Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Denpasar Raih Penghargaan Nasional Pengukuran IKK

Walikota Jaya Negara Dorong Lahirkan Kebijakan Hadirkan Manfaat

Loading

BALIILU Tayang

:

lpd denpasar
RAIH PENGHARGAAN: Pemkot Denpasar meraih Penganugerahan Pengukuran IKK Tahun 2025. Penghargaan diterima langsung Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara pada Selasa (25/11) di Surabaya. (Foto: Hms Dps)

Surabaya, baliilu.com – Pemerintah Kota Denpasar kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Kali ini, Denpasar meraih Penganugerahan Pengukuran Indeks Kualitas Kebijakan (IKK) Tahun 2025 dari Lembaga Administrasi Negara (LAN) Republik Indonesia.

Penghargaan diterima langsung Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara dan diserahkan oleh Kepala Badan Administrasi Negara RI, Muhammad Taufiq pada Selasa (25/11) di Grand Ballroom Hotel Novotel Samator, Surabaya.

Hadir pula Stafsus Menpan-RB, Tasdik Kinanto, Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi dan perwakilan sejumlah Kementerian. Wali Kota Denpasar turut didampingi Kabag Hukum Setda Kota Denpasar, Komang Lestari Kusuma Dewi.

Dari Data Hasil Pengukuran IKK instansi yang telah berpartisipasi dalam Pengukuran Nasional IKK Tahun 2025, Pemkot Denpasar masuk kedalam Kualifikasi Unggul Kategori Pemerintah Kota dengan nilai IKK Instansi 92,31.

Di sela-sela menerima penghargaan, Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara berbangga atas capaian Kota Denpasar meraih Penghargaan Pengukuran IKK Tahun 2025.

Menurut Jaya Negara, Pemkot Denpasar terus berupaya memperbaiki penyusunan kebijakan. Sehingga dalam pelaksanaannya mampu melahirkan bentuk kebijakan berupa Perda dan Perwali yang diterapkan dengan baik sehingga berkemanfaatan bagi masyarakat.

“Penghargaan ini jadi bukti kebijakan yang dilaksanakan Pemkot Denpasar berjalan baik berupa Perda dan Perwali sudah sesuai prosedur,” terang Jaya Negara.

Kepala Badan Administrasi Negara RI, Muhammad Taufiq menjelaskan Penganugerahan IKK sebagai upaya mendukung keberhasilan pencapaian Reformasi Birokrasi Nasional. LAN RI menyelenggarakan penilaian IKK Tahun 2025 sebagai indeks dalam penilaian Reformasi Birokrasi di seluruh Instansi Pemerintah.

“Penganugerahan IKK diselenggarakan oleh LAN RI untuk mengapresiasi instansi pemerintah baik Kementerian, Lembaga dan Pemerintah Daerah yang berhasil mencapai kualifikasi unggul dalam pengukuran IKK,” ujarnya.

Baca Juga  Inovasi Perumda Air Minum Tirta Sewakadarma Tingkatkan Pelayanan Bagi Pelanggan

Lebih lanjut disampaikan, pengukuran dilakukan terhadap produk hukum daerah yang diundangkan pada 2022 hingga tahun 2024 dengan memenuhi sejumlah aspek penilaian. Tahapan Penilaian dimulai dari Pengukuran Mandiri dilanjutkan Analisis Meja berlanjut penilaian dan validasi oleh tim ahli.

Berdasarkan penghitungan pelaksanaan Pengukuran Nasional Indeks Kualitas Kebijakan (IKK) Tahun 2025, diikuti 548 instansi yang dibagi menjadi dua klaster yakni klaster partisipasi penuh berjumlah 468 instansi dan klaster commited participant yakni berjumlah 80 instansi.

“Dinilai 1379 obyek pengukuran tersebar disejumlah sektor. Di tahun 2025 ini, 6,41 persen instansi meraih kualifikasi unggul,” ujar Taufiq.

Sementara Kabag Hukum Setda Kota Denpasar, Komang Lestari Kusuma Dewi menjelaskan IKK merupakan salah satu bentuk penilaian untuk mengukur kualitas kebijakan pemerintah yang dilakukan oleh Lembaga Administrasi Negara.

“Indikator penilaian dalam pengukuran IKK terdiri dari empat aspek yakni aspek perencanaan, penyusunan/perumusan, implementasi, dan evaluasi kebijakan.

Capaian Penilaian IKK menjadi salah satu indikator dalam pencapaian Reformasi Birokrasi yaitu dalam aspek Deregulasi Kebijakan,” jelasnya.

Lebih lanjut disampaikan, pengukuran IKK secara nasional dilakukan pertama kali Tahun 2021 dan dilaksanakan setiap dua tahun sekali. Pemerintah Kota Denpasar secara rutin telah mengikuti Pengukuran IKK. Untuk capaian hasil yang diperoleh atas pengukuran IKK Pemerintah Kota antara lain tahun 2023 sebesar 90.61 yaitu kategori sangat baik alias Peringkat 1 Nasional Kategori Pemerintah Daerah serta di Tahun 2025 dengan kategori unggul dengan nilai IKK Instansi 92,31.

Lebih lanjut dijelaskan, pengukuran IKK di Pemkot Denpasar dikoordinasikan oleh Bagian Hukum Setda Kota Denpasar dengan melibatkan perangkat daerah terkait dalam pemenuhan data dukung dan indikator. Pada tahun 2025, terdapat tiga produk hukum yang menjadi objek pengukuran. Yakni, Perda Nomor 11 Tahun 2022 tentang Pelindungan dan Pemenuhan Hak Penyandang Disabilitas, Perda Nomor 8 Tahun 2023 tentang Penyelenggaraan Pengelolaan Sampah, dan Perwali Nomor 51 Tahun 2022 tentang Pedoman Pengelolaan Daya Tarik Wisata di Kawasan Pesisir Sanur.

Baca Juga  Pimpin Apel HUT Satpol PP dan Satlinmas, Sekda Alit Wiradana Dorong Tingkatkan Profesionalitas dan Kompetensi

“Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas penyusunan kebijakan daerah yang akuntabel dan berorientasi pada kepentingan masyarakat,” pungkasnya. (eka/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan

NEWS

Bupati Adi Arnawa Jajaki Dukungan Teknis Pemerintah Inggris Atasi Kemacetan Badung

Published

on

By

Bupati Adi Arnawa menerima kunjungan delegasi Kedutaan Besar Inggris di Ruang Kriya Gosana I, Puspem Badung
TERIMA KUNJUNGAN: Bupati Adi Arnawa menerima kunjungan resmi delegasi Kedutaan Besar Inggris ke Puspem Badung, Jumat (21/8). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Pemkab Badung berkomitmen menjaga daya saing wilayah sebagai destinasi wisata utama dunia. Sebagai langkah konkret mengurai masalah perkotaan, Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa gencar menjajaki langkah inovatif guna mempercepat penanganan kemacetan lalu lintas sekaligus meningkatkan kenyamanan wisatawan.

Komitmen tersebut mendapat perhatian Pemerintah Inggris, ditandai kunjungan resmi delegasi Kedutaan Besar Inggris ke Puspem Badung. Delegasi dipimpin Minister Counsellor for Development, Peter Rajadiston, bersama tim teknis serta mitra pelaksana dari PwC di Ruang Kriya Gosana I, Puspem Badung, Jumat (21/8).

Bupati Adi Arnawa didampingi Asisten I Bidang Pemerintaha dan Kesra Luh Suryaniti, Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan I Made Agus Aryawan, Asisten III Bidang Administrasi Umum I Wayan Wijana, Kadis PUPR I Nyoman R Karyasa, Kadis Perhubungan AA Gde Rahmadi, serta Kabag Kerja Sama Ida Ayu Yutri Indahgustari. Kedua pihak menjajaki kerja sama pengembangan infrastruktur hijau, transportasi berkelanjutan, dan penataan mobilitas perkotaan.

Bupati Adi Arnawa mengapresiasi kunjungan ini sebagai energi positif untuk mempercepat transformasi sistem transportasi daerah agar lebih modern dan ramah lingkungan. “Kami terbuka terhadap kerja sama yang memberikan solusi konkret bagi persoalan transportasi, kemacetan, dan infrastruktur hijau. Kami harap kerja sama ini tidak berhenti pada diskusi, melainkan diwujudkan dalam program aksi nyata yang bermanfaat bagi masyarakat dan pariwisata Badung,” ucapnya.

Fokus utama Pemkab Badung saat ini adalah mempercepat penataan moda transportasi dan kelancaran arus lalu lintas, khususnya di kawasan pariwisata Kuta. Langkah tersebut diarahkan pada penyediaan kantong parkir terpusat, penertiban jalur umum dari parkir liar, penataan pedestrian, hingga pengembangan transportasi publik rendah emisi karbon.

Menurut Adi Arnawa, sterilisasi ruang jalan merupakan prasyarat utama yang wajib diselesaikan sebelum melangkah pada penerapan moda transportasi publik berbasis jalur khusus, termasuk rencana pengembangan massal berbasis trem.

Baca Juga  Pasien Sembuh Naik 210 Orang di Denpasar, Kasus Positif Covid-19 Bertambah 590 Orang

“Langkah awal kami adalah mengamankan ruang jalan dari parkir liar. Transportasi publik tidak akan efektif jika langsung diterapkan tanpa jalur khusus yang steril dari kemacetan jalur umum. Jika ruang jalan sudah steril, barulah kita terapkan moda transportasi khusus tersebut,” tegasnya.

Guna mendukung kebijakan itu, Pemkab mematangkan persiapan sejumlah kantong parkir terpadu (center park). Beberapa lahan strategis di kawasan pariwisata dan pusat perbelanjaan sedang disiapkan untuk mendukung skema parkir terpusat ini guna mengurangi penggunaan badan jalan sehingga pergerakan kendaraan serta pejalan kaki lebih tertib.

Kunjungan delegasi Inggris ini merupakan tindak lanjut Strategic Partnership Indonesia-Inggris, sekaligus berkaitan dengan kunjungan kerja Gubernur Bali ke Inggris dalam rangka London Climate Action Week. Inggris berkomitmen memberikan bantuan teknis untuk pengembangan kawasan rendah emisi atau Ultra Low Emission Zone (ULEZ) serta mendukung transisi menuju sistem transportasi publik rendah karbon.

Minister Counsellor for Development Kedutaan Besar Inggris, Peter Rajadiston, menegaskan komitmen negaranya mendukung mobilitas berkelanjutan di Badung yang memiliki posisi strategis bagi pariwisata Bali.

“Kabupaten Badung memegang peran kritis dalam perekonomian dan pariwisata Bali. Kami sangat kagum dengan visi Bapak Bupati serta prioritasnya yang jelas mengenai mobilitas perkotaan berkelanjutan. Melalui kemitraan strategis ini, Pemerintah Inggris berkomitmen penuh mendukung upaya Badung mengembangkan solusi transportasi rendah karbon dan infrastruktur hijau demi masa depan berkelanjutan,” jelas Peter.

Sinergi internasional ini diharapkan memperkuat kolaborasi ke depan guna menghadirkan solusi sistem transportasi yang tertata, hijau, dan ramah lingkungan, sekaligus memperkokoh posisi Badung sebagai destinasi wisata kelas dunia yang adaptif terhadap tantangan iklim. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Bupati Adi Arnawa Apresiasi Langkah PLN ES Perkuat Infrastruktur Kelistrikan TPST Badung

Published

on

By

Bupati Adi Arnawa menerima rombongan PLN ES di Ruang Nayaka Gosana I, Puspem Badung
TERIMA ROMBONGAN: Bupati Wayan Adi Arnawa saat menerima rombongan PT. PLN di Ruang Nayaka Gosana I, Puspem Badung, Jumat (21/8). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Pemerintah Kabupaten Badung memberikan apresiasi tinggi terhadap komitmen PT PLN Electricity Services (PLN ES) dalam memperkuat keandalan sistem kelistrikan di wilayah Kabupaten Badung. Langkah strategis ini dinilai krusial dalam mendukung akselerasi program pengelolaan sampah berbasis sumber serta menunjang pertumbuhan investasi pariwisata yang berkelanjutan di daerah tersebut.

Apresiasi mendalam tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa di sela-sela acara peresmian Operation and Maintenance (O&M) kelistrikan fasilitas pengelolaan sampah, Jumat (21/8). Kegiatan yang berlangsung di Ruang Nayaka Gosana I, Puspem Badung tersebut sekaligus dirangkaikan dengan penyerahan bantuan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) dari PLN ES kepada pihak pemerintah daerah.

Acara penting ini turut dihadiri oleh sejumlah pejabat teras di lingkungan Pemkab Badung, antara lain Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan I Made Agus Aryawan, Asisten III Bidang Administrasi Umum I Wayan Wijana, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (LHK) Made Rai Warastuthi, serta Kepala Bagian Administrasi Pembangunan I Putu Eka Parmana. Sementara dari pihak PLN, hadir Direktur Utama PLN ES Susiana Mutia beserta jajaran manajemen, serta General Manager PT. PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Bali Ajrun Karim.

Dalam sambutannya, Bupati I Wayan Adi Arnawa menyambut hangat kedatangan jajaran direksi dan manajemen PLN Group. Ia secara khusus menyampaikan rasa terima kasih atas kontribusi nyata PLN ES yang dinilai hadir pada momentum yang tepat, di saat Pemkab Badung tengah gencar berupaya mempercepat penanganan masalah sampah.

“Kami menghaturkan terima kasih atas bantuan PLN ES. Kehadiran teman-teman sangat membantu, karena kemarin kami sempat terkendala kesiapan mesin dan pasokan listriknya. Dengan kehadiran PLN ES, astungkara semua ini dapat menjadi solusi nyata bagi kendala yang kami hadapi di lapangan,” ujarnya.

Baca Juga  Bank Sampah Dharma Laksana Fasilitasi Kader PKK Lingkungan Kaja Panjer Lakukan Pemilahan Sampah Berbasis Sumber

Lebih lanjut, Adi Arnawa membeberkan bahwa jaminan keandalan sektor kelistrikan memegang peranan sangat vital dari operasional seluruh fasilitas pengelolaan sampah di Badung. Saat ini, Pemkab fokus mengoptimalkan pengelolaan sampah langsung dari sumber demi menghentikan pembuangan ke TPA Suwung. Parameter keberhasilan lingkungan Badung adalah kemandirian mengolah sampah domestik tanpa bergantung pada pihak luar.

Dinas LHK Badung telah berhasil mengimplementasikan sistem baru tersebut. Sampah yang masuk kini langsung dipilah dan diproses secara produktif. Sampah plastik dikonversi menjadi materi Refuse Derived Fuel (RDF) sebagai bahan bakar alternatif, sedangkan sampah organik diolah secara higienis menjadi pupuk kompos bernilai guna.

“Melalui hilirisasi ini, sampah tidak lagi menjadi beban, melainkan sesuatu yang bermanfaat dan bernilai ekonomi. Tadi saya mengecek ke lapangan, kondisinya kini jauh berbeda, sudah sangat lapang dan bersih, tidak seperti beberapa waktu lalu saat sampah masih menumpuk karena belum dikelola dengan baik. Perkembangan ini membuat saya senang,” imbuh Bupati.

Ia mengakui, kebijakan penutupan TPA Suwung sempat memicu kekhawatiran. Namun, tantangan tersebut memicu Pemkab Badung menjadikan wilayahnya sebagai pilot project nasional penanganan sampah berbasis sumber dengan metode pemilahan ketat. Upaya masif ini membuahkan hasil positif, di mana tingkat kesadaran masyarakat memilah sampah rumah tangga diklaim menyentuh angka 70 hingga 80 persen. Bupati berharap kolaborasi dengan PLN ES diperkuat di masa mendatang.

Direktur Utama PLN ES, Susiana Mutia, menyampaikan terima kasih atas kepercayaan Pemkab Badung. Susiana memaparkan bahwa PLN ES mengemban mandat khusus di bidang layanan ketenagalistrikan, mencakup pembangunan infrastruktur jaringan baru, pemeliharaan berkala, hingga penyediaan solusi kelistrikan terintegrasi.

“Kami mengucapkan terima kasih diberi kepercayaan. Kami menyiapkan instalasi kelistrikan di TPST yang kapasitasnya 1 MW, nanti akan ditambah daya menjadi 3 MW,” jelasnya.

Baca Juga  Kota Denpasar Siap Dukung Implementasi Sertifikat Elektronik

Sementara itu, GM PLN UID Bali Ajrun Karim menegaskan kondisi kelistrikan di Kabupaten Badung dalam status aman dan surplus untuk menopang aktivitas masyarakat serta investasi. Pelayanan kelistrikan di Badung berada di bawah koordinasi UP3 Bali Selatan dengan total basis pelanggan menembus angka 396.517 pelanggan. Sekitar 18,9 persen merupakan pelanggan tegangan menengah (TM) yang menyerap 61 persen pasokan listrik.

“Ini bukti industri dan pariwisata di Badung tumbuh pesat. Kami menjamin pasokan listrik sangat siap menerima investor baru,” tutupnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Buka Singasari Expo IV, Bupati Badung Dorong Ekonomi Kerakyatan dan Kelestarian Budaya Blahkiuh

Published

on

By

Bupati Adi Arnawa membuka Singasari Expo IV di Lapangan Kopral I Wayan Surem, Desa Blahkiuh
BUKA SINGASARI EXPO: Bupati Adi Arnawa, saat membuka kegiatan Singasari Expo IV Tahun 2026 di Lapangan Kopral I Wayan Surem, Desa Blahkiuh, Kecamatan Abiansemal, Kamis (20/8). (Foto: bi)

Badung, baliilu.com – Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa, secara resmi membuka kegiatan Singasari Expo IV Tahun 2026 di Lapangan Kopral I Wayan Surem, Desa Blahkiuh, Kecamatan Abiansemal, Kamis (20/8). Pembukaan agenda tahunan masyarakat Desa Blahkiuh ini ditandai dengan pemukulan gong oleh Bupati.

Dalam sambutannya, Bupati Badung menyampaikan apresiasi mendalam atas terselenggaranya kegiatan ini. Ia menegaskan bahwa Singasari Expo merupakan momentum strategis untuk memperkuat peran Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), memajukan sanggar seni, serta melestarikan nilai-nilai adat dan budaya daerah.

“Saya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pemerintah Desa Blahkiuh bersama Karang Taruna Singasari Blahkiuh atas terselenggaranya kegiatan ini secara berkelanjutan. Singasari Expo bukan sekadar ajang hiburan, melainkan sarana pengembangan ekonomi masyarakat dan pelestarian budaya yang sangat berharga,” ungkap Adi Arnawa.

Ia menambahkan, kegiatan ini memberikan ruang luas bagi pelaku UMKM lokal untuk memperluas pasar, meningkatkan daya saing produk unggulan, serta mengenalkan potensi wilayah kepada masyarakat luas. Langkah ini sejalan dengan komitmen Pemkab Badung dalam mendorong pembangunan berbasis kearifan lokal dan pemberdayaan masyarakat.

Selain dukungan dana, Adi Arnawa juga memaparkan rencana strategis Pemkab Badung untuk membangun lapangan sepak bola dan taman kota di Desa Blahkiuh. Fasilitas tersebut diproyeksikan menjadi ruang publik yang layak untuk sarana olahraga, rekreasi keluarga, sekaligus pusat kegiatan sosial masyarakat.

“Semoga Singasari Expo senantiasa berkelanjutan, mampu menggerakkan roda perekonomian masyarakat, serta menjaga kelestarian seni dan budaya lokal di Kabupaten Badung, khususnya di Desa Blahkiuh,” harapnya.

Sementara itu, Perbekel Desa Blahkiuh, IB Gede Mahatma Nanda Manuaba, menyatakan dalam laporannya bahwa Singasari Expo terbukti memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan perekonomian desa. Eksibisi ini dirancang khusus sebagai wadah pemberdayaan bagi pelaku UMKM, kelompok sanggar seni, serta pengembangan potensi unggulan desa secara menyeluruh.

Baca Juga  Pasien Sembuh Naik 210 Orang di Denpasar, Kasus Positif Covid-19 Bertambah 590 Orang

Acara pembukaan ini turut dihadiri oleh Anggota DPRD Badung I Gusti Ngurah Saskara, Plt. Camat Abiansemal bersama unsur Tripika Kecamatan Abiansemal, Bendesa Adat Blahkiuh, serta jajaran tokoh masyarakat setempat. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca