kasus terkonfirmasi positif sebanyak 1.270 orang (1.042 orang melalui transmisi lokal, 222 PPDN dan 6 PPLN), pasien sembuh 1.148 orang dan 27 pasien meninggal dunia.

Dengan demikian, jumlah kasus secara kumulatif sebagai berikut. Terkonfirmasi positif 89.898 orang, sembuh 74.523 orang (82,90%), dan meninggal dunia 2.544 orang (2,83%). Kasus aktif per hari ini menjadi 12.831 orang (14,27%).

Untuk mempercepat penanganan pandemi, kata Made Rentin, pemerintah telah melakukan upaya vaksinasi kepada masyarakat. Sasaran vaksinasi yang telah terlayani adalah SDM kesehatan, petugas pelayanan publik dan lansia. Masyarakat yang telah memperoleh vaksin 1 sebanyak 3.097.817 orang dan vaksin 2 sebanyak 1.185.564 orang. Total vaksin yang terdistribusi 5.037.398 dosis, sisa stok vaksin 1.141.456 dosis.

Untuk mencegah penyebaran Covid-19, Gubernur Bali telah menerbitkan Surat Edaran Nomor 14 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 Corona Virus Disease 2019 Dalam Tatanan Kehidupan Era Baru di Provinsi Bali. Surat Edaran ini mulai berlaku pada hari Selasa (Anggara Pon-Kelawu) tanggal 10 Agustus 2021 sampai dengan pemberitahuan lebih lanjut.

Dalam Surat Edaran Gubernur Bali yang baru ini diberlakukan beberapa kelonggaran untuk memberikan ruang bagi aktivitas usaha dan ekonomi masyarakat, yaitu:

a. Pasar rakyat yang menjual barang non-kebutuhan sehari-hari dapat beroperasi dengan kapasitas maksimal 50% (lima puluh persen) dan jam operasional sampai pukul 16.00 Wita.

b. Pedagang kaki lima, toko kelontong, agen/outlet voucher, barbershop/pangkas rambut, laundry, pedagang asongan, bengkel kecil, cucian kendaraan, dan lain-lain yang sejenis diizinkan buka dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat sampai dengan pukul 21.00 Wita.

Baca Juga  Kapolda Bali Hadiri Serbuan Vaksinasi Nasional TNI-Polri, Satu Juta Vaksinasi dalam Pengendalian Penanganan Covid-19

c. Pelaksanaan kegiatan makan/minum di tempat umum (warung makan, rumah makan, kafe, pedagang kaki lima, dan lapak jajanan) baik yang berada pada lokasi tersendiri maupun yang berlokasi pada pusat perbelanjaan/mall dapat dibuka dengan maksimal pengunjung makan ditempat 25% dari kapasitas dan waktu makan maksimal 30 menit, dibatasi jam operasional sampai pukul 21.00 Wita.  

Masyarakat juga diharapkan agar selalu Disiplin melaksanakan 6M yakni memakai masker standar dengan benar, menjaga jarak, mencuci tangan, mengurangi bepergian, meningkatkan imun, dan menaati aturan serta diimbau untuk tidak berkerumun, dan membatasi kegiatan sosial sesuai dengan aturan yang berlaku. (gs)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan

NEWS

Wawali Arya Wibawa Dampingi Wamenko Pangan Tinjau Bank Sampah Gema Pelita, SDN 5 Pedungan

Apresiasi Edukasi dan Pengelolaan Sampah dari Sumber

Loading

Published

on

By

Wawali Arya Wibawa Dampingi Wamenko Pangan Tinjau Bank Sampah Sekolah
KUNJUNGI BANK SAMPAH: Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, mendampingi Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan, Dr. Hanif Faisol Nurofiq, mengunjungi Bank Sampah Gema Pelita di SDN 5 Pedungan, Kota Denpasar, Kamis (10/9). (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, mendampingi Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan, Dr. Hanif Faisol Nurofiq, mengunjungi Bank Sampah Gema Pelita di SDN 5 Pedungan, Kota Denpasar, Kamis (10/9). Kunjungan ini untuk melihat secara langsung edukasi dan praktik pengelolaan sampah dari sumber yang melibatkan siswa dan lingkungan sekolah.

Turut mendampingi, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Denpasar Ida Bagus Putra Wirabawa serta Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) Kota Denpasar AA Gede Wiratama.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan, Dr. Hanif Faisol Nurofiq mengapresiasi langkah Pemerintah Kota Denpasar dalam memperkuat pengelolaan sampah dari sumber, termasuk melalui edukasi pemilahan sampah di lingkungan sekolah. Menurutnya, perubahan perilaku harus dibangun sejak dini agar menjadi kebiasaan yang berkelanjutan.

“Ini suatu contoh yang kita lihat. Ketika ditanyakan kepada anak-anak, sudah tersedia tebe modern dan black composter, mereka menjawab sudah. Artinya, keseriusan Bapak Walikota ini menjadi langkah besar dalam penanganan sampah,” ujar Hanif.

Lebih lanjut dijelaskan, persoalan sampah menjadi tantangan serius bagi Bali, termasuk Kota Denpasar yang merupakan salah satu destinasi pariwisata internasional. Karena itu, pengelolaan sampah dari rumah tangga, hotel, sekolah hingga fasilitas lainnya harus terus diperkuat.

Hanif juga menyampaikan bahwa berdasarkan laporan Pemerintah Provinsi Bali, volume sampah yang masuk ke TPA Suwung terus mengalami penurunan. Ke depan, pihaknya mendorong agar sampah organik dapat diselesaikan di sumber sehingga sampah yang masuk ke TPA semakin berkurang.

“Sampah organik harus sudah diselesaikan di sumber. Ini yang terus kita dorong,” tegasnya.

Selain pengelolaan dari sumber, pemerintah juga mendorong pengembangan fasilitas pengolahan sampah menjadi energi listrik yang ditargetkan dapat beroperasi pada akhir 2027. Hanif berharap Denpasar dan Badung dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam pengelolaan sampah di tengah tingginya aktivitas masyarakat dan kunjungan wisatawan. Hanif juga berharap upaya pengelolaan sampah di Kota Denpasar terus diperkuat sehingga dapat mendukung pencapaian penghargaan Adipura.

Baca Juga  Info Covid-19 di Bali (12/12), Kasus Positif Bertambah 17 Orang, Kasus Sembuh 76 Orang

“Kami sudah menyampaikan kepada kabupaten lain untuk belajar di Denpasar. Kompleksitasnya cukup tinggi dan kehadiran wisatawan cukup banyak dibandingkan jumlah penduduknya, tetapi pelayanan wisata tetap harus berjalan tanpa mengurangi upaya mengatasi masalah sampah,” katanya.

Sementara itu, Wawali Arya Wibawa menyampaikan terima kasih atas apresiasi yang diberikan pemerintah pusat terhadap upaya penanganan sampah di Kota Denpasar. Menurutnya, edukasi sejak usia sekolah menjadi bagian penting dalam membangun budaya memilah dan mengelola sampah.

“Terima kasih atas apresiasi yang diberikan Bapak Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan. Pengelolaan sampah dari sumber menjadi langkah penting untuk mengurangi beban sampah yang dibawa ke tempat pemrosesan akhir. Karena itu, edukasi kepada masyarakat, termasuk anak-anak di sekolah, terus kami perkuat,” ujar Arya Wibawa.

Ketua Bank Sampah Gema Pelita, Dede Mahandra, menjelaskan bahwa bank sampah di SDN 5 Pedungan tidak hanya berfungsi sebagai tempat penampungan, tetapi juga menjadi sarana edukasi bagi siswa dan keluarga. Para siswa diajak memilah sampah dari rumah, kemudian menabung sampah anorganik di bank sampah.

“Anak-anak menabung sampah bersama keluarganya. Mereka memilah sampah dari rumah, kemudian sampah yang sudah dipilah ditabung di bank sampah,” jelasnya.

Sementara sampah organik diolah di lingkungan sekolah melalui tebe modern, komposter, lubang biopori, serta pengembangan eco enzyme. Para siswa juga dilibatkan sebagai Gema Pelita Ranger yang membantu proses penimbangan sekaligus mengedukasi teman-temannya.

Dede menambahkan, edukasi pengelolaan sampah dilakukan secara rutin, termasuk melalui kegiatan sekolah dan layanan penimbangan sampah yang dilaksanakan secara berkala.

“Kami juga melakukan edukasi setiap pagi. Pada saat purnama dan tilem, kami melaksanakan kegiatan Bank Sampah Gema Pelita,” pungkasnya. (eka/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa Buka Sosialisasi Penguatan Kelembagaan dan Kader Posyandu Dalam Melaksanakan Pelayanan Posyandu 6 SPM

Published

on

By

Ayu Kristi Buka Sosialisasi Penguatan Kader Posyandu
SOSIALISASI: Sekretaris I Posyandu Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa membuka Sosialisasi Penguatan Kelembagaan dan Kader Posyandu Dalam Melaksanakan Pelayanan Posyandu 6 SPM di Gedung Wanita Santhi Graha, Kamis (10/9). (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Sekretaris I Posyandu Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa membuka Sosialisasi Penguatan Kelembagaan dan Kader Posyandu Dalam Melaksanakan Pelayanan Posyandu 6 SPM di Gedung Wanita Santhi Graha, Kamis (10/9).

Pada saat itu, hadir 100 kader yang berasal dari Kecamatan Denpasar Utara dan Kecamatan Denpasar Timur, dan juga sejumlah perwakilan OPD terkait lainnya.

Sekretaris I Posyandu Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa dalam sambutannya mengatakan pelaksanan sosialisasi ini adalah salah satu bentuk upaya penguatan dan peningkatan pemahaman bersama tentang Pelaksanaan Layanan Posyandu 6 SPM, sebagai bentuk tindaklanjut dari Permendagri Nomor : 13 Tahun 2024.

“Posyandu kini bukan lagi sekadar tempat menimbang bayi atau deteksi kesehatan saja. Posyandu telah bertransformasi menjadi Lembaga Kemasyarakatan Desa (LKD) yang menjadi pusat layanan dasar masyarakat. Sehingga mulai sekarang dan kedepannya peran kader tidak hanya lagi tentang deteksi pertumbuhan dan perkembangan atau memantau pelayanan kesehatan untuk siklus kehidupan,” kata Ayu Kristi.

Para kader Posyandu lanjutnya, memiliki peran yang sangat strategis sebagai perpanjangan tangan pemerintah dalam memberikan pelayanan dan medeteksi kebutuhan masyarakat akan layanan 6 SPM meliputi Pendidikan, Kesehatan, Pekerjaan Umum, Perumahan Rakyat, Trantibumlinmas, hingga Sosial.

“Kader Posyandu memiliki peran menerima pengaduan dari setiap permasalahan terkait layanan 6 SPM, kemudian kader dapat menyampaikan data yang diperoleh kepada pemerintah Desa/Kelurahan dengan tetap mendapatkan pengawasan kepala dusun/lingkungan,” ujar Ayu Kristi.

Ditambahkan Ayu Kristi, tugas layanan ini masih terkesan berat sehingga para kader masih bingung dalam penerapannya. Pada dasarnya Layanan Posyandu akan menjadi jendela pertama bagi masyarakat untuk mendapatkan solusi atas permasalahan dasar yang dihadapi.

“Kami mengajak Tim Pembina Posyandu Kota Denpasar, Tim Pembina Posyandu Kecamatan, Desa/Kelurahan sampai dengan para kader pelaksana kegiatan, untuk terus bergerak bersama mewujudkan layanan dasar di masyarakat guna tercapainya masyarakat yang sehat, berdaya dan sejahtera,” katanya lagi.

Baca Juga  Info Covid-19 di Bali (12/12), Kasus Positif Bertambah 17 Orang, Kasus Sembuh 76 Orang

Harapannya masyarakat tidak lagi menemukan jarak untuk memberikan pengaduan tentang layanan dasar masyarakat, karena melalui posyandu masyarakat dapat menerima setiap aspirasi akan kebutuhan layanan dasar yang dibutuhkan masyarakat.

“Melalui upaya penguatan kelembagaan dan kader pada hari ini, saya sangat berharap para kader posyandu yang dulunya adalah pahlawan kesehatan juga dapat terus mengisi diri dan meningkatkan kompetensi diri sehingga kini dapat menjalani peran sebagai pahlawan penggerak layanan dasar, “ ujar Ayu Kristi. (eka/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Antari Jaya Negara Kukuhkan Ketua TP PKK hingga Bunda Literasi, Dorong Kolaborasi untuk Masyarakat

Published

on

By

Ketua TP PKK Denpasar Lantik Pengurus PKK dan Bunda Literasi
LANTIK: Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kota Denpasar Ny. Sagung Antari Jaya Negara, melantik dan mengukuhkan Ketua TP PKK, Ketua TP. Posyandu, Bunda PAUD dan Bunda Literasi Kelurahan dan Kecamatan di Kota Denpasar pada Kamis (10/9) pagi di Gedung Wanita Santhi Graha, Denpasar. (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kota Denpasar Ny. Sagung Antari Jaya Negara, melantik dan mengukuhkan Ketua TP PKK, Ketua TP. Posyandu, Bunda PAUD dan Bunda Literasi Kelurahan dan Kecamatan di Kota Denpasar pada Kamis (10/9) pagi di Gedung Wanita Santhi Graha, Denpasar.

Hadir juga dalam kesempatan tersebut Sekretaris I TP PKK Kota Denpasar Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, Kepala DPMD Kota Denpasar, Wayan Yusswara serta perwakilan OPD terkait lainnya.

Dilantik dan dikukuhkan sebagai Ketua TP PKK, Ketua TP Posyandu, Bunda PAUD dan Bunda Literasi yakni Ny. Ni Luh Mertajati Asih Pertama sebagai Ketua TP PKK Denpasar Barat dan Ny. Ni Wayan Sarni Ermanto sebagai Ketua TP PKK Denpasar Selatan.

Dilaksanakan pula pengukuhan Bunda Literasi Kecamatan Dentim yakni Ny. Ida Ayu Karang Sujani Upawana sebagai Bunda Literasi Kecamatan Denpasar Timur.

Dirangkaikan juga dengan pelantikan dan pengukuhan Ketua TP PKK, Ketua TP Posyandu, Bunda PAUD dan Bunda Literasi di sejumlah wilayah seperti Kelurahan Pedungan, Kelurahan Peguyangan, Kelurahan Penatih dan Kelurahan Sumerta.

Ketua Tim Penggerak PKK Kota Denpasar Ny. Sagung Antari Jaya Negara mengatakan, pelantikan dan pengukuhan Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan maupun Ketua TP Posyandu, Bunda PAUD dan Bunda Literasi Kecamatan dan Kelurahan di Kota Denpasar merupakan jabatan secara otomatis (ex-officio).

“Ketika suami menduduki suatu jabatan seperti Camat, Lurah atau Kepala Desa otomatis istri juga akan menjabat sebagai Ketua TP PKK Kecamatan, Desa atau Kelurahan,” kata Ny. Sagung Antari Jaya Negara.

Lebih lanjut Ny. Sagung Antari Jaya Negara menyampaikan pelantikan ini bertujuan untuk memperkuat peran serta perempuan dalam memajukan kesejahteraan keluarga dan anak-anak serta lingkungan sekitar.

Baca Juga  107 Pasien Sembuh Covid-19 di Kota Denpasar, Kesembuhan Capai 95,64 Persen

“Pelantikan dan pengukuhan ini bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi awal dari sebuah tanggung jawab dan pengabdian bersama. Kami berharap para Ketua TP PKK, Ketua TP Posyandu, Bunda PAUD maupun Bunda Literasi dapat menjalankan perannya dengan penuh semangat, keikhlasan dan rasa tanggung jawab.

Keberadaan TP PKK, Posyandu, Bunda PAUD dan Bunda Literasi memiliki peran strategis karena bersentuhan langsung dengan masyarakat, khususnya dalam mendukung peningkatan kualitas keluarga, kesehatan, pendidikan anak usia dini, penguatan budaya literasi serta pemberdayaan masyarakat.

“Kami ingin seluruh program yang dijalankan benar-benar hadir dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Karena itu, saya mengajak seluruh jajaran untuk terus membangun kolaborasi dengan pemerintah kecamatan, kelurahan, desa, kader serta seluruh unsur masyarakat,” kata Antari Jaya Negara.

Ny. Antari berharap sinergi antara TP PKK, Posyandu, Bunda PAUD dan Bunda Literasi di seluruh wilayah Kota Denpasar semakin kuat, sehingga mampu mendukung terwujudnya keluarga yang sehat, cerdas, mandiri dan berkualitas serta memperkuat pembangunan Kota Denpasar yang berkelanjutan.

“Semoga dengan semangat kebersamaan dan gotong-royong, seluruh tugas dan tanggung jawab ini dapat kita jalankan dengan baik. Mari kita terus bergerak bersama untuk Denpasar yang maju, sehat, cerdas dan sejahtera,” pungkasnya. (eka/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca