Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Wabup Suiasa Hadiri Pelantikan Kepengurusan Baru Gerakan Pramuka Kwartir Ranting Kuta dan Mengwi

BALIILU Tayang

:

de
PELANTIKAN PENGURUS: Wabup Suiasa menghadiri Pelantikan Kepengurusan Baru Gerakan Pramuka Kwartir Ranting Kuta pada Jumat (25/6) dan Ranting Mengwi Masa Bakti 2021- 2024, Sabtu (26/6).

Badung, baliilu.com – Selaku Ketua Kwartir Cabang Badung, Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa menghadiri dan mengucapkan selamat kepada para pengurus Kwartir Ranting Gerakan Pramuka Kuta, Masa Bakti 2021-2024 yang terpilih dan telah ditetapkan. Pengukuhan/pelantikan dilakukan, Jumat (25/6), yang mana I Nyoman Kertu, S.Pd., M.Pd. dikukuhkan menjadi Ketua Kwartir Ranting Gerakan Pramuka Kuta periode 2021-2024.

Melalui pengukuhan pengurus Kwartir Ranting Gerakan Pramuka di Badung, pihaknya berharap hal itu dapat menjadi momentum untuk meningkatkan peran dan aktivitas gerakan pramuka dalam membangun tunas-tunas muda yang tangguh, mandiri berdaya saing serta memiliki karakter jati diri yang kukuh. ‘’Kami berharap setelah dikukuhkannya Pengurus Kwartir Ranting Kuta masa bakti 2021-2024 dapat mengemban tugas dengan penuh tanggung jawab dan bersungguh-sungguh dalam upaya untuk meningkatkan peran lembaga yaitu memberikan layanan kepada adik-adik kita yang ada di sekolah atau gugus depan masing-masing,’’ tegasnya.

Dipaparkan, gerakan pramuka lahir sebagai satu-satunya organisasi kepanduan yang mengedepankan pendidikan watak dan kepribadian, menumbuhkan semangat jiwa patriotik dan jiwa bela negara, berdasarkan nilai-nilai universal yang terkandung dalam  Dasa Darma Pramuka. Dengan disahkan UU Nomor 12 Tahun 2010 tentang Gerakan Pramuka, pemerintah pusat dan daerah bertugas untuk membimbing, mendukung dan memfasilitasi penyelenggaraan pendidikan kepramukaan secara berkelanjutan. Pihaknya juga berharap peran serta orangtua agar dapat memberikan dukungan moral dan finansial bagi pengembangan dan pendidikan kepramukaan di setiap sekolah atau gugus depan, sebagai ekstrakurikuler wajib bagi setiap siswa pada jenjang pendidikan menengah dan pendidikan dasar sesuai dengan Permen Nomor 63 Tahun 2014.

‘’Kami juga berharap dengan dikukuhkannya kepengurusan yang baru Kwartir Cabang Kuta masa bakti 2021-2024, dapat mengimplementasikan dan mensinkronisasikan kegiatan kepramukaan, dengan program program pemerintah di masyarakat, dan mampu menjalankan tugas-tugas pokoknya yaitu membina dan mengantarkan peserta didik untuk maju dan lebih baik di hari esok,’’ imbuhnya.

Baca Juga  Wabup Suiasa Pimpin Rapat Review Kinerja Penurunan Stunting di Badung

Untuk diketahui, Pengukuhan/Pelantikan Gerakan Pramuka Kwartir Ranting Kuta dilakukan oleh Camat Kuta I Nyoman Rudiarta selaku Ketua Majelis Pembimbing Ranting Ka. Mabiran pada Jumat (25/6). Acara pengukuhan/pelantikan kepengurusan baru Kwartir Ranting Gerakan Pramuka Kuta masa bakti 2021-2024 dilaksanakan di ruang pertemuan Kantor Camat Kuta, Kecamatan Kuta, Kabupaten Badung. Hadir pula lurah se-Kecamatan Kuta, para pembina dan ketua kwartir ranting, kepala sekolah selaku Ka. Mabigus serta  adik-adik DKR.

Ketua Panitia Pengukuhan/Pelantikan Kwartir Ranting Kuta I Nyoman Tutana mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Badung dalam hal ini Bapak Camat Kuta yang sudah memberikan tempat dan izin untuk dapat melaksanakan pengukuhan/pelantikan bagi kepengurusan Kwartir Kuta yang baru masa bakti 2021-2024 di ruang Pertemuan camat Kuta. Dasar pelaksanaan merupakan Surat Keputusan Gerakan Pramuka Badung Nomor 014/22.03-E Tahun 2021 tentang Kepengurusan Kwartir Ranting Gerakan Pramuka Kuta 2021-2024. Maksud dan tujuan diselenggarakannya pengukuhan adalah melaksanakan pengesahan  hasil Musyawarah Ranting Kuta yang telah dilaksanakan pada 5 Mei 2021. Mengenalkan dan menyosialisasikan program-program dan kegiatan kepramukaan untuk dijadikan pedoman pengembangan gerakan pramuka di setiap sekolah gugus depan yang wajib dibina di seluruh kecamatan di Badung.

Selanjutnya Wabup Suiasa pada Sabtu ( 26/6 ) juga menghadiri acara Pengukuhan dan Pelantikan Pengurus Baru Kwartir Gerakan Pramuka Ranting Mengwi periode 2021-2024 bertempat di Ruang Pertemuan Nagara Bhakti Kantor Camat Mengwi. Turut hadir dalam pelantikan ini Camat Mengwi I Nyoman Suhartana selaku Ketua Majelis Pembimbing Ranting Mengwi Ka. Mabiran, Kakak Ketua Ranting Mengwi, Kepala Sekolah selaku Ka. Mabigus beserta adik-adik DKR.

Selanjutnya Camat Mengwi I Nyoman Suhartana yang juga selaku Ketua Majelis Pembimbing Ranting Ka.Mabiran Kwartir Cabang Mengwi mengukuhkan dan melantik pengurus baru masa bakti 2021-2024 sesuai Surat Keputusan Kwartir Cabang Badung  No 12/22.03-E tentang Pembentukan dan Susunan Personalia Pengurus Kwartir Ranting Mengwi masa bakti 2021-2024.

Baca Juga  Wabup Suiasa Pimpin Rapat Koordinasi IPSI Bali Jelang PKB 2023

Sementara itu, Ketua Panitia Penyelenggara Ni Made Sumiati melaporkan dasar pelaksanaan acara ini sesuai dengan Surat Keputusan Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Badung No. 012/22.03-E Tahun 2021 tentang Susunan Pengurus Kwartir Ranting Gerakan Pramuka Mengwi Masa Bakti 2021-2024. Maksud dan tujuan diselenggarakan pengukuhan ini adalah melaksanakan pengesahan pengurus hasil Musyawarah Ranting Mengwi yang dilaksanakan pada tanggal 26 maret 2021, mengenalkan dan menyosialisasikan program-program kegiatan kepramukaan di wilayah kwartir ranting untuk dijadikan pedoman pengembangan gerakan pramuka di setiap sekolah atau gugus depan yang wajib dibina di kecamatan. (bt)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Jelang Hari Bakti Ke-69, Kodam IX/Udayana Gelar Penjamasan Pataka di Pura Durga Kutri

Published

on

By

kodam udayana
PENJAMASAN PATAKA: Kodam IX/Udayana saat menggelar prosesi Penjamasan Pataka “Praja Raksaka” di Pura Kahyangan Jagat Bukit Dharma Durga Kutri, Blahbatuh, Gianyar, Selasa (26/5/2026). (Foto: Pendam/IX)

Gianyar, baliilu.com – Memperingati Hari Bhakti Ke-69 Kodam IX/Udayana, suasana khusyuk dan penuh kekhidmatan menyelimuti Pura Kahyangan Jagat Bukit Dharma Durga Kutri, Blahbatuh, Gianyar, Selasa (26/5/2026). Kodam IX/Udayana menggelar prosesi Penjamasan Pataka “Praja Raksaka”, sebuah tradisi spiritual tahunan yang sarat makna sebagai simbol penyucian dan peneguhan komitmen pengabdian prajurit kepada rakyat, bangsa, dan negara.

Prosesi sakral tersebut dipimpin Kapok Sahli Pangdam IX/Udayana Brigjen TNI I Ketut Mertha Gunarda mewakili Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto. Rangkaian kegiatan diawali dengan ritual Mesegeh Agung, dilanjutkan pembukaan selubung Pataka, persembahyangan bersama yang dipimpin oleh Sulinggih Ida Pedanda Istri Griya Wayahan Buruan, hingga renungan suci yang berlangsung dalam suasana hening dan penuh penghayatan spiritual sebelum selubung Pataka kembali ditutup.

Bendesa Adat Kutri, Wayan Wasta, dalam sambutannya menyampaikan rasa hormat dan apresiasi kepada keluarga besar Kodam IX/Udayana yang secara konsisten menjaga tradisi penjamasan Pataka di Pura Durga Kutri. Menurutnya, keberadaan Kodam IX/Udayana selama ini tidak hanya menjaga keamanan wilayah, tetapi juga memberikan perhatian nyata kepada masyarakat adat.

“Kami sangat berterima kasih atas perhatian dan bantuan yang selama ini diberikan kepada masyarakat Desa Adat Kutri. Saya berharap prosesi penjamasan ini berjalan lancar serta membawa kemuliaan bagi Kodam IX/Udayana dalam pengabdiannya kepada bangsa dan negara,” ungkapnya.

Dalam sambutan Pangdam IX/Udayana yang dibacakan Kapok Sahli Brigjen TNI I Ketut Mertha Gunarda ditegaskan bahwa Penjamasan Pataka Praja Raksaka bukan sekadar tradisi seremonial, melainkan refleksi spiritual untuk mengobarkan kembali nilai luhur “Praja Raksaka” yang berarti pelindung dan pengayom rakyat. Momentum ini juga menjadi sarana introspeksi diri bagi seluruh prajurit di tengah dinamika tugas yang semakin kompleks.

Baca Juga  Wabup Suiasa Tegaskan Swab Antigen Gratis bagi STT yang Arak Ogoh-ogoh di Badung

“Kita bersihkan simbol satuan kita, bersamaan dengan tekad untuk membersihkan hati dan tindakan kita dari segala hal yang dapat mencederai nama baik institusi. Penjamasan ini menjadi pengingat agar semangat kepemimpinan Raja Udayana yang bijaksana, adil, dan mencintai rakyatnya selalu mengalir dalam sanubari prajurit,” tegas Pangdam dalam amanatnya.

Pangdam juga mengingatkan seluruh jajaran agar terus menjaga semangat persatuan, loyalitas, dan pengabdian kepada masyarakat sebagai implementasi nyata nilai-nilai Praja Raksaka. Di tengah perkembangan tantangan tugas yang semakin dinamis, prajurit Kodam IX/Udayana dituntut tetap profesional, humanis, dan selalu hadir untuk rakyat.

Sementara itu, Kapendam IX/Udayana Kolonel Inf Amrizal Nasution menegaskan bahwa penjamasan Pataka memiliki makna mendalam sebagai representasi pembersihan lahir dan batin seluruh prajurit. Tradisi tersebut juga menjadi penguat hubungan emosional antara TNI dan masyarakat.

“Penjamasan Pataka ini adalah komitmen moral kami kepada masyarakat. Kodam IX/Udayana ingin memastikan bahwa setiap prajurit bergerak dengan hati yang bersih untuk mengayomi warga. Hubungan emosional dan spiritual yang kuat dengan masyarakat Bali dan Nusa Tenggara adalah fondasi utama pertahanan kita,” ujar Kolonel Inf Amrizal Nasution.

Sebagai bentuk kepedulian dan kemanunggalan TNI dengan rakyat, kegiatan diakhiri dengan penyerahan tali asih kepada pengelola pura sebagai wujud perhatian, penghormatan, serta komitmen Kodam IX/Udayana dalam mempererat hubungan harmonis dengan masyarakat dan menjaga nilai-nilai kebersamaan serta pelestarian adat dan budaya Bali.

Mengusung tema “Kodam IX/Udayana Bersama Rakyat Menuju Indonesia Maju”, peringatan Hari Bhakti ke-69 Kodam IX/Udayana diharapkan semakin memperkuat semangat pengabdian prajurit dalam menjaga persatuan, keamanan, dan keharmonisan wilayah Bali dan Nusa Tenggara.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Danrem 163/Wira Satya, para Pejabat Utama Kodam IX/Udayana, Dandim 1616/Gianyar, Penglingsir Puri Ageng Blahbatuh, tokoh masyarakat, serta undangan terkait lainnya. (gs/bi)

Baca Juga  Rapat Persiapan ‘’Penganyaran Turun Kabeh’’ Pratisentana Sira Arya Kanuruhan

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Pegadaian Kanwil Bali Nusra Dukung Penuh Kemandirian Nelayan dan Kelestarian Pesisir Lewat Program Nelayan Tangguh di Sumbawa

Published

on

By

nelayan tangguh pegadaian
NELAYAN TANGGUH: PT Pegadaian Kantor Wilayah VII Denpasar bersama Yayasan Samawa Berdaya Lestari secara resmi menutup Program Nelayan Tangguh yang dilaksanakan di Desa Labuhan Burung, Kecamatan Buer, Kabupaten Sumbawa pada Kamis (21/5/2026). (Foto: Hms PT Pegadaian)

Sumbawa, NTB, baliilu.com – PT Pegadaian Kantor Wilayah VII Denpasar atau Kanwil Bali Nusra terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pemberdayaan masyarakat dan pelestarian lingkungan melalui Program Nelayan Tangguh yang dilaksanakan di Desa Labuhan Burung, Kecamatan Buer, Kabupaten Sumbawa.

Program yang dijalankan bersama Yayasan Samawa Berdaya Lestari sejak Desember 2025 tersebut resmi ditutup pada Kamis (21/5/2026) dan menjadi salah satu bentuk nyata kontribusi Pegadaian dalam mendukung penguatan ekonomi masyarakat pesisir secara berkelanjutan.

Program Nelayan Tangguh hadir sebagai upaya mendorong kemandirian masyarakat nelayan sekaligus meningkatkan kesadaran terhadap pentingnya menjaga ekosistem pesisir. Melalui pendekatan berbasis komunitas, program ini mengintegrasikan aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan guna menciptakan dampak yang berkelanjutan bagi masyarakat.

Selama pelaksanaan program, PT Pegadaian bersama Yayasan Samawa Berdaya Lestari melaksanakan berbagai kegiatan, mulai dari pemetaan kondisi masyarakat pesisir, pelatihan perikanan berkelanjutan, penguatan kapasitas usaha masyarakat, edukasi pengelolaan sampah pesisir, hingga pembentukan kelompok bank sampah dan forum komunikasi masyarakat pesisir.

Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Kanwil VII Denpasar, Edy Purwanto, menyampaikan bahwa Program Nelayan Tangguh merupakan bagian dari komitmen Pegadaian dalam mendukung pemberdayaan masyarakat berbasis lingkungan dan ekonomi berkelanjutan.

“Program Nelayan Tangguh diharapkan mampu menjadi salah satu bentuk penguatan kapasitas masyarakat pesisir yang tidak hanya mendorong peningkatan ekonomi masyarakat, tetapi juga membangun kesadaran bersama dalam menjaga keberlanjutan lingkungan pesisir. PT Pegadaian akan terus mendukung program-program pemberdayaan masyarakat yang memberikan dampak sosial dan lingkungan secara berkelanjutan,” ungkapnya.

Menurutnya, program tersebut juga menjadi kontribusi Pegadaian dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya pada aspek pelestarian ekosistem laut, pertumbuhan ekonomi masyarakat, dan pengelolaan lingkungan yang bertanggung jawab.

Baca Juga  Wabup Suiasa Serahkan Bantuan Pascabencana di Kecamatan Petang dan Abiansemal

Sementara itu, Deputy Bisnis PT Pegadaian Area Pulau Sumbawa, Mustofa, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan Program Nelayan Tangguh, khususnya masyarakat dan tim pendamping program di lapangan.

“Kami berharap program ini dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat Desa Labuhan Burung. Potensi desa yang ada diharapkan terus berkembang sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan,” ujarnya.

Kegiatan penutupan program turut dirangkaikan dengan penyerahan bantuan sarana pendukung kepada kelompok masyarakat sebagai bentuk penguatan keberlanjutan program. Bantuan tersebut meliputi alat monitoring kualitas air, sarana produksi pengolahan hasil perikanan berupa perlengkapan pembuatan pentol ikan, serta perlengkapan pendukung bank sampah untuk edukasi lingkungan di sekolah.

Kegiatan penutupan program dihadiri oleh Kepala Desa Labuhan Burung, Camat Buer, perwakilan Pemerintah Kabupaten Sumbawa, BKSDA Wilayah Sumbawa, sejumlah Organisasi Perangkat Daerah terkait, kelompok masyarakat, serta para penerima manfaat program.

Melalui Program Nelayan Tangguh, PT Pegadaian berharap tercipta masyarakat pesisir yang lebih mandiri, tangguh, dan mampu menjaga keberlanjutan lingkungan sebagai bagian penting dari kehidupan dan sumber penghidupan masyarakat pesisir. (eka/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Kembang-Ipat Salurkan Hewan Qurban Merata ke Semua Masjid di Jembrana

Published

on

By

bantuan qurban jembrana
SERAHKAN HEWN QURBAN: Bupati I Made Kembang Hartawan dan Wakil Bupati I Gede Ngurah Patriana Krisna bersama Forkopimda secara resmi menyerahkan bantuan hewan qurban untuk masjid-masjid di seluruh wilayah Kabupaten Jembrana di UD Fajar, Desa Banyubiru, Senin (25/5). (Foto: Hms Jembrana)

Jembrana, baliilu.com – Pemerintah Kabupaten Jembrana kembali menunjukkan komitmen dan kehadirannya di tengah masyarakat dalam menyambut Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah. Bupati I Made Kembang Hartawan dan Wakil Bupati I Gede Ngurah Patriana Krisna bersama Forkopimda secara resmi menyerahkan bantuan hewan qurban untuk masjid-masjid di seluruh wilayah Kabupaten Jembrana di UD Fajar, Desa Banyubiru, Senin (25/5).

Berbeda dari tahun sebelumnya, formula penyaluran hewan qurban tahun ini sengaja diubah demi mengedepankan asas pemerataan. Jika pada tahun lalu pemerintah daerah membagikan 6 ekor sapi dan 22 ekor kambing untuk 28 masjid, maka tahun ini 69 masjid di Kabupaten Jembrana dipastikan menerima bantuan berupa hewan qurban kambing.

Bupati Jembrana menyampaikan bahwa langkah ini diambil agar kebahagiaan dan perhatian pemerintah dapat dirasakan secara merata oleh seluruh umat muslim di Jembrana. Sejalan dengan perluasan jangkauan tersebut, alokasi anggaran qurban tahun ini juga mengalami peningkatan yang signifikan.

“Pemerintah daerah, seperti tahun-tahun sebelumnya, selalu hadir untuk bisa juga ikut berbagi. Tetapi tahun ini ada yang berbeda. Untuk tahun ini, kita berikan ke semua masjid berupa kambing supaya merata. Dari sisi anggaran tentu naik; kalau dulu Rp 180 juta, sekarang menjadi Rp 246 juta. Ada kenaikan sekitar Rp 66 juta,” ujar Bupati Kembang.

Manfaat dari bantuan ini dirasakan langsung oleh para pengurus masjid. Idrus, perwakilan dari Masjid Nurul Huda Melaya sekaligus penerima manfaat, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih yang mendalam atas perhatian berlapis yang diterima umat muslim di Jembrana, baik dari pemerintah pusat maupun daerah.

“Kami menyampaikan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Presiden Republik Indonesia atas bantuan kemasyarakatan berupa sapi kurban yang diberikan kepada kami pada Idul Adha 1447 Hijriah ini. Dan juga, kami menyampaikan ucapan terima kasih kepada Bapak Bupati Jembrana yang telah memberikan sumbangan kambing kepada masjid-masjid di Kabupaten Jembrana,” kata Idrus.

Baca Juga  Wabup Suiasa Pimpin Rapat Review Kinerja Penurunan Stunting di Badung

Ia menegaskan bahwa bantuan ini menjadi bukti nyata kepedulian pemerintah terhadap umat. Pihaknya berkomitmen untuk mengelola dan mendistribusikan daging qurban tersebut secara adil, tepat sasaran, dan sesuai dengan syariat agama.

Di sisi lain, momentum Idul Adha tahun ini juga membawa berkah tersendiri bagi peternak lokal Jembrana. Ketut Suartini, seorang peternak asal Sumbersari sekaligus pemilik sapi yang terpilih sebagai bantuan qurban Presiden, mengungkapkan rasa bangganya. Sapi yang dirawatnya dengan telaten selama tiga tahun tersebut berhasil mencapai bobot prima.

“Sapi itu saya beli umur sekitar 1 tahun dan saya pelihara selama 3 tahun. Saat awal dicek oleh dinas terkait, bobotnya 630 kg, namun saat penyerahan hari ini timbangannya sudah mencapai 680 kg,” jelas Suartini.

Ia menambahkan bahwa koordinasi yang baik dengan Dinas Pertanian, Perikanan dan Pangan Kabupaten Jembrana dalam menjaga kesehatan ternak menjadi kunci keberhasilannya. Berkat rekam jejaknya sebagai penyedia sapi berkualitas, dinas terkait merekomendasikan sapinya untuk dipinang sebagai hewan qurban Presiden RI.

Melalui penyerahan bantuan ini, Pemerintah Kabupaten Jembrana berharap semangat berbagi di hari raya kurban dapat mempererat tali silaturahmi, menjaga kerukunan antarumat beragama, serta membawa keberkahan bagi kemajuan seluruh masyarakat Jembrana. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca