Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Ny. Putri Koster Lepas PIN TP PKK dan Dekranasda Bali

Tanda Resmi Dibubarkannya Kepengurusan Masa Jabatan 2018-2023

Loading

BALIILU Tayang

:

ny koster
LEPAS PIN: Pembubaran Pengurus TP PKK Provinsi Bali dan Pembubaran Pengurus Dekranasda Provinsi Bali ditandai dengan pelepasan PIN pengurus dan anggota oleh Ny. Putri Koster, di Ruang Rapat Gedung Gajah, Jaya Sabha-Denpasar, Senin (4/9). (Foto: ist)

Denpasar, baliilu.com – Ny. Putri Koster selaku Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Bali sekaligus Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Bali secara resmi membubarkan kepengurusan Tim Penggerak PKK Provinsi Bali dan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Bali masa jabatan 5 tahun terakhir, beriring akan berakhirnya masa jabatan Gubernur Bali dan Wakil Gubernur Bali periode I tahun 2018-2023 pada 5 September 2023.

“Selaku ex officio Gubernur Bali, saya selaku Ketua Tim Penggerak PKK dan Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah Provinsi Bali juga akan mengakhiri masa jabatan Saya, namun Saya tetap berpesan kepada kader Tim Penggerak PKK untuk tetap menjadi aktif dalam mengawal perkembangan dan kesejahteraan keluarga. Mari mulai dari keluarga kita bangun komunikasi yang baik dan terpola, agar lahir dan tumbuh generasi-generasi yang kuat, sehat, cerdas dan berkualitas,” tegasnya sesaat setelah memberikan sambutan serangkaian Pembubaran Pengurus TP PKK Provinsi Bali dan Pembubaran Pengurus Dewan Kerajinan Nasional Daerah Provinsi Bali, di Ruang Rapat Gedung Gajah, Jaya Sabha-Denpasar, Senin (4/9).

Pembubaran kepengurusan TP PKK Provinsi Bali dan Dekranasda Provinsi Bali ditandai dengan pelepasan PIN pengurus dan anggota. Pada kesempatan ini, Ny. Putri Koster yang biasa disapa Bunda Koster mengucapkan terima kasih atas dukungan, kerja sama dan sinergitas yang dilakukan bersama-sama selama masa kepemimpinannya.

“Turun bersama, bersinergi dan membentuk tim solid yang tiada mengenal rasa lelah menjadikan kinerja kita sebagai Tim Penggerak PKK dan Dewan Kerajinan Nasional Daerah tidak terasa sudah sampai di pengujung masa jabatan Saya. Namun Saya sangat bangga dengan semua ini, bukan semata-mata hanya karena mampu melewati ujian pada masa Covid-19 selama 2 tahun, namun kinerja kita bersama mampu membawa mereka para pelaku IKM/UMKM mampu bertahan bahkan berkembang. Hal ini tentu memberikan dampak positif, baik bagi pelaku IKM/UMKM secara finansial, sekaligus berdampak baik bagi pelestarian budaya dan adat Bali, khususnya pelestarian kain tenun tradisional endek Bali,” kata istri Gubernur Bali Wayan Koster.

Baca Juga  Gubernur Koster Luncurkan Pemberlakuan Kontribusi Wisman untuk Pelindungan Lingkungan Alam dan Budaya Bali

Wanita multitalenta ini menambahkan, selama ini dalam melaksanakan tugas-tugas pihaknya selalu bersinergi dengan Pemerintah Provinsi Bali yang sudah mengeluarkan Peraturan Pemerintah maupun Surat Edaran yang mendukung pergerakan Tim Penggerak PKK serta Dekranasda Provinsi Bali. Pergub dan Surat Edaran tersebut benar-benar bertujuan untuk melindungi kekayaan kearifan lokal Bali yang bertujuan untuk kesejahteraan krama Bali pada khususnya dan masyarakat Indonesia pada umumnya.

ny koster
Ketua Tim Penggerak PKK dan Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Bali Ny. Putri Koster berfoto bersama pengurus TP PKK Provinsi Bali 2018-2023. (Foto: ist)

“Selaku Ketua Tim Penggerak PKK dan Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Bali Saya mengharapkan bapak/ ibu yang kepengurusannya berakhir pada hari ini, yang juga merupakan anggota masyarakat Bali untuk tetap menjadi pionir-pionir dalam melanjutkan penerapan Pergub dan Surat Edaran Pemerintah Provinsi Bali. Dan di pengujung jabatan, Saya selaku Ketua Tim Penggerak PKK dan Ketua Dekranasda Provinsi Bali, mengucapkan terima kasih atas kerja sama selama ini yang sudah terjalin dengan baik. Kami berharap kerja sama yang baik ini tidak berhenti sampai disini, dan kedepannya bisa berlanjut di kesempatan yang lain,” ungkapnya lagi.

Sepanjang lima (5) tahun bekerja wanita yang akrab disapa Bunda Putri sudah melaksanakan sosialisasi sebanyak 272 kali, dengan memaparkan 10 program pokok PKK dan sebagai partner Pemerintah Provinsi Bali. Ny. Putri Koster yang menggandeng instansi terkait juga memaparkan visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali dan keberhasilan program yang sudah terlaksana yang dirangkum ke dalam 44 Tonggak Peradaban Penanda Bali Era Baru. Organisasi yang berfokus pada tujuan kesejahteraan keluarga, membuat Ny. Putri Koster merancang kegiatan yang lebih bermanfaat dan menyentuh kepentingan masyarakat yang paling bawah melalui aksi sosial.

Pada tahun 2019, Tim Penggerak PKK Provinsi Bali melaksanakan harmonisasi dan sinkronisasi melalui HATINYA PKK (Halaman Asri Teratur Indah dan Nyaman), yakni menggerakkan pemanfaatan tanaman hijau bermanfaat bagi kebutuhan hidup sehari-hari.

Baca Juga  Gubernur Koster Buka Bulan Bung Karno IV di Provinsi Bali

Pada tahun 2020, merupakan tahun pertama Tim Penggerak PKK melaksanakan kegiatan “TP PKK Menyapa”. Beranjak pada kali pertama pasien Covid-19 terdeteksi pada bulan maret tahun 2020, Tim Penggerak PKK Provinsi Bali mulai merapatkan barisan bersama instansi terkait, baik tingkat provinsi, kabupaten serta kecamatan dan masyarakat umum menggalang bantuan untuk menangani warga terdampak, terutama keluarga pasien Covid-19. Melalui ide, inovasi dan gagasan yang dimilikinya, Ny. Putri Koster selaku Ketua TP PKK Provinsi Bali menggerakkan kadernya yang bersinergi dengan Dekranasda Provinsi Bali menyerahkan 410,9 ton beras dan 90.000 Pcs masker kepada warga terdampak, yang menyasar 10.000 kader PKK desa dan kelurahan serta 6.436 perajin yang ada di desa dan kabupaten se-Bali.

ny koster
Ketua Tim Penggerak PKK dan Ketua Dekranasda Provinsi Bali Ny. Putri Koster berfoto bersama pengurus Dekranasda Provinsi Bali 2018-2023. (Foto: ist)

Selain kegiatan “TP PKK Menyapa, juga gencar dilakukan “Penggak PKK” yakni sinergitas TP PKK Provinsi Bali dengan TP PKK Kabupaten/ Kota, yakni dengan menggelar warung yang menyediakan kebutuhan pokok masyarakat secara gratis yang menyasar 9.574 orang di 716 desa/ kelurahan dengan total 239,35 Ton beras.

Melanjutkan kegiatannya, TP PKK Provinsi Bali di bawah komando Ny. Putri Koster juga melaksanakan “PKK Gebrak Masker”, “Menyapa dan Berbagi”, dan “Aksi Sosial TP PKK Provinsi Bali” dilaksanakan secara konsisten dan berkelanjutan yang berkolaborasi dengan perangkat daerah instansi terkait. Selama tahun 2021, kegiatan Aksi Sosial TP PKK Provinsi Bali sudah dilaksanakan sebanyak 27 kali dengan jumlah sasaran sebanyak 27 kecamatan di 27 titik yang menyasar 1.710 orang.

Pada tahun 2022, Tim Penggerak PKK melaksanakan kegiatan “Berbakti dan Berbagi” serangkaian HKG PKK ke-50, Aksi Sosial dilaksanakan di seluruh Kabupaten/ Kota se-Bali dengan menyasar 450 orang.

“Menyapa dan Berbagi” dalam rangka membantu warga terdampak pandemi Covid-19, kekurangan asupan gizi dan bencana alam, yang dirancang secara aktif dan konsisten. (gs/bi)

Baca Juga  Angkat Branding Usada Bali, Ny. Putri Koster Ingatkan Faktor Kemasan dan Kebersihan Produk

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan

NEWS

Pemkab Tabanan Gencarkan Aksi Bersih Sampah, Ratusan ASN Turun ke Jalan

Published

on

By

sampah tabanan
RESIK SAMPAH: Wakil Bupati Tabanan I Made Dirga dan di bawah komando Sekda Kabupaten Tabanan I Gede Susila bersama jajaran kepala perangkat daerah dan ratusan ASN turun langsung melakukan aksi bersih sampah bertajuk Resik Sampah Ngayah Ring Pertiwi, Jumat (22/5), di Kawasan Kota Tabanan. (Foto: Hms Tbn)

Tabanan, baliilu.com – Pemerintah Kabupaten Tabanan bergerak cepat mengatasi persoalan sampah yang mulai meluber di sejumlah ruas jalan utama kota. Mendapat atensi langsung dari Wakil Bupati Tabanan I Made Dirga dan di bawah komando Sekda Kabupaten Tabanan I Gede Susila bersama jajaran kepala perangkat daerah dan ratusan ASN turun langsung melakukan aksi bersih sampah bertajuk Resik Sampah Ngayah Ring Pertiwi, Jumat (22/5), di Kawasan Kota Tabanan.

Langkah ini dilakukan sebagai respon atas meningkatnya timbulan sampah tercampur pasca diberlakukannya kebijakan pengelolaan sampah berbasis sumber di Kabupaten Tabanan.

Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari implementasi Surat Edaran Bupati Nomor 07/DLH/2026 tentang Percepatan Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber di Kabupaten Tabanan. Sejak 1 Mei 2026, TPA Mandung hanya menerima jenis sampah residu. Namun dalam pelaksanaannya, sebagian besar masyarakat dinilai masih belum melakukan pemilahan sampah rumah tangga sehingga menyebabkan penumpukan sampah di sejumlah titik dan memicu pencemaran lingkungan.

Melihat kondisi tersebut, Pemkab Tabanan bergerak cepat agar timbulan sampah tidak semakin meluas. Melalui gerakan gotong royong yang melibatkan ASN lintas perangkat daerah, pemerintah menunjukkan keseriusannya menjaga kebersihan dan keindahan kota sekaligus mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan sampah dari sumbernya. Adapun titik-titik pembersihan dipusatkan di beberapa lokasi strategis, mulai dari sisi Timur dan Barat Lapangan Alit Saputra, Jalan KS Tubun, Jalan Diponegoro, kawasan Jalan Gajah Mada, Jalan Gelatik, seputaran Toko Cakra Tabanan, Jalan Rama hingga Jalan Melati. Seluruh peserta terlihat bersama-sama memilah dan mengumpulkan sampah yang menumpuk di pinggir jalan maupun area publik.

Selain membersihkan kawasan kota, kegiatan ini juga menjadi bagian dari implementasi Peraturan Gubernur Nomor 97 Tahun 2018 tentang Pembatasan Timbulan Sampah Plastik Sekali Pakai. Pemerintah daerah terus mendorong perubahan pola pikir masyarakat agar lebih bertanggung jawab terhadap sampah yang dihasilkan setiap hari.

Baca Juga  Gubernur Koster Serahkan SK 4.351 PPPK dan 89 CPNS Pemprov Bali

Menyampaikan arahan Bupati Tabanan, Sekda I Gede Susila menyampaikan persoalan sampah tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Ia menegaskan, kesadaran memilah sampah dari rumah tangga menjadi kunci utama keberhasilan pengelolaan sampah berbasis sumber di Kabupaten Tabanan. “Kami ingin memberikan contoh langsung kepada masyarakat, bahwa menjaga kebersihan lingkungan adalah tanggung jawab bersama. Sampah harus dipilah dari rumah agar tidak menimbulkan penumpukan dan pencemaran lingkungan,” ujarnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

PDI Perjuangan Tabanan Gelar Lomba Senam “Nangun Sat Kerthi Loka Bali“

 Bangkitkan Semangat Kebersamaan dan Budaya Sehat

Loading

Published

on

By

pdi tabanan
LOMBA SENAM: DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tabanan menggelar Lomba Senam Nangun Sat Kerthi Loka Bali dengan suasana meriah dan penuh semangat yang berlangsung di Lapangan Voli Jagasatru, Banjar Sema, Desa Kediri, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan Jumat 22 Mei 2026. (Foto: ist)

Tabanan, baliilu.com – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tabanan menggelar Lomba Senam Nangun Sat Kerthi Loka Bali dengan suasana meriah dan penuh semangat. Kegiatan ini menjadi ajang mempererat kebersamaan masyarakat sekaligus membumikan visi Gubernur Bali, Wayan Koster, yakni “Nangun Sat Kerthi Loka Bali”.

Melalui lomba senam ini, masyarakat diajak untuk menumbuhkan budaya hidup sehat melalui olahraga bersama, sekaligus memperkuat solidaritas dan rasa kebersamaan antar peserta dan masyarakat.

Acara dibuka langsung oleh Wakil Ketua Bidang Kehormatan Partai DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tabanan, I Made Dirga. Perlombaan diikuti oleh 10 grup yang mewakili masing-masing PAC PDI Perjuangan se-Kabupaten Tabanan. Setiap grup terdiri dari 9 peserta dengan kategori usia di atas 50 tahun atau lansia.

Kegiatan yang berlangsung di Lapangan Voli Jagasatru, Banjar Sema, Desa Kediri, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan Jumat 22 Mei 2026 ini mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat. Turut hadir Kepala Sekretariat DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali, Wakil Ketua Bidang Kehormatan Partai I Made Dirga, Ketua Fraksi I Putu Eka Nurcahyadi, seluruh Ketua PAC PDI Perjuangan Kabupaten Tabanan, serta seluruh anggota Fraksi PDI Perjuangan Kabupaten Tabanan.

Ketua Panitia Senam Nangun Sat Kerthi Loka Bali, I Made Suarta menjelaskan kegiatan ini merupakan representasi harmoni antara alam, manusia, dan budaya Bali. Gerakan-gerakan dalam senam ini mengandung semangat menjaga keseimbangan kehidupan sesuai filosofi Bali dan diharapkan menjadi implementasi nyata dari visi pembangunan Bali berbasis kearifan lokal. Kegiatan ini termasuk dalam rangkain Bulan Bung Karno 2026 dan HUT PDI-Perjuangan Ke-53.

Dia mengatakan, kegiatan ini juga menjadi bukti bahwa semangat gotong-royong dan pelestarian budaya dapat berjalan beriringan dengan pola hidup sehat di tengah perkembangan zaman.

Baca Juga  Gubernur Koster Serahkan SK 4.351 PPPK dan 89 CPNS Pemprov Bali

“Diharapkan kegiatan serupa dapat rutin digelar setiap tahun agar semakin memperkuat budaya hidup sehat sekaligus menjaga warisan budayajn Bali tetap lestari,” katanya.

Lomba berlangsung sukses, penuh semangat, kekompakan, dan kebersamaan dari seluruh peserta maupun masyarakat yang hadir. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Dari Ladies Program Rakerkomwil IV APEKSI Ke-21

Puri Jero Kuta dan Pasar Kumbasari Suguhkan Kekayaan Seni dan Tradisi Budaya Bali kepada Istri Kepala Daerah

Loading

Published

on

By

city tour denpasar
KUNJUNGAN: Belasan istri Kepala Daerah para anggota APEKSI Komwil IV, pada Jumat (22/5) saat melakukan kunjungan ke Pasar Kumbasari. (Foto: bi)

Denpasar, baliilu.com – Selain kawasan Sanur, dua objek City Tour Kota Denpasar, yakni Puri Jero Kuta dan Pasar Kumbasari turut menjadi bagian dari rangkaian kegiatan Rapat Kerja Komisariat Wilayah (Rakerkomwil) IV APEKSI ke-21, yang dibalut dalam kegiatan Ladies Program.

Belasan istri Kepala Daerah para anggota APEKSI Komwil IV ini, pada Jumat (22/5), dikenalkan dengan kesenian dan tradisi budaya Bali, melalui belajar Tari Pendet dan juga membuat Gebogan yang biasa digunakan sebagai sarana upakara di Bali.

Ketua Dekranasda Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara didampingi Wakil Ketua Dekranasda Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, dan Wakil Ketua Harian Dekranasda Kota Denpasar, Ny. Swandewi Eddy Mulya, menyampaikan, pada Ladies Program Rakerkomwil IV  APEKSI ke-21, pengenalan budaya Bali menjadi salah satu poin utama.

Selain sebagai promosi wisata budaya Kota Denpasar, hal ini juga ditujukan agar kesenian dan budaya Bali lebih dikenal oleh masyarakat secara luas.

“Kami ingin mengenalkan secara lebih mendalam tentang Tari Pendet dan Gebogan yang selama ini mungkin hanya disaksikan saja oleh para wisatawan saat berkunjung ke Bali. Lewat belajar tari Pendet dan membuat Gebogan ini, saya harap ibu-ibu Kepala Daerah juga mengetahui tentang seluk beluk kesenian Bali, sebagai kekayaan warisan leluhur,” ungkap Sagung Antari.

Usai berkegiatan di Puri Jero Kuta, rombongan istri Kepala Daerah melanjutkan perjalanan menuju Pasar Kumbasari, untuk melihat berbagai produk unggulan UMKM binaan Dekranasda dan Disperindag Kota Denpasar.

Pemilihan lokasi ini sebagai City Tour pada Ladies Program juga bukan tanpa alasan. Sagung Antari mengemukakan, berbagai produk unggulan UMKM Kota Denpasar yang dijajakan di Pasar Kumbasari memiliki potensi untuk dipasarkan secara luas. Untuk itu, dengan menyertakan Pasar Kumbasari sebagai salah satu lokasi tujuan, secara tidak langsung akan mempromosikan potensi ekonomi kreatif Kota Denpasar.

Baca Juga  Gubernur Koster Serahkan SK 4.351 PPPK dan 89 CPNS Pemprov Bali

“Ada berbagai macam produk kerajinan Kota Denpasar yang memiliki ciri khas. Seperti aneka kain endek, sandal, dan lainnya,” kata Sagung Antari.

Kepala Bagian Tata Pemerintahan Sekretariat Daerah Kota Denpasar, I Wayan Hendaryana mengungkapkan, pada setiap gelaran Rakerkomwil IV APEKSI, Ladies Program merupakan agenda wajib yang harus selalu ada. Selain sebagai ajang untuk mempererat komunikasi dan kolaborasi antarkota, acara ini juga sekaligus menjadi momentum untuk saling bertukar pengalaman dan juga informasi seputar program penunjang pembangunan.

“Salah satunya adalah program kerajinan, kesenian, dan ekonomi kreatif yang biasanya dikomandoi oleh istri para kepala daerah. Tentu semangat ini yang kita usung, agar sinergi dan kolaborasi antarkota semakin erat,” katanya. (eka/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca