Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Wamen Lingkungan Hidup Serahkan Karang Hias dan Lepas Liar Tukik di Pantai Pandawa

BALIILU Tayang

:

de
Sekda Adi Arnawa saat menerima kunjungan Wamen LHK Alue Dohong serangkaian penyerahan tanaman karang hias dan pelepasliaran tukik penyu Lekang di Kecamatan Kuta Selatan, Sabtu (24/10).

Badung, baliilu.com – Dalam upaya menjaga keasrian dan kelestarian alam di wilayah Badung Selatan, Wakil Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Alue Dohong bersama Sekditjen Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE) Tandya Tjahjana, Direktur Perbenihan Tanaman Hutan Mintarjo serta Sekretaris Daerah Kabupaten Badung I Wayan Adi Arnawa menyerahkan sebanyak 160 tanaman karang hias bertempat di Gunung Payung, sekaligus pelepasliaran 100 tukik penyu Lekang bertempat di Pantai Pandawa Desa Kutuh, Kecamatan Kuta Selatan, Sabtu (24/10). 

Wakil Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Alue Dohong dalam sambutannya mengatakan, dengan adanya wabah Covid-19 di seluruh dunia, mengakibatkan terjadinya perubahan  ekonomi, hubungan interaksi sosial dan yang lainnya. Sehingga semua harus wajib serta mengadaptasi dengan kondisi kebiasaan baru. Walau dalam situasi pandemi, pihaknya mengaku tetap bersyukur karena meskipun secara nasional mengalami perlambatan ekonomi, namun pertumbuhan ekonomi masih lebih baik dari negara lainnya.

Untuk itu sebagai langkah extraordinary, Presiden Joko Widodo mengambil beberapa langkah di antaranya pemulihan kesehatan nasional dengan berbagai programnya serta program pemulihan ekonomi nasional (PEN) yang tersebar di beberapa kementerian dan lembaga.

“Khusus di Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, PEN tahun ini diwujudkan dalam bentuk padat karya mangrove. Dimana penanaman mangrove yang mengalami degradasi dengan melibatkan masyarakat dan masyarakat mendapatkan upah dalam mengumpul bibit, menanam dan memelihara. Di sini padat karya sifatnya,” katanya.

Lebih lanjut disampaikan bahwa kondisi hutan mangrove di Pulau Bali sudah bagus sehingga hanya mendapatkan 100 hektar program PEN mangrove. Hanya ke depan dilihat lagi potensi mana yang bisa dilakukan. “Secara nasional hutan mangrove kita sebanyak 15.000 hektar se-Indonesia. Tahun depan kemungkinan bisa kita lakukan program PEN transplantasi terumbu karang,” imbuhnya.

Baca Juga  Presiden Joko Widodo Resmikan Bendungan Danu Kerthi di Buleleng

Sekda Adi Arnawa mengapresiasi apa yang menjadi program Presiden Joko Widodo dimana dalam rangka mendorong pertumbuhan ekonomi khususnya di sektor pemulihan pariwisata, Pemerintah Pusat sudah melakukan berbagai kegiatan di daerah khususnya wilayah Bali. “Ini merupakan salah satu bentuk komitmen Bapak Presiden dari Pemerintah Pusat melalui kementerian dan lembaga yang berupaya semaksimal mungkin untuk melakukan pemulihan kembali kondisi pariwisata di Bali khususnya Kabupaten Badung saat ini,” ungkap Adi Arnawa.

Adi Arnawa juga melaporkan bahwa wilayah Kutuh merupakan kawasan wisata yang sangat luar biasa memberikan kontribusi cukup besar terhadap pendapatan asli daerah di Kabupaten Badung. “Wilayah Pantai Pandawa, Desa Adat Kutuh ini bisa dikunjungi sampai 3.000 pengunjung di masa normal sebelum masa pandemi Covid-19,” terangnya.

Sementara itu Bendesa Adat Kutuh I Nyoman Mesir mengucapkan terimakasih kepada Wakil Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan beserta jajarannya yang sudah terlibat dalam acara pelepasan tukik di Desa Kutuh dalam upaya pelestarian hutan dan fauna. ”Untuk kawasan hutan di Gunung Payung kami memiliki 2 hektar, di sisi barat dari Pantai Pandawa terdapat 3 hektar, serta yang sudah terhutannisasi ada 2 hektar. Berarti di Desa Kutuh terdapat 7 hektar untuk kawasan hutan. Upaya melakukan pelestarian hutan serta melindungi fauna di wilayah kutuh beserta wilayah Gunung Payung yang terdapat ribuan kera tetap dilaksanakan sebagai bagian dari pelestarian lingkungan,” terang I Nyoman Mesir.

Pada kesempatan tersebut Wamen Alue Dohong menyerahkan dana secara pribadi sebesar Rp 10 juta kepada Bendesa Adat Kutuh I Nyoman Mesir. Acara turut dihadiri oleh Kadis Perikanan Badung I Nyoman Suardana, Kadis Lingkungan Hidup dan Kebersihan I Wayan Puja, Camat Kuta Selatan I Ketut Gede Arta beserta unsur muspika, Pj. Perbekel Kutuh I Wayan Badra, dan masyarakat setempat. (bt)

Baca Juga  Wagub Cok Ace Hadiri Puncak Peringatan Hakordia 2020 secara Virtual

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Hari Ketiga Pencarian Nelayan Hilang, Tim Gabungan Sisir Pesisir Gianyar hingga Sukawati

Published

on

By

Nelayan Hilang Pantai Saba, Pencarian SAR Gianyar, Polres Gianyar, Pantai Sukawati
Polisi saat melakukan pencarian hari ketiga nelayan yang hilang. (Foto: Hms Polres Gianyar)

Gianyar, baliilu.com – Memasuki hari ketiga pencarian terhadap seorang nelayan asal Desa Lebih yang dilaporkan hilang saat melaut, tim gabungan melaksanakan penyisiran melalui jalur laut dan darat pada Minggu (19/7/2026). Kegiatan pencarian dipusatkan di kawasan Pantai Rangkan, Banjar Rangkan, Desa Ketewel, Kecamatan Sukawati, dengan area penyisiran meliputi Pantai Purnama, Pantai Rangkan, Pantai Pabean, Pantai Gumicik, hingga Pantai Lembeng.

Operasi pencarian melibatkan personel dari Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Denpasar, Ditpolairud Polda Bali, Satpolairud Polres Gianyar, Polsek Sukawati, Brimob Polda Bali, Ditsamapta Polda Bali, TNI, serta unsur terkait lainnya.

Korban diketahui bernama I Nyoman Darin (51), seorang nelayan asal Banjar Lebih Beten Kelod, Desa Lebih, Kabupaten Gianyar. Korban dilaporkan hilang pada Jumat (17/7/2026) sekitar pukul 15.00 WITA di perairan Pantai Saba, Kecamatan Blahbatuh.

Sebelum pencarian dimulai, seluruh personel mengikuti apel gabungan, kemudian dibagi menjadi dua tim. Tim laut melakukan pencarian menggunakan dua unit rubber boat milik Ditpolairud Polda Bali dan Basarnas Denpasar, serta didukung satu unit drone untuk pemantauan udara. Sementara itu, tim darat melaksanakan penyisiran secara menyeluruh di sepanjang garis pantai guna mencari keberadaan korban maupun petunjuk yang dapat mendukung proses pencarian.

Kasat Polairud Polres Gianyar, AKP I Gede Budarasa, mengatakan bahwa pencarian dilakukan secara terpadu dengan mengoptimalkan seluruh sumber daya yang tersedia.

“Kami bersama seluruh unsur SAR gabungan terus berupaya melakukan pencarian secara maksimal melalui jalur laut maupun darat. Setiap sektor pencarian disisir secara sistematis dengan harapan korban dapat segera ditemukan. Kami juga terus berkoordinasi dengan seluruh instansi yang terlibat agar proses pencarian berjalan efektif dan aman,” ujar AKP I Gede Budarasa.

Baca Juga  Update Covid-19 (26/10) Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai: Mari Bersama Terapkan 3M dan Hindari 3R

Hingga laporan ini disampaikan, operasi pencarian masih terus berlangsung dan tim gabungan tetap melakukan penyisiran di sejumlah titik yang menjadi prioritas berdasarkan hasil evaluasi di lapangan. Pihak kepolisian mengimbau masyarakat yang mengetahui informasi terkait keberadaan korban agar segera menyampaikannya kepada petugas guna mendukung proses pencarian. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

PUPR Gianyar – Rekanan Tanda Tangani Kontrak Perbaikan Jalan 2026

Bupati Mahayastra Targetkan Seluruh Jalan Kabupaten Gianyar Tuntas dalam Tiga Tahun

Loading

Published

on

By

Bupati Gianyar I Made Mahayastra hadiri Kick Off Penanganan Jalan dan Penandatanganan Kontrak Bersama Tahun 2026 di Wantilan Pura Jemeng
KICK OFF: Pemerintah Kabupaten Gianyar menggelar Kick Off  kegiatan Penanganan Jalan dan Penandatanganan Kontrak Bersama Tahun 2026 di Wantilan Pura Jemeng, Desa Adat Sebali, Desa Keliki, Kecamatan Tegallalang, Sabtu (18/7). (Foto: Hms Gianyar)

Gianyar, baliilu.com – Pemerintah Kabupaten Gianyar menggelar Kick Off  kegiatan Penanganan Jalan dan Penandatanganan Kontrak Bersama Tahun 2026 di Wantilan Pura Jemeng, Desa Adat Sebali, Desa Keliki, Kecamatan Tegallalang, Sabtu (18/7). Kegiatan menjadi penanda dimulainya pelaksanaan pekerjaan perbaikan dan perbaikan infrastruktur jalan di Kabupaten Gianyar sebagai bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan infrastruktur yang berkualitas bagi masyarakat.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Gianyar Ir. I Dewa Gede Putra Hartawan K, ST., MT. menyampaikan, pada Tahun Anggaran 2026 Pemerintah Kabupaten Gianyar melaksanakan 36 paket pekerjaan penanganan jalan. Program ini merupakan bagian dari percepatan peningkatan kualitas jalan kabupaten yang telah menjadi prioritas pembangunan daerah.

Ia menjelaskan, berdasarkan data kondisi di Kabupaten Gianyar tahun 2026, persentase jalan mantap di Kabupaten Gianyar telah mencapai sekitar 80,66 persen. Melalui pelaksanaan paket-paket pekerjaan tahun 2026, angka tersebut ditargetkan terus meningkat secara signifikan. Disebutkan, dari 36 paket pekerjaan penanganan jalan, 5 paket telah dikerjakan, 10 paket sedang dikerjakan, sisanya segera dikerjakan.

Sementara itu, Bupati Gianyar I Made Mahayastra menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur jalan menjadi salah satu prioritas utama pemerintah daerah. Pada tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Gianyar mengalokasikan anggaran sekitar Rp 189,875 miliar untuk menangani 36 paket pekerjaan di berbagai wilayah Kabupaten Gianyar.

Keto seriusne bupati membangun infrastruktur. Kami memasang target waktu tiga tahun seluruh jalan kabupaten dapat dituntaskan,” tegas Bupati Mahayastra.

Bupati Mahayastra menjelaskan, pada tahun 2025 Pemerintah Kabupaten Gianyar telah melaksanakan 55 paket pekerjaan jalan dengan total anggaran mencapai Rp 191.513.938.800. Selanjutnya pada tahun 2026 dilanjutkan dengan 36 paket pekerjaan senilai Rp 189.875.000.000, sehingga pada akhir tahun 2026 tingkat kemantapan yang ditargetkan telah mencapai sekitar 85 persen.

Baca Juga  Presiden Joko Widodo Resmikan Bendungan Danu Kerthi di Buleleng

Menurutnya, kegiatan  kick off  menjadi simbol dimulainya pekerjaan fisik yang akan segera dilaksanakan di lapangan sekaligus memastikan seluruh proses pengadaan telah selesai sehingga pekerjaan dapat berjalan sesuai jadwal.

Memasuki tahun 2027, Pemerintah Kabupaten Gianyar akan memfokuskan pembangunan pada jalan-jalan lingkungan, setelah sebagian besar ruas jalan kabupaten dalam kondisi mantap. “Astungkara, saat saya selesai menjabat sebagai Bupati, tidak ada lagi jalan kabupaten yang rusak,” ungkapnya.

Bupati Mahayastra juga menyampaikan bahwa pencapaian pembangunan infrastruktur Kabupaten Gianyar saat ini telah melampaui berbagai target yang ditetapkan dan mendapat perhatian sebagai salah satu daerah yang menjadi contoh dalam pembangunan infrastruktur.

“Membangun bukan sekadar membangun fisik, tetapi membangun untuk kepentingan rakyat. Infrastruktur yang baik akan memperlancar mobilitas masyarakat, meningkatkan perekonomian, dan memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat Gianyar,” tutupnya. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Sinergi Tim Gabungan Diperkuat, Pemadaman Kebakaran Hutan di Pemuteran Terus Berlangsung

Published

on

By

Tim gabungan lintas instansi melakukan penanganan kebakaran hutan di kawasan Hutan Lindung Desa Pemuteran, Buleleng
KEBAKARAN: Sinergi lintas instansi saat melakukan penanganan kebakaran hutan yang terjadi di kawasan Hutan Lindung Desa Pemuteran, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng, Sabtu (18/7/2026). (Foto: Hms Buleleng)

Buleleng, baliilu.com – Sinergi lintas instansi kembali ditunjukkan dalam penanganan kebakaran hutan yang terjadi di kawasan Hutan Lindung Desa Pemuteran, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng. Tim gabungan yang terdiri dari BPBD Kabupaten Buleleng, BPBD Provinsi Bali, TNI, Polri, Polisi Kehutanan (Polhut), pemerintah kecamatan dan desa, Satpol PP, LPHD, serta unsur terkait lainnya bahu-membahu melakukan upaya pemadaman di medan yang sulit dijangkau, Sabtu (18/7/2026).

Sejak pagi, Tim Reaksi Cepat (TRC) Regu II BPBD Kabupaten Buleleng bersama BPBD Provinsi Bali melaksanakan pendakian menuju titik kebakaran. Kondisi medan yang terjal serta akses yang terbatas membuat proses pemadaman tidak memungkinkan menggunakan kendaraan maupun peralatan pemadam berukuran besar.

Sebagai alternatif, personel membawa kantong air (water bag) dan memanfaatkan dahan pohon untuk memukul serta mengendalikan kobaran api yang terus menyala di sejumlah titik. Untuk meningkatkan efektivitas penanganan, tim dibagi menjadi dua regu sehingga pemadaman dapat dilakukan dari beberapa arah sekaligus guna menahan laju penyebaran api.

Hingga pukul 15.00 Wita, api masih terlihat membakar kawasan hutan. Cuaca kering yang disertai embusan angin di kawasan perbukitan menyebabkan api terus merambat ke area vegetasi di sekitarnya. Meski demikian, seluruh personel gabungan tetap bertahan di lapangan dengan mengutamakan keselamatan selama proses pemadaman berlangsung.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Buleleng, I Gede Dharma Sudana, mengatakan bahwa penanganan kebakaran mengedepankan kolaborasi seluruh unsur yang terlibat mengingat tantangan medan di lokasi cukup berat.

“Penanganan dilakukan secara terpadu bersama seluruh unsur terkait. Medan yang curam dan sulit diakses membuat pemadaman hanya dapat dilakukan secara manual menggunakan water bag dan peralatan sederhana. Meski menghadapi kendala di lapangan, seluruh personel tetap berupaya semaksimal mungkin untuk mengendalikan api dengan tetap mengutamakan keselamatan petugas,” ujar Dharma Sudana.

Baca Juga  Presiden Joko Widodo Resmikan Bendungan Danu Kerthi di Buleleng

Ia menambahkan, hingga sore hari TRC Regu II BPBD Kabupaten Buleleng bersama BPBD Provinsi Bali masih berada di lokasi untuk melanjutkan upaya pemadaman dan pemantauan perkembangan kebakaran.

“Tim masih berada di lokasi untuk melakukan penanganan lanjutan. Perkembangan kondisi di lapangan akan terus kami pantau dan dilaporkan secara berkala,” pungkasnya. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca