Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Peringatan Hari Arak Bali Pacu Peningkatan Kesejahteraan Petani & Perajin

Masyarakat Kritis Diajak Memerangi Peredaran Arak Gula, karena Mengancam Kesejahteraan Petani & Perajin

Loading

BALIILU Tayang

:

arak bali
Akademisi Unud, Ketua Yayasan Konsumen Bali, dan Kadis Perindag Bali. (Foto kolase: ist)

Denpasar, baliilu.com – Penetapan tanggal 29 Januari sebagai Hari Arak Bali yang digagas oleh Gubernur Bali Wayan Koster melalui Surat Keputusan Gubernur Bali Nomor 929/03-I/HK/2022 terus mendapatkan respon positif. Selain peringatan Hari Arak Bali bertujuan untuk menghidupkan tradisi budaya Bali yang diwariskan oleh leluhur, disebutkan juga bahwa peringatan Hari Arak Bali dinilai sebagai upaya untuk memacu peningkatan kesejahteraan masyarakat Bali yang berprofesi sebagai petani dan perajin Arak Bali.

Ahli Farmasi Universitas Udayana, Prof. Dr. Drs. I Made Agus Gelgel Wirasuta, Apt, M.Si Rabu (Buda Umanis, Medangsia) 25 Januari 2023 menyebut Bali sebagai penghasil devisa pariwisata paling tinggi di Indonesia. Sudah seharusnya menangkap peluang ekonomi di sektor pariwisata dengan memberdayakan potensi alam dan warisan budaya Bali yang dianugerahi berupa Minuman Fermentasi dan/atau Destilasi Khas Bali yakni Arak Bali.

“Ada 80 persen minuman ber-alkohol beredar di Bali, namun sebelum adanya Pergub Bali Nomor 1 Tahun 2020 tentang Tata Kelola Minuman Fermentasi dan/atau Destilasi Khas Bali, minuman Arak Bali tidak boleh beredar di hotel/restaurant. Kini bersyukur minuman fermentasi ini dapat diproduksi sampai masuk hotel/restaurant setelah ditata dengan baik melalui Pergub Nomor 1/2020,” tegas Prof. Gelgel.

gelgel
Ahli Farmasi Universitas Udayana, Prof. Dr. Drs. I Made Agus Gelgel Wirasuta, Apt, M.Si. (Foto: ist)

Untuk itu, penataan yang dilakukan terhadap minuman Arak Bali sesuai kebijakan Gubernur Bali adalah upaya untuk membangun ekonomi berbasis kerakyatan. Kalau ekonomi ini terbangun dengan gotong-royong, maka penghasilan ekonomi rakyat yang berprofesi sebagai petani dan perajin arak akan meningkat. Dengan demikian, para petani dan perajin ini akan memelihara budaya destilasi-nya, dan memelihara tanaman-tanaman (Pohon Enau, Pohon Kelapa, dan Pohon Ental) yang memproduksi Arak Bali.

Baca Juga  Gubernur Koster Lepas 215 Kontingen Provinsi Bali Ke POPNAS 2023

“Petani Arak Bali akan memberikan kebanggaan terhadap Pulau Bali, ketika para wisatawan yang berlibur ke Pulau Dewata mulai mencintai Arak Bali sebagai minuman kesukaannya. Orang yang berwisata juga akan membawa cerita, bahwa wisatawan yang ke Bali tidak mencari wine, brandy, whiskey, namun ke Bali mencari Arak Bali karena cita rasanya yang khas dan enak. Nah inilah tujuannya Bapak Gubernur Bali Wayan Koster memberikan keberpihakan terhadap minuman tradisional Arak Bali yang diwujudkan berupa Pergub Nomor 1/2020 hingga peringatan Hari Arak Bali, agar petani dan perajin Arak itu mendapat manfaat ekonomi. Bukan malah Hari Arak Bali dipelesetkan ke arah yang mengajak masyarakat untuk mabuk-mabukan,” katanya.

Sementara, Ketua Yayasan Konsumen Bali, Ketut Udi Prayudi menyampaikan nada dukungannya terhadap kebijakan Gubernur Bali Wayan Koster dengan ditetapkannya tanggal 29 Januari sebagai Hari Arak Bali.

Alasan Ketua Yayasan Konsumen Bali yang memiliki tugas mengedukasi konsumen ini mendukung peringatan Hari Arak Bali, karena Ketut Udi Prayudi melihat Gubernur Bali Wayan Koster adalah pemimpin yang menjaga tradisi budaya Bali, salah satunya berupa minuman tradisional lokal Bali berupa Arak Bali yang kini telah ditetapkan menjadi Warisan Budaya Takbenda (WBTb) Indonesia oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Republik Indonesia, dan telah mendapat Sertifikat Hak Kekayaan Intelektual (HKI) dari Kementerian Hukum dan HAM Republik Indonesia.

arak bali
Ketua Yayasan Konsumen Bali, Ketut Udi Prayudi. (Foto: ist)

Arak Bali juga diketahuinya telah mendapat ijin edar dari Badan POM RI dan pita cukai dari Kanwil Bea dan Cukai Provinsi Bali, sehingga pasti di dalam produksinya Arak Bali telah diatur sampai diawasi sesuai semangat Peraturan Gubernur Bali Nomor 1 Tahun 2020 tentang Tata Kelola Minuman Fermentasi dan/atau Destilasi Khas Bali.

Baca Juga  Pasca Banjir Bandang di Jembrana, TNI/Polri/Pemda Karya Bakti Bersama Masyarakat

Jadi dengan ditetapkannya tanggal 29 Januari di Bali sebagai Hari Arak Bali yang digagas oleh Gubernur Bali Wayan Koster melalui Surat Keputusan Gubernur Bali Nomor 929/03-I/HK/2022, Saya sangat mendukung dan setuju atas gagasan tersebut. “Bapak Wayan Koster mengeluarkan keputusan ini Saya yakin didasari oleh perhitungan yang cermat. Sehingga Bapak Gubernur Bali, Saya cermati adalah seorang pemimpin yang berani mengambil resiko demi mengangkat Harkat Arak Bali yang dulu tidak mendapat perhatian, kini mendapat keberpihakan dari Gubernur Wayan Koster,” ujarnya seraya mengatakan Bapak Wayan Koster patut kita apresiasi keberaniannya yang telah melindungi petani dan perajin Arak Bali.

Lebih lanjut, Ketua Yayasan Konsumen Bali berpandangan sudah saatnya kita memberi kesempatan kepada Pemerintah Provinsi Bali untuk merealisasikan kebijakannya, termasuk memperingati Hari Arak Bali, sebagai wujud nyata untuk memberikan keberbihakan totalitas kepada Petani, Pelaku IKM/UMKM/Koperasi agar tujuan kesejahteraan tercapai.

Yayasan Konsumen Bali yang juga bertugas untuk mengawasi perdagangan, pelaku usaha, dan mengawasi hal-hal yang bersifat merugikan konsumen baik secara kesehatan dan ekonomi, dalam pandangannya lebih condong mengajak masyarakat yang kritis untuk bersuara memerangi peredaran arak gula, karena keberadaan arak gula mengancam tradisi dan kelestarian minuman fermentasi dan/atau destilasi khas Bali dengan bahan baku lokal. Arak gula pula mengancam kesejahteraan para petani dan perajin arak, karena merugikan harga pasar. Selanjutnya, arak gula mematikan citarasa dan branding arak Bali, serta arak gula membahayakan kesehatan masyarakat, karena disebutkan di dalam destilasinya arak gula mengandung ragi dan tentu bertentangan dengan Pergub Bali Nomor 1 Tahun 2020 tentang Tata Kelola Minuman Fermentasi dan/atau Destilasi Khas Bali.

disperindag
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Bali, I Wayan Jarta. (Foto: ist)

Sedangkan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Bali, I Wayan Jarta membeberkan perkembangan positif yang dihasilkan oleh implementasi Pergub Bali Nomor 1 Tahun 2020 tentang Tata Kelola Minuman Fermentasi dan/atau Destilasi Khas Bali. Kata Wayan Jarta, jumlah perajin/petani Arak Bali mengalami peningkatan dari 920 KK di Tahun 2019 menjadi 1.486 KK pada Tahun 2022. Kemudian, jumlah tenaga kerja dari 1.820 orang di Tahun 2019 meningkat pesat menjadi 4.458 tenaga kerja pada Tahun 2022.

Baca Juga  Sekda Dewa Indra Hadiri Peresmian PAW Anggota DPRD Provinsi Bali 2019-2024

“Hal ini juga diiringi oleh jumlah Koperasi yang menjadi distributor Arak Bali, dimana sampai Tahun 2022 ada sebanyak 9 Koperasi dengan jumlah varian produk/merk minuman beralkohol berbahan baku Arak Bali yang sudah dijual secara legal di tempat-tempat penjualan eceran mencapai 12 merk dagang di Tahun 2021, kemudian naik menjadi 32 merk dagang pada Tahun 2022,” pungkasnya. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan

NEWS

Dukung Program Perlinsos, Disdukcapil Buleleng Kebut Aktivasi IKD

Published

on

By

ikd buleleng
PERCEPAT AKTIVASI: Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Buleleng terus mempercepat aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD). (Foto: Hms Buleleng)

Buleleng, baliilu.com – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Buleleng terus mempercepat aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) sebagai bentuk dukungan terhadap program Perlindungan Sosial (Perlinsos) yang tengah dikembangkan pemerintah pusat melalui sistem digitalisasi layanan.

Hingga saat ini, jumlah penduduk Buleleng yang telah mengaktivasi IKD tercatat sebanyak 117.103 akun atau mencapai 19,05 persen dari total 614.815 penduduk yang telah melakukan perekaman KTP elektronik.

Kepala Disdukcapil Buleleng, Made Juartawan, Rabu (1/7) mengatakan keberadaan IKD tidak hanya sebagai identitas digital, tetapi juga mendukung sistem face recognition atau pencocokan wajah dalam berbagai layanan pemerintahan.

“Dengan pencocokan wajah, pemerintah dapat memastikan bahwa pemohon adalah pemilik NIK yang sah, sudah melakukan perekaman KTP elektronik, dan dipastikan bukan orang lain. Ini juga memastikan data penduduk tetap tunggal dan valid,” ujarnya.

Menurut Juartawan, aktivasi IKD menjadi sangat penting dalam mendukung implementasi aplikasi Perlinsos. Melalui aplikasi tersebut, masyarakat yang telah memiliki IKD dapat mengajukan bantuan sosial secara mandiri menggunakan telepon genggam tanpa harus melalui perantara.

“Kalau masyarakat sudah punya IKD, mereka bisa mengajukan bantuan secara mandiri melalui aplikasi Perlinsos. Nantinya sistem yang akan menentukan apakah yang bersangkutan memenuhi syarat atau tidak untuk menerima bantuan,” ucapnya.

Ia menerangkan, sistem Perlinsos nantinya akan terhubung dengan berbagai data pendukung sehingga proses verifikasi penerima bantuan menjadi lebih akurat dan tepat sasaran. Integrasi data tersebut diharapkan mampu memperkuat program bantuan sosial berbasis digital yang sedang dikembangkan pemerintah pusat.

Sementara itu, bagi masyarakat yang belum memiliki IKD, proses pengajuan bantuan akan dibantu oleh agen Perlinsos melalui mekanisme pengambilan data wajah. Karena itu, Disdukcapil terus mendorong masyarakat untuk segera melakukan aktivasi IKD agar dapat mengakses berbagai layanan digital secara mandiri.

Baca Juga  Gubernur Bali Dengarkan PU Fraksi-Fraksi DPRD Bali, Mayoritas Dukung Tambahan Penyertaan Modal ke BPD Bali  

Untuk meningkatkan capaian aktivasi IKD, Disdukcapil Buleleng terus melakukan strategi jemput bola ke desa-desa. Kegiatan tersebut dilaksanakan dengan menggandeng pemerintah desa, perbekel, dan lurah untuk menghadirkan masyarakat agar dapat langsung melakukan aktivasi identitas digital.

“Kami terus turun ke desa-desa untuk mempercepat aktivasi IKD. Dukungan dari perbekel dan lurah sangat membantu agar masyarakat semakin memahami pentingnya memiliki identitas kependudukan digital,” kata Juartawan.

Pihaknya berharap percepatan aktivasi IKD dapat mendukung transformasi digital pelayanan publik sekaligus mempermudah masyarakat mengakses berbagai layanan pemerintah, termasuk program perlindungan sosial yang berbasis data kependudukan terintegrasi. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Bupati Sanjaya Tegaskan Komitmen Perkuat Sinergi dengan Polri di Hari Bhayangkara Ke-80

Published

on

By

bupati sanjaya
SYUKURAN: Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E., M.M., saat menghadiri upacara dan syukuran Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026 yang diselenggarakan Polres Tabanan di Lapangan Alit Saputra, Banjar Dangin Carik, Desa Dajan Peken, Kecamatan Tabanan, Rabu (1/7). (Foto: Hms Tbn)

Tabanan, baliilu.com – Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E., M.M., menghadiri upacara dan syukuran Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026 yang diselenggarakan Polres Tabanan di Lapangan Alit Saputra, Banjar Dangin Carik, Desa Dajan Peken, Kecamatan Tabanan, Rabu (1/7). Momentum tersebut menjadi wujud apresiasi terhadap pengabdian Polri sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan aparat keamanan dalam menjaga kondusivitas Kabupaten Tabanan.

Upacara dipimpin Kapolres Tabanan, AKBP I Putu Bayu Pati, S.I.K., M.H., serta dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Tabanan, Ida Tjokorda Anglurah Tabanan, perwakilan Danrindam IX/Udayana, perwakilan Dandim 1619/Tabanan, jajaran Forkopimda, Sekretaris Daerah Kabupaten Tabanan beserta Asisten III Setda Kabupaten Tabanan, Kepala KPU dan Bawaslu Tabanan, para pimpinan instansi vertikal, tokoh adat, tokoh agama dan tokoh Masyarakat, serta para tamu undangan.

Dalam sambutannya, Bupati Sanjaya menyampaikan ucapan selamat Hari Bhayangkara ke-80 kepada seluruh keluarga besar Kepolisian Negara Republik Indonesia, khususnya jajaran Polres Tabanan. Ia menilai tema peringatan tahun ini, “80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat”, mencerminkan perjalanan panjang Polri sebagai pelindung, pengayom, pelayan masyarakat, sekaligus penegak hukum yang profesional, humanis, dan terpercaya.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Tabanan dan seluruh masyarakat Tabanan, saya mengucapkan selamat Hari Bhayangkara ke-80 kepada seluruh keluarga besar Kepolisian Negara Republik Indonesia, khususnya jajaran Polres Tabanan. Kami menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Kapolres Tabanan beserta seluruh jajaran atas dedikasi, loyalitas, dan kerja keras dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di Kabupaten Tabanan,” ujar Sanjaya.

Menurutnya, situasi daerah yang aman, damai, dan kondusif merupakan modal utama dalam mendukung pembangunan, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta memperkuat daya saing daerah. Karena itu, sinergi yang selama ini terjalin antara Pemerintah Kabupaten Tabanan, Polres Tabanan, TNI, Forkopimda, pemerintah desa, desa adat, dan seluruh elemen masyarakat harus terus diperkuat.

Baca Juga  Ny. Putri Koster di 'Mantra Hati dan Filsafat Bali': Jaga Imun Hilangkan Stigma Penderita Covid-19 adalah Aib

Lebih lanjut, Sanjaya menegaskan bahwa keamanan dan ketertiban merupakan fondasi penting dalam mewujudkan masyarakat Tabanan yang aman, sejahtera, maju, dan berbudaya. “Pemerintah Kabupaten Tabanan akan terus bersinergi dengan Polri dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Momentum Hari Bhayangkara ini hendaknya menjadi refleksi sekaligus penyemangat bagi kita semua untuk terus meningkatkan kualitas pengabdian, memperkuat persatuan, serta menjaga keharmonisan demi kemajuan Kabupaten Tabanan dan Indonesia,” tegasnya.

Sementara itu, Kapolres Tabanan AKBP I Putu Bayu Pati mengatakan, tema Hari Bhayangkara ke-80 menegaskan komitmen Polri untuk terus hadir bagi masyarakat. Menurutnya, terwujudnya Indonesia yang inklusif tidak terlepas dari kerja sama seluruh pihak, mulai dari Polri, TNI, pemerintah daerah, akademisi, para ahli, hingga seluruh komponen masyarakat.

“Kerja keras yang sudah terjalin selama ini harus terus dijaga dan dirawat guna mendukung pemerintah dalam upaya pemulihan ekonomi, dengan saling bahu-membahu meningkatkan keamanan, kenyamanan, serta ketertiban di tengah masyarakat yang majemuk. Saya juga mengapresiasi seluruh jajaran yang telah mampu mengedepankan pencegahan dan penangkalan terhadap berbagai potensi kerawanan, sehingga aktivitas masyarakat dan sektor pariwisata di Kabupaten Tabanan dapat berjalan aman, nyaman, lancar, dan sukses,” ungkap Kapolres Bayu Pati. Ia berharap semangat kebersamaan dan kolaborasi yang telah terbangun selama ini dapat terus dipertahankan sebagai modal menuju Indonesia Emas 2045.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Sanjaya menerima piagam penghargaan dari Polres Tabanan atas dedikasi, sinergitas, dan dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Tabanan dalam membangun Polres Tabanan serta mewujudkan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang kondusif di wilayah Kabupaten Tabanan.

Rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 turut dimeriahkan dengan senam bersama peserta upacara, penampilan Polisi Cilik (Pocil) dari SD Negeri 1 Baturiti, atraksi teatrikal puisi oleh Saka Bhayangkara, penyerahan hadiah berbagai lomba dalam rangka Hari Bhayangkara Tahun 2026, serta ditutup dengan pemotongan tumpeng dan kue sebagai ungkapan rasa syukur. (gs/bi)

Baca Juga  Peringati Hari Jadi Ke-63 Provinsi Bali, Gubernur Koster Ajak Bupati/Walikota Bersatu Padu Nindihin Gumi Bali

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Sekda Badung dan Ketua DPRD Ikuti Apel HUT Ke-80 Bhayangkara, Perkuat Sinergi Jaga Keamanan Daerah

Published

on

By

hut bhayangkara
IKUTI APEL: Sekda Badung IB Surya Suamba bersama Ketua DPRD Badung I Gusti Anom Gumanti mengikuti Apel Peringatan HUT Ke-80 Bhayangkara di Puspem Badung, Rabu (1/7). (Foto: bi)

Badung, baliilu.com – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Badung Ida Bagus Surya Suamba bersama Ketua DPRD Badung I Gusti Anom Gumanti mengikuti Apel Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-80 Bhayangkara yang digelar Polres Badung di Lapangan Mangupraja Mandala, Pusat Pemerintahan (Puspem) Badung, Rabu (1/7).

Peringatan HUT Ke-80 Bhayangkara tahun ini mengusung tema “80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat”, sebagai penegasan komitmen Kepolisian Negara Republik Indonesia dalam meningkatkan kualitas pelayanan, perlindungan, pengayoman, serta penegakan hukum yang profesional, modern, dan dipercaya masyarakat.

Dengan kehadiran Sekda Badung Ida Bagus Surya Suamba bersama Ketua DPRD Badung I Gusti Anom Gumanti dalam upacara tersebut menjadi wujud dukungan Pemerintah Kabupaten Badung terhadap Polri sekaligus memperkuat sinergi antar lembaga dalam menjaga keamanan, ketertiban masyarakat, serta mendukung keberlanjutan sektor pariwisata sebagai penggerak utama perekonomian daerah.

Apel dipimpin langsung Kapolres Badung AKBP Joseph Edward Purba, SH, SIK, MH selaku inspektur upacara, dengan dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Badung serta diikuti personel Polres Badung,TNI, BPBD Badung, Damkar Badung, Satpol PP Badung, Dishub Badung, Linmas, Pecalang, mahasiswa, hingga Pramuka.

Dalam rangkaian upacara, Polres Badung juga memberikan piagam penghargaan kepada enam personel berprestasi sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan kinerja dalam menjalankan tugas kepolisian.

Kapolres Badung AKBP Joseph Edward Purba menyampaikan rasa syukur karena seluruh rangkaian kegiatan HUT Bhayangkara Ke-80 di Polres Badung dapat terlaksana dengan aman, lancar, dan sukses.

“Puji syukur ke hadirat Ida Sang Hyang Widhi Wasa, Tuhan Yang Maha Esa, karena seluruh rangkaian kegiatan dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026 di Polres Badung dapat terselenggara dengan lancar dan sukses,” ujarnya.

Baca Juga  Peringati Hari Statistik Nasional, Wujudkan Sinergi Data Berkualitas

Kapolres menjelaskan, peringatan HUT Bhayangkara tahun ini diisi dengan berbagai kegiatan yang melibatkan seluruh personel, mulai dari perlombaan olahraga seperti bola voli, bulu tangkis, mini soccer, hingga e-sport Mobile Legends. Selain itu juga dilaksanakan bakti sosial, bakti religi, serta kegiatan peningkatan kompetensi dan kapasitas personel Polres Badung.

Menurut Kapolres, keberhasilan seluruh rangkaian kegiatan tidak lepas dari dukungan dan sinergi berbagai pihak.

“Kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Pemerintah Daerah, TNI, para tokoh agama, tokoh masyarakat, serta seluruh stakeholder atas sinergi dan kolaborasi yang telah terjalin selama ini dalam mewujudkan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang aman dan kondusif di Kabupaten Badung,” katanya.

Kapolres berharap sinergi tersebut terus diperkuat agar stabilitas keamanan, khususnya di daerah pariwisata, tetap terjaga.

Ia menegaskan, Pemerintah Daerah memiliki peran strategis dalam mendukung tugas kepolisian, terutama melalui kolaborasi lintas organisasi perangkat daerah seperti Dinas Perhubungan, Dinas Komunikasi dan Informatika, serta instansi terkait lainnya. Dukungan jaringan CCTV milik pemerintah daerah dinilai telah membantu proses pengungkapan berbagai kasus di wilayah hukum Polres Badung.

Kolaborasi juga diperkuat hingga tingkat desa dan banjar melalui inovasi berbasis teknologi dan kearifan lokal, yakni aplikasi Digital Jagabaya (DIJAGA). Aplikasi tersebut memanfaatkan pemasangan CCTV di wilayah banjar yang belum terjangkau jaringan CCTV pemerintah sehingga memperkuat sistem pengawasan lingkungan.

“Ke depan kami berharap seluruh bentuk kolaborasi ini terus berkesinambungan dan semakin berkembang. Kami memohon doa dan dukungan seluruh elemen masyarakat agar Polres Badung senantiasa dapat memberikan pelayanan yang profesional, humanis, dan presisi kepada masyarakat,” ujar Kapolres. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca