Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Wawali Arya Wibawa Pimpin Apel Penurunan Bendera HUT Ke-81 RI

BALIILU Tayang

:

Wakil Walikota Denpasar Arya Wibawa menjadi Inspektur Upacara pada Apel Penurunan Bendera HUT Ke-81 Kemerdekaan RI di Lapangan Lumintang, Kota Denpasar.
INSPEKTUR UPACARA: Wakil Walikota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa saat bertindak sebagai Inspektur Upacara pada Apel Penurunan Bendera dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, yang berlangsung di Lapangan Lumintang, Kota Denpasar, Minggu (17/8) sore. (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Wakil Walikota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa, bertindak sebagai Inspektur Upacara pada Apel Penurunan Bendera dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, yang berlangsung di Lapangan Lumintang, Kota Denpasar, Minggu (17/8) sore.

Kegiatan tersebut turut dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Denpasar, Wakil Ketua DPRD Kota Denpasar, Made Oka Cahyadi Wiguna, Sekretaris Daerah Kota Denpasar I Gusti Ngurah Eddy Mulya, para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta undangan lainnya.

Pelaksanaan apel berlangsung tertib dan khidmat. Rangkaian kegiatan diawali dengan persiapan pasukan hingga prosesi penurunan Sang Merah Putih yang diikuti seluruh peserta dengan penuh penghormatan. Momentum tersebut sekaligus menjadi penutup rangkaian kegiatan peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan RI di Kota Denpasar, yang tahun ini diwarnai berbagai kegiatan kebersamaan dan partisipasi masyarakat.

Wakil Walikota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa, mengatakan peringatan kemerdekaan hendaknya tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum untuk memperkuat semangat pengabdian dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Menurutnya, tantangan pembangunan ke depan membutuhkan semangat gotong-royong, persatuan, kepedulian, serta kerja bersama antara pemerintah dan masyarakat.

“Semangat kemerdekaan harus terus kita jaga dengan mengisinya melalui kerja nyata dan pengabdian. Bagi Pemerintah Kota Denpasar, mengisi kemerdekaan diwujudkan melalui peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat, pembangunan infrastruktur yang optimal, program-program yang berpihak kepada masyarakat, serta berbagai upaya untuk meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat,” ujar ujarnya.

Wawali Arya Wibawa menambahkan, pembangunan Kota Denpasar akan terus diarahkan untuk menjawab kebutuhan masyarakat dengan mengedepankan pelayanan publik yang responsif, penguatan ekonomi kerakyatan, peningkatan kualitas lingkungan, pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan, serta pemberdayaan masyarakat. Semangat tersebut menjadi bagian dari upaya bersama untuk memastikan kemerdekaan dapat dirasakan manfaatnya secara nyata oleh seluruh lapisan masyarakat.

Baca Juga  Kasus Meninggal Dunia Nihil, Persentase Kesembuhan Capai Persen 97,82 Persen

“Pembangunan harus memberikan manfaat dan menghadirkan rasa keadilan bagi masyarakat. Karena itu, semangat kemerdekaan kita maknai dengan terus meningkatkan pelayanan, memperkuat infrastruktur, membuka ruang bagi masyarakat untuk berkembang, serta menghadirkan program-program yang benar-benar menyentuh kebutuhan rakyat. Inilah bentuk pengabdian kita dalam melanjutkan perjuangan para pendahulu,” imbuhnya.

Pada kesempatan tersebut, Wawali Arya Wibawa atas nama masyarakat dan Pemerintah Kota Denpasar juga menyampaikan rasa empati dan kepedulian kepada masyarakat yang terdampak musibah gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Pihaknya mengajak seluruh masyarakat untuk bergotong-royong serta turut mendoakan keselamatan dan ketabahan bagi saudara-saudara yang tengah menghadapi dampak bencana tersebut.

“Di tengah kita memperingati kemerdekaan, mari kita juga menyisihkan perhatian dan kepedulian kepada saudara-saudara kita yang tertimpa musibah gempa di NTT. Semoga diberikan keselamatan, ketabahan, serta proses pemulihan dapat berjalan dengan baik,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Arya Wibawa mengajak seluruh masyarakat Kota Denpasar untuk terus menjaga persatuan, toleransi, gotong-royong, dan semangat kebersamaan sebagai kekuatan dalam mengisi kemerdekaan. Menurutnya, kemajuan daerah tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan partisipasi seluruh elemen masyarakat sesuai dengan peran masing-masing.

Apel penurunan bendera kemudian ditutup dengan tertib setelah seluruh rangkaian prosesi selesai dilaksanakan. Momentum HUT Ke-81 Kemerdekaan RI tersebut menjadi pengingat bahwa kemerdekaan harus terus diisi dengan kerja, pelayanan, kepedulian, dan pembangunan yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Dari Kota Denpasar, semangat kemerdekaan diteguhkan melalui komitmen bersama untuk terus bergerak membangun kota yang maju, inklusif, berbudaya, dan semakin sejahtera, sebagai bagian dari upaya mewujudkan Indonesia yang berdaulat, adil dan makmur,” ujar Arya Wibawa. (eka/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Gubernur Koster Bacakan Sambutan Menteri pada Pemberian Remisi di Lapas Kerobokan

Published

on

By

Gubernur Bali Wayan Koster membacakan sambutan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan pada Upacara Pemberian Remisi di Lapas Kerobokan, Badung
PEMBERIAN REMISI: Gubernur Bali Wayan Koster membacakan sambutan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia Agus Andrianto pada Upacara Pemberian Remisi Umum bagi narapidana dan Pengurangan Masa Pidana bagi Anak Binaan dalam rangka memperingati HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Lapas Kerobokan, Badung, Senin (17/8/2026). (Foto: Hms Pemprov Bali)

Badung, baliilu.com – Gubernur Bali Wayan Koster membacakan sambutan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia Agus Andrianto pada Upacara Pemberian Remisi Umum bagi narapidana dan Pengurangan Masa Pidana bagi Anak Binaan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Lapas Kerobokan, Badung, Senin (17/8/2026).

Dalam sambutan Menteri yang dibacakan Gubernur Koster, disampaikan bahwa peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan RI menjadi momentum untuk meneguhkan kembali komitmen dalam mewujudkan cita-cita para pendiri bangsa. Tahun ini, peringatan kemerdekaan mengusung tema “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”, yang memiliki makna penting dalam penyelenggaraan Sistem Pemasyarakatan.

Menteri menegaskan, kedaulatan, keadilan, dan kemakmuran merupakan tiga pilar yang saling berkaitan dalam membangun sistem hukum yang tegas dalam menegakkan aturan, sekaligus menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dan memberikan kesempatan kepada setiap warga negara untuk memperbaiki kehidupannya.

Pada kesempatan tersebut, Menteri menyampaikan bahwa pada tahun 2026 pemerintah memberikan Remisi Umum kepada 173.706 narapidana dan Pengurangan Masa Pidana kepada 1.085 Anak Binaan di seluruh Indonesia. Pemberian remisi merupakan bentuk penghargaan negara atas keberhasilan mengikuti proses pembinaan sekaligus bagian dari upaya mempercepat reintegrasi sosial.

Kepada para penerima remisi, Menteri berpesan agar kesempatan tersebut dimanfaatkan untuk membuka lembaran baru kehidupan. Para warga binaan didorong terus mengikuti program pembinaan, meningkatkan keterampilan, membangun karakter, serta mempersiapkan diri menjadi pribadi yang lebih baik dan tidak mengulangi tindak pidana.

Sementara kepada jajaran Pemasyarakatan, Menteri menekankan pentingnya menjaga integritas dan profesionalisme serta membangun budaya kerja yang bersih, transparan, dan bebas dari penyimpangan. Menteri juga menegaskan tidak ada ruang bagi keterlibatan petugas dalam peredaran gelap narkotika, penyalahgunaan wewenang, pungutan liar, penyelundupan barang terlarang maupun berbagai bentuk pelanggaran hukum dan etik.

Baca Juga  Forum Anak Daerah (FAD) Kota Denpasar Gelar Aksi Damai di Lapangan Puputan Badung I Gusti Ngurah Made Agung

Menteri mengajak seluruh jajaran memperkuat kolaborasi untuk membangun Sistem Pemasyarakatan yang semakin profesional, akuntabel, humanis, dan berintegritas. Upaya tersebut diharapkan turut memberikan kontribusi nyata dalam mewujudkan Indonesia yang maju, berkeadilan, dan sejahtera menuju Indonesia Emas 2045.

Kakanwil Ditjen Pemasyarakatan Bali Dr. Andi Wijata Rival, melaporkan, berdasarkan data pelaksanaan pemberian Remisi Umum dan Pengurangan Masa Pidana dalam rangka HUT Ke-81 Kemerdekaan RI, terdapat sebanyak 3.060 orang narapidana dan Anak Binaan yang mendapatkan Remisi Umum dan Pengurangan Masa Pidana di wilayah Bali.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 3.026 orang telah terealisasi, terdiri atas 2.925 narapidana dan Anak Binaan penerima RU I/PMPI I, serta 101 orang penerima RU II/PMPI II. Selain itu, terdapat 70 warga negara asing (WNA) yang menerima Remisi Umum, terdiri atas 66 orang penerima RU I dan 4 orang penerima RU II.

Kakanwil juga melaporkan bahwa pemberian remisi tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan pembinaan dan pemenuhan hak warga binaan pemasyarakatan sesuai ketentuan yang berlaku. Remisi diharapkan menjadi motivasi bagi warga binaan untuk terus mengikuti program pembinaan dan menunjukkan perubahan perilaku ke arah yang lebih baik.

Pada kesempatan tersebut juga dilalukan Peluncuran Program Bina Prima di Lapas Kelas IIA Kerobokan, yang merupakan strategi pembinaan khusus yang ditujukan bagi warga binaan pasca melakukan pelanggaran tata tertib. Program ini berfokus pada evaluasi, konseling, dan pembinaan karakter agar narapidana tidak mengulangi kesalahan dan bisa kembali mematuhi aturan.

Hadir pula dalam kesempatan tersebut Ketua DPRD Bali Dewa Made Mahayadnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Upacara HUT Ke-81 Kemerdekaan RI di Gianyar

Published

on

By

Pemerintah Kabupaten Gianyar menggelar Upacara Peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan RI di Alun-alun Gianyar.
UPACARA HUT RI: Pemerintah Kabupaten Gianyar menggelar Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Alun-alun Gianyar, Senin (17/8) pagi. (Foto: Hms Gianyar)

Gianyar, baliilu.com – Pemerintah Kabupaten Gianyar menggelar Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Alun-alun Gianyar, Senin (17/8) pagi. Upacara berlangsung khidmat dengan diikuti jajaran Perangkat Daerah, TNI, Polri, pelajar, serta anggota Pramuka.

Rangkaian peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan RI di Kabupaten Gianyar diawali dengan Malam Renungan Suci di Taman Makam Pahlawan Kreta Kirttya Mandala Gianyar. Selanjutnya, pada 17 Agustus dilaksanakan upacara peringatan kemerdekaan di Alun-alun Gianyar, yang dilanjutkan dengan resepsi kemerdekaan, pemberian remisi, serta penyerahan hadiah berbagai perlombaan serangkaian HUT Kemerdekaan RI.

Peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan RI tahun 2026 mengusung tema “Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur”. Tema tersebut menjadi momentum untuk memperkuat persatuan dan semangat perjuangan sekaligus melanjutkan pembangunan guna meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui semangat gotong-royong.

Makna kedaulatan tidak hanya diwujudkan dalam menjaga kedaulatan wilayah darat, laut, dan udara, tetapi juga melalui kemandirian pangan, ketahanan ekonomi, serta perlindungan bagi seluruh rakyat. Sementara itu, keadilan sosial dan pemerataan pembangunan menjadi bagian penting agar manfaat pembangunan dapat dirasakan seluruh masyarakat.

Semangat kemerdekaan juga diwujudkan melalui tindakan nyata di lingkungan masing-masing, mulai dari menjaga kerukunan, memperkuat gotong royong hingga meningkatkan kepedulian sosial terhadap sesama.

Melalui peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan RI, Pemerintah Kabupaten Gianyar mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan kemerdekaan sebagai momentum memperkuat persatuan, menjaga semangat kebersamaan, serta bersama-sama berkontribusi dalam pembangunan daerah dan bangsa menuju Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur.

Usai pelaksanaan upacara, dilanjutkan dengan penyerahan hadiah kepada para pemenang berbagai perlombaan. Lomba Desa Tahun 2026, juara pertama diraih Desa Batubulan, Kecamatan Sukawati, disusul Desa Petulu, Kecamatan Ubud sebagai juara kedua, dan Desa Pejeng Kelod, Kecamatan Tampaksiring sebagai juara ketiga.

Baca Juga  Rampung Direnovasi, Menteri PPPA RI Kunjungi Taman Bermain Anak di Lapangan Puputan Badung

Sementara itu, Lomba Teknologi Tepat Guna Nusantara (TTGN) Kategori Unggulan Tingkat Kabupaten Gianyar menempatkan Desa Singakerta sebagai juara pertama, Desa Tegallalang sebagai juara kedua, dan Desa Petak sebagai juara ketiga. Untuk Lomba TTGN Kategori Inovasi Tingkat Kabupaten Gianyar, juara pertama diraih SMA Negeri 1 Blahbatuh, juara kedua SMA Negeri 1 Sukawati, dan juara ketiga SMA Negeri 1 Tegallalang.

Selain itu, turut diserahkan hadiah kepada para pemenang Lomba Gerak Jalan tingkat SD, SMP, hingga SMA/SMK yang telah dilaksanakan sebagai bagian dari rangkaian peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Gianyar. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Bupati Sutjidra Serahkan Remisi HUT Ke-81 RI, 207 Warga Binaan Terima Pengurangan Masa Pidana

Published

on

By

Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra bersama Wakil Bupati dan Forkopimda menyerahkan remisi kepada warga binaan di Lapas Kelas IIB Singaraja.
SERAHKAN REMISI: Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra bersama Wakil Bupati Buleleng dan Forkopimda Buleleng menyerahkan remisi kepada warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB, di Aula Nusantara Lapas Kelas IIB Singaraja, Senin (17/8). (Foto: Hms Buleleng)

Buleleng, baliilu.com – Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra bersama Wakil Bupati Buleleng dan Forkopimda Buleleng menyerahkan remisi kepada warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Singaraja dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Sebanyak 207 warga binaan menerima Remisi Umum, dengan satu orang di antaranya langsung bebas, di Aula Nusantara Lapas Kelas IIB Singaraja, Senin (17/8).

Penyerahan remisi menjadi bagian dari momentum peringatan kemerdekaan sekaligus bentuk apresiasi atas perilaku baik dan proses pembinaan yang telah dijalani warga binaan selama berada di Lapas.

Bupati Sutjidra menyampaikan, momentum HUT Ke-81 Kemerdekaan RI menjadi kesempatan untuk bersama-sama mendengarkan kondisi dan harapan warga binaan. Dalam dialog yang dilakukan, salah satu persoalan yang disampaikan adalah kondisi Lapas yang mengalami kelebihan kapasitas.

“Kapasitasnya 120 orang, tetapi sekarang terisi 403 orang. Bahkan tadi Bapak Kapolres menyampaikan masih ada warga binaan yang berada di rumah tahanan. Kalau semuanya dilimpahkan ke sini, tentu akan semakin padat,” ujar Bupati.

Disinggung mengenai kapasitas Lapas Kelas IIB Singaraja yang sudah overload, Bupati asal Desa Bontihing menyebutkan telah melakukan komunikasi dan koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Bali dan Kantor Wilayah Kementerian Hukum. Pemerintah tengah mencari solusi penanganan kelebihan kapasitas, termasuk rencana pengembangan kawasan Lapas terpadu dengan memanfaatkan lahan milik Pemerintah Provinsi Bali.

“Kami sudah komunikasikan dengan Pak Gubernur. Nantinya akan diintegrasikan sehingga ada solusi agar Lapas di daerah tidak terlalu jauh dan bisa terpadu dalam satu kawasan,” jelas Bupati Sutjidra.

Di tengah keterbatasan kapasitas, Bupati Sutjidra mengapresiasi berbagai kegiatan pembinaan yang dilakukan Lapas Kelas IIB Singaraja. Warga binaan diberikan kesempatan mengikuti kegiatan produktif seperti berkebun, budidaya ikan lele dan nila, kesenian tradisional, hingga menghasilkan berbagai kerajinan yang telah memiliki sertifikat kekayaan intelektual.

Baca Juga  Walikota Jaya Negara Saksikan Penyerahan Penghargaan Kejar Award kepada SDN 3 Sesetan dalam Penanganan Sampah

Sementara itu, Kepala Lapas Kelas IIB Singaraja menjelaskan Iskandar Djamil menyampaikan dari 207 warga binaan yang memperoleh remisi, mayoritas merupakan narapidana kasus narkotika. Satu warga binaan yang langsung bebas juga merupakan kasus narkotika dan telah menjalani dua pertiga masa pidananya.

“Yang mendapatkan Remisi Umum ada 207 orang. Yang Remisi Umum II dan langsung bebas satu orang. Dia mendapatkan remisi enam bulan dan selanjutnya mengikuti pelatihan Bela Negara selama enam bulan,” ungkapnya.

Ia menyebutkan, program pelatihan Bela Negara tersebut merupakan program baru yang bertujuan memberikan pembekalan kepada warga binaan agar tidak mengulangi tindak pidana setelah kembali ke masyarakat.

Meski menghadapi kondisi kelebihan kapasitas, Iskandar Djamil terus berupaya memberikan pembinaan melalui berbagai kegiatan, seperti pencucian motor, pangkas rambut, pembuatan kerajinan, berkebun, dan budidaya ikan.

“Walaupun kondisi kami overload, tidak mengurangi semangat kami dalam membina sesama manusia. Intinya adalah memanusiakan manusia,” tegasnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca