Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Wagub Giri Prasta: Boleh Maju, tapi Jangan Tercerabut dari Akar Adat dan Budaya

BALIILU Tayang

:

Giri Prasta
DISAMBUT MERIAH: Wakil Gubernur Bali I Nyoman Giri Prasta disambut meriah krama saat menghadiri upacara Manusa Yadnya “Mapetik”, “Menek Kelih”, dan “Metatah” Massal di Banjar Tunjung Sari, Peguyangan Kangin, Denpasar Utara, Kamis (4/9/2025). (Foto: Hms Pemprov Bali)

Denpasar, baliilu.com – Krama Bali boleh maju mengikuti perkembangan zaman, tetapi jangan sampai tercerabut dari akar adat dan budaya. Penekanan itu disampaikan Wakil Gubernur Bali I Nyoman Giri Prasta dalam sambrama wacana-nya saat menghadiri Upacara Manusa Yadnya Mapetik, Menek Kelih, dan Metatah Massal di Banjar Tunjung Sari, Peguyangan Kangin, Denpasar Utara, Kamis (4/9/2025).

Sebagai Guru Wisesa, Wagub Giri Prasta menyampaikan terima kasih dan rasa bangga kepada Krama Banjar Tunjung Sari yang menunjukkan semangat luar biasa dalam nangun yadnya. Ia sangat memahami banyaknya waktu, tenaga, dan dana yang dicurahkan umat Hindu di Bali dalam melaksanakan rangkaian upacara adat dan keagamaan.

“Ada upacara mecaru, pawiwahan, ngotonin, tiga bulanan, mesangih, rangkaian pujawali di merajan, kahyangan tiga, kahyangan jagat, sad kahyangan, dan hari suci seperti Galungan, Kuningan, Nyepi, Pagerwesi, Saraswati, Tumpek, Purnama, dan Tilem,” urainya.

Oleh sebab itu, menurutnya pemerintah wajib hadir untuk meringankan beban umat dalam melaksanakan upacara adat dan keagamaan. “Itu sudah saya terapkan sejak menjabat sebagai Bupati Badung, dan saya bangga karena Walikota Denpasar juga sudah melaksanakan hal serupa,” imbuhnya.

Sebagai wujud dukungan terhadap pelaksanaan Manusa Yadnya Krama Tunjung Sari, Wagub Giri Prasta menyerahkan punia sebesar Rp 50 juta yang diterima Ketua Panitia Karya Wayan Dana. Selain itu, Giri Prasta juga menyerahkan bantuan sebesar Rp 5 juta untuk Sekaa Gong Banjar Tunjung Sari.

Masih dalam sambutannya, mantan Bupati Badung dua periode ini memberi pemahaman tentang makna rangkaian upacara Manusa Yadnya yang dilaksanakan Krama Banjar Tunjung Sari, Peguyangan Kangin.

Dijelaskannya, upacara mapetik yang biasanya dilaksanakan pada balita berumur tiga bulan atau satu oton bukan semata kegiatan memotong rambut. “Upacara ini menjadi tanda bahwa anak telah menjadi manusia seutuhnya,” ucapnya.

Baca Juga  Koster-Giri Resmi Jabat Gubernur dan Wagub Bali 2025-2030

Selanjutnya, dalam upacara metatah yang dilaksanakan secara bersama-sama, Giri Prasta berpesan kepada orang tua peserta untuk melaksanakan atur piuning di merajan masing-masing. “Ini sangat penting, cari waktu untuk sembahyang di merajan. Sembah bakti ditujukan kepada Hyang Semara Ratih, mohon agar upacara mesangih berjalan lancar,” imbuhnya.

Masih dalam kaitan dengan upacara metatah, masing-masing orang tua juga wajib menyiapkan klungah dan banten peras yang akan dijadikan pijakan bagi peserta. “Kalau ini sudah dilaksanakan, upacara akan masuk kategori utamaning utama,” sebutnya.

Selanjutnya, Wagub Giri Prasta juga menyinggung tentang ungkapan Nak Mule Keto yang selama ini sering menjadi jawaban umat Hindu ketika ditanya tentang makna sebuah tradisi atau upacara. Ia ingin umat Hindu tak lagi berpedoman pada ungkapan ini dalam melaksanakan swadharma.

Hendaknya pelaksanaan swadharma beragama berpedoman pada konsep Tri Samaya, di mana manusia harus mampu memaknai masa lalu (atita), masa kini (wartamana), dan masa depan (nagata). “Kalau yang dulu bagus, tetap laksanakan. Tapi yang tidak baik, kita tinggalkan. Masa kini kita yang melaksanakan agar ke depan menjadi lebih baik untuk mencapai tujuan dalam Agama Hindu,” ungkapnya.

Ketua Panitia Karya Wayan Dana menyampaikan terima kasih atas kehadiran Wagub Giri Prasta. Menurutnya, bantuan yang diberikan sangat bermanfaat untuk meringankan beban krama dalam nangun yadnya.

Ia menginformasikan bahwa Manusa Yadnya yang digelar Banjar Tunjung Sari meliputi Mapetik, Menek Kelih, dan Metatah. “Mapetik diikuti 42 peserta, 61 peserta dalam upacara Menek Kelih, dan 104 peserta Metatah,” pungkasnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
STIKOM Bali
Advertisements
Nataru 2026 dprd badung
Advertisements
bks lpd
Advertisements
Nataru Pemkot
Advertisements
iklan

NEWS

Ratusan Personel Polresta Denpasar Jalani Pemeriksaan Kesehatan Berkala

Published

on

By

Polresta Denpasar
TES KESEHATAN: Bertempat di Aula Gedung Pesat Gatra, ratusan personel Polresta Denpasar antusias mengikuti serangkaian tes kesehatan yang komprehensif pada Rabu (11/2/2026). (Foto: Hms Polresta Dps)

Denpasar, baliilu.com – Demi menjaga performa terbaik dalam melayani masyarakat, Polresta Denpasar menggelar Pemeriksaan Kesehatan Berkala (Rikkes Berkala) Tahun 2026. Bertempat di Aula Gedung Pesat Gatra, ratusan personel antusias mengikuti serangkaian tes kesehatan yang komprehensif pada Rabu (11/2/2026).

Dengan bekerjasama dengan Tim Medis dari Biddokkes Polda Bali bersama Mitra Husada, didukung penuh oleh Sidokkes Polresta Denpasar, melaksanakan pemeriksaan kesehatan ini. Sebanyak 102 personel menjadi peserta di hari pertama, menunjukkan betapa pentingnya kesehatan bagi para abdi negara ini.

Mulai dari cek darah di laboratorium, pemeriksaan fisik menyeluruh, hingga peninjauan kesehatan jantung dan gigi, semua tahapan dilalui dengan seksama. Tak ketinggalan, tes MMPI juga menjadi bagian penting untuk memastikan kesehatan psikologis personel.

Kasi Humas Polresta Denpasar, Iptu I Gede Adi Saputra, S.H., M.H., menegaskan bahwa Rikkes Berkala ini adalah investasi penting bagi institusi Polri. “Dengan deteksi dini, kita bisa menjaga personel tetap sehat dan siap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Kesehatan mereka adalah prioritas kami,” ujarnya dengan semangat.

Dengan tubuh dan jiwa yang sehat, diharapkan seluruh personel Polresta Denpasar semakin profesional dan berdedikasi dalam menjalankan tugasnya, kegiatan ini juga ditinjau langsung oleh Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Leonardo D. Simatupang, S.I.K., M.H. dan dirinya mengapresiasi kegiatan ini dengan harapan dapat meningkatkan kualitas hidup personel yang akan nantinya berpengaruh dalam pelaksanaan tugas kepolisian. (gs/bi)

Loading

Advertisements
STIKOM Bali
Advertisements
Nataru 2026 dprd badung
Advertisements
bks lpd
Advertisements
Nataru Pemkot
Advertisements
iklan
Baca Juga  Hadiri Upacara ‘’Mediksa’’ di Kalibukbuk Buleleng, Giri Prasta Beberkan Soal Kasta, Wangsa dan Warna
Lanjutkan Membaca

NEWS

Lomba Masak UMKM Rumah BUMN Denpasar Hadirkan Booth Layanan Energi dan ICONNET

Published

on

By

Lomba Masak BUMN Denpasar
ICONNET: Petugas ICON Plus memberikan penjelasan mengenai layanan internet ICONNET kepada peserta UMKM pada booth informasi, sebagai bagian dari dukungan peningkatan konektivitas usaha di Rumah BUMN Denpasar. (Foto: Hms PLN)

Denpasar, baliilu.com – Pemanfaatan energi listrik yang efisien untuk mendukung produktivitas usaha diperkenalkan melalui kegiatan Lomba Masak UMKM Rumah BUMN Denpasar yang dilaksanakan Selasa (10/2) pukul 08.00 Wita. Kegiatan ini menjadi sarana edukasi praktis bagi pelaku usaha sekaligus menghadirkan akses informasi layanan energi dan internet yang bermanfaat bagi masyarakat dalam mengoptimalkan aktivitas ekonomi.

Kegiatan yang berlangsung di Rumah BUMN Denpasar tersebut menghadirkan demonstrasi memasak menggunakan kompor listrik serta lomba memasak antar-pelaku UMKM. Melalui praktik langsung, peserta memperoleh pengalaman memanfaatkan energi listrik yang bersih, stabil, dan efisien sebagai pendukung operasional usaha kuliner.

PLN UP3 Bali Selatan turut menghadirkan booth layanan yang memberikan akses konsultasi kelistrikan, edukasi penggunaan aplikasi PLN Mobile, serta layanan transaksi penambahan daya di lokasi kegiatan. Fasilitas ini memungkinkan pelaku UMKM memperoleh kemudahan layanan secara langsung sekaligus membuka akses informasi bagi masyarakat mengenai solusi energi yang praktis dan andal. Pelaku UMKM yang melakukan transaksi melalui PLN Mobile pada saat kegiatan berlangsung juga berkesempatan mendapatkan hadiah menarik.

Pada kesempatan yang sama, booth ICON Plus memberikan informasi mengenai layanan internet broadband ICONNET sebagai salah satu solusi konektivitas yang dapat dimanfaatkan pelaku usaha. Informasi tersebut membantu peserta memahami pilihan dukungan akses internet untuk menunjang operasional usaha, promosi digital, hingga komunikasi bisnis yang lebih efektif.

Manajer PLN UP3 Bali Selatan, Alexander J. Manuhuwa, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkenalkan pemanfaatan energi listrik secara nyata dalam aktivitas produktif.

“Melalui kegiatan ini, pelaku usaha dapat memahami manfaat penggunaan energi listrik yang efisien dan andal untuk menunjang kegiatan mereka. Harapannya, informasi dan layanan yang dihadirkan juga dapat memberi dampak positif bagi masyarakat dalam mengembangkan usaha,” ujarnya.

Baca Juga  Bupati Badung Giri Prasta Kunjungan Kerja ke Kantor Pertanahan Kabupaten Badung

Salah satu peserta lomba sekaligus pelaku UMKM, Ibu Riska, menilai kegiatan tersebut memberikan pengalaman yang relevan bagi pengembangan usaha. “Penggunaan kompor listrik membantu proses memasak lebih stabil dan bersih. Kami juga memperoleh informasi layanan yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung usaha ke depan,” ungkapnya.

Kegiatan ini menunjukkan bahwa pendekatan edukasi berbasis praktik dan layanan langsung mampu memberi nilai tambah bagi pelaku UMKM sekaligus memperluas wawasan masyarakat mengenai pemanfaatan energi dan akses digital dalam mendukung aktivitas ekonomi.

Melalui kegiatan yang berfokus pada praktik pemanfaatan energi dan penyediaan akses informasi layanan, upaya penguatan kapasitas UMKM terus didorong agar lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi. Peningkatan literasi energi dan akses internet diharapkan memberi manfaat berkelanjutan bagi masyarakat dalam mengoptimalkan peluang usaha yang produktif dan kompetitif. (eka/bi)

Loading

Advertisements
STIKOM Bali
Advertisements
Nataru 2026 dprd badung
Advertisements
bks lpd
Advertisements
Nataru Pemkot
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Menkeu : Stabilitas Nasional Kunci Pertumbuhan Ekonomi Inklusif

Published

on

By

stabilitas nasional
FORUM FANEL: Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi saat menghadiri forum panel dalam Rapat Pimpinan (Rapim) Polri bersama Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dan Menteri Koperasi Ferry Juliantono, pada Rabu (11/02), di Jakarta. (Foto: Hms Kemenkeu) 

Jakarta, baliilu.com – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan pentingnya stabilitas nasional sebagai fondasi utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif. Hal tersebut disampaikan saat menghadiri forum panel dalam Rapat Pimpinan (Rapim) Polri bersama Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dan Menteri Koperasi Ferry Juliantono, pada Rabu (11/02), di Jakarta.

Menkeu menjelaskan bahwa untuk mencapai stabilitas nasional yang dinamis diperlukan dukungan dari berbagai program pembangunan yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat, disertai pertumbuhan ekonomi yang tinggi dan kepastian hukum yang tegas.

“Selama bisa menjaga pertumbuhan dan stabilisasi ekonomi domestik, kita tidak perlu takut negara akan morat-marit. Jadi fokus kita menjaga itu dengan bantuan Polri, Mendagri, dan lainnya untuk memastikan mesin pertumbuhan dalam negeri berjalan dengan baik.,” ungkap Menkeu.

Saat ini, Pemerintah telah menciptakan inisiatif kanal debottlenecking untuk mendorong kemudahan iklim berinvestasi di Indonesia. Menkeu Purbaya juga mengajak institusi Polri untuk turut bergabung agar dapat berkontribusi mengatasi segala hambatan dalam sektor bisnis di Indonesia, serta membangun kepercayaan pelaku usaha dan investor saat ini.

“Mungkin ke depan saya minta Pak Kapolri atau Wakilnya di sini, supaya kita bisa mem-follow up hal-hal yang terjadi,” ujarnya.

Terkait anggaran, Menkeu menyebutkan dukungan pemerintah terhadap Polri terus meningkat. Dalam periode 2021–2026, anggaran belanja Polri tumbuh rata-rata 5,7 persen per tahun. Kenaikan tersebut dialokasikan untuk memperkuat kapasitas operasional, mendukung pengamanan serta modernisasi peralatan. Dengan kapasitas yang semakin baik, Polri diharapkan mampu menciptakan rasa aman dan kepastian hukum yang mendukung pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.

“Jadi tolong uang yang dianggarkan dipakai betul-betul setiap rupiahnya agar bermanfaat bagi ekonomi kita, memperkuat ketertiban dan memberikan keamanan yang maksimal,” pungkas Menkeu. (gs/bi)

Baca Juga  Hadiri Upacara ‘’Mediksa’’ di Kalibukbuk Buleleng, Giri Prasta Beberkan Soal Kasta, Wangsa dan Warna

Loading

Advertisements
STIKOM Bali
Advertisements
Nataru 2026 dprd badung
Advertisements
bks lpd
Advertisements
Nataru Pemkot
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca