Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Walikota Jaya Negara Tinjau Pemasangan Penjor Ngerebong STT Se-Desa Kesiman

Apresiasi Kreativitas dan Keteguhan Menjaga Tradisi, Adat, Seni dan Budaya

Loading

BALIILU Tayang

:

Penjor Ngerebong
PEMASANGAN PENJOR: Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara bersama Ketua DPRD Kota Denpasar I Gusti Ngurah Gede saat meninjau Pemasangan Penjor Ngerebong oleh STT se-Desa Adat Kesiman di Pura Agung Petilan Pengerebongan, Sabtu (16/3). (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara bersama Ketua DPRD Kota Denpasar I Gusti Ngurah Gede meninjau pemasangan Penjor Ngerebong oleh STT se-Desa Adat Kesiman di Pura Agung Petilan Pengerebongan, Sabtu (16/3). Kunjungan sekaligus peninjauan ini dilaksanakan sebagai bentuk apresiasi atas kreativitas dan keteguhan Desa Adat Kesiman dalam menjaga tradisi, adat, seni dan budaya.

Sejak tiba, Walikota Jaya Negara langsung meninjau satu persatu Penjor karya STT se-Desa Adat Kesiman. Silih berganti penjor karya STT datang menempati lokasi yang telah ditetapkan. Tampak seluruh STT sedang melaksanakan persiapan untuk penancaban penjor. Ada yang sedang memasang janur, memasang sampian penjor hingga memasang lampion.

Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara memberikan apresiasi atas semangat berkreativitas dan berkarya STT se-Desa Adat Kesiman. Pihaknya mengaku kagum atas karya penjor oleh STT yang sangat luar biasa ini. Terlebih waktu yang ada tergolong singkat dalam melaksanakan persiapan dan proses pembuatan.

Lebih lanjut dikatakan, Penjor Agung ini merupakan salah satu perlengkapan atau uperengga tradisi Ngerebong di Desa Adat Kesiman. Dimana, Ngerebong merupakan salah satu tradisi yang sudah diakui sebagai warisan budaya tak benda. Sehingga pelaksanaan Lomba Penjor ini merupakan langkah positif dalam menjaga dan melestarikan tradisi, seni, budaya dan adat Bali.

“Yang pertama kami sangat mengapresiasi penjor karya STT se-Desa Adat Kesiman, ini merupakan karya yang luar biasa, yang kedua kami mengapresiasi Desa Adat Kesiman yang telah konsisten dan berkelanjutan menjadi pilar penting dalam menjaga adat, tradisi, budaya dan seni, khususnya di Kota Denpasar,” ujar Jaya Negara.

Sementara, Bendesa Adat Kesiman, I Ketut Wisna menjelaskan, Festival/Lomba Penjor bagi STT se-Desa Adat Kesiman ini dilaksanakan serangkaian Upacara Pengerebongan. Hal ini merupakan bentuk persembahan dan bhakti kepada Ida Bhatara Sesuhunan. Sehingga sudah menjadi tradisi untuk memasang Penjor Agung di kawasan Pura Agung Petilan Pengerebongan.

Baca Juga  Polsek Dentim Pastikan Keamanan dan Kelancaran Upacara ‘’Pengrebongan’’ di Pura Agung Petilan

Dikatakannya, serangkaian Festival/Lomba Penjor kali ini diikuti oleh 32 peserta yang merupakan STT se-Desa Adat Kesiman. Dimana, dalam lomba yang merupakan sinergi antara Desa Adat Kesiman dan Sabha Yowana Desa Adat Kesiman ini seluruh perlengkapan penjor wajib dibuat oleh masing-masing STT. Sehingga tidak diperkenankan untuk membeli.

“Ini merupakan murni karya STT se-Desa Adat Kesiman, semoga dapat memantik generasi muda untuk mencintai budaya, berkreativitas, serta menjaga tradisi warisan leluhur di Desa Adat Kesiman,” ujar Ketut Wisna. (eka/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan

NEWS

Semarakkan HUT Ke-81 RI, Pemkot Denpasar Gelar Aneka Lomba Antar-OPD

Published

on

By

Sekda Kota Denpasar I Gusti Ngurah Eddy Mulya menghadiri perlombaan antar-OPD menyemarakkan HUT Ke-81 RI di halaman Kantor Walikota Denpasar.
SEMARAK HUT RI: Sekda Kota Denpasar I Gusti Ngurah Eddy Mulya ikut menghadiri beragam perlombaan antar-OPD dalam rangka menyemarakkan HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang berlangsung di halaman Kantor Walikota Denpasar pada Jumat (14/8). (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Pemerintah Kota Denpasar menyelenggarakan beragam perlombaan antar-Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam rangka menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Kegiatan penuh semangat kebersamaan ini berlangsung di halaman Kantor Walikota Denpasar pada Jumat (14/8).

Perlombaan yang digelar melibatkan para Aparatur Sipil Negara (ASN) dan pegawai Non-ASN dari berbagai OPD, dengan beragam jenis lomba seperti Lomba Lagu Kebangsaan, Permainan Beregu, dan lainnya.

Sekretaris Daerah Kota Denpasar I Gusti Ngurah Eddy Mulya, yang turut hadir dalam acara tersebut menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar hiburan, namun juga menjadi pengingat pentingnya semangat perjuangan yang diwariskan oleh para pahlawan bangsa.

“Lomba-lomba seperti ini tentu mengingatkan kita pada semangat para pahlawan dalam merebut kemerdekaan. Semangat ini yang perlu terus ditanamkan dalam diri kita sebagai pelayan masyarakat,” ujar Sekda Eddy Mulya.

“Untuk membangun team work dalam bekerja melayani masyarakat pun nantinya juga harus penuh semangat dan satu hati, seperti semangat lomba permainan beregu,” tambahnya.

Ia berharap kegiatan serupa dapat digelar rutin setiap tahun sebagai bagian dari budaya kerja yang produktif dan penuh semangat.

Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian acara Pemkot Denpasar dalam menyambut HUT Ke-81 Kemerdekaan RI yang juga diwarnai dengan semangat gotong-royong serta kolaborasi yang kompak selama acara berlangsung. (eka/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Baca Juga  Polsek Dentim Pastikan Keamanan dan Kelancaran Upacara ‘’Pengrebongan’’ di Pura Agung Petilan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Walikota Jaya Negara Serahkan Bantuan Pascabencana kepada 70 Warga Terdampak

Published

on

By

Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara menyerahkan secara simbolis bantuan pascabencana kepada perwakilan penerima di lobi Kantor Walikota Denpasar.
SERAHKAN BANTUAN: Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara saat menyerahkan secara simbolis bantuan pascabencana kepada 25 perwakilan penerima di lobi Kantor Walikota Denpasar, Jumat (14/8) pagi. (Foto: bi)

Denpasar, baliilu.com – Pemerintah Kota Denpasar terus menunjukkan kepedulian dan respons cepat terhadap masyarakat yang terdampak bencana. Hal tersebut ditunjukkan melalui penyerahan bantuan sosial pascabencana Tahun Anggaran 2026 kepada 70 penerima dengan total anggaran mencapai Rp 1,195 miliar. Bantuan secara simbolis diserahkan oleh Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara, kepada 25 perwakilan penerima di lobi Kantor Walikota Denpasar, Jumat (14/8) pagi.

Bantuan tersebut diberikan kepada masyarakat yang mengalami berbagai musibah, di antaranya kebakaran, angin kencang, angin puting beliung, hingga santunan kematian akibat bencana. Penyerahan bantuan ini merupakan bentuk kehadiran Pemerintah Kota Denpasar dalam membantu meringankan beban masyarakat sekaligus mendukung percepatan proses pemulihan pascabencana.

Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara, mengatakan bantuan tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh masyarakat untuk memenuhi kebutuhan pemulihan akibat musibah yang dialami. Menurutnya, pemerintah akan terus berupaya hadir memberikan dukungan kepada masyarakat dalam menghadapi berbagai kondisi kebencanaan.

“Kami turut berduka atas musibah yang menimpa masyarakat. Semoga bantuan dari Pemerintah Kota Denpasar ini dapat meringankan beban, memberikan manfaat, serta menjadi penyemangat bagi masyarakat untuk bangkit dan kembali menjalani aktivitas,” ujar Jaya Negara.

Sementara itu, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Denpasar, Ida Bagus Joni Ariwibawa, menjelaskan bahwa bantuan sosial pascabencana Tahun Anggaran 2026 tersebut diberikan berdasarkan jenis kerusakan dan hasil perhitungan kerugian akibat bencana. Proses verifikasi dan validasi telah dilakukan oleh BPBD Kota Denpasar bersama perangkat daerah terkait sebelum bantuan disalurkan kepada masyarakat.

“Bantuan yang diserahkan didasarkan pada jenis perbaikan serta hasil perhitungan kerugian akibat bencana, seperti kebakaran, angin kencang, angin puting beliung, serta santunan kematian akibat bencana alam. Untuk rumah warga, bantuan maksimal sebesar Rp 100 juta, sedangkan untuk fasilitas umum maksimal Rp 150 juta,” jelas Joni Ariwibawa.

Baca Juga  Tumpek Landep, Pemkot Gelar Upacara Jana Kerthi di Pura Agung Petilan Pangerebongan Kesiman

Ia menambahkan, penyaluran bantuan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam memastikan masyarakat terdampak bencana memperoleh dukungan sesuai dengan kondisi dan tingkat kerugian yang dialami. Dengan demikian, bantuan diharapkan dapat membantu proses pemulihan, baik terhadap tempat tinggal maupun fasilitas yang terdampak.

Salah seorang penerima bantuan, Joshua Rinaldi Rombe, yang merupakan korban bencana kebakaran, menyampaikan apresiasinya kepada Pemerintah Kota Denpasar dan Walikota Denpasar atas bantuan yang diberikan.

“Kami mengucapkan terima kasih banyak atas bantuan dari Pemerintah Kota Denpasar, khususnya Bapak Walikota. Semoga dengan bantuan ini kami dapat bangkit kembali setelah mengalami musibah kebakaran,” ungkapnya.

Turut hadir dalam penyerahan bantuan tersebut Kepala BPKAD Kota Denpasar Ni Putu Kusumawati, serta Kepala Bappeda Kota Denpasar I Wayan Putra Sarjana. (eka/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Wawali Arya Wibawa Pimpin Apel Hari Jadi Ke-68 Provinsi Bali

Published

on

By

Wakil Walikota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa memimpin apel upacara bendera memperingati Hari Jadi ke-68 Provinsi Bali di Lapangan Lumintang, Denpasar.
PIMPIN UPACARA: Wakil Walikota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa dalam kesempatan memimpin pelaksanaan apel upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-68 Provinsi Bali, Jumat (14/8) di Lapangan Lumintang, Denpasar. (Foto: bi)

Denpasar, baliilu.com – Wakil Walikota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa, memimpin apel upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-68 Provinsi Bali, Jumat (14/8) di Lapangan Lumintang, Denpasar.

Prosesi apel diawali dengan pembacaan sejarah Provinsi Bali, dilanjutkan dengan pengibaran Sang Merah Putih, mengheningkan cipta, pembacaan teks Pancasila, hingga menyanyikan lagu-lagu perjuangan. Rangkaian tersebut berlangsung tertib dan khidmat, diikuti jajaran Pemerintah Kota Denpasar serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Denpasar.

Hadir dalam kesempatan tersebut Wakil Ketua DPRD Kota Denpasar, I Made Oka Cahyadi Wiguna, Sekretaris Daerah Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya, serta para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkot Denpasar.

Pidato Gubernur Bali Wayan Koster yang dibacakan Wawali Arya Wibawa disampaikan bahwa peringatan Hari Jadi ke-68 Provinsi Bali menjadi momentum bagi seluruh krama Bali untuk merefleksikan perjalanan pembangunan sekaligus meneguhkan komitmen menata masa depan Bali.

Dengan mengusung tema Suci Lascarya, Nusa Wijaya yang bermakna Tulus Ikhlas untuk Kejayaan Bali, masyarakat Bali diajak menjaga persatuan dan bersama-sama mewujudkan Bali yang berkualitas, unggul, berdaya saing, serta berkelanjutan.

Gubernur Bali juga menekankan bahwa perjalanan Bali sejak 1958 telah diwarnai berbagai kemajuan dan prestasi. Karena itu, semangat ketulusan, integritas, gotong-royong, dan tanggung jawab diharapkan menjadi landasan dalam setiap karya, pengabdian, serta pelayanan kepada masyarakat.

Pembangunan Bali ke depan diarahkan melalui visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali dengan Pola Pembangunan Semesta Berencana dalam Bali Era Baru, yang menempatkan kelestarian alam, manusia, dan kebudayaan Bali sebagai fondasi utama pembangunan.

Arah pembangunan tersebut diwujudkan melalui enam bidang prioritas, yakni adat, agama, tradisi, seni dan budaya serta kearifan lokal, kesehatan, pendidikan, pemuda, olahraga, jaminan sosial dan ketenagakerjaan, transformasi perekonomian dengan Ekonomi Kerthi Bali, infrastruktur dan transportasi, lingkungan, kehutanan dan energi, serta Bali Pulau Digital dan keamanan Bali. Pembangunan juga diarahkan melalui semangat “Satu Pulau, Satu Pola, dan Satu Tata Kelola” agar berjalan terpola, menyeluruh, terencana, terarah, dan terintegrasi.

Baca Juga  Sambut Tradisi Ngerebong, Pecalang Banjar Se-Desa Adat Kesiman Ikuti Lomba Ngelawar

Dalam pidatonya, Koster turut menegaskan pentingnya periode 2025-2030 sebagai momentum awal pelaksanaan Haluan Pembangunan Bali Masa Depan 100 Tahun Bali Era Baru 2025-2125. Keberhasilan pembangunan pada periode awal tersebut dinilai akan menjadi fondasi penting bagi keberlanjutan pembangunan dan masa depan generasi penerus Bali.

Sejalan dengan hal tersebut, Pemerintah Kota Denpasar menyatakan komitmennya untuk terus mendukung serta menyelaraskan program pembangunan daerah dengan arah kebijakan Pemerintah Provinsi Bali. Kolaborasi antarwilayah dinilai penting agar pembangunan dapat berjalan seiring dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Menutup pembacaan pidato, Wawali Arya Wibawa mengajak seluruh generasi muda, untuk tetap kompak, guyub, bersatu dan solid dalam mewujudkan harapan Bali Era Baru. Atas nama Pemerintah Kota Denpasar, Wawali Arya Wibawa juga menyampaikan ucapan selamat Hari Jadi ke-68 Provinsi Bali seraya berharap semangat kebersamaan terus menjadi kekuatan dalam menjaga alam, manusia, dan kebudayaan Bali.

“Selamat Hari Jadi ke-68, Dirgahayu Provinsi Bali. Semoga Bali semakin maju, sejahtera, dan tetap teguh menjaga jati diri serta warisan budaya untuk generasi mendatang,” ujar Wawali Arya Wibawa. (eka/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca