Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Wawali Arya Wibawa Buka Jalan Sehat Serangkaian Pedungan Village Festival 2024

BALIILU Tayang

:

jalan sehat pedungan
LEPAS BURUNG: Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa didampingi istri Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa saat melepas Jalan Sehat serangkaian Pedungan Village Festival tahun 2024 dan sekaligus HUT ke-35 LPD Pedungan yang ditandai dengan pelepasan burung di Pemelisan Desa Pedungan, pada Minggu (9/6). (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa didampingi istri Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa melepas Jalan Sehat serangkaian kegiatan Pedungan Village Festival Tahun 2024 dan HUT ke-35 LPD Desa Pedungan yang ditandai dengan pelepasan burung di Pemelisan Desa Pedungan, pada Minggu (9/6) pagi. Pelaksanaan kegiatan yang diikuti ribuan masyarakat Pedungan ini juga turut dihadiri Anggota DPRD Provinsi Bali, I Gusti Putu Budiarta bersama tokoh masyarakat desa setempat.

Wawali Arya Wibawa mengapresiasi pelaksanaan jalan sehat serangkaian kegiatan Pedungan Village Festival Tahun 2024 sekaligus HUT ke-35 LPD Desa Adat Pedungan.

“Dimana, selain untuk meningkatkan kesehatan tubuh, pelaksanaan ini juga dapat meningkatkan minat masyarakat untuk berolahraga, serta mempererat tali persaudaraan,” ujarnya.

Selebihnya Arya Wibawa menekankan bahwa, kegiatan ini merupakan peluang bagi kaum muda untuk belajar tentang berorganisasi, budaya dan kesenian. Mengingat dalam pegelaran ini tak hanya menonjolkan hiburan milenial, namun juga terdapat lomba-lomba kebudayaan yang diikuti oleh siswa tingkat Taman Kanak-kanak, SD, SMP, STT, hingga Ibu-ibu PKK se-Desa Adat Pedungan.

“Kami turut mengucapkan selamat Ulang Tahun ke-35 LPD Pedungan, kami berharap kegiatan positif ini dapat dilaksanakan secara berkelanjutan sehingga kedepannya dapat memberikan dampak yang positif bagi kaum milenial dan masyarakat khususnya di Desa Pedungan,” pungkas Arya Wibawa.

Sementara Ketua Panitia Pedungan Village Festival, I Ketut Widhidana mengatakan pelaksanaan Pedungan Village Festival ini merupakan agenda pertama dan dirangkai dengan HUT LPD Pedungan yang ke-35 tahun.

Lebih lanjut dikatakannya, Pedungan Village Festival ini dilaksanakan selama dua hari yakni dari tanggal 8 hingga 9 Juni 2024.

“Dalam pelaksanaan ini kami mengkolaborasikan antara parade kesenian dan hiburan milenial dengan harapan kedepannya kami dapat mengevaluasi dan dilaksanakan secara berkelanjutan di Desa Pedungan,” pungkas Widhidana. (eka/bi)

Baca Juga  Wawali Arya Wibawa Hadiri “Pemelaspasan Pelinggih” Pura Pesamuan Agung Sakenan Kelurahan Serangan

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan

NEWS

Bupati Badung Dorong Transformasi Sektor Pariwisata

Wujudkan Pariwisata Badung Berkualitas dan Berkelanjutan

Loading

Published

on

By

Bupati Adi Arnawa Buka Sharing Session Pariwisata Badung
SHARING SESSION: Bupati Wayan Adi Arnawa bersama Wabup Bagus Alit Sucipta saat acara “Sharing Session“ bertajuk "Mewujudkan Pariwisata Badung Berkualitas dan Berkelanjutan" di Balai Budaya Giri Nata Mandala, Puspem Badung, Rabu (16/9). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Pemerintah Kabupaten Badung terus mematangkan langkah strategis dalam mentransformasi sektor pariwisata yang berkualitas dan berkelanjutan. Komitmen tersebut ditegaskan Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa saat membuka Sharing Session bertajuk “Mewujudkan Pariwisata Badung Berkualitas dan Berkelanjutan” di Balai Budaya Giri Nata Mandala, Puspem Badung, Rabu (16/9/2026). Forum strategis ini menghadirkan stakeholders pariwisata, akademisi, hingga pelaku industri untuk menyamakan persepsi menuju pariwisata berkualitas.

Acara ini dirangkaikan dengan Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara Perumda Pasar dan Pangan Mangu Giri Sedana dengan PT. Coconut Homes dan BNDCC & BNDH (PT. Nusa Dua Indonesia) terkait Penyediaan Kebutuhan Pokok.

Bupati Adi Arnawa menyampaikan hasil diskusi ini akan segera ditindaklanjuti. “Saya mendengar Ketua Bali Tourism Board (BTB) Ida Bagus Agung Partha Adnyana akan langsung mengadakan rapat dengan Kadis Pariwisata Badung untuk menindaklanjuti daripada apa yang bisa dilakukan dalam jangka pendek ini,” jelasnya.

Terkait upaya menjaga ketertiban, kenyamanan, dan keamanan, Pemkab Badung akan mengoptimalkan peran pengamanan tradisional Bali di objek wisata. “Salah satunya lewat pecalang, sehingga beberapa kebijakan yang sudah kami lakukan, ada tercipta rasa aman, nyaman dan tertib. Mudah-mudahan dengan langkah seperti itu nanti pihak pecalang khususnya di daerah-daerah pariwisata untuk ikut membantu daripada tujuan pemerintah untuk menata kawasan pariwisata,” ujar Bupati.

Mengenai penataan wilayah Kuta, Pemkab Badung menyiapkan kantong parkir guna mengurangi kemacetan dan memperindah kawasan wisata, seiring rencana pembangunan moda transportasi publik.

“Tidak cukup kita hanya membangun pedestrian, tapi kan juga ada satu bottleneck di sana, di sepanjang jalan itu malah dijadikan tempat parkir. Seiring dengan kita sedang akan membangun moda transportasi publik juga di Kuta. Kita menyiapkan kantong parkir dan salah satunya di eks Bali Anggrek itu. Agar bisa, malam tahun baru ini sudah bisa dimanfaatkan untuk parkir,“ terangnya.

Baca Juga  Wawali Arya Wibawa Buka Kegiatan Sekolah Lapang Gempa Bumi dan Tsunami di Desa Sanur Kauh

Bupati Adi Arnawa juga menyampaikan strategi pembangunan infrastruktur di Wilayah Badung Utara guna membangun konektivitas dan menunjang destinasi pariwisata yang akan berkembang.

“Kadang-kadang kita membangun destinasi terlebih dahulu tapi aksesnya belakangan. Ini agak susah nanti. Maka kita mencoba membangun dulu infrastruktur ini, konektivitas kita bangun, masalah nanti ada potensi destinasi atau gimana nanti itu masalah kedua. Kalau itu memang ternyata memberikan potensi untuk menjadi satu destinasi yang baru, tentu kita akan support sesuai dengan karakteristik daerahnya. Tidak serta-merta pariwisata yang ada di selatan saya akan bawa ke utara,” pungkasnya.

Forum ini turut dihadiri Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta, Ketua DPRD yang diwakili Ketua Komisi II DPRD Badung I Made Sada, Sekda Badung IB Surya Suamba beserta Kepala OPD di lingkungan Pemkab Badung, Kepala OPD terkait di Lingkungan Pemprov Bali, Kepala Instansi vertikal, dan Tim Perumus Kebijakan Daerah Kabupaten Badung. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Sinergi P4GN di Lingkungan Sekolah, Bunda Antinarkoba Edukasi Siswa SMP Bali Kiddy School

Published

on

By

Bunda Antinarkoba Badung Sosialisasi P4GN di SMP Bali Kiddy
SOSIALISASI: Bunda Antinarkoba Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, memimpin langsung sosialisasi interaktif P4GN di SMP Bali Kiddy School, Jalan Teuku Umar Barat, Rabu (16/9). (Foto: bi)

Badung, baliilu.com – Guna memperkuat ketahanan sekolah terhadap ancaman kejahatan narkotika, Bunda Antinarkoba Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, memimpin langsung sosialisasi interaktif Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) di SMP Bali Kiddy School, Jalan Teuku Umar Barat, Rabu (16/9). Langkah preventif sejak dini ini menjadi bagian dari strategi berbasis pendidikan untuk menciptakan ekosistem belajar yang bersih dari narkoba (Bersinar).

Kegiatan edukatif ini dihadiri langsung oleh Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Badung, perwakilan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Badung, serta Kepala SMP Bali Kiddy School. Sinergi lintas instansi ini menegaskan komitmen bersama antara pemerintah, aparat penegak hukum, dan institusi pendidikan dalam memproteksi tumbuh kembang generasi muda.

Dalam arahan substantifnya, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa menekankan pentingnya peran aktif pelajar sebagai agen perubahan yang mampu membentengi diri dari pengaruh buruk lingkungan. “Bunda hadir di sini, di sekolah adik-adik Bali Kiddy, ingin bersama-sama membangun sekolah yang sehat, aman, dan nyaman,” ucapnya mengedukasi para siswa.

Suasana sosialisasi berjalan dua arah saat sesi diskusi interaktif dibuka. Para pelajar secara kritis mendalami faktor kerentanan remaja, mulai dari tekanan mental (peer pressure), dampak psikologis pergaulan bebas, hingga kerentanan akibat dinamika keluarga yang kurang harmonis. Edukasi ini membekali siswa dengan pemahaman komprehensif mengenai bahaya laten narkotika yang dapat merusak sistem saraf fisik dan kesehatan mental secara permanen.

Lebih lanjut, Rasniathi mengingatkan agar lingkungan sekolah peka terhadap pemicu psikologis seperti perundungan (bullying) dan stres akademik yang kerap menjadi pintu masuk penyalahgunaan zat adiktif.

“Ingatlah, narkoba bukan solusi pelarian, melainkan pintu kehancuran masa depan. Narkoba membuat kecanduan dan kerusakan yang permanen bagi diri kita,” tegasnya.

Baca Juga  Arya Wibawa Tanam Pohon Serangkaian Gerakan Gotong-royong Semesta Berencana

Melalui pendekatan P4GN berbasis sekolah ini, kesadaran hukum dan imunitas pelajar terhadap narkoba diharapkan semakin kokoh. Penguatan karakter, prestasi akademik, dan pemahaman regulasi sejak bangku SMP menjadi fondasi utama dalam mewujudkan Kabupaten Badung yang bersih dari narkotika. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Manusa Yadnya Bersama Gelaran PHDI Denpasar Jadi Solusi dan Ringankan Warga

Published

on

By

PHDI Denpasar Gelar Manusa Yadnya Bersama
Upacara Manusa Yadnya Bersama PHDI Denpasar pada 3 Oktober 2026. (Foto: ist)

Denpasar, baliilu.com – Di tengah maraknya konten media sosial yang menyampaikan keluhan atas pelaksanaan yadnya dalam agama Hindu yang dinilai ribet dan memberatkan, Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kota Denpasar hadir memberi solusi.

“Adanya anggapan bahwa yadnya dalam agama Hindu itu ribet dan memberatkan kami jawab dengan pelaksanaan manusa yadnya bersama ini,” jelas Ketua PHDI Kota Denpasar Dr. I Made Arka, S.Pd., M.Pd., didampingi Ketua Panitia Dr. AA Ngurah Agung Wira Bima Wikrama, ST, M.Si, kepada media pada Rabu (16/9) di sela-sela rapat persiapan di Kantor PHDI Kota Denpasar Taman Kota Lumintang Denpasar.

Sebagai upaya memberikan pelayanan kepada umat Hindu di Kota Denpasar dan sekitarnya, PHDI Kota Denpasar kembali menggelar upacara manusa yadnya massal. “Upacara Menek Kelih, Pewintenan Saraswati dan Metatah Massal digelar sebagai upaya meringankan umat Hindu dalam menuntaskan kewajiban manusa yadnya kepada anak-anaknya,” ujar Made Arka.

Lebih jauh doktor ilmu agama ini menegaskan bahwa pelaksanaan manusa yadnya secara bersama selain sebagai perwujudan spirit gotong-royong Vasudhaiva Kutumbhakam, juga sebagai upaya menepis anggapan bahwa yadnya itu mahal dan ribet.

“Dengan semangat bergotong-royong, umat dapat mengikuti upacara manusa yadnya ini dengan ringan dan mudah tidak ribet,” jelasnya. Besaran punia untuk mengikuti upacara yang cukup penting dalam tahapan kehidupan manusia ini diserahkan kepada kerelaan dan keikhlasan umat.

“Punia yang diberikan sejatinya sebagai wujud bhakti persembahan kepada para leluhur yang turun kepada anak-anak kita sehingga besarannya disesuaikan dengan kemampuan,” tegas Made Arka lagi. Harapannya terjadi subsidi silang, di mana yang mampu mepunia lebih dapat membantu yang kurang mampu.

Baca Juga  Jelang Galungan, Pemkot Gencar Turunkan Inflasi

Selain solusi untuk meringankan umat, Manusa Yadnya Bersama ini juga menjadi solusi bagi warga perantauan atau warga transmigran yang tidak menjadi warga di wilayah desa adat di Bali dan Kota Denpasar.

Selain itu pihaknya juga membuka peran serta masyarakat dan swasta melalui donasi dan sponsorship. “Panitia juga turut urunan mepunia untuk bergotong-royong memberi pelayanan kepada umat,” ujar penggemar olahraga beladiri ini.

Ketua Panitia Dr. AA Ngurah Agung Wira Bima Wikrama, ST, M.Si, berharap kepada para peserta agar mengenakan busana sembahyang sederhana berupa pakaian putih-kuning madya, sesuai dengan kesepakatan yang telah dibuat. “Pedoman pakaian dibuat sebagai upaya kebersamaan dan kesederhanaan, agar inti pelaksanaan yadnya dapat berlangsung dengan khidmat dan penuh bhakti,” ujar Agung Wira Bima.

Segala hal teknis terkait acara akan disampaikan langsung kepada peserta saat teknikal meeting sebelum pelaksanaan. “Para peserta yang terdaftar juga akan dimasukkan ke dalam grup WA untuk memudahkan koordinasi dan komunikasi,” jelasnya. Panitia mengharapkan partisipasi aktif dari seluruh peserta untuk memastikan kelancaran dan keberhasilan acara ini.

Adapun pemuput upacara melibatkan pinandita yang berasal dari berbagai soroh atau pasemetonan di Bali. Keberadaan mereka akan memberikan nilai sakral dan keberagaman pada acara ini.

“Semua informasi lebih lanjut dapat diperoleh dengan menghubungi sekretariat panitia. Mari bersama-sama menjaga keharmonisan dalam menjalankan ibadah dan tradisi keagamaan,” jelasnya.

Rencananya manusa yadnya ini akan diselenggarakan di Wantilan Pura Lokananta Denpasar pada Sabtu, 3 Oktober 2026. Pihaknya membuka pendaftaran kepada seluruh umat Hindu di Kota Denpasar dan sekitarnya.

Bagi umat yang ingin mengikuti upacara manusa yadnya ini agar menghubungi kontak: +62 857-9265-5761 (Tu Riska) dan +62 857 9266 5761 (Esa). (eka/bi)

Baca Juga  Wawali Arya Wibawa Tutup D’TIK Fest Ke-13

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca