Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Beri Pelayanan Berkualitas, Komisi IV DPRD Badung Gelar Raker Bersama RSD Mangusada

BALIILU Tayang

:

raker dprd badung
RAKER: Komisi IV DPRD Kabupaten Badung pada Kamis, 8 Januari 2026, saat menggelar rapat kerja bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Badung, Direktur RSD Mangusada, Dewan Pengawas, serta seluruh dokter spesialis RSD Mangusada yang berlangsung di Ruang Rapat Gosana II, Kantor DPRD Badung. (Foto: gs)

Badung, baliilu.com – Komisi IV DPRD Kabupaten Badung pada Kamis, 8 Januari 2026, menggelar rapat kerja bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Badung, Direktur RSD Mangusada, Dewan Pengawas, serta seluruh dokter spesialis RSD Mangusada. Rapat berlangsung di Ruang Rapat Gosana II, Kantor DPRD Badung, sebagai upaya meningkatkan kualitas dan daya saing pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

Rapat dipimpin Ketua Komisi IV DPRD Badung Nyoman Graha Wicaksana, didampingi Wakil Ketua Made Suwardana serta anggota Komisi IV lainnya, di antaranya I Putu Parwata, Nyoman Sudana, Ni Luh Putu Sekarini, dan Wayan Joni Pargawa. Dari pihak eksekutif hadir Kepala Dinas Kesehatan Badung dr. Made Padma Puspita, Sp.PD, Dewan Pengawas RSD Mangusada I Nyoman Adikarya Nugraha, S.Kep., Ns., MPH, Direktur RSD Mangusada dr. I Wayan Darta, serta para dokter spesialis.

Ketua Komisi IV DPRD Badung Nyoman Graha Wicaksana mengatakan rapat kerja tersebut dilaksanakan sebagai tindak lanjut atas aspirasi masyarakat terkait peningkatan mutu pelayanan di RSD Mangusada. Menurutnya, rumah sakit daerah memiliki peran strategis sebagai penyedia layanan kesehatan bagi masyarakat Badung.

Ia menyampaikan bahwa sektor kesehatan merupakan program mandatori pemerintah daerah. Oleh karena itu, peningkatan kualitas layanan kesehatan diharapkan dapat berkontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Dalam rapat tersebut, Komisi IV DPRD Badung mendorong agar Pemerintah Kabupaten Badung memprioritaskan penguatan layanan kesehatan strategis, seperti layanan jantung, stroke, kanker, uro-nefrologi, serta kesehatan ibu dan anak. Layanan tersebut dinilai sebagai kebutuhan dasar yang menjadi prioritas nasional.

Graha Wicaksana juga menyampaikan bahwa jumlah kunjungan pasien ke RSD Mangusada saat ini mencapai sekitar 700 hingga 1.000 pasien per hari. Kondisi tersebut berdampak pada kebutuhan sarana dan prasarana, termasuk peralatan medis, yang perlu disesuaikan dengan tingginya beban layanan. Ia berharap peningkatan fasilitas dapat diimbangi dengan optimalisasi sumber daya manusia yang sudah ada.

Baca Juga  Dewan Badung Dorong Perdes Pengelolaan Sampah

Dari hasil rapat kerja, Komisi IV DPRD Badung menyampaikan sejumlah rekomendasi kepada RSD Mangusada, antara lain: 1).Menetapkan layanan KJSU (Kanker, Jantung, Stroke, Uro-Nefrologi) serta Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) dan perbaikan Instalasi Gawat Darurat (IGD) sebagai layanan prioritas; 2). Meningkatkan kecepatan dan kepastian pelayanan, khususnya pada kasus gawat darurat dan jantung akut; 3). Memperkuat mutu klinis dan keselamatan pasien melalui kepatuhan terhadap SOP dan standar pelayanan medis; 4). Menerapkan pemantauan rutin Key Performance Indicator (KPI); 5). Meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pelatihan berkelanjutan dan sistem penghargaan berbasis kinerja; 6). Mengoptimalkan pemanfaatan teknologi informasi dan digitalisasi layanan; 7). Memperkuat jejaring kerja sama dan sistem rujukan; 8). Meningkatkan mutu pelayanan secara menyeluruh di RSD Mangusada; 9). Menguatkan sumber daya manusia sesuai kompetensi masing-masing; 10). Menerapkan tata kelola manajemen rumah sakit yang baik; 11). Mengusulkan kebutuhan sarana, prasarana, dan alat kesehatan sesuai rencana strategis bisnis rumah sakit periode Januari–Maret 2026; dan 12). Menegaskan komitmen pelayanan kepada masyarakat sesuai standar pelayanan yang berlaku.

Rekomendasi tersebut ditandatangani oleh Dewan Pengawas RSD Mangusada, Direktur RSD Mangusada, perwakilan dokter spesialis, serta diketahui oleh Ketua Komisi IV DPRD Badung.

Graha Wicaksana menyampaikan harapannya agar rekomendasi tersebut dapat dilaksanakan secara konsisten dan berkelanjutan sehingga RSD Mangusada mampu meningkatkan mutu pelayanan dan memperkuat perannya sebagai rumah sakit rujukan bagi masyarakat Kabupaten Badung.

Ia juga menekankan pentingnya pelayanan yang setara bagi seluruh pasien, baik pengguna BPJS maupun pasien umum, terutama dalam hal antrean, ketersediaan kamar, dan akses obat-obatan. DPRD Badung, kata dia, akan menjalankan fungsi pengawasan sesuai kewenangan yang dimiliki. (gs/bi)

Baca Juga  Ketua DPRD Badung Putu Parwata Terima Audiensi Majelis Jemaat Kasih Karunia Badung

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan

NEWS

Demer: Bali Siap Menjadi Wajah Baru Investasi Global Indonesia

Published

on

By

Anggota Komisi VI DPR RI Gde Sumarjaya Linggih di sela Kunjungan Kerja Komisi VI DPR RI di Surabaya, Jawa Timur.
KUNKER: Anggota Komisi VI DPR RI Gde Sumarjaya Linggih di sela Kunjungan Kerja Komisi VI DPR RI di Surabaya, Jawa Timur, Jumat (24/7/2026). (Foto: dpr.go.id)

Surabaya, Jatim, baliilu.com – Anggota Komisi VI DPR RI Gde Sumarjaya Linggih menilai Bali memiliki peluang besar menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru melalui implementasi Undang-Undang tentang Pusat Finansial Internasional Indonesia (UU PFII). Menurutnya, regulasi tersebut akan menjadi instrumen penting untuk menarik investasi langsung dari luar negeri (foreign direct investment/FDI) yang berdampak luas terhadap perekonomian nasional, sekaligus memperkuat posisi Bali sebagai gerbang investasi global.

“Pada prinsipnya kita sangat memerlukan sekali yang namanya foreign direct investment atau investasi langsung dari luar negeri, di mana itu nantinya akan menjadi sebuah kekuatan baru dalam perekonomian kita, untuk pertumbuhan kita, dan juga untuk Bali pada khususnya,” ujar Demer, sapaan akrabnya, di sela Kunjungan Kerja Komisi VI DPR RI di Surabaya, Jawa Timur, Jumat (24/7/2026).

Politisi Fraksi Partai Golkar itu menjelaskan, kehadiran pusat finansial internasional di Bali akan menciptakan efek berganda bagi perekonomian. Selain membuka peluang penyerapan produk-produk dalam negeri, kawasan tersebut juga diyakini mampu menyerap lebih banyak tenaga kerja serta mendorong masuknya investasi ke berbagai daerah yang memiliki potensi sumber daya alam maupun sumber daya manusia.

“Banyak hal nanti produksi yang akan diserap oleh kawasan daripada International Finance Center itu, dan juga tentu sumber daya manusia kita akan terserap. Bahkan investasinya tidak hanya di Bali, tetapi meluas ke seluruh Indonesia yang kaya akan potensi sumber daya alam maupun manusia,” jelasnya dikutip dari laman dpr.go.id.

Lebih lanjut, Demer menekankan bahwa pengembangan pusat finansial internasional harus menjadi momentum untuk menciptakan pemerataan pembangunan di Pulau Dewata. Ia mengingatkan agar kawasan tersebut tidak kembali terpusat di wilayah Sarbagita (Denpasar, Badung, Gianyar, dan Tabanan), melainkan diarahkan ke Bali Utara, Bali Timur, atau Bali Barat.

Baca Juga  Ketua DPRD Badung Putu Parwata Siap Fasilitasi HUT Ke-22 Kaum Bapak PBKW GKPB Se-Bali

“Pertumbuhan di Bali saat ini tidak merata, hanya di selatan saja. Saya minta financial center itu keberadaannya jangan di kawasan Sarbagita, tetapi mengarah ke wilayah Bali Utara, Bali Timur, dan Bali Barat agar tercipta pertumbuhan yang berkualitas,” tegasnya.

Menurut Demer, pemerataan investasi juga harus dibarengi dengan pembangunan infrastruktur strategis. Ia menilai kapasitas Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai sudah mendekati batas maksimal sehingga diperlukan bandara baru untuk mendukung mobilitas pelaku bisnis dan wisatawan mancanegara.

“Kapasitas Bandara Ngurah Rai saat ini sudah sangat penuh, sehingga perlu segera ada airport baru untuk menunjang pergerakan bisnis dan wisatawan internasional. Dengan daya tarik pariwisata serta reputasi Bali di kancah dunia, saya sangat optimistis kawasan finance center ini akan dipercaya oleh para pelaku bisnis internasional,” pungkasnya. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Hari Kedua Lovina Festival, Gemarikan Jadi Daya Tarik Pengunjung

Published

on

By

Suasana hari kedua Lovina Festival dengan sajian kuliner olahan ikan laut Gemarikan di Pantai Tasik Madu, Lovina, Buleleng.
Suasana hari kedua Lovina Festival dengan sajian Gemarikan. (Foto: Hms Buleleng)

Buleleng, baliilu.com – Setelah resmi dibuka oleh Bupati Buleleng kemarin, Hari kedua Lovina Festival digelar Gemar Makan Ikan (Gemarikan) yang menyediakan 500 porsi makanan dari olahan ikan bertempat di Pantai Tasik Madu Lovina. Demikian disampaikan Kepala Dinas Pertanian, Perikanan dan Ketahanan Pangan (Distankan) Kabupaten Buleleng Gede Melandrat, Sabtu (25/7).

Kadis Melandrat lanjut menjelaskan bahwa rangkaian Lovina Festival hari kedua menyediakan kuliner laut yaitu olahan ikan berupa bakso, sate, ikan panggang sebanyak 500 porsi dengan tujuan untuk mensosialisasikan kepada masyarakat agar gemar makan ikan laut, karena seperti diketahui gizi ikan laut itu sangat tinggi.

“Ini upaya promosi kita untuk perbaikan gizi masyarakat utamanya anak-anak, ibu hamil dan orang tua, karena kandungan gizi protein ikan laut sangat baik bagi tumbuh kembang anak dan tentu dapat mencegah stunting,” ujarnya.

Kadis Lingkungan Hidup ini menambahkan, tema Lovina Festival sekarang selaras dengan aktivitas bahari wilayah Buleleng yang memiliki garis pantai terpanjang. Dengan potensi laut yang dimiliki berlimpah, melalui kegiatan inilah kita mengajak seluruh masyarakat untuk gemar makan ikan laut beserta olahannya.

Salah satu pengunjung bernama Sri Yulianti mengatakan acara Lovina sangat keren, konsepnya sangat berbeda dari tahun-tahun sebelumnya dengan berbagai inovasi.

Disinggung terkait menu gemarikan, Yuli mengakui sangat suka dengan olahan ikan laut terutama sate.”Masakan Bali sangat suka, karena bumbunya, sate ini sangat menggoda dengan bumbunya enak banget pasti,” imbuhnya.

Di akhir Yulianti menilai suasana Lovina saat ini sudah tertata dengan baik, menurutnya kawasan ini sangat bagus terutama saat sunsetnya, keren sekali. Ia berharap event Lovina Festival makin bagus lagi kedepannya. (gs/bi)

Baca Juga  Ketua DPRD Badung Komit Bangkitkan UMKM di Badung

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Bupati Tabanan Komang Gede Sanjaya Sampaikan Duka Mendalam atas Peristiwa di Juwuk Legi, Baturiti

Published

on

By

Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya bersama Wakil Bupati Dirga.
Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya bersama Wabup Dirga. (Foto: dok)

Tabanan, baliilu.com – Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya, menyampaikan rasa duka cita dan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas peristiwa yang terjadi di Banjar Juwuk Legi, Desa Batunya, Kecamatan Baturiti, yang mengakibatkan hilangnya nyawa salah seorang warga.

“Sebagai Bupati Tabanan, sekaligus sebagai bagian dari masyarakat Tabanan, saya turut prihatin dan berbela sungkawa sedalam-dalamnya atas musibah ini. Kehilangan satu nyawa adalah duka bagi kita semua. Doa dan simpati kami menyertai keluarga yang ditinggalkan serta seluruh pihak yang terdampak,” ujar Sanjaya.

Menurutnya, peristiwa ini menjadi pengingat bagi seluruh elemen masyarakat akan pentingnya menjaga nilai-nilai kemanusiaan, keamanan, serta keharmonisan kehidupan bermasyarakat yang selama ini menjadi kekuatan Tabanan.

Di tengah suasana duka, Bupati Sanjaya mengajak masyarakat untuk tetap tenang dan mempercayakan sepenuhnya penanganan perkara kepada aparat penegak hukum.

“Indonesia adalah negara hukum. Sebagai masyarakat yang menjunjung tinggi adat, etika, dan nilai-nilai susila, mari kita bersama-sama menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Berikan ruang kepada aparat yang berwenang untuk bekerja secara profesional sehingga nantinya dapat menghasilkan keputusan yang adil sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku,” tegasnya.

Sebagai wujud kepedulian dan kehadiran pemerintah di tengah masyarakat yang sedang mengalami musibah, Pemerintah Kabupaten Tabanan juga telah menyiapkan santunan bagi keluarga korban yang terdampak sebagai bentuk tali kasih. Santunan tersebut merupakan ungkapan empati dan perhatian pemerintah kepada keluarga yang tengah menghadapi masa sulit.

Bupati Sanjaya berharap seluruh masyarakat Tabanan tetap menjaga persatuan, saling menghormati, serta tidak mudah terprovokasi oleh berbagai informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya. Ia mengajak semua pihak untuk bersama-sama menciptakan suasana yang kondusif, sehingga proses hukum dapat berlangsung dengan baik dan kehidupan bermasyarakat kembali berjalan dalam semangat kebersamaan, kedamaian, dan saling menghargai. (gs/bi)

Baca Juga  Wabup Suiasa Sampaikan 4 Ranperda Dalam Rapat Paripurna DPRD Badung 

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca