Connect with us

POLITIK

420 KK Desa Adat Kembang Merta Baturiti Siap Menangkan Paket Jaya-Wira

BALIILU Tayang

:

420 KK Desa Adat Kembang Merta Baturiti Siap Menangkan Paket Jaya-Wira

Tabanan, baliilu.com – Pemilukada yang semakin dekat membuat kubu Jaya-Wira makin gencar bermanuver untuk menggaet suara maksimal.

Hal ini terlihat saat Paslon dengan nomor urut 1, Paket Jaya-Wira yang diusung oleh PDIP melakukan kampanye di beberapa titik di Kecamatan Baturiti Tabanan, Kamis (19/11-2020).

Kampanye kali ini diawali di Banjar Adat Kembang Merta, Desa Candi kuning, Baturiti, Tabanan. Menurut tokoh Masyarakat Desa Adat Kembang Merta Nyoman Widastra, Desa Adat Kembang Merta yang meliputi empat Banjar Adat, dengan jumlah penduduk 420 kepala kekuarga, siap mendukung dan memenangkan paket Jaya Wira pada perhelatan Pemilukada 9 Desember mendatang. “Kami siap memenangkan Jaya Wira di hajatan Pemilukada mendatang,” terangnya.

Widastra menambahkan, warganya sangat antusias untuk memenangkan paket Jaya-Wira kali ini dengan harapan masih banyaknya program desa adat yang belum terselesaikan terutama di bidang infrastruktur.

“Warga kami sangat semangat buat mendukung Pak Sanjaya sebagai Bupati Tabanan, dan besar harapan kami ke depannya jika terpilih agar pemerintah bisa membenahi infrastruktur di desa kami yang belum tutas,” pintanya.

Menanggapi hal tersebut Cabup Sanjaya yang dalam kesempatan ini didampingi oleh anggota DPRD Tabanan I Nym Arnawa mengatakan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat Desa Adat Kembang Merta atas dukungannya, dan tak henti-henti dirinya menitip diri serta mohon doa restu agar dalam pemilukada mendatang bisa memperoleh kemenangan. “Ten surut – surut titiang mohon doa restu dan mohon dukungan pada saat pemilukada agar paket Jaya-Wira mendapat kemenangan,” katanya.

Dirinya menambahkan mengenai pembangunan infrastruktur yang selama ini menjadi kendala pembangunan di Tabanan dan di Kembang Merta khususnya, Cabup Sanjaya berjanji jika masyarakat sudah kompak bersatu mendukung pemerintah maka permasalahan insfrastruktur di Desa Adat Kembang Merta, pasti akan mudah kita selesaikan. “Jika ingin maju dan membangun Tabanan, mari kita kompak bersatu. Kuncinya adalah bersatu jika kita bersatu dengan pemerintah maka semua pembangunan di segala lini pasti akan terwujud,” tegasnya.

Hal senada disampaikan pula oleh Sekretaris Pemenangan Peket Jaya Wira I Nyoman Arnawa bahwa jika masyarakat sudah kompak bersatu untuk mendukung pemerintah maka pemerintah pula pasti akan mensejahterakan masyarakatnya, sesuai dengan visi dan misi Jaya-Wira yaitu menciptakan masyarakan yang Aman Unggul dan Madani. “Ketika masyarakat Kembang Merta sudah bersatu mendukung Jaya-Wira maka saya jaminkan masyarakat akan sejahtera. Hal ini tentunya sejalan dengan visi dan misi Jaya-Wira,” katanya.

Selanjutnya di hari yang sama, Cabup Sanjaya melanjutkan kampanye politiknya ke Banjar Luwus, Desa Luwus, Kecamatan Baturiti. (*/gs)

Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

POLITIK

Kelompok Tani, Nelayan, Tenun, & UMKM Se-Karangasem Deklarasikan DANA-DIPA Jadi Bupati Karangasem

Published

on

By

Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali Wayan Koster dan Calon Bupati dan Wakil Bupati Karangasem, Gede Dana - Wayan Artha Dipa dalam acara kampanye DANA-DIPA, Nomor 1. Minggu (29/11).

Karangasem, baliilu.com – Kelompok tani, nelayan, tenun, dan UMKM se-Kabupaten Karangasem melakukan deklarasi kemenangan Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Karangasem, Gede Dana – Wayan Artha Dipa, Minggu (29/11) di Sekretariat DPC PDI Perjuangan Kabupaten Karangasem.

Deklarasi yang juga diikuti secara virtual oleh 30 kelompok tani, nelayan, tenun, dan UMKM di setiap kecamatan di Kabupaten Karangasem dengan menerapkan Protokol Kesehatan Covid-19 ini dipimpin oleh Ketua Kelompok Nelayan Seraya, Kecamatan Karangasem, Made Suweca dengan menyatakan demi terlaksananya Nangun Sat Kerthi Loka Bali di Kabupaten Karangasem melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana, menuju Karangasem Era Baru yang Pradnyan-Nadi, maka pasangan calon DANA-DIPA satu-satunya pilihan rakyat Karangasem.

“Alasan kami memilih Dana-Dipa, pertama Nadi memiliki konsep Pembangunan Semesta Berencana untuk Nindihin Lan Ngajegang Jagat Karangasem menuju Karangasem Era Baru yang Pradnyan, Kertha, Shanti, dan Nadi,” jelas Made Suweca dihadapan Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali Wayan Koster dan Calon Bupati dan Wakil Bupati Karangasem, Gede Dana – Wayan Artha Dipa dalam acara kampanye DANA-DIPA, Nomor 1.

Kedua, Nadi memiliki komitmen kuat untuk meningkatkan peran perempuan dalam pembangunan serta kesetaraan gender. Alasan ketiga, karena Nadi memiliki keberpihakan kepada masyarakat, bukan kepada konglomerat. Keempat, Nadi satu jalur dengan Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Pusat yang memiliki komitmen yang sama, dan Kelima, Nadi mengoptimalkan potensi lokal untuk kesejahteraan masyarakat Karangasem.

“Sehingga kami bertekad membulatkan tekad memenangkan DANA-DIPA,” tegasnya seraya menyuarakan nada Nomor Satu, DANA-DIPA, Menang, Menang, Menang, Karangasem Era Baru, Merdeka, Merdeka, Merdeka. (*/gs)

Lanjutkan Membaca

POLITIK

Canangkan Program Unggulan, Warga Narakesuma dan Wibisana Bulat Menangkan AMERTA

Published

on

By

Paslon AMERTA simekrama dengan warga Jalan Narakesuma Denpasar, Kamis (26/11).

Denpasar, Baliilu.com – Dukungan demi dukungan terus mengalir untuk Pasangan Calon Walikota Denpasar Gede Ngurah Ambara Putra dan Calon Wakil Walikota Denpasar Made Bagus Kertha Negara.


Kali ini dukungan datang dari warga Jalan Narakesuma, Desa Sumerta Kelod Denpasar Timur dan warga Jalan Wibisana, Kelurahan Pemecutan Kaja Denpasar Utara.

Dukungan itu kompak tercetus saat acara simakrama Paslon Nomor Urut 2, Kamis (26/11-2020) dengan warga Jalan Narakesuma dan Jalan Wibisana. Di depan warga Paslon AMERTA menyampaikan visi misi dan program-program unggulannya yang pro-rakyat.

Sambutan antusias serta kebulatan tekad untuk memenangkan Paslon nomor 2 terlihat jelas di wajah warga Jalan Narakesuma. Seperti Nyoman Teken selaku tuan rumah yang menyampaikan keyakinannya bahwa apa yang diprogramkan oleh AMERTA merupakan program yang sangat di tunggu-tunggu oleh masyarakat Kota Denpasar, sehingga tidak ada keraguan lagi untuk menjatuhkan pilihan mereka ke Paslon ini.

Antusiasme yang sama juga terlihat pada satyawan dan satyawati AMERTA di Jalan Wibisana.
Simakrama yang sebagian besar dihadiri kaum millenial ini, menyambut kehadiran Calon Walikota dan Calon Wakil Walikota dengan memperdengarkan lagu bertema AMERTA khas anak muda.

“Kami mendukung penuh kemenangan AMERTA karena kami sudah sangat bosan dengan keadaan kami yang begini-begini saja,” ungkap I Wayan Manu selaku tuan rumah.


Program-program yang ditawarkan AMERTA seperti dana santunan kelahiran 1 juta, dana santunan kematian 10 juta, dana kreativitas  sekaa teruna 25 juta per tahun, dana PKK 5 juta per tahun, dana sanggah dadia 5 juta per tahun, dana prajuru adat 30 juta per tahun, begitu juga subsidi BPJS dan subsidi pendidikan bagi anak yang tidak lolos sekolah negeri yang orang tuanya bekerja di sektor nonformal. “Dalam program ini AMERTA hadir memberi perhatian mulai kita baru lahir sampai meninggal,” sambung Manu.

Sementara itu Mariyana Wandhira yang juga hadir selaku tim pemenangan AMERTA dengan semangat menanyakan kepada satyawan dan satyawati, “Apakah saudara-saudara rela program-program ini hilang dan tidak terealisasi?” Jawaban kompak dan riuh keluar dari bibir para satyawan dan satyawati, “Tidakkk”.

Calon Walikota Denpasar Gede Ngurah Ambara Putra pun mengimbau, “Agar kami AMERTA bisa merealisasikan visi misi dan program-program unggulan kami, maka jangan sia-siakan kesempatan untuk datang ke TPS tanggal 9 Desember dan coblos nomor 2”.
Kembali suara semangat terdengar dari satyawan satyawati muda ini, “Coblos Nomor 2 AMERTA menang, menang, menang. (*/eka)

Lanjutkan Membaca

POLITIK

Tingkatkan PAD, AMERTA Manfaatkan Lahan Kosong dan Bangunan Mangkrak Jadi Lahan Bernilai Ekonomis

Published

on

By

Paslon AMERTA saat acara simakrama di Jl. Pangembak Sanur, Rabu (25/11-2020).

Denpasar, Baliilu.com– Bali sebagai daerah pariwisata sudah tentu menjadi primadona bagi para pengusaha untuk berinvestasi. Begitu pula dengan Denpasar sebagai Ibu Kota Provinsi Bali, setiap jengkal tanah di Kota Denpasar pastilah memiliki nilai ekonomis yang tinggi.

“Kita harus meniru tetangga kita, Badung sangat memanfaatkan setiap lahannya untuk menghasilkan dan menambah PAD-nya,” ungkap Ketua Tim Pemenangan Paslon AMERTA I Wayan Mariyana Wandhira saat acara simakrama di Jl. Pangembak Sanur, Rabu (25/11-2020).


Mandhira menegaskan Denpasar banyak memiliki lahan terbengkalai dan bangunan mangkrak. Seharusnya pemerintah hadir untuk memperbaiki kondisi ini.

“Salah satu contoh Suci Plaza yang sudah mangkrak puluhan tahun membuat suram wajah kota, setidaknya kita bisa manfaatkan lahan tersebut untuk hal-hal yang lebih berguna dengan semua regulasi atau aturan tentunya,” terang Wandhira, wakil ketua DPRD Kota Denpasar.

Demikian juga Grand Sudirman yang menjadi ruang semak di tengah kota, dan lahan yang terbentang dari Pantai Matahari Terbit sampai Penyu Dewata.
“Itu contoh contoh lahan dan masih banyak lagi yang mestinya kita bisa kelola untuk meningkatkan PAD Kota Denpasar,” imbuh Wandhira.

Dengan meningkatnya PAD maka bisa dipastikan kesejahteraan masyarakat Kota Denpasar juga akan semakin meningkat. “Masyarakat Kota Denpasar membutuhkan pemerintah yang mau berusaha maksimal untuk memperhatikan rakyat nya,” pungkas Wandhira.

Sementara itu Gede Ngurah Ambara Putra sebagai Calon Walikota Denpasar yang berpasangan dengan Made Bagus Kertha Negara sebagai Calon Wakil Walikota Denpasar memaparkan, ” Jika AMERTA dipercaya untuk memimpin Kota Denpasar nanti, masalah-masalah yang selama ini terjadi akan mendapat solusi dari visi misi yang dicanangkan oleh AMERTA”.
Visi misi yang membawa perubahan menuju Denpasar yang bersih sejahtera indah, smart city, berbudaya, dan berdaya saing, imbuhnya


Dikatakan, lahan-lahan terbengkalai akan dimanfaatkan secara optimal untuk meningkatkan PAD. Adapun cara lain yang akan dicanangkan untuk meningkatlan PAD adalah dengan cara efisiensi APBD, sistem digitalisasi untuk menambal kebocoran-kebocoran yang terjadi karena sistem konvensional.

Dengan meningkatkan PAD maka program-program unggulan yang dicanangkan yang berupa dana santunan kelahiran 1 juta, santunan kematian 10 juta, insentif prajuru/pengurus banjar senilai 30 juta per tahun, dana kreativitas sekaa teruna 25 juta per tahun, dana bantuan program PKK 5 juta per tahun, bantuan tiap dadia 5 juta per tahun, pendidikan dan kesehatan gratis untuk pekerja nonformal (pemuka agama, buruh, nelayan, pedagang dan petani).

“Jadi program-program yang kami canangkan adalah program yang sangat nyata dan bukan di awang-awang,” tandas Ngurah Ambara.

Menyimak permasalahan yang selama ini terjadi di Kota Denpasar, dan solusi yang dicanangkan oleh AMERTA membuat satyawan dan satyawati yang hadir dalam simakarama tersebut merasa mendapat harapan baru menuju kehidupan yang lebih baik. Sehingga kebulatan tekad terbentuk untuk mengawal kemenangan AMERTA. (*/eka)

Lanjutkan Membaca