Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

KULINER

Wamen Investasi/BKPM dan Gubernur Koster Bertemu, Bahas Penertiban Investasi Asing dan Penguatan Perizinan

Todotua Pasaribu: Bali akan Miliki Desk Khusus Perizinan, Termasuk Platform OSS

Loading

BALIILU Tayang

:

penertiban investasi di bali
TERIMA KUNKER: Gubernur Bali Wayan Koster saat menerima kunker Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi/Wakil Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Todotua Pasaribu, di Jayasabha, Denpasar, Jumat (14/11) sore. (Foto: Hms Pemprov Bali)

Denpasar, baliilu.com – Gubernur Bali Wayan Koster menerima kunjungan kerja Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi/Wakil Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Todotua Pasaribu, di Jayasabha, Denpasar, Jumat (14/11) sore. Pertemuan ini membahas penguatan tata kelola investasi, penertiban penanaman modal asing (PMA), serta konsolidasi pusat dan daerah dalam pelayanan perizinan.

Wamen Todotua menegaskan perlunya keseimbangan antara masuknya modal asing dengan kontribusi yang signifikan kepada daerah. “Kita harus menyeimbangkan sekaligus menertibkan para pemodal asing agar tidak hanya berbisnis, tetapi juga memberi kontribusi nyata untuk daerah dan negara,” ujarnya.

Wamen Investasi menyampaikan rencana pembukaan desk khusus pelayanan perizinan untuk Bali, guna mempercepat konsolidasi antara pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi Bali. Desk ini akan menjadi kanal koordinasi penerbitan dan penertiban izin yang selama ini dianggap masih menyisakan sejumlah permasalahan teknis di lapangan.

“Konsolidasi pusat dan daerah harus cepat. Perizinan berisiko, termasuk yang melalui platform OSS (Online Single Submission, red), harus lebih terarah, terukur, dan dipercepat,” jelasnya.

Wamen Tegaskan sudah Cabut Ratusan Izin Investor Nakal yang Langgar Kearifan Lokal dan Rugikan UMKM.

Todotua juga memaparkan bahwa Kabupaten Badung menjadi penyumbang realisasi investasi terbesar di Bali, dengan pertumbuhan PMA mencapai 102 persen dibanding tahun sebelumnya.

“Asal investor terbesar berasal dari Singapura, disusul Rusia, Australia, Perancis, dan Hongkong,” ujarnya.

Selain percepatan layanan perizinan, pemerintah pusat memastikan komitmen untuk mencabut izin investor nakal.

“Sudah ada ratusan izin yang kami cabut. Mulai dari yang merugikan UMKM hingga yang melanggar kearifan lokal. Pusat dan daerah tidak boleh jalan sendiri-sendiri. Perlindungan bagi usaha lokal harus menjadi prioritas,” tegas Wamen.

Baca Juga  Sanksi Tegas Mengancam, Gubernur Koster Minta Perbekel “Jengah“ Kelola Sampah Berbasis Sumber

Gubernur Koster Tekankan Penertiban dan Pengendalian Investasi di Bali

Gubernur Bali Wayan Koster menyambut baik langkah BKPM dan menegaskan bahwa Bali saat ini berada pada kondisi yang membutuhkan pengendalian ketat terhadap arus investasi.

Menurut Gubernur Bali dua periode ini, banyak izin yang masuk melalui sistem OSS yang tidak sesuai dengan kondisi faktual di lapangan.

“Ada yang memakan usaha kerakyatan seperti rental dan penginapan. Tidak benar misalnya kalau pemilik rental motor orang asing,” ungkapnya.

Koster juga menyoroti praktik manipulasi kapasitas restoran dan usaha pariwisata lain.

“Dalam izin tertulis kapasitas sekian kursi, tapi di lapangan jauh lebih banyak. Kami sudah melakukan evaluasi. Ada regulasi baru, dan kini penerapan di lapangan harus benar-benar terkendali,” ujarnya.

Gubernur Bali Wayan Koster menegaskan tiga garis besar pengendalian investasi di Bali yakni Evaluasi agar investasi bernilai di atas Rp 10 miliar, Menjaga sektor UMKM agar tidak disentuh investasi besar, Melarang penggunaan lahan produktif, terutama sawah.

“Alih fungsi lahan di Bali sudah tinggi. Kalau dibiarkan, dalam 10 tahun ekosistem akan rusak dan sumber pangan terancam. Ini akan kami perketat,” tegasnya.

Koster juga menyoroti banyaknya vila ilegal yang tidak membayar pajak, sehingga merugikan pelaku usaha lokal yang taat aturan. “Tidak adil bagi mereka yang tertib. Saya akan tindak tegas yang nakal dan mendukung yang tertib. Kita dukung investasi, tapi harus terkendali dan tidak ada ampun bagi yang melanggar,” katanya.

Koster menegaskan pentingnya keselarasan kebijakan pusat dan daerah, termasuk melalui Panitia Khusus TRAP yang dibentuk DPRD dan Pemerintah Provinsi Bali. “Investasi jangan mengambil jatah masyarakat lokal. Kita harus pastikan ini berjalan tegas dan tanpa pandang bulu,” jelasnya.

Baca Juga  Jaga Pariwisata Bali, Gubernur Koster Gandeng Polda Bali Presisi Tangani Kasus Wisman Nakal, Narkoba dan Judi Online di Bali

Ia juga menyampaikan rencana penerbitan Surat Edaran (SE) baru sebagai landasan teknis pengendalian investasi di Bali. “Saya ingin memutus masalah investasi nakal ini. Kita butuh investasi, tetapi yang benar,” tutup Koster.

Kunjungan kerja ini diakhiri dengan kesepahaman untuk memperkuat sinergi pusat-daerah dalam memastikan investasi yang masuk ke Bali lebih bersih, tertib, dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. (gs/bi)

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
DPRD Badung Ucapan Imlek
Advertisements
Nataru Pemkot
Advertisements
iklan

KULINER

Pemkot Gelar Pelatihan Inovasi Higienitas Kuliner Desa Serangan

200 Orang Peserta Ikuti Praktek Memasak dari Para Chef Ternama

Loading

Published

on

By

pelatihan memasak desa serangan
Para peserta pelatihan saat melakukan praktek memasak. (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Sebanyak 200 peserta pelatihan inovasi higienitas kuliner Desa Serangan langsung mengikuti praktek memasak bersama para chef pendamping di Kampus Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional, Kamis (14/12).

Pelatihan ini sinergitas program Pemkot Denpasar melalui Dinas Pariwisata Denpasar bersama Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), Filantra, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, dan Kementerian PPN/Bappenas.

Pelatihan ini dilaksanakan selama lima hari dari tanggal 11-15 Desember mendatang yang melibatkan pembicara dari chef terkenal dan telah berpengalaman.

Salah satu chef pendamping dari IPB Internasional, Chef I Made Juniartha Instruktur Tata Boga IPBI menyampaikan, para peserta diberikan ilmu mengenai dasar berbisnis FnB dan langsung melakukan praktek memasak makanan tradisional Bali.

“Para peserta sangat antusias mengikuti kegiatan ini, terutama saat melakukan praktek memasak langsung. Olahan yang dihasilkan juga memiliki cita rasa khas,” ujarnya.

Lebih lanjut disampaikan dengan pelatihan ini diharapkan dapat mempersiapkan para pelaku usaha khususnya bidang FnB, sehingga Desa Wisata Serangan memiliki daya tarik sendiri.

Salah satu peserta, Putu Candra Pradana anak muda yang memiliki usaha kuliner di Serangan mengaku senang mengikuti kegiatan pelatihan ini. Di samping mendapatkan banyak pengetahuan baru, juga langsung mendapatkan praktek memasak dari para chef ternama. Kegiatan ini sangat bermanfaat dan akan membuat para pelaku usaha kuliner di Desa Serangan “naik kelas” mulai dari pelayanan, promosi hingga tatacara penyajian makanan.

“Pembelajaran ini akan saya terapkan di usaha makan saya, banyak hal yang selama ini tidak saya pikirkan ternyata merupakan hal penting dalam usaha kuliner,” ujarnya. (eka/bi)

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
DPRD Badung Ucapan Imlek
Advertisements
Nataru Pemkot
Advertisements
iklan
Baca Juga  Atas Dasar Kemanusiaan, F-PDIP Bali Dukung Gubernur Koster Tolak Timnas Israel Berlaga di Piala Dunia U-20
Lanjutkan Membaca

KULINER

Merajut Harmoni Alam, Hidangan Lezat dan Pesona Budaya Bali di Restoran Taroo Ubud

Published

on

By

taroo
Seremoni Taroo di Jl. Raya Kendran, Ubud, Bali yang dihadiri sejumlah tokoh masyarakat dan artis ibu kota. (Foto: ist)

Gianyar, baliilu.com – Taroo, restoran baru bernuansa “paddy pool lounge“, telah resmi dibuka di Ubud, Bali. Tak sekedar tempat makan, restoran ini mengusung konsep sebagai wahana bersantai yang dilengkapi kolam renang air hangat dengan pemandangan menghadap persawahan subak khas Pulau Dewata. 

Kentalnya nuansa budaya Bali dimunculkan Taroo dari arsitektur dan interior yang didesain untuk menyatu dengan alam. Setiap tamu yang datang akan disambut tiga patung “Cili” setinggi 4 meter. Patung-patung ini mencerminkan semangat tradisi Bali dan menjadi simbol tiga elemen kehidupan, yaitu kepala, tubuh, dan kaki. Ketiga patung Cili ini melambangkan kekuatan, keindahan, dan kesuburan.

“Kami sangat senang menyambut tamu di Taroo dan menawarkan pengalaman yang menggabungkan alam, budaya, dan gastronomi,” kata Abigail Khairunisa mewakili pemilik dan manajemen Taroo Paddy Pool Lounge. 

taroo
Seremoni pembukaan Taroo yang dihadiri sejumlah tokoh masyarakat dan artis ibu kota. (Foto: ist)

Abigail pun menjelaskan bahwa adanya perpaduan pemandangan sawah, kolam air panas, live musik, dan hidangan lezat, diharapkan dapat memberikan pengalaman berkesan bagi para tamu yang ingin bersantai dan terhubung dengan alam. “Tujuan kami adalah menciptakan ruang di mana tamu dapat bersantai dan meremajakan diri, sambil terhubung dengan keindahan alam dan budaya Bali,” ujar Abigail.

Filosofi Taroo

Nama Taroo sendiri berasal dari “Kalpataru” yakni pohon yang melambangkan kesejahteraan bagi semesta. Taroo berharap bisa membawa kemakmuran dan kesejahteraan tak hanya bagi pemiliknya, tapi juga bagi para pelanggan, staf, dan masyarakat sekitar. Di awal operasionalnya, Taroo mempekerjakan 30 orang tenaga kerja yang sebagian besar dari Ubud. “Mulai dari chef, pramusaji, sampai general manajer itu dari Ubud,” ujar Abigail.

Selain memberdayakan sumber daya manusia (SDM) lokal, Taroo juga bekerjasama dengan tokoh adat, kepala desa, dan pengelola subak. “Untuk semua kegiatan kita melibatkan mereka. Semoga kalau kita maju, itu artinya bisa maju bareng-bareng untuk kemakmuran masyarakat,” urai Abigail.

Baca Juga  Atas Dasar Kemanusiaan, F-PDIP Bali Dukung Gubernur Koster Tolak Timnas Israel Berlaga di Piala Dunia U-20

Menu Khas Taroo

Menu Taroo mengantarkan tamunya pada perjalanan kuliner dari masakan Indonesia hingga internasional. Dengan penekanan pada bahan-bahan segar dan metode memasak tradisional. Menurut Abigail, setiap hidangan Taroo adalah perayaan rasa dan tekstur yang akan memanjakan lidah pengunjungnya. Untuk makanan, manajemen mematok kisaran harga mulai dari Rp. 40 ribu sampai Rp. 150 ribu.

Salah satu menu yang menjadi ciri khas restoran ini adalah bebek krispi Taroo. “Enggak semua orang suka bebek, karena bau khas bebek. Nah disini, kita olah sedemikian rupa agar masuk ke selera semua orang. Kita sajikan dengan nasi hainam,” ujar Abigail.

Manajemen Taroo

Didirikan oleh Krisnawati, ibu Abigail, Taroo terletak di Jl. Raya Kendran, Ubud, Bali. Persiapan pendiriannya makan waktu sekitar tujuh bulan. Dalam merancang arsitektur restorannya, Krisnawati dibantu biro arsitek dari Bali, SHL Asia. Sementara desain interior dan dekorasi dikerjakan sendiri oleh Krisnawati. Restoran ini berdiri di atas lahan seluas 26 are dan dalam rencana jangka panjang akan diperluas dengan tambahan lahan 27 are. 

taroo
Paddy pool. (Foto: ist)

Taroo dilengkapi lahan parkir untuk kendaraan tamu. Manajemen Taroo juga menyediakan fasilitas parkir valley jika pengunjung ramai dan kapasitas parkir tak mencukupi. “Ke depan kita siapkan pengembangan parkir yang bisa cukup untuk 20 mobil,” kata Abigail.

Fasilitas lain untuk tamu disediakan ruang ganti baju, handuk, dan kamar mandi. Fasilitas ini untuk mendukung para tamu yang ingin berenang di paddy pool. Taroo juga menggunakan teknologi khusus agar kolam renang air panasnya tetap higienis. “Air kolam tidak pakai kaporit sama sekali dan metode pembersihan pake mesin garam agar sehat,” papar Abigail.

Taroo buka setiap hari dari pukul 10 pagi hingga 11 malam. Restoran ini resmi dibuka sejak 12 Mei 2023 yang ditandai dengan acara grand opening. Acara seremoni pembukaan restoran ini yang dihadiri sejumlah tokoh masyarakat dan artis ibu kota. Diantaranya Indah Kalalo, Shanty, Nikita Mirzani, Gunawan dan sederet pesohor lainnya. (gs/bi)

Baca Juga  Jaga Pariwisata Bali, Gubernur Koster Gandeng Polda Bali Presisi Tangani Kasus Wisman Nakal, Narkoba dan Judi Online di Bali

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
DPRD Badung Ucapan Imlek
Advertisements
Nataru Pemkot
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

KULINER

Bertepatan HUT Ke-57 Ny. Putri Koster, BCC Demo Masak Bertemakan Arak Bali di Jayasabha

Published

on

By

masak
Ketua TP PKK Provinsi Bali, Ny. Putri Koster menyaksikan Demo Masak yang dilakukan oleh Bali Chef Community di Rumah Jabatan Gubernur Bali Jayashaba Denpasar, Jumat (27/1). (Foto: ist)

Denpasar, baliilu.com – Bertepatan dengan Hari Ulang Tahun Ke-57 Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Bali, Ny. Putri Koster, Bali Chef Community mengadakan demo masak bertempat di Rumah Jabatan Gubernur Bali Jayasabha Denpasar, Jumat (Sukra Pon, Medangsia) 27 Januari 2023.

Disaksikan oleh Ketua TP PKK Provinsi Bali, ada yang berbeda dari demo masak kali ini karena Arak Bali diangkat dan dipadukan dengan masakan tradisional Bali oleh Bali Chef Community (BCC). Tujuannya adalah untuk menaikkan harkat Arak Bali. Tidak kalah dengan wine, Arak Bali juga dapat meningkatkan citra rasa masakan khususnya masakan tradisional Bali.

“Selama ini orang hanya mengenal Arak Bali sebagai minuman padahal Arak Bali juga memiliki manfaat lain jika dikolaborasikan dengan makanan,” ungkap Presiden Bali Chef Community, Putu Ambara Putra.

Ia menerangkan bahwa Arak Bali dapat menghilangkan bau amis pada daging seperti daging kambing dan bebek selain juga dapat membuat rasa daging menjadi lebih empuk dan enak. Di samping itu, dalam pembuatan kue dan roti, Arak dapat digunakan sebagai pengganti liqueur atau rhum yang biasa ditambahkan pada proses pembuatan kue dan roti. “Arak Bali memberikan cita rasa yang unik kepada kue dan roti,” jelas Ambara.

Terdapat tiga jenis masakan yang didemokan oleh Bali Chef Community kali ini antara lain Kambing Kuah Arak Bali, Penyon Bebek Kalasan Arak dan Ayam Arak Madu. Semuanya merupakan masakan yang bertemakan Arak Bali. Sementara untuk jenis kue dan roti terdapat 12 macam yang didemokan.

masak
Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Bali, Ny. Putri Koster foto bersama anggota Bali Chef Community usai demo masak bertemakan Arak Bali. (Foto: ist)

Sebelumnya Bali Chef Community (BCC) mendapat tantangan dari Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah untuk membuat masakan bernuansa Arak Bali sehingga demo kali ini digunakan oleh BCC untuk menjawab tantangan tersebut. Di luar perkiraan ternyata respon masyarakat sangat baik bahkan banyak tamu undangan yang memberikan komentar positif terhadap tiga masakan dengan sentuhan Arak Bali tersebut.

Baca Juga  Fraksi Demokrat-NasDem DPRD Bali Setujui 3 Raperda Dibahas Lebih Lanjut

Di sisi lain, Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Bali, Ny. Putri Koster menyambut baik hasil demo masak yang dilakukan oleh 15 chef hotel yang tergabung dalam Bali Chef Community (BCC) tersebut. Ia menyoroti bagaimana Arak Bali dapat meningkatkan cita rasa masakan dan memberikan sensasi yang berbeda pada makanan. “Enak lawar penyonnya, saya juga suka,” ungkapnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
DPRD Badung Ucapan Imlek
Advertisements
Nataru Pemkot
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca