Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

CYS Kembali Percayakan FIB Unud Jadi Tuan Rumah ‘’Road to International Competitions 2024’’

BALIILU Tayang

:

Road to International Competitions 2024
FOTO BERSAMA: Lomba Peneliti Belia Bali 2023: Road to International Competitions 2024 berlangsung di Auditorium Widya Sabha Jimbaran ditutup sesi foto bersama pada Rabu (25/10/2023). (Foto: Hms Unud)

Jimbaran, Badung, baliilu.com – Fakultas Ilmu Budaya Universitas Udayana kembali dipercaya oleh Center for Young Scientist (CYS) menjadi tuan rumah Lomba Peneliti Belia Bali 2023: Road to International Competitions 2024.

Kegiatan berlangsung di Auditorium Widya Sabha Jimbaran dan Kampus Fakultas Ilmu Budaya Universitas Udayana Jimbaran pada Rabu (25/10/2023). Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Bali yang diwakili oleh Kepala Bidang SMA, Ngurah Bagus Gede Pasek Wira Kusuma, S.S., M.M., dan Plt. Rektor Universitas Udayana yang diwakili oleh Dekan Fakultas Ilmu Budaya Universitas Udayana, I Nyoman Aryawibawa, S.S., M.A., Ph.D., serta 136 orang peserta lomba yang berasal dari berbagai sekolah menengah di Bali dan 28 orang guru pendamping.

Kegiatan Lomba Peneliti Belia Bali 2023, yang juga merupakan sebuah bentuk kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini, memperlombakan dua cabang lomba, yakni bidang sains dan bidang sosial. Pada bidang sains dipecah lagi menjadi lima kategori lomba yaitu Fisika, Matematika, Komputer, Ilmu Hayati, dan Lingkungan. Begitu pula pada bidang sosial yang juga dipecah menjadi lima kategori yaitu Ekonomi, Geografi, Psikologi, Sejarah, dan Sosiologi.

Center for Young Scientist (CYS) merupakan lembaga yang mempunyai misi untuk mendorong penelitian di tingkat sekolah dasar dan menengah, dan meningkatkan kemampuan guru dalam pendampingan serta membangun suasana penelitian yang baik bagi calon peneliti-peneliti muda. Untuk mencapai hal tersebut, CYS membangun proyek penelitian siswa yang beretika dan berstandar internasional, serta memantau dan mengumpulkan data tentang topik penelitian siswa sekolah dasar dan menengah, serta memiliki beberapa program yang dirancang khusus untuk siswa, guru, dan sekolah. Kegiatan Lomba Peneliti Belia ini merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan CYS.

Baca Juga  UPT Perpustakaan Unud Kembali Selenggarakan ‘’Workshop ScienceDirect’’


Monika Raharti, M.Sc., Ph.D. selaku Direktur Center for Young Scientist (CYS). (Foto: Hms Unud)

Monika Raharti, M.Sc., Ph.D. selaku Direktur Center for Young Scientist (CYS) menyampaikan bahwa kerja sama antara Universitas Udayana dan CYS telah dimulai sejak tahun 2022 dan turut merangkul empat fakultas yang ada di Universitas Udayana.

“Kerja sama antara kami dan Udayana sudah berlangsung sejak tahun 2022 yang lalu dimana ada empat fakultas yang juga terlibat didalamnya yaitu FIB, FMIPA, FEB, dan FK. Sejak tahun lalu, FIB telah menjadi tuan rumah pelaksanaan kegiatan ini, yang bekerja sama dengan kami, menjadi panitia penyelenggara kegiatan, selain juga menugaskan para juri-juri yang kompeten, seperti ketiga fakultas lainnya,” ungkapnya.

Road to International Competitions 2024Dekan FIB Unud, Bapak I Nyoman Aryawibawa, S.S., M.A., Ph.D. (Foto: Hms Unud)

Dekan FIB Unud, I Nyoman Aryawibawa, S.S., M.A., Ph.D., yang juga hadir mewakili Plt. Rektor Unud, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Unud, khususnya FIB Unud dengan senang hati, bekerja sama dengan CYS, untuk mewujudkan tujuan kegiatan Lomba Peneliti Belia yang begitu mulia, yakni mendorong siswa-siswi kelas menengah untuk melaksanakan penelitian. ia juga menjelaskan bahwa dalam pelaksanaan kegiatan ini, terdapat tiga program studi di FIB Unud yang terlibat langsung, yakni program studi Antropologi Budaya, Arkeologi, dan Ilmu Sejarah. Dosen dan mahasiswa ketiga program studi ini terlibat sebagai juri dan panitia penyelenggara kegiatan. Ia juga berharap bahwa FIB Unud akan tetap menjadi bagian pelaksanaan kegiatan ini di masa mendatang.

Siswa SMPN 3 Sukawati, Kadek Delisya Mudiana dan Dewa Ayu Cetta Nirwasita mengungkapkan bahwa dengan mengikuti Lomba Peneliti Belia ini mereka mampu menambah wawasan lebih luas karena ada banyak poster dengan tema-tema yang berbeda. “Kalau tahu lombanya dari guru dulu baru cari sendiri di media sosial, dan juga di lomba peneliti belia ini kita bisa menambah wawasan lebih luas apalagi disini banyak poster-poster yang ditempel dan karya dari kakak-kakak SMA juga,”, ungkap Kadek Delisya.

Baca Juga  FP Unud Gelar Seminar Nasional Biosains dan Bioteknologi 2023

Para Pemenang

Kegiatan Lomba Peneliti Belia 2023 ditutup dengan pengumuman juara dari kesepuluh bidang lomba. Adapun juara-juara pertama pada sepuluh bidang tersebut antara lain:

Bidang Fisika, Judul Penelitian “Karakterisasi Biokomposit Berbahan Kapu-Kapu (Pistia Stratiotes) dan Limbah Kertas Sebagau Media Peredam Suara (Sound-Absorbing)”, oleh Putu Isyana Gayatri dan Ni Komang Sri Damayanti, dari SMAN 1 Bangli.

Bidang Komputer, Judul Penelitian “Bliangga (Belajar Bahasa Bali Anggah-Ungguh Basa): Media Edukasi Berbasis Html (Hypertext Markup Language) & CSS (Cascading Style Sheets) sebagai Langkah Cerdas Pelestarian Bahasa Bali pada Generasi Muda”, oleh I Putu Dharma Adi dan I Gusti Ngurah Made Krisna Nanda Kailana, dari SMAN 1 Kuta Utara.

Bidang Matematika, Judul Penelitian “Muno Card: Media Pembelajaran Berbasis Permainan Kartu Matematika Inovatif untuk Mengatasi Matematics Anxiety pada Siswa Menengah Pertama”, oleh Putu Gde Indra Mahotama dan Ida Bagus Arditya Giridharma dari SMAN 3 Denpasar.

Bidang Ilmu Hayati, Judul Penelitian “Inovasi Patch Transdermal dari Kulit Jeruk Bali, Lidah Buata, dan Kitosan Untuk Penyembuhan Luka Pada Mencit Hiperglikemia”, oleh Kadek Dwi Kresna Wahyu Subagia Putra dan Gusti Ayu Kadek Mirah Widiadnyani dari SMAN 3 Denpasar.

Bidang Lingkungan, Judul Penelitian “Karakterisasi Edible Film Berbahan Dasar Kombinasi Limbah Kulit Jeruk (Citrus sinesis L.), Daun Cemcem (Spondias pinnata (Lf) Kurz.) dan Biji Mangga (Mangifera indica L.) serta Pemanfaatannya sebagai Pengawet Pangan Tempe”, oleh Putu Devina Noviyanti Saputri dan A. A. Istri Clarissa Anjani Savitri dari SMAN 1 Bangli.

Bidang Ekonomi, Judul Penelitian “Kebijakan Pemerintah Dalam Pemungutan Pajak Penghasilan Atas Transaksi Digital Pada Game Online”, oleh I Putu Surya Sriwijaya Putra dan Ni Made Chandra Sriwijaya Putri, dari SMAN 2 Semarapura.

Baca Juga  Tingkatkan Peluang Kerja Sama, UPT Bahasa Unud Gelar Seminar IELTS Preparation 

Bidang Geografi, Judul Penelitian “Pemetaan Wilayah Rawan Banjir dengan Penginderaan Jarak Jauh Google Earth dan QGIS untuk Mitigasi Banjir di Jembrana”, oleh Indah Suci Rachmawati dan Naila Salsabila, dari SMAN 1 Jembrana.

Bidang Sejarah, Judul Penelitian “Karang Memadu: Kajian Sosio-Historis Bentuk Sanksi Adat Terhadap Tindak Poligami Desa Penglipuran, Kubu, Bangli”, oleh Agung Diandra Sarasvati Tarihoran dan Ni Ketut Meyla Candra Devi, dari SMAN 1 Bangli.

Bidang Psikologi, Judul Penelitian “Tingkat Kecemasan Siswa SMA Kristen Harapan Denpasar dalam Menghadapi Tes Matematika”, oleh Dewa Ayu Nata Arindadistatri dan Laura Natasha dari SMA Kristen Harapan Denpasar.

Bidang Sosiologi, Judul Penelitian “Pemanfaatan Media Vlog dalam Mengenalkan Lanskap Budaya Subak Pada GEN-Z”, oleh Kadek Delisya Mudiana dan Dewa Ayu Cetta Nirwasita dari SMPN 3 Sukawati. Sumber: https://www.unud.ac.id/in/berita-fakultas3839-Road-to-International-Competitions-2024-CYS-Kembali-Percayakan-FIB-Unud-jadi-Tuan-Rumah.html (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Pansus TRAP DPRD Bali Bakal Evaluasi Total Aset Pemprov Bali Buat ICCB Renon Mangkrak 22 Tahun

Published

on

By

iccb
Ketua Panitia Khusus Tata Ruang, Aset Daerah dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Provinsi Bali Dr. (C) I Made Supartha, S.H., M.H., saat diwawancarai awak media di Wantilan DPRD Provinsi Bali, Denpasar, Rabu, 3 Juni 2026. (Foto: bi)

Denpasar, baliilu.com – Panitia Khusus Tata Ruang, Aset Daerah dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Provinsi Bali mulai menyoroti serius aset-aset milik Pemerintah Provinsi Bali di kawasan Renon, Denpasar. Salah satunya, proyek India Cultural Centre Bali (ICCB) yang diketahui mangkrak selama lebih dari 22 tahun.

Ketua Pansus TRAP DPRD Bali, I Made Supartha, menegaskan pihaknya akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap aset strategis Pemprov Bali yang dinilai bermasalah maupun belum dimanfaatkan secara optimal.

Sorotan aset Pemprov Bali untuk ICCB Renon, muncul setelah aset daerah tersebut diketahui mangkrak selama lebih dari dua dekade tanpa kepastian penyelesaian. Bahkan, kini Pansus TRAP DPRD Bali mulai mendalami berbagai laporan masyarakat terkait dugaan penguasaan aset yang tidak sesuai regulasi.

“Nanti evaluasi, banyak aset-aset kita yang kemudian dikuasai dengan cara tidak benar. Ya, seluruhnya dievaluasi wilayah Renon ke depan akan diperdalam. Itu banyak Dumas dan banyak laporan,” kata Ketua Panitia Khusus Tata Ruang, Aset Daerah dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Provinsi Bali Dr. (C) I Made Supartha, S.H.,.M.H., saat diwawancarai awak media di Wantilan DPRD Provinsi Bali, Denpasar, Rabu, 3 Juni 2026.

Hal itu disampaikan usai menerima Forum Pemerhati Pembangunan (FOR HATI) Bali mendatangi Kantor DPRD Provinsi Bali. Dari unsur tokoh agama hadir Ida Shri Bhagawan Yogananda, sementara dari kalangan tokoh masyarakat tampak mantan anggota MPR RI utusan Bali Jro Gede Sudibya. Turut hadir Ketua Prajaniti Hindu Indonesia Provinsi Bali dr. Wayan Sayoga, akademisi Universitas Udayana Prof. Dr. Ir. Putu Rumawan Salain, M.Si.

Dukungan generasi muda terhadap upaya pengawasan pembangunan Bali juga tampak kuat. Sejumlah Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dari berbagai perguruan tinggi hadir dalam audiensi tersebut, di antaranya BEM Universitas Udayana, Universitas Warmadewa, Universitas Mahasaraswati, Universitas Dwijendra, Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa, Universitas Hindu Indonesia, Universitas Mahadewa Indonesia, Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar, hingga Universitas Saraswati.

Baca Juga  Tingkatkan Peluang Kerja Sama, UPT Bahasa Unud Gelar Seminar IELTS Preparation 

Made Supartha menilai persoalan aset daerah di Bali tidak bisa lagi dibiarkan berlarut-larut. Menurutnya, pengelolaan aset pemerintah harus memberikan manfaat nyata bagi daerah dan masyarakat, bukan justru terbengkalai selama puluhan tahun. Namun, aset tersebut diketahui belum dimanfaatkan secara optimal dan masih berstatus belum tuntas sejak awal perencanaan pada 2004.

Keberadaan aset mangkrak tersebut kini menjadi perhatian serius DPRD Bali, terutama setelah Pansus TRAP melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah titik aset daerah dan menemukan berbagai persoalan tata ruang, aset, serta perizinan.

Made Supartha memastikan evaluasi tidak hanya menyasar satu lokasi, tetapi seluruh aset strategis Pemprov Bali yang dinilai bermasalah atau belum dimanfaatkan secara optimal. “Selain melakukan pendalaman terhadap laporan masyarakat, kami juga mendorong adanya kepastian kebijakan dari pihak eksekutif terkait status aset yang hingga kini masih menggantung,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Provinsi Bali, Dewa Made Mahayadnya yang akrab disapa Dewa Jack mengaku baru mengetahui soal tersebut. Untuk itu, pihaknya akan menelusuri permasalahan tersebut.

“Baru juga tau.”..!! Ayo nanti sama-sama telusuri,” jawab Dewa Jack secara singkat di Denpasar, Rabu, 3 Juni 2026.

Untuk diketahui, rencana pembangunan proyek ICCB atau Pusat Kebudayaan India tersebut sempat diresmikan Gubernur Bali (1998-2008), Dewa Beratha, Dubes India, Hemant Krishan Singh dan DG ICCR, Rakesh Kumar, hingga saat ini justru diketahui proyek tersebut mangkrak dan tidak ada tanda-tanda progress keberlanjutan, sehingga menjadi kewajaran publik mempertanyakan nasib aset Pemprov Bali yang dipergunakan untuk proyek tersebut.

Ketua Fraksi Partai Demokrat-NasDem DPRD Provinsi Bali, Dr. Somvir menilai persoalan aset tersebut perlu segera mendapatkan kepastian hukum dan kebijakan agar tidak terus terbengkalai selama puluhan tahun.

Baca Juga  Beri Manfaat dan Bekal kepada Siswa, FIB Unud Gelar PKM di SMAN 1 Selemadeg

Dr. Somvir yang juga selaku Wakil Sekretaris Panitia Khusus Tata Ruang, Aset Daerah, dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Bali menegaskan bahwa penggunaan aset daerah harus memberikan kejelasan bagi semua pihak. Ia juga mendukung penuh Ketua Pansus TRAP DPRD Bali melakukan evaluasi di Kawasan Renon.

Pansus TRAP DPRD Bali akan membuka aset Pemprov Bali secara transparan baik yang sudah atau terbengkalai. Evaluasi mulai dilakukan dari pusat kota atau jantung pemerintahan. Upaya itu agar aset jelas dan tata kota tertib. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Jelang Galungan dan Kuningan, PHDI dan Bakesbangpol Denpasar Bagikan 300 Paket Daging Babi kepada Masyarakat

Published

on

By

phdi denpasar
BAGIKAN DAGING BABI: Ketua DPRD Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Gede saat membagikan daging babi kepada para pecalang, bendesa adat, dan masyarakat, di halaman Kantor Bakesbangpol Kota Denpasar, Senin (15/6). (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Jelang hari Raya Galungan dan Kuningan, Persatuan Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kota Denpasar bersama Pemerintah Kota Denpasar melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol), membagikan 300 paket daging babi kepada para pecalang, bendesa adat, dan masyarakat, di halaman Kantor Bakesbangpol Kota Denpasar, Senin (15/6).

Hadir saat itu, Ketua DPRD Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Gede, Kepala Bakesbangpol Kota Denpasar, Anak Agung Ngurah Gede Darma Putra Atmadja, Ketua PHDI Kota Denpasar, I Made Arka, dan pihak terkait lainnya.

Ketua PHDI Kota Denpasar, I Made Arka mengatakan, kegiatan pembagian daging babi ini diharapkan akan dapat memberikan kemanfaatan bagi umat yang akan merayakan hari Raya Galungan dan Kuningan.

“Tentu harapannya ini akan membawa kemanfaatan bagi umat yang akan menyambut Hari Suci Galungan dan Kuningan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bakesbangpol Kota Denpasar, Anak Agung Ngurah Gede Darma Putra Atmadja, menyampaikan, program ini merupakan implementasi dari spirit Vasudhaiva Kutumbhakam yang bermakna kita semua bersaudara atau menyama braya.

Sehingga diharapkan mampu menghadirkan semangat sagilik, saguluk, salunglung subayantaka dalam menyambut Hari Suci Galungan dan Kuningan di tengah masyarakat.

“Pembagian daging babi ini juga merupakan salah satu implementasi dari semangat Vasudhaiva Kutumbhakam,” katanya. (eka/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Baca Juga  Seberangi Lautan, Kades Kutampi Hadiri Seminar Bakti Desa V Tahun 2022 Unud
Lanjutkan Membaca

NEWS

Gubernur Koster Dorong Percepatan Penguatan Aksesibilitas Transportasi Keluar Masuk Bandara Ngurah Rai

Published

on

By

aksesibilitas Bandara Ngurah Rai
FGD: Gubernur Bali Wayan Koster saat menghadiri Forum Group Discussion (FGD) Penguatan Aksesibilitas Transportasi dari dan menuju Bandara I Gusti Ngurah Rai yang berlangsung di Hotel Discovery Kartika Plaza, Kuta, Senin (15/6). (Foto: bi)

Badung, baliilu.com – Gubernur Bali Wayan Koster mendukung dan mendorong percepatan upaya penguatan aksesibilitas transportasi keluar masuk Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai.

Menurutnya, penguatan aksesibilitas merupakan kebutuhan mendesak mengingat strategisnya posisi Bandara Ngurah Rai sebagai gerbang utama masuk ke Pulau Dewata.

Dukungan Gubernur Wayan Koster disampaikan dalam arahan saat menghadiri Forum Group Discussion (FGD) Penguatan Aksesibilitas Transportasi dari dan menuju Bandara I Gusti Ngurah Rai yang berlangsung di Hotel Discovery Kartika Plaza, Kuta, Senin (15/6).

Mengawali paparannya, Gubernur Koster menyambut baik pelaksanaan FGD sebagai bagian penting dari upaya penguatan aksesibilitas transportasi kaluar masuk bandara. Ia berpendapat, penguatan aksesibilitas transportasi keluar masuk bandara menjadi perhatian urgen karena berkaitan dengan isu kemacetan. Jika tidak diantisipasi, ia khawatir persoalan ini dapat mempengaruhi citra pariwisata Bali.

Selanjutnya, Gubernur Koster memberi gambaran tentang strategisnya posisi Bandara Ngurah Rai dalam pembangunan bidang kepariwisataan.

“Pada tahun 2025, wisatawan manca negara yang masuk ke Bali melalui Bandara Ngurah Rai tercatat sebanyak 7 juta 50 ribu orang. Ditambah wisatawan domestik yang mencapai 9,2 juta. Jadi kalau ditotal, mencapai 16 juta lebih,” urainya.

Mencermati data tersebut, menurutnya penguatan aksesibilitas transportasi keluar masuk bandara dan kawasan sekitarnya menjadi kebutuhan yang sangat mendesak.

Ia berharap, FGD menghasilkan rumusan yang komprehensif dalam upaya mengantisipasi kemacetan keluar masuk bandara dan kawasan sekitar khususnya Badung dan Denpasar.

“Petakan betul setiap titiknya. Ini tak bisa fokus di satu titik saja, alur kendaraan harus benar-benar dipetakan,” pintanya.

Ia berharap, seluruh komponen mendukung upaya ini agar segera bisa dikerjakan. Jika tidak ada hal yang sangat krusial, ia berharap FGD kali ini menghasilkan hal yang konkrit agar bisa segera dikerjakan. Masih dalam arahannya, Gubernur Bali dua periode ini juga menyinggung rencana perluasan parkir dan terminal. Ia berharap, pihak pengelola bandara segera merealiasikan rencana tersebut.

Baca Juga  Bangun Kepercayaan, HMIK FK Unud Gelar Upgrading HMIK 2023

Sementara itu, Direktur Strategi dan Pengembangan Teknologi PT. Angkasa Pura Indonesia Ferry Kusnowo mengatakan, kegiatan kali ini merupakan tindak lanjut pelaksanaan FGD tahun lalu. Ia menyampaikan, kegiatan kali ini bertujuan untuk memperoleh masukan dari berbagai komponen sehingga menghasilkan kajian yang lebih komprehensif. Menurutnya, upaya penguatan aksesibilitas transportasi keluar masuk bandara membutuhkan pendekatan integrasi, bertahap dan kolaboratif. FGD diisi penyampaian kajian dari akademisi Universitas Udayana Prof. Ir. Putu Alit Suthanaya yang mendapat masukan dari sejumlah pihak untuk penyempurnaan. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca