Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

BUDAYA

ITB Stikom Bali Support Total Mantan Wakil Rektor Didiksa Menjadi Sulinggih

BALIILU Tayang

:

Pasek I Made Sarjana
HADIRI UPACARA: Pembina Yayasan Widya Dharma Santi Denpasar Prof. Dr. I Made Bandem, MA, bersama Ketua Yayasan Widya Dharma Shanti Denpasar Drs. Ida Bagus Dharmadiaksa, M.Si., Ak., dan Rektor Institut Teknologi dan Bisnis Stikom Bali Dr. Dadang Hermawan saat menghadiri upacara Rsi Yadnya Apodgala Sulinggih, Ida Bhawati Pasek I Made Sarjana bersama Sang Istri Ida Bhawati Pasek Lily Marheni, pada Redite Umanis Merakih, Minggu (4/1/2026) di Banjar Dinas Desa, Desa Bebetin, Kecamatan Sawan, Kabupaten Buleleng. (Foto: Hms Stikom Bali)

Buleleng, baliilu.com – Sosok akademisi yang dikenal luas di dunia pendidikan tinggi Bali, Ida Bhawati Pasek I Made Sarjana, yang merupakan mantan Wakil Rektor III Institut Teknologi dan Bisnis Stikom Bali, resmi menjalani Upacara Rsi Yadnya Apodgala Sulinggih pada Redite Umanis Merakih, Minggu (4/1/2026). Upacara suci tersebut dilaksanakan di Banjar Dinas Desa, Desa Bebetin, Kecamatan Sawan, Kabupaten Buleleng, dan berlangsung dengan penuh kekhidmatan.

Upacara Rsi Yadnya Apodgala Sulinggih ini juga dilaksanakan bersama Sang Istri Ida Bhawati Pasek Lily Marheni, sebagai bagian dari prosesi penyucian dan pengukuhan untuk menjalani swadharma sebagai sulinggih. Kehadiran mantan Wakil Rektor III Stikom Bali dalam prosesi ini menjadi perhatian tersendiri, mengingat perjalanan hidup beliau yang sebelumnya banyak diabdikan di dunia akademik dan pendidikan tinggi.

Prosesi upacara dipuput oleh sejumlah sulinggih terkemuka di Bali. Bertindak sebagai Pinaka Nabe Napak adalah Ida Pandita Mpu Nabe Jaya Sandhika Yoga dari Griya Sunia Amertha Tengah Padang, Denpasar. Sementara Pinaka Nabe Waktra dipercayakan kepada Ida Pandita Mpu Nabe Jaya Acharya Nanda dari Griya Mumbul Sari Serongga, Gianyar. Adapun Pinaka Nabe Saksi diemban oleh Ida Pandita Mpu Nabe Siwananda Wira Dharma Jaya Dangkara dari Griya Santhi Bhuwana Asram, Mayong, Buleleng.

Upacara yang dimulai sekitar pukul 16.00 Wita ini dihadiri oleh para sulinggih, jro mangku, Bapak Bupati Buleleng beserta jajarannya serta para tokoh masyarakat adat dan dinas serta krama dan semeton Pasek dari berbagai daerah, serta hadir langsung Pembina Yayasan Widya Dharma Santi Denpasar Prof. Dr. I Made Bandem, MA, Ketua Yayasan Widya Dharma Shanti Denpasar Drs. Ida Bagus Dharmadiaksa, M.Si., Ak., Rektor Institut Teknologi dan Bisnis Stikom Bali Dr. Dadang Hermawan, serta jajaran pimpinan dan civitas akademika Stikom Bali. Kehadiran unsur pimpinan yayasan dan perguruan tinggi tersebut mencerminkan kedekatan serta penghormatan dunia pendidikan terhadap pengabdian spiritual yang dijalani oleh Ida Bhawati Pasek I Made Sarjana.

Baca Juga  ITB STIKOM Bali Perkenalkan AR Agung ARmed ke Pusdalops BPBD Bali

Dalam sambutannya, Prof. Dr. I Made Bandem, M.A., selaku Pembina Yayasan Widya Dharma Santi Denpasar, menyampaikan apresiasi atas perjalanan hidup dan pengabdian Ida Bhawati Pasek I Made Sarjana selama menjalankan tugas dan tanggung jawabnya di dunia pendidikan tinggi, khususnya pada masa menjabat sebagai Wakil Rektor III Stikom Bali.  Prof Bandem menilai bahwa Ida Bhawati I Made Sarjana adalah sosok profesional yang sangat kreatif dan inovatif menjunjung tinggi nilai-nilai kedisiplinan, keteladanan, sehingga selama beliau memimpin banyak sekali ide-ide dan terobosan-terobosan cerdas yang diciptakan guna memajukan dan membesarkan ITB Stikom Bali. Bagi Prof. Bandem sosok beliau ini merupakan landasan kuat dalam menapaki jalan kerohanian sebagai sulinggih.

Rektor ITB Stikom Bali juga menyampaikan doa dan harapan agar Ida Bhawati Made Sarjana beserta istri senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan lahir batin, serta mampu mengemban swadharma dengan penuh kebijaksanaan demi kemajuan umat dan masyarakat Hindu di Bali, nusantara dan dunia.

Rangkaian upacara berjalan sesuai dengan tuntunan sastra dan dresta, sebagai wujud bhakti kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa serta penghormatan kepada Ida Batara Kawitan. Hal senada juga disampaikan Prof. Bandem bahwa dengan dilaksanakannya Upacara Rsi Yadnya Apodgala Sulinggih ini, Ida Bhawati Pasek I Made Sarjana — yang sebelumnya dikenal sebagai tokoh akademisi dan mantan Wakil Rektor III Stikom Bali— bersama Ida Bhawati Pasek Lily Marheni, diharapkan mampu mengabdikan diri sepenuhnya dalam bidang spiritual serta memberikan tuntunan dharma bagi umat Hindu dan masyarakat luas.

Pada kesempatan sambutan yang lain dari pihak PHDI Kabupaten Buleleng sangat berbangga karena dari penilaian Sisya Turiksa dari pihak MGPSSR Buleleng dan penilaian Diksa Pariksa dari pihak PHDI Buleleng diputuskan bahwa Ida Bhawati Made Sarjana dan Ida Bhawati Lily Marheni sebagai calon sulinggih terbaik.

Baca Juga  LPK PMI Bali Kirim 7 Mahasiswa STIKOM Bali Group ke Jepang

Selanjutnya setelah prosesi Diksa Nyeda Raga berakhir PHDI Buleleng atas usulan para Nabe ditetapkan bahwa Abhiseka Ida Bhawati I Made Sarjana adalah Ida Pandita Mpu Acharya Sandhikajaya Nanda, sedangkan Ida Bhawati Lily Marheni diberi abhiseka Ida Pandita Mpu Istri Sandhikajaya Nanda.

Sebagai wujud dukungan dari rasa bangga pimpinan ITB Stikom Bali pada sesi penutupan upacara Apodgala Sulinggih telah diserahkan secara simbolis oleh Pembina dan Ketua Yayasan WDS serta Rektor ITB Stikom Bali punia CSR ITB Stikom Bali seperangkat Siwa Krana (Pakaian kebesaran Sulinggih dan alat-alat upakara Sulinggih) jangkep diikuti penyerahan punia dari Bupati Buleleng. (*/gs)

Loading

Advertisements
STIKOM Bali
Advertisements
DPRD Badung Ucapan Imlek
Advertisements
Nataru Pemkot
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BUDAYA

Walikota Jaya Negara Hadiri Puncak “Karya” di Pura Sor Waringin Ulun Desa Padangsumbu

Published

on

By

Walikota Jaya Negara
HADIRI KARYA: Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara saat menghadiri puncak “Karya” di Pura Sor Waringin Ulun, Desa Padangsumbu, Kamis (12/2). (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara, menghadiri puncak Karya di Pura Sor Waringin Ulun, Desa Padangsumbu, Kecamatan Denpasar Barat, bertepatan dengan Wrespati Kliwon, Menail, Kamis (12/2). Kehadiran orang nomor satu di Kota Denpasar ini menjadi wujud nyata dukungan pemerintah terhadap pelestarian adat dan tradisi, sekaligus penguatan nilai sradha bhakti masyarakat.

Puncak karya tersebut merupakan rangkaian Karya Ngenteg Linggih Pedudusan, Wrespati Kalpa Agung, Nyatur Mukti, serta Caru Walik Sumpah yang digelar dengan penuh khidmat. Turut hadir dalam kesempatan itu Anggota DPRD Kota Denpasar I Nyoman Tananjaya, Kabag Kesra Setda Kota Denpasar Ida Bagus Alit Surya Antara, Camat Denpasar Barat Wayan Yusswara, serta perwakilan Pemerintah Kabupaten Badung.

Rangkaian yadnya dipuput secara Siwa Budha oleh Ida Pedanda Gede Swabawa Karang Adnyana dari Griya Buda Keling, didampingi Ida Pedanda Gede Wayahan Jelantik Dauh dari Griya Siangan Gianyar, serta Ida Pedanda Gede Sakti dari Griya Telabah Batubidak Kerobokan.

Dalam kesempatan tersebut, Walikota Jaya Negara menyampaikan apresiasi atas semangat kebersamaan krama desa dalam menyukseskan upacara. Jaya Negara menegaskan bahwa upacara yadnya tidak hanya menjadi sarana spiritual, tetapi juga mempererat rasa persaudaraan serta gotong-royong masyarakat.

“Melalui pelaksanaan karya seperti ini, kita berharap nilai-nilai kebersamaan terus terjaga, sekaligus memperkuat harmoni antara manusia, alam, dan Ida Sang Hyang Widhi Wasa,” ujar Jaya Negara.

Sementara itu, Pamucuk Karya I Wayan Nik Selamat menjelaskan bahwa rangkaian upacara telah dimulai sejak 3 Januari 2026, diawali dengan pemelastian ke pantai dan nunas tirta, serta dilaksanakan sesuai dresta desa setempat. Upacara nyejer berlangsung selama lima hari, dilanjutkan rangkaian ngeremekin, nganyarin, maprani, dan nyenuk pada 17 Februari 2026. Penyineban karya dijadwalkan pada 29 Maret 2026.

Baca Juga  ITB STIKOM Bali Kenalkan Agung ARMED di Bali Nusra Education Fair 2025

“Atas nama krama pengempon, kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kota Denpasar dan Pemerintah Kabupaten Badung atas dukungan yang diberikan, sehingga seluruh rangkaian upacara dapat berjalan lancar,” ungkapnya.

Pelaksanaan puncak karya ini diakhiri dengan penyerahan punia, serta Walikota Jaya Negara juga berkesempatan meninjau pelawatan di pura setempat. (eka/bi)

Loading

Advertisements
STIKOM Bali
Advertisements
DPRD Badung Ucapan Imlek
Advertisements
Nataru Pemkot
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

BUDAYA

Wawali Denpasar Arya Wibawa “Mendem Pedagingan“ di Pemerajan Gede Bendesa Manik Mas Desa Adat Renon

Published

on

By

Karya Bendesa Manik Mas
MENDEM PEDAGINGAN: Wakil Walikota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa saat mengikuti prosesi Mendem Pedagingan serangkaian Karya Melaspas lan Mecaru di Pemerajan Gede Bendesa Manik Mas, Banjar Adat Tengah, Desa Adat Renon bertepatan Rahina Wraspati Kliwon Menail, Kamis (12/2) pagi. (Foto: bi)

Denpasar, baliilu.com – Wakil Walikota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa mengikuti prosesi Mendem Pedagingan serangkaian Karya Melaspas lan Mecaru di Pemerajan Gede Bendesa Manik Mas, Banjar Adat Tengah, Desa Adat Renon bertepatan Rahina Wraspati Kliwon Menail, Kamis (12/2) pagi.

Wakil Walikota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa dalam kesempatan tersebut menyambut baik pelaksanaan Karya Melaspas lan Mecaru Pemerajan Gede Bendesa Manik Mas, Banjar Adat Tengah, Desa Adat Renon ini.

“Kebersamaan dan rasa tulus ikhlas seluruh Pengempon Pura serta masyarakat sekitar, semoga dapat memberikan berkah bagi yang melaksanakannya, sejalan dengan spirit Vasudhaiva Kutumbakam,” ujarnya.

Ditambahkan Arya Wibawa, sinergi yang baik ini menjadi penting guna mendukung pelaksanaan Karya Melaspas lan Mecaru Pemerajan Gede Bendesa Manik Mas, Banjar Adat Tengah, Desa Adat Renon.

“Sinergi erat Pemerintah Kota Denpasar dengan masyarakat dalam mewujudkan spirit Vasudhaiva Kutumbakam atau rasa bergotong-royong mencapai tujuan yang bersama membingkai Kota Denpasar maju berlandaskan budaya,” ujar Arya Wibawa.

Sementara, Ketua Panitia Karya, Wayan Sukertha saat ditemui menjelaskan bahwa Karya Melaspas lan Mecaru Pemerajan Gede Bendesa Manik Mas, Banjar Adat Tengah, Desa Adat Renon dilaksanakan pasca-pembenahan Pelinggih Pura sebanyak kurang lebih sembilan titik Pelinggih yang telah dimulai sejak beberapa bulan yang lalu.

“Terimakasih kepada Pemkot Denpasar khususnya Bapak Wakil Walikota Denpasar yang telah hadir dan mengikuti prosesi Mendem Pedagingan Pelinggih Pemerajan Gede Bendesa Manik Mas, Banjar Adat Tengah, Desa Adat Renon yang dilaksanakan oleh masyarakat kami ini. Semoga dengan lancarnya pelaksanaan karya ini dapat memberikan kebaikan bagi kita semua,” ungkapnya. (eka/bi)

Loading

Advertisements
STIKOM Bali
Advertisements
DPRD Badung Ucapan Imlek
Advertisements
Nataru Pemkot
Advertisements
iklan
Baca Juga  Tertarik Kuliah Sambil Magang Online Singapura atau Kerja di Jepang, Calon Maba ITB STIKOM Bali Membludak
Lanjutkan Membaca

BUDAYA

Bupati Adi Arnawa Hadiri “Karya Ngenteg Linggih” di Pura Pererepan Dalem Pemutih dan Dalem Kapal Bualu

Published

on

By

Bupati Adi Arnawa
HADIRI KARYA: Bupati Wayan Adi Arnawa menghadiri “Karya Mamungkah, Ngenteg Linggih, Nilapati, Nyurud Ayu” dan “Padudusan Wraspati Kalpa Agung” di Pura Pererepan Dalem Pemutih dan Dalem Kapal Bualu, Rabu (11/2). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menghadiri Karya Mamungkah, Ngenteg Linggih, Nilapati, Nyurud Ayu dan Padudusan Wraspati Kalpa Agung di Pura Pererepan Dalem Pemutih dan Dalem Kapal Bualu, Rahina Buda Wage Menail, Rabu (11/2) di lingkungan Desa Bualu, Kelurahan Bualu, Kecamatan Kuta Selatan, Badung.

Turut hadir dalam kesempatan ini Ketua DPRD Badung I Gusti Anom Gumanti, Anggota DPRD Provinsi Bali Ketut Tama Tenaya, Camat Kuta Selatan Ketut Gede Arta, Lurah Bualu, Kaling, Bendesa Adat Bualu, tokoh masyarakat I Wayan Muntra serta masyarakat setempat. Bupati Adi Arnawa membantu dana Hibah Upakara Tahun anggaran Induk 2026 sebesar Rp 300 juta.

Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa, menyampaikan rasa syukur dan bahagia dapat hadir serta ikut menjadi upasaksi di tengah-tengah krama dalam pelaksanaan karya. Apresiasi yang tinggi atas semangat, kekompakan, dan gotong-royong masyarakat dalam melaksanakan upacara yang utama ini.

“Semangat dan kekompakan masyarakat dalam ngayah adalah cerminan nilai-nilai luhur yang harus terus dijaga dan diwariskan kepada generasi muda. Pemkab Badung akan senantiasa mendukung upaya masyarakat dalam menjaga kelestarian adat dan budaya. Saya berharap upacara ini berjalan dengan lancar sebagai wujud ungkapan rasa syukur dan terima kasih kita kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa/Tuhan Yang Maha Esa. Semoga kita semua senantiasa dianugerahi kesehatan dan kerahayuan,” ujarnya.

Lebih lanjut Bupati menyoroti persoalan kemacetan dan keterbatasan akses jalan di Badung. Pemkab Badung terus melakukan pembangunan jalan baru untuk mempercepat waktu tempuh masyarakat. Selain itu, Pemkab Badung menggulirkan berbagai program bantuan, antara lain Beasiswa S1 gratis sekitar 400 orang dari keluarga berpenghasilan di bawah Rp 5 juta per bulan, serta bantuan bagi Lansia yang mencapai umur 75 tahun, diberikan bantuan Rp 3 juta pada saat hari ulang tahun,” tutupnya.

Baca Juga  Pangdam IX/Udayana dan Rektor ITB STIKOM Bali Teken PKS

Sementara itu, Manggala Prawartaka Karya I Made Suarma, mengucapkan banyak terima kasih atas kehadiran Bapak Bupati Badung bersama undangan lainnya dimana krama melaksanakan upacara Mamungkah, Ngenteg Linggih, Nilapati, Nyurud Ayu dan Padudusan Wraspati Kalpa Agung di Pura Pererepan Dalem Pemutih dan Dalem Kapal Bualu.

“Adapun upacara ini kami laksanakan mengawali dari tanggal 18 ngaturan uning karya, tanggal 28 Januari melaspas, tanggal 30 Januari nuur tirta, 31 januari netegan karya, tanggal 2 februari mecaru, tanggal 5 dan 6 Februari nunas tirta. Pada tanggal 8 Februari penilapatian, tanggal 9 Februari melaksanakan upacara pemelastian dan puncaknya tanggal 11 Februari. Untuk dana yang kami habiskan dalam upacara ini sekitar kurang lebih Rp 550 juta sampai penyineban tanggal 14,” jelasnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
STIKOM Bali
Advertisements
DPRD Badung Ucapan Imlek
Advertisements
Nataru Pemkot
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca