Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Wagub Cok Ace Terima Bantuan dari Bank BNI, Segera Disalurkan ke Pelaku Pariwisata yang Dirumahkan

BALIILU Tayang

:

de
WAGUB COK ACE TERIMA PAKET SEMBAKO DARI BNI

Denpasar, baliilu.com – Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace) menyampaikan ucapan terimakasih dan apresiasi atas partisipasi Bank BNI Wilayah Bali, NTB dan NTT yang turut memperhatikan kondisi masyarakat di tengah pandemi Covid-19 ini.

‘’Bantuan yang diberikan oleh BNI tersebut akan diplot untuk didistribusikan kepada para pelaku pariwisata di daerah Ubud yang sudah dirumahkan serta para pemangku yang bertugas pada tempat-tempat pariwisata,’’ ujar Wagub Cok Ace saat menerima bantuan Paket Pangan dari BNI Wilayah Bali, NTB dan NTT bertempat di Kantor BNI Wilayah Bali-Renon Denpasar, Selasa (5/5-2020).  

Cok Ace menegaskan, dari beberapa bantuan yang sudah masuk ke Pemerintah Provinsi Bali, telah dipetakan untuk didistribusikan kepada masyarakat yang membutuhkan di 9 kabupaten/kota. Untuk itu, bantuan dari BNI kali ini akan disalurkan oleh Yayasan Bina Wisata Ubud dan Ubud Hotel Assosiasi.

Selanjutnya, kata Cok Ace, jika ada bantuan-bantuan lainnya masuk juga akan didistribusikan kepada masyarakat yang belum mendapatkan sehingga dapat adil dan merata. Ia berharap berharap bantuan tersebut nantinya dapat digunakan dengan baik oleh penerima bantuan.

Dalam kesempatan tersebut Pemimpin BNI Wilayah Bali, NTB dan NTT I Made Sukajaya menyatakan bantuan paket tangan yang didistribusikan kali ini berjumlah 150 paket, yang akan diberikan kepada Yayasan Bina Wisata Ubud dan Ubud Hotel Asosiasi.

Sukajaya mengakui sebelumnya dalam rangka penanganan Covid-19, BNI juga telah mendistribusikan berbagai macam bantuan selain sembako juga bantuan APD bagi tenaga kesehatan di beberapa rumah sakit yang menjadi rujukan dalam penanganan pandemi ini. Selain itu, juga mendistribusikan APD pada puskesmas yang membutuhkan.

Baca Juga  Tingkatkan Layanan di Tengah Pandemi, Capil Badung Perkenalkan Layanan Ambil Berkas Kependudukan via Go-Jek

Dalam waktu ke depan pihaknya juga merencanakan untuk mendistribusikan 1.000 paket sembako kepada masyarakat yang ada di Desa Bon Dalem, Buleleng.

Made Sukajaya berharap partisipasi dari BNI tersebut dapat dimanfaatkan dengan baik oleh para penerima bantuan.

Selain itu, dalam memutus rantai penyebaran Covid-19, sebagai lembaga keuangan, pihaknya juga telah mematuhi peraturan pemerintah, seperti menekankan physical distancing pada para nasabah dan pegawai, serta mengutamakan perlengkapan hand sanitizer dan tempat cuci tangan di seluruh Bank BNI yang ada di Bali. Ia berharap pandemi ini dapat segera berlalu dan roda perekonomian Bali dapat berjalan normal seperti sedia kala.

Dalam kesempatan itu hadir pula Kepala Bank Indonesia Kantor Perwakilan Bali dan BPBD Provinsi Bali. (*/gs)

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
DPRD Badung Ucapan Imlek
Advertisements
Nataru Pemkot
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Wawali Arya Wibawa Hadiri RUPS PT. Jamkrida Bali Mandara

Published

on

By

rups jamkrida
HADIRI RAPAT UMUM: Wakil Walikota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa, saat menghadiri Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT. Jamkrida Bali Mandara (Perseroda) Bali Tahun 2026 di Gedung Wiswa Sabha, Kantor Gubernur Bali, Selasa (10/3). (Foto: bi)

Denpasar, baliilu.com – Wakil Walikota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa, menghadiri Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT. Jamkrida Bali Mandara (Perseroda) Bali Tahun 2026 di Gedung Wiswa Sabha, Kantor Gubernur Bali, Selasa (10/3). RUPS ini dilaksanakan atas amanat AD/ART perseroan serta UU Nomor 40 Tahun 2007 tentang RUPS tahunan yang wajib dilaksanakan paling lambat 6 bulan setelah tahun buku berakhir.

Tampak hadir Gubernur Bali, Wayan Koster, Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, Bupati Karangasem, I Gusti Putu Parwata, Wakil Bupati Tabanan, I Made Dirga, Sekda Provinsi Bali, Dewa Made Indra serta undangan lainnya.

Wakil Walikota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa dalam kesempatan tersebut, menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan perusahaan. Sehingga, PT. Jamkrida Bali Mandara dapat terus meningkatkan kinerjanya dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

“RUPS ini merupakan wadah untuk membahas kinerja perusahaan dan strategi ke depan,” kata Arya Wibawa.

Arya Wibawa juga berharap perusahaan dapat terus berinovasi dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Terutama UMKM yang menjadi sektor penggerak ekonomi perkotaan.

“Kami berharap PT. Jamkrida Bali Mandara dapat terus meningkatkan kinerjanya dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” katanya.

Direktur Utama PT. Jamkrida Bali Mandara (Perseroda) Bali, AA Ngurah Adhi Ardhana, mengatakan bahwa perusahaan terus meningkatkan kinerja dan pelayanan kepada masyarakat. Pelaksanaan RUPS kali ini juga membahas tentang laporan pertanggungjawaban direksi, laporan pengawasan, hingga penyaluran TJSL.

“Kami berkomitmen untuk meningkatkan kontribusi kepada PAD dan mendukung pembangunan daerah,” ujarnya.

Adhi Ardhana menambahkan bahwa perusahaan siap mendukung program-program pemerintah daerah. Hal ini utamanya dalam mendukung kemajuan UMKM di Provinsi Bali.

“Kami akan terus berinovasi dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” tutupnya. (eka/bi)

Baca Juga  Pimpin HLM TPID Melalui Zoom Meeting, Wabup Suiasa Terima Uang Pecahan Rp. 75 Ribu dari BI Perwakilan Bali

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
DPRD Badung Ucapan Imlek
Advertisements
Nataru Pemkot
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Kader Posyandu Denpasar Ikuti Bimtek Bina Posyandu 2026 Provinsi Bali

Kuatkan Pemahaman dan Pengetahuan Terkait Posyandu 6 SPM

Loading

Published

on

By

Posyandu Denpasar
BIMTEK: Ketua TP Posyandu Provinsi Bali, Ny. Putri Koster dan Ketua TP Posyandu Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara saat berinteraksi dengan para kader Posyandu peserta Bimtek Bina Posyandu Tahun 2026, di UPTD Bapelkesmas, Selasa (10/3). (Foto: bi)

Denpasar, baliilu.com – Para kader Posyandu dari seluruh kecamatan di Kota Denpasar, mengikuti pembekalan Bimbingan Teknis (Bimtek) Bina Posyandu tahun 2026 yang digelar Tim Pembina (TP) Posyandu Provinsi Bali, di Gedung UPTD Bapelkesmas, Kesiman Kertalangu, Selasa (10/3).

Adapun tujuan dari pembekalan ini, adalah untuk menguatkan kapasitas dan juga pengetahuan para kader Posyandu terkait dengan pelaksanaan Posyandu 6 SPM yang kini sedang gencar dilakukan.

Pada kesempatan itu, hadir langsung Ketua TP Posyandu Provinsi Bali, Ny. Putri Koster dan Ketua TP Posyandu Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara.

Ketua TP Posyandu Provinsi Bali, Ny. Putri Koster dalam arahannya mengatakan, kegiatan Bina Posyandu ini sengaja diinisiasi untuk semakin menguatkan para kader yang merupakan garda terdepan dalam program Posyandu 6 SPM ini.

“Sebagai Tim Pembina, kami bertugas untuk melakukan pembinaan. Terutama para kader, agar bisa mengaplikasikan apa yang sudah didapatkan di sini, kepada masyarakat pada saat pelaksanaan Posyandu 6 SPM nanti di wilayah masing-masing,” katanya.

Putri Koster juga berharap seluruh Posyandu harus melakukan pembinaan sejalan dan melaporkannya secara berkelanjutan dan berkala kepada TP Posyandu Provinsi Bali, untuk kemudian diteruskan kepada Pemerintah Pusat.

Pada kesempatan yang sama, Putri Koster juga menekankan dan mengajak seluruh kader Posyandu untuk ikut bersama-sama mengedukasi masyarakat tentang pengelolaan sampah berbasis sumber. Hal ini lantaran, kebersihan lingkungan juga menjadi salah satu poin yang ada di dalam Posyandu 6 SPM.

“Ngiring para kader mari kita sama-sama bergerak untuk kebersihan lingkungan ini. Salah satu upayanya adalah setiap bulannya, kita sudah melakukan gerakan Kulkul TP PKK dan Posyandu. Ini adalah sinergitas yang harus kita lakukan berkelanjutan,” ujar Putri Koster.

Baca Juga  Gubernur Koster Hadiri Pemelaspasan Genah Melasti Desa Adat Pedungan, Menjadi Bagian Kawasan Terintegrasi Pelabuhan Benoa

Sementara itu, Ketua TP Posyandu Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara, mengungkapkan, pelatihan Bina Posyandu 6 SPM ini sendiri diikuti oleh kurang lebih 111 orang kader dari masing-masing kecamatan di Kota Denpasar. Ratusan kader tersebut akan mengikuti pelatihan selama 3 hari 2 malam.

“Hari ini kami kirim 111 orang kader Posyandu, dari 4 kecamatan. Harapannya para kader nanti bisa menjalankan dan mengaplikasikan pada program Posyandu 6 SPM,” ujarnya.

Sagung Antari juga mengemukakan, para kader Posyandu dari Kota Denpasar ini, hendaknya dapat memahami dengan baik seluruh materi terkait, antara lain akselerasi layanan Posyandu, pengelolaan Posyandu desa/lurah, serta layanan yang berkaitan dengan sosial, pendidikan, kesehatan dan lainnya. (eka/bi)

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
DPRD Badung Ucapan Imlek
Advertisements
Nataru Pemkot
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Dukungan Gubernur Bali Perkuat KUPVA BB Berizin untuk Pariwisata Bali Berkualitas

Published

on

By

money changer ilegal
Kepala KPwDN BI Provinsi Bali, Erwin Soeriadimadja. (Foto: dok)

Denpasar, baliilu.com – Untuk mewujudkan pariwisata yang berkualitas diperlukan dukungan ekosistem pariwisata yang tertata, kuat, dan andal. Salah satu unsur penting dalam ekosistem tersebut adalah ketersediaan layanan penukaran valuta asing yang aman, transparan dan akuntabel. Hal ini mengemuka dalam pertemuan antara Gubernur Bali dengan Bank Indonesia dan Afiliasi Penukaran Valuta Asing (APVA) Bali pada tanggal 8 Maret 2025 di Jaya Sabha.

Pertemuan tersebut bertujuan memperluas dukungan pemerintah daerah dan membangun kolaborasi lintas instansi agar penertiban money changer ilegal dapat berlangsung lebih efektif dan terkoordinasi di seluruh wilayah Bali. Kehadiran Kegiatan Usaha Penukaran Valuta Asing Bukan Bank (KUPVA BB) yang berizin akan menunjang kenyamanan transaksi wisatawan selama berada di Bali.

Pada kegiatan ini, Kepala KPwDN BI Provinsi Bali, Erwin Soeriadimadja menyampaikan kepada Gubernur Bali Wayan Koster, bahwa Bank Indonesia terus akan memperkuat fungsi perizinan dan pengawasan untuk memastikan industri KUPVA BB yang berizin dapat berjalan dengan baik. Selain itu, Bank Indonesia juga secara aktif mendorong upaya penertiban money changer ilegal, antara lain dengan pembuatan website moneychangerbali.com, yang terintegrasi dengan portal lovebali.baliprov.go.id milik Pemerintah Provinsi Bali, sebagai salah satu sarana informasi dan media edukasi terhadap wisatawan dan masyarakat terkait KUPVA BB berizin. Bank Indonesia juga menyediakan sarana pengaduan masyarakat terhadap kegiatan atau aktivitas money changer ilegal melalui portal (BI-PATROL).

”Berbagai langkah penertiban money changer illegal ini membutuhkan sinergi dan kolaborasi lintas instansi termasuk bersama Pemerintah Daerah, APVA, Aparat Penegak Hukum, dan juga Lembaga Adat,” jelas Erwin.

Menanggapi hal tersebut, Gubernur Wayan Koster mengapresiasi dan menyampaikan dukungan penuh terhadap tugas Bank Indonesia untuk penguatan industri KUPVA BB di Bali, serta upaya untuk menanggulangi money changer ilegal. Gubernur Bali menegaskan bahwa keberadaan KUPVA BB merupakan bagian penting dari ekosistem pariwisata Bali yang harus dijaga integritas dan kredibilitasnya.

Baca Juga  Pencapaian MCP Pemprov Bali di Atas Rata-rata, Sebesar 80.06

”Penertiban money changer ilegal merupakan langkah strategis dalam mewujudkan pariwisata Bali berkualitas, dan berdaya saing global. Saya juga mendorong keterlibatan Desa Adat sebagai bentuk kearifan lokal dalam menertibkan praktik money changer ilegal,” jelas Koster.

Berdasarkan data tahun 2025, BI Bali mencatat terdapat 601 jaringan kantor KUPVA BB berizin, terbesar kedua di Indonesia, dengan konsentrasi utama di tiga wilayah destinasi wisata, yaitu Kabupaten Badung, Kabupaten Gianyar, dan Kota Denpasar. Besarnya jaringan kantor ini menunjukkan peran strategis industri KUPVA BB dalam mendukung kelancaran aktivitas ekonomi, khususnya di sektor pariwisata.

Ketua APVA Bali terpilih periode 2026-2030, Ni Made Tirtaningsih, menyampaikan bahwa peran industri KUPVA BB terhadap pariwisata Bali masih signifikan, namun banyaknya praktik money changer tidak berizin (ilegal) yang berpotensi merugikan konsumen serta mencoreng citra pariwisata Bali dan Indonesia di mata dunia. Saat ini telah terdapat beberapa peraturan desa adat (perarem) di wilayah Kuta, Seminyak, dan Legian yang secara tegas melarang beroperasinya money changer ilegal di wilayah tersebut. Namun untuk semakin memperkuat upaya tersebut, APVA mengharapkan dukungan dari Pemerintah Daerah.

Ke depan, Bank Indonesia bersama Pemerintah Daerah, APVA Bali, dan Aparat Penegak Hukum akan memperkuat koordinasi lintas lembaga serta mendorong sinergi dengan berbagai pihak, termasuk unsur masyarakat adat, dalam rangka meningkatkan efektivitas penertiban praktik money changer ilegal. Masyarakat dan wisatawan juga senantiasa diimbau untuk selalu melakukan penukaran valuta asing pada KUPVA BB yang berizin dengan ciri-ciri antara lain memiliki sertifikat resmi dari Bank Indonesia, memiliki nama perusahaan yang jelas dan terdaftar di Bank Indonesia, serta memasang logo KUPVA BB berizin yang dilengkapi dengan QR code, untuk menghindari potensi risiko bertransaksi pada money changer ilegal. (gs/bi)

Baca Juga  Tingkatkan Layanan di Tengah Pandemi, Capil Badung Perkenalkan Layanan Ambil Berkas Kependudukan via Go-Jek

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
DPRD Badung Ucapan Imlek
Advertisements
Nataru Pemkot
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca