Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Puspa Negara Tegaskan Penghargaan World’s Best Destination 2026 Bukti Taksu Bali Taklukkan Dunia

BALIILU Tayang

:

penghargaan pariwisata bali
Ketua Fraksi Gerindra DPRD Kabupaten Badung, I Wayan Puspa Negara. (Foto: bi)

Badung, baliilu.com – Pulau Bali kembali menegaskan posisinya sebagai magnet pariwisata dunia setelah dinobatkan sebagai World’s Best Destination 2026 versi The Travelers’ Choice Awards Best of the Best Destination List TripAdvisor.

Penghargaan prestisius ini menempatkan Bali di peringkat pertama destinasi terbaik dunia berdasarkan ulasan jutaan wisatawan sepanjang 2025. Tak hanya meraih predikat destinasi terbaik dunia, Bali juga menyabet sejumlah kategori bergengsi lainnya, yakni Nomor 1 Honeymoon Destination, Top 10 Cultural Destination, Top 10 Solo Travel Destination serta Top 20 Trending Cities versi TripAdvisor Travelers’ Choice Awards 2026. Pencapaian tersebut sekaligus mengungguli destinasi ikonik dunia, seperti London, Dubai, Paris, Roma, New York, Bangkok hingga Yunani dan Dubai.

Capaian ini mempertegas daya tarik Bali yang tidak hanya bertumpu pada keindahan alam, tetapi juga kekuatan budaya, spiritualitas dan harmoni kehidupan masyarakat Bali.

Ketua Fraksi Gerindra DPRD Kabupaten Badung, I Wayan Puspa Negara menilai penghargaan ini sebagai pencapaian tertinggi Bali sepanjang sejarah partisipasinya di ajang TripAdvisor. Menurutnya, pengakuan global tersebut menunjukkan bahwa pesona Bali masih sangat relevan dan sulit tergantikan.

“Meski demikian, Bali harus tetap perlu dilakukan evaluasi besar-besaran terkait infrastruktur, keamanan daan kenyamanan, pelayanan hingga mengelola isu, seperti sampah, kemacetan, perilaku buruk Warga Negara Asing (WNA), kriminalitas, kesemrawutan dan dampak lingkungan yang serius mengancam di depan mata yang juga disorot oleh banyak pihak,” kata Puspa Negara, saat dikonfirmasi awak media di Kabupaten Badung, Minggu, 18 Januari 2026.

Puspa Negara menegaskan bahwa penghargaan ini tidak boleh membuat Bali terlena. Pembenahan menyeluruh, baik fisik maupun nonfisik, harus menjadi prioritas agar pariwisata Bali tetap berkualitas dan berkelanjutan.

Baca Juga  Keyakinan Konsumen Bali Meningkat, Seiring Geliat Pariwisata Bali

“Bayangkan di tahun 2025, nyaris tanpa ada kegiatan promosi yang aktif dan masif di dalam maupun luar negeri, sepertinya kita, pemimpin kita tidak banyak berbuat apa-apa, namun secara alamiah Bali tetap menunjukkan pesonanya sebagai the Island of the Good, The Island of Paradise dan the Last Paradise. Itulah Taksu Bali yang memberi anugerah yang harus diproteksi,” terangnya.

Puspa Negara juga memaparkan bahwa kunjungan wisatawan mancanegara ke Bali mengalami peningkatan signifikan sebesar 11 persen, dari 6,3 juta wisatawan pada 2024 menjadi sekitar 7,05 juta wisatawan sepanjang 2025. Capaian tersebut dinilai cukup kontras dengan berbagai isu yang kerap menyebut pariwisata Bali tengah melambat.

Namun demikian, Puspa Negara mengakui bahwa persebaran pariwisata di Bali masih belum merata dan cenderung terkonsentrasi di wilayah Bali Selatan.

“Namun, meskipun Bali pulau kecil, tapi persebaran destinasi pariwisatanya belum merata, jika misal diberitakan kondisi pariwisata di Jembrana pastilah sepi, karena pariwisata terkonsentrasi di Bali Selatan dan sebagian Bali Tengah dan Timur, seolah-olah Bali Over Tourism di bagian Selatan,” paparnya.

Menurutnya, berbagai persoalan internal Bali justru kerap tertutupi oleh kekuatan alami yang disebutnya sebagai Taksu Bali di mata wisatawan dunia. “Bahkan, keindahan alam hanyalah pintu masuk, kekuatan sejatinya terletak pada jiwa masyarakatnya, keramahtamahan, terletak pada spirit dan taksu Bali,” kata Puspa Negara.

Puspa Negara mengingatkan bahwa di balik gemerlap penghargaan dunia, Bali harus menjadikan momentum ini sebagai refleksi untuk berbenah secara total, terutama dalam penanganan sampah, kemacetan, aksesibilitas, perilaku WNA bermasalah, kriminalitas, serta penguatan layanan publik dan kehumasan.

“Award best of the best ini membuat dunia kini menatap Bali dan Indonesia dengan hormat, dan saatnya Indonesia membalas perhatian itu dengan kualitas pelayanan yang profesional dan kebijakan pemerintah yang berpihak pada pengembangan, pelestarian dan proteksi Bali menuju destinasi berkualitas dan titik pantik untuk mengembangkan destinasi lainya di Indonesia,” jelasnya.

Baca Juga  Wabup Badung Serahkan Dokumen Ranperda RPJMD Badung 2025-2029

Puspa Negara juga mengajak seluruh pemangku kepentingan dan masyarakat Bali untuk menyambut penghargaan ini secara bijak sebagai momentum kebangkitan pariwisata Bali yang berkelanjutan.

“Kita harus bangkit dan bertransformasi menuju pariwisata yang berkelanjutan, pertumbuhan ekonomi hijau dan perkuat pertahanan alam/ lingkungan, spirit dan budaya dengan penyediaan World Class, yaitu Facilities, Security/Safety dan Service,” pungkasnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan

NEWS

Presiden Prabowo Lantik Jenderal Tandyo Budi Revita sebagai KSAD di Istana Negara

Published

on

By

Presiden Prabowo Lantik KSAD Tandyo
LANTIK: Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Jenderal TNI Tandyo Budi Revita sebagai Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) dalam upacara kenegaraan yang berlangsung di Istana Negara, Jakarta, pada Kamis, 15 Oktober 2026. (Foto: BPMI Setpres/Muchlis Jr/presidenri.go.id)

Jakarta, baliilu.com – Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Jenderal TNI Tandyo Budi Revita sebagai Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) dalam upacara kenegaraan yang berlangsung di Istana Negara, Jakarta, pada Kamis, 15 Oktober 2026. Pengangkatan Jenderal TNI Tandyo Budi Revita sebagai KSAD didasarkan pada Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 106/TNI/Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Kepala Staf Angkatan Darat.

Dalam prosesi pelantikan, Presiden Prabowo secara langsung memimpin pengambilan sumpah jabatan yang diikuti oleh Jenderal Tandyo Budi Revita. Pengucapan sumpah tersebut menjadi penegasan komitmen KSAD yang baru untuk menjunjung tinggi konstitusi, menjaga kehormatan prajurit, serta menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab.

“Bahwa saya akan setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya dan seadil-adilnya. Bahwa saya dalam menjalankan tugas jabatan akan menjunjung tinggi etika jabatan dengan penuh rasa tanggung jawab. Bahwa saya akan menjunjung tinggi sapta marga dan sumpah prajurit dengan sebaik-baiknya,” ujar Presiden Prabowo saat mendiktekan sumpah jabatan.

Usai pengucapan sumpah, rangkaian pelantikan dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara pengambilan sumpah jabatan. Prosesi tersebut berlangsung khidmat dan disaksikan oleh para pejabat negara serta tamu undangan yang hadir.

Jenderal TNI Tandyo Budi Revita menggantikan Jenderal TNI Maruli Simanjuntak yang sebelumnya menjabat sebagai KSAD dan kini mendapat penugasan baru sebagai Wakil Panglima TNI sekaligus Kepala Badan Nasional Pengelola Perbatasan dan Daerah Terpencil. Jenderal TNI Tandyo merupakan perwira tinggi TNI Angkatan Darat lulusan Akademi Militer (Akmil) tahun 1991.

Lahir di Surakarta pada 21 Februari 1969, Jenderal TNI Tandyo memiliki pengalaman panjang dalam pengabdian dan kepemimpinan di lingkungan militer.

Baca Juga  Jika TPA Suwung Ditutup, Puspa Negara Sebut Akan Ada Ancaman “Tsunami Sampah” Saat “West Monsoon”

Dalam jabatan barunya, Jenderal TNI Tandyo menegaskan komitmennya untuk mempercepat pelaksanaan berbagai program strategis pemerintah yang melibatkan TNI Angkatan Darat. Menurutnya, sejumlah program prioritas Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming, mulai dari Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), Sekolah Rakyat, hingga ketahanan pangan, menjadi perhatian utama yang harus segera ditindaklanjuti oleh jajaran TNI Angkatan Darat.

“Tentunya ini akan menjadi PR dari Angkatan Darat untuk bisa mempercepat, khususnya untuk operasionalisasi apakah itu KDKMP, apakah itu sekolah rakyat, apakah itu ketahanan pangan yang menjadi tugas dari Bapak Presiden akan segera kita selesaikan,” ujar Tandyo dalam keterangannya usai pelantikan.

Pelantikan tersebut turut dihadiri sejumlah pimpinan lembaga negara, para menteri Kabinet Merah Putih, dan undangan lainnya. Sementara itu, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto hadir sebagai saksi dalam prosesi pengambilan sumpah jabatan. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Presiden Prabowo Lantik Maruli Simanjuntak sebagai Wakil Panglima TNI Merangkap Kepala Badan Nasional Pengelola Perbatasan dan Daerah Terpencil

Published

on

By

Presiden Prabowo Lantik Wakil Panglima TNI
LANTIK: Presiden Prabowo Subianto melantik Jenderal TNI Maruli Simanjuntak sebagai Wakil Panglima TNI merangkap Kepala Badan Nasional Pengelola Perbatasan dan Daerah Terpencil di Istana Negara, Jakarta, pada Kamis, 15 Oktober 2026. (Foto: BPMI Setpres/Muchlis Jr/presidenri.go.id)

Jakarta, baliilu.com – Presiden Prabowo Subianto melantik Jenderal TNI Maruli Simanjuntak sebagai Wakil Panglima TNI merangkap Kepala Badan Nasional Pengelola Perbatasan dan Daerah Terpencil. Pelantikan dilaksanakan di Istana Negara, Jakarta, pada Kamis, 15 Oktober 2026.

Pengangkatan ini berdasarkan Keputusan Presiden RI Nomor 105/TNI Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Wakil Panglima Tentara Nasional Indonesia merangkap Kepala Badan Nasional Pengelola Perbatasan dan Daerah Terpencil. Keputusan Presiden tersebut dibacakan oleh Sekretaris Militer Presiden, Mayjen TNI Wahyu Yudhayana.

Pelantikan ini ditandai dengan pengucapan sumpah jabatan, yang dipandu langsung oleh Presiden Prabowo. Prosesi tersebut berlangsung dengan penuh khidmat, menegaskan komitmen untuk mengemban amanah dengan tanggung jawab dan integritas.

“Bahwa saya akan setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya dan seadil-adilnya. Bahwa saya dalam menjalankan tugas jabatan akan menjunjung tinggi etika jabatan dengan penuh rasa tanggung jawab. Bahwa saya akan menjunjung tinggi Sapta Marga dan Sumpah Prajurit dengan sebaik-baiknya,” ujar Presiden Prabowo saat mendiktekan penggalan sumpah jabatan.

Setelah pengucapan sumpah, acara dilanjutkan dengan penanggalan dan penyematan tanda pangkat dan tanda jabatan oleh Presiden Prabowo. Acara dilanjutkan penandatanganan berita acara.

Acara diakhiri dengan pemberian ucapan selamat yang didahului oleh Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming untuk selanjutnya diikuti para undangan yang hadir.

Usai pelantikan, Maruli mengatakan bahwa Badan Nasional Pengelola Perbatasan dan Daerah Terpencil merupakan gagasan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di wilayah perbatasan dan daerah terpencil. Menurutnya, gagasan tersebut sejalan dengan upaya memperkuat perekonomian masyarakat di wilayah-wilayah yang selama ini membutuhkan perhatian lebih. Sementara, terkait dengan tugasnya sebagai Wakil Panglima TNI, Maruli menegaskan bahwa tugas utamanya adalah membantu Panglima TNI dalam menjalankan tugas.

Baca Juga  Bali Sosialisasikan Pungutan Wisman kepada Perwakilan RI di Luar Negeri

“Ini jadi badannya nanti dari badan nasional pengelola perbatasan jadi sekarang pengelola perbatasan dan daerah terpencil. Itu nanti tugas saya. Kalau wakil Panglima ya jelas wakil Panglima dan membantu Panglima,” ujar Maruli kepada awak media.

Tampak hadir dalam pelantikan tersebut para pimpinan lembaga negara, jajaran menteri dan kepala badan Kabinet Merah Putih, dan para undangan lainnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Kapolri Suyudi Ario Seto Kunjungi MA, Perkuat Kolaborasi Penegakan Hukum

Published

on

By

Kapolri Kunjungi Mahkamah Agung
KUNJUNGI MA: Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto mengunjungi Mahkamah Agung (MA) Republik Indonesia di Gedung Balairung MA, Jakarta, Rabu (14/10/2026), untuk mempererat koordinasi dan kolaborasi antarlembaga dalam sistem peradilan pidana (criminal justice system). (Foto: Hms Polri)

Jakarta, baliilu.com – Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto mengunjungi Mahkamah Agung (MA) Republik Indonesia di Gedung Balairung MA, Jakarta, Rabu (14/10/2026), untuk mempererat koordinasi dan kolaborasi antarlembaga dalam sistem peradilan pidana (criminal justice system).

Kapolri hadir bersama jajaran pejabat utama Mabes Polri dan disambut langsung oleh Ketua MA RI Sunarto beserta jajaran hakim agung.

Suyudi mengatakan, kunjungan tersebut merupakan bentuk silaturahmi sekaligus koordinasi sebagai pejabat baru untuk memperkuat hubungan antarlembaga penegak hukum dalam pelaksanaan tugas ke depan.

“Ini adalah bentuk koordinasi sekaligus juga silaturahmi sebagai pejabat baru agar kita semua bagian dari criminal justice system ini bisa lebih solid, lebih kuat, dan lebih koordinatif dan kolaboratif dalam pelaksanaan tugas ke depan,” ujar Suyudi.

Ia berharap, penguatan sinergi tersebut dapat mendukung terwujudnya penegakan hukum yang berkeadilan serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Indonesia tetap aman dan kondusif.

“Semoga apa yang menjadi harapan masyarakat, hukum yang berkeadilan bisa terwujud. Situasi masyarakat, kondisi kamtibmas di Indonesia bisa aman, lancar, dan kondusif,” kata Suyudi.

Melalui kunjungan ini, Polri menegaskan komitmennya untuk memperkuat kerja sama dengan MA dan lembaga penegak hukum lainnya. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat mendukung pelaksanaan penegakan hukum yang profesional, memberikan kepastian hukum, serta menghadirkan rasa keadilan bagi masyarakat. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Baca Juga  Jika TPA Suwung Ditutup, Puspa Negara Sebut Akan Ada Ancaman “Tsunami Sampah” Saat “West Monsoon”
Lanjutkan Membaca