Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Ajak Masyarakat Jaga Persatuan, Bupati Badung Tutup Darmasaba Village Festival III

BALIILU Tayang

:

Bupati Badung Adi Arnawa menutup rangkaian kegiatan Darmasaba Village Festival III di Lapangan Umum Desa Darmasaba, Kecamatan Abiansemal.
TUTUP DAVEST III: Bupati Adi Arnawa menutup rangkaian kegiatan Darmasaba Village Festival (Davest) III Tahun 2026 di Lapangan Umum Desa Darmasaba, Kecamatan Abiansemal, Badung, Minggu (16/8). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa secara resmi menutup rangkaian kegiatan Darmasaba Village Festival (Davest) III Tahun 2026 yang dipusatkan di Lapangan Umum Desa Darmasaba, Kecamatan Abiansemal, Badung, Minggu (16/8). Dalam kesempatan itu, Bupati yang didampingi istri, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, turut mengunjungi stand-stand UMKM dan berdialog dengan masyarakat sebagai bentuk dukungan serta apresiasi terhadap partisipasi warga dalam mensukseskan festival.

Dalam sambutannya, Bupati Wayan Adi Arnawa menyampaikan rasa bahagia dapat hadir secara langsung pada malam penutupan Darmasaba Village Festival III. Ia mengapresiasi konsistensi Pemerintah Desa Darmasaba yang terus melaksanakan festival tersebut sebagai wadah hiburan, kreativitas masyarakat, sekaligus ruang bagi pelaku UMKM untuk mengembangkan usaha.

“Saya berbahagia sekali selaku Bupati Badung bersama istri bisa hadir di Darmasaba. Selama Festival Darmasaba ini, saya tidak pernah absen, termasuk malam ini. Saya sangat sayang dan dekat dengan warga masyarakat Darmasaba,” ujarnya.

Bupati juga mengajak seluruh masyarakat untuk memaknai momentum Darmasaba Village Festival yang bertepatan dengan rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Ia mengajak masyarakat bersama-sama menjaga semangat persatuan dan mengisi kemerdekaan dengan kegiatan-kegiatan positif yang turut memberikan ruang bagi UMKM lokal memperkenalkan produknya.

“Saya atas nama pemerintah menyampaikan terima kasih dan apresiasi. Tentu saya berharap Darmasaba Festival ini tetap berlanjut dan terus dikembangkan. Kepada seluruh masyarakat yang menyaksikan festival ini, saya juga meminta agar tetap menjaga ketertiban dan kebersihan,” tegasnya.

Sementara itu, Perbekel Desa Darmasaba Ida Bagus Prabhawa Manuaba dalam laporannya menyampaikan bahwa Darmasaba Village Festival merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap dua tahun sekali. Pelaksanaan Daves III tahun 2026 menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan masyarakat serta mengembangkan potensi desa di berbagai bidang. Pihaknya berterima kasih atas kehadiran Bupati sejak awal.

Baca Juga  Dinas Koperasi UKMP Badung Gelar Jumat Ceria, Wadah Strategis Fasilitasi Pemasaran Produk UMKM

“Dari Davest pertama tahun 2022 sampai tahun 2026, Bapak Bupati selalu hadir memberikan dukungan. Bahkan pada Davest I ketika hujan deras dan kondisi lapangan becek, Bapak tetap hadir. Pada hari terakhir Davest 2026 ini pun Bapak kembali hadir. Ini menjadi kebanggaan bagi kami masyarakat Desa Darmasaba,” ungkapnya.

Sejak hari pertama, Davest III telah diisi dengan berbagai perlombaan yang melibatkan peserta dari berbagai kelompok usia, mulai dari anak-anak TK hingga lanjut usia. Tercatat 14 jenis perlombaan diselenggarakan sebagai ruang bagi masyarakat untuk berkreativitas. Pemdes Darmasaba juga bersinergi dengan Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Disdukcapil, Dinas Perhubungan, Badung Peduli, kepolisian, serta Pecalang dua desa adat.

Mengusung tema “Mula Wreddhi, Nawa Lestari: Mengakar pada Tradisi, Melaju dengan Inovasi Berkelanjutan”, Darmasaba Village Festival III menjadi wadah menggali warisan budaya. Berbagai tradisi dikemas secara modern dengan melibatkan generasi muda, khususnya Karang Taruna Desa Darmasaba, untuk menjaga identitas budaya.

“Darmasaba Village Festival kami harapkan menjadi wadah bersama untuk mempererat rasa persaudaraan. Sesuai dengan tema yang kami usung, kami ingin terus menggali dan mengembangkan warisan serta potensi yang dimiliki Desa Darmasaba melalui inovasi yang berkelanjutan,” jelasnya.

Pelaksanaan festival sejalan dengan visi Desa Darmasaba sebagai desa yang religius, berbudaya, dan aman, dengan komitmen melestarikan budaya desa. Berakhirnya Daves III diharapkan mampu memberikan manfaat nyata dan menumbuhkan pemberdayaan UMKM berkelanjutan.

Turut hadir anggota DPRD Badung Ni Luh Putu Sekarini, Plt. Camat Abiansemal Wayan Bagiarta Gunawan, Bendesa Adat Darmasaba serta Kelihan Adat dan Dinas Darmasaba. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Gubernur Koster Bacakan Sambutan Menteri pada Pemberian Remisi di Lapas Kerobokan

Published

on

By

Gubernur Bali Wayan Koster membacakan sambutan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan pada Upacara Pemberian Remisi di Lapas Kerobokan, Badung
PEMBERIAN REMISI: Gubernur Bali Wayan Koster membacakan sambutan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia Agus Andrianto pada Upacara Pemberian Remisi Umum bagi narapidana dan Pengurangan Masa Pidana bagi Anak Binaan dalam rangka memperingati HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Lapas Kerobokan, Badung, Senin (17/8/2026). (Foto: Hms Pemprov Bali)

Badung, baliilu.com – Gubernur Bali Wayan Koster membacakan sambutan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia Agus Andrianto pada Upacara Pemberian Remisi Umum bagi narapidana dan Pengurangan Masa Pidana bagi Anak Binaan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Lapas Kerobokan, Badung, Senin (17/8/2026).

Dalam sambutan Menteri yang dibacakan Gubernur Koster, disampaikan bahwa peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan RI menjadi momentum untuk meneguhkan kembali komitmen dalam mewujudkan cita-cita para pendiri bangsa. Tahun ini, peringatan kemerdekaan mengusung tema “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”, yang memiliki makna penting dalam penyelenggaraan Sistem Pemasyarakatan.

Menteri menegaskan, kedaulatan, keadilan, dan kemakmuran merupakan tiga pilar yang saling berkaitan dalam membangun sistem hukum yang tegas dalam menegakkan aturan, sekaligus menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dan memberikan kesempatan kepada setiap warga negara untuk memperbaiki kehidupannya.

Pada kesempatan tersebut, Menteri menyampaikan bahwa pada tahun 2026 pemerintah memberikan Remisi Umum kepada 173.706 narapidana dan Pengurangan Masa Pidana kepada 1.085 Anak Binaan di seluruh Indonesia. Pemberian remisi merupakan bentuk penghargaan negara atas keberhasilan mengikuti proses pembinaan sekaligus bagian dari upaya mempercepat reintegrasi sosial.

Kepada para penerima remisi, Menteri berpesan agar kesempatan tersebut dimanfaatkan untuk membuka lembaran baru kehidupan. Para warga binaan didorong terus mengikuti program pembinaan, meningkatkan keterampilan, membangun karakter, serta mempersiapkan diri menjadi pribadi yang lebih baik dan tidak mengulangi tindak pidana.

Sementara kepada jajaran Pemasyarakatan, Menteri menekankan pentingnya menjaga integritas dan profesionalisme serta membangun budaya kerja yang bersih, transparan, dan bebas dari penyimpangan. Menteri juga menegaskan tidak ada ruang bagi keterlibatan petugas dalam peredaran gelap narkotika, penyalahgunaan wewenang, pungutan liar, penyelundupan barang terlarang maupun berbagai bentuk pelanggaran hukum dan etik.

Baca Juga  Badung Angelus Buana di Kabupaten Karangasem

Menteri mengajak seluruh jajaran memperkuat kolaborasi untuk membangun Sistem Pemasyarakatan yang semakin profesional, akuntabel, humanis, dan berintegritas. Upaya tersebut diharapkan turut memberikan kontribusi nyata dalam mewujudkan Indonesia yang maju, berkeadilan, dan sejahtera menuju Indonesia Emas 2045.

Kakanwil Ditjen Pemasyarakatan Bali Dr. Andi Wijata Rival, melaporkan, berdasarkan data pelaksanaan pemberian Remisi Umum dan Pengurangan Masa Pidana dalam rangka HUT Ke-81 Kemerdekaan RI, terdapat sebanyak 3.060 orang narapidana dan Anak Binaan yang mendapatkan Remisi Umum dan Pengurangan Masa Pidana di wilayah Bali.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 3.026 orang telah terealisasi, terdiri atas 2.925 narapidana dan Anak Binaan penerima RU I/PMPI I, serta 101 orang penerima RU II/PMPI II. Selain itu, terdapat 70 warga negara asing (WNA) yang menerima Remisi Umum, terdiri atas 66 orang penerima RU I dan 4 orang penerima RU II.

Kakanwil juga melaporkan bahwa pemberian remisi tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan pembinaan dan pemenuhan hak warga binaan pemasyarakatan sesuai ketentuan yang berlaku. Remisi diharapkan menjadi motivasi bagi warga binaan untuk terus mengikuti program pembinaan dan menunjukkan perubahan perilaku ke arah yang lebih baik.

Pada kesempatan tersebut juga dilalukan Peluncuran Program Bina Prima di Lapas Kelas IIA Kerobokan, yang merupakan strategi pembinaan khusus yang ditujukan bagi warga binaan pasca melakukan pelanggaran tata tertib. Program ini berfokus pada evaluasi, konseling, dan pembinaan karakter agar narapidana tidak mengulangi kesalahan dan bisa kembali mematuhi aturan.

Hadir pula dalam kesempatan tersebut Ketua DPRD Bali Dewa Made Mahayadnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Upacara HUT Ke-81 Kemerdekaan RI di Gianyar

Published

on

By

Pemerintah Kabupaten Gianyar menggelar Upacara Peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan RI di Alun-alun Gianyar.
UPACARA HUT RI: Pemerintah Kabupaten Gianyar menggelar Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Alun-alun Gianyar, Senin (17/8) pagi. (Foto: Hms Gianyar)

Gianyar, baliilu.com – Pemerintah Kabupaten Gianyar menggelar Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Alun-alun Gianyar, Senin (17/8) pagi. Upacara berlangsung khidmat dengan diikuti jajaran Perangkat Daerah, TNI, Polri, pelajar, serta anggota Pramuka.

Rangkaian peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan RI di Kabupaten Gianyar diawali dengan Malam Renungan Suci di Taman Makam Pahlawan Kreta Kirttya Mandala Gianyar. Selanjutnya, pada 17 Agustus dilaksanakan upacara peringatan kemerdekaan di Alun-alun Gianyar, yang dilanjutkan dengan resepsi kemerdekaan, pemberian remisi, serta penyerahan hadiah berbagai perlombaan serangkaian HUT Kemerdekaan RI.

Peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan RI tahun 2026 mengusung tema “Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur”. Tema tersebut menjadi momentum untuk memperkuat persatuan dan semangat perjuangan sekaligus melanjutkan pembangunan guna meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui semangat gotong-royong.

Makna kedaulatan tidak hanya diwujudkan dalam menjaga kedaulatan wilayah darat, laut, dan udara, tetapi juga melalui kemandirian pangan, ketahanan ekonomi, serta perlindungan bagi seluruh rakyat. Sementara itu, keadilan sosial dan pemerataan pembangunan menjadi bagian penting agar manfaat pembangunan dapat dirasakan seluruh masyarakat.

Semangat kemerdekaan juga diwujudkan melalui tindakan nyata di lingkungan masing-masing, mulai dari menjaga kerukunan, memperkuat gotong royong hingga meningkatkan kepedulian sosial terhadap sesama.

Melalui peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan RI, Pemerintah Kabupaten Gianyar mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan kemerdekaan sebagai momentum memperkuat persatuan, menjaga semangat kebersamaan, serta bersama-sama berkontribusi dalam pembangunan daerah dan bangsa menuju Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur.

Usai pelaksanaan upacara, dilanjutkan dengan penyerahan hadiah kepada para pemenang berbagai perlombaan. Lomba Desa Tahun 2026, juara pertama diraih Desa Batubulan, Kecamatan Sukawati, disusul Desa Petulu, Kecamatan Ubud sebagai juara kedua, dan Desa Pejeng Kelod, Kecamatan Tampaksiring sebagai juara ketiga.

Baca Juga  Badung Siapkan Program Bus Gratis Serangkaian IBTK di Besakih

Sementara itu, Lomba Teknologi Tepat Guna Nusantara (TTGN) Kategori Unggulan Tingkat Kabupaten Gianyar menempatkan Desa Singakerta sebagai juara pertama, Desa Tegallalang sebagai juara kedua, dan Desa Petak sebagai juara ketiga. Untuk Lomba TTGN Kategori Inovasi Tingkat Kabupaten Gianyar, juara pertama diraih SMA Negeri 1 Blahbatuh, juara kedua SMA Negeri 1 Sukawati, dan juara ketiga SMA Negeri 1 Tegallalang.

Selain itu, turut diserahkan hadiah kepada para pemenang Lomba Gerak Jalan tingkat SD, SMP, hingga SMA/SMK yang telah dilaksanakan sebagai bagian dari rangkaian peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Gianyar. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Bupati Sutjidra Serahkan Remisi HUT Ke-81 RI, 207 Warga Binaan Terima Pengurangan Masa Pidana

Published

on

By

Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra bersama Wakil Bupati dan Forkopimda menyerahkan remisi kepada warga binaan di Lapas Kelas IIB Singaraja.
SERAHKAN REMISI: Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra bersama Wakil Bupati Buleleng dan Forkopimda Buleleng menyerahkan remisi kepada warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB, di Aula Nusantara Lapas Kelas IIB Singaraja, Senin (17/8). (Foto: Hms Buleleng)

Buleleng, baliilu.com – Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra bersama Wakil Bupati Buleleng dan Forkopimda Buleleng menyerahkan remisi kepada warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Singaraja dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Sebanyak 207 warga binaan menerima Remisi Umum, dengan satu orang di antaranya langsung bebas, di Aula Nusantara Lapas Kelas IIB Singaraja, Senin (17/8).

Penyerahan remisi menjadi bagian dari momentum peringatan kemerdekaan sekaligus bentuk apresiasi atas perilaku baik dan proses pembinaan yang telah dijalani warga binaan selama berada di Lapas.

Bupati Sutjidra menyampaikan, momentum HUT Ke-81 Kemerdekaan RI menjadi kesempatan untuk bersama-sama mendengarkan kondisi dan harapan warga binaan. Dalam dialog yang dilakukan, salah satu persoalan yang disampaikan adalah kondisi Lapas yang mengalami kelebihan kapasitas.

“Kapasitasnya 120 orang, tetapi sekarang terisi 403 orang. Bahkan tadi Bapak Kapolres menyampaikan masih ada warga binaan yang berada di rumah tahanan. Kalau semuanya dilimpahkan ke sini, tentu akan semakin padat,” ujar Bupati.

Disinggung mengenai kapasitas Lapas Kelas IIB Singaraja yang sudah overload, Bupati asal Desa Bontihing menyebutkan telah melakukan komunikasi dan koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Bali dan Kantor Wilayah Kementerian Hukum. Pemerintah tengah mencari solusi penanganan kelebihan kapasitas, termasuk rencana pengembangan kawasan Lapas terpadu dengan memanfaatkan lahan milik Pemerintah Provinsi Bali.

“Kami sudah komunikasikan dengan Pak Gubernur. Nantinya akan diintegrasikan sehingga ada solusi agar Lapas di daerah tidak terlalu jauh dan bisa terpadu dalam satu kawasan,” jelas Bupati Sutjidra.

Di tengah keterbatasan kapasitas, Bupati Sutjidra mengapresiasi berbagai kegiatan pembinaan yang dilakukan Lapas Kelas IIB Singaraja. Warga binaan diberikan kesempatan mengikuti kegiatan produktif seperti berkebun, budidaya ikan lele dan nila, kesenian tradisional, hingga menghasilkan berbagai kerajinan yang telah memiliki sertifikat kekayaan intelektual.

Baca Juga  Apel Siaga Penanganan Sampah Pantai, Adi Arnawa Tekankan Pentingnya Menjaga Kebersihan Pantai

Sementara itu, Kepala Lapas Kelas IIB Singaraja menjelaskan Iskandar Djamil menyampaikan dari 207 warga binaan yang memperoleh remisi, mayoritas merupakan narapidana kasus narkotika. Satu warga binaan yang langsung bebas juga merupakan kasus narkotika dan telah menjalani dua pertiga masa pidananya.

“Yang mendapatkan Remisi Umum ada 207 orang. Yang Remisi Umum II dan langsung bebas satu orang. Dia mendapatkan remisi enam bulan dan selanjutnya mengikuti pelatihan Bela Negara selama enam bulan,” ungkapnya.

Ia menyebutkan, program pelatihan Bela Negara tersebut merupakan program baru yang bertujuan memberikan pembekalan kepada warga binaan agar tidak mengulangi tindak pidana setelah kembali ke masyarakat.

Meski menghadapi kondisi kelebihan kapasitas, Iskandar Djamil terus berupaya memberikan pembinaan melalui berbagai kegiatan, seperti pencucian motor, pangkas rambut, pembuatan kerajinan, berkebun, dan budidaya ikan.

“Walaupun kondisi kami overload, tidak mengurangi semangat kami dalam membina sesama manusia. Intinya adalah memanusiakan manusia,” tegasnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca