Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Yunita Alit Sucipta Jadi Narasumber Grebek Kerukunan di SMAN 1 Abiansemal

Ajak Generasi Muda Jadi Agen Toleransi dan Kerukunan

Loading

BALIILU Tayang

:

Yunita Alit Sucipta
NARASUMBER: Ketua WHDI Kabupaten Badung, Nyonya Yunita Alit Sucipta menjadi narasumber pada kegiatan Grebek Kerukunan di SMAN 1 Abiansemal, Senin (28/7). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Ketua Wanita Hindu Dharma Indonesia (WHDI) Kabupaten Badung, Nyonya Yunita Alit Sucipta menjadi narasumber pada kegiatan Grebek Kerukunan “Menanam Toleransi, Menuai Harmoni : Pelajar Bergerak untuk Kerukunan” yang digelar oleh Forum Generasi Muda Lintas Agama (Forgimala) Badung di SMAN 1 Abiansemal, Senin (28/7).

Kehadiran Istri Wakil Bupati Badung ini disambut Kepala Sekolah SMAN 1 Abiansemal I Ketut Hariwirawan, Ketua Komite SMAN 1 Abiansemal Ni Luh Kadek Suastiari serta jajaran Forgimala Badung.

Dihadapan siswa baru SMAN 1 Abiansemal, Yunita Alit Sucipta berbagi pengalaman dengan menyampaikan materi tentang slogan kearifan lokal yakni sagilik, saguluk, salunglung, sabayantaka dan asah, asih, asuh serta peran perempuan sebagai akar kerukunan di lingkungan keluarga maupun di sekolah.

Menurutnya kearifan lokal asah, asih, asuh memiliki arti penting dalam menjaga toleransi dan kerukunan. Asah memiliki arti saling belajar dan membuka pikiran, Asih, olas asih mengedepankan kasih sayang serta menerima perbedaan, Asuh membina dan menjaga satu sama lain.

“Generasi muda harus bisa menjadi agen toleransi dan kerukunan. Toleransi tidak menyamakan sesuatu, namun kerukunan dalam perbedaan. Di Indonesia banyak sekali suku, adat, agama, ras dan golongan. Kita harus tetap pegang semboyan Bhinneka Tunggal Ika. Harus bisa menerima perbedaan itu, karena kita semua ber-Saudara,” terang Sekretaris I TP PKK Badung ini.

Selain itu dijelaskan pula bahwa nilai-nilai dasar kerukunan dan toleransi tersebut pertama kali diajarkan di lingkungan paling dasar yaitu keluarga dan sekolah. Dalam hal ini perempuan/ibu menjadi orang yang memberikan ajaran kerukunan dan toleransi kepada anak-anaknya. “Seorang ibu yang toleransi dan terbuka itu akan melahirkan anak-anak yang moderat dan open minded serta anak-anak yang memiliki nilai toleransi yang tinggi,” imbuhnya.

Baca Juga  Wujudkan Aksi Merawat Pertiwi, GOW dan WHDI Badung Hijaukan Taman Beji Paluh dengan Ratusan Pohon

Di sisi lain, Yunita Alit Sucipta mengajak para siswa sebagai Gen Z untuk berhati-hati dan bijak dalam menggunakan media sosial. Diharapkan kepada para siswa agar menyebarkan informasi yang positif dan kasih sayang.

“Biasanya kalau ada berita yang viral, terlebih mengenai agama, kita harus bijak menyikapinya dengan memberikan komentar yang positif. Jangan jari kita menjadi provokator, karena komentar negatif akan menyulut perpecahan. Jempolmu-harimaumu, mari kita sama-sama belajar yang positif,” jelas Yunita yang juga Ketua Gabungan Organisasi Wanita Badung ini.

Di akhir penyampaiannya, Yunita Alit Sucipta juga mengajak seluruh siswa dan jajaran Guru SMAN 1 Abiansemal untuk saling menjaga agar tidak terjadi kasus bullying di sekolah. “Ibu berharap tidak ada kasus bullying di sekolah. Membully bisa menyakiti perasaan dan metal. Mari merangkul teman dan jaga pembicaraan kita. Seluruh adik-adik dan tenaga pengajar harus memiliki sifat olas asih dan cinta kasih,” harapnya. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Segenap Pimpinan dan Seluruh Anggota DPRD Badung Mengucapkan Selamat Hari Raya Galungan dan Kuningan

Published

on

By

galungan dprd badung
DPRD Kabupaten Badung mengucapkan selamat Hari Raya Galungan dan Kuningan. (Foto: ist)

Badung, baliilu.com – Segenap Pimpinan dan seluruh Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Badung mengucapkan selamat Hari Raya Galungan (17 Juni 2026) dan Kuningan (27 Juni 2026). Semoga Dharma selalu menjadi penuntun meraih keharmonisan, kedamaian, dan kesejahteraan dalam hidup. (*/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Baca Juga  Sambut Hari Suci Nyepi Caka 1948, WHDI Badung Gelar Tali Kasih ke Sulinggih se-Badung
Lanjutkan Membaca

NEWS

Terjebak di Tebing, 1 Orang Diselamatkan Tim SAR Gabungan

Published

on

By

pantai pandawa
EVAKUASI: Tim SAR evakuasi 1 orang yang terjebak di tebing Pantai Pandawa, Kecamatan Kuta Selatan, Badung pada Sabtu (13/6/2026) malam. (Foto: bi)

Badung, baliilu.com – Tim SAR evakuasi 1 orang yang terjebak di tebing Pantai Pandawa, Kecamatan Kuta Selatan, Badung pada Sabtu (13/6/2026) malam. Dari laporan yang diterima petugas siaga Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar sekitar pukul 18.40 Wita, didapatkan info bahwa Roger (55) ketika itu berupaya menolong seekor anjing bersama 3 rekan lainnya, namun nahas ia tidak bisa kembali ke atas.

Pelapor bernama Ratih menyebutkan perkiraan waktu kejadian kurang lebih 17.00 Wita. Merespons kejadian tersebut, diberangkatkan tim Rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar berjumlah 7 (tujuh) orang.

Pada pukul 19.30 Wita mereka tiba di lokasi kejadian dan langsung menganalisa medan dan menyusun teknik untuk menjangkau korban. Tak berselang lama 1 orang diturunkan dan berhasil mencapai posisi korban. Selanjutnya Roger dibawa naik ke atas dengan teknik lifting pada pukul 21.05 Wita dalam keadaan selamat. Kondisi sekitar yang gelap karena minim pencahayaan sempat menjadi kendala, namun bisa diatasi dengan ketelitian dan kecermatan Tim SAR gabungan.

Selama berlangsungnya proses evakuasi melibatkan unsur SAR, diantaranya tim Rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar 7 personel, Balawista Pantai Pandawa 1 personel, Pengelola Pantai Pandawa 6 personel, rekan korban dan masyarakat setempat. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Baca Juga  Sambut Hari Suci Nyepi Caka 1948, WHDI Badung Gelar Tali Kasih ke Sulinggih se-Badung
Lanjutkan Membaca

NEWS

Buleleng Memikat Perhatian Lewat Penampilan “Sang Jaratkaru” pada “Peed Aya” PKB XLVIII 2026

Published

on

By

peed aya buleleng
PEED AYA: Duta Kabupaten Buleleng dalam Peed Aya (Pawai) Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Tahun 2026 yang berlangsung di kawasan Monumen Perjuangan Rakyat Bali, Renon, Denpasar, Sabtu (13/6). (Foto: Hms Buleleng)

Denpasar, baliilu.com – Gubernur Bali Wayan Koster, secara resmi membuka Peed Aya (Pawai) Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Tahun 2026 yang berlangsung di kawasan Monumen Perjuangan Rakyat Bali, Renon, Denpasar, Sabtu (13/6). Pada ajang tahunan tersebut, Duta Kabupaten Buleleng berhasil memikat perhatian ribuan penonton melalui penampilan kolosal bertajuk “Sang Jaratkaru”.

Mengusung semangat Singa Ambara Raja, Buleleng menghadirkan perjalanan artistik yang merepresentasikan kejayaan sekaligus karakteristik khas budaya Bali Utara. Penampilan ini menyuguhkan perpaduan harmonis antara keanggunan busana tradisi, nilai-nilai spiritual, semangat kebersamaan, hingga kisah pengabdian kepada leluhur yang dikemas melalui garapan tematik “Sang Jaratkaru” dengan iringan perkusi Gema Adi Merdangga.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Buleleng, Nyoman Wisandika, menyampaikan apresiasi kepada seluruh seniman dan pendukung yang telah memberikan penampilan terbaik dalam ajang PKB tahun ini. Menurutnya, keikutsertaan Duta Buleleng menjadi momentum untuk menunjukkan identitas kesenian Bali Utara yang kaya, dinamis, dan tetap berakar kuat pada tradisi.

“Melalui garapan ‘Sang Jaratkaru’ serta seluruh rangkaian pawai hari ini, kami berharap dapat menyampaikan pesan moral yang mendalam tentang bakti, kekuatan spiritual, dan keharmonisan sosial yang menjadi napas kehidupan masyarakat Bumi Panji Sakti,” ujarnya.

Antusiasme serupa juga dirasakan para pelaku seni yang terlibat langsung dalam pawai. Salah seorang penari, Linda, mengaku bangga dapat menjadi bagian dari Duta Kabupaten Buleleng pada PKB XLVIII Tahun 2026.

“Ini pertama kalinya saya tampil di PKB. Rasanya campur aduk antara gugup, bangga, dan bahagia karena bisa mewakili Buleleng. Semoga seni budaya Buleleng semakin lestari, semakin dikenal luas, dan terus berkembang ke depannya,” ungkapnya.

Baca Juga  WHDI Badung Gelar Aksi Sosial dan Lingkungan di Pura Taman Ayun

Parade budaya Buleleng tahun ini disajikan secara utuh dan berkesinambungan. Diawali dengan barisan pembawa identitas daerah yang mengenakan busana khas kuno Bali Utara, dilanjutkan dengan penampilan Jegeg Bagus Buleleng dalam balutan Payasan Roko-Roko dan modifikasi kain tenun Endek khas Buleleng.

Kemeriahan semakin terasa melalui penampilan 50 penari Tari Kembang Deeng yang diiringi Gamelan Angklung Saih Pitu, warisan musik langka dengan tujuh nada. Nuansa sakral dan heroik kemudian dihadirkan melalui iring-iringan Uperengga yang terdiri atas Kober Dewata Nawa Sanga, tedung suci, dan bantrangan, serta penampilan Tari Baris Sura Atma.

Sebagai puncak pertunjukan, Duta Kabupaten Buleleng menampilkan kolaborasi seni lintas budaya antara Tari Baris Sura Atma dan kesenian Burdah Pegayaman. Kolaborasi tersebut menjadi simbol kuat semangat menyama braya yang telah lama tumbuh dan mengakar dalam kehidupan masyarakat Buleleng, sekaligus mempertegas harmoni keberagaman yang menjadi salah satu kekuatan budaya Bumi Panji Sakti. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca