Sunday, 21 July 2024
Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Walikota Jaya Negara dan Ombudsman RI Teken Kesepakatan

 Apresiasi Pelayanan Publik Pemkot Denpasar Capai Nilai Baik Nasional

BALIILU Tayang

:

kesepakatan ombudsman ri
TANDA TANGAN KESEPAKATAN: Walikota Jaya Negara bersama Anggota Ombudmasn RI, Jemsly Hutabarat melakukan penandatanganan kesepakatan dan rencana kerja antara Ombudsmna RI dan Pemkot Denpasar, Kamis (13/6) di ruang Praja Utama Kantor Walikota Denpasar. (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Pemkot Denpasar bersama Ombudsman RI teken kesepakatan dan rencana kerja, Kamis (13/6) di ruang Praja Utama, Kantor Walikota Denpasar.

Penandatanganan ini dilakukan Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara bersama Anggota Ombudsman RI, Jemsly Hutabarat mewakili Kepala Ombudsman RI, Mokhammad Najih.

Penandatanganan kesepakatan ini sesuai dengan amanat Undang-Undang Nomor : 25 Tahun 2009, tentang pelayanan publik. Di mana pemerintah sebagai penyelenggara pelayanan publik wajib memberikan pelayanan sesuai dengan kebutuhan dan harapan masyarakat.

Hadir dalam kesempatan tersebut, Kepala Ombudsman Perwakilan Bali, Ni Nyoman Sri Widhiyanti, Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekda Kota Denpasar, Anak Agung Gede Risnawan, dan Kepala OPD Pemkot Denpasar.

Anggota Ombudsman RI, Jemsly Hutabarat menyampaikan, apresiasi atas capaian zona hijau atau nilai kategori sangat baik pelayanan publik Pemkot Denpasar di bawah kepemimpinan Walikota Jaya Negara dan Wakil Walikota Arya Wibawa.

‘‘Kami apresiasi atas capaian pelayanan Pemkot Denpasar dengan nilai 97,99 masuk dalam zona hijau atau kategori sangat baik, dan diharapkan dapat terus meningkat serta mampu mencapai peringkat terbaik Nasional,” ujarnya.

Lebih lanjut disampaikan, pelayanan Pemkot Denpasar yang dibalutkan dalam spirit pelayanan yakni, Sewaka Dharma, dan dikuatkan dengan semangat gotong-royong melalui Vasudhaiva Kutumbakam sebagai dasar pelayanan prima. Di mana pelayanan publik harus independen, tidak memihak dan tidak dipungut bayaran. Capaian nilai pelayanan Denpasar tidak terlepas dari hasil penilaian beberapa aspek. Di samping itu, sarana prasarana kompetensi dan standar pelayanan publik yang telah dinilai langsung oleh masyarakat, dan penilaian aspek dari sisi pengaduan masyarakat.

“Kami harapkan tahun 2024 Denpasar dapat meningkatkan nilai pelayanan dan mampu menjadi terbaik Nasional dalam tingkat pemerintah kota,” ujarnya.

Baca Juga  Jaya Negara Hadiri Rangkaian Denfest Ke-14, di Desa Adat Renon

Sementara Walikota Jaya Negara dalam sambutannya menyampaikan, pada tahun 2021 Pemkot Denpasar dan Ombudsman RI telah melakukan penandatangan kerja sama dalam rangka sinergi penyelenggaraan pelayanan publik.

“Selama kurun waktu tiga tahun terkahir, kerja sama melalui kegiatan penyelesaian pengaduan, pencegahan maladministrasi, pertukaran data/informasi terkait pelayanan publik hingga peningkatan dan pengembangan kompetensi,” ujar Jaya Negara.

Lebih lanjut Jaya Negara menyampaikan, dampak konkret yang dapat dilihat yakni, capaian Pemkot Denpasar atas hasil penilaian penyelenggaraan pelayanan publik oleh Ombudsman RI. Tahun 2021 Pemkot Denpasar berhasil berbenah dari zona kuning menjadi zona hijau dengan nilai 93,27 pada tahun 2022. Pada tahun 2023 nilai yang diperoleh Kota Denpasar mengalami peningkatan menjadi 97,99 dengan kategori sangat baik, dan berhasil mengantarkan Kota Denpasar memperoleh peringkat 10 besar Nasional dan peringkat 2 tingkat pemerintah kota.

“Hasil ini bukanlah tujuan akhir, dan marilah kita tanamkan maindset nilai kepatuhan penyelenggaraan pelayanan publik memegang moto Sewaka Dharma, yakni melayani adalah kewajiban, serta kita kolaborasi dengan semangat Vasudhaiva Kutumbakam, yakni semua bersaudara, semua persoalan yang kita hadapi diselesaikan dengan paras paros sarpanaya,” ujar Walikota Jaya Negara. (eka/bi)

Advertisements
iklan sman 1 dps
Advertisements
gelombang 4b
Advertisements
waisak dprd badung
Advertisements
idul fitri dprd bali
Advertisements
iklan

NEWS

Wabup Suiasa Apresiasi Konsistensi Yowana Jimbaran Gelar Lomba Layang-layang Menega Kite Festival III

Published

on

By

lomba
BUKA LOMBA: Wabup Ketut Suiasa membuka Lomba Layang-layang Menega Kite Festival di Lapangan Cengiling, Minggu (21/7). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Wabup Ketut Suiasa menghadiri sekaligus membuka Lomba Layang-layang Menega Kite Festival di lapangan Cengiling, Minggu (21/7). Acara yang dilaksanakan oleh Sekaa Teruna Panca Sentana Putra Br. Menega Desa Adat Jimbaran ini mengambil tema Akasha Martakah yang diikuti oleh 400 peserta dari seluruh Bali.

Sebagai bentuk dukungan Pemerintah, Wabup Suiasa juga menyerahkan secara simbolis bantuan sebesar Rp 30 juta yang diterima oleh Ketua Panitia. Turut hadir Sekcam Kuta Selatan Wayan Sujaka, DPRD terpilih Made Sudira, Lurah Jimbaran Wayan Kardiyasa, Kaling Jimbaran, Bendesa Adat Jimbaran, Kelian Adat Menega beserta peserta lomba.

Dalam sambutannya, Wabup Suiasa menyampaikan apresiasi dan bahagianya karena konsistensi yang dilakukan para yowana dalam menyelenggarakan acara tersebut. Hal itu tentu sangat luar biasa, karena orang yang konsisten dalam melakukan kegiatan artinya memiliki prinsip. “Walaupun kita memiliki suatu ide atau gagasan yang terbaik dan luhur tetapi tidak dilaksanakan secara kontinuitas dan prinsipnya tidak ada nilai ideologisnya sejatinya itu namanya tidak konsisten. Tapi ini anak-anak (Sekaa Teruna) sangat luar biasa itulah modal dasar kita membangun dan salah satu kelemahan kita adalah tidak adanya konsistensi,” ucapnya.

Melalui kegiatan lomba layang-layang tersebut Wabup Suiasa mengajak para sekaa teruna untuk selalu menjaga komunitas, komunikasi, koordinasi dan juga terbiasa menyatukan persepsi dan pikiran melaksanakan satu konsesi dan langkah dalam mencapai sesuatu kedepannya. Dari layangan banyak filosofi kehidupan yang dapat diambil dan bukan hanya menjalankan hobi.

“Pertama filosofi dari gerakan layangan atau egolannya yang bagus merupakan simbolik bahwa hidup itu harus dinamis serta penuh irama. Kedua, main layangan mengajarkan bahwa manusia tidak bisa hidup sendiri, tidak bisa maju sendiri, perlu ada kerja sama sesuai tugas kita masing-masing. Ketiga, dalam hidup kita perlu dan butuh tumpuan, jadi banyak filosofi yang dalam kita ambil bermain layangan,” paparnya. (gs/bi)

Baca Juga  Tim Yustisi Denpasar Tertibkan 24 Pelanggar Prokes

Advertisements
iklan sman 1 dps
Advertisements
gelombang 4b
Advertisements
waisak dprd badung
Advertisements
idul fitri dprd bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Cegah Terulang Insiden, Pemprov Bali Ingatkan Perda Larangan Menaikkan Layangan di Sekitar Bandara

Published

on

By

dw indra
Sekretaris Daerah Provinsi Bali Dewa Made Indra. (Foto: dok baliilu)

Denpasar, baliilu.com – Sekretaris Daerah Provinsi Bali Dewa Made Indra mengingatkan kembali adanya Peraturan Daerah Provinsi Bali Nomor 9 Tahun 2000 tentang Larangan Menaikkan Layang-Layang dan Permainan Sejenis di Bandar Udara Ngurah Rai dan sekitarnya. Hal ini disampaikannya di Denpasar, Jumat (19/7) sore menyusul adanya informasi helikopter jatuh yang diduga disebabkan terjerat tali layang-layang.

Dewa Made Indra mengatakan dalam Perda No. 9 Tahun 2000 Pasal 2 ayat 1 menyebutkan larangan menaikkan layang-layang dan permainan sejenis di wilayah dalam radius 5 mil laut atau 9 kilometer dari Bandar Udara. Selanjutnya dalam ayat 2 disebutkan Dilarang menaikkan layang-layang dan permainan sejenis di wilayah di antara radius 5 mil laut atau 9 kilometer sampai dengan 10 mil laut atau 18 kilometer dengan ketinggian melebihi 100 meter atau 300 kaki. Di ayat 3 menyebutkan Dilarang menaikkan layang-layang dan permainan sejenis di wilayah di antara radius 10 mil laut atau 18 kilometer sampai dengan 30 mil laut atau 54 kilometer dengan ketinggian melebihi 300 meter atau 1.000 kaki.

Sekda Dewa Indra mengajak masyarakat Bali untuk mematuhi dan mengikuti peraturan ini demi kepentingan masyarakat. Ia  menambahkan pelaksanaan peraturan ini harus dilihat dengan bijaksana sebagai langkah menjaga keamanan penerbangan dan ruang udara di Bali. “Apalagi mengingat Bali sebagai daerah pariwisata, penting bagi kita sebagai masyarakat menjaga keamanan dan kenyamanan wisatawan yang berkunjung ke Bali,” tambahnya.

Menurutnya jika ini dilanggar justru akan merugikan semua pihak baik yang menaikkan layangan maupun seluruh masyarakat Bali. “Yang menaikkan bisa kena hukuman pidana, apalagi kalau terjadi insiden bisa merugikan semua pihak,” ujarnya lagi.

Adapun sanksi pidana sesuai Pasal 8 (1) disebutkan Barang siapa yang melanggar ketentuan dalam Pasal 2 dan 6 Peraturan Daerah ini, diancam pidana kurungan selama-lamanya 3 (tiga) bulan atau denda sebanyak-banyaknya Rp. 5.000.000 (lima juta rupiah). (gs/bi)

Baca Juga  Festival Bazar Pangan Desa Adat Sanur Diserbu Pengunjung

Advertisements
iklan sman 1 dps
Advertisements
gelombang 4b
Advertisements
waisak dprd badung
Advertisements
idul fitri dprd bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Pj. Gubernur Bali Dukung Bali Jadi Lokasi International Airshow 2024

Published

on

By

mahendra
AUDIENSI: Pj. Gubernur Bali Sang Made Mahendra Jaya menerima audiensi Komandan Landasan Udara I Gusti Ngurah Rai, Kolonel Pnb Agni Prayogo S.E., beserta jajarannya di Jayasabha, Denpasar, pada Jumat (19/7). (Foto: Hms Pemprov Bali)

Denpasar, baliilu.com – Pj. Gubernur Bali Sang Made Mahendra Jaya menyambut baik rencana penyelenggaraan Bali International Airshow 2024 dalam audiensi dengan Komandan Landasan Udara I Gusti Ngurah Rai, Kolonel Pnb Agni Prayogo S.E., beserta jajarannya di Jayasabha, Denpasar, pada Jumat (19/7).

Kolonel Pnb Agni Prayogo menyampaikan bahwa mereka bekerja sama dengan Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi untuk menyelenggarakan pameran penerbangan yang dijadwalkan berlangsung pada September 2024. Bali International Airshow 2024 direncanakan tidak hanya sebagai pameran, tetapi juga akan menyertakan atraksi aerobatik yang akan diselenggarakan pada jadwal yang telah ditetapkan, dengan durasi tiap sesi sekitar 20 menit. Ini diharapkan tidak mengganggu lalu lintas penerbangan komersial.

S.M. Mahendra Jaya memberikan dukungan penuh dan mengapresiasi keputusan untuk memilih Bali sebagai lokasi acara tersebut. Ia menyatakan siap mendukung kesuksesan acara dengan menyediakan bantuan yang diperlukan. Menurutnya, acara ini tidak hanya akan menarik perhatian masyarakat umum dan wisatawan, tetapi juga berpotensi menjadi ajang bisnis bagi delegasi dari berbagai negara. Ia berharap acara ini bisa menjadi agenda rutin di kalender pariwisata Bali dan akan dipromosikan melalui aplikasi Love.Bali.

Hadir dalam audiensi tersebut Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Setda Provinsi Bali Dewa Gede Mahendra Putra, Kepala Bappeda Provinsi Bali Wayan Wiasthana Ika Putra, dan Karo Umum Protokol Setda Provinsi Bali Wayan Budiasa. (gs/bi)

Advertisements
iklan sman 1 dps
Advertisements
gelombang 4b
Advertisements
waisak dprd badung
Advertisements
idul fitri dprd bali
Advertisements
iklan
Baca Juga  Semua Fraksi DPRD Denpasar Setujui Ranperda APBD Tahun Anggaran 2023
Lanjutkan Membaca