Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Usung Tema “Spirit of Unity”, Fakultas Teknik Unud Rayakan HUT Ke-57 BKFT

BALIILU Tayang

:

ft unud
HUT ke-57 BKFT pada Sabtu, 1 Oktober 2022 bertempat di Fakultas Teknik Kampus Bukit Jimbaran, Badung dihadiri pimpinan Rektorat Unud. (Foto: Ist).

Jimbaran, Badung, baliilu.com – Fakultas Teknik Universitas Udayana merayakan HUT ke-57 Badan Kekeluargaan Fakultas Teknik (BKFT) pada Sabtu, 1 Oktober 2022 bertempat di Fakultas Teknik Kampus Bukit Jimbaran, Badung.

Acara BKFT ini dihadiri oleh Rektor Unud, Ketua Senat Unud, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja Sama dan Informasi, Direktur Pascasarjana, para Dekan, para Ketua Lembaga, Ketua USDI, Ketua dan anggota Dharma Wanita Persatuan Unud, para Wakil Dekan FT serta seluruh jajaran civitas akademika Fakultas Teknik Universitas Udayana. 

Ketua Panitia BKFT ke-57 Dr. I Ketut Adi Atmika melaporkan,  perayaan BFKT tahun ini mengambil tema Spirit of Unity yang mengandung makna dengan kebersamaan kita tingkatkan prestasi kinerja Fakultas Teknik menuju prestasi di tingkat nasional. Sebelum acara puncak BKFT Ke-57,  telah dilakukan berbagai rangkaian kegiatan yang dimulai pada pertengahan September 2022 meliputi kegiatan bersih-bersih kampus serta penanaman pohon manggrove di Pantai Kelan yang melibatkan seluruh civitas akademika Fakultas Teknik. Selain itu juga telah dilakukan berbagai perlombaan dan pertandingan seperti tenis, lomba penjor, lomba tari rangda, lari karung serta yang lainnya. Perayaan hari jadi ini akan berlanjut sampai 14 Oktober 2022 yang akan diisi dengan seminar internasional dan kegiatan bakti sosial ke panti asuhan. 

Ketua Panitia BKFT ke-57 mengucapkan terima kasih kepada Rektor Unud dan pimpinan lainnya, serta para mitra kerja sama maupun sponsor yang telah memberikan dukungan yang sangat luar biasa, sehingga acara ini dapat terlaksana dengan meriah dan lancar. 

Dekan Fakultas Teknik Unud Ir. I Ketut Sudarsana, Ph.D. (Foto: Ist)

Hal yang sama juga disampaikan oleh Dekan Fakultas Teknik Unud Ir. I Ketut Sudarsana, Ph.D. kepada para undangan yang telah hadir dalam kegiatan BKFT ke-57 ini. 

Baca Juga  Dharma Wanita Persatuan Unud Ikuti Rakor Forum Silaturahmi DWP PTN Se-Indonesia

Peringatan kali ini dilaksanakan secara offline dan lebih spesial dalam suasana kekeluargaan sebagai awal kita bangkit selama dua tahun dari pandemi Covid-19. Semangat BKFT yang mengusung tema Spirit of Unity ini diharapkan agar seluruh civitas FT Unud dapat mempertahankan semangat kebersamaan dan kekeluargaan serta bangkit menjadi satu kesatuan untuk mencapai kesuksesan prestasi, mampu bersaing di kancah internasional dalam era society 5.0. Dengan semangat persatuan kita bangkit dan terus bertumbuh untuk mewujudkan visi dan misi Fakultas Teknik mewujudkan institusi pendidikan yang mampu melaksanakan Tri Dhama Perguruan Tinggi yang berkualitas, mandiri, berdaya saing global dan mendukung kemandirian Unud melalui PTNBH dan menuju World Class University

Peringatan BKFT ini juga merupakan momentum untuk merefleksikan diri sebagai salah satu fakultas di lingkungan Unud dengan student body yang cukup besar, dengan mahasiswa aktif di Fakultas Teknik saat ini berjumlah 3.636 dan didukung oleh tenaga pendidikan sebanyak 226 orang dan tenaga administrasi dan PLP sebanyak 100 orang. Kualifikasi dosen-dosen Fakultas Teknik tersebar pada 12 program studi meliputi S1, S2 dan S3 sudah sangat baik dengan 48 persen lebih bergelar doktor dan 27 orang guru besar. 

Dekan dalam kesempatan ini juga menyampaikan berbagai capaian yang telah diraih oleh Fakultas Teknik baik dalam bidang akademik, penelitian, pengabdian, dan kemahasiswaan. Berbagai capaian tersebut tentunya yang menjadi target Indikator Kinerja Utama (IKU) sampai dengan triwulan ke 3 ini. 

rektor unud
Rektor Unud Prof. Dr. Ir. I Nyoman Gde Antara, M. Eng, IPU. (Foto: Ist)

Sementara itu Rektor Unud Prof. Dr. Ir. I Nyoman Gde Antara, M. Eng, IPU menyampaikan selamat kepada HUT BKFT Ke-57, apa yang dimaknai dengan umur 57 tahun ini tentunya harus ada perubahan dari tahun sebelumnya. Pada tahun 2023 nantinya manakala telah berumur 58 tahun tentu harus ada perubahan lagi. Itu merupakan indikator yang paling nyata untuk mengukur apakah Dekan Fakultas Teknik bekerja atau tidak bekerja. Dengan berbagai capaian yang disampaikan Dekan, sangatlah luar biasa, akan tetapi masih banyak juga yang harus dikerjakan.

Baca Juga  Unud Tanda Tangani Perjanjian Kerja Sama dan Terima CSR dari PT BTN (Persero) Tbk

Program kita adalah untuk mengintegrasikan perkuliahan di Bukit, sehingga mahasiswa S0 dan S1 sebanyak 52 prodi akan kuliah di Bukit, di kampus Denpasar akan difokuskan untuk S2, S3, profesi dan dokter spesialis. Pada infrastruktur tahun ini ada 23 proyek yang besar dan yang kecil termasuk di dalamnya 8 dekanat, 1 perpustakaan, lecture building, RS Unud, RSGM dan yang lainnya. Target semester ini harusnya mahasiswa baru semua kuliah di Bukit tapi proyek belum terselesaikan dan berharap semester yang akan datang prodi-prodi tersebut mahasiswa barunya akan melaksanakan kuliah di Bukit.

ft unud
Pelepasan burung menandai perayaan HUT BKFT Ke-57. (Foto: Ist)

Selain itu juga disampaikan bahwa banyak target pembangunan di Unud akan diselesaikan pada tahun 2023. Maka dari itu Rektor sangat berharap dukungan dari semua pihak sehingga proyek-proyek tersebut dapat berjalan dengan baik dan lancar. Sumber: https://www.unud.ac.id/in/berita4921-Fakultas-Teknik-Universitas-Udayana-Rayakan-HUT-BKFT-ke-57.html (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

K3S Badung Buka Pelatihan Membuat Kue untuk PPKS di Kabupaten Badung

Published

on

By

SERAHKAN BANTUAN: Ketua K3S Badung Ny. Rasniathi Adi Arnawa menyerahkan bantuan usai membuka Pelatihan Membuat Kue untuk PPKS Anak Yatim, Piatu, dan Yatim Piatu (Yapi), Senin (6/7/2026) di Gedung Yayasan MBM Kelurahan Kapal Mengwi. (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Ketua Koordinator Kesejahteraan Sosial (K3S) Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, secara resmi membuka Pelatihan Membuat Kue untuk Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) Anak Yatim, Piatu, dan Yatim Piatu (Yapi) yang berada di lingkungan panti asuhan se‑Kabupaten Badung, Senin (6/7/2026).  Kegiatan ini berlangsung di Gedung Yayasan Maha Bhoga Marga (MBM), Kelurahan Kapal, Kecamatan Mengwi, dan dilaksanakan secara bertahap mulai tanggal 6 hingga 11 Juli 2026.

Turut hadir dalam pembukaan tersebut Kepala Dinas Sosial Kabupaten Badung, Kepala Pengurus Yayasan Maha Bhoga Marga, Ketua dan pengelola panti asuhan se‑wilayah Badung, narasumber serta tenaga pelatih ahli membuat kue, dan undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Ketua K3S Badung Nyonya Rasniathi Adi Arnawa menyampaikan apresiasi yang setinggi‑tingginya dan menyambut baik terselenggaranya program ini. Menurutnya, kegiatan ini menjadi wujud nyata upaya pemberdayaan yang tidak bersifat sesaat, melainkan dirancang agar dapat berjalan secara berkelanjutan dan memberikan manfaat jangka panjang.

“Anak‑anak yatim, piatu, maupun yatim piatu yang tinggal di panti asuhan adalah generasi yang kehilangan sosok orang tua, namun tetap berhak mendapatkan pembinaan, kasih sayang, pendidikan, serta penghidupan yang layak sebagaimana anak lainnya. Melalui pelatihan ini, kami ingin membekali mereka dengan keterampilan praktis yang bisa dikembangkan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa berharap materi pembuatan kue yang disampaikan dapat meningkatkan kemampuan dan kepercayaan diri anak‑anak didik. “Tujuannya agar mereka memiliki bekal keterampilan untuk memenuhi haknya menuju kemandirian, bisa berusaha sendiri, serta memiliki masa depan yang lebih cerah dan tidak tergantung selamanya pada bantuan orang lain,” tambahnya.

Selama enam hari pelatihan, peserta akan diajarkan cara membuat berbagai jenis kue kering, kue basah, dan olahan roti yang banyak diminati pasar, mulai dari pemilihan bahan berkualitas, teknik pengolahan yang higienis, hingga cara pengemasan dan pemasaran sederhana.

Baca Juga  Promosikan Program Studi, Pascasarjana Unud Kunjungi Universitas Pasundan

Setelah rangkaian acara pembukaan selesai, Ketua K3S Badung beserta rombongan melanjutkan kunjungan langsung ke dua rumah warga yang tergolong rentan di wilayah Kelurahan Kapal. Pertama, mengunjungi Ni Ketut Rai Alit Artini di Lingkungan Banjar Titih, dan kedua menemui Ni Luh Putu Trisnayanti, penyandang disabilitas di Lingkungan Banjar Belulang. Dalam kunjungan tersebut, diserahkan bantuan berupa kursi roda dan paket sembako lengkap guna meringankan beban kebutuhan sehari‑hari serta mendukung aksesibilitas dan kenyamanan hidup mereka.

Kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen K3S Badung dalam menjangkau seluruh lapisan masyarakat, tidak hanya melalui peningkatan keterampilan bagi anak‑anak panti, tetapi juga melalui bantuan langsung bagi warga rentan dan penyandang disabilitas sebagai bagian dari upaya mewujudkan kesejahteraan sosial yang merata di seluruh wilayah Kabupaten Badung. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Ketua GOW Badung Terima Kunjungan Kerja GOW Kabupaten Sekadau

Perkuat Silaturahmi dan Berbagi Pengalaman Organisasi

Loading

Published

on

By

TERIMA KUNKER: Ketua GOW Badung, Ny. Yunita Alit Sucipta saling bertukar cinderamata saat menerima kunjungan kerja GOW Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat, di Sekretariat Balai Budaya Lantai III, Pusat Pemerintahan (Puspem) Badung, Senin (6/7/2026). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Badung, Ny. Yunita Alit Sucipta, menerima kunjungan kerja Gabungan Organisasi Wanita Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat, di Sekretariat Balai Budaya Lantai III, Pusat Pemerintahan (Puspem) Badung, Senin (6/7/2026).

Rombongan GOW Kabupaten Sekadau dipimpin langsung oleh Ketua GOW Kabupaten Sekadau, Ny. Wiwin Atriana, beserta jajaran pengurus. Kunjungan tersebut turut dihadiri oleh para pengurus GOW Kabupaten Badung sebagai ajang mempererat silaturahmi sekaligus berbagi pengalaman dalam pengelolaan organisasi perempuan.

Ketua GOW Kabupaten Sekadau, Ny. Wiwin Atriana, menyampaikan bahwa kunjungan kerja ini bertujuan untuk mempererat hubungan antarlembaga sekaligus mempelajari berbagai program dan kegiatan yang telah dijalankan GOW Kabupaten Badung.

Menurutnya, GOW Kabupaten Badung dinilai berhasil mengembangkan berbagai program organisasi yang bermanfaat bagi masyarakat, sehingga dapat menjadi referensi dalam pengembangan program GOW Kabupaten Sekadau.

Sementara itu, Ketua GOW Kabupaten Badung, Ny. Yunita Alit Sucipta, menyampaikan apresiasi atas kunjungan kerja tersebut. Pihaknya menjelaskan berbagai kebijakan dan program yang telah dilaksanakan GOW Kabupaten Badung sejak terbentuk tiga tahun lalu, mulai dari kegiatan sosial kemasyarakatan hingga agenda rutin organisasi.

Ny. Yunita, yang juga menjabat sebagai Ketua WHDI Kabupaten Badung, menegaskan bahwa keberhasilan pelaksanaan berbagai program tersebut tidak terlepas dari soliditas, kekompakan, dan semangat kebersamaan seluruh jajaran pengurus GOW Kabupaten Badung.

“Melalui kunjungan ini, semoga kita dapat saling berbagi pengalaman dan bertukar pengetahuan dalam menjalankan organisasi yang kita cintai agar semakin maju ke depannya. Semoga pula tali silaturahmi yang telah terjalin dapat terus dipererat melalui wadah organisasi ini,” ujarnya.

Ketua GOW Kabupaten Sekadau mengaku merasa senang dan mengapresiasi sambutan hangat yang diberikan GOW Kabupaten Badung. Ia menilai kunjungan tersebut memberikan banyak wawasan, informasi, serta kesempatan untuk saling bertukar gagasan mengenai berbagai program dan strategi pengembangan organisasi.

Baca Juga  Menuju Jurnal Terakreditasi, FISIP Gelar Workshop Pengelolaan Publikasi Ilmiah

Sebagai penutup rangkaian kunjungan kerja, kedua ketua GOW saling bertukar cinderamata khas daerah masing-masing sebagai simbol persahabatan, kerja sama, dan komitmen untuk terus mempererat hubungan antardaerah melalui organisasi perempuan. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Rapat Paripurna DPRD Badung, Bupati Sampaikan Penjelasan Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025

Published

on

By

RAPAT PARIPURNA: Bupati Adi Arnawa menyampaikan penjelasan terhadap Ranperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 kepada DPRD Kabupaten Badung dalam rapat paripurna, di Ruang Sidang Utama Gosana, Gedung DPRD Badung, Senin (6/7/2026). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menyampaikan penjelasan terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 kepada DPRD Kabupaten Badung dalam rapat paripurna, sebagai bentuk pertanggungjawaban pengelolaan keuangan daerah yang telah diaudit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI,  bertempat di Ruang Sidang Utama Gosana, Gedung DPRD Badung, Senin (6/7/2026).

Rapat paripurna dipimpin Ketua DPRD Badung I Gusti Anom Gumanti, serta dihadiri Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta, Pimpinan beserta Anggota DPRD Badung, Forkopimda Badung, Sekda Badung IB Surya Suamba beserta Pimpinan Perangkat Daerah di lingkungan Pemkab Badung.

Dalam penjelasannya, Bupati Adi Arnawa mengatakan, penyampaian Ranperda tersebut merupakan amanat Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2019 dan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 77 Tahun 2020 yang mengatur Kepala Daerah wajib menyampaikan pertanggungjawaban pelaksanaan APBD kepada DPRD setelah laporan keuangan diaudit BPK.

“Seluruh rangkaian pengelolaan keuangan daerah, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, penatausahaan, pelaporan, pertanggungjawaban hingga pengawasan merupakan bagian dari upaya mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik dengan mengedepankan transparansi, akuntabilitas dan partisipatif,” kata Adi Arnawa.

Ia menjelaskan pula, Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Kabupaten Badung Tahun 2025 kembali memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI Perwakilan Provinsi Bali. Capaian tersebut menjadi opini WTP ke-14 yang diraih Badung sejak pertama kali diperoleh pada laporan keuangan tahun 2011 serta mempertahankan predikat tersebut selama 12 tahun berturut-turut sejak 2014 hingga 2025.

Berdasarkan hasil audit, realisasi pendapatan daerah pada 2025 mencapai Rp. 9,107 triliun atau 81,13 persen dari target sebesar Rp. 11,226 triliun. Pendapatan Asli Daerah (PAD) terealisasi sebesar Rp. 8,063 triliun atau 79,20 persen dari target, sedangkan pendapatan transfer mencapai Rp. 1,043 triliun atau 99,94 persen dari target.

Baca Juga  Menuju Jurnal Terakreditasi, FISIP Gelar Workshop Pengelolaan Publikasi Ilmiah

“Memang dilihat realisasi PAD perlu lakukan evaluasi menyeluruh. Nanti kita memasang target tetap berdasarkan potensi, tetapi juga tidak pesimistis. Karena di balik kita memasang target yang mungkin melebihi realisasi sekarang itu sebagai upaya kita memotivasi Bapenda semakin agresif melakukan pendataan potensi pajak di badung,” terangnya.

Sementara itu, realisasi belanja daerah mencapai Rp. 8,301 triliun atau 64,56 persen dari pagu anggaran sebesar Rp. 12,857 triliun. Belanja meliputi belanja operasi Rp. 4,866 triliun, belanja modal Rp. 2,082 triliun, belanja transfer Rp. 1,341 triliun, dan belanja tidak terduga Rp. 10,73 miliar.

Dengan capaian tersebut, APBD Kabupaten Badung Tahun Anggaran 2025 mencatat surplus sebesar Rp. 806,53 miliar, berbalik dari target awal yang direncanakan mengalami defisit Rp 1,63 triliun. Selain itu, Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SILPA) tercatat sebesar Rp. 1,192 triliun.

Adi Arnawa berharap pembahasan Ranperda pertanggungjawaban APBD 2025 dapat berjalan sesuai mekanisme yang berlaku hingga memperoleh persetujuan DPRD. “Kami berharap dokumen pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 ini dapat dibahas dan disetujui dalam masa persidangan ini sehingga semakin memperkuat tata kelola pemerintahan yang akuntabel serta memberikan manfaat bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat Badung,” ujarnya. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca