Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

PU Fraksi Golkar DPRD Badung: Proyeksi Pendapatan 2025 Minimal Sama dengan Anggaran Perubahan 2024

BALIILU Tayang

:

Fraksi Golkar DPRD Badung
BACAKAN PANDANGAN UMUM FRAKSI: I Wayan Sukses, SE saat membacakan pandangan umum Fraksi Partai Golkar terhadap rancangan peraturan daerah Kabupaten Badung tentang APBD Tahun Anggaran 2025 pada masa sidang ke-1 Rapat Paripurna ke-5 DPRD Badung, Rabu, 30 Oktober 2024 di ruang Gosana Utama Lantai III Kantor DPRD Badung. (Foto: Hms DPRD Badung)

Badung, baliilu.com – Mencermati pendapatan daerah yang dirancang Rp.10,488 triliun lebih yang menurun Rp. 805,819 miliar lebih atau 7,13% dari APBD Perubahan 2024, dan disesuaikan dengan visi pembangunan jangka panjang Kabupaten Badung yang modern, inovatif, dan adaptif dalam pembangunan ekonomi, Fraksi Partai Golkar DPRD Badung berpendapat proyeksi pendapatan pada tahun 2025 rancangan pendapatan adalah lebih tinggi atau minimal sama dengan yang diproyeksikan pada anggaran perubahan tahun 2024 senilai Rp. 11,294 triliun lebih.

‘’Hal ini juga didasarkan oleh optimisme capaian pendapatan atas berbagai inovasi pemimpin daerah/bupati dan wakil bupati baru tahun 2025-2030 yang telah dituangkan dalam penyampaian visi dan misi,’’ ujar I Wayan Sukses, SE saat membacakan pandangan umum Fraksi Partai Golkar terhadap rancangan peraturan daerah Kabupaten Badung tentang APBD Tahun Anggaran 2025 pada masa sidang ke-1 Rapat Paripurna ke-5 DPRD Badung, Rabu, 30 Oktober 2024 di ruang Gosana Utama Lantai III Kantor DPRD Badung.

Sukses lanjut memaparkan, mencermati postur rancangan belanja daerah pada tahun 2025 yang dirancang sebesar Rp. 10,504 triliun lebih sementara belanja daerah pada tahun anggaran perubahan 2024 sebesar Rp. 12,238 triliun lebih sehingga terjadi penurunan Rp. 1,733 triliun atau 14,17%. ‘’Menurut pandangan kami idealnya belanja daerah tahun anggaran 2025 adalah minimal sama dari anggaran perubahan tahun 2024, dimana postur belanja tahun 2025 tentu kami harapkan lebih memprioritaskan belanja mandatori sesuai dengan Permendagri Nomor 15 tahun 2024 tentang Pedoman Penyusunan APBD Tahun Anggaran 2025,’’ ujarnya.

Dikatakan, jika trend belanja tahun 2024 juga menjadi pijakan, terlihat pelaksanaan belanja pada tahun 2024 yang mengedepankan belanja bantuan keuangan dan belanja hibah. Pada tahun 2024 sesuai dengan data per tanggal 21 Oktober 2024, penelusuran fraksi pada portal djpk.kemenkeu.go.id bahwa belanja hibah Badung 92,27% dari anggaran induk 2024 atau Rp.1.367,50 miliar, dan belanja bantuan keuangan 76,36% atau Rp 533,53 miliar sementara belanja modal hanya terealisasi sebesar 28,09% atau sebesar Rp 592,10 miliar dari anggaran induk 2024. Sementara total belanja hibah pada tahun anggaran perubahan 2024 adalah Rp.2,569 triliun lebih dan belanja bantuan keuangan Rp.1,260 triliun lebih. Postur belanja ini menunjukkan bertentangan dengan peraturan yang mengamanatkan belanja yang berpihak kepada publik agar lebih diprioritaskan dibandingkan dengan belanja hibah dan belanja bantuan keuangan.

Baca Juga  Terima Audiensi Kroya Grasstrack dan Motocross, Putu Parwata Dukung Penuh Kegiatan Positif

‘’Kami menginginkan belanja hibah ini tidak disebabkan oleh hal-hal yang berlatar belakang kepentingan pengikatan bernuansa politik, tetapi lebih mengedepankan pemerataan,’’ ujarnya.

Pada prinsip rancangan APBD 2025 yang disampaikan oleh bapak Plt Bupati Badung sebesar Rp. 10,488 triliun lebih, Fraksi Partai Golkar belum sependapat karena pihaknya berpandangan bahwa APBD tahun anggaran 2025 adalah minimal sama dengan anggaran perubahan tahun 2024 sebesar Rp. 12,288 triliun lebih.

Selain menyampaikan pandangan umum terhadap APBD 2025, Fraksi Partai Golkar juga menyampaikan beberapa catatan strategis tentang belanja daerah Kabupaten Badung 2025 yang dirancang untuk dialokasikan pada pembiayaan 6 (enam) program strategis, meliputi pertama, bidang sandang, pangan dan papan diharapkan mampu menyelesaikan beberapa masalah diantaranya menunjang produktivitas hasil pertanian dan bantuan ke masing-masing lembaga subak baik yang bersumber dari hibah maupun lainnya untuk dapat menjalankan aktivitasnya.

Di sub-bidang papan, Fraksi Partai Golkar mendorong ketersediaan anggaran di tahun 2025 untuk dialokasikan pada program bantuan bedah dan rehab rumah bagi masyarakat kurang mampu di Kabupaten Badung.

Kedua, bidang kesehatan dan pendidikan. Di sub-bidang kesehatan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan adalah minimal sebesar 10% dari total belanja daerah, maka pengalokasian anggarannya adalah minimal Rp 1,223 triliun lebih. Fraksi juga mempertanyakan pembangunan Puskesmas Abiansemal 1 dan Puskesmas Petang yang dirancang menjadi rumah sakit tipe c dan mendorong agar anggaran terhadap pengadaan peralatan dan mesin lainnya serta anggaran pengelolaan kesehatan lingkungan agar dituntaskan pada tahun 2024. Untuk wilayah Kuta Selatan dan sekitarnya, mendorong agar pemerintah membangun rumah sakit setara RSUD Mangusada.

Terhadap sub-bidang pendidikan, Fraksi memohon rehabilitasi beberapa bangunan sekolah dasar yang belum terealisasi pada anggaran tahun 2024 agar dianggarkan penyelesainnya pada tahun 2025. Fraksi juga mendorong pemerintah agar membangun kebijakan pengadaan angkutan siswa dari sekolah ke masing-masing rumah siswa di masing-masing wilayah. Juga mendorong untuk menganggarkan biaya pendidikan mulai dari jenjang TK sampai dengan SMP dan memberikan subsidi anggaran untuk SLTA/sederajat sehingga warga masyarakat di Badung bisa menikmati pendidikan gratis.

Baca Juga  Beri Pelayanan Berkualitas, Komisi IV DPRD Badung Gelar Raker Bersama RSD Mangusada

Ketiga, bidang jaminan sosial dan ketenagakerjaan, Fraksi mengharapkan mampu menyelesaikan beberapa masalah seperti insentif kepada para guru, insentif kepada para perawat, insentif kepada ASN (PNS dan PPPK) serta mendorong agar nilai tambahan penghasilan pegawai (TPP) agar disamakan di semua jenjang sesuai dengan golongan.

Keempat, bidang adat, agama dan budaya, dimana terhadap berbagai kebutuhan masyarakat dalam keterkaitannya dengan masalah adat, budaya dan agama, Fraksi Golkar mendorong pemerintah untuk menyediakan anggaran pada tahun 2025 meliputi santunan kematian, santunan lansia, agar menyediakan kembali regulasi dan mengutamakan ketersediaan anggarannya.

‘’Atas keberlimpahan pendapatan daerah Kabupaten Badung yang bersumber dari pariwisata yang berlandaskan adat, budaya dan agama, maka seyogyanyalah pada tahun anggaran 2025 diberikan skala prioritas secara merata kepada banjar adat dan desa adat untuk meringankan beban masyarakat dalam melaksanakan kegiatan adat dan budaya,’’ ujar Sukses.

Kelima, bidang pariwisata, dimana anggaran yang dialokasikan diharapkan mampu menyelesaikan beberapa masalah seperti melengkapi objek wisata dengan ketersediaan fasilitas umum berupa toilet dengan standar kelas dunia, menata objek wisata agar selalu terlihat bersih perlu adanya tenaga kebersihan di masing-masing objek wisata, menambah daerah objek wisata yang ada potensi untuk dikembangkan, dan mencari alternatif untuk mengatasi kemacetan. Fraksi juga mendorong untuk membangkitkan kegiatan pariwisata di wilayah Badung Utara.

Keenam, bidang infrastruktur diharapkan mampu menyelesaikan beberapa masalah yakni penyelesaian pembangunan Bendungan Belok Sidan dan permasalahan di PDAM Tirta Mangutama.

‘’Kami mendorong Pemkab Badung untuk mengalokasikan penyertaan modal pada PDAM Tirta Mangutama yang jumlah akumulasinya adalah Rp 446,028 miliar lebih sampai dengan tahun 2025. Karena pernyertaan modal ini adalah sangat penting untuk pembiayaan menunjang pengadaan kelengkapan sarana dan prasarana maupun perbaikan jaringan dimana optimalisasi cakupan layanan 100% kepada masyarakat diharapkan segera bisa terwujud,’’ ujarnya.

Baca Juga  Segenap Pimpinan DPRD Badung Hadiri Pelantikan Sekda Badung

Terkait penyelesaian masalah sampah ada beberapa opsi terhadap penyelesaian sampah yang berbasis TPST dan TPS 3R. Opsi pengelolaan sampah dengan menggunakan alat incinerator adalah menjadi salah satu cara mengelola sampah.

Fraksi juga mendorong supaya diberikan hibah-hibah kepada masyarakat untuk pembangunan resapan air yang berskala kecil maupun besar di masing-masing wilayah, memohon OPD terkait untuk menerbitkan perizinan teknis pemasangan dan penertibannya dalam menunjang pencitraan tampilan pariwisata yang bagus, mendorong agar tersedianya anggaran pemeliharaan dan pengadaannya lampu penerangan jalan.

Atas catatan tersebut, Fraksi Partai Golkar menyarakan hendaknya OPD perencana dan penghasil dalam mengestimasi pendapatan lebih akurat sehingga ketidak tercapaian target bisa diminimalisir. Terhadap penempatan pimpinan OPD, yang didasarkan atas asas selektivitas ataupun atas lelang jabatan, fraksi mengharapkan lebih berbasis kepada tantangan, artinya jika target tidak tercapai sebaiknya posisi pimpinan tersebut di evaluasi kembali.

Pada rapat paripurna tersebut juga disampaikan Penjelasan DPRD Badung terhadap Ranperda Badung (inisiatif DPRD) tentang Penyelenggaraan Pendidikan Wawasan Kebangsaan, Desa Wisata, dan Pelindungan dan Pemberdayaan Usaha Mikro.

Rapat Paripurna dipimpin Ketua DPRD Badung I Gusti Anom Gumanti didampingi Wakil Ketua I, AA Agung Ngurah Ketut Nadhi Putra, Wakil Ketua II, Made Wijaya dan Wakil Ketua III Made Sunarta. Hadir Plt. Bupati Badung I Ketut Suiasa, segenap pimpinan dan anggota DPRD Badung, Forkopimda Badung, Pj Sekda Badung Ida Bagus Surya Suamba bersama pimpinan organisasi perangkat daerah, tenaga ahli dan undangan lainnya. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan

NEWS

Sekda Eddy Mulya Dampingi Menteri PKP RI Maruarar Sirait Tinjau Program BSPS di Banjar Oongan Tonja

Published

on

By

DAMPINGI MENTERI: Sekretaris Daerah Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya mendampingi Kunjungan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Republik Indonesia, Maruarar Sirait terkait Program Bedah Rumah atau Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di Banjar Oongan, Kelurahan Tonja, Kecamatan Denpasar Utara, pada Senin (10/8). (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Sekretaris Daerah Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya mendampingi Kunjungan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Republik Indonesia, Maruarar Sirait terkait Program Bedah Rumah atau Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di Banjar Oongan, Kelurahan Tonja, Kecamatan Denpasar Utara, pada Senin (10/8).

Berbeda dengan tahun sebelumnya yang jumlah bantuannya sebanyak 31 unit, tahun ini jumlah bantuan naik menjadi 4.184 unit.

Dalam kesempatan tersebut hadir pula Sekretaris Daerah Provinsi Bali, Dewa Made Indera, TNI Polri, perwakilan OPD Pemkot Denpasar, masyarakat serta undangan terkait lainnya.

Penerima bantuan Bedah Rumah TA 2026 di Kelurahan Tonja yakni Ni Wayan Pageh dan I Made Suara. Pada kunjungan ini, salah satu rumah yang disambangi oleh Menteri PKP Maruarar Sirait adalah rumah milik Ni Wayan Pageh.

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Republik Indonesia, Maruarar Sirait mengatakan Bali mendapatkan 4.184 bantuan Bedah Rumah dari Pusat Tahun ini dengan nilai Rp 20 juta per unit.

“Program bantuan senilai Rp 20 juta per unit ini menyasar seluruh wilayah di Indonesia dengan besaran nilai bantuan sama. Terkecuali di wilayah Indonesia Timur seperti Papua itu nilainya lebih besar,” ujarnya.

Ditambahkan Maruarar Sirait program bantuan bedah rumah ini tanpa dipungut biaya. “Jika ada yang terbukti melakukan pemungutan, masyarakat dapat melakukan pelaporan kepada kami,” ungkapnya.

Terkait sebaran Alokasi Bedah Rumah TA 2026 di Bali yakni 1.113 alokasi untuk wilayah pedesaan, 2.812 unit alokasi untuk wilayah pesisir dan 259 unit alokasi untuk wilayah perkotaan.

“Perbandingan alokasi TA 2025 dengan TA 2026 yaitu alokasi TA 2025 sebanyak 31 unit menjadi potensi alokasi total TA 2026 sebanyak  4.184 unit atau naik 13.496 persen. Kota Denpasar menerima bantuan yakni 259 unit di TA 2026. Hal ini menunjukkan Negara hadir langsung membantu masyarakat untuk membenahi rumah – rumah masyarakat di seluruh Indonesia,” tambahnya.

Baca Juga  Ketua Dewan Putu Parwata Terima Ikatan Mahasiswa Muhamadyah Bali

Sekretaris Daerah Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya, menyebut Pemerintah Kota Denpasar mendukung penuh program Pemerintah Pusat terkait Program Bedah Rumah Alokasi Wilayah Perkotaan. Program ini menjadi prioritas bagi masyarakat terutama yang berpenghasilan rendah di Kota Denpasar.

“Ini menjadi bukti kehadiran Pemerintah Kota Denpasar untuk masyarakat beriringan dengan Pemerintah Pusat dalam menjalankan Program Bedah Rumah. Sementara untuk Program Bedah Rumah oleh Pemerintah Kota Denpasar telah dijalankan terhadap 50 unit rumah dan akan ditingkatkan agar program berjalan semakin baik, ” jelas Eddy Mulya.

Sementara itu penerima bantuan Bedah Rumah di Kelurahan Tonja yakni Ni Wayan Pageh mengatakan selama tinggal bersama tiga anaknya, dirinya belum mampu memperbaiki rumahnya.

Di bulan Agustus 2026 ini ia resmi mendapat bantuan bedah rumah lewat Program Bedah Rumah. Pageh yang bekerja sebagai pemulung barang bekas hanya mendapat penghasilan Rp 500 ribu dalam sebulan.

“Proses pembenahan diawali petugas datang meninjau kondisi tempat tinggal kami kemudian rumah kami diusulkan untuk mendapat bantuan program bedah rumah. Bedah rumah senilai Rp 20 juta, dengan rincian Rp 17,5 juta untuk bahan bangunan dan Rp 2,5 juta untuk upah tukang. Selama pelaksanaan renovasi rumah, Pemkot Denpasar memfasilitasi kami tinggal di rumah kost,” jelasnya.

Hal yang sama juga diungkapkan penerima bantuan lainnya yakni I Made Suara, yang mengatakan rumahnya merupakan warisan dari orang tuanya dan belum pernah diperbaiki.

“Kami berterima kasih atas perhatian Pemerintah Pusat dan Pemkot Denpasar membantu kami membenahi tempat tinggal kami,” ungkapnya penuh suka cita. (eka/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

17 Personel Polresta Denpasar Raih Penghargaan, Kapolresta: Jadikan Prestasi sebagai Motivasi untuk Terus Berinovasi

Published

on

By

Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Leonardo David Simatupang memimpin langsung pemberian penghargaan kepada 17 personel berprestasi Polresta Denpasar.
PENGHARGAAN: Pemberian penghargaan personel berprestasi dipimpin langsung Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Leonardo David Simatupang, S.I.K., M.H., Senin (10/8/2026). (Foto: Hms Polresta Dps)

Denpasar, baliilu.com – Sebanyak 17 personel Polresta Denpasar menerima penghargaan atas prestasi dan dedikasi dalam pelaksanaan tugas kepolisian. Pemberian penghargaan tersebut dipimpin langsung Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Leonardo David Simatupang, S.I.K., M.H., Senin (10/8/2026).

Penghargaan diberikan berdasarkan Keputusan Kapolresta Denpasar Nomor Kep/47 s.d. 51/VIII/2026 tentang Penganugerahan Penghargaan bagi PNPP Polresta Denpasar Polda Bali yang berprestasi dalam pelaksanaan tugas kepolisian.

Dari 17 personel yang menerima penghargaan, sejumlah prestasi menonjol di antaranya diraih personel Seksi Humas Polresta Denpasar Iptu I Gede Adi Saputra Jaya, S.H., M.H., bersama enam personel Humas, memperoleh penghargaan sebagai terbaik kedua dalam keaktifan meng-upload laporan SPIT periode Januari hingga April 2026, dengan capaian sebanyak 2.881 laporan pada Rakernis Humas Jajaran Polda Bali Tahun 2026.

Penghargaan juga diberikan kepada Aiptu I Made Puja Wijana bersama satu personel Bag Ren, atas prestasi Polresta Denpasar sebagai Satwil terbaik ketiga dalam pelaporan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) Tahun Anggaran 2025.

Sementara itu, Aiptu I Putu Eka Septiandika, S.H., bersama dua personel Sat Samapta, mendapatkan penghargaan atas keberhasilan menemukan barang yang diduga narkotika saat melaksanakan pemeriksaan jam besuk tahanan pada Kamis, 9 Juli 2026. Temuan tersebut terjadi saat pemeriksaan terhadap pembesuk tahanan atas nama Riski Putra Mubaroh dan Muhamad Ilham Sempurna, selanjutnya Aiptu I Wayan Gede Nusarka Prayatna, Ps. Kasubsi Apk Sikeu Polresta Denpasar, serta Aiptu Yohanes Joko Susilo, Ps. Kasibsiyanma Sium Polresta Denpasar beserta 2 personelnya.

Dalam amanatnya, Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Leonardo David Simatupang menegaskan bahwa prestasi kerja bukan sekadar pencapaian individu, melainkan merupakan cerminan dedikasi, integritas, profesionalisme dan tanggung jawab dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Baca Juga  Rapat Finalisasi, Pansus DPRD Badung Bahas Raperda RPJPD Badung 2025-2045

Kapolresta juga menekankan bahwa setiap keberhasilan anggota Polri merupakan hasil kerja keras, disiplin, sinergi, serta komitmen dalam menjalankan tugas sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan dan Kode Etik Profesi.

“Prestasi kerja harus diwujudkan melalui pelayanan yang cepat, tepat, humanis dan transparan, penegakan hukum yang profesional dan berkeadilan, serta pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif. Kepercayaan masyarakat merupakan prestasi yang paling berharga dan harus terus kita pelihara melalui tindakan nyata,” tegas Kapolresta.

Kapolresta Denpasar juga mengajak seluruh personel agar menjadikan setiap tantangan sebagai peluang untuk meningkatkan kemampuan, kompetensi dan inovasi. Personel diminta tidak cepat berpuas diri atas capaian yang telah diraih, tetapi terus belajar, beradaptasi dengan perkembangan zaman dan memanfaatkan teknologi guna mendukung pelaksanaan tugas secara efektif serta akuntabel.

Kepada personel penerima penghargaan, Kapolresta menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya dan berharap prestasi tersebut dapat menjadi motivasi sekaligus teladan bagi personel lainnya.

“Jadikan keberhasilan tersebut sebagai motivasi untuk terus memberikan yang terbaik sekaligus menjadi teladan bagi rekan-rekan lainnya. Mari kita tumbuhkan budaya kerja yang berorientasi pada hasil, disiplin, loyal, bertanggung jawab dan menjunjung tinggi nilai-nilai Presisi dalam setiap pelaksanaan tugas,” tutupnya.

Pemberian penghargaan ini diharapkan semakin mendorong semangat seluruh personel Polresta Denpasar untuk meningkatkan profesionalisme, integritas dan kualitas pelayanan, sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

31 Pramuka Garuda Jadi Kekuatan Kontingen Buleleng Menuju Jamnas XII

Published

on

By

Wakil Ketua Orgakum Kwarcab Buleleng Putu Ariadi Pribadi melepas Kontingen Pramuka Buleleng menuju Jamnas XII dengan penyerahan bendera di Loby Atiti Wisma Kantor Bupati Buleleng.
DILEPAS: Kontingen Pramuka Buleleng saat dilepas secara langsung Wakil Ketua Bidang Organisasi, Hukum, dan Keuangan (Orgakum) Kwarcab Gerakan Pramuka Buleleng, Putu Ariadi Pribadi yang ditandai dengan penyerahan bendera kontingen di Loby Atiti Wisma Kantor Bupati Buleleng, Senin, (10/8). (Foto: Hms Buleleng)

Buleleng, baliilu.com – Bukan sekadar berangkat, 32 Pramuka Penggalang Buleleng membawa modal prestasi saat melangkah ke Jambore Nasional (Jamnas) XII Tahun 2026. Sebanyak 31 di antaranya telah menyandang penghargaan Pramuka Garuda, capaian yang menjadi bukti kuat hasil pembinaan sekaligus bekal untuk tampil percaya diri di tingkat nasional.

Kontingen Pramuka Buleleng ini dilepas secara langsung Wakil Ketua Bidang Organisasi, Hukum, dan Keuangan (Orgakum) Kwarcab Gerakan Pramuka Buleleng, Putu Ariadi Pribadi yang ditandai dengan penyerahan bendera kontingen di Loby Atiti Wisma Kantor Bupati Buleleng, Senin, (10/8).

Dalam sambutan Bupati Buleleng yang dibacakan Wakil Ketua Bidang Organisasi, Hukum, dan Keuangan (Orgakum) Kwarcab Gerakan Pramuka Buleleng, Putu Ariadi Pribadi, ditegaskan bahwa keberangkatan ke Jamnas bukan sekadar mengikuti kegiatan, tetapi menjadi kehormatan sekaligus tanggung jawab.

“Adik-adik tidak hanya membawa nama diri sendiri atau gugus depan masing-masing, tetapi juga membawa nama Kabupaten Buleleng dan Provinsi Bali di tingkat nasional,” pesannya.

Jamnas, lanjutnya, menjadi ruang penting bagi para peserta untuk mengasah karakter. Kemandirian, kedisiplinan, kepemimpinan, gotong-royong, persaudaraan dan kecintaan terhadap tanah air menjadi nilai yang harus dibawa pulang dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Karena itu, para peserta diminta tidak hanya mengejar prestasi, tetapi juga menjaga sikap selama berada di arena Jamnas. Mereka diharapkan mampu membangun persahabatan dengan Pramuka dari berbagai daerah sekaligus memperkenalkan Bali, khususnya Buleleng, sebagai daerah yang ramah, berbudaya dan berprestasi.

“Tunjukkan semangat terbaik, jaga nama baik daerah, dan pulanglah dengan membawa pengalaman, persahabatan, serta prestasi yang membanggakan,” pesan Bupati.

Sementara itu, Ketua Kontingen Buleleng, Sri Taurusia Wiryadi, mengatakan perjalanan menuju Jamnas XII telah dipersiapkan secara serius. Sebanyak 32 peserta terlebih dahulu melewati proses seleksi, pemusatan latihan, pembekalan dan pemantapan.

Baca Juga  Beri Pelayanan Berkualitas, Komisi IV DPRD Badung Gelar Raker Bersama RSD Mangusada

Persiapan tersebut tidak hanya diarahkan pada kemampuan teknis, tetapi juga membangun kesiapan fisik dan mental agar para peserta mampu menghadapi berbagai tantangan selama kegiatan.

“Seluruh peserta telah melalui proses seleksi, pemusatan latihan serta pembekalan atau pemantapan yang matang. Mereka tidak hanya disiapkan secara fisik dan mental, tetapi juga dibekali misi khusus untuk membawa nama baik dan kearifan lokal Bali, khususnya Buleleng di kancah nasional,” ujar Sri Taurusia. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca