Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Roadshow Kampus Bali Digifest di ITB STIKOM Bali

Bedah Business Intelligence dan Iklim Digital di Bali

Loading

BALIILU Tayang

:

digifest
BALI DIGIFEST: “Roadshow” Kampus Bali Digifest yang merupakan pre-event dari Bali Digital Festival (Digifest) 2023 kali ini digelar di Institut Teknologi dan Bisnis STIKOM Bali, Renon, Denpasar pada Senin (22/5) pagi. (Foto: ist)

Denpasar, baliilu.com – “Roadshow” Kampus Bali Digifest kembali digelar. Acara yang merupakan pre-event dari Bali Digital Festival (Digifest) 2023 ini kali ini menyambangi Institut Teknologi dan Bisnis STIKOM Bali, Renon, Denpasar pada Senin (22/5) pagi.

Dengan mengambil tema Innovative Application of Technology : Exploring The Intersection of Business Intelligence and Tourism, kegiatan seminar dan diskusi tersebut menghadirkan narasumber Akademisi dan Technopreneur I Gede Bintang Arya Budaya serta Founder CEO Our Journey Gede Indra Raditya Martha dengan peserta lebih dari 200 mahasiswa ITB STIKOM Bali.

Kepala Inkubator Bisnis (Inbis) ITB STIKOM Bali Dedy Panji Agustino dalam kesempatan tersebut mengaku sangat senang bisa turut menyemarakkan gelaran luar biasa Pemprov Bali lewat Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Diskominfos) Provinsi Bali.

“Kita di Bali punya satu keistimewaan, digitalisasi punya keuntungan luar biasa. Kita selalu dapat sorotan di mata dunia dan jika digitalisasi kita kembangkan dengan nama Bali maka sorotan eksposur akan ke kita. Proses dan hasilnya sangat jadi perhatian dunia,” tukas Agustino.

Apalagi menurutnya, iklim yang berkembang selama ini sangat mendukung pengembangan digitalisasi, lewat banyaknya kaum digital nomad yang bermukim dan bekerja dari Bali ditambah fasilitasi oleh pemerintah daerah. Menurutnya usaha ini justru banyak dijalankan orang asing, sehingga di satu sisi kedaulatan digital perlu diperhatikan bersama.

“Jadi saya harapkan Bali Digifest ini bisa menumbuhkan semangat digitalisasi di segala aspek di Bali,” imbuhnya lagi.

Agustino juga mengharapkan kehadiran Bali Digifest beserta pre-event dan rangkaian acara lainnya mampu menyosialisasikan secara lebih masif bahwa digitalisasi tidak sekedar digital marketing. Bahwa ada sejumlah aspek lain yang dalam perkembangannya dewasa ini mau tidak mau harus diterapkan dan jadi bagian dari berbagai bidang kehidupan.

Baca Juga  ITB STIKOM Bali Gandeng TikTok Shop & Tokopedia Cetak Talenta Digital Melalui "Waktunya START Academy"

“Misalnya dua aspek digitalisasi yang tren perkembangannya mau tidak mau kita terapkan. Blockchain, teknologi yang bisa diterapkan di banyak sektor digital. Lalu pemanfaatan business intelligence. Bukan sekedar berdagang online, tapi juga bisa dieksplorasi lebih. Memanfaatkan data informasi yang bisa mendukung performance start up atau bisnis yang dirintis,” tuturnya. 

Dirinya juga sangat mengapresiasi Pemerintah Daerah yang disebutnya sangat aware dengan perkembangan dunia digital dan kepentingannya dalam mendukung program dan kebijakan di Bali untuk masa yang akan datang. Salah satunya dengan yang menjalankan Bali Digifest ini.

“Semoga Bali Digifest bisa sustain terus tiap tahun dan jadi wadah pertemuan serta kebahagiaan insan digital Bali. Sekaligus mengedepankan betapa pentingnya digitalisasi ini kita terapkan sedini mungkin,” jelasnya. 

Sementara Kepala Bidang Infrastruktur dan Aplikasi Informatika Dinas Kominfos Provinsi Bali I Gede Agus Arjawa Tangkas yang hadir mewakili Kepala Dinas Kominfos, Bali Digifest yang digelar untuk kedua kalinya setelah sukses tahun lalu, dilaksanakan sebagai rangkaian peringatan Hari Tumpek Landep. 

“Puncak acaranya akan digelar pada tanggal 2- 4 Juni 2023. Karena menurutnya pada saat itu akan digelar sejumlah kegiatan meliputi konferensi, festival, pameran dan kompetisi,” tukasnya.

Agus Tangkas juga menjelaskan event yang dirangkaian dengan pre-event Creative Walk serta Roadshow Kampus ini bertujuan untuk memberikan ruang berkreasi, ruang berkolaborasi dan ruang belajar untuk komunitas pelaku ekonomi kreatif digital yang terdiri dari komunitas start-up, games, animasi, musik, film dan konten kreatif.

Ia menambahkan, sementara sektor ekonomi kreatif dan digital sangat penting untuk ditingkatkan karena memiliki potensi tinggi dalam meningkatkan perekonomian Bali yang selama ini belum banyak tersentuh. Menurutnya, sektor ini berpotensi menciptakan lapangan kerja baru, meningkatkan pendapatan, serta mempromosikan budaya dan destinasi wisata melalui inovasi-inovasi baru.

Baca Juga  Hadiri Persembahyangan Secara Roadshow, Bupati Sanjaya Apresiasi ‘’Karya’’ yang Digelar Masyarakat di 5 Desa

Kami mengundang adik-adik mahasiswa untuk berpartisipasi dalam kegiatan tersebut, termasuk mengikuti sejumlah kompetisi yang ada termasuk e-sport, startup pitching, bermain virtual reality nyomia bhuta kala, serta kompetisi Bug Bounty untuk menemukan celah keamanan sejumlah layanan digital pemerintah,” imbuhnya.

Sementara itu salah satu narasumber I Gede Bintang Arya Budaya mengemukakan pentingnya suatu inkubasi bisnis. Dimana pada prinsipnya memberikan pemahaman pada pengusaha perintis bagaimana untuk mampu mengembangkan bisnis yang baru berdiri dengan harapan bisa growth. “Tidak semua bisnis punya privilege, punya orang tua businessman misalnya. Jadi kita perlu langkah untuk memastikan bisnis bisa tumbuh. Entah dapat menguji model bisnis, akses ke jejaring dan lain-lain, ini yang perlu mentorship dan bimbingan,” kata Bintang.

Selanjutnya, Bintang juga menjelaskan bisnis intelegent yang tentunya dalam aplikasinya di lapangan mengarah pada penerapan teknologi informasi terkini.

“Basicnya mengumpulkan informasi yang berkaitan dengan bisnis kalian. Bagaimana kita berangkat dari data-data. Dengan teknologi informasi membantu kita efisien dan efektif dalam mengelola sesuatu, utamanya data. Teknologi dan era terkini bisa mempermudah dalam kita mengolah data yang mudah dan murah,” kata Bintang lagi. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan

NEWS

Rasniathi Adi Arnawa Lantik Ketua TP PKK Tiga Kecamatan

Tekankan Sinergi dan Inovasi Demi Kesejahteraan Keluarga di Badung

Loading

Published

on

By

Ketua TP PKK Kabupaten Badung Nyonya Rasniathi Adi Arnawa melantik Ketua TP PKK Kecamatan Kuta Utara, Kuta, dan Kuta Selatan
LANTIK: Ketua TP PKK Kabupaten Badung Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, secara resmi melantik Ketua TP PKK Kecamatan Kuta Utara, Kecamatan Kuta, dan Kecamatan Kuta Selatan di Ruang Rapat Madya Gosana, Gedung DPRD Kabupaten Badung, Senin (20/7). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Badung Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, secara resmi melantik Ketua TP PKK Kecamatan Kuta Utara, Ketua TP PKK Kecamatan Kuta, dan Ketua TP PKK Kecamatan Kuta Selatan. Acara berlangsung di Ruang Rapat Madya Gosana, Gedung DPRD Kabupaten Badung, Senin (20/7). Pelantikan ini didasarkan pada Surat Keputusan Ketua TP PKK Kabupaten Badung Nomor: 302/KEP/PKK.KAB.BD/VII/2026 tanggal 13 Juli 2026, tentang Pengesahan Pemberhentian dan Pengangkatan Ketua TP PKK Kecamatan se-Kabupaten Badung.

Sementara itu, Ketua TP PKK Kecamatan yang dilantik yakni Nyonya Yeni Tirtayasa sebagai Ketua TP PKK Kecamatan Kuta Utara, Nyonya Yulia Dewi Agus Suantara sebagai Ketua TP PKK Kecamatan Kuta dan Nyonya Made Seniwati Laksana sebagai Ketua TP PKK Kecamatan Kuta Selatan.

Turut hadir menyaksikan pelantikan ini Kepala OPD terkait, Kabag Pembangunan Setda Kabupaten Badung, Camat Kuta Utara, Camat Kuta, Camat Kuta Selatan, Sekretaris II TP PKK Kabupaten Badung, para Perbekel dan Lurah di lingkungan ketiga kecamatan, serta jajaran pengurus dan undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Ketua TP PKK Kabupaten Badung Nyonya Rasniathi Adi Arnawa menyampaikan apresiasi mendalam serta ucapan terima kasih yang setulus-tulusnya kepada para ketua lama yang telah mengabdi, mendedikasikan waktu, tenaga, dan pikirannya untuk memajukan gerakan PKK di wilayahnya masing-masing. Hasil kerja keras dan dedikasi yang telah dibangun menjadi fondasi berharga bagi kelanjutan program ke depan.

Kepada para pengurus baru yang baru saja dilantik, ia berharap dapat melanjutkan tongkat estafet kepemimpinan dengan penuh tanggung jawab, semangat pengabdian, serta membawa angin segar dan inovasi dalam setiap pelaksanaan 10 program pokok PKK.

Baca Juga  Dukung Kegiatan Perkuliahan, ITB STIKOM Bali Berikan Beasiswa bagi Keluarga Media Online

“PKK adalah garda terdepan dalam upaya peningkatan kualitas keluarga, dari kesehatan, pendidikan, ekonomi keluarga, hingga pelestarian budaya dan nilai-nilai luhur. Khususnya di wilayah Kuta Utara, Kuta, dan Kuta Selatan yang memiliki karakteristik masyarakat dan tantangan tersendiri, diperlukan kepekaan, kreativitas, serta kerja sama yang erat antar-semua pihak,” ujarnya.

Rasniathi mengharapkan agar Ketua TP PKK Kecamatan menjadi teladan, mitra yang andal bagi pemerintah, dan sahabat yang dekat dengan masyarakat.

“Jalin komunikasi yang baik dengan seluruh elemen, dengar aspirasi warga, dan hadirkan solusi yang nyata. Kita berharap dengan kepemimpinan baru ini, gerakan PKK semakin kuat, bergerak lebih cepat, dan membawa perubahan positif demi mewujudkan keluarga Badung yang sehat, cerdas, sejahtera, dan berakhlak mulia,” harapnya. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Ketua Dekranasda Badung Buka Pelatihan Pengemasan Produk Industri Pangan

Serahkan Bantuan Alat Pengemasan kepada Pelaku IKM

Loading

Published

on

By

Ketua Dekranasda Kabupaten Badung Nyonya Rasniathi Adi Arnawa membuka Pelatihan Pengemasan Hasil Produk Industri Pangan di Sading
PELATIHAN: Ketua Dekranasda Kabupaten Badung Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, secara resmi membuka Pelatihan Pengemasan Hasil Produk Industri Pangan di Ruang Rapat Kantor Lurah Sading, Kecamatan Mengwi, Senin (20/7). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, secara resmi membuka Pelatihan Pengemasan Hasil Produk Industri Pangan dalam rangka Sub Kegiatan Koordinasi, Sinkronisasi, dan Pelaksanaan Pembangunan Sumber Daya Industri. Kegiatan yang berlangsung di Ruang Rapat Kantor Lurah Sading, Kecamatan Mengwi, Senin (20/7), dihadiri Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kabupaten Badung Anak Agung Ngurah Rai Yuda Darma, Lurah Sading Ida Bagus Rai Pujawatra, narasumber, serta 39 peserta yang merupakan pelaku Industri Kecil dan Menengah (IKM) dari Kelurahan Sading.

Pelatihan yang dilaksanakan selama empat hari ini merupakan wujud komitmen Pemkab Badung melalui kolaborasi dengan Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja dalam meningkatkan kualitas serta daya saing produk IKM, khususnya pada sektor industri pangan. Pada kesempatan tersebut, Ny. Rasniathi Adi Arnawa juga menyerahkan bantuan alat pengemasan kepada para peserta sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan kualitas produk industri pangan lokal.

Dalam sambutannya Rasniathi Adi Arnawa menyampaikan rasa syukur dapat hadir sekaligus bertemu langsung dengan para pelaku IKM di Kelurahan Sading. Menurutnya, produk olahan pangan yang dihasilkan masyarakat Sading memiliki cita rasa yang tidak kalah dengan produk dari daerah lain. Berbagai produk seperti jajanan kering, jajanan basah, hingga aneka olahan pangan lainnya telah lama menjadi potensi unggulan masyarakat setempat.

“Yang perlu terus ditingkatkan adalah kualitas kemasan produk agar lebih menarik, informatif, dan memenuhi standar keamanan pangan. Kemasan yang baik harus mencantumkan masa kadaluarsa, menjaga higienitas produk, serta mampu meningkatkan kepercayaan konsumen. Dengan kemasan yang lebih profesional, produk akan memiliki nilai tambah dan daya saing yang lebih tinggi,” ujarnya.

Baca Juga  Hadiri Persembahyangan Secara Roadshow, Bupati Sanjaya Apresiasi ‘’Karya’’ yang Digelar Masyarakat di 5 Desa

Lebih lanjut disampaikan, Pemkab Badung terus memberikan dukungan kepada pelaku IKM, tidak hanya melalui pelatihan dan bantuan peralatan, tetapi juga dengan memfasilitasi promosi produk melalui berbagai kegiatan pameran dan event di Puspem Badung. Selain itu, promosi juga dilakukan melalui media sosial agar jangkauan pemasaran semakin luas. Pelaku IKM juga didorong untuk melengkapi identitas usahanya, seperti kartu nama maupun media promosi lainnya, sehingga memudahkan konsumen untuk mengenal dan menghubungi pelaku usaha.

Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana yang juga Kepala Bidang Pembangunan Sumber Daya Industri Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kabupaten Badung, I Made Rai Suarimbawa, melaporkan bahwa pelaksanaan kegiatan ini didukung sepenuhnya melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Badung Tahun Anggaran 2026.

Ia menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemkab Badung atas dukungan yang diberikan dalam penyelenggaraan pelatihan sebagai salah satu upaya memperkuat dan mengembangkan industri kecil dan menengah di Kabupaten Badung. Pelatihan pengemasan memiliki peran strategis dalam meningkatkan kualitas kemasan produk agar lebih aman, higienis, memiliki daya simpan yang lebih baik, sekaligus meningkatkan daya saing dan nilai jual produk di pasaran.

“Kami mengajak seluruh peserta untuk mengikuti pelatihan ini dengan sungguh-sungguh sehingga ilmu dan keterampilan yang diperoleh dapat diterapkan dalam mengembangkan usaha, meningkatkan pendapatan, serta mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat Kabupaten Badung,” ungkapnya. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Hari Ketiga Pencarian Nelayan Hilang, Tim Gabungan Sisir Pesisir Gianyar hingga Sukawati

Published

on

By

Nelayan Hilang Pantai Saba, Pencarian SAR Gianyar, Polres Gianyar, Pantai Sukawati
Polisi saat melakukan pencarian hari ketiga nelayan yang hilang. (Foto: Hms Polres Gianyar)

Gianyar, baliilu.com – Memasuki hari ketiga pencarian terhadap seorang nelayan asal Desa Lebih yang dilaporkan hilang saat melaut, tim gabungan melaksanakan penyisiran melalui jalur laut dan darat pada Minggu (19/7/2026). Kegiatan pencarian dipusatkan di kawasan Pantai Rangkan, Banjar Rangkan, Desa Ketewel, Kecamatan Sukawati, dengan area penyisiran meliputi Pantai Purnama, Pantai Rangkan, Pantai Pabean, Pantai Gumicik, hingga Pantai Lembeng.

Operasi pencarian melibatkan personel dari Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Denpasar, Ditpolairud Polda Bali, Satpolairud Polres Gianyar, Polsek Sukawati, Brimob Polda Bali, Ditsamapta Polda Bali, TNI, serta unsur terkait lainnya.

Korban diketahui bernama I Nyoman Darin (51), seorang nelayan asal Banjar Lebih Beten Kelod, Desa Lebih, Kabupaten Gianyar. Korban dilaporkan hilang pada Jumat (17/7/2026) sekitar pukul 15.00 WITA di perairan Pantai Saba, Kecamatan Blahbatuh.

Sebelum pencarian dimulai, seluruh personel mengikuti apel gabungan, kemudian dibagi menjadi dua tim. Tim laut melakukan pencarian menggunakan dua unit rubber boat milik Ditpolairud Polda Bali dan Basarnas Denpasar, serta didukung satu unit drone untuk pemantauan udara. Sementara itu, tim darat melaksanakan penyisiran secara menyeluruh di sepanjang garis pantai guna mencari keberadaan korban maupun petunjuk yang dapat mendukung proses pencarian.

Kasat Polairud Polres Gianyar, AKP I Gede Budarasa, mengatakan bahwa pencarian dilakukan secara terpadu dengan mengoptimalkan seluruh sumber daya yang tersedia.

“Kami bersama seluruh unsur SAR gabungan terus berupaya melakukan pencarian secara maksimal melalui jalur laut maupun darat. Setiap sektor pencarian disisir secara sistematis dengan harapan korban dapat segera ditemukan. Kami juga terus berkoordinasi dengan seluruh instansi yang terlibat agar proses pencarian berjalan efektif dan aman,” ujar AKP I Gede Budarasa.

Baca Juga  Tingkat Kepuasan Mahasiswa terhadap Layanan Pendidikan ITB STIKOM Bali Sangat Tinggi

Hingga laporan ini disampaikan, operasi pencarian masih terus berlangsung dan tim gabungan tetap melakukan penyisiran di sejumlah titik yang menjadi prioritas berdasarkan hasil evaluasi di lapangan. Pihak kepolisian mengimbau masyarakat yang mengetahui informasi terkait keberadaan korban agar segera menyampaikannya kepada petugas guna mendukung proses pencarian. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca