Connect with us

HOBIIS

Wagub Cok Ace Dukung Rencana Tour Ride Denpasar-Jakarta oleh Women Cyclist Club

BALIILU Tayang

:

de
Wagub Cok Ace menerima audiensi Women Cyclist Club di ruangan kerjanya, Selasa (8/9-2020).

Denpasar, baliilu.com – Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati (Cok Ace) mendorong kegiatan komunitas Women Cyclist Club (WCC) yang berencana melaksanakan tour ride dengan sepeda menempuh jarak 1.000 kilometer start dari Denpasar menuju Gilimanuk kemudian Pantura-Ketapang- Situbondo-Probolinggo -Surabaya-Tuban-Kudus- Tegal-Cirebon- Bandung dan Jakarta.

Dengan dilaksanakannya tour ride menggunakan sepeda ini diharapkan mampu memutar kembali roda perekonomian di tengah pandemi Covid-19 yang belum menunjukkan pemulihan secara merata akibat pariwisata. Hal ini disampaikannya saat menerima audiensi Women Cyclist Club di ruangan kerjanya, Selasa (8/9-2020).

Wagub Cok Ace juga memberikan masukan agar ke depan Women Cyclist Club mengadakan kegiatan yang sama namun memutar arah perjalanan wisata mereka. “Sebaiknya arah perjalanan wisata menggunakan sepeda juga dilakukan start dari arah luar Bali semisal Jakarta menuju Bali dengan beberapa etape jarak tempuh, jadi pesepeda yang ingin mengikuti tour ride bisa mulai dari wilayah atau daerahnya masing-masing. Salah satunya anak muda yang berada di Jembrana bisa mengikuti tour ride dari tempatnya menuju Denpasar, jadi jarak tempuh yang mereka lalui sekitar 137 km,” saran Wagub Cok Ace.

Ketua Women Cyclist Club (WCC) Bali Tri Lara menyambut baik ide Wagub Cok Ace. Pihaknya mengatakan akan melaksanakan tour ride dari luar daerah menuju Bali karena hal ini baru terpikirkan saat bertemu dan berdialog dengan Wagub Cok Ace.

Dengan tour ride ini diharapkan perekonomian Indonesia khususnya Bali akan mulai membaik dan pulih secara perlahan. Dan mampu menjadi moment untuk menarik kunjungan wisatawan yang nantinya juga berdampak positif bagi pelaku UMKM, penyedia sarana penginapan sekaligus bagi para pedagang yang ada di sepanjang jalan yang dilalui. (gs)

Baca Juga  Dikukuhkan Sebagai Mabida Kwarda Bali, Gubernur Koster Puji Peranan Gerakan Pramuka

Advertisements
idul fitri pemprov bali

HOBIIS

Kontes dan Pameran Bonsai di Pecatu, Suiasa Apresiasi Komitmen Generasi Muda Tingkatkan Perekonomian

Published

on

By

PAMERAN BONSAI: Wabup Suiasa saat membuka kontes dan pameran bonsai di Desa Adat Pecatu, Kuta Selatan, Senin (28/6).

Badung, baliilu.com – Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa membuka kontes dan pameran bonsai di Desa Adat Pecatu, Kuta Selatan, Senin (28/6). Perlombaan bonsai yang bertemakan “Taru Prana Buana” mempunyai makna Pohon sebagai Nafasnya Bumi ini turut dihadiri Camat Kuta Selatan I Ketut Gede Arta, Bendesa Pecatu I Made Sumerta yang juga anggota DPRD Badung beserta jajaran Desa Pecatu, Ketua LPM Desa Pecatu dan para peserta lomba bonsai.

Atas nama pemerintah daerah, Wabup Suiasa menyampaikan apresiasi dan rasa bangga bahwa pelaksanaan kontes bonsai yang pertama kalinya sekarang dilaksanakan di Pecatu dan terlebih kegiatan ini diinisiasi oleh generasi muda yaitu ST. Widya Dharma Banjar Adat Tengah Pecatu. Ini memberikan harapan baru, optimisme bahwa kegiatan kontes ini bisa secara berkelanjutan dilaksanakan ke depannya.

“Saya berharap setelah dilaksanakannya kontes pertama ini, selanjutnya yang kedua dan ketiga dan seterusnya bisa dilaksanakan lagi, terlebih dengan dukungan perbekel dan tokoh Desa Adat Pecatu tentu akan lebih baik lagi ke depannya,” ujar Wabup Suiasa.

Wabup Suiasa mengatakan jarang ada kontes bonsai yang diselenggarakan oleh generasi muda, hal ini luar biasa dan menandakan generasi muda tidak hanya berkutat pada hal yang rutinitas tetapi mereka sudah memiliki visi yang maju dalam melestarikan lingkungan.

“Kegiatan ini merupakan kegiatan positif, di samping memperbaiki kualitas lingkungan juga memberikan multiplier effect baik itu meningkatkan baik itu dari segi ekonomi dan juga meningkatkan rasa kekeluargaan di antara para penggemar dan penikmat bonsai sendiri terlebih di masa pandemi Covid-19 saat ini. Jadi ada hiburan lain yang bisa dinikmati masyarakat, apalagi di Pecatu ini baru pertama kali dilaksanakan,” ujar Wabup Suiasa.

Baca Juga  Beri Rasa Aman, Pasar Rakyat di Denpasar Mulai Pasang Pembatas Plastik

Pada kesempatan tersebut, Wabup Suiasa membuka kontes dan pameran bonsai dengan penyematan bendera kepada bonsai yang mendapatkan juara 1 dan sekaligus memberikan dana motivasi sebesar Rp 5 juta kepada ketua panitia.

Sementara itu I Putu Aryanto selaku Ketua Panitia dan Ketua ST. Widya Dharma Banjar Adat Tengah Pecatu melaporkan kegiatan kontes dan pameran bonsai ini bekerjasama dengan Perkumpulan Penggemar Bonsai Indonesia (PPBI) Cabang Kabupaten Badung. Kegiatan ini dilaksanakan dalam mengamalkan konsep Tri Hita Karana serta dalam memeriahkan Bulan Bung Karno Provinsi Bali yang ke-3 tahun 2021. Kegiatan yang mengundang para penggemar bonsai dari seluruh Bali ini diikuti sebanyak 306 pohon yang terdiri dari 36 bonsai dari kelas bonsai jadi dan 226 bonsai di kelas prospek dan turut partisipasi juga 5 bonsai eksibisi yakni bonsai yang sudah pernah mengikuti kontes di tingkat nasional. Dari jumlah peserta tersebut ada sekitar 95 pohon bonsai milik penggemar bonsai dari Desa Adat Pecatu yang ikut berpartisipasi. (bt)

Advertisements
idul fitri pemprov bali
Lanjutkan Membaca

HOBIIS

Dua Motor Kustom Karya Builder Denpasar Tampil di Negeri Sakura

Published

on

By

Hasil karya motor Builder Denpasar mendapat apresiasi dari Negeri Sakura, Jepang.

Denpasar, baliilu.com – Hasil karya motor Builder Denpasar mendapat apresiasi dari Negeri Sakura, Jepang. Hasil karya Builder Kedux Garage dan AMS Garage akan tampil selama enam bulan di Kota Tokyo, Jepang dalam sebuah pameran motor kustom.

Pelepasan motor kustom hasil karya builder kenamaan Bali ini dilakukan Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara bersama Wakil Walikota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa, Jumat (25/6) di garage masing-masing builder. Kehadiran kedua pucuk pimpinan Pemkot Denpasar ini didampingi Kadis Pariwisata Denpasar Dezire Mulyani, Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan I Dewa Gede Rai serta dari Badan Kreatif Denpasar.

Keberangkatan hasil karya motor dari Kedux Garage dengan gaya Frisco Copper menggunakan mesin Yamaha XS 650cc yang diselesaikan pada tahun 2016. Pemilik dari motor ini, Putu Agus Pratama Putra yang akrab disapa Lionk, telah memenangi beberapa kontes motor kustom baik daerah hingga nasional. Sementara AMS Garage dengan builder Putu Ajus Mulyawarman membawakan motor dengan gaya Cafe Racer dengan mesin Honda 650cc,pemilik Dewa Adi. Motor ini juga pernah memenangi perlombaan kustom motor tingkat nasional dan bahkan tampil pada Yokohama Hot Rod Custom Show di Jepang pada tahun 2019.  

Kehadiran Jaya Negara dna Kadek Agus melihat langsung Kedux Garage dan  AMS Garage sedang melakukan pembuatan salah satu motor dari konsumen yang tidak saja datang dari Denpasar dan Bali, namun juga datang dari luar Bali. Jaya Negara mengapresiasi builder Kedux Garage dan AMS Garage telah mampu menghasilkan karya cipta motor yang berprestasi hingga internasional. ‘’Masing- masing builder ini memiliki ciri khas karya motor kustom, serta apresiasi pembuatan motor secara handmade dengan alat manual,” ujar Jaya Negara.

Baca Juga  Update Covid-19 (22/6) Bali, Kasus Positif Nambah lagi 35 Orang, Dewa Indra: Minta Elemen Masyarakat Bantu Petugas Laksanakan Tracing Contact

Jaya Negara juga mengatakan apresiasi kepada insan kreatif Denpasar yang terus berkreasi meski dalam sistuasi keterbatasan pandemi Covid-19 saat ini. Hasil-hasil karya builder ini mendapatkan kehormatan dengan karya yang ditampilkan di Kota Tokyo, Jepang.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Dezire Mulyani didampingi Kabid Pengembangan Sumber Daya Pariwisata dan Ekraf  I Wayan Hendaryana menyampaikan bahwa keberangkatan dua motor kustom hasil karya builder Denpasar ini keberlanjutan dari kerja sama Yokohama Hot Rod Custom Show di Jepang pada tahun 2019 lalu. “Kerja sama ini mendapat dukungan dari KBRI di Jepang, Atase Bank Indonesia di  Jepang, serta Garuda Indonesia untuk mempromosikan pariwisata Bali melalui builder motor kustom yang ada di Bali, khususnya Kota Denpasar,” ujarnya.

Disampaikan pula, promosi pariwisata ini sebagai langkah promosi pariwisata minat khusus melalui sektor ekonomi kreatif. Setelah dilepas Wali Kota Jaya Negara secara resmi keberangkatan kedua motor kustom ini langsung menuju Jepang dan dipamerkan selama enam bulan di Kota Tokyo. “Semoga hasil karya bilder ini mampu memberikan daya tarik tesendiri pada sektor ekonomi kreatif dalam promosi pariwisata minat khusus,” ujarnya.  (pur/ard)

Advertisements
idul fitri pemprov bali
Lanjutkan Membaca

HOBIIS

Wawali Arya Wibawa Dukung Pelaksanaan Kontes Ikan Channa dari Komunitas Lebah Channa Fish Club

Published

on

By

de
AKTIVASI: Komunitas Lebah Channa Fish Club melaksanakan aktivasi di Kantor Walikota Denpasar serta disambut hangat Wakil Walikota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa didampingi Kadis Perikanan dan Ketahanan Pangan Kota Denpasar AAG Bayu Brahmasta, di Kantor Walikota Denpasar, Selasa (22/6).

Denpasar, baliilu.com – Di tengah pandemi Covid-19 yang sedang mewabah, para pencinta dan komunitas ikan Channa pun kian merebak di Kota Denpasar. Kali ini komunitas dari Lebah Channa Fish Club melaksanakan aktivasi di Kantor Walikota Denpasar serta disambut hangat Wakil Walikota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa didampingi Kadis Perikanan dan Ketahanan Pangan Kota Denpasar AAG Bayu Brahmasta, di Kantor Walikota Denpasar, Selasa (22/6).

Wakil Walikota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa mendukung kegiatan kontes ikan dari Lebah Channa Fish Club yang akan diadakan di Dharma Negara Alaya pada 1 hingga 4 Juli 2020 mendatang, namun dengan tetap melaksanakan  prokes dan pembatasan peserta sehingga dapat mencegah terjadinya penularan virus yang lebih meluas. ‘’Saya berharap dengan kegiatan ini dapat lebih mengisi waktu luang para generasi muda, sehingga lebih bermanfaat. Dan mengingat habitat ikan ini sudah mulai berkurang, sehingga kegiatan ini juga bermanfaat sebagai upaya pelestarian ikan Channa (gabus) agar tidak punah,” kata Agus Arya Wibawa.

Sementara itu, Ketua Lebah Channa Fish Club Ida Bagus Eka  mengatakan, dulu ikan Channa atau ikan gabus ini merupakan ikan konsumsi. Namun setelah kita lihat dan dipilih, ikan ini sangat menarik jika ditempatkan dalam akuarium dan dapat bersaing dengan ikan hias lainnya seperti ikan Louhan dan Arwarna serta memiliki nilai jual yang tinggi.

Lebih lanjut, dia mengatakan, awalnya dari hobi kemudian membentuk komunitas dan mengadakan kontes ikan Channa yang akan digelar pada 1 hingga 4 Juli 2020 mendatang di Dharma Negara Alaya. ‘’Dalam kontes ini kami hanya menampilkan  dua kategori yakni kategori Channa lokal atau Channa Limbatta dan kategori luar negeri yakni untuk jenis ikan Channa Myanmar yaitu Channa Pulkra,’’ ujarnya.

Baca Juga  Tingkatkan Keamanan Aplikasi, Dewa Indra Buka Kick Off Meeting IT Security Assessment

‘’Harapan kami untuk ke depannya, mengingat komunitas dan peminat ikan Channa yang semakin meningkat agar para pencinta ikan ini untuk tetap menjaga ekosistem, baik dengan menjaga habitat aslinya maupun dengan mengembangbiakkan, sehingga ikan yang sudah jarang ditemui ini tetap ada dan tidak punah,” pungkas Ida Bagus Eka. (ard)

Advertisements
idul fitri pemprov bali
Lanjutkan Membaca