Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Angelus Buana, Bupati Giri Prasta Disambut Ribuan Warga Tabanan

BALIILU Tayang

:

hibah badung untuk tabanan
DISAMBUT MERIAH: Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta didampingi Bupati Tabanan Komang Sanjaya disambut ribuan masyarakat saat penyerahan Dana Hibah dan Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Badung di Kabupaten Tabanan yang terangkum dalam tajuk Angelus Buana 2024, pada Senin (29/4). (Foto: Hms Tbn)

Tabanan, baliilu.com – Ribuan Rakyat Tabanan dipimpin oleh Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya membanjiri sepanjang area Kota Tabanan saat menyambut kehadiran Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta dengan gegap gempita. Kehadirannya kali ini, dalam rangka Penyerahan Dana Hibah dan Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Badung di Kabupaten Tabanan yang terangkum dalam tajuk Angelus Buana 2024, “Dari Badung untuk Bali”, Senin (29/4).

Pagi itu di sepanjang area Kota Tabanan nampak dipadati oleh warga yang antusias menyambut kedatangan tamu dari Kabupaten Badung. Mulai dari area kantor Bupati Tabanan, hingga jalan Gajah Mada, serta berpusat di Gedung Kesenian I Ketut Marya Tabanan, menjadi saksi dari kebersamaan ini. Kehadiran Bupati Giri Prasta, yang saat itu didampingi oleh Ketua DPRD dan Sekda Badung serta beberapa OPD terkait disambut secara langsung oleh Bupati Sanjaya beserta jajaran.

Saat itu juga nampak Wakil Bupati Tabanan, Ketua DPRD Kabupaten Tabanan, Jajaran Forkopimda, Sekda dan para Asisten Setda, para Kepala Instansi Vertikal, seluruh Kepala OPD, Camat se-Kabupaten Tabanan dan para Kepala Bagian di lingkungan Setda, turut antusias menyambut pagi itu. Kedua Bupati kebanggaan daerah masing-masing itu, kemudian melanjutkan perjalanan menuju lokasi acara dengan diiringi oleh iring-iringan mobil willys, yang menjadi bagian dari parade kebersamaan tersebut. Tidak hanya itu, keseruan acara semakin terasa dengan iring-iringan drum band, gamelan, okokan, dan tarian kebangsaan, Jayaning Singasana. Ribuan masyarakat turut serta dalam menyambut tamu istimewa ini, menunjukkan rasa kebersamaan dan kerinduan akan harmoni antar kabupaten di Bali.

Acara Angelus Buana 2024 menjadi momentum penting tidak hanya dalam konteks penyerahan BKK Badung dan Dana Hibah, tetapi juga sebagai simbol kebersamaan dan solidaritas antara kabupaten di Bali. Hal ini sejalan dengan semangat untuk membangun Bali yang lebih baik, dengan saling membantu dan mendukung satu sama lain. Tercatat dana senilai total 230 miliar rupiah digelontorkan dari Kabupaten Badung kepada Kabupaten Tabanan untuk BKK dan Dana Hibah. Dengan rincian dana Bantuan Keuangan Khusus (BKK) senilai Rp. 129.849.608.000 diberikan kepada 39 penerima bantuan dan dana Hibah senilai Rp. 102.692.782.000 diberikan kepada 170 penerima bantuan.

Baca Juga  Hibah Badung Angelus Buana Rp 11,9 M Lebih untuk Buleleng

Tujuan utama dari pelaksanaan Angelus Buana, bagi Bupati Giri Prasta ialah untuk meringankan beban Masyarakat. ‘’Dengan adanya bantuan ini, sehingga masyarakat akan diringankan bebannya dan yang terpenting adalah pemerataanpPembangunan yang ada, di situ akan menimbulkan nilai masyarakat yang memadai. Ketika ini kita jalankan dengan baik, cita-cita kami yaitu kesejahteraan dan keberadilan akan tercapai,” jelas Giri Prasta saat itu. Baginya ini adalah ujung tombak perjuangan, wujud nyata implementasi asas Trisakti Bung Karno.

Menanggapi dengan baik, Sanjaya, sebagai orang nomor satu di Tabanan saat itu menunjukkan antusiasme tinggi saat memimpin kurang lebih 50 ribu masyarakat Tabanan dalam menyambut orang nomor satu di Badung yang telah dinanti-nanti tersebut. ‘’Saya atas nama Bupati Tabanan dan mewakili masyarakat seluruh Kabupaten Tabanan mengucapkan banyak terima kasih atas kebaikan hati Bupati Badung dan jajarannya, yang telah membantu Kabupaten Tabanan, sehingga di dalam rangka menjalankan visi misi Kabupaten Tabanan Era Baru yang Aman Unggul dan madani (AUM) bisa kita laksanakan, bisa mempercepat proses pembangunan di Tabanan, tak terlepas berkat bantuan dari Bapak Bupati Badung,’’ papar Sanjaya.

Gagasan dan ide beliau dipandang sangat sangat luar biasa oleh Bupati Sanjaya. “Saya apresiasi dan sangat salut, sebab saya menjadi saksi sejarah bagaimana membangun Bali yang kita cintai,’’ imbuhnya. Sekaligus, Bupati Sanjaya juga kembali memperkenalkan keberadaan Gedung I Ketut Maria yang sarat akan nilai kesenian di Tabanan yang begitu kental dan juga keberadaan Taman Bung Karno yang tersohor akan nilai sejarah berdasarkan prestasi gemilang Bapak Kebangsaan Bung Karno dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia. Selain itu, pihaknya juga menerangkan terkait sinergitas antardaerah di Provinsi Bali yang masuk dalam konsep one island one management, yang mana, pembangunan di Bali harus dilakukan secara terpola, menyeluruh, terarah dan terpadu, berdasarkan skala prioritas. (gs/bi)

Baca Juga  Tak Hanya di Pulau Dewata, Giri Prasta Juga Beri Bantuan Hibah untuk Umat Hindu di Nusantara 

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Hadiri Langsung Dekranasda Bali Fashion Day Sesi 4, Gubernur Koster Ajak Semua Pihak Cintai Produk Lokal

Published

on

By

Dekranasda Bali
SAMBUTAN: Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Bali, Ibu Putri Koster, saat memberikan sambutan dalam rangkaian pelaksanaan Dekranasda Bali Fashion Day di Gedung Ksirarnawa, UPTD Taman Budaya Provinsi Bali, Rabu (29/4). (Foto: Hms Pemprov Bali)

Denpasar, baliilu.com – Gubernur Bali, Wayan Koster, yang berkesempatan hadir langsung pada Dekranasda Bali Fashion Day Sesi 4 Tahun 2026, menyampaikan ucapan terima kasih kepada pimpinan perangkat daerah dan anggota ASN yang telah turut berpartisipasi dalam memajukan IKM dan UMKM melalui kegiatan tersebut. Selain mampu menghidupkan suasana, kegiatan ini juga memberikan peluang bagi anggota ASN untuk menunjukkan bakat sekaligus berbagi rezeki kepada pelaku IKM dan UMKM yang ada di Art Center.

Menurutnya, pilihan warna, motif kostum, serta keharmonisan antara kostum dan peserta, ditambah ekspresi penampilan, menjadi penilaian khusus terhadap para ASN yang berlenggak-lenggok di atas panggung. Penilaian khusus diberikan kepada Perangkat Daerah BPBD Provinsi Bali yang mampu memadukan seluruh kriteria yang disebutkan Gubernur Wayan Koster.

Dekranasda Bali Fashion Day dirancang sebagai wadah gotong-royong dan kolaborasi untuk tetap memberi ruang bagi para desainer berbakat dalam mengembangkan kemampuan menciptakan karya-karya berkualitas, yang dapat diperkenalkan di tengah masyarakat Bali, bahkan hingga kancah nasional dan internasional.

Selain itu, kegiatan ini merupakan upaya menjaga perputaran ekonomi pelaku IKM dan UMKM yang ada di area Art Center. “Kegiatan yang dilaksanakan setiap satu bulan sekali ini kami rancang untuk membangun rasa solidaritas dan kerja sama antara anggota ASN dengan pelaku IKM dan UMKM. Hal ini menjadi kesempatan untuk memberikan ruang bagi desainer, pelaku IKM dan UMKM, serta konsumen,” ungkap Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Bali, Ibu Putri Koster, saat memberikan sambutan dalam rangkaian pelaksanaan Dekranasda Bali Fashion Day di Gedung Ksirarnawa, UPTD Taman Budaya Provinsi Bali, Rabu (29/4).

Pada kesempatan tersebut, pihaknya mengingatkan agar warga Bali, terutama anggota ASN, dapat menggunakan pakaian berbahan kain tenun tradisional endek sebagai bahan utama. Hal ini penting mengingat produksi kain tenun tradisional endek saat ini mulai langka akibat semakin berkurangnya sumber daya manusia yang mencintai pekerjaan menenun.

Baca Juga  Ketua DPRD Badung Putu Parwata Hadiri Penyerahan Hibah Barang dan Kendaraan untuk Instansi Vertikal serta Yayasan Sosial

“Mari kita cintai produk kain tradisional khas Bali berupa tenun endek sebagai upaya menjaga kelestarian budaya dan warisan leluhur. Sudah sepatutnya kain tenun tradisional endek kita temui di daerah asalnya sehingga mampu menguatkan produksi dan kelestariannya. Misalnya, kain tenun gringsing dapat kita temui di wilayah Karangasem. Tenun ikat ganda (kain gringsing) merupakan salah satu kerajinan kain paling langka di dunia, diproduksi secara tradisional, dan dipercaya memiliki kekuatan magis,” tegas Ibu Putri Koster.

Dekranasda Bali Fashion Day kali ini menghadirkan 130 peserta model yang merupakan pejabat dan staf dari Perangkat Daerah BPBD Provinsi Bali, Bappeda Provinsi Bali, Dinas Perhubungan Provinsi Bali, dan Biro Organisasi Setda Provinsi Bali.

Melalui kegiatan ini, diharapkan dapat meningkatkan kecintaan terhadap produk lokal Bali sehingga mampu mengangkat citra produk lokal setara dengan produk nasional maupun internasional.

Kegiatan ini dimeriahkan dengan peragaan busana kategori busana adat ke kantor, busana endek ke kantor, dan busana kasual. (gs/bi)

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Sasar Remaja Dini, Ketua Forum PUSPA Bali Pesankan Anak-anak Fokus Belajar, Hindari Bullying, dan Jauhi Pernikahan Dini

Published

on

By

Ketua Forum PUSPA Bali
SAPA ANAK-ANAK: Ketua Forum PUSPA (Partisipasi Publik untuk Kesejahteraan Perempuan dan Anak) Provinsi Bali, Ny. Seniasih Giri Prasta, menyapa anak-anak usai menjadi narasumber Sosialisasi Pencegahan Kekerasan Terhadap Anak di SMP N 3 Petang, Kabupaten Badung, Kamis (30/4). (Foto: Hms Pemprov Bali)

Badung, baliilu.com – Ketua Forum PUSPA (Partisipasi Publik untuk Kesejahteraan Perempuan dan Anak) Provinsi Bali, Ny. Seniasih Giri Prasta, menyampaikan agar setiap remaja mampu menjaga diri dengan pembatasan yang terkontrol.

Menurutnya, masa remaja merupakan fase rentan ketika seseorang sedang mencari jati diri, sehingga peran orang tua sangat dibutuhkan. Pengawalan terhadap tumbuh kembang, pergaulan, serta kepedulian terhadap masalah internal dan beban yang dirasakan anak tentu dapat memberikan perlindungan mental dan batin bagi mereka.

“Jangan biarkan mereka menghadapi masalahnya sendiri hingga merasa terbelenggu, putus asa, dan memilih jalan pintas. Sebagai orang tua di rumah maupun guru di sekolah, kita harus peka terhadap kondisi anak agar mereka tidak merasa sendiri dan kesepian,” ungkapnya saat menjadi narasumber Sosialisasi Pencegahan Kekerasan Terhadap Anak di SMP N 3 Petang, Kabupaten Badung, Kamis (30/4).

Ia menambahkan, “Kita boleh sibuk dengan kegiatan masing-masing, tetapi jangan pernah lelah untuk mengawasi pergaulan dan kondisi putra-putri kita. Jangan lalai saat ekspresi wajah mereka berubah dari biasanya. Cobalah mendekati anak-anak saat mereka menyendiri, murung, bahkan mengurung diri di kamar. Jangan sampai mereka mengalami bullying di sekolah atau lingkungan luar rumah tanpa kita mengetahuinya, yang pada akhirnya dapat merusak mental anak.”

Dengan demikian, anak-anak akan mampu bertanggung jawab di sekolah—dengan belajar dan memperkaya pengetahuan sebagai fondasi diri yang lebih baik dan matang—di rumah dengan memanfaatkan waktu untuk membantu orang tua, serta di lingkungan dengan menjadi pribadi yang bertanggung jawab dan fokus menjalankan kewajiban sesuai niat baik. Mereka juga diharapkan mampu menyayangi diri sendiri, sehingga dapat menyayangi orang lain tanpa terjerumus dalam pergaulan bebas yang membahayakan masa depan, serta menjaga kepercayaan yang diberikan orang tua agar terhindar dari pernikahan dini.

Baca Juga  Bupati Giri Prasta Hadir Sekaligus Meletakkan Batu Pertama Pembangunan GKPB Dalung

Ny. Seniasih juga menegaskan agar tidak membiasakan berkata kasar, karena hal tersebut termasuk kekerasan verbal yang dapat melukai perasaan dan menimbulkan tekanan batin.

“Lakukan tugas dengan baik untuk membentuk pribadi dan karakter yang berpotensi menggapai masa depan, sehingga menjadi individu yang berkualitas,” imbuhnya.

Kepala Dinas Sosial dan P3A Provinsi Bali, A.A. Sagung Mas Dwipayani, menyampaikan bahwa bullying di sekitar anak-anak sangat memengaruhi semangat dan fokus mereka dalam belajar serta menjalani kehidupan. Anak-anak menghabiskan sekitar 8 jam di sekolah, 8 jam di rumah, dan 8 jam di luar keduanya. Oleh karena itu, penting bagi orang tua untuk menanamkan kesadaran bahwa tanggung jawab terhadap diri sendiri sangatlah penting.

Merencanakan masa depan yang baik dengan melewati masa remaja yang berkualitas tentu menjadi impian setiap orang. Oleh sebab itu, pola pengasuhan dan perhatian orang tua menjadi hal yang krusial.

Pada kesempatan ini, sosialisasi yang menyasar remaja tingkat Sekolah Menengah Pertama dilakukan untuk memberikan gambaran bahwa hidup membutuhkan perencanaan yang jelas dalam menentukan masa depan, sehingga langkah untuk mencapainya dapat lebih terarah dan sistematis. Oleh karena itu, penting untuk memperbanyak informasi mengenai bahaya pergaulan bebas dan seks bebas guna menghindari terjadinya pernikahan dini.

Kegiatan ini juga menghadirkan dua narasumber lainnya, yakni Putu Astri Dewi Miranti dan Ni Made Mery Setianingsih, yang memaparkan Peraturan Kementerian Kesehatan Nomor 2 Tahun 2025. Dalam peraturan tersebut dijelaskan bahwa kesehatan reproduksi adalah kondisi sehat secara fisik, mental, dan sosial secara utuh yang berkaitan dengan sistem, fungsi, dan proses reproduksi, bukan semata-mata bebas dari penyakit atau disabilitas. (gs/bi)

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Hari Kedua Pencarian, Korban Hilang di Pantai Kelingking Akhirnya Ditemukan

Published

on

By

Pantai Kelingking
EVAKUASI: Tim SAR evakuasi korban dengan ambulans menuju Rumah Sakit Gema Santi. (Foto: Hms SAR)

Nusa Penida, Klungkung, baliilu.com – Operasi SAR hari kedua terhadap seorang warga Desa Bunga Mekar yang dilaporkan hilang akibat terhempas ombak di Pantai Kelingking, Nusa Penida, Kabupaten Klungkung, akhirnya membuahkan hasil. Korban ditemukan pada Jumat (25/4/2026) malam dalam kondisi meninggal dunia.

Upaya pencarian oleh Tim SAR Gabungan telah dilaksanakan sejak pagi hari. Pada pukul 06.00 WITA, seluruh personel melaksanakan briefing, pembagian area pencarian (search area), serta penyampaian rencana pergerakan. Tim SAR Gabungan menggunakan RIB 05 Denpasar bergerak dari Pelabuhan Sampalan, Nusa Penida menuju area pencarian untuk melaksanakan penyisiran sorty pertama. Hingga pukul 11.15 WITA hasilnya nihil dan mereka merapat di Jungut Batu Tlatak, Nusa Ceningan. Upaya pencarian dilanjutkan sekitar pukul 13.57 Wita hingga pukul 16.30 Wita, namun tak menemukan tanda-tanda keberadaan korban.

Pencarian hari itu sempat menghadapi beberapa kendala, yakni akses penyisiran yang sulit, kondisi gelombang tinggi dan ombak pecah, serta perubahan arah dan kecepatan angin yang cukup ekstrem di sekitar garis pantai.

“Pada 17.50 WITA kami menerima informasi dari warga bahwa korban mengapung tidak jauh dari lokasi kejadian,” ungkap Cakra Negara, Koordinator Unit Siaga SAR Nusa Penida. Menindaklanjuti laporan tersebut, RIB 05 Denpasar segera bergerak menuju lokasi yang dimaksud.

Pada pukul 19.15 WITA, korban akhirnya berhasil ditemukan pada posisi kurang lebih 803,62 meter dari lokasi kejadian awal. Usai dibawa ke darat, jenasah korban kemudian dievakuasi menggunakan ambulans Gema Santi menuju Rumah Sakit Gema Santi.

Diberitakan sebelumnya, korban bernama Nyoman Rame (49) hilang saat melakukan aktivitas memancing bersama anaknya di atas tebing Pantai Kelingking pada Jumat (24/4/2026). Saat itu, korban diduga terhempas ombak besar hingga terjatuh ke laut dan hilang.

Baca Juga  Tak Hanya di Pulau Dewata, Giri Prasta Juga Beri Bantuan Hibah untuk Umat Hindu di Nusantara 

Operasi SAR ini melibatkan berbagai unsur Tim SAR Gabungan, di antaranya Unit Siaga SAR Nusa Penida, Pos TNI AL Nusa Penida, Babinsa Desa Bunga Mekar, Bhabinkamtibmas Desa Bunga Mekar, Polairud Polres Klungkung, BPBD Klungkung, petugas ambulans Gema Santi, serta keluarga korban. (gs/bi)

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca