Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Wawali Arya Wibawa Apresiasi Peresmian Satuan Pendidikan Pratama Widyalaya Kumala Loka Panjer

BALIILU Tayang

:

wawali arya wibawa
TERIMA IJIN PENDIRIAN: Wakil Walikota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa saat menerima secara resmi Ijin Pendirian Operasional Penyelenggaraan Satuan Pendidikan Pratama Widyalaya Kumara Loka Desa Adat Panjer, Kelurahan Panjer dari Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bali, I Gusti Made Sunartha di  Yayasan Kumara Loka, Desa Adat Panjer, Kelurahan Panjer Jl.Tukad Mawa No.9c Panjer, Rabu (25/2). (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Wakil Walikota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa menerima secara resmi Ijin Pendirian Operasional Penyelenggaraan Satuan Pendidikan Pratama Widyalaya Kumara Loka Desa Adat Panjer, Kelurahan Panjer dari Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bali, I Gusti Made Sunartha di Yayasan Kumara Loka, Desa Adat Panjer, Kelurahan Panjer Jl.Tukad Mawa No.9c Panjer, Rabu (25/2).

Selanjutnya, izin tersebut secara resmi diserahkan kepada Ketua Yayasan Kumala Loka Panjer, I Wayan Restina yang disaksikan langsung oleh Anggota DPD RI, IB Rai Dharmawijaya Mantra, bertempat di Pratama Widyalaya Yayasan Kumala Loka Panjer, serta dihadiri undangan lainnya.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa menyampaikan apresiasi atas terbitnya izin Pratama Widyalaya Kumara pertama di Kota Denpasar. Atas nama Pemerintah Kota Denpasar, pihaknya mengucapkan terima kasih atas sinergi dan komunikasi yang telah terjalin antara DPD RI perwakilan Bali, Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bali, serta Pemerintah Kota Denpasar.

“Kami selalu berkomitmen menjalankan visi dan misi kelima, yakni penguatan jati diri dan pemberdayaan masyarakat yang berlandaskan budaya Bali. Di dalam budaya Bali terdapat unsur adat, agama, seni, dan budaya. Konsep Widyalaya ini menjadi sangat penting dalam memperkuat visi tersebut,” ujarnya.

Lebih lanjut dijelaskan, pembangunan pendidikan Widyalaya tidak semata melihat kuantitas, melainkan kualitas. Dengan heterogenitas masyarakat Kota Denpasar, penguatan pendidikan berbasis nilai-nilai budaya dinilai mampu memperkokoh pembangunan kota yang dicintai bersama.

Arya Wibawa juga mengungkapkan bahwa proses penggodokan konsep Widyalaya telah dilakukan hampir satu tahun bersama Rai Dharmawijaya Mantra. Saat ini Pemkot Denpasar tengah melakukan pendataan potensi yang dapat mendukung terwujudnya konsep pendidikan Widyalaya, yang meliputi jenjang Adi, Pratama, Madya, hingga Utama.

Baca Juga  Wawali Arya Wibawa Lepas Fun Walk HUT Ke-40 Pasemetonan Ageng Warih Anglurah Lanang Tainsiat

“Kami akan berkolaborasi berbasis desa adat yang menjadi pembeda Denpasar dengan kabupaten lain di Bali. Kami telah menugaskan Kadis Kebudayaan dan Kadis Pendidikan untuk melakukan pemetaan serta sosialisasi kepada desa adat. Bendesa adat akan kami kumpulkan untuk memetakan potensi desa adat yang bisa mengembangkan konsep Widyalaya ini,” jelasnya.

Ia menambahkan, beberapa TK Negeri di Denpasar diketahui telah mengadopsi konsep serupa, meski belum terintegrasi secara resmi dengan pemerintah pusat. Diharapkan ke depan keberadaan Widyalaya di Kota Denpasar dapat terwujud secara optimal dan terintegrasi.

Sementara itu, DPD RI, IB Rai Dharmawijaya Mantra menyampaikan bahwa saat ini di Denpasar telah terdapat dua Widyalaya, salah satunya berbasis inklusi untuk disabilitas. Menurutnya, pengelolaan pendidikan formal berbasis desa adat memiliki potensi besar, mengingat desa adat umumnya memiliki aset tanah, lembaga pendukung seperti LPD, pasar desa adat, serta potensi akreditasi lembaga pendidikan.

“Kita mendorong desa adat apabila ingin mendirikan yayasan pendidikan dari TK, SD, SMP hingga SMA sangat memungkinkan. Pendidikan berbasis desa adat ini menjadi penguatan dari akar budaya,” ujarnya.

Ia juga menjelaskan bahwa untuk sekolah negeri diperlukan transformasi dan kesepakatan bersama Kementerian Agama, Bimas Hindu, serta kepala daerah. Selain itu, perlu pengaturan transisi guru yang berada di bawah Kementerian Agama maupun pemerintah daerah.

Konsep Widyalaya sendiri diharapkan menjadi sekolah berbasis akhlak, dengan komposisi pembelajaran yang menyeimbangkan antara nilai-nilai budaya dan norma (sekitar 40 sampai 60 persen) dengan pembelajaran umum nasional maupun internasional.

Dengan demikian, siswa tidak hanya memperoleh ilmu pengetahuan dan modernisasi, tetapi juga memiliki nilai, arah, serta pengendalian diri yang bersumber dari tradisi dan norma budaya Bali.

Baca Juga  Arya Wibawa Buka Gathering Bersama Stake Holder Pariwisata

“Melalui sinergi pemerintah, desa adat, dan pemangku kepentingan terkait, keberadaan Widyalaya di Kota Denpasar diharapkan mampu memperkuat karakter generasi muda sekaligus menjaga jati diri budaya Bali di tengah perkembangan zaman,” ujarnya.  (eka/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan

NEWS

Presiden Prabowo Lantik Jenderal Tandyo Budi Revita sebagai KSAD di Istana Negara

Published

on

By

Presiden Prabowo Lantik KSAD Tandyo
LANTIK: Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Jenderal TNI Tandyo Budi Revita sebagai Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) dalam upacara kenegaraan yang berlangsung di Istana Negara, Jakarta, pada Kamis, 15 Oktober 2026. (Foto: BPMI Setpres/Muchlis Jr/presidenri.go.id)

Jakarta, baliilu.com – Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Jenderal TNI Tandyo Budi Revita sebagai Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) dalam upacara kenegaraan yang berlangsung di Istana Negara, Jakarta, pada Kamis, 15 Oktober 2026. Pengangkatan Jenderal TNI Tandyo Budi Revita sebagai KSAD didasarkan pada Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 106/TNI/Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Kepala Staf Angkatan Darat.

Dalam prosesi pelantikan, Presiden Prabowo secara langsung memimpin pengambilan sumpah jabatan yang diikuti oleh Jenderal Tandyo Budi Revita. Pengucapan sumpah tersebut menjadi penegasan komitmen KSAD yang baru untuk menjunjung tinggi konstitusi, menjaga kehormatan prajurit, serta menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab.

“Bahwa saya akan setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya dan seadil-adilnya. Bahwa saya dalam menjalankan tugas jabatan akan menjunjung tinggi etika jabatan dengan penuh rasa tanggung jawab. Bahwa saya akan menjunjung tinggi sapta marga dan sumpah prajurit dengan sebaik-baiknya,” ujar Presiden Prabowo saat mendiktekan sumpah jabatan.

Usai pengucapan sumpah, rangkaian pelantikan dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara pengambilan sumpah jabatan. Prosesi tersebut berlangsung khidmat dan disaksikan oleh para pejabat negara serta tamu undangan yang hadir.

Jenderal TNI Tandyo Budi Revita menggantikan Jenderal TNI Maruli Simanjuntak yang sebelumnya menjabat sebagai KSAD dan kini mendapat penugasan baru sebagai Wakil Panglima TNI sekaligus Kepala Badan Nasional Pengelola Perbatasan dan Daerah Terpencil. Jenderal TNI Tandyo merupakan perwira tinggi TNI Angkatan Darat lulusan Akademi Militer (Akmil) tahun 1991.

Lahir di Surakarta pada 21 Februari 1969, Jenderal TNI Tandyo memiliki pengalaman panjang dalam pengabdian dan kepemimpinan di lingkungan militer.

Baca Juga  Wawali Arya Wibawa Buka BRI REI Expo Bali 2024

Dalam jabatan barunya, Jenderal TNI Tandyo menegaskan komitmennya untuk mempercepat pelaksanaan berbagai program strategis pemerintah yang melibatkan TNI Angkatan Darat. Menurutnya, sejumlah program prioritas Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming, mulai dari Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), Sekolah Rakyat, hingga ketahanan pangan, menjadi perhatian utama yang harus segera ditindaklanjuti oleh jajaran TNI Angkatan Darat.

“Tentunya ini akan menjadi PR dari Angkatan Darat untuk bisa mempercepat, khususnya untuk operasionalisasi apakah itu KDKMP, apakah itu sekolah rakyat, apakah itu ketahanan pangan yang menjadi tugas dari Bapak Presiden akan segera kita selesaikan,” ujar Tandyo dalam keterangannya usai pelantikan.

Pelantikan tersebut turut dihadiri sejumlah pimpinan lembaga negara, para menteri Kabinet Merah Putih, dan undangan lainnya. Sementara itu, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto hadir sebagai saksi dalam prosesi pengambilan sumpah jabatan. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Presiden Prabowo Lantik Maruli Simanjuntak sebagai Wakil Panglima TNI Merangkap Kepala Badan Nasional Pengelola Perbatasan dan Daerah Terpencil

Published

on

By

Presiden Prabowo Lantik Wakil Panglima TNI
LANTIK: Presiden Prabowo Subianto melantik Jenderal TNI Maruli Simanjuntak sebagai Wakil Panglima TNI merangkap Kepala Badan Nasional Pengelola Perbatasan dan Daerah Terpencil di Istana Negara, Jakarta, pada Kamis, 15 Oktober 2026. (Foto: BPMI Setpres/Muchlis Jr/presidenri.go.id)

Jakarta, baliilu.com – Presiden Prabowo Subianto melantik Jenderal TNI Maruli Simanjuntak sebagai Wakil Panglima TNI merangkap Kepala Badan Nasional Pengelola Perbatasan dan Daerah Terpencil. Pelantikan dilaksanakan di Istana Negara, Jakarta, pada Kamis, 15 Oktober 2026.

Pengangkatan ini berdasarkan Keputusan Presiden RI Nomor 105/TNI Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Wakil Panglima Tentara Nasional Indonesia merangkap Kepala Badan Nasional Pengelola Perbatasan dan Daerah Terpencil. Keputusan Presiden tersebut dibacakan oleh Sekretaris Militer Presiden, Mayjen TNI Wahyu Yudhayana.

Pelantikan ini ditandai dengan pengucapan sumpah jabatan, yang dipandu langsung oleh Presiden Prabowo. Prosesi tersebut berlangsung dengan penuh khidmat, menegaskan komitmen untuk mengemban amanah dengan tanggung jawab dan integritas.

“Bahwa saya akan setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya dan seadil-adilnya. Bahwa saya dalam menjalankan tugas jabatan akan menjunjung tinggi etika jabatan dengan penuh rasa tanggung jawab. Bahwa saya akan menjunjung tinggi Sapta Marga dan Sumpah Prajurit dengan sebaik-baiknya,” ujar Presiden Prabowo saat mendiktekan penggalan sumpah jabatan.

Setelah pengucapan sumpah, acara dilanjutkan dengan penanggalan dan penyematan tanda pangkat dan tanda jabatan oleh Presiden Prabowo. Acara dilanjutkan penandatanganan berita acara.

Acara diakhiri dengan pemberian ucapan selamat yang didahului oleh Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming untuk selanjutnya diikuti para undangan yang hadir.

Usai pelantikan, Maruli mengatakan bahwa Badan Nasional Pengelola Perbatasan dan Daerah Terpencil merupakan gagasan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di wilayah perbatasan dan daerah terpencil. Menurutnya, gagasan tersebut sejalan dengan upaya memperkuat perekonomian masyarakat di wilayah-wilayah yang selama ini membutuhkan perhatian lebih. Sementara, terkait dengan tugasnya sebagai Wakil Panglima TNI, Maruli menegaskan bahwa tugas utamanya adalah membantu Panglima TNI dalam menjalankan tugas.

Baca Juga  Wawali Arya Wibawa Lepas Jalan Sehat Sambut HUT Ke-80 RI

“Ini jadi badannya nanti dari badan nasional pengelola perbatasan jadi sekarang pengelola perbatasan dan daerah terpencil. Itu nanti tugas saya. Kalau wakil Panglima ya jelas wakil Panglima dan membantu Panglima,” ujar Maruli kepada awak media.

Tampak hadir dalam pelantikan tersebut para pimpinan lembaga negara, jajaran menteri dan kepala badan Kabinet Merah Putih, dan para undangan lainnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Kapolri Suyudi Ario Seto Kunjungi MA, Perkuat Kolaborasi Penegakan Hukum

Published

on

By

Kapolri Kunjungi Mahkamah Agung
KUNJUNGI MA: Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto mengunjungi Mahkamah Agung (MA) Republik Indonesia di Gedung Balairung MA, Jakarta, Rabu (14/10/2026), untuk mempererat koordinasi dan kolaborasi antarlembaga dalam sistem peradilan pidana (criminal justice system). (Foto: Hms Polri)

Jakarta, baliilu.com – Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto mengunjungi Mahkamah Agung (MA) Republik Indonesia di Gedung Balairung MA, Jakarta, Rabu (14/10/2026), untuk mempererat koordinasi dan kolaborasi antarlembaga dalam sistem peradilan pidana (criminal justice system).

Kapolri hadir bersama jajaran pejabat utama Mabes Polri dan disambut langsung oleh Ketua MA RI Sunarto beserta jajaran hakim agung.

Suyudi mengatakan, kunjungan tersebut merupakan bentuk silaturahmi sekaligus koordinasi sebagai pejabat baru untuk memperkuat hubungan antarlembaga penegak hukum dalam pelaksanaan tugas ke depan.

“Ini adalah bentuk koordinasi sekaligus juga silaturahmi sebagai pejabat baru agar kita semua bagian dari criminal justice system ini bisa lebih solid, lebih kuat, dan lebih koordinatif dan kolaboratif dalam pelaksanaan tugas ke depan,” ujar Suyudi.

Ia berharap, penguatan sinergi tersebut dapat mendukung terwujudnya penegakan hukum yang berkeadilan serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Indonesia tetap aman dan kondusif.

“Semoga apa yang menjadi harapan masyarakat, hukum yang berkeadilan bisa terwujud. Situasi masyarakat, kondisi kamtibmas di Indonesia bisa aman, lancar, dan kondusif,” kata Suyudi.

Melalui kunjungan ini, Polri menegaskan komitmennya untuk memperkuat kerja sama dengan MA dan lembaga penegak hukum lainnya. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat mendukung pelaksanaan penegakan hukum yang profesional, memberikan kepastian hukum, serta menghadirkan rasa keadilan bagi masyarakat. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Baca Juga  Wawali Arya Wibawa Tutup Ubung Kaja Festival 2024
Lanjutkan Membaca