Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Wakil Ketua I DPRD Badung Wayan Suyasa, Bangga dan Apresiasi Berdirinya 4 Kelompok Nelayan Kuta di Tengah Pandemi Covid-19

BALIILU Tayang

:

de
FOTO BERSAMA: Wakil Ketua I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Badung Wayan Suyasa, S.H. berfoto bersama pengurus 4 kelompok nelayan wilayah Pantai Jerman Kuta, Senin (21/6) di lobi lantai 1 gedung DPRD Badung.

Badung, baliilu.com – Wakil Ketua I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Badung Wayan Suyasa, S.H. menyampaikan apresiasinya kepada empat kelompok nelayan di wilayah Pantai Jerman Kuta yang berdiri di tengah pandemi Covid-19, mau melaksanakan kegiatan di luar skala prioritas selama ini di sektor pariwisata, saat menerima pengurus kelompok nelayan yang dipimpin Kepala Lingkungan Segara Kuta I Nyoman Water, di ruang kerjanya Gedung DPRD Badung, Senin (21/6).

‘’Selaku wakil rakyat di Kabupaten Badung, tentunya saya berbangga dan mengapresiasi kepada masyarakat khususnya kelompok nelayan di wilayah Kuta yang kegiatan mayoritas dari sektor pariwisata. Dengan adanya Covid-19 yang begitu lama, lebih dari setahun mereka harus memiliki suatu pemikiran inovasi bagaimana bisa melaksanakan kegiatan demi keberlangsungan kehidupan baik keluarga, masyarakat, tentunya kegiatan-kegiatan yang lain yang berhubugan dengan kemasyarakatan seperti berdirinya empat kelompok nelayan ini,’’ ujar Wayan Suyasa yang didampingi anggota dewan dari Fraksi Golkar Luh Gede Sri Mediastuti.

Wakil Ketua I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Badung Wayan Suyasa, S.H. saat menerima pengurus 4 kelompok nelayan Kuta, Senin (21/6) di ruang kerjanya.

Politisi Partai Golkar asal Desa Penarungan ini lanjut mengatakan, di Badung Utara ada pertanian dalam arti luas, ada sawah, ladang, dan ternak. Di Kuta setelah semua tempat sudah ditempati sebagai akomodasi wisata, tentunya ada laut. Laut pun disadari satu berkah yang sangat tinggi jika bisa mengelola dan memanfaatkan dengan baik. Selain laut sebagai sektor pariwisata dalam konteks kegiatan yang ada di laut, sekarang harus dihargai isi dari laut tersebut ada ikan.

Sebagai bagian dari pemerintah, selaku ketua partai, Suyasa sangat berharap ke depan tidak terlena lagi dengan pariwisata. ‘’Mari cari inovasi, gali potensi wilayah daerah, ayoo lalukan terobosan untuk anak cucu garansi pariwisata,’’ ujar Suyasa memberi semangat.

Baca Juga  Wakil Ketua I DPRD Badung Wayan Suyasa: APBD Badung Rp 2,9 Triliun Sangat Rasional

‘’Dan di sinilah mereka punya inovasi mendirikan kelompok nelayan di wilayah Kuta. Mereka berusaha semaksimal mungkin untuk mendapatkan suatu penghasilan kehidupan keluarganya.  Inilah yang pertama kali secara filosofis saya apresiasi kepada mereka. Mau melaksanakan satu kegiatan yang di luar skala prioritas yang selama ini dari sektor pariwisata,’’ ujar Ketua DPD Golkar Badung ini, yang menyampaikan kelompok nelayan ini mendatangi gedung dewan untuk berkoordinasi setelah sebelumnya mendampingi anggota Komisi IV dari Partai Golkar Luh Gede Sri Mediastuti reses di wilayah Kuta.

Sementara itu, Kepala Lingkungan Segara Kuta Desa Adat Kuta Nyoman Water memaparkan tujuan datang menghadap Wakil Ketua DPRD Badung ingin memberikan edukasi kepada nelayan supaya tahu tempat mereka untuk mengadu. ‘’Apa kekurangan mereka diberikan masukan oleh Bapak Wakil Ketua yang sangat luar biasa,’’ ujarnya.

Water menyampaikan, nelayan yang ada di pesisir Desa Adat Kuta baru mulai bangkit. Kenapa, karena dulu belum pernah tersentuh baik dari pemerintah maupun dari desa. Sekarang mulai bangkit dan mulai mendapatkan suatu pendapatan khususnya di bidang pengelolaan parkir. Mereka bekerja sama dengan Dinas Perhubungan Badung dan sudah memberikan kontribusi ke Kabupaten Badung. ‘’Karena nelayan jumlahnya banyak dan punya tempat untuk persembahyangan, maka hasil dari parkir digunakan membantu dalam pelaksanaan odalan,’’ papar Water.

Yang jelas, kata Water, agar kita difasilitasi, baik untuk mungkin bantuan perahu, alat penangkapan ikan seperti jaring. Karena selama ini mereka membeli perahu sendiri dan belum pernah mendapat bantuan. ‘’Mudah-mudahan selaku anggota dewan bisa memfasilitasi itu,’’ ujar Water.

Wayan Suyasa menyerahkan bantuan kepada pengurus kelompok nelayan Kuta.

Selain telah terbentuk empat kelompok nelayan Samudra Jaya 1, 2, 3 dan nelayan Sekeh Kuta di Pantai Jerman, juga merancang Koperasi Nelayan Bumi Lestari dan pengelolaan sampah di wilayah Kuta yang sudah berjuang mencari tanah untuk TPS yang akan diberikan di areal mangrove. TPS ini akan bekerjasama dengan 25 hotel yang ada di lingkungan Kuta dengan mempekerjakan pemungut sampah sebanyak 15 orang dari KK miskin warga Kuta. Termasuk permasalahan Pura Bendega yang berada di dalam areal hotel.

Baca Juga  Wakil Ketua I DPRD Badung Wayan Suyasa: APBD Badung Rp 2,9 Triliun Sangat Rasional

Menanggapi persoalan yang dihadapi kelompok nelayan Kuta ini, Wayan Suyasa kepada awak media menyampaikan pertama, bagaimana sistem yang harus dilakukan. Kedua, bagaimana ke depan mereka bisa melaksanakan fungi tugas sebagai nelayan tidak ‘’bertentangan’’ terhadap kepentingan-kepentingan pemerintah dalam hal ini sesuai aturan yang ada. Di samping itu pula, sejauhmana mereka bisa berbuat dan mendapatkan suatu hasil yang maksimal.

‘’Kami dari dewan otomatis memotivasi, nah walaupun sekedarnya sebisanya untuk mewujudkan bahwa fungsi kita ada di tempat di mana masyarakat membutuhkan,’’ ujar Suyasa yang pada kesempatan tersebut membantu masing-masing kelompok nelayan senilai Rp 5 juta. (gs)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Dilantik sebagai Menkeu, Suahasil Pastikan APBN Sehat, Kredibel, dan Berdampak bagi Rakyat

Published

on

By

Suahasil Nazara Beri Keterangan Usai Dilantik jadi Menkeu
BERI KETERANGAN: Suahasil Nazara memberikan keterangannya seusai dilantik Presiden Prabowo Subianto sebagai Menteri Keuangan Kabinet Merah Putih dalam sisa masa jabatan periode tahun 2024-2029 di Istana Negara, Jakarta, pada Senin, 14 September 2026. (Foto: BPMI Setpres/Kris/presidenri.go.id)

Jakarta, baliilu.com – Menteri Keuangan Suahasil Nazara menegaskan komitmennya untuk menjaga kesehatan dan kredibilitas keuangan negara sekaligus memastikan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) mampu mendukung program-program prioritas pemerintah. Hal tersebut disampaikan Suahasil dalam keterangannya seusai dilantik Presiden Prabowo Subianto sebagai Menteri Keuangan Kabinet Merah Putih dalam sisa masa jabatan periode tahun 2024-2029 di Istana Negara, Jakarta, pada Senin, 14 September 2026.

“Arahan khusus dari Bapak Presiden adalah untuk menjaga keuangan negara, artinya menjaga kesehatannya, menjaga kredibilitas dari keuangan negara tersebut,” ungkapnya.

“Jadi APBN sebagai bagian dari keuangan negara harus bisa menjalankan program-program prioritas pemerintah, karena itu APBN-nya itu harus sehat. Selain APBN-nya harus sehat, dia juga harus kredibel, APBN itu harus dapat dipercaya,” lanjut Suahasil.

Ia menambahkan bahwa Kementerian Keuangan akan terus bekerja untuk menjadikan APBN sebagai instrumen yang mampu mendorong pertumbuhan sekaligus menjaga stabilitas perekonomian nasional. Suahasil juga memastikan bahwa defisit APBN akan tetap dijaga di bawah batas 3 persen.

“Defisit akan tetap di bawah 3 persen,” tegasnya.

Suahasil turut menekankan pentingnya komunikasi publik yang dapat dipercaya dalam pengelolaan keuangan negara. Menurutnya, kredibilitas APBN harus dibangun tidak hanya melalui kebijakan yang sehat, tetapi juga melalui komunikasi yang konsisten kepada masyarakat.

“Prioritasnya adalah menjalankan APBN yang kredibel. Jadi saya akan terus menjalankan APBN yang dapat dipercaya, komunikasi publik yang dapat dipercaya, dan juga akan memastikan bahwa apa yang dilakukan oleh APBN adalah mendukung program prioritas pemerintah,” ujarnya.

Terkait efisiensi, Suahasil menegaskan bahwa efisiensi APBN tidak semata-mata dimaknai sebagai pemotongan belanja. Efisiensi harus memastikan setiap anggaran yang digunakan menghasilkan keluaran yang maksimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Baca Juga  Wakil Ketua I DPRD Badung Wayan Suyasa: APBD Badung Rp 2,9 Triliun Sangat Rasional

“Efisiensi itu bukan hanya sekadar potong belanja. Efisiensi itu adalah menggunakan belanja yang ada untuk menghasilkan output yang maksimal, yang kemudian bermanfaat bagi masyarakat,” tutur Suahasil.

Dalam mengemban amanah barunya, Suahasil turut memastikan proses transisi di Kementerian Keuangan akan dikoordinasikan dengan baik. Dengan demikian, pengelolaan keuangan negara dan pelaksanaan berbagai program pemerintah dapat terus berjalan secara berkesinambungan. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Presiden Prabowo Lantik Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan

Published

on

By

Presiden Prabowo Lantik Suahasil Nazara sebagai Menkeu
LANTIK: Presiden Prabowo Subianto melantik Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan Kabinet Merah Putih di Istana Negara, Jakarta, pada Senin, 14 September 2026. (Foto: BPMI Setpres/Muchlis Jr/presidenri.go.id)

Jakarta, baliilu.com – Presiden Prabowo Subianto melantik Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan Kabinet Merah Putih. Pelantikan dilaksanakan di Istana Negara, Jakarta, pada Senin, 14 September 2026. Pelantikan ini berdasarkan Keputusan Presiden RI Nomor 97/P Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Menteri Keuangan Kabinet Merah Putih dalam Sisa Masa Jabatan Periode Tahun 2024-2029.

Pelantikan ini ditandai dengan pengucapan sumpah janji jabatan, yang dipandu langsung oleh Presiden Prabowo. Prosesi tersebut berlangsung dengan penuh khidmat, menegaskan komitmen pejabat yang baru dilantik untuk mengemban amanah dengan tanggung jawab dan integritas.

“Bahwa saya akan setia kepada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya, demi darmabakti saya kepada bangsa dan negara,” ujar Presiden Prabowo saat mendiktekan penggalan sumpah jabatan kepada pejabat yang dilantik.

Pelantikan Menkeu Suahasil dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara kemudian diakhiri dengan pemberian ucapan selamat yang didahului oleh Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming untuk selanjutnya diikuti para undangan yang hadir.

Tampak hadir dalam pelantikan tersebut Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad, para menteri dan kepala badan Kabinet Merah Putih, Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, Jaksa Agung ST Burhanuddin, dan Wakapolri Komjen Pol. Dedi Prasetyo. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Baca Juga  Wakil Ketua I DPRD Badung Wayan Suyasa: APBD Badung Rp 2,9 Triliun Sangat Rasional
Lanjutkan Membaca

NEWS

Dari Beasiswa hingga ke China, SMAN 1 Sukasada Buka Lebih Banyak Peluang bagi Siswa Raih Masa Depan

Published

on

By

Pembelajaran Bahasa Mandarin di SMAN 1 Sukasada
Suasana pembelajaran bahasa Mandarin di SMAN 1 Sukasada, Buleleng. (Foto: Hms Buleleng)

Buleleng, baliilu.com – Memasuki usia ke-24, SMA Negeri 1 Sukasada terus membuka lebih banyak peluang bagi siswa untuk meraih masa depan. Tidak hanya melalui prestasi akademik, sekolah juga menghadirkan beasiswa, penguatan bahasa asing, pelatihan keterampilan, hingga peluang melanjutkan pendidikan ke luar negeri.

Berbagai program tersebut menjadi bagian dari komitmen SMAN 1 Sukasada dalam memberikan ruang seluas-luasnya bagi siswa untuk berkembang sesuai potensi masing-masing. Semangat tersebut juga menjadi bagian dari momentum HUT ke-24 sekolah yang mengusung harmoni antara budaya, pendidikan, dan tuntutan zaman.

Salah satu program unggulan yang terus diperkuat adalah beasiswa prestasi bagi siswa berprestasi dari jenjang SMP. Program ini memberikan pembebasan biaya pendidikan bagi siswa yang berhasil meraih predikat juara umum di sekolah asal.

Juara umum pertama mendapatkan beasiswa selama tiga tahun, juara umum kedua selama dua tahun, sedangkan juara umum ketiga memperoleh beasiswa selama satu tahun.

Kepala SMAN 1 Sukasada, Putu Suardana, S.Pd.,M.Pd, mengatakan program tersebut merupakan bentuk apresiasi sekaligus motivasi agar budaya berprestasi tumbuh sejak jenjang pendidikan sebelumnya.

“Kami ingin memberikan motivasi kepada siswa agar terus berprestasi. Prestasi akademik harus mendapat apresiasi, sehingga mereka semakin semangat belajar dan berkembang,” ungkapnya saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (14/9).

Menurutnya, sekolah tidak ingin membatasi kesempatan siswa hanya pada prestasi akademik. Potensi di bidang olahraga, seni, budaya, maupun keterampilan juga terus dikembangkan.

Hal tersebut menjadi bagian dari konsep pendidikan yang ingin dibangun SMAN 1 Sukasada, yakni tetap berakar pada budaya lokal namun mampu mengikuti perkembangan zaman.

“Anak-anak yang datang ke SMA Negeri 1 Sukasada memang memiliki jiwa budaya dan olahraga yang kuat. Itu yang kami gali kembali. Prestasi yang sudah ada kami kemas dengan sentuhan modern, sehingga budaya tetap hidup tetapi anak-anak juga siap menghadapi tuntutan global,” jelasnya.

Baca Juga  Wakil Ketua I DPRD Badung Wayan Suyasa: APBD Badung Rp 2,9 Triliun Sangat Rasional

Peluang siswa untuk menatap dunia global juga diperkuat melalui pembelajaran bahasa asing, salah satunya bahasa Mandarin. Program tersebut dikembangkan melalui kerja sama dengan perguruan tinggi, termasuk Undiksha dan Harbin University.

Siswa mendapatkan pembelajaran bersama native speaker dan saat ini telah memasuki pembelajaran bahasa Mandarin level dua yang dilaksanakan setiap hari Sabtu.

Yang menarik, penguatan bahasa Mandarin tersebut tidak hanya bertujuan menambah kemampuan komunikasi siswa, tetapi juga membuka peluang untuk melanjutkan pendidikan ke China melalui jalur beasiswa.

“Tahun ini anak-anak baru masuk ke level dua. Kami berharap dan berdoa semoga ada yang mampu menembus China melalui peluang beasiswa tersebut,” ujarnya.

Selain membuka peluang pendidikan ke luar negeri, sekolah juga memberikan perhatian terhadap siswa yang memiliki keterbatasan ekonomi. Melalui program beasiswa subsidi silang, siswa dari keluarga kurang mampu dapat memperoleh keringanan biaya pendidikan sebesar 50 persen selama tiga tahun.

Sebelum bantuan diberikan, sekolah terlebih dahulu melakukan survei terhadap kondisi ekonomi keluarga. Pada tahun ajaran ini, sebanyak 38 siswa telah menerima bantuan tersebut.

Menurutnya, hal ini menjadi bagian dari upaya sekolah memastikan kondisi ekonomi tidak menjadi penghalang bagi siswa untuk mendapatkan pendidikan yang layak.

Tidak berhenti pada pendidikan akademik, SMAN 1 Sukasada juga membekali siswa dengan keterampilan yang dapat digunakan ketika memasuki dunia kerja. Sekolah menggandeng lembaga pelatihan pariwisata H2B untuk memberikan pelatihan di bidang culinary, housekeeping, hospitality, dan bartender.

Siswa mengikuti delapan kali pelatihan teori di sekolah dan empat kali praktik langsung di industri. Setelah mengikuti uji kompetensi, siswa memperoleh sertifikat keterampilan sebagai nilai tambah ketika melanjutkan pendidikan maupun mencari pekerjaan.

“Beberapa siswa kami sudah diterima bekerja di restoran dan penginapan berbekal sertifikat keterampilan yang mereka peroleh dari program ini,” jelasnya.

Baca Juga  Wakil Ketua I DPRD Badung Wayan Suyasa: APBD Badung Rp 2,9 Triliun Sangat Rasional

Beragam program tersebut menunjukkan bahwa SMAN 1 Sukasada berupaya memberikan lebih banyak pilihan masa depan bagi siswanya. Ada jalan melalui prestasi, ada kesempatan melalui beasiswa, ada peluang melanjutkan pendidikan ke luar negeri, serta ada bekal keterampilan bagi siswa yang ingin langsung memasuki dunia kerja.

Putu Suardana menegaskan, sekolah akan terus mengembangkan potensi yang dimiliki siswa maupun guru agar dapat memberikan manfaat nyata bagi pendidikan.

“Kami ingin memunculkan sekecil apa pun sumber daya yang ada, baik dari anak-anak maupun guru. Semua potensi itu kami kembangkan agar anak-anak memiliki bekal yang kuat untuk masa depannya,” tegasnya.

Memasuki usia ke-24, SMAN 1 Sukasada ingin memastikan bahwa setiap siswa memiliki kesempatan untuk memilih jalannya sendiri. Dengan tetap berpijak pada budaya lokal, sekolah terus membuka pintu menuju prestasi, keterampilan, perguruan tinggi, hingga peluang pendidikan di tingkat global. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca