Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Tiga Hari Menghilang Belum Ditemukan, Tim SAR Lanjutkan Pencarian Ni Nyoman Mendri

BALIILU Tayang

:

Tim SAR saat melakukan pencarian Ni Nyoman Mendri, Sabtu (16/3/2024). (Foto: Hms SAR)

Tabanan, baliilu.com – Tim SAR melanjutkan pencarian seorang nenek atas nama Ni Nyoman Mendri yang hilang di Banjar Batanbuah, Desa Tangguntiti, Kecamatan Seltim, Kabupaten Tabanan, Sabtu (16/3/2024).

Tim SAR gabungan kembali menyisiri area yang dicurigai dilalui korban, bahkan area pencarian pun diperluas. “Pukul 06.00 Wita tim SAR gabungan telah melaksanakan penyisiran, baik itu di sungai maupun perkebunan yang ada di lokasi kejadian tersebut, di sungai sejauh 1,5 kilometer dan darat 2,5 kilometer,” jelas I Nyoman Sidakarya, S.H., Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar (Basarnas Bali).

Masih sama seperti upaya pencarian kemarin, diturunkan seekor anjing pelacak dari potensi SAR Dog. Di samping itu, personil juga menggunakan peralatan canggih berupa Aqua Eye (deteksi objek di bawah permukaan air) dan drone thermal untuk pencarian melalui udara yang bisa mendeteksi suhu objek tertentu.

Penyisiran di darat dan sungai dilakukan ke arah utara, namun hingga saat ini hasilnya masih nihil. Tanda-tanda keberadaan korban pun belum menemukan titik terang. “Operasi SAR di daerah Tabanan ini yang terlibat kurang lebih 50 orang,” terangnya. Selain Kantor Basarnas Bali dengan 12 personil, unsur SAR lainnya yang terlibat diantaranya Dit Samapta, Babinkabtimas, Bhuana Bali Rescue, SAI Rescue, SAR Dog, Polair polres Tabanan, Dalmas Tabanan, dan BPBD Tabanan.

Diberitakan sebelumnya, seorang warga Banjar Batanbuah, Desa Tangguntiti, Tabanan, Ni Nyoman Mendri (83) meninggalkan rumah sejak Rabu (13/3/2024), dan hingga kini belum ditemukan. Upaya kepolisian untuk mencari korban tidak berhasil menemukan keberadaan korban, dan selanjutnya meminta bantuan dari Kantor Basarnas Bali hingga melibatkan beberapa unsur SAR.

“Seandainya hari ini tidak ditemukan, maka sesuai SOP Operasi SAR pelaksanaannya selama 7 hari, dan ada permintaan dari keluarga korban kita perpanjang lagi tiga hari,” tutup Nyoman Sidakarya. (gs/bi)

Baca Juga  WNA Australia Terseret Ombak di Pantai Balian Tabanan

Loading

Advertisements
iklan stikom bali 3a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Gubernur Koster Bersama Masyarakat Kawasan Turyapada Tower Sepakati Pembebasan Lahan sesuai Aturan

Harga Pembebasan Lahan Berdasarkan Appraisal

Loading

Published

on

By

turyapada tower
PERTEMUAN: Gubernur Bali Wayan Koster didampingi Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra melakukan pertemuan dengan masyarakat di sekitar kawasan Turyapada Tower, pada Minggu (Redite Wage, Wariga) 17 Mei 2026. (Foto: Hms Pemprov Bali)

Buleleng, baliilu.com – Gubernur Bali Wayan Koster bersama masyarakat di sekitar kawasan Turyapada Tower KBS 6.0 Kerthi Bali di Desa Pegayaman, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng menyepakati pembebasan lahan untuk penguatan pembangunan kawasan menara komunikasi setinggi 115 meter yang menjadi pusat pemancar siaran TV digital, telekomunikasi, dan ikon wisata baru di Kabupaten Buleleng.

Hal itu terungkap saat Gubernur Bali, Wayan Koster yang didampingi langsung oleh Bupati Buleleng, I Nyoman Sutjidra melakukan pertemuan dengan masyarakat di sekitar kawasan Turyapada Tower, pada Minggu (Redite Wage, Wariga) 17 Mei 2026.

Pertemuan ini turut juga dihadiri oleh Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik Provinsi Bali, Gede Pramana, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Bali, I Wayan Wiasthana Ika Putra, Kepala Inspektur Daerah Provinsi Bali, Ida Bagus Gede Sudarsana, dan Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (PUPRKIM) Provinsi Bali, Nusakti Yasa Wedha.

Dalam sambutannya, Gubernur Wayan Koster menyampaikan pembangunan Turyapada Tower KBS 6.0 Kerthi Bali sedang memasuki tahap II, dimana dalam pembangunannya akan meliputi penataan kawasan, fasilitas planetarium, convention center, gondola, sampai akses jalan masuk. Untuk mewujudkan hal tersebut, saat ini pembebasan lahan sedang dilakukan dan masyarakat di sekitar kawasan sudah menyepakati bersama proses ini, bahwa pembebasan lahannya sesuai aturan, harus diappraisal harganya.

“Sudah ada titik yang disepakati untuk pembebasan lahannya dan lebarnya cukup 20 meter dan panjangnya sesuai kebutuhan sekitar 1 Km. Untuk harga lahannya ada lembaga yang melakukan appraisal dan proses ini dilakukan dalam waktu dekat, supaya bisa dibebaskan dan dibayar langsung ke masyarakat pemilik lahan,” jelas Gubernur Bali kepada awak media.

Baca Juga  Seorang Buruh Jatuh ke Jurang di Ubud, Berhasil Dievakuasi Hidup-hidup

Wayan Koster menyebut, usai pembebasan lahan dilakukan, Pemprov Bali akan membangun fasilitas pengembangan ekonomi, UMKM serta membangun koperasi. Warga di sekitar kawasan akan terlibat dan mendapatkan kemudahan berbagai fasilitas ini.

Tujuannya agar masyarakat ini memiliki tempat berusaha yang rapi, dan ketika Turyapada Tower ini beroperasi, maka anak-anak lulusan SMA/SMK dari kawasan ini dan warga disini juga akan mendapat prioritas pelatihan kerja agar mereka siap bekerja disini.

“Penataan rumah penduduk di kawasan Turyapada Tower juga akan kami lakukan dengan melakukan revitalisasi rumah warga yang jumlahnya mencapai sekitar 40 rumah, proses revitalisasi tersebut salah satunya meliputi perbaikan atap rumah agar kawasan ini terlihat indah. Untuk biaya-nya akan dihitung dan menggunakan dana APBD,” tegasnya.

Di sela-sela waktunya melakukan pertemuan bersama masyarakat di sekitar kawasan Turyapada Tower KBS 6.0 Kerthi Bali, Gubernur Bali, Wayan Koster menyempatkan waktu melihat keindahan bunga pecah seribu yang memiliki warna unggu, dan meninjau pengerjaan proyek communal space yang akan diperuntukan sebagai tempat UMKM. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom bali 3a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Panen Raya Jagung dan Peresmian SPPG Polres Gianyar II di Tampaksiring, Wujud Dukungan Ketahanan Pangan dan Program Makan Bergizi

Published

on

By

polres gianyar
PANEN JAGUNG: Jajaran Polres Gianyar bersama pemerintah daerah dan stakeholder terkait melaksanakan kegiatan Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II serta Launching/Peresmian SPPG Polres Gianyar II di wilayah Kecamatan Tampaksiring, Sabtu (16/5/2026). (Foto: Hms Polres Gianyar)

Gianyar, baliilu.com – Jajaran Polres Gianyar bersama pemerintah daerah dan stakeholder terkait melaksanakan kegiatan Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II serta Launching/Peresmian SPPG Polres Gianyar II di wilayah Kecamatan Tampaksiring, Sabtu (16/5/2026).

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 14.05 hingga 16.10 WITA tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan program nasional yang dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia dan diresmikan langsung oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto melalui sambungan virtual.

Rangkaian kegiatan pertama dilaksanakan di areal lahan Dinas Pertanian Banjar Tarukan Kaja, Desa Pejeng Kaja, Kecamatan Tampaksiring berupa panen raya jagung serentak kuartal II.Hadir dalam kegiatan tersebut Kapolres Gianyar AKBP Chandra C. Kesuma, S.I.K., M.H., Wakapolres Gianyar, Kapolsek Tampaksiring, para PJU Polres Gianyar, Camat Tampaksiring, serta jajaran instansi terkait dari Dinas Pertanian, Dinas Ketahanan Pangan, BPS Kabupaten Gianyar dan Bulog Kanwil Bali.

Dalam kegiatan panen raya tersebut, rombongan bersama para tamu undangan melaksanakan panen jagung secara simbolis dan menyerahkan hasil panen kepada perwakilan masyarakat. Dari lahan seluas 4.500 meter persegi atau 45 are, berhasil dipanen sebanyak 5,04 ton jagung manis.

Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan Launching dan Peresmian SPPG Polres Gianyar II yang berlokasi di Banjar Padang Sigi, Desa Sanding, Kecamatan Tampaksiring.

Peresmian ditandai dengan penayangan video selayang pandang, pembukaan tirai, pemotongan pita, foto bersama serta peninjauan langsung fasilitas SPPG Polres Gianyar II.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Gianyar Anak Agung Gde Mayun, S.H., Dandim 1616/Gianyar Letkol Kav Rizal Wijaya, S.H., M.I.P., jajaran Muspika Kecamatan Tampaksiring, tokoh masyarakat, Bhayangkari serta pengurus yayasan dan koordinator wilayah SPPG Kabupaten Gianyar.

Baca Juga  Usai Menemukan Anaknya, Tim SAR Gabungan Temukan Ibu Balita di Sungai Yeh Ge Tabanan

Kapolres Gianyar AKBP Chandra C. Kesuma, S.I.K., M.H. menyampaikan bahwa kegiatan panen raya dan peresmian SPPG Polres Gianyar II merupakan bentuk nyata dukungan Polri terhadap program pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional sekaligus mendukung program pemenuhan gizi masyarakat.

“Melalui kegiatan panen raya jagung dan peresmian SPPG Polres Gianyar II ini, kami ingin menunjukkan komitmen Polri dalam mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan serta peningkatan kualitas gizi masyarakat. Sinergi antara Polri, pemerintah daerah dan seluruh stakeholder diharapkan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar AKBP Chandra C. Kesuma. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom bali 3a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Warga Kenderan yang Dilaporkan Hilang Berhasil Ditemukan Selamat di Dasar Jurang Sungai Petanu

Published

on

By

warga kenderan hilang
EVAKUASI: Bhabinkamtibmas, Bhabinsa, hingga Tim BPBD Kabupaten Gianyar bersama warga saat mengevakuasi korban yang sempat dikabarkan hilang, Sabtu (16/5). (Foto: Hms polres Gianyar)

Gianyar, baliilu.com – Setelah sempat dilaporkan hilang sejak Jumat malam, seorang warga Banjar Tangkas, Desa Kenderan, Kecamatan Tegallalang, Kabupaten Gianyar bernama I Made Yuda (63) akhirnya berhasil ditemukan dalam keadaan selamat pada Sabtu (16/5/2026).

Korban sebelumnya diketahui meninggalkan rumah pada Jumat (15/5/2026) sekitar pukul 13.00 Wita untuk pergi ke sawah atau tegalan miliknya guna mencari perlengkapan upacara berupa biukukung. Namun hingga malam hari korban tidak kunjung kembali ke rumah sehingga keluarga mulai melakukan pencarian.

Anak kandung korban, I Made Weda, bersama keluarga dan warga setempat kemudian menyisir sejumlah lokasi yang biasa dikunjungi korban. Dalam pencarian tersebut warga hanya menemukan sandal jepit dan payung milik korban di area tegalan.

Pencarian terus dilakukan hingga Sabtu dini hari sekitar pukul 02.00 Wita namun korban belum ditemukan. Pada Sabtu pagi sekitar pukul 08.30 Wita, keluarga melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Tegallalang dan selanjutnya berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Gianyar untuk membantu proses pencarian.

Sekitar pukul 10.00 Wita, salah seorang warga, I Made Astina Putra, menemukan pisau atau blakas milik korban di pinggir jurang kawasan Sungai Petanu. Setelah dilakukan penyisiran lebih lanjut, korban akhirnya terlihat berada di dasar jurang dekat aliran sungai dalam kondisi masih hidup.

Warga bersama Bhabinkamtibmas dan Bhabinsa Desa Kenderan kemudian turun menggunakan tali untuk menjangkau korban. Tim BPBD Kabupaten Gianyar Regu D yang tiba di lokasi sekitar pukul 11.10 Wita langsung melakukan proses evakuasi bersama warga.

Korban akhirnya berhasil dievakuasi pada pukul 11.40 Wita dan selanjutnya dirujuk ke RSUD Sanjiwani Gianyar untuk mendapatkan penanganan medis. Dari hasil pemeriksaan awal, korban mengalami luka lecet dan cedera ringan pada bagian paha dalam kondisi sadar.

Baca Juga  Sempat Terombang-ambing Terikat di Rumpon, 3 Nelayan Ditemukan Selamat

Kapolsek Tegallalang AKP I Ketut Wiwin Wirahadi, S.H., M.H. mengatakan pihaknya sejak awal menerima laporan langsung bergerak bersama unsur terkait dan masyarakat untuk melakukan pencarian hingga korban berhasil ditemukan.

“Kami mengapresiasi kerja sama seluruh pihak mulai dari keluarga, masyarakat, Bhabinkamtibmas, Bhabinsa, hingga Tim BPBD Kabupaten Gianyar yang dengan cepat melakukan pencarian dan evakuasi korban. Astungkara korban berhasil ditemukan dalam keadaan selamat meskipun mengalami luka ringan,” ujar AKP I Ketut Wiwin Wirahadi, S.H., M.H.

Kapolsek juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di area perkebunan maupun tegalan yang memiliki medan berbahaya, terlebih pada kondisi cuaca yang kurang bersahabat. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom bali 3a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca