Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

UPT Bahasa Unud Jadi Tuan Rumah Workshop Nasional Ke-2 FILBA

BALIILU Tayang

:

Workshop filba 2023
BUKA WORKSHOP: Plt. Rektor Unud Prof. Ir. Ngakan Putu Gede Suardana, MT., Ph.D., IPU. saat membuka Workshop Nasional ke-2 Forum Institusi Layanan Bahasa (FILBA) tahun 2023, bertempat di The Vasini Smart Boutique Hotel, Denpasar Bali. (Foto: Hms Unud)

Denpasar, baliilu.com – Universitas Udayana (Unud) melalui UPT Bahasa, tahun ini menjadi tuan rumah dalam Workshop Nasional ke-2 Forum Institusi Layanan Bahasa (FILBA) tahun 2023. FILBA adalah forum yang menaungi institusi atau lembaga bahasa dari perguruan tinggi di seluruh Indonesia. Workshop yang diselenggarakan selama tiga hari dari tanggal 19 s/d 21 Oktober 2023, bertempat di The Vasini Smart Boutique Hotel, Denpasar Bali ini dibuka oleh Plt. Rektor Unud Prof. Ir. Ngakan Putu Gede Suardana, MT., Ph.D., IPU.

Ketua UPT Bahasa Unud Sang Ayu Isnu Maharani, S.S., M.Hum. (Foto: Hms Unud)

Ketua UPT Bahasa Unud Sang Ayu Isnu Maharani, S.S., M.Hum., menyampaikan, Workshop Nasional FILBA ke-2 dilaksanakan sebagai wadah antara pemangku layanan bahasa serta sebagai media untuk bertukar pikiran, baik dari para akademisi serta para profesional. Ia mengucapkan terimakasih kepada FILBA karena telah memberikan kepercayaan kepada UPT Bahasa Unud untuk menjadi tuan rumah tahun ini.  FILBA sendiri merupakan Forum Insitusi Layanan Bahasa di Indonesia yang beranggotakan berbagai perguruan tinggi, khususnya unit atau pusat bahasa, dalam melakukan pengembangan, penjaminan mutu layanan bahasa termasuk pelatihan, pengujian, dan penerjemahan bahasa. UPT Bahasa Universitas Udayana sendiri dipercayakan sebagai salah satu anggota pengurus nasional.

Workshop ini diikuti ratusan peserta, baik pimpinan maupun delegasi dari berbagai UPT/Pusat Bahasa se-Indonesia. Dalam workshop nasional kedua ini, UPT Bahasa Universitas Udayana menghadirkan dua pembicara utama yakni Ari Dwipayana selaku Koordinator Staff Khusus Kepresidenan RI dan Dewi Lestari serta lima orang pembicara lainnya dalam lingkup akademisi yang terdiri dari para dosen dan guru besar dengan keahliannya masing-masing.

Baca Juga  FK Unud dan FK Unram Pererat Kerja Sama

Pelaksanaan workshop ini diharapkan menjadi momentum bagi para peserta untuk lebih saling mengenal satu sama lain, utamanya bagi UPT/Pusat Bahasa yang baru bergabung dengan FILBA dan tentunya menjadi wadah untuk berbagi ilmu khususnya penerapan IT dalam bahasa sebagai salah satu upaya menghadapi disrupsi budaya. “Besar harapan saya, bapak/ibu mendapatkan pengetahuan yang luas dalam kegiatan ini, dimana nantinya dapat diterapkan sesuai dengan kebutuhannya masing-masing, baik sebagai akademisi ataupun profesional dalam bidang bahasa,” ujar Ketua UPT Bahasa.

Workshop filba 2023Ketua FILBA Nasional Dr. Soni T. Tandiana, S.Pd. (Foto: Hms Unud)

Sementara itu Ketua FILBA Nasional Dr. Soni T. Tandiana, S.Pd., menyampaikan, perkembangan FILBA dari tahun ke tahun sangatlah signifikan. Kegiatan workshop yang dilaksanakan setahun dua kali dan yang sekarang ini  diselenggarakan di Universitas Udayana Bali, dan tahun depan akan diselenggarakan di Universitas Negeri Medan dan Universitas Indonesia. Workshop kali ini mengambil tema “Apliaksi IT dalam Bahasa Menghadapi Disrupsi Budaya”. Di FILBA tersebut dibagi menjadi tiga wilayah yaitu musyawarah wilayah barat, pengurus wilayah tengah dan pengurus wilayah timur. Pengurus wilayah barat kepemilihan pengurusannya dilaksanakan pada saat rakernas di bulan Januari yang diselenggarakan di ITB Bandung, sedangkan besok akan diselenggarakan musyawarah pengurus wilayah timur dan untuk bulan Juni yang akan datang pemilihan pengurus wilayah tengah, sedangkan pemilihan musyawarah nasional dan pemilihan pelantikan kepengurusan dilakukan pada bulan Desember awal tahun 2022 kemarin.

FILBA sendiri juga telah menyelesaikan standar nasional institusi layanan bahasa yang sudah disahkan dalam musyawarah nasional dan dalam jangka waktu dekat akan ada persetujuan oleh Kemendikbud. Selain itu FILBA juga sedang mengembangkan akreditasi institusi layanan bahasa untuk Lembaga Akreditasi Mandiri Institusi Layanan Bahasa, dan berharap workshop tahun depan LAM FILBA untuk institusi layanan Bahasa bisa dibuka dan dilaksanakan. Sertifikasi kompetensi penerjemah juga nantinya akan dikembangkan pada FILBA.

Baca Juga  BEM FMIPA Unud Laksanakan Growth Class FMIPA Batch 1

“Mudah-mudahan nantinya ada kolaborasi antara pakar penerjemah dari Unud dengan universitas lainnya, serta ke depan FILBA terus berkembang dengan berbagai produk yang bermanfaat untuk kita semua sebagai institusi layanan bahasa,” ucap Ketua FILBA Nasional.

Plt. Rektor Unud Prof. Ir. Ngakan Putu Gede Suardana, M.T., Ph.D., IPU. (Foto: Hms Unud)

Plt. Rektor Universitas Udayana Prof. Ngakan dalam sambutannya menyampaikan bahwa menjadi suatu kebanggaan sendiri bagi Universitas Udayana menjadi tuan rumah dalam workshop nasional ke-2 FILBA. Kegiatan ini diharapkan mampu menciptakan kerja sama yang saling menguntungkan ke depannya antara unit layanan Bahasa Unud dengan unit bahasa lainnya di institusi berbeda di Indonesia dalam berbagi informasi yang mencakup pelayanan bahasa di suatu perguruan tinggi. Semoga dengan adanya kegiatan ini menjadi momentum khusus bagi unit layanan bahasa tak terkecuali perguruan tinggi di Indonesia bagian timur untuk saling bersilahturahmi terkait inovasi terdepan dalam penerapan IT dalam bidang bahasa dalam menghadapi disrupsi budaya di zaman yang modern ini.

Penyelenggaraan workshop nasional ke-2 FILBA ini diharapkan memberikan output ataupun ilmu baru yang bermanfaat bagi para peserta dalam mengimplementasikan pembelajaran selama workshop pada institusi ataupun unit layanan bahasa masing-masing. “Kami memberikan apresiasi dan dukungan kepada UPT Bahasa Unud untuk menjalankan kegiatan sesuai dengan tupoksinya agar dapat menjalankan program-programnya secara berkesinambungan untuk capaian, harapan kita Bersama menuju World Class University,” ujar Plt. Rektor. Sumber: https://www.unud.ac.id/in/berita6044-UPT-Bahasa-Universitas-Udayana-Jadi-Tuan-Rumah-Penyelenggaraan-Workshop-Nasional-ke-2-FILBA.html (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Dukung Swasembada Pangan Nasional, Pangdam IX/Udayana Pimpin Panen Raya TNI di Tabanan

Published

on

By

Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto melakukan panen raya bersama Forkopimda Provinsi Bali dan kelompok tani di Tabanan.
PANEN RAYA: Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto melakukan panen raya bersama Forkopimda Provinsi Bali dan kelompok tani di Desa Adat Wangaya Betan, Desa Mangesta, Kecamatan Penebel, Kabupaten Tabanan, Jumat (17/7/2026). (Foto: Pendam IX)

Tabanan, baliilu.com – Komitmen TNI dalam mendukung program ketahanan pangan nasional kembali diwujudkan melalui Panen Raya Bersama TNI yang dipimpin Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto bersama Forkopimda Provinsi Bali dan kelompok tani di Desa Adat Wangaya Betan, Desa Mangesta, Kecamatan Penebel, Kabupaten Tabanan, Jumat (17/7/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Panen Raya Serentak Tebu, Padi, dan Kedelai yang dipimpin secara daring oleh Presiden Republik Indonesia, Jenderal TNI (Purn.) H. Prabowo Subianto dari Kabupaten Malang, Jawa Timur. Panen raya dilaksanakan serentak di 43 titik di seluruh Indonesia sebagai bentuk sinergi nasional dalam mempercepat terwujudnya swasembada pangan.

Secara nasional, panen raya meliputi panen tebu yang didampingi TNI Angkatan Udara di delapan lokasi, panen padi yang didampingi TNI Angkatan Darat di 31 lokasi, serta panen kedelai yang didampingi TNI Angkatan Laut di empat lokasi. Kegiatan tersebut mencerminkan kolaborasi nyata seluruh matra TNI dalam mendukung peningkatan produksi pangan nasional.

Melalui kegiatan ini, Presiden Prabowo menegaskan pentingnya penguatan sektor pangan secara terpadu, mulai dari peningkatan produksi, pendampingan kepada petani, hingga hilirisasi hasil pertanian agar mampu memberikan nilai tambah yang lebih besar bagi kesejahteraan masyarakat.

Dalam arahannya, Presiden juga menekankan bahwa keberhasilan ketahanan pangan merupakan hasil kerja gotong royong seluruh komponen bangsa. Pelibatan TNI dan Polri dalam mendukung program ketahanan pangan menunjukkan bahwa kedua institusi tidak hanya berperan sebagai penjaga keamanan negara, tetapi juga menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari rakyat serta memiliki tanggung jawab bersama dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Di Bali, kegiatan Panen Raya Kodam IX/Udayana dihadiri Forkopimda Provinsi Bali, Kasdam IX/Udayana, Irdam IX/Udayana, Kapoksahli Pangdam IX/Udayana, Danrem 163/Wira Satya, Asrendam IX/Udayana, para Asisten Kasdam, LO TNI AL, LO TNI AU, para Dan/Kabalakdam IX/Udayana, Forkopimda Kabupaten Tabanan, tokoh masyarakat, tokoh adat, serta kelompok tani.

Baca Juga  FMIPA Unud Terima Audit dari Satuan Pengawas Interen

Dalam sambutannya, Pangdam IX/Udayana menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada para petani, kelompok tani, penyuluh pertanian, pemerintah daerah, serta seluruh pihak yang telah bekerja keras sehingga panen raya dapat terlaksana dengan baik.

“Keberhasilan panen hari ini merupakan hasil kerja keras dan sinergi semua pihak. Untuk itu saya menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada para petani, kelompok tani, penyuluh pertanian, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat yang terus berkomitmen menjaga produktivitas sektor pertanian,” ujar Pangdam.

Pangdam menegaskan bahwa TNI Angkatan Darat memiliki komitmen kuat untuk terus mendukung program ketahanan pangan nasional melalui pendampingan kepada petani, memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, serta mengoptimalkan pemanfaatan lahan-lahan produktif guna meningkatkan hasil pertanian.

Lebih lanjut, Pangdam mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk terus memperkuat kolaborasi dalam meningkatkan produktivitas pertanian melalui penerapan inovasi dan teknologi modern.

“Kedepan kita harus berani berinovasi. Optimalisasi teknologi pertanian, penggunaan benih unggul seperti Merah Cendana, pengelolaan irigasi yang baik, hingga manajemen pascapanen yang tepat harus terus kita dorong agar hasil pertanian semakin meningkat, berkualitas, dan mampu memberikan kesejahteraan bagi petani,” tegasnya.

Mengakhiri sambutannya, Pangdam berharap Panen Raya Bersama TNI tidak hanya menjadi simbol keberhasilan musim tanam, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat semangat gotong-royong dalam mewujudkan swasembada pangan nasional. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Presiden Prabowo: Anggaran Pertahanan dan Polri Bila Perlu Dikurangi untuk Hapus Kemiskinan

Published

on

By

Presiden Prabowo Subianto memberikan pidato usai memimpin panen raya serentak di Kabupaten Malang, Jawa Timur.
BERIKAN PIDATO: Presiden Prabowo Subianto memberikan pidato usai memimpin panen raya serentak yang digelar di Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur, pada Jumat, 17 Juli 2026. (Foto: BPMI Setpres/Cahyo/presidenri.go.id)

Malang, Jateng, baliilu.com – Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa pemerintah akan terus melakukan efisiensi anggaran demi mempercepat penghapusan kelaparan, kemiskinan, dan kemiskinan ekstrem di Indonesia. Presiden bahkan menyatakan bahwa apabila diperlukan, anggaran pertahanan dan kepolisian dapat dikurangi untuk memastikan kebutuhan dasar rakyat terpenuhi.

“Kita harus hilangkan kelaparan. Kita harus hilangkan kemiskinan. Kemiskinan, apalagi kemiskinan ekstrem harus kita hilangkan. Insyaallah kita akan hilangkan. Kita akan hemat anggaran kita. Kita akan bikin efisien. Bila perlu, anggaran pertahanan kita kurangi, anggaran polisi kita kurangi, untuk menghilangkan kemiskinan,” tegas Presiden dalam pidatonya usai memimpin panen raya serentak yang digelar di Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur, pada Jumat, 17 Juli 2026.

Presiden menyampaikan bahwa langkah efisiensi tersebut menjadi bagian dari upaya besar mempersiapkan masa depan Indonesia di mana Indonesia diproyeksikan sebagai salah satu negara terbesar di dunia pada 2045–2050. Menurut Presiden, cita-cita Indonesia menjadi negara maju hanya dapat terwujud apabila generasi muda saat ini benar-benar dipersiapkan dengan baik.

“Jadi anak-anak yang sekarang umur 10 tahun, yang di SD, dia nanti 25 tahun lagi dia 35 tahun, dia intinya bangsa Indonesia. Jadi kalau kita sekarang tidak urus anak-anak itu, dia bagaimana akan menjadi negara keempat terbesar di dunia?” ujar Presiden.

Dalam konteks tersebut, Presiden Prabowo menegaskan bahwa kekuatan negara tidak hanya ditentukan oleh pertahanan dan keamanan dalam arti sempit, tetapi juga oleh kesejahteraan rakyat. Menurut Presiden, rakyat yang kuat, sehat, dan sejahtera merupakan fondasi utama pertahanan nasional.

“Pertahanan terbaik adalah rakyat yang kuat dan sejahtera. Kalau ada yang macam-macam sama bangsa Indonesia, seluruh rakyat, seluruh rakyat akan membela bangsa ini. Makanya dari sekarang TNI dan Polri di tengah-tengah rakyat, di tengah-tengah petani dan nelayan,” kata Presiden.

Baca Juga  Soal Penggeledahan oleh Kejati Bali, Unud Komit Kooperatif dan Menghormati Proses Hukum

Presiden juga menyampaikan apresiasi terhadap peran TNI dan Polri yang telah membantu masyarakat melalui berbagai program nyata, termasuk pembangunan jembatan dan penyediaan titik air. Menurut Presiden, kesulitan rakyat harus menjadi perhatian bersama seluruh unsur negara.

“Hari ini saya bangga, hari ini saya bahagia. Saya sungguh bahagia dan saya sungguh merasa terharu. TNI bangun berapa ribu jembatan, Polri juga, berapa ribu titik air. Kita atasi, kesulitan rakyat kita atasi,” ungkap Presiden.

Menutup pidatonya, Presiden menegaskan bahwa TNI dan Polri merupakan milik rakyat, sehingga keberadaannya harus selalu diarahkan untuk membantu rakyat dan mengatasi kesulitan yang dihadapi masyarakat.

“Ini Indonesia, TNI, Polri milik rakyat, kesulitan rakyat harus kita atasi. TNI, Polri harus mengatasi kesulitan rakyat,” pungkas Presiden. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Presiden Prabowo Pimpin Panen Raya Serentak Tiga Komoditas, Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

Published

on

By

Presiden Prabowo Subianto menyaksikan panen raya tebu di Lanud Abdulrachman Saleh, Kabupaten Malang, Jawa Timur.
PANEN RAYA: Presiden Prabowo Subianto menyaksikan secara langsung panen raya tebu di Lanud Abdulrachman Saleh, Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur, pada Jumat, 17 Juli 2026. (Foto: BPMI Setpres/Cahyo/presidenri.go.id)

Malang, Jateng, baliilu.com – Presiden Prabowo Subianto memimpin panen raya serentak yang digelar di Lanud Abdulrachman Saleh, Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur, pada Jumat, 17 Juli 2026. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari sinergi TNI dalam mendukung program ketahanan pangan nasional melalui panen tiga komoditas strategis yang dilaksanakan secara serentak di berbagai wilayah Indonesia, yakni tebu oleh TNI Angkatan Udara, kedelai oleh TNI Angkatan Laut, serta padi oleh TNI Angkatan Darat.

Setibanya di lokasi, Kepala Negara meninjau insinerator atau alat pembakar sampah, serta melihat berbagai hasil dan inisiatif hilirisasi yang dikembangkan untuk meningkatkan nilai tambah komoditas pertanian sekaligus memperkuat industri nasional. Kedatangan Kepala Negara disambut dengan pertunjukan Tari Beskalan Putri, sebelum kemudian meninjau sejumlah stan yang menampilkan program-program unggulan TNI di bidang ketahanan pangan.

Presiden Prabowo kemudian menyaksikan secara langsung proses panen raya tebu yang dilaksanakan di Lanud Abdulrachman Saleh. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari panen raya serentak yang dilaksanakan secara nasional sebagai wujud kolaborasi TNI dalam memperkuat ketahanan pangan Indonesia.

Dalam laporannya, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menyampaikan bahwa panen raya serentak tersebut merupakan tindak lanjut atas arahan Presiden Prabowo dalam memperkuat ketahanan pangan nasional melalui pendampingan terpadu oleh seluruh matra TNI.

“Menindaklanjuti arahan Bapak Presiden, TNI melaksanakan pendampingan terpadu, TNI Angkatan Udara pada komoditas tebu, TNI Angkatan Laut pada komoditas kedelai, dan TNI Angkatan Darat pada komoditas padi,” ujar Panglima TNI.

Secara khusus, Panglima TNI menjelaskan bahwa panen tebu di Lanud Abdulrachman Saleh mencakup lahan seluas 800,5 hektare dengan estimasi hasil panen mencapai 72.045 ton.

Baca Juga  BEM FMIPA Unud Laksanakan Growth Class FMIPA Batch 1

“Luas siap panen mencapai 800,5 hektare dengan estimasi hasil 72.045 ton dengan nilai diterima pabrik rata-rata Rp720 ribu per ton. Hilirisasi tebu turut menghasilkan molase, bioetanol, industri ataupun farmasi, pupuk organik, dan produk turunan lainnya yang meningkatkan nilai bagi perekonomian nasional,” lanjutnya.

Selanjutnya, Presiden Prabowo dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Panen Raya TNI Terintegrasi yang dilaksanakan secara serentak di 43 titik di seluruh Indonesia. Menurut Kepala Negara, kegiatan tersebut mencerminkan bahwa upaya mewujudkan ketahanan pangan merupakan gerakan nasional yang melibatkan seluruh komponen bangsa.

“Saya ucapkan selamat atas terselenggaranya Panen Raya TNI terintegrasi yang dilaksanakan serentak di 43 titik di seluruh Indonesia. Kegiatan ini menunjukkan bahwa ketahanan pangan bukan hanya urusan Kementerian Pertanian, tetapi merupakan gerakan nasional yang melibatkan seluruh kekuatan bangsa,” ujar Presiden.

Presiden Prabowo juga menegaskan bahwa keterlibatan TNI dalam mendukung sektor pangan merupakan wujud nyata pengabdian kepada rakyat. Kepala Negara menilai kolaborasi lintas sektor menjadi kunci dalam mengatasi berbagai tantangan yang dihadapi masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional.

“Ini menunjukkan bahwa TNI dan Polri tidak hanya merupakan penjaga pertahanan dan keamanan negara, tapi TNI dan Polri adalah bagian yang tidak bisa dipisahkan dari rakyat Indonesia. TNI dan Polri adalah anak kandung rakyat. TNI dan Polri harus selalu bersama rakyat di tengah-tengah rakyat. Kesulitan rakyat adalah kesulitan TNI dan Polri,” tegas Presiden. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca