Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Ditintelkam Polda Bali Gelar Simakrama dengan Pasikian Yowana

Jaga Stabilitas Kamtibmas pada Pawai Ogoh-ogoh Jelang Hari Raya Nyepi Saka 1945/2023

Loading

BALIILU Tayang

:

intelpol
Dirintelkam Polda Bali menggelar simakrama dengan Pasikian Yowana pada Kamis, 2 Maret 2023, bertempat di Renoma Cafe, Jln. Hayam Wuruk, No. 306, Denpasar. (Foto: ist)

Denpasar, baliilu.com – Dalam rangka menjaga stabilitas kamtibmas yang aman dan kondusif pada pawai ogoh-ogoh menjelang perayaan hari raya Nyepi Saka 1945/2023, Polda Bali menggelar Simakrama dengan Pasikian Yowana pada Kamis, 2 Maret 2023, pukul 09.30 Wita, bertempat di Renoma Cafe, Jln. Hayam Wuruk, No. 306, Denpasar dengan tema “Semangat Ajeg Bali Pasikian Yowana Berkomitmen Mendukung Keamanan Bali Saat Pawai Ogoh-ogoh Nyepi Saka 1945/2023”.

Simakrama dihadiri sekitar 40 orang, terdiri dari Dirintelkam Polda Bali yang diwakili oleh Kasubdit III Ditintelkam Polda Bali, AKBP Gede Dartiyasa, S.Sos., MH, Kabid Hukum Dinas PMA Provinsi Bali, Ida Bagus Rai, Patajuh Bendesa Agung MDA Provinsi Bali Bidang Agama, Tradisi dan Kearifan lokal, Dr. Drs. I Gusti Made Ngurah, M. Si, Manggala Pasikian Yowana MDA Provinsi Bali, Dewa Agung Laksmana beserta anggota, Manggala Pasikian Yowana MDA Kota Denpasar, Anak Agung Made Angga Hartayana beserta anggota, Manggala Pasikian Yowana MDA Kab. Gianyar, Pande Made Widia beserta anggota, Manggala Pasikian Yowana MDA Kab. Badung, Prayoga Mahardika Putra beserta anggota dan Manggala Pasikian Yowana MDA Kab. Tabanan, I Gede Arum Gunawan, S.Ag., M.Ag beserta anggota.

Dirintelkam Polda Bali yang diwakili oleh Kasubdit III Ditintelkam Polda Bali, AKBP Gede Dartiyasa, S.Sos., MH, saat membuka simakrama menyampaikan bahwa kegiatan ogoh-ogoh itu merupakan bagian dari Ajeg Bali, sehingga kita harus memiliki semangat untuk mendukung keamanan Bali. Acara ini bertujuan untuk menyamakan presepsi terkait pawai ogoh-ogoh dan tujuan Polda Bali hanya keamanan Bali.  ‘’Situasi yang aman dan nyaman Bali sangat menentukan wisatawan yang datang ke Bali, maka kami mengajak untuk memiliki tanggung jawab bersama untuk menjaga situasi yang aman dan nyaman pada pawai ogoh-ogoh,’’ ujar Dartiyasa.

Baca Juga  Sinergitas Polda Bali dan HFLA Bali Perkuat Pengawasan Orang Asing Melalui Website Cakrawasi
intelkam
Kasubdit III Ditintelkam Polda Bali, AKBP Gede Dartiyasa, S.Sos., MH, bersama narasumber lainnya saat acara simakrama dengan Pasikian Yowana. (Foto: ist)

Sementara Manggala Pasikian Yowana MDA Provinsi Bali, Dewa Agung Laksmana menyatakan bahwa  pihaknya mengucapkan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada Polda Bali yang sangat peduli dengan aktivitas Yowana Bali. ‘’Kita flashback ogoh-ogoh dari perjalanannya Polda Bali mendukung aspirasi Yowana, karena ogoh-ogoh bukan hanya kesenian namun tradisi yang terus membudaya,’’ ucapnya.

Sedangkan Patajuh Bendesa Agung MDA Provinsi Bali Bidang Agama, Tradisi dan Kearifan lokal, Dr. Drs. I Gusti Made Ngurah, M. Si, menyatakan bahwa pawai ogoh-ogoh pada awalnya kreativitas seni budaya untuk menunjukkan kesemarakan menyambut Tahun Baru Saka. Pawai ogoh-ogoh bisa diatur oleh Pemerintah, Lembaga Adat dan Aparat Keamanan sesuai dengan perkembangan situasi, seperti dengan adanya tahun politik dan pandemi Covid-19. Pawai Ogoh-ogoh pada Nyepi Saka 1945/2023 sangat memungkinkan dilakukan secara normal mengingat pandemi landai dan tidak ada event kenegaraan. Ia meminta dalam pawai ogoh-ogoh mohon ikuti aturan-aturan dari pemerintah, aparat keamanan dan tokoh adat setempat serta melakukan pengendalian diri dalam pawai ogoh-ogoh. ‘’Mohon tingkatkan komunikasi dan koordinasi dengan lintas sektoral karena pawai ogoh-ogoh melibatkan orang banyak. Tanggal 21 Maret 2023 merupakan awal puasa berbarengan dengan pengerupukan, sehingga perlu dilakukan koordinasi dengan tokoh Muslim.Yowana perlu hati-hati kepada adanya upaya politisasi dalam pelaksanaan pawai ogoh-ogoh,‘‘ ujarnya.

Di sisi lain Kabid Hukum Dinas PMA Provinsi Bali, Ida Bagus Rai, memberikan arahan bahwa Yowana adalah bagian dari Desa Adat agar mampu mendukung Tokoh Adat. Setiap tahunnya Yowana mampu beraktivitas membuat ogoh-ogoh sebagai rangkaian Nyepi. Program Sipandu Beradat Provinsi Bali sangat diapresiasi oleh Kapolri, sehingga Yowana harus bersinergi dengan Sipandu Beradat untuk menjaga keamanan dan ketertiban di Desa Adat masing-masing dalam pawai ogoh-ogoh. ‘‘Pasikian Yowana harus mampu memberikan arahan hingga ke tinggkat Desa Adat terkait keamanan saat pawai ogoh-ogoh. Sebuah kreativitas ogoh-ogoh dalam rangka melestarikan budaya tentunya jangan ada miras sebelum mengarak ogoh-ogoh guna mencegah adanya gesekan. Mari kita dukung apapun kebijakan pemerintah dan kita laksanakan bersama-sama,‘‘ ajaknya.

Baca Juga  Kapolres Buleleng Terima Usulan Masyarakat terkait Penambahan Personel di Pos Goris

Setelah dilaksanakan diskusi dengan Pasikian Yowana, Dirintelkam Polda Bali yang diwakili oleh Kasubdit III Ditintelkam Polda Bali, AKBP Gede Dartiyasa, S.Sos., MH, menyimpulkan bahwa kita semua sepakat untuk mengajegkan Bali dan berharap kepada Yowana agar memberikan pemahaman pada Sekaa Teruna-teruni terutama tidak mengkonsumsi miras saat pengarakan ogoh-ogoh dan kontrol diri dengan baik. ‘‘Kita mohon Manggala Yowana berkomitmen agar pelaksanaan pawai ogoh-ogoh berjalan dengan aman dan nyaman. Mohon kepada Manggala Yowana untuk mengenali wilayahnya yang ada konflik antar-banjar, sehingga dapat dilakukan pendekatan agar tidak bergejolak saat pawai ogoh-ogoh,‘‘ harapnya.

Di akhir kegiatan Dirintelkam Polda Bali yang diwakili oleh Kasubdit III Ditintelkam Polda Bali, AKBP Gede Dartiyasa, S.Sos., MH, menyerahkan cideramata kepada Manggala Pasikian Yowana Provinsi Bali. (eka/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan

NEWS

Tim SAR Gabungan Evakuasi Pendaki Pingsan di Gunung Agung

Published

on

By

Tim SAR gabungan mengevakuasi korban pendaki yang pingsan di Gunung Agung, Sabtu (18/7/2026)
Tim SAR gabungan saat mengevakuasi korban pendaki Gunung Agung, Sabtu (18/7/2026). (Foto: Hms SAR)

Karangasem, baliilu.com – Seorang pendaki mengalami kelelahan hingga hilang kesadaran saat melakukan pendakian di Gunung Agung, Sabtu (18/7/2026). Mulanya korban bernama I Gusti Agung Eka Sanjaya (45) pergi bersama rombongan berjumlah 8 orang melaksanakan pendakian siang hari, sekitar pukul 12.00 Wita. Mereka memulai titik awal perjalanan dari Pura Pasar Agung Selat. Berselang kurang lebih 2 jam, korban kelelahan dan tidak sadarkan diri di ketinggian 2200 MDPL.

Informasi kejadian tersebut diterima petugas siaga Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar dan segera direspons dengan memberangkatkan personel dari Pos Pencarian dan Pertolongan Karangasem. Mempercepat upaya evakuasi, Pemandu KUPS Pasar Agung lebih dahulu menuju posisi korban.

“Pada pukul 15.00 Wita tim 1 yang berjumlah 25 orang dari pemandu lokal Pasar Agung bergerak untuk mempercepat evakuasi,” jelas Putu Bhayangkara, Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan Karangasem. Sementara itu 9 personel Pos Pencarian dan Pertolongan Karangassm bergerak ke Pos Pendakian Pasar Agung.

Kira-kira 30 menit kemudian mereka bertemu dengan korban pada ketinggian 2200 MDPL. Pukul 16.40 Wita SRU 2 dengan jumlah 15 orang menyusul menuju atas. Mereka berhasil bertemu di ketinggian 2100 MDPL dan selanjutnya mengevakuasi korban menuju Pos Pasar Agung, dengan kondisi masih tidak sadarkan diri.

Akhirnya sekitar pukul 18.00 Wita tim SAR gabungan bersama korban tiba di Pos Pasar Agung, kemudian I Gusti Agung Eka Sanjaya langsung ditangani oleh tim medis Puskesmas Selat. Untuk pemeriksaan lebih lanjut ia dievakuasi menuju Puskesmas Selat menggunakan ambulance.

Unsur SAR yang turut dalam upaya evakuasi diantaranya Pos Pencarian dan Pertolongan Karangasem, Polsek Selat, Babhinsa Selat, Babhinkamtibmas Selat, BPBD Karangasem, Disdamkar Selat, Puskesmas Desa Selat, Pemandu KUPS Lokal Pasar Agung, Humas Pura Pasar Agung, rekan korban dan masyarakat setempat. (gs/bi)

Baca Juga  Kapolres Buleleng Gelar “Simakrama” di Desa Bondalem

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Bupati Adi Arnawa dan Wabup Bagus Alit Sucipta Tinjau Proyek Strategis Pengendali Banjir di Kuta

Published

on

By

Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Wakil Bupati Bagus Alit Sucipta meninjau proyek pengendali banjir di Kecamatan Kuta
PENINJAUAN: Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta, saat melaksanakan peninjauan terhadap proyek strategis di wilayah Kecamatan Kuta, pada Sabtu (18/7/2026). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Dalam rangka mengatasi banjir di Wilayah Badung Tengah, Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta, melaksanakan peninjauan terhadap proyek strategis di wilayah Kecamatan Kuta, pada Sabtu (18/7/2026).

Adapun beberapa proyek strategis yang ditinjau diantaranya Pekerjaan Pembuangan Irigasi – Pembangunan Drainase Pengendali Banjir Jalan Basangkasa – Jalan Sunset Road di Kecamatan Kuta Kabupaten Badung, dengan total ruas yang akan tertangani sebesar 6.330 m2.

Turut hadir pada kesempatan ini, Sekda Badung IB Surya Suamba beserta Kepala OPD terkait, Camat, Lurah/Perbekel setempat, serta tokoh masyarakat.

Bupati Wayan Adi Arnawa menyampaikan, banjir di wilayah Jalan Dewi Sri merupakan momok setiap tahun pada musim hujan. Untuk itu, setelah beberapa kali pemantauan dan tahun ini bisa dieksekusi oleh Pemerintah Kabupaten Badung melalui Dinas PUPR.

“Dulu kami sudah sering turun memantau, tetapi baru sekarang bisa dikerjakan karena anggarannya baru tersedia di APBD Induk 2026, sehingga tahun ini baru bisa dieksekusi. Mudah-mudahan dengan perbaikan drainase yang cukup lebar dan bagus, banjir yang sering terjadi di sepanjang Dewi Sri dan sekitarnya dapat diminimalisir. Harapan kita tentu secara rutin dapat melaksanakan normalisasi di aliran Tukad Mati,” ujarnya.

Dalam mengatasi banjir, Pemkab Badung akan menambah pompa berkekuatan 30.000 liter per detik untuk memompa air dari aliran Tukad Mati menuju Teluk Benoa. Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap memilah sampah dan tidak membuang sampah sembarangan.

“Mudah-mudahan apa yang selama ini masyarakat pertanyakan, sekarang jawabannya. Bahwa kita konsisten dan komit mengerjakan. Saya minta masyarakat untuk tetap memilah sampah dan jangan membuang sampah sembarangan. Walaupun kita buat drainase sebesar apapun dan sebaik apapun, tapi kalau masyarakat masih tidak mendukung program kita, juga akan susah,” jelasnya.

Baca Juga  Pasikian Yowana Desa Adat dan Seniman Berterima Kasih kepada Gubernur Koster telah Dukung ''Nyomya Ogoh-Ogoh'' di ''Wewidangan'' Banjar

Bupati Adi Arnawa juga menjelaskan bahwa pada November seluruh pekerjaan harus diselesaikan untuk mengantisipasi datangnya puncak musim hujan pada bulan Desember. Selain itu, pada titik banjir di Seminyak, akan segera dikerjakan setelah menunggu selesainya studi kelayakan.

“Terutama di depan Kelurahan Seminyak dan bekas Kantor BPBD Badung, sering terjadi banjir. Sehingga dengan perbaikan yang dilakukan akan mengurangi banjir. Ke depan kita akan kerjakan secara bertahap, kebetulan konsep kita nanti adalah membuat embung untuk menampung air yang dari utara. Embung ini akan bisa dimanfaatkan oleh Perumda Air Minum Tirta Mangutama untuk air bersih,” ungkapnya. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Bupati dan Wabup Badung Tinjau Proyek Jalan Lingkar Barat

Percepat Solusi Kemacetan Badung Selatan dan Tengah

Loading

Published

on

By

Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Wakil Bupati Bagus Alit Sucipta meninjau proyek pembangunan Jalan Lingkar Barat Badung
PENINJAUAN: Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta, saat meninjau pelaksanaan program atau kegiatan stretegis APBD Kabupaten Badung Tahun Anggaran 2026, pada Sabtu (18/7/2026). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta, melaksanakan peninjauan terhadap pelaksanaan program atau kegiatan stretegis APBD Kabupaten Badung Tahun Anggaran 2026, pada Sabtu (18/07/2026). Peninjauan ini untuk monitoring dan evaluasi pengendalian pembangunan untuk memastikan realisasi administrasi dan fisik sesuai target yang ditetapkan.

Adapun beberapa lokasi yang ditinjau diantaranya Pembangunan Jalan Trase Pasar Desa Adat Pecatu – Jalan Raya Uluwatu, Peningkatan Jalan dan Drainase Ruas Jalan Pecatu – Labuan Sait, Pembangunan Jalan Trase Pura Kulat – Labuan Sait, Pembangunan Jalan Trase Labuan Sait – Padati dan Pembangunan Jalan Banjar Semer – Teuku Umar Barat, Ruas Jalan Pengubengan dan Jalan Subak Kedampang.

Turut hadir pada kesempatan ini, Anggota DPRD Badung I Made Sumerta, Sekda Badung IB Surya Suamba beserta Kepala OPD terkait, Camat, Lurah/Perbekel setempat.

Ditemui seusai monitoring, Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menyampaikan bahwa pembangunan trase jalan ini sebagai komitmen Pemkab Badung dalam mengatasi kemacetan yang ada di kawasan Kuta Selatan khususnya kawasan Jalan Raya Uluwatu menuju Simpang Nirmala hingga Pecatu. Bupati menjelaskan, pembangunan infrastruktur yang tengah digenjot pada 2026 hingga 2027 ini merupakan langkah konkret pemerintah daerah mengatasi titik kemacetan (bottleneck) yang selama ini terjadi.

“Mudah-mudahan dengan pembangunan Jalan Lingkar Barat yang panjangnya sekitar 10 kilometer lebih ini akan bisa menjadi solusi terhadap kemacetan yang ada di sepanjang jalan raya Uluwatu khususnya di Politeknik, GWK, Nirmala sampai ke Uluwatu,” ujarnya.

Bupati Adi Arnawa berharap dengan adanya pembangunan jalan ini dapat menumbuhkan kepercayaan wisatawan domestik maupun mancanegara kepada Pemkab Badung dalam mengatasi permasalahan kemacetan di Kabupaten Badung, dari Selatan hingga ke bagian Tengah seperti Canggu dan sekitarnya.

Baca Juga  Perkuat Sinergi, Pendam IX/Udayana Gelar Simakrama dengan Awak Media

“Ini akan menjadi satu bahan buat kita untuk melakukan rekayasa lalin saat menghadapi malam tahun baru, yang mungkin orang berkunjung ke Uluwatu akan semakin membludak. Tidak semua bisa selesai, karena tidak cukup waktu buat kita untuk melaksanakan konstitusi secara penuh. Karena panjangnya ini 10 kilometer dan tantangannya cukup berat. Di bukit ini kan ada pemotongan tebing-tebing, pembangunan jembatan juga tidak bisa cepat dan ada penambahan akses menuju Kampus Udayana,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Bupati Adi Arnawa menyampaikan sepanjang jalan yang baru dibangun, nantinya bebas dari kabel atau jaringan utilitas, guna memperindah estetika pada jalan. Bupati memerintahkan Perumda Air Minum Tirta Mangutama untuk segera memasang jaringan pipa untuk mengatasi masalah air di Badung Selatan ini.

“Sekaligus saya minta kepada Dinas PUPR untuk bebas dari kabel-kabel. Dari awal termasuk juga saya sudah perintahkan PDAM untuk langsung masuk juga memasang pipa-pipa air, utilitas air. Karena masalah air menjadi hal yang sangat urgent sekali. Program ini juga paralel, PDAM juga sedang bergerak sekarang untuk bagaimana mengatasi air di Badung Selatan. Karena bagaimanapun juga dengan pembangunan infrastruktur yang sangat representatif akan berdampak kepada tumbuhnya ekonomi,” tambahnya seraya mengatakan total pagu anggaran yang dialokasikan mencapai Rp 2,2 triliun. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca