Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

POLITIK

Berpihak Generasi Muda, Koster-Giri Jamin Turyapada Tower dan PKB Serap Puluhan Ribu Milenial dan Gen Z

BALIILU Tayang

:

Koster-Giri
UJI PUBLIK: Paslon no. 2 Wayan Koster dan Giri Prasta menyampakan visi misi saat menghadiri undangan uji publik pilkada Bali 2024 oleh BEM Unud, 11 Oktober 2024 lalu di Auditorium Widya Sabha Kampus Jimbaran Unud. (Foto: ist)

Denpasar, baliilu.com – Keberpihakan terhadap generasi muda Bali terpatri dalam diri Wayan Koster dan Nyoman Giri Prasta. Komitmen itu telah terbukti dan teruji dilakukan pemimpin visioner dan bares ini.

Untuk menjadikan generasi muda (milenial dan Gen Z) sebagai raja di rumah sendiri, Wayan Koster telah melibatkan generasi muda krama Bali mulai dari merancang program, membangun dan mengawasinya, hingga mengelolanya.

Wayan Koster dan Giri Prasta telah membangun sejumlah karya monumental di Bali yang menjadi inkubator bisnis bagi krama Bali.

Karya-karya Koster-Giri di Bali bertujuan menghadirkan wahana pengembangan kewirausahaan anak muda, serta memberi kesempatan luas bagi generasi muda, milenial dan gen Z berinteraksi langsung dengan ekonomi kerakyatan dan digital sesuai kompetensi serta profesionalitasnya.

Bukti di depan mata adalah Turyapada Tower Desa Pegayaman, Sukasada, Buleleng. Karya monumental Gubernur Bali 2018-2023 Wayan Koster telah dirasakan manfaatnya oleh seluruh Krama Bali. Koster sang visioner yang membuat konsep tower multifungsi ini, dengan melibatkan putra lokal Bali dari Unud.

Kini, Pemerintah Provinsi Bali akan melakukan soft launching.  Pemprov Bali berharap pembangunan strategis ini mampu mengatasi blank spot (wilayah yang tidak terjangkau siaran televisi dan radio) di Buleleng dan sekitarnya, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat serta menyeimbangkan pariwisata Bali.

Pj Gubernur Bali Mahendra Jaya mengagumi karya monumental ini. Apalagi, di desain oleh Unud dan dibangun Hutama Karya. Semuanya karya anak bangsa.

Saat ini, menurut dia, stasiun televisi swasta pemegang MUX dan ANTV sementara melakukan uji coba siaran. Semoga, upaya ini dapat mengatasi blank spot dan kendala jaringan komunikasi wilayah Bali Utara dan sekitarnya.

Baca Juga  Gubernur Koster: Semua Kepala Daerah di Bali Asal PDI Perjuangan Dipastikan Ikut Retreat Gelombang II

Ia menyebut Turyapada akan beroperasi mulai tahun 2026. Destinasi wisata baru ini menampung banyak UMKM, IKM, serta usaha ekonomi kreatif dan digital lainnya.

“Bisa menyerap ribuan tenaga anak-anak muda,” ujarnya.

Saat ini secara bertahap, krama Bali bisa menikmati keindahan Turyapada Tower. Pemprov Bali membuka untuk pengunjung dengan membatasi kuota.

“Kami akan membatasi kuota, misalnya 25 hingga 50 pengunjung per hari, sampai menara ini (Turyapada) benar-benar operasional,” ungkapnya.

Sementara itu, Gubernur Bali 2018-2023, Wayan Koster dihadapan ribuan generasi muda di Unud, menjelaskan telah mendapat informasi bahwa Turyapada Tower segera soft launching. Bahkan fungsi pemancarnya sudah mulai berjalan. Saat World Water Forum (WWF) di Nusa Dua, tower ini sudah difungsikan.

“Turyapada Tower sepenuhnya didesain oleh dosen dari Unud. Dosen arsitektur, teknik sipil, teknik elektro, teknik informatika, semuanya dari Unud, bukan dari luar. Ternyata Unud mampu. Ini adalah hasil karya monumental dan menjadi legacy atau warisan kita ke depan,” jelas Koster.

Pria asal Sembiran Buleleng ini menjelaskan,  Koster-Giri berkomitmen ingin bekerja sama dengan Udayana untuk membangun inkubator bisnis, sebagai wahana pengembangan kewirausahaan anak muda Bali.  Serta memberi kesempatan luas bagi generasi muda, milenial dan gen Z, untuk berinteraksi dengan ekonomi kerakyatan dan digital sesuai kompetensi profesionalnya.

“Koster-Giri berupaya membuka lapangan kerja baru bagi generasi muda. Untuk itu, pembangunan Turyapada Tower dan Pusat Kebudayaan Bali di Klungkung, akan menjadi wahana untuk pengembangan usaha, bagi anak muda yang akan kami libatkan dalam pembangunan ekonomi di dua kawasan tersebut,” jelas Koster.

Menurut anggota DPR RI tiga periode ini, Turyapada akan beroperasi mulai 2026. Saat pembukaan, tentu akan menampung banyak UMKM, IKM, serta usaha ekonomi lainnya. Pembangunan monumental ini bisa menyerap ribuan tenaga kerja generasi muda Bali.

Baca Juga  Usai Nyoblos di TPS 01 Balai Banjar Pelaga, Bupati Giri Prasta Langsung Pantau Pencoblosan Badung

Selain itu, Koster juga menyebut jika pembangunan Pusat Kebudayaan Bali di Klungkung akan menjadi pusat pengembangan ekonomi kreatifitas dan digital serta IKM, UMKM yang akan mengakomodasi ribuan anak-anak muda Bali.

Untuk diketahui, Koster dan Giri Prasta menyampaikan keberpihakannya kepada generasi muda Bali, saat diundang hadiri uji publik pilkada Bali 2024 oleh BEM Unud, 11 Oktober 2024 lalu. Koster-Giri Paslon Gubernur Bali nomor 2 ini menyampaikan sejumlah program yang telah dilakukan dan akan dilanjutkan jika kembali mendapat mandat dari krama Bali, pada Rabu, 27 November 2024. (*/gs)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan

POLITIK

Ketua DPC PDI-P Badung I Nyoman Giri Prasta Buka Musancab Se-Badung

Published

on

By

dpc badung
MUSANCAB: Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Badung I Nyoman Giri Prasta berfoto bersama usai membuka Musancab PDI-P se-Kabupaten Badung di Wantilan Serba Guna Pusat Latihan Bakti Negara, Perumahan Multi Permai I, Kelurahan Sading, Kecamatan Mengwi, pada Minggu (4/1). (Foto: bi)

Badung, baliilu.com – Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Badung I Nyoman Giri Prasta membuka secara resmi Musyawarah Anak Cabang (Musancab) PDI Perjuangan se-Kabupaten Badung yang dilaksanakan di Wantilan Serba Guna Pusat Latihan Bakti Negara, Perumahan Multi Permai I, Kelurahan Sading, Kecamatan Mengwi, pada Minggu (4/1).

Turut hadir pada kesempatan ini, Sekretaris DPC PDI Perjuangan Badung Wayan Adi Arnawa, Bendahara DPC PDI Perjuangan Badung Bagus Alit Sucipta beserta seluruh fraksi dan pengurus PDI Perjuangan se-Kabupaten Badung.

Musancab merupakan agenda penting partai dalam rangka konsolidasi organisasi dan penguatan struktur kepengurusan di tingkat anak cabang. Kegiatan ini juga menjadi wadah evaluasi kinerja organisasi sekaligus penyusunan langkah strategis partai ke depan.

Dalam arahannya, I Nyoman Giri Prasta menekankan pentingnya soliditas, kedisiplinan, serta loyalitas kader terhadap garis perjuangan partai. Ia menyampaikan bahwa kekuatan PDI Perjuangan terletak pada kerja gotong-royong dan kedekatan kader dengan rakyat, sehingga seluruh jajaran partai diharapkan terus hadir di tengah masyarakat dan memperjuangkan aspirasi rakyat secara konsisten.

“Saya ingatkan agar Musancab tidak sekadar menjadi agenda seremonial, tetapi mampu menghasilkan kepengurusan anak cabang yang kuat, solid, dan siap bekerja untuk membesarkan partai serta mengawal program-program kerakyatan. Saya harapkan agar kegiatan berlangsung dengan tertib, lancar, dan penuh semangat kebersamaan sebagai wujud komitmen PDI Perjuangan dalam memperkuat struktur organisasi hingga ke tingkat bawah,” ujarnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Baca Juga  Koster-Giri dan Kepala Daerah Mejaya-jaya di Pura Besakih, Era Baru Bali Dimulai
Lanjutkan Membaca

POLITIK

Pertemuan Koster dan De Gadjah Penuh Kekeluargaan

Ajak Krama Bali Bersatu Dukung Pembangunan Pro Rakyat

Loading

Published

on

By

koster de gadjah
PERTEMUAN: Pertemuan Gubernur Bali terpilih periode 2025-2030 Wayan Koster dengan cagub Bali Made Muliawan Arya (De Gadjah), Senin, 10 Februari 2025 di Denpasar. (Foto: ist)

Denpasar, baliilu.com – Gubernur Bali terpilih periode 2025-2030 Wayan Koster akhirnya menepati janji untuk bertemu cagub Bali Made Muliawan Arya (De Gadjah), Senin, 10 Februari 2025. Gubernur Koster mendatangi kediaman De Gadjah di Denpasar. Pertemuan kedua tokoh politik Bali ini dilakukan penuh kekeluargaan.

Jalinan persahabatan, kekeluargaan, penuh ramah, dan canda tampak dalam diskusi yang berlangsung dua jam itu. Gubernur Koster dan De Gadjah yang juga Ketua DPD Gerindra Bali mengajak agar krama Bali bersatu dan kondusif sehingga pembangunan Bali ke depan berjalan lancar, nyaman dan sukses.

“Pertemuan hanya berdua sebagai sesama sahabat, sifatnya kekeluargaan, ramah, dan penuh canda sama seperti suasana sebelum Pilkada 2024, karena memang berdua bersahabat baik sejak lama,” kata Gubernur Koster usai pertemuan.

Dalam durasi waktu pertemuan selama dua jam itu, Koster dan De Gadjah juga santap siang bersama dan ngopi bareng. Suasananya terasa begitu hidup dan bersemangat.

“Suasana menjadi semakin hidup, karena ngobrol sambil menikmati hidangan kopi dan nasi goreng,” tambah Ketua DPD PDIP Bali ini.

De Gadjah secara langsung mengucapkan selamat kepada Wayan Koster atas terpilihnya sebagai Gubernur Bali lima tahun. Moment ini digunakan untuk penyampaian langsung meski sebelumnya telah disampaikan melalui pesan singkat WhatsApp pada 27 November 2024 lalu.

Kemudian, baik Koster dan De Gadjah sepakat dan berkomitmen Pilkada telah selesai, dan saatnya masyarakat Bali diajak bersatu, agar Bali kondusif. Krama Bali juga diajak untuk mendukung program pembangunan Bali ke depan agar berjalan sesuai harapan bersama.

De Gadjah juga mengaku akan mendukung program kerja Gubernur Koster selama program ini demi kemajuan dan kebaikan Bali. De Gadjah berharap Gubernur Koster berkomitmen menjalankan program-program yang disampaikan saat kampanye dan simakrama bersama krama Bali.

Baca Juga  Pamedek Dukung Gubernur Wayan Koster Wujudkan Kawasan Suci Besakih Bersih dari Sampah Plastik

Gubernur Koster juga menyampaikan, keduanya sepakat segera mengatasi masalah serius dan mendesak di Bali, seperti sampah, macet, infrastruktur dan air. Serta sangat mendukung pembangunan Jalan Tol Gilimanuk–Mengwi agar bisa terlaksana ke depan. (*/gs)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

POLITIK

Komisi II Bersama Mitra Segera Bahas Jadwal Pelantikan Kepala Daerah Terpilih Hasil Pilkada 2024

Published

on

By

jadwal pelantikan kepala daerah
Ketua Komisi II DPR RI Rifqinizamy Karsayuda. (Foto : dpr.go.id)

Jakarta, baliilu.com – Ketua Komisi II DPR RI Rifqinizamy Karsayuda mengungkapkan pihaknya akan membahas tentang jadwal pelantikan Kepala dan wakil kepala daerah terpilih dalam Pilkada serentak 2024. Pembahasan tersebut akan dilakukan Komisi II bersama dengan mitra, yaitu Menteri Dalam Negeri, Komisi Pemilihan Umum (KPU), Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu), dan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) mendatang.

“Komisi II DPR RI akan segera mengundang saudara Mendagri, KPU, Bawaslu, dan DKPP untuk merumuskan opsi-opsi pelantikan sebagaimana yang kita tahu,” kata Rifqinizamy kepada awak media di Jakarta, Rabu (15/1/2025).

Dijelaskannya, ada dua opsi usulan jadwal pelantikan kepala daerah terpilih hasil Pilkada 2024, baik kepala daerah terpilih yang bersengketa maupun yang tidak bersengketa di Mahkamah Konstitusi (MK). Pertama, pelantikan seluruh kepala daerah terpilih dilaksanakan serentak setelah seluruh putusan MK berkekuatan hukum (incratch). Diperkirakan proses sengketa pilkada di MK akan selesai pada 12 Maret 2025 mendatang.

Selain itu, lanjut Politisi dari Fraksi Partai Nasdem ini, ada opsi kedua di mana pelantikan akan dilaksanakan serentak terlebih dahulu, hanya untuk kepala daerah terpilih yang tidak bersengketa, yakni pada 7 Februari 2025 untuk gubernur dan 10 Februari 2025 untuk bupati dan walikota. Hal itu berdasarkan peraturan presiden yang ada, pelantikan gubernur dan wakil gubernur digelar pada 7 Februari 2025 dan pelantikan bupati-wakil bupati serta walikota-wakil walikota digelar pada 10 Februari 2025.

Meski demikian, Politisi Fraksi Partai NasDem ini mengakui bahwa dinamika menuju proses pelantikan kepala daerah secara serentak hasil Pilkada 2024 terdapat dilema atau problematika hukum. Di mana Putusan MK Nomor 46 Tahun 2024 menyatakan bahwa pelantikan baru bisa dilaksanakan setelah seluruh sengketa di MK selesai atau telah mendapatkan putusan yang berkekuatan hukum, kecuali yang akan melaksanakan pemilihan ulang, penghitungan suara ulang atau pengulangan pilkada karena adanya keadaan mendesak.

Baca Juga  Gubernur Koster: Semua Kepala Daerah di Bali Asal PDI Perjuangan Dipastikan Ikut Retreat Gelombang II

Namun, di sisi lain ada Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Walikota, Pasal 160 dan 160A yang menyebutkan bahwa tahapan pelantikan adalah satu konsekuensi dari penetapan yang dilakukan KPU di provinsi, kabupaten, kota, yang waktunya telah diatur sedemikian rupa.

“Sehingga kalau menunggu putusan MK usai semua pada pertengahan Maret 2024, maka ada kecenderungan juga melanggar dua pasal undang-undang ini,” jelasnya yang dikutip dari laman dpr.go.id. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca