Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Wujud Sinergitas Kodam IX/Udayana dengan Pemkab Badung

Sekda Adi Arnawa Sambut Kunjungan Pangdam Mayjen TNI Sonny Aprianto

Loading

BALIILU Tayang

:

Sekda Wayan Adi Arnawa menyambut kedatangan Pangdam Mayjen TNI Sonny Aprianto dalam acara Coffee Break di Wantilan Puspem Badung, serangkaian kegiatan bersepeda jajaran Perwira Kodam IX Udayana menuju Rindam Tabanan, Jumat (29/7). (Foto: Ist)

Badung, baliilu.com – Sebagai bentuk sinergitas Kodam IX/Udayana dengan Pemerintah Kabupaten Badung, Sekda Wayan Adi Arnawa menyambut dan mendampingi Pangdam Mayjen TNI Sonny Aprianto dalam acara Coffee Break di Wantilan Puspem Badung, serangkaian kegiatan bersepeda jajaran Perwira Kodam IX/Udayana menuju Rindam Tabanan, Jumat (29/7). Turut hadir Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Badung I Gusti Made Dwipayana.

Sekda Adi Arnawa mengucapkan terima kasih dan merasa terhormat karena Pangdam IX/Udayana beserta jajaran bisa langsung hadir untuk melihat secara langsung suasana yang ada di Puspem Badung. Dikatakan ada banyak hal yang disampaikan oleh Pangdam Mayjen TNI Sonny Aprianto sebagai bentuk dukungannya terhadap upaya pemulihan sektor industri pariwisata dan ekonomi yang ada di Kabupaten Badung, karena sampai saat ini Badung merupakan kabupaten yang pendapatan utamanya bersumber dari sektor pariwisata.

“Dengan adanya kondisi pandemi ini, beliau menyarankan kita agar ini juga dijadikan sebagai satu pembelajaran bahwa perlu ada diversifikasi pendapatan, memang pemikiran kita juga mengarah kesana. Artinya diversifikasi tetap ada pariwisata namun didukung bentuk yang lain, terlebih kita masih punya lahan di Badung Utara. Tapi jangan sampai lahan di utara dijadikan destinasi pariwisata seperti yang ada di Badung Selatan, tapi cukup potensi yang ada disana kita kembangkan melalui agro wisata guna meningkatkan produktivitas pertanian kita. Kemudian Bapak Panglima juga meminta adanya satu sinergitas antara Pemkab Badung dengan Kodam terlebih dalam menghadapi event besar KTT G20 dalam menjaga keamanan dan kenyamanan Kabupaten Badung,” ujarnya.  

Sementara itu Pangdam Mayjen TNI Sonny Aprianto mengungkapkan, pada kesempatan itu pihaknya bersama para perwira dan anggota Kodam IX/Udayana berjumlah 60 orang bersepeda bareng menuju Rindam Tabanan untuk menghadiri kegiatan internal. Mengingat jarak Kodam Udayana dan Rindam Tabanan sekitar 24 km, rombongan memutuskan untuk transit di KM 10/11 yang letaknya tepat berada di Puspem Badung. Saat itu Mayjen TNI Sonny Aprianto juga menyampaikan, selaku Pangdam Udayana pihaknya berharap pariwisata Bali segera bangkit kembali.

Baca Juga  Badung Sabet Penghargaan UHC Kategori Utama 2024

“Walaupun sekarang sudah ramai namun tingkat kunjungan wisatawan belum mencapai 50% dari sebelum pandemi, tapi saya optimis mengingat Covid sudah terkendali, semoga WHO bisa merubah status pandemi menjadi endemi sehingga Bali harus siap menghadapi ledakan wisatawan yang 2 tahun lebih merindukan Bali. Saya yakin itu makanya saya juga mendukung kegiatan pariwisata saat Ulang Tahun Kodam kita membuat Turnamen Golf, itu semua untuk mendukung pariwisata Bali, kemarin ada pembukaan Beach Club sengaja saya hadiri juga. Karena salah satu tugas kami Angkatan Darat adalah membantu mengatasi kesulitan rakyat sekelilingnya. Berbicara rakyat kelilingnya sekarang di Bali ini karena wisata menurun maka banyak masyarakat yang sulit dengan kembali kita menghidupkan pariwisata taraf hidup masyarakat akan normal dan baik lagi,” pungkasnya.

Sedangkan terkait kesiapan menyambut KTT G20, Pangdam Mayjen TNI Sonny Aprianto menjelaskan Kodam IX/Udayana sudah melakukan latihan awal untuk mengantisipasi segala ancaman yang ada. Dan akan dilanjutkan lagi dengan melaksanakan taktikal floor game di tingkat Kodam dan Mabes TNI serta peninjauan lapangan.

“Itu semua kita sudah siapkan, ancaman sudah kita petakan sehingga jauh hari sudah bisa kita antisipasi. Sementara untuk penanganan Covid, masyarakat harus tetap melaksanakan prokes bukan membatasi kegiatan karena akan berdampak pada ekonomi dan anjuran pemerintah pusat mengenai vaksin booster tetap kita laksanakan, dimana Pemkab, TNI, Polri bahu-membahu menggencarkan booster,” jelasnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Tim SAR Gabungan Hentikan Pencarian Pria Lanjut Usia yang Hilang di Gunung Batukaru

Published

on

By

batukaru
HENTIKAN PENCARIAN: Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Denpasar (Basarnas Bali) menghentikan upaya pencarian dan pertolongan terhadap pria lanjut usia Made Dibya (84) yang sebelumnya dilaporkan hilang di kawasan Gunung Batukaru, Kecamatan Penebel, Kabupaten Tabanan pada Sabtu (2/5/2026). (Foto: Hms SAR)

Tabanan, baliilu.com – Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Denpasar (Basarnas Bali) menghentikan upaya pencarian dan pertolongan terhadap pria lanjut usia Made Dibya (84) yang sebelumnya dilaporkan hilang di kawasan Gunung Batukaru, Kecamatan Penebel, Kabupaten Tabanan pada Sabtu (2/5/2026). Penghentian pencarian ini dilakukan mengingat selama tujuh hari pencarian tim SAR Gabungan belum menemukan tanda – tanda baru keberadaan korban.

“Sampai pencarian terakhir hari ini, tim SAR gabungan belum menemukan indikasi korban ditemukan,” terang Kepala Seksi Operasi Basarnas Bali I Wayan Juni Antara.

Ia menambahkan, sejak hari pertama, tim SAR gabungan yang melibatkan unsur TNI/Polri, instansi pemerintah, perangkat desa, relawan, masyarakat setempat dan kelurga korban, telah menyisir hutan dan area perbukitan yang dicurigai menjadi titik hilangnya korban, namum pencarian tetap nihil.

Tak hanya itu, saksi mata yang ikut dalam rombongan pendakian, Negah Susana Yasa (61) juga dilibatkan kembali dalam upaya pencarian.

Kondisi curah hujan yang tinggi disertai kabut menyebabkan jalur pendakian menjadi licin dan jarak pandang tim SAR gabungan menjadi terbatas.

“Sesuai dengan regulasi Undang – Undang Nomor. 29 Tahun 2014 tentang Pencarian dan Pertolongan, pencarian dengan pengerahan unsur SAR gabungan dapat dihentikan apabila selama 7 hari pencarian korban tidak ditemukan,” ungkap Juni Antara.

Meski demikian, Operasi SAR dapat dilanjutkan kembali apabila ditemukan tanda – tanda yang mengarah pada bukti baru yang ditemukan di lokasi kejadian.

“Kami mengucapkan terima kasih sebesar – besarnya kepada seluruh tim SAR gabungan atas dedikasi dan tugas kemanusian yang dilakukan sejak hari pertama hingga terakhir ini, pencarian kita lanjutkan dengan pemantauan dan akan berkoordinasi dengan pemandu – pemandu yang melaksanakan pendakian di Gunung Batukaru untuk mendapatkan informasi lebih lanjut,” tutupnya. (gs/bi)

Baca Juga  Selesai 27 Desember, Wabup Suiasa Tinjau Pembangunan RS Abiansemal

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Revitalisasi Bahasa Pedawa Digelar, Sekolah Adat Manik Empul Libatkan Lintas Generasi

Published

on

By

Sekolah Adat Desa Pedawa
REVITALISASI: Dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional, Sekolah Adat Manik Empul Desa Pedawa Kecamatan Banjar menyelenggarakan kegiatan Revitalisasi Bahasa dan Sastra Lisan Pedawa. (Foto: Hms Buleleng)

Buleleng, baliilu.com – Dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional, Sekolah Adat Manik Empul Desa Pedawa Kecamatan Banjar menyelenggarakan kegiatan Revitalisasi Bahasa dan Sastra Lisan Pedawa sebagai upaya menjaga keberlangsungan bahasa daerah di tengah arus modernisasi.

Kegiatan ini menjadi bagian dari pengimbasan program revitalisasi yang selama ini secara berkelanjutan dilakukan oleh Manik Empul, baik secara mandiri maupun melalui kolaborasi dengan Balai Bahasa Provinsi Bali. Melalui pendekatan edukatif dan partisipatif, kegiatan ini diharapkan mampu menumbuhkan kembali kecintaan masyarakat, khususnya generasi muda, terhadap bahasa Pedawa.

Berbagai materi disajikan dalam kegiatan ini, di antaranya mesatua (bercerita), banyolan atau lawakan menggunakan bahasa Pedawa, pembacaan puisi, serta pidato (pidarta) berbahasa Pedawa. Ragam kegiatan tersebut dirancang untuk menghidupkan kembali tradisi lisan yang mulai jarang digunakan dalam kehidupan sehari-hari.

Kepala Sekolah Adat Mani Empul, Wayan Sadnyana ditemui saat kegiatan, Sabtu (2/5) menyampaikan kegiatan revitalisasi ini memiliki dua tujuan utama, yakni memperkuat keberadaan bahasa Pedawa sebagai salah satu dialek Bahasa Bali, serta menggali kembali kearifan lokal yang terkandung dalam berbagai istilah khas Pedawa yang kini mulai terlupakan.

“Banyak istilah lokal yang sesungguhnya sarat makna, namun sudah jarang dipahami generasi muda. Melalui kegiatan ini, kami ingin menjembatani transfer pengetahuan antar generasi,” ujar Sadnyana.

Secara teknis disampaikan, kegiatan dilaksanakan di wantilan Desa Adat Pedawa setiap akhir pekan sepanjang bulan Mei, dengan melibatkan instruktur dari kalangan relawan serta tokoh adat setempat. Peserta kegiatan mencakup berbagai kelompok usia, mulai dari anak-anak tingkat sekolah dasar, remaja SMP dan SMA, hingga mahasiswa dan masyarakat umum.

“Pelibatan lintas generasi ini dinilai penting untuk memastikan keberlanjutan bahasa dan sastra lisan Pedawa sebagai bagian dari identitas budaya lokal. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi ruang interaksi sosial yang memperkuat ikatan komunitas berbasis tradisi,” pungkasnya.

Baca Juga  Bupati Badung Serahkan LKPD Unaudited 2023 kepada BPK RI

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Sekolah Adat Manik Empul berharap bahasa Pedawa tidak hanya bertahan, tetapi juga kembali hidup dan berkembang di tengah masyarakat sebagai warisan budaya yang bernilai tinggi. (gs/bi)

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Hari Buruh: DPR Apresiasi Langkah Pemerintah Tata Aturan Outsourcing

Published

on

By

outsourcing
Ketua DPR RI Puan Maharani. (Foto: Munchen/dpr.go.id)

Jakarta, baliilu.com – Ketua DPR RI Puan menyambut positif langkah Pemerintah yang dalam rangka Hari Buruh 2026 menerbitkan aturan baru melalui Peraturan Menteri Ketenagakerjaan (Permenaker) Nomor 7 Tahun 2026 tentang Pekerjaan Alih Daya. Salah satu poin dalam Permenaker ini adalah pembatasan jenis pekerjaan dalam outsourcing.

Menurut Puan, penataan aturan outsourcing juga perlu memastikan bahwa fleksibilitas hubungan kerja tidak berkembang menjadi ruang yang memperbesar kerentanan pekerja terhadap kehilangan pekerjaan mendadak.

Puan memandang pembatasan outsourcing pada jenis pekerjaan tertentu pun harus diikuti kejelasan implementasi. “Ini diperlukan agar aturan tersebut tidak menimbulkan pola baru yang justru memindahkan ketidakpastian ke bentuk hubungan kerja lain yang belum sepenuhnya terlindungi,” imbaunya dalam keterangan tertulis, Jumat (1/5/2026).

Kemudian mengenai isu perlindungan pekerja transportasi digital, Puan menilai hal tersebut menjadi bagian dari perubahan struktur kerja yang perlu dibaca lebih luas. Pada peringatan May Day kali ini, Pemerintah disebut akan memberi kejutan bagi para buruh dan pengemudi ojek online (ojol).

“Perlindungan terhadap penghasilan, kepastian hubungan kerja, dan jaminan sosial bagi pengemudi layanan transportasi online menjadi penting karena sektor digital kini menjadi penopang ekonomi banyak keluarga,” ucap Puan.

Lebih lanjut, Puan mengatakan semua upaya regulasi yang ada bermuara pada satu hal yakni memastikan masyarakat bekerja tetap memiliki rasa aman terhadap masa depannya dan keluarga.

“Karena ketika ketidakpastian kerja meningkat, tekanan sosial akan jauh lebih cepat dirasakan di tingkat keluarga. Ini tentang kebutuhan pokok rumah tangga, pendidikan anak-anak, dan berbagai kebutuhan hidup lain,” tegas Puan.

Puan lalu menyinggung 2 kejadian yang menjadi perhatian beberapa waktu terakhir yakni kecelakaan kereta api di Bekasi Timur, dan kasus kekerasan pada anak di Tempat Penitipan Anak atau Daycare di Yogyakarta.

Baca Juga  MPP Badung Raih 2 Penghargaan Anugerah Pelayanan Publik 2023

“Dalam sepekan terakhir, kita melihat berbagai potret memilukan yang dihadapi pekerja. Kecelakaan kereta baru-baru ini dialami oleh mayoritas pekerja saat hendak pulang ke rumah,” kata Puan.

“Lalu kasus kekerasan pada Daycare, ini juga menjadi keprihatinan kita bersama karena tempat penitipan anak kita ketahui sekarang menjadi alternatif pengasuhan bagi orangtua pekerja,” lanjutnya.

Untuk itu, Puan mendorong agar Pemerintah semakin meningkatkan berbagai fasilitas pelayanan untuk mendukung pekerja. Termasuk keamanan pada transportasi dan kenyamanan pada kebutuhan domestik.

Puan menyatakan, DPR akan terus mengawal setiap kebijakan bagi pekerja, dan mendorong adanya peningkatan kesejahteraan untuk semua masyarakat bekerja. Bahkan DPR juga baru-baru ini mengesahkan Undang-undang Perlindungan Pekerja Rumah Tangga (UU PPRT) untuk keadilan bagi pekerja di sektor domestik.

“Pengesahan UU PPRT yang bertepatan dengan peringatan Hari Kartini dan berdekatan dengan momen May Day, kita harapkan menjadi sebuah bentuk perjuangan nyata dari DPR untuk pekerja,” jelas Puan.

Puan menegaskan, semua pekerja berhak memperoleh perlindungan yang layak. “Baik itu pekerja formal, pekerja informal, pekerja di sektor konvensional, pekerja di sektor domestik, freelancer dan kreatif, guru, driver ojek online, PRT, petani gurem, buruh harian, hingga pekerja kaki lama, dan lain-lain, semuanya berhak mendapat perlindungan dari Negara,” urai cucu Bung Karno itu.

“Peringatan Hari Buruh harus dipahami sebagai pengingat bahwa menjaga kualitas hidup pekerja berarti juga menjaga landasan sosial yang menopang pembangunan nasional,” tutup Puan. (gs/bi)

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca