Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Wamenkes RI Benyamin Paulus Resmikan UPTD Puskesmas III Denpasar Barat

Wawali Arya Wibawa: Faskes Inklusif Ramah Ibu dan Anak, Dekatkan Pelayanan Kesehatan bagi Masyarakat

Loading

BALIILU Tayang

:

Wamenkes Resmikan Puskesmas Ramah Ibu dan Anak Denpasar Barat
RESMIKAN PUSKESMAS: Wamenkes RI, Benyamin Paulus Octavianus, didampingi Wawali Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, saat meresmikan UPTD Puskesmas III Dinas Kesehatan Kecamatan Denpasar Barat yang merupakan Puskesmas Ramah Ibu dan Anak, Selasa (6/10). (Foto: bi)

Denpasar, baliilu.com – Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia, dr. Benyamin Paulus Octavianus, Sp.P, FISR, didampingi Wakil Walikota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa, meresmikan UPTD Puskesmas III Dinas Kesehatan Kecamatan Denpasar Barat yang dikembangkan sebagai Puskesmas Ramah Ibu dan Anak, ditandai dengan penandatanganan prasasti, Selasa (6/10).

Kehadiran puskesmas yang dikembangkan sebagai fasilitas kesehatan (faskes) inklusif ramah ibu dan anak ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Denpasar dalam mendekatkan akses pelayanan kesehatan yang berkualitas, aman, nyaman, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Usai peresmian, Wamenkes RI Benyamin Paulus meninjau secara langsung sarana dan prasarana serta fasilitas pelayanan kesehatan yang tersedia. Peninjauan meliputi ruang gawat darurat, ruang persalinan, poliklinik hingga ruang rawat inap pasien bersalin. Kehadiran UPTD Puskesmas III Dinas Kesehatan Kecamatan Denpasar Barat juga menjadi bagian dari transformasi pemanfaatan kawasan yang sebelumnya merupakan pasar loak, kemudian sempat dimanfaatkan sebagai tempat pembuangan sementara (TPS), serta kawasan pertanian perkotaan atau urban farming. Kini, kawasan tersebut bertransformasi menjadi fasilitas pelayanan kesehatan yang dikembangkan dengan konsep inklusif serta ramah ibu dan anak.

Wakil Menteri Kesehatan RI, dr. Benyamin Paulus Octavianus, Sp.P, FISR, dalam sambutannya memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Denpasar yang turut menyukseskan program kesehatan masyarakat dengan menyediakan fasilitas kesehatan yang berkualitas. Hal ini diwujudkan melalui pembangunan UPTD Puskesmas III Dinas Kesehatan Kecamatan Denpasar Barat yang merupakan Puskesmas Ramah Ibu dan Anak.

“Tentu kami sangat mengapresiasi terkait keberadaan Puskesmas III Dinas Kesehatan Kecamatan Denpasar Barat, selain memberikan pelayanan kesehatan secara umum, puskesmas ini juga memiliki pelayanan khusus ibu dan anak yang tentu bermanfaat dalam mencegah resiko meninggalnya ibu dan anak,” ujarnya.

Baca Juga  Walikota Jaya Negara Laksanakan Gerakan Pembagian Bendera Merah Putih

Dikatakannya, ke depan Kementerian Kesehatan akan melaksanakan renovasi dengan menyasar puskesmas, RSUD, serta fasilitas kesehatan milik pemerintah lainnya. Hal ini menjadi bukti komitmen pemerintah pusat dalam mewujudkan pelayanan kesehatan berkualitas bagi masyarakat.

“Selain infrastruktur kesehatan, kami mendorong tumbuhnya SDM kesehatan, terutama dokter spesialis, untuk mewujudkan kesetaraan dan pemerataan pelayanan kesehatan secara berkelanjutan yang bermuara pada peningkatan angka harapan hidup masyarakat,” ujarnya.

Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, mengatakan kehadiran UPTD Puskesmas III Dinas Kesehatan Kecamatan Denpasar Barat sebagai Puskesmas Ramah Ibu dan Anak merupakan langkah nyata Pemerintah Kota Denpasar dalam memperkuat pelayanan kesehatan yang berpusat pada masyarakat, khususnya bagi perempuan, ibu, bayi, dan anak.

Menurutnya, Puskesmas Ramah Ibu dan Anak tersebut merupakan puskesmas dengan pelayanan obstetri neonatal emergensi dasar (PONED), yakni pelayanan pada puskesmas rawat inap yang siap memberikan penanganan selama 24 jam terhadap kasus kegawatdaruratan pada ibu hamil, bersalin, nifas, serta bayi baru lahir.

Selain memperkuat pelayanan kesehatan, Puskesmas Ramah Ibu dan Anak ini juga didukung sinergi dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Denpasar. Melalui sinergi tersebut, bayi yang lahir di puskesmas akan mendapatkan dukungan dalam penerbitan dokumen kependudukan berupa akta kelahiran.

“Melalui konsep Puskesmas Ramah Ibu dan Anak, kita ingin memastikan setiap ibu yang datang memperoleh pelayanan yang aman, nyaman, cepat, manusiawi, serta menghargai hak dan kebutuhan ibu. Demikian pula bagi anak-anak, lingkungan pelayanan kesehatan harus mampu memberikan rasa aman dan nyaman, sehingga anak tidak merasa takut ketika mendapatkan pemeriksaan maupun pelayanan kesehatan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Arya Wibawa mengatakan keberadaan puskesmas tersebut tidak hanya menghadirkan fasilitas pelayanan kesehatan baru, tetapi juga menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Denpasar dalam meningkatkan kualitas sekaligus pemerataan pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Pihaknya berharap Puskesmas Ramah Ibu dan Anak ini dapat terus dikembangkan menjadi salah satu contoh fasilitas pelayanan kesehatan yang berkualitas, ramah, inklusif, serta mampu memberikan pelayanan yang responsif sesuai kebutuhan masyarakat.

Baca Juga  Ranperda Tentang Pelestarian Ogoh-ogoh Resmi Disepakati pada Sidang DPRD Denpasar

“Kami berharap Puskesmas Ramah Ibu dan Anak ini dapat menjadi contoh dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang berkualitas, ramah, inklusif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat, sehingga masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan yang semakin mudah, cepat, aman, dan nyaman,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Denpasar, Anak Agung Ayu Agung Candrawati, M.Kes., menjelaskan bahwa pengembangan Puskesmas Ramah Ibu dan Anak merupakan bagian dari program prioritas Pemerintah Kota Denpasar dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang berkualitas dan mudah diakses masyarakat.

Dikatakannya, penguatan pelayanan kesehatan bagi ibu dan anak menjadi salah satu perhatian penting, termasuk dalam mendukung upaya penurunan angka kematian ibu dan bayi. Untuk itu, pengembangan fasilitas, kualitas pelayanan, serta kesiapan tenaga kesehatan terus diperkuat sesuai kebutuhan masyarakat.

“Kami terus mengikuti arahan pimpinan karena ini merupakan salah satu program prioritas Bapak Walikota, terutama dalam menghadirkan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Salah satunya melalui penguatan pelayanan kesehatan bagi ibu dan anak, termasuk mendukung upaya penurunan angka kematian ibu dan bayi,” ujarnya.

Candrawati menambahkan, UPTD Puskesmas III Dinas Kesehatan Kecamatan Denpasar Barat telah dilengkapi dengan berbagai layanan kesehatan yang terintegrasi dengan layanan BPJS Kesehatan. Selain pelayanan kesehatan umum, puskesmas ini juga menyediakan pelayanan persalinan selama 24 jam serta layanan Damakesmas selama 24 jam.

Dengan dukungan berbagai fasilitas dan layanan tersebut, Puskesmas Ramah Ibu dan Anak diharapkan mampu menjadi salah satu fasilitas kesehatan yang dapat diakses seluruh lapisan masyarakat tanpa membedakan latar belakang, sekaligus memperkuat jangkauan pelayanan kesehatan di wilayah Kota Denpasar.

“Kami berharap puskesmas ini dapat menjadi salah satu fasilitas kesehatan yang bisa diakses seluruh masyarakat tanpa membedakan latar belakang. Ini merupakan bagian dari upaya kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” katanya.

Baca Juga  Entaskan Kota Tanpa Kumuh, Wawali Arya Wibawa Harapkan Pola Pembangunan Partisipatif

Turut hadir Direktur Fasilitas Mutu PKP Kemenkes, Roy Himawan, Tenaga Ahli Wamenkes, Iwan Trihapsoro, Direktur Utama RSUP Prof. Ngoerah, Dr. I Gusti Ngurah Ketut Sukadarma, S.Kp., M.Kes., Ketua Komisi I DPRD Kota Denpasar, AA Putu Gede Wibawa, Forkopimda Kota Denpasar, pimpinan OPD, serta undangan lainnya. (eka/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan

NEWS

KPA Buleleng Dorong Kreativitas Pelajar Lewat Lomba Komika Digital

Published

on

By

KPA Buleleng Gelar Lomba Komik Digital Pelajar SMP
LOMBA KOMIK DIGITAL: Penyelenggaraan lomba komik digital yang melibatkan pelajar tingkat SMP di Kabupaten Buleleng via daring di Ruang BCC Dinas Kominfosanti Buleleng, Selasa (6/10). (Foto: Hms Buleleng)

Buleleng, baliilu.com – Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kabupaten Buleleng terus mendorong kreativitas generasi muda dalam memanfaatkan media digital secara positif. Salah satunya melalui penyelenggaraan lomba komik digital yang melibatkan pelajar tingkat SMP di Kabupaten Buleleng via daring di Ruang BCC Dinas Kominfosanti Buleleng, Selasa (6/10).

Sekretaris KPA Buleleng, Ni Nyoman Neli, yang juga menjabat sebagai Kasubag Kesejahteraan Sosial Bagian Kesejahteraan Sosial (Kesra) Setda Buleleng, mengatakan lomba tersebut digelar sebagai wadah bagi para pelajar untuk menyalurkan kreativitas mereka melalui media digital. “Lomba ini untuk menyalurkan kreativitas anak-anak melalui digital. Latar belakangnya karena aktivitas anak-anak sekarang lebih banyak bermain di dunia digital, sehingga kami ingin menginspirasi mereka untuk berkreasi melalui media sosial,” ujarnya.

Pihaknya menambahkan, lomba komik digital merupakan kegiatan pertama kalinya dilaksanakan KPA Buleleng dengan melibatkan 67 peserta tingkat SMP di Kabupaten Buleleng dan dewan juri dari unsur Perguruan Tinggi Negeri Undiksha Singaraja.

Disinggung terkait peran Kelompok Siswa Peduli AIDS dan Narkoba (KSPAN) di setiap sekolah, Nyoman Neli menyampaikan bahwasannya KPA Buleleng berencana membangun kembali komitmen bersama para kepala sekolah untuk mengaktifkan dan membentuk KSPAN di masing-masing sekolah. Kegiatan tersebut rencananya dilaksanakan pada 29 Oktober 2026. “Kami dari KPA bersama Kesra akan membuat komitmen bersama dengan kepala sekolah untuk membangkitkan kembali komitmen dalam membentuk KSPAN di sekolah masing-masing,” jelasnya.

Menurutnya, penguatan KSPAN penting dilakukan sebagai salah satu upaya meningkatkan edukasi dan kepedulian pelajar terhadap bahaya HIV/AIDS serta penyalahgunaan narkoba. KPA Kabupaten Buleleng bersama unsur Kesra Buleleng juga secara rutin melaksanakan sosialisasi ke sekolah-sekolah di setiap kecamatan. Dalam kegiatan tersebut, perwakilan sekolah diberikan edukasi mengenai HIV/AIDS dan bahaya penyalahgunaan narkoba.

Baca Juga  Entaskan Kota Tanpa Kumuh, Wawali Arya Wibawa Harapkan Pola Pembangunan Partisipatif

Melalui sosialisasi itu, pihaknya optimis dapat meningkatkan pemahaman dan kesadaran generasi muda, sekaligus memperkuat peran sekolah dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang sehat, aman, dan bebas dari stigma serta penyalahgunaan narkoba. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Bupati Sanjaya Terima Hibah Tanah dari KPK, Dorong Optimalisasi Aset untuk Kepentingan Masyarakat

Published

on

By

Bupati Sanjaya Terima Hibah Tanah dari KPK
TERIMA BMN: Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya menerima Barang Milik Negara (BMN) eks barang rampasan negara dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI yang berlangsung di Graha Sewaka Dharma Gedung Pelayanan Publik Pemkot Denpasar, Selasa (6/10). (Foto: Hms Tbn)

Tabanan, baliilu.com – Komitmen pengelolaan aset negara agar memberikan manfaat bagi masyarakat diwujudkan melalui serah terima Barang Milik Negara (BMN) eks barang rampasan negara dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI kepada Pemerintah Kabupaten Tabanan. Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya menghadiri kegiatan serah terima yang berlangsung di Graha Sewaka Dharma Gedung Pelayanan Publik Pemkot Denpasar, Selasa (6/10). Dalam kesempatan tersebut, Pemkab Tabanan menerima hibah berupa tanah seluas 2.000 meter persegi yang berlokasi di Desa Marga.

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Direktur Pelacakan Aset, Pengelolaan Barang Bukti dan Eksekusi KPK RI, Mungki Hadipratikto, Wakil Walikota Denpasar, Ketua Komisi II DPRD Kota Denpasar, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kota Denpasar, Asisten III Setda Kabupaten Tabanan, serta Kepala Perangkat Daerah terkait di lingkungan Pemkot Denpasar dan Kabupaten Tabanan. Serah terima tersebut menjadi bagian dari pengelolaan barang rampasan negara yang dilakukan melalui pemindahtanganan kepada pemerintah daerah untuk memberikan asas kemanfaatan bagi kepentingan publik.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Sanjaya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada KPK RI atas kepercayaan yang diberikan kepada Pemerintah Kabupaten Tabanan melalui hibah tanah tersebut. Menurutnya, hibah tersebut bukan sekadar proses administrasi, tetapi menjadi wujud sinergi dan kolaborasi antara lembaga penegak hukum dengan pemerintah daerah dalam mengoptimalkan aset negara untuk mendukung pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat.

“Kami atas nama Pemerintah Daerah dan seluruh masyarakat Kabupaten Tabanan menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia yang telah memberikan kami hibah tanah seluas 2.000 meter persegi di Desa Marga. Bagi kami, ini merupakan wujud nyata kepercayaan besar dari KPK kepada Pemerintah Kabupaten Tabanan yang sangat kami syukuri,” ujar Sanjaya.

Baca Juga  Wawali Kadek Agus Arya Wibawa Hadiri Upacara "Mecaru Rsi Gana, Melaspas", dan "Ngenteg Linggih" di Pura Siwa Guru Bujangga

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa aset yang diterima akan dikelola secara optimal agar memberikan nilai tambah bagi daerah. Dengan karakteristik Tabanan sebagai salah satu daerah dengan potensi pertanian yang besar, pihaknya melihat lahan tersebut memiliki peluang untuk dikembangkan sebagai bagian dari penguatan sektor pertanian yang saat ini terus didorong Pemerintah Kabupaten Tabanan. Hal tersebut sejalan dengan upaya menjaga produktivitas pangan sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah.

Sanjaya juga mengatakan, optimalisasi aset menjadi hal penting dalam mendukung pembangunan daerah, terlebih Kabupaten Tabanan memiliki ruang fiskal yang terbatas. Untuk itu, melalui pengelolaan aset yang terdata dan terukur, aset daerah yang belum produktif akan terus diupayakan agar dapat memberikan nilai dan manfaat, baik melalui pengelolaan secara mandiri maupun kerja sama dengan pihak ketiga sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Untuk itulah kami akan berkomitmen penuh untuk mengelola, merawat, dan memaksimalkan seluruh aset hibah ini agar dapat berdaya guna secara optimal, terintegrasi, dan tepat sasaran. Ini penting kami sampaikan untuk memastikan kepercayaan besar yang telah diberikan dapat kami jawab dengan sebuah langkah nyata untuk memastikan Tabanan Era Baru, Tabanan yang Aman, Unggul, Madani (AUM) dapat kami wujudkan,” imbuh Sanjaya.

Sementara itu, Direktur Pelacakan Aset, Pengelolaan Barang Bukti dan Eksekusi KPK RI, Mungki Hadipratikto, menjelaskan barang rampasan negara pada prinsipnya terlebih dahulu diupayakan melalui mekanisme lelang. Apabila tidak laku dilelang atau terdapat kepentingan penyelenggaraan pemerintahan, aset tersebut dapat dikelola melalui mekanisme lain sesuai ketentuan, salah satunya melalui pemindahtanganan kepada pemerintah daerah. Langkah tersebut diharapkan dapat memastikan aset negara tetap memberikan manfaat seluas-luasnya bagi masyarakat.

Selain itu, Sanjaya juga berharap momentum serah terima tersebut semakin memperkuat tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan dan berorientasi pada kepentingan masyarakat. Pihaknya juga menyampaikan terima kasih kepada KPK RI serta seluruh pihak yang telah mendukung proses hibah tersebut, seraya berkomitmen menjaga dan memanfaatkan aset secara bertanggung jawab untuk mendukung pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Tabanan. (gs/bi)

Baca Juga  WHDI Kota Denpasar Kembali Gelar Pelatihan Membuat Banten

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Ngopi Kamtibmas “Polisi Bersama Masyarakat”, Polresta Denpasar Rangkul Laskar Merah Putih Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas

Published

on

By

Polresta Denpasar Gelar Ngopi Kamtibmas Bersama Laskar Merah Putih
DIALOG: Polresta Denpasar menggelar dialog Kamtibmas bersama Organisasi Masyarakat Laskar Merah Putih (LMP) di Kantor Polsubsektor Diponegoro, Jalan Diponegoro Nomor 110, Denpasar Barat, Selasa (6/10/2026). (Foto: Hms Polresta Dps)

Denpasar, baliilu.com – Upaya mempererat hubungan antara kepolisian dengan seluruh elemen masyarakat terus dilakukan Polresta Denpasar melalui kegiatan Ngopi Kamtibmas “Polisi Bersama Masyarakat”. Kali ini, Polresta Denpasar menggelar dialog Kamtibmas bersama Organisasi Masyarakat Laskar Merah Putih (LMP) di Kantor Polsubsektor Diponegoro, Jalan Diponegoro Nomor 110, Denpasar Barat, Selasa (6/10/2026) mulai pukul 11.45 Wita hingga selesai.

Ngopi Kamtibmas ini menjadi ruang komunikasi dan silaturahmi antara jajaran Polresta Denpasar dengan organisasi kemasyarakatan, sekaligus sebagai langkah deteksi dini terhadap berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah hukum Polresta Denpasar.

Dalam kegiatan tersebut hadir Wakapolresta Denpasar AKBP I Ketut Widiartha, S.H.,S.I.K.,M.H,. Dari jajaran Laskar Merah Putih turut hadir Ketua Markas Daerah LMP I Kadek Subagiana, Wakil Ketua Markas Daerah Jaya, Sekjen LMP I Nyoman Suardana, Komandan Brigade I Wayan Banyamin, Wakil Brigade LMP Raka Sugita serta sejumlah pengurus dan anggota LMP.

Suasana dialog berlangsung santai namun penuh dengan berbagai masukan terkait situasi Kamtibmas di Kota Denpasar. Melalui konsep Ngopi Kamtibmas, kepolisian memberikan kesempatan kepada organisasi masyarakat untuk menyampaikan berbagai aspirasi, keluhan, informasi maupun permasalahan yang berkembang di tengah masyarakat.

Wakapolresta Denpasar dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa kegiatan Ngopi Kamtibmas merupakan salah satu upaya Polresta Denpasar untuk membangun komunikasi dua arah dengan masyarakat. Kegiatan serupa secara rutin dilaksanakan setiap hari Selasa dan Jumat sebagai sarana untuk menyikapi berbagai permasalahan Kamtibmas yang terjadi di Kota Denpasar.

“Melalui kegiatan Ngopi Kamtibmas ini kami berharap masyarakat dapat menyampaikan secara langsung berbagai keluhan, masukan maupun informasi yang berkaitan dengan situasi Kamtibmas. Apa yang disampaikan tentunya akan menjadi bahan bagi kepolisian untuk ditindaklanjuti bersama,” ungkapnya.

Baca Juga  Walikota Jaya Negara Hadiri Proses “Munggel Pelawatan Ida Ratu Ayu” Desa Adat Penatih

Menurutnya, menjaga keamanan bukan hanya menjadi tugas kepolisian, namun membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Organisasi kemasyarakatan seperti Laskar Merah Putih diharapkan dapat menjadi mitra strategis kepolisian dalam menciptakan suasana yang aman, tertib dan kondusif.

Dalam kesempatan tersebut, jajaran Polresta Denpasar juga mensosialisasikan keberadaan layanan Call Center Polisi 110 yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk menyampaikan laporan maupun membutuhkan bantuan kepolisian. Selain itu, masyarakat juga diperkenalkan dengan Polri Super App sebagai salah satu sarana pelayanan kepolisian yang dapat dimanfaatkan masyarakat.

Wakapolresta Denpasar juga menyampaikan pentingnya membangun sosok kepolisian yang semakin dekat dengan masyarakat. Kehadiran polisi di tengah masyarakat diharapkan dapat menciptakan komunikasi yang terbuka sekaligus menghilangkan jarak antara aparat keamanan dengan masyarakat.

Sementara itu, Sekjen LMP Daerah Bali I Nyoman Suardana menyampaikan bahwa Laskar Merah Putih merupakan organisasi yang memiliki perhatian terhadap kehidupan masyarakat, termasuk persoalan ketertiban dan keamanan di Kota Denpasar. Pihaknya berharap sinergi dengan kepolisian dapat terus diperkuat dalam rangka menjaga situasi yang kondusif.

Ia juga menyampaikan harapan agar jajaran kepolisian dapat lebih sering melaksanakan kegiatan sambang ke banjar-banjar. Menurutnya, kehadiran langsung polisi di tengah masyarakat akan semakin mempererat hubungan dan membangun komunikasi yang baik sehingga tidak ada jarak antara Polri dengan masyarakat.

Sementara itu, Ketua Markas Daerah LMP I Kadek Subagiana turut menyampaikan perjalanan terbentuknya LMP di Bali serta berbagai kegiatan sosial yang selama ini dilakukan organisasi tersebut. LMP, kata dia, turut berupaya membantu masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial, di antaranya membantu proses perabuan jenazah serta kegiatan bakti sosial ke panti jompo.

LMP juga telah menjalin kolaborasi dengan berbagai elemen masyarakat. Dalam struktur organisasi, LMP juga memiliki sejumlah purnawirawan serta dewan kehormatan dari unsur TNI dan Polri. Dalam dialog tersebut, pihak LMP juga menyampaikan rencana penguatan organisasi melalui pembentukan Brigade dan Provost LMP. Untuk itu, pihaknya berharap adanya dukungan serta pembinaan dari jajaran kepolisian sehingga keberadaan organisasi dapat berjalan sesuai dengan ketentuan dan memberikan manfaat positif bagi masyarakat.

Baca Juga  Hadiri “Karya Baligia Punggel”, Wawali Arya Wibawa Apresiasi Gotong-royong Krama Kepaon

Kegiatan Ngopi Kamtibmas tersebut berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan dialogis. Pertemuan diakhiri dengan komitmen bersama untuk terus menjaga komunikasi, memperkuat sinergi serta meningkatkan peran aktif masyarakat dalam menciptakan Kamtibmas yang aman, tertib dan kondusif di wilayah hukum Polresta Denpasar. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca