Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Menteri LH, Gubernur Koster, dan Kepala Daerah Bali Bahas Antisipasi Penanganan Sampah Pasca-Penutupan TPA Suwung

BALIILU Tayang

:

penutupan TPA Suwung
PERTEMUAN: Menteri Lingkungan Hidup RI Hanif Faisol Nurofiq melakukan pertemuan dengan Gubernur Bali Wayan Koster bersama Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara, Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa, serta Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta terkait penutupan TPA Suwung, Senin (29/12/2025) di Ruang Wiswa Sabha Madya, Kantor Gubernur Bali. (Foto: Hms Pemprov Bali)

Denpasar, baliilu.com – Mengantisipasi penanganan sampah, khususnya di wilayah Kota Denpasar dan Kabupaten Badung pasca-penutupan TPA Suwung pada 1 Maret 2026 mendatang, Menteri Lingkungan Hidup RI Hanif Faisol Nurofiq bertemu dengan Gubernur Bali Wayan Koster, Senin (29/12/2025).

Pertemuan yang berlangsung di Ruang Wiswa Sabha Madya, Kantor Gubernur Bali tersebut juga dihadiri jajaran deputi Kementerian Lingkungan Hidup RI, Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara, Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa, serta Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta.

Kepada awak media usai pertemuan, Gubernur Koster menyampaikan bahwa penutupan TPA Suwung mulai 1 Maret 2026 telah diputuskan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan tidak dapat ditunda lagi.

“Dalam pertemuan tadi, kami mendapat arahan dari Bapak Menteri agar menyiapkan langkah-langkah dalam dua bulan ke depan. Sehingga saat TPA Suwung ditutup, sudah tersedia solusi untuk mengatasi persoalan sampah, khususnya di wilayah Kota Denpasar dan Kabupaten Badung,” ujarnya.

Terkait pemanfaatan TPA di Kabupaten Bangli sebagai alternatif selama proses pembangunan proyek Waste to Energy (WtE), Gubernur Bali dua periode ini menjelaskan bahwa langkah pertama yang akan dilakukan adalah optimalisasi penanganan sampah di hulu oleh Pemerintah Kota Denpasar dan Pemerintah Kabupaten Badung. Upaya tersebut antara lain melalui pemanfaatan teba modern, TPS-3R, dan TPST.

“Upaya ini diharapkan mampu mengoptimalkan penanganan sampah di hulu. Sementara sisanya sedang dipersiapkan TPA di Bangli yang hanya akan digunakan sebagai tempat penampungan sementara,” jelasnya.

Gubernur Koster menambahkan, sesuai dengan peraturan daerah, TPA yang berlokasi di Desa Landih memang bukan berstatus sebagai TPA regional. Namun terdapat ketentuan yang memungkinkan Kabupaten Bangli bekerja sama dengan daerah lain, dalam hal ini Kota Denpasar dan Kabupaten Badung.

Baca Juga  Tindak Lanjuti Arahan Gubernur Koster, Pemprov Bali Siapkan Mekanisme Gas LPG 3 Kg Murah di Masyarakat

Sementara itu, Menteri Lingkungan Hidup RI Hanif Faisol Nurofiq menyampaikan bahwa dalam pertemuan tersebut dirinya mendapatkan penjelasan secara rinci dari Gubernur Bali, Walikota Denpasar, dan Bupati Badung terkait langkah-langkah yang diambil dalam menyikapi dorongan pemerintah pusat untuk transformasi tata kelola sampah di Bali.

“Kami rapat bersama Gubernur, Walikota Denpasar, serta Bupati Badung dan Bangli untuk menyikapi pelaksanaan transformasi TPA Suwung hingga menjadi fasilitas WtE, yang diperkirakan memerlukan waktu sekitar dua tahun,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa penanganan sampah di Bali tidak boleh dilakukan secara setengah-setengah, mengingat Bali merupakan destinasi pariwisata dunia. Oleh karena itu, selama masa transisi penutupan TPA Suwung hingga terwujudnya pengolahan sampah menjadi energi, optimalisasi penanganan sampah di hulu harus terus didorong.

“Kami telah melihat banyak praktik terbaik. Ini yang harus kita pacu. Sementara residu yang tidak dapat tertangani akan kita carikan alternatif,” ungkapnya.

Menteri Hanif juga menegaskan bahwa penutupan TPA Suwung bukan merupakan indikator kelalaian pemerintah dalam menangani persoalan sampah.

“Penanganan sampah harus dilakukan dengan sangat hati-hati. Salah satu alternatifnya adalah revitalisasi TPA di Kabupaten Bangli. Kita hanya memiliki waktu sekitar dua bulan untuk melakukan peningkatan fasilitas TPA tersebut agar dapat digunakan sementara, sambil menunggu rampungnya proyek WtE,” tambahnya.

Ia menyadari bahwa pemanfaatan TPA di Bangli akan menimbulkan sejumlah konsekuensi. Oleh karena itu, untuk meminimalkan pengiriman sampah ke Bangli, optimalisasi penanganan sampah di hulu menjadi prioritas utama. Menurutnya, apabila sampah dapat dikelola dengan membangun kultur baru, Bali akan memiliki fondasi yang sangat kuat sebagai daerah tujuan wisata.

Denpasar Bangun TPS-3R Tingkat Desa, Badung Dorong Penanganan Sampah di Hulu

Baca Juga  Pembangunan Jalan Tol Gilimanuk-Mengwi Mulai Direalisasikan, Diberi Nama Tol Jagat Kerthi Bali

Sementara itu, Walikota Denpasar dan Bupati Badung dalam pertemuan tersebut memaparkan sejumlah upaya optimalisasi pengelolaan sampah di hulu.

Kota Denpasar terus berupaya menambah fasilitas teba vertikal, tabung komposter, serta bank sampah. Pada zona tengah, Pemerintah Kota Denpasar mendorong pembangunan TPS-3R di tingkat desa, sedangkan pengelolaan sampah di hilir ditangani melalui TPST.

Dari berbagai upaya tersebut, Walikota Jaya Negara menyebutkan bahwa masih terdapat sekitar 57 persen sampah di Kota Denpasar yang membutuhkan penanganan lebih lanjut. Sementara itu, Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menyoroti mulai tumbuhnya kesadaran masyarakat Badung dalam penanganan sampah di hulu.

Terkait rencana pemanfaatan TPA di Bangli sebagai lokasi pembuangan sementara selama masa transisi, Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta menyampaikan bahwa pihaknya masih perlu mencermati lebih lanjut karena baru menerima paparan dari Menteri Lingkungan Hidup.

Meski demikian, ia menyambut baik langkah-langkah yang dilakukan Pemerintah Kota Denpasar dan Kabupaten Badung dalam mengoptimalkan penanganan sampah menjelang penutupan TPA Suwung.

“Bali sebagai daerah berbasis pariwisata memerlukan solusi alternatif jangka pendek. Syukur-syukur tidak banyak sampah yang harus dibawa ke Bangli,” ujarnya.

Terkait rencana tersebut, Bupati Sedana Arta juga akan melakukan sosialisasi kepada berbagai komponen masyarakat guna mengantisipasi potensi persoalan di kemudian hari. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan

NEWS

Usai Ditempa di Rindam IX/Udayana, Pangdam Lantik 235 Bintara Infanteri, Siap Mengabdi untuk Negeri

Published

on

By

Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto memimpin Upacara Penutupan Dikmaba Infanteri Gelombang II TA 2026 di Lapangan Wira Yudha Bhakti Rindam IX/Udayana, Tabanan.
PENUTUPAN: Upacara Penutupan Dikmaba Infanteri Gelombang II TA 2026 yang dipimpin langsung oleh Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto di Lapangan Wira Yudha Bhakti Rindam IX/Udayana, Tabanan, Selasa (11/8/2026). (Foto: Pendam IX)

Tabanan, baliilu.com – Sebanyak 235 prajurit muda resmi menyandang pangkat Sersan Dua (Serda) setelah dinyatakan lulus Pendidikan Pertama Bintara Infanteri TNI AD Gelombang II Tahun Anggaran 2026. Momen bersejarah tersebut ditandai dengan Upacara Penutupan Dikmaba Infanteri Gelombang II TA 2026 yang dipimpin langsung oleh Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto di Lapangan Wira Yudha Bhakti Rindam IX/Udayana, Tabanan, Selasa (11/8/2026).

Dalam amanatnya, Pangdam IX/Udayana menyampaikan ucapan selamat kepada 235 Bintara yang telah berhasil menyelesaikan seluruh rangkaian Pendidikan Pertama Bintara Infanteri TNI AD Gelombang II TA 2026 dan resmi dilantik menjadi prajurit TNI Angkatan Darat dengan pangkat Sersan Dua.

“Keberhasilan yang diraih merupakan buah dari disiplin, kerja keras, semangat pantang menyerah, serta pengorbanan yang telah ditunjukkan selama mengikuti seluruh rangkaian pendidikan,” ungkap Pangdam IX/Udayana.

Menurut Pangdam, keberhasilan menyelesaikan pendidikan dan menerima pangkat Sersan Dua bukanlah akhir dari sebuah perjuangan. Sebaliknya, momentum tersebut merupakan awal dari perjalanan pengabdian yang sesungguhnya sebagai seorang Bintara TNI Angkatan Darat, di mana pangkat serta tugas yang melekat merupakan amanah yang harus dipertanggungjawabkan kepada bangsa, negara, dan Tuhan Yang Maha Esa.

Pangdam juga mengingatkan bahwa perkembangan lingkungan strategis serta dinamika tugas TNI Angkatan Darat yang semakin kompleks menuntut setiap Bintara untuk terus meningkatkan kualitas diri. Integritas, profesionalisme, disiplin, loyalitas, serta kemampuan beradaptasi dengan perkembangan zaman menjadi modal penting dalam menghadapi setiap tantangan tugas di lapangan.

“Jadilah teladan bagi anggota maupun masyarakat, dengan senantiasa memegang teguh nilai-nilai Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan Delapan Wajib TNI sebagai pedoman dalam berpikir, bersikap, dan bertindak,” tegas Pangdam.

Baca Juga  Jelang Natal, Kepala Kantor Basarnas Bali Turut Serta Pantau Posko Terpadu Bersama Gubernur dan Kapolda Bali

Tidak hanya menekankan profesionalisme, Pangdam memberikan perhatian serius terhadap pentingnya menjaga kehormatan pribadi, keluarga, satuan, dan institusi TNI Angkatan Darat dengan meminta para prajurit untuk selalu menjauhi berbagai bentuk pelanggaran hukum.

“Jauhi segala bentuk pelanggaran hukum, penyalahgunaan wewenang, penyalahgunaan media sosial, penyalahgunaan narkoba, perjudian, maupun tindakan lain yang dapat merusak kehormatan diri, keluarga, satuan, dan mencoreng nama baik TNI AD,” tegasnya kembali.

Pada kesempatan tersebut, Pangdam IX/Udayana memberikan apresiasi tinggi kepada Danrindam IX/Udayana beserta seluruh tenaga pendidik atas dedikasinya mendidik para siswa. Apresiasi juga diberikan kepada lulusan berprestasi Dikmaba Infanteri, seperti Serda Kadek Kaleryana yang meraih nilai tertinggi pada aspek Tri Pola Dasar dan Jasmani Militer serta I Kadek Yoga Pratama pada bidang Pengetahuan dan Keterampilan (PENGPIL), Sikap dan Perilaku (SIKU).

Semangat dan ketangguhan prajurit muda ditunjukkan melalui demonstrasi keterampilan yang menjadi salah satu rangkaian upacara penutupan pendidikan. Dengan penuh disiplin, keberanian, dan kekompakan, para lulusan menampilkan kemampuan Taktik Regu Senapan Operasi Lawan Insurjen (Rupan OLI), Bela Diri Militer dan Sparko. Setiap gerakan dilakukan secara sigap dan terukur, memperlihatkan hasil pembinaan selama pendidikan sekaligus menggambarkan kesiapan fisik, mental, keterampilan, dan jiwa korsa para prajurit muda untuk mengemban tugas dan tanggung jawab sebagai prajurit TNI AD yang PRIMA dan siap mengabdi kepada bangsa dan negara.

Upacara penutupan tersebut turut dihadiri oleh pejabat utama Kodam IX/Udayana, di antaranya Kasdam IX/Udayana, Irdam IX/Udayana, Kapok Sahli Pangdam IX/Udayana, Danrem 163/Wira Satya, Danrindam IX/Udayana, unsur Forkopimda Kabupaten Tabanan, serta Ketua, Wakil Ketua, dan pengurus Persit KCK Daerah IX/Udayana.

Sementara itu, Kapendam IX/Udayana Kolonel Inf. Amrizal Nasution menegaskan bahwa pelantikan ini menjadi momentum awal bagi para Bintara untuk mengimplementasikan ilmu pengetahuan, keterampilan, dan nilai-nilai keprajuritan dalam pelaksanaan tugas mendatang di satuan masing-masing.

Baca Juga  Gubernur Koster Dukung Penuh Teater Modern Bali, ‘‘Maha Senapati Drona‘‘ Tampil Memukau di FSBJ VII

“Para Bintara yang telah dilantik diharapkan mampu menunjukkan kualitas sebagai prajurit yang profesional, disiplin, loyal, berintegritas, dan senantiasa menjadi teladan di tengah masyarakat. Jadikan ilmu dan pengalaman selama pendidikan sebagai bekal untuk melaksanakan tugas dan pengabdian kepada bangsa dan negara,” ujar Kapendam.

Dengan berakhirnya pendidikan ini, 235 prajurit muda secara resmi siap melangkah ke babak baru, membawa bekal disiplin dan nilai-nilai keprajuritan dari Rindam IX/Udayana untuk memberikan pengabdian terbaik demi menjunjung tinggi Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan Delapan Wajib TNI. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Polresta Denpasar Raih Penghargaan Kapolri, Sabet Predikat Pelayanan Prima

Published

on

By

Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Leonardo D. Simatupang menerima Penghargaan Kapolri Kategori Pelayanan Prima A dari Kapolda Bali Irjen Pol. Daniel Adityajaya di Halaman Mapolda Bali.
TERIMA PENGHARGAAN: Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Leonardo D. Simatupang, S.I.K., M.H., menerima penghargaan Kapolri sebagai Unit Pelayanan Publik dengan Kategori Pelayanan Prima (A) yang diserahkan oleh Kapolda Bali Irjen Pol. Daniel Adityajaya, S.H., S.I.K., M.Si., dalam kegiatan yang berlangsung di Halaman Mapolda Bali, Selasa (11/8/2026). (Foto: Hms Polresta Dps)

Denpasar, baliilu.com – Komitmen Polresta Denpasar dalam menghadirkan pelayanan publik yang profesional, transparan dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat kembali mendapat apresiasi. Polresta Denpasar berhasil meraih Penghargaan Kapolri sebagai Unit Pelayanan Publik dengan Kategori Pelayanan Prima (A) berdasarkan hasil Pemantauan dan Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pelayanan Publik Mandiri Instansional Tahun 2025.

Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Leonardo D. Simatupang, S.I.K., M.H., yang diserahkan oleh Kapolda Bali Irjen Pol. Daniel Adityajaya, S.H., S.I.K., M.Si., dalam kegiatan yang berlangsung di Halaman Mapolda Bali, Selasa (11/8/2026).

Penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi atas konsistensi Polresta Denpasar dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, sekaligus menjadi motivasi bagi seluruh personel untuk terus memberikan pelayanan yang cepat, mudah, transparan, humanis dan akuntabel.

Sementara itu, Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu I Gede Adi Saputra Jaya, S.H., M.H., menyampaikan bahwa penghargaan tersebut merupakan hasil kerja keras dan komitmen seluruh personel dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Penghargaan ini menjadi kebanggaan sekaligus motivasi bagi kami seluruh jajaran Polresta Denpasar. Predikat Pelayanan Prima (A) merupakan bentuk apresiasi terhadap komitmen dan konsistensi kami dalam memberikan pelayanan publik yang profesional, transparan, humanis dan berorientasi kepada kepuasan masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, pelayanan publik merupakan salah satu bentuk nyata kehadiran Polri yang langsung dirasakan masyarakat. Karena itu, setiap personel dituntut untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, baik dari sisi kecepatan, kemudahan, kepastian prosedur maupun sikap dalam melayani.

“Kepercayaan masyarakat merupakan hal yang sangat penting. Oleh karena itu, capaian ini menjadi dorongan untuk terus berbenah dan mempertahankan bahkan meningkatkan standar pelayanan yang telah dicapai,” tambahnya.

Baca Juga  Gubernur Koster Keluarkan Kebijakan Baru Pengelolaan SMA/SMK/SLB Se-Bali

Polresta Denpasar juga mengajak masyarakat untuk terus memberikan masukan dan pengawasan terhadap pelayanan yang diberikan Polresta.

“Polresta Denpasar akan terus berkomitmen menghadirkan pelayanan yang Presisi, profesional, responsif dan humanis, sehingga masyarakat mendapatkan pelayanan yang semakin mudah, cepat dan berkualitas,” pungkasnya.

Penghargaan Kapolri dengan Kategori Pelayanan Prima (A) tersebut menjadi bukti bahwa transformasi pelayanan publik di lingkungan Polresta Denpasar terus berjalan. Capaian ini sekaligus memperkuat Polresta Denpasar untuk menjadikan pelayanan kepada masyarakat sebagai bagian penting dalam mewujudkan Polri yang semakin dipercaya dan dicintai masyarakat. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Tas Tertinggal di Taksi, Polsek Denut Bergerak Cepat, Barang Berhasil Ditemukan

Published

on

By

WNA asal Australia Brian Allen menerima kembali tasnya yang tertinggal di taksi berkat kesigapan Polsek Denpasar Utara.
DITEMUKAN: Seorang WNA asal Australia bernama Brian Allen akhirnya mendapatkan kembali tasnya yang tertinggal di mobil taksi berkat kesigapan Polsek Denpasar Utara. (Foto: Hms Polresta Dps)

Denpasar, baliilu.com – Respons cepat jajaran Polsek Denpasar Utara dalam menindaklanjuti laporan masyarakat membuahkan hasil. Sebuah tas gendong warna abu-abu milik tamu Hotel Inna Bali Heritage yang tertinggal di dalam mobil taksi berhasil ditemukan setelah personel melakukan penelusuran melalui rekaman CCTV dan melacak kendaraan yang digunakan korban.

Peristiwa tersebut terjadi pada Senin, 10 Agustus 2026 sekitar pukul 11.15 Wita di kawasan Hotel Inna Bali Heritage Denpasar. Tas tersebut diketahui berisi sejumlah barang berharga, di antaranya paspor, telepon seluler, uang tunai 540 dolar Australia serta buku, milik seorang WNA asal Australia bernama Brian Allen, 65 tahun, laki-laki. Sementara itu laporan pengaduan kemudian disampaikan oleh karyawan Hotel Inna Bali Heritage ke Polsek Denpasar Utara pada hari yang sama.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Unit Reskrim Polsek Denpasar Utara yang dipimpin Kanit Reskrim Ipda Endik Winarto, S.H., langsung melakukan penyelidikan. Personel mengumpulkan informasi serta menelusuri rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian.

Dari hasil penelusuran CCTV, petugas berhasil mengidentifikasi nomor polisi taksi yang digunakan tamu tersebut. Selanjutnya, personel melakukan pengecekan data kendaraan melalui kantor perusahaan taksi dan mendapatkan identitas pengemudi yang membawa penumpang dari kawasan Seminyak/Kuta menuju Hotel Inna Bali Heritage.

Petugas kemudian menghubungi pengemudi taksi tersebut yang saat itu diketahui sedang berada di kawasan Jalan Dewi Sri, Kuta. Pengemudi diminta datang ke Hotel Inna Bali Heritage untuk dilakukan pengecekan terhadap kendaraan.

Setelah dilakukan pemeriksaan, tas milik tamu hotel tersebut ternyata masih berada di dalam mobil taksi. Pengemudi mengaku baru mengetahui adanya barang yang tertinggal setelah dilakukan pengecekan oleh petugas, karena sebelumnya tidak sempat memeriksa bagian dalam kendaraan setelah menurunkan penumpang di hotel.

Baca Juga  Gubernur Koster Dukung Penuh Teater Modern Bali, ‘‘Maha Senapati Drona‘‘ Tampil Memukau di FSBJ VII

Sementara itu, Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu I Gede Adi Saputra Jaya, S.H., M.H., mengatakan keberhasilan tersebut merupakan bentuk respons cepat kepolisian dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat sekaligus menindaklanjuti setiap laporan secara profesional.

“Begitu menerima laporan, personel Polsek Denpasar Utara langsung melakukan penyelidikan dengan memanfaatkan rekaman CCTV dan menelusuri kendaraan yang digunakan korban. Dari informasi tersebut, petugas berhasil mengidentifikasi kendaraan dan pengemudinya hingga akhirnya barang milik korban ditemukan,” ujarnya.

Menurutnya, langkah cepat tersebut menunjukkan pentingnya pemanfaatan teknologi dalam mendukung tugas kepolisian, khususnya rekaman CCTV sebagai salah satu sumber informasi untuk mengungkap rangkaian suatu kejadian.

Sementara itu korban yang merupakan WNA menyampaikan apresiasinya kepada Kepolisian khususnya Polsek Denpasar Utara yang begitu cepat dapat menemukan tas serta barang miliknya.

Polresta Denpasar berupaya untuk terus memberikan pelayanan yang cepat, responsif dan humanis kepada masyarakat. Penanganan laporan secara cepat dan tepat diharapkan semakin memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap kehadiran Polri dalam memberikan rasa aman serta membantu menyelesaikan berbagai persoalan yang terjadi di tengah masyarakat. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca