Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Tim Hukum Unud Praperadilankan Keputusan Penyidik Kejati Bali Soal Dana SPI Unud

BALIILU Tayang

:

konpres
Tim Hukum Unud di bawah komando I Nyoman Sukandia memberikan klarifikasi terhadap beberapa fakta menyangkut dana SPI di Unud, Kamis (16/3/2023). (Foto: ist)

Jimbaran, Badung, baliilu.com – Tim Hukum Universitas Udayana (Unud) yang terdiri atas Dr. I Nyoman Sukandia, SH, M.Hum., Ni Made Murniati, SH, I Putu Mega Marantika, SH, dan I Gede Bagus Ananda Pratama, SH, segera melakukan langkah hukum yakni praperadilan terhadap keputusan penyidik Kejaksaan Tinggi Bali yang menetapkan Rektor Unud Prof. I Nyoman Gde Antara sebagai tersangka. Hal tersebut terungkap saat jumpa media yang digelar Tim Hukum Unud di Kampus Jimbaran, Kamis (16/3/2023).

Tim Hukum Unud yang dipimpin Dr. I Nyoman Sukandia, SH, M.Hum memastikan tidak ada kerugian negara dalam kasus Sumbangan Pengembangan Infrastruktur (SPI). “Selain itu, penyelewenangan dana juga sama sekali tidak ada. Semua dana SPI yang terkumpul masuk ke kas negara,” tegas Nyoman Sukandia sembari memastikan SPI ini memiliki payung hukum yang jelas yang turunannya berupa SK Rektor.

Hal ini dibuktikan dengan adanya audit dari BPK dan BPKP.  “Hasilnya, dana-dana yang berasal dari SPI ini clear. Tidak ada penyelewengan dan sama sekali tak ada yang mengalir atau masuk ke kantong pribadi pejabat di Unud,” bebernya.

Selain melakukan langkah hukum berupa praperadilan, Sukandia juga menyatakan tak paham apa sebenarnya kesalahan yang diperbuat Unud terkait SPI ini. Dimulai dari bulan Oktober, ada sejumlah berita yang memuat soal SPI yang dinilai bermasalah. Selanjutnya sejumlah pejabat dan beberapa ASN dipanggil untuk dimintai keterangan oleh penyidik dari Kejati Bali. “Selanjutnya 3 orang dari Unud ditetapkan sebagai tersangka,” katanya.

Pada kesempatan tersebut, Tim Hukum juga mengklarifikasi terhadap beberapa sangkaan seperti pungutan tanpa dasar dan sangkaan adanya kerugian negara hingga Rp 449 miliar. “Dana-dana SPI semua masuk kas negara dan sama sekali tak ada mengalir ke kantor pribadi pejabat di Unud,” tegasnya.

Baca Juga  Simpang Siur Kasus SPI, Universitas Udayana Buka Suara

Tim Hukum juga menjelaskan, dana-dana yang masuk memang dialokasikan untuk pengembangan infrastruktur. Hingga kini pengembangan infrastruktur di Unud sudah mencapai Rp 300 miliar.

Karena yakin tak ada kerugian negara serta tak ada mengalir ke kantong pribadi pejabat, Sukandia tak menampik ada kemungkinan kekeliruan secara administratif. Karena administratif, tentu saja kasus ini bisa diselesaikan secara mediasi berdasarkan UU Penyelesaian Sengketa. “Saat ini KUHP lebih humanis sehingga peluang penyelesaian secara mediasi sangat memungkinkan,” pungkasnya. (gs/Jubir Unud)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan

NEWS

Bupati Adi Arnawa Jajaki Dukungan Teknis Pemerintah Inggris Atasi Kemacetan Badung

Published

on

By

Bupati Adi Arnawa menerima kunjungan delegasi Kedutaan Besar Inggris di Ruang Kriya Gosana I, Puspem Badung
TERIMA KUNJUNGAN: Bupati Adi Arnawa menerima kunjungan resmi delegasi Kedutaan Besar Inggris ke Puspem Badung, Jumat (21/8). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Pemkab Badung berkomitmen menjaga daya saing wilayah sebagai destinasi wisata utama dunia. Sebagai langkah konkret mengurai masalah perkotaan, Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa gencar menjajaki langkah inovatif guna mempercepat penanganan kemacetan lalu lintas sekaligus meningkatkan kenyamanan wisatawan.

Komitmen tersebut mendapat perhatian Pemerintah Inggris, ditandai kunjungan resmi delegasi Kedutaan Besar Inggris ke Puspem Badung. Delegasi dipimpin Minister Counsellor for Development, Peter Rajadiston, bersama tim teknis serta mitra pelaksana dari PwC di Ruang Kriya Gosana I, Puspem Badung, Jumat (21/8).

Bupati Adi Arnawa didampingi Asisten I Bidang Pemerintaha dan Kesra Luh Suryaniti, Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan I Made Agus Aryawan, Asisten III Bidang Administrasi Umum I Wayan Wijana, Kadis PUPR I Nyoman R Karyasa, Kadis Perhubungan AA Gde Rahmadi, serta Kabag Kerja Sama Ida Ayu Yutri Indahgustari. Kedua pihak menjajaki kerja sama pengembangan infrastruktur hijau, transportasi berkelanjutan, dan penataan mobilitas perkotaan.

Bupati Adi Arnawa mengapresiasi kunjungan ini sebagai energi positif untuk mempercepat transformasi sistem transportasi daerah agar lebih modern dan ramah lingkungan. “Kami terbuka terhadap kerja sama yang memberikan solusi konkret bagi persoalan transportasi, kemacetan, dan infrastruktur hijau. Kami harap kerja sama ini tidak berhenti pada diskusi, melainkan diwujudkan dalam program aksi nyata yang bermanfaat bagi masyarakat dan pariwisata Badung,” ucapnya.

Fokus utama Pemkab Badung saat ini adalah mempercepat penataan moda transportasi dan kelancaran arus lalu lintas, khususnya di kawasan pariwisata Kuta. Langkah tersebut diarahkan pada penyediaan kantong parkir terpusat, penertiban jalur umum dari parkir liar, penataan pedestrian, hingga pengembangan transportasi publik rendah emisi karbon.

Menurut Adi Arnawa, sterilisasi ruang jalan merupakan prasyarat utama yang wajib diselesaikan sebelum melangkah pada penerapan moda transportasi publik berbasis jalur khusus, termasuk rencana pengembangan massal berbasis trem.

Baca Juga  Gubernur Koster Serahkan Seribu Paket Sembako Bantuan Yayasan Karya Bhakti Adhyaksa kepada Krama Bangli

“Langkah awal kami adalah mengamankan ruang jalan dari parkir liar. Transportasi publik tidak akan efektif jika langsung diterapkan tanpa jalur khusus yang steril dari kemacetan jalur umum. Jika ruang jalan sudah steril, barulah kita terapkan moda transportasi khusus tersebut,” tegasnya.

Guna mendukung kebijakan itu, Pemkab mematangkan persiapan sejumlah kantong parkir terpadu (center park). Beberapa lahan strategis di kawasan pariwisata dan pusat perbelanjaan sedang disiapkan untuk mendukung skema parkir terpusat ini guna mengurangi penggunaan badan jalan sehingga pergerakan kendaraan serta pejalan kaki lebih tertib.

Kunjungan delegasi Inggris ini merupakan tindak lanjut Strategic Partnership Indonesia-Inggris, sekaligus berkaitan dengan kunjungan kerja Gubernur Bali ke Inggris dalam rangka London Climate Action Week. Inggris berkomitmen memberikan bantuan teknis untuk pengembangan kawasan rendah emisi atau Ultra Low Emission Zone (ULEZ) serta mendukung transisi menuju sistem transportasi publik rendah karbon.

Minister Counsellor for Development Kedutaan Besar Inggris, Peter Rajadiston, menegaskan komitmen negaranya mendukung mobilitas berkelanjutan di Badung yang memiliki posisi strategis bagi pariwisata Bali.

“Kabupaten Badung memegang peran kritis dalam perekonomian dan pariwisata Bali. Kami sangat kagum dengan visi Bapak Bupati serta prioritasnya yang jelas mengenai mobilitas perkotaan berkelanjutan. Melalui kemitraan strategis ini, Pemerintah Inggris berkomitmen penuh mendukung upaya Badung mengembangkan solusi transportasi rendah karbon dan infrastruktur hijau demi masa depan berkelanjutan,” jelas Peter.

Sinergi internasional ini diharapkan memperkuat kolaborasi ke depan guna menghadirkan solusi sistem transportasi yang tertata, hijau, dan ramah lingkungan, sekaligus memperkokoh posisi Badung sebagai destinasi wisata kelas dunia yang adaptif terhadap tantangan iklim. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Bupati Adi Arnawa Apresiasi Langkah PLN ES Perkuat Infrastruktur Kelistrikan TPST Badung

Published

on

By

Bupati Adi Arnawa menerima rombongan PLN ES di Ruang Nayaka Gosana I, Puspem Badung
TERIMA ROMBONGAN: Bupati Wayan Adi Arnawa saat menerima rombongan PT. PLN di Ruang Nayaka Gosana I, Puspem Badung, Jumat (21/8). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Pemerintah Kabupaten Badung memberikan apresiasi tinggi terhadap komitmen PT PLN Electricity Services (PLN ES) dalam memperkuat keandalan sistem kelistrikan di wilayah Kabupaten Badung. Langkah strategis ini dinilai krusial dalam mendukung akselerasi program pengelolaan sampah berbasis sumber serta menunjang pertumbuhan investasi pariwisata yang berkelanjutan di daerah tersebut.

Apresiasi mendalam tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa di sela-sela acara peresmian Operation and Maintenance (O&M) kelistrikan fasilitas pengelolaan sampah, Jumat (21/8). Kegiatan yang berlangsung di Ruang Nayaka Gosana I, Puspem Badung tersebut sekaligus dirangkaikan dengan penyerahan bantuan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) dari PLN ES kepada pihak pemerintah daerah.

Acara penting ini turut dihadiri oleh sejumlah pejabat teras di lingkungan Pemkab Badung, antara lain Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan I Made Agus Aryawan, Asisten III Bidang Administrasi Umum I Wayan Wijana, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (LHK) Made Rai Warastuthi, serta Kepala Bagian Administrasi Pembangunan I Putu Eka Parmana. Sementara dari pihak PLN, hadir Direktur Utama PLN ES Susiana Mutia beserta jajaran manajemen, serta General Manager PT. PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Bali Ajrun Karim.

Dalam sambutannya, Bupati I Wayan Adi Arnawa menyambut hangat kedatangan jajaran direksi dan manajemen PLN Group. Ia secara khusus menyampaikan rasa terima kasih atas kontribusi nyata PLN ES yang dinilai hadir pada momentum yang tepat, di saat Pemkab Badung tengah gencar berupaya mempercepat penanganan masalah sampah.

“Kami menghaturkan terima kasih atas bantuan PLN ES. Kehadiran teman-teman sangat membantu, karena kemarin kami sempat terkendala kesiapan mesin dan pasokan listriknya. Dengan kehadiran PLN ES, astungkara semua ini dapat menjadi solusi nyata bagi kendala yang kami hadapi di lapangan,” ujarnya.

Baca Juga  Peringatan Hakordia 2022, Kejati Bali Beberkan Penanganan Perkara Sepanjang 2022

Lebih lanjut, Adi Arnawa membeberkan bahwa jaminan keandalan sektor kelistrikan memegang peranan sangat vital dari operasional seluruh fasilitas pengelolaan sampah di Badung. Saat ini, Pemkab fokus mengoptimalkan pengelolaan sampah langsung dari sumber demi menghentikan pembuangan ke TPA Suwung. Parameter keberhasilan lingkungan Badung adalah kemandirian mengolah sampah domestik tanpa bergantung pada pihak luar.

Dinas LHK Badung telah berhasil mengimplementasikan sistem baru tersebut. Sampah yang masuk kini langsung dipilah dan diproses secara produktif. Sampah plastik dikonversi menjadi materi Refuse Derived Fuel (RDF) sebagai bahan bakar alternatif, sedangkan sampah organik diolah secara higienis menjadi pupuk kompos bernilai guna.

“Melalui hilirisasi ini, sampah tidak lagi menjadi beban, melainkan sesuatu yang bermanfaat dan bernilai ekonomi. Tadi saya mengecek ke lapangan, kondisinya kini jauh berbeda, sudah sangat lapang dan bersih, tidak seperti beberapa waktu lalu saat sampah masih menumpuk karena belum dikelola dengan baik. Perkembangan ini membuat saya senang,” imbuh Bupati.

Ia mengakui, kebijakan penutupan TPA Suwung sempat memicu kekhawatiran. Namun, tantangan tersebut memicu Pemkab Badung menjadikan wilayahnya sebagai pilot project nasional penanganan sampah berbasis sumber dengan metode pemilahan ketat. Upaya masif ini membuahkan hasil positif, di mana tingkat kesadaran masyarakat memilah sampah rumah tangga diklaim menyentuh angka 70 hingga 80 persen. Bupati berharap kolaborasi dengan PLN ES diperkuat di masa mendatang.

Direktur Utama PLN ES, Susiana Mutia, menyampaikan terima kasih atas kepercayaan Pemkab Badung. Susiana memaparkan bahwa PLN ES mengemban mandat khusus di bidang layanan ketenagalistrikan, mencakup pembangunan infrastruktur jaringan baru, pemeliharaan berkala, hingga penyediaan solusi kelistrikan terintegrasi.

“Kami mengucapkan terima kasih diberi kepercayaan. Kami menyiapkan instalasi kelistrikan di TPST yang kapasitasnya 1 MW, nanti akan ditambah daya menjadi 3 MW,” jelasnya.

Baca Juga  Wawali Arya Wibawa Hadiri Pisah Sambut Kajati Bali, Terus Bersinergi Dukung Pembangunan

Sementara itu, GM PLN UID Bali Ajrun Karim menegaskan kondisi kelistrikan di Kabupaten Badung dalam status aman dan surplus untuk menopang aktivitas masyarakat serta investasi. Pelayanan kelistrikan di Badung berada di bawah koordinasi UP3 Bali Selatan dengan total basis pelanggan menembus angka 396.517 pelanggan. Sekitar 18,9 persen merupakan pelanggan tegangan menengah (TM) yang menyerap 61 persen pasokan listrik.

“Ini bukti industri dan pariwisata di Badung tumbuh pesat. Kami menjamin pasokan listrik sangat siap menerima investor baru,” tutupnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Buka Singasari Expo IV, Bupati Badung Dorong Ekonomi Kerakyatan dan Kelestarian Budaya Blahkiuh

Published

on

By

Bupati Adi Arnawa membuka Singasari Expo IV di Lapangan Kopral I Wayan Surem, Desa Blahkiuh
BUKA SINGASARI EXPO: Bupati Adi Arnawa, saat membuka kegiatan Singasari Expo IV Tahun 2026 di Lapangan Kopral I Wayan Surem, Desa Blahkiuh, Kecamatan Abiansemal, Kamis (20/8). (Foto: bi)

Badung, baliilu.com – Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa, secara resmi membuka kegiatan Singasari Expo IV Tahun 2026 di Lapangan Kopral I Wayan Surem, Desa Blahkiuh, Kecamatan Abiansemal, Kamis (20/8). Pembukaan agenda tahunan masyarakat Desa Blahkiuh ini ditandai dengan pemukulan gong oleh Bupati.

Dalam sambutannya, Bupati Badung menyampaikan apresiasi mendalam atas terselenggaranya kegiatan ini. Ia menegaskan bahwa Singasari Expo merupakan momentum strategis untuk memperkuat peran Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), memajukan sanggar seni, serta melestarikan nilai-nilai adat dan budaya daerah.

“Saya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pemerintah Desa Blahkiuh bersama Karang Taruna Singasari Blahkiuh atas terselenggaranya kegiatan ini secara berkelanjutan. Singasari Expo bukan sekadar ajang hiburan, melainkan sarana pengembangan ekonomi masyarakat dan pelestarian budaya yang sangat berharga,” ungkap Adi Arnawa.

Ia menambahkan, kegiatan ini memberikan ruang luas bagi pelaku UMKM lokal untuk memperluas pasar, meningkatkan daya saing produk unggulan, serta mengenalkan potensi wilayah kepada masyarakat luas. Langkah ini sejalan dengan komitmen Pemkab Badung dalam mendorong pembangunan berbasis kearifan lokal dan pemberdayaan masyarakat.

Selain dukungan dana, Adi Arnawa juga memaparkan rencana strategis Pemkab Badung untuk membangun lapangan sepak bola dan taman kota di Desa Blahkiuh. Fasilitas tersebut diproyeksikan menjadi ruang publik yang layak untuk sarana olahraga, rekreasi keluarga, sekaligus pusat kegiatan sosial masyarakat.

“Semoga Singasari Expo senantiasa berkelanjutan, mampu menggerakkan roda perekonomian masyarakat, serta menjaga kelestarian seni dan budaya lokal di Kabupaten Badung, khususnya di Desa Blahkiuh,” harapnya.

Sementara itu, Perbekel Desa Blahkiuh, IB Gede Mahatma Nanda Manuaba, menyatakan dalam laporannya bahwa Singasari Expo terbukti memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan perekonomian desa. Eksibisi ini dirancang khusus sebagai wadah pemberdayaan bagi pelaku UMKM, kelompok sanggar seni, serta pengembangan potensi unggulan desa secara menyeluruh.

Baca Juga  Dukung Program Kejati Bali, Sekda Dewa Indra Dorong Penuntasan Dokumen Kependudukan Anak Telantar

Acara pembukaan ini turut dihadiri oleh Anggota DPRD Badung I Gusti Ngurah Saskara, Plt. Camat Abiansemal bersama unsur Tripika Kecamatan Abiansemal, Bendesa Adat Blahkiuh, serta jajaran tokoh masyarakat setempat. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca