Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Tindaklanjuti Aduan Masyarakat, Pansus TRAP DPRD Bali Segera Cek Proyek Marine Internasional di Laut Serangan

BALIILU Tayang

:

Pansus TRAP
Sekretaris Pansus TRAP DPRD Bali I Dewa Nyoman Rai saat memberi keterangan kepada media. (Foto: gs)

Denpasar, baliilu.com – Menindaklanjuti aduan dari masyarakat, Pansus TRAP DPRD Provinsi Bali segera akan melakukan penyelidikan terhadap megaproyek Marina Internasional di laut Serangan yang dilakukan oleh PT BTID.

Sekretaris Pansus TRAP DPRD Bali I Dewa Nyoman Rai mengatakan bahwa pihaknya sedang mempelajari aduan masyarakat untuk segera ditindaklanjuti.

“Saya dengar dan lihat foto-fotonya dari masyarakat dampak dari pembangunan Marina itu wilayah disekitarnya sampai terjadi abrasi. Dan warga ada yang komplin juga, ini harus kita cek,” ujar Dewa Rai kepada media di Gedung Wiswa Sabha Kantor Gubernur Bali, Senin (19/1/2026).

Terhadap kasus Marina Internasional ini, Pansus TRAP DPRD Bali sempat berdiskusi dengan Tim Pokli dan menanyakan soal amdal sebelum pembangunan dilaksanakan. Pihak Pokli menyebutkan sudah mengantongi amdal. Untuk itu, pihaknya akan segera melakukan pengecekan.

“Terus yang saya perlu dalami juga adalah pembangunan di bawah 12 mil itu merupakan tanggung jawab di provinsi, dalam hal ini Dinas Kelautan. Kemudian masalah ada lahan 62 hektare tanah Tahura yang ditukar dengan perbandingan lucu, ada apa ini? Nanti kita cek dan saya segera akan turun,’’ tegasnya.

Dewa Rai juga sudah melaporkan kasus pembangunan Marine Internasional ini kepada pak Ketua Pansus, yang menegaskan pembangunan megaproyek ini di bawah 12 mil yang merupakan kuasanya di provinsi.

Oleh karena itu, pihaknya segera menyikapi terlebih lagi Bali telah dinobatkan sebagai best destination of the world, yang harus dijaga. “Kalau kita biarin ribut nanti massa datang lagi kesana, Bali bergejolak lagi,” pungkasnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Baca Juga  Dituding Tak Etis, Wayan Luwir Hadir di Pansus TRAP: Team Pansus TRAP DPRD Bali Angkat Bicara
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Pemkab Badung dan TP. PKK Gelar Sosialisasi Gerakan Peduli Residu dan Anti Narkoba di SMPN 1 Mengwi

Published

on

By

badung peduli
SOSIALISASI: Nyonya Rasniathi Adi Arnawa saat sosialisasi Gerakan Badung Peduli Residu dan Anti Narkoba. Kegiatan yang menyasar generasi muda ini berlangsung di SMP Negeri 1 Mengwi, Sabtu (6/6). (Foto: bi)

Badung, baliilu.com – Pemerintah Kabupaten Badung bersama Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP. PKK) Kabupaten Badung menggelar sosialisasi Gerakan Badung Peduli Residu dan Anti Narkoba. Kegiatan yang menyasar generasi muda ini berlangsung di SMP Negeri 1 Mengwi, Sabtu (6/6).

Acara ini dihadiri langsung oleh Ketua TP. PKK sekaligus Bunda Anti Narkoba Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa. Hadir pula Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Badung, Camat Mengwi, narasumber dari BNNK Badung, Kepala Sekolah SMPN 1 Mengwi, Ketua TP. PKK Kecamatan Mengwi dan Abiansemal, tim Gerakan Badung Peduli, serta perwakilan Bumbi (produsen popok dan pembalut ramah lingkungan).

Sosialisasi ini diikuti oleh ratusan siswa-siswi dari SMP Negeri 1 Mengwi dan SMP Negeri 1 Abiansemal. Program ini bertujuan menanamkan kesadaran lingkungan serta memperkuat ketahanan remaja dari bahaya penyalahgunaan narkoba.

Dalam sambutannya, Nyonya Rasniathi menekankan pentingnya pendidikan karakter dan kepedulian lingkungan sejak dini bagi para pelajar selaku generasi penerus bangsa.

“Anak-anakku sekalian, kalian adalah aset paling berharga bagi Kabupaten Badung dan masa depan Bali. Hari ini kita berkumpul bukan hanya untuk mendengarkan materi, tetapi untuk memahami dua hal penting yang sangat berkaitan dengan kelangsungan hidup kita semua: bagaimana kita merawat bumi tempat kita berpijak, dan bagaimana kita merawat diri sendiri agar tetap sehat, kuat, dan jauh dari segala bahaya,” ujarnya.

Terkait isu lingkungan, Nyonya Rasniathi menjelaskan bahwa sampah residu tidak dapat didaur ulang maupun dikomposkan, sehingga penanganannya memerlukan kedisiplinan tinggi. Ia mengajak siswa aktif memilah sampah dari rumah dan sekolah, mengurangi produk sekali pakai, serta mendukung produk ramah lingkungan.

Baca Juga  RDP Pansus TRAP DPRD Bali Tak Dihadiri BTID

“Kita ingin Badung tetap bersih, asri, dan bebas dari tumpukan sampah. Mulailah dari langkah kecil, buang sampah pada tempatnya, kenali jenis sampah, dan dukung produk lokal yang ramah lingkungan seperti Bumbi, yang turut hadir hari ini untuk mendukung gerakan ini dengan produk-produk yang lebih bertanggung jawab terhadap alam,” tambahnya.

Sejalan dengan hal tersebut, perwakilan dari Bumbi turut memberikan edukasi mengenai pengurangan limbah popok dan pembalut sekali pakai, yang selama ini menjadi kontributor besar sampah residu rumah tangga.

Selain kelestarian alam, fokus utama kegiatan ini adalah pencegahan penyalahgunaan narkoba. Sebagai Bunda Anti Narkoba Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi memberikan pesan yang tegas dan penuh kasih sayang kepada seluruh peserta yang hadir.

“Narkoba adalah musuh utama masa depan kalian. Zat ini tidak hanya merusak fisik dan akal sehat, tetapi juga menghancurkan cita-cita, keluarga, dan masa depan yang sudah kalian rencanakan. Jangan pernah sekalipun mencoba, tergoda, atau terbuai oleh tawaran yang tidak jelas asal-usulnya. Katakan ‘TIDAK’ pada narkoba, dan jadilah pelajar yang berprestasi, berakhlak mulia, dan berguna bagi nusa serta bangsa,” tegasnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Tutup PKB Badung, Bupati Adi Arnawa Lepas 26 Duta Seni ke Provinsi

Published

on

By

pkb badung
TUTUP PKB BADUNG: Bupati Wayan Adi Arnawa bersama Wabup Bagus Alit Sucipta saat hadir menutup PKB Kabupaten Badung XLVIII Tahun 2026 di Balai Budaya Giri Nata Mandala, Puspem Badung, Minggu (7/6). (Foto: bi)

Badung, baliilu.com – Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Wakil Bupati Bagus Alit Sucipta resmi menutup Pesta Kesenian Bali (PKB) Kabupaten Badung XLVIII Tahun 2026 di Balai Budaya Giri Nata Mandala, Puspem Badung, Minggu (7/6). Penutupan agenda tahunan ini dirangkaikan dengan pelepasan 26 duta seni yang akan mewakili Kabupaten Badung ke tingkat Provinsi Bali.

Dalam arahannya, Bupati Adi Arnawa mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga dan mengembangkan seni budaya Bali sebagai fondasi utama pembangunan daerah. Menurutnya, pembangunan daerah harus berjalan seimbang antara pelestarian adat dan penguatan sektor penunjang lainnya.

“Budaya tidak hanya menjadi identitas masyarakat Bali, tetapi juga merupakan kekuatan yang selama ini menopang sektor pariwisata dan perekonomian daerah. Budaya adalah kekuatan dan identitas utama Bali yang harus terus kita jaga, rawat, dan wariskan kepada generasi muda. Di saat yang sama, pembangunan infrastruktur, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta penguatan ekonomi masyarakat harus berjalan beriringan agar kesejahteraan masyarakat dapat terus meningkat,” ujarnya.

Lebih lanjut, Bupati menyatakan bahwa ajang seni harus menjadi ruang pembinaan dan regenerasi agar nilai tradisi tetap relevan dengan zaman. Pemkab Badung juga terus memprioritaskan pembangunan fasilitas publik, penanganan stunting, hingga peningkatan kualitas SDM melalui pendidikan dan kesehatan. Ditekankan juga pentingnya sinergi dan gotong royong semua pihak demi mewujudkan kemajuan Badung yang berkelanjutan.

“Selain sektor kebudayaan, Pemkab Badung saat ini terus mengakselerasi pembangunan infrastruktur, mulai dari peningkatan kualitas jalan, pengelolaan sampah, penyediaan air bersih hingga pembangunan fasilitas publik. Infrastruktur yang baik menjadi salah satu faktor penting dalam menciptakan kenyamanan masyarakat maupun wisatawan serta meningkatkan daya saing daerah. Kami ingin kemajuan Badung tidak hanya tercermin dari pertumbuhan ekonomi, tetapi juga dari kualitas sumber daya manusianya serta kemampuan menjaga dan melestarikan budaya sebagai identitas daerah. Karena itu, kolaborasi seluruh elemen masyarakat menjadi sangat penting dalam mewujudkan tujuan tersebut,” kata Adi Arnawa.

Baca Juga  Dituding Tak Etis, Wayan Luwir Hadir di Pansus TRAP: Team Pansus TRAP DPRD Bali Angkat Bicara

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Badung I Gede Sukadana melaporkan, PKB Badung digelar sebagai upaya melestarikan seni budaya sekaligus mendukung pariwisata berkualitas berbasis Nangun Sat Kerthi Loka Bali. Kegiatan ini juga diisi berbagai lomba, mulai dari busana endek, pembuatan gebogan buah lokal, hingga anyaman janur.

Adapun 26 duta seni yang dilepas akan tampil pada kategori Utsawa (parade), Wimbakara (lomba), dan Reksadana (pagelaran) di tingkat provinsi, termasuk Gong Kebyar, Baleganjur, Gender Wayang, hingga Drama Gong. Turut hadir dalam acara tersebut jajaran Kepala OPD Kab. Badung, Ketua TP. PKK Kab. Badung, Ketua GOW Badung, Ketua DWP Badung dan seluruh peserta PKB. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Lomba Seksi Kewanitaan Meriahkan PKB Badung 2026

Published

on

By

pkb badung
LOMBA SEKSI KEWANITAAN: Ketua TP. PKK Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa didampingi Ketua WHDI Badung Nyonya Yunita Alit Sucipta saat lomba seksi kewanitaan dalam rangka memeriahkan PKB XLVIII Tahun 2026 di Balai Budaya Giri Nata Mandala, Puspem Badung, Minggu (7/6). (Foto: bi)

Badung, baliilu.com – Tim Penggerak PKK Kabupaten Badung menggelar berbagai lomba seksi kewanitaan dalam rangka memeriahkan Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Tahun 2026. Diikuti Organisasi Wanita se-Kabupaten Badung, kegiatan tahunan ini bertujuan melestarikan seni budaya sekaligus meningkatkan kreativitas kaum perempuan di daerah tersebut.

Pembukaan lomba ditandai dengan pemukulan gong oleh Ketua TP. PKK Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, didampingi Ketua WHDI Badung Nyonya Yunita Alit Sucipta dan Ketua DWP Badung Nyonya Oliviana Surya Suamba, di Balai Budaya Giri Nata Mandala, Puspem Badung, Minggu (7/6).

Ragam lomba yang digelar meliputi Lomba Busana Kerja Kantor Berbahan Kain Tenun Ikat (Endek), Lomba Busana Kerja Adat Berbahan Endek, Lomba Anyaman Janur, Lomba Membuat Gebogan, Lomba Membuat Daksina Payas, serta Lomba Membuat Kwangen.

Dalam sambutannya, Ny. Rasniathi Adi Arnawa menekankan bahwa ajang ini bukan semata-mata mencari pemenang. Kegiatan ini menjadi wadah strategis bagi perempuan untuk memperkuat kebersamaan dan mengasah potensi diri.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap dapat mendorong tumbuhnya kreativitas, inovasi, dan motivasi diri para peserta, sekaligus menjadi sarana mempererat tali persaudaraan dan kolaborasi antar organisasi perempuan yang ada di Kabupaten Badung,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia mengajak seluruh peserta tampil percaya diri dan sportif sebagai media pembelajaran melestarikan budaya Bali. Rasniathi juga berpesan agar dewan juri bekerja secara profesional dan objektif untuk menghasilkan penilaian berkualitas. Ia berharap seluruh rangkaian acara berjalan aman, tertib, dan memberikan dampak positif bagi pemberdayaan perempuan di Kabupaten Badung.

Turut hadir jajaran Ketua Organisasi Wanita Kabupaten Badung, Gatriwara, Bhayangkari, Persit Kartika Chandra Kirana, Ikatan Adhyaksa Dharma Karini, Jalasenastri Lanal Denpasar, Forum PUSPA, ILDI, IWAPI, Tiara Kusuma, dan IBI, TP PKK Kecamatan se-Badung, para peserta, serta dewan juri. (gs/bi)

Baca Juga  Pansus TRAP DPRD Bali Nilai Gugatan Investor Lift Kaca ke PTUN Lemah

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca