Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Tinjau Korban Banjir, Gubernur Koster Salurkan Rp 1,26 M untuk Perbaikan Rumah, Santunan Korban Meninggal, dan Pemulihan Jaringan Air Bersih

Gubernur Koster Upayakan SDN 5 Banjar Kembali KBM Secepatnya

Loading

BALIILU Tayang

:

banjir buleleng
SERAHKAN BANTUAN: Gubernur Bali Wayan Koster menyerahkan bantuan usai meninjau langsung dampak kerusakan akibat bencana banjir yang menerjang areal SD Negeri 5 Banjar, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng pada Minggu (14/3). (Foto: Hms Pemprov Bali)

Buleleng, baliilu.com – Gubernur Bali Wayan Koster meninjau langsung dampak kerusakan akibat bencana banjir yang menerjang areal SD Negeri 5 Banjar, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng pada Minggu (14/3).

Kedatangan Gubernur disambut hangat oleh para murid SD yang terdampak banjir.

Gubernur asal Sembiran Kabupaten Buleleng ini juga melihat dari dekat kondisi kelas, ruang guru, perpustakaan dan fasilitas lain di sekolah tersebut yang tampak direndam air hingga nyaris menyentuh plafon.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga menerima berbagai masukan dari kepala sekolah dan para guru terkait langkah-langkah percepatan pemulihan sarana pendidikan agar kegiatan belajar mengajar dapat segera kembali berjalan normal.

Dalam peninjauan itu, Gubernur menegaskan bahwa perbaikan kerusakan yang berkaitan dengan kebutuhan warga terdampak telah mulai ditangani melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Bali yang disalurkan lewat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menggunakan dana Belanja Tidak Terduga (BTT).

“Perbaikan untuk warga sudah disepakati dan mulai berjalan. Namun kemungkinan masih ada warga yang belum terdata. Saya minta Kepala BPBD segera melakukan pendataan lanjutan agar tidak ada masyarakat yang seharusnya menerima bantuan tetapi terlewat,” tegasnya.

Terkait kerusakan pada SDN 5 Banjar, Gubernur Koster meminta agar proses pembelajaran dapat segera dipulihkan dalam waktu cepat. Pemerintah Provinsi Bali, kata dia, akan membantu pemenuhan kebutuhan sarana belajar melalui dana gotong royong Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemprov Bali yang telah tersedia.

Ia juga telah meminta Kepala Desa Banjar bersama pihak sekolah untuk segera menghitung kebutuhan mendesak seperti papan tulis, buku pelajaran, meja, serta perlengkapan lainnya. “Data kebutuhan itu diharapkan bisa terkumpul dalam beberapa hari sehingga bantuan dapat segera disalurkan,” ujarnya.

Baca Juga  Gubernur Koster Sampaikan Perkembangan Covid-19 dan Upaya Pemulihan Pariwisata Bali

Untuk solusi jangka panjang, Gubernur menyebut adanya usulan pembongkaran bangunan sekolah yang terdampak banjir untuk kemudian dibangun kembali menjadi gedung bertingkat. Langkah ini dinilai penting mengingat lokasi tersebut telah beberapa kali dilanda banjir akibat meluapnya aliran sungai.

“Ini solusi jangka panjang. Nanti perencanaan teknisnya dirancang oleh Bupati Buleleng. Jika membutuhkan dukungan dari Pemprov, akan kami bantu melalui Bantuan Keuangan Khusus (BKK),” jelasnya.

Selain itu, Gubernur juga akan menugaskan Balai Wilayah Sungai (BWS) untuk melakukan normalisasi sungai sebagai upaya mitigasi banjir di masa mendatang.

Pada hari yang sama, Minggu (15/3), Gubernur juga menyerahkan bantuan sosial kepada masyarakat terdampak banjir bandang di Kabupaten Buleleng dengan total nilai Rp 1.263.000.000. Bantuan tersebut bersumber dari Belanja Tidak Terduga (BTT) untuk penanganan pascabencana.

Bantuan ini menyasar 50 penerima manfaat yang mencakup perbaikan rumah warga, penguatan ekonomi, perbaikan fasilitas umum, perbaikan tempat ibadah, serta santunan bagi keluarga korban meninggal dunia.

Untuk perbaikan rumah, bantuan diberikan kepada 31 unit rumah yang mengalami kerusakan, terdiri dari 8 unit rusak berat, 20 unit rusak sedang, dan 3 unit rusak ringan dengan total nilai Rp 435 juta.

Pemerintah juga menyalurkan bantuan penguatan ekonomi berupa perbaikan sarana usaha seperti kandang kambing dan kandang ayam senilai Rp 15 juta.

Dalam rangka memulihkan layanan dasar masyarakat, bantuan sebesar sekitar Rp 726 juta dialokasikan untuk perbaikan instalasi jaringan air bersih di 12 titik yang tersebar di sejumlah desa. Selain itu, perbaikan dua tempat suci yang terdampak banjir mendapat bantuan total Rp 42 juta.

Pemprov Bali turut memberikan santunan kepada keluarga tiga korban meninggal dunia akibat banjir bandang, masing-masing sebesar Rp 15 juta.

Baca Juga  Gubernur Koster Cek Langsung Situasi Kedatangan Wisman di Bandara Ngurah Rai

Gubernur berharap penyaluran bantuan ini dapat mempercepat pemulihan kondisi sosial dan ekonomi masyarakat terdampak sehingga aktivitas warga dapat segera kembali normal. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan

NEWS

Sapa Siswa-siswi SD 9 Kesiman, Ny. Sagung Antari Jaya Negara Sampaikan Literasi Soal Pemilahan Sampah

Published

on

By

bunda literasi denpasar
MENYAPA SISWA: Bunda Literasi Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara saat menyapa siswa-siswi SD 9 Kesiman, dalam kegiatan literasi pengelolaan sampah berbasis sumber yang dirangkaikan dengan sosialisasi pencegahan kanker sejak dini, Selasa (26/5). (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Bunda Literasi Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara menyapa siswa-siswi SD 9 Kesiman, dalam kegiatan literasi pengelolaan sampah berbasis sumber yang dirangkaikan dengan sosialisasi pencegahan kanker sejak dini, Selasa (26/5).

Kegiatan sosialisasi ini bertujuan untuk mengenalkan pengelolaan sampah kepada siswa sekolah serta untuk menumbuhkan budaya kebersihan dan mengajarkan siswa tentang pentingnya mengelola sampah secara bijak dan ramah lingkungan.

Dalam arahannya di depan para siswa-siswi, Sagung Antari yang didampingi Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Denpasar, Cokorda Gede Partha Sudarsana, dan jajaran kecamatan Denpasar Timur, menyampaikan bahwa pengelolaan sampah berbasis sumber hendaknya dijadikan kebiasaan baik yang diterapkan sejak dini.

“Anak-anakku, mulailah kebiasaan baik memilah sampah sejak dini. Tidak hanya di lingkungan sekolah saja, namun juga di lingkungan rumah. Bunda mengajak kalian semua untuk menerapkan kebiasaan ini setiap hari,” kata Sagung Antari.

Tidak hanya berbicara seputar pengelolaan sampah berbasis sumber saja, selebihnya Sagung Antari juga mengajak para siswa-siswi untuk mulai menjaga kesehatan dengan mengonsumsi makanan bergizi. Memulai hidup sehat dengan rajin berolahraga, berpakaian rapi dan sopan, mengurangi penggunaan gadget, serta menghindari merokok baik rokok konvensional maupun rokok elektrik juga menjadi pesan yang disampaikan Sagung Antari kepada para siswa-siswi.

Sementara itu, Kepala SD 9 Kesiman, I Putu Agus Sucipta Ariawan menyampaikan terima kasih atas kunjungan dan sosialisasi yang dilaksanakan di sekolahnya. Pihaknya menjelaskan, siswa-siswi SD 9 Kesiman sendiri telah mulai menerapkan pemilahan sampah berbasis sumber.

“Kami mengucapkan terima kasih atas kunjungan Bunda Literasi Kota Denpasar. Semoga dengan kunjungan ini, akan menambah semangat siswa-siswi kami,” katanya. (eka/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Baca Juga  Gubernur Koster Sampaikan Perkembangan Covid-19 dan Upaya Pemulihan Pariwisata Bali
Lanjutkan Membaca

NEWS

Menteri LH dan Gubernur Koster Bertemu, Sesama Alumni ITB Satukan Langkah Selesaikan Persoalan Sampah Bali

Published

on

By

gubernur koster
BERTEMU: Menteri Lingkungan Hidup Mohammad Jumhur Hidayat dan Gubernur Bali Wayan Koster bertemu di kantor KLH Jakarta, Selasa, 26 Mei 2026. (Foto: Hms Pemprov Bali)

Jakarta, baliilu.com – Menteri Lingkungan Hidup Mohammad Jumhur Hidayat dan Gubernur Bali Wayan Koster bertemu di kantor KLH Jakarta, Selasa, 26 Mei 2026. Pertemuan kedua figur alumni Institut Teknologi Bandung (ITB) ini guna membahas sejumlah langkah strategis penyelesaian persoalan sampah di Pulau Dewata.

Usai pertemuan, Gubernur Koster menjelaskan, bersama Menteri LH membahas penanganan sampah di Bali termasuk rencana pembangunan PSEL (Pengelolaan Sampah menjadi Energi Listrik) di Denpasar Raya.

“Pak Menteri LH komitmen, Provinsi Bali menjadi prioritas penyelesaian masalah sampah terlebih karena Bali merupakan destinasi wisata utama dunia,” kata Gubernur Koster.

Gubernur Bali dua periode ini mengatakan, Menteri LH sangat mendukung langkah-langkah strategis penanganan sampah yang telah dilaksanakan Gubernur Bali dan jajarannya di Bali mulai dari hulu hingga hilir.

Koster juga mengatakan, Menteri LH akan datang ke Bali 9 Juni 2026. Menteri akan melakukan rapat koordinasi dengan Gubernur dan Walikota/Bupati beserta jajaran terkait dalam penanganan sampah. Termasuk membahas terkait TPA Suwung dan pengolahan sampah menjadi energi listrik/PSEL.

“Nanti Pak Menteri juga akan meninjau lapangan ke TPA Suwung dan lokasi PSEL pada lahan Pelindo di Benoa,” kata Koster.

Gubernur Koster dan Menteri Jumhur Hidayat memiliki kedekatan emosional karena almamater ITB. Kedekatan ini memudahkan kedua sosok terbaik tanah air ini dalam menyamakan persepsi kebijakan dan upaya nyata yang harus segera dilaksanakan untuk menuntaskan penyelesaian masalah sampah di Bali.

Sejumlah regulasi dan langkah nyata strategis terkait pengelolaan sampah di Bali telah dijalankan Gubernur Koster dan jajarannya. Seperti aplikasi regulasi Pergub Bali No. 97 Tahun 2018 (Pembatasan Timbulan Sampah Plastik Sekali Pakai), Pergub Bali No. 47 Tahun 2019 (Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber) dan Surat Edaran (SE) Gubernur Bali Nomor 09 Tahun 2025 tentang Gerakan Bali Bersih Sampah. Pengelolaan sampah berbasis sumber merupakan jargon pengelolaan sampah di Bali karena bisa mengurangi volume sampah organik ke TPA Suwung. Sehingga, saat PSEL beroperasi akan mendapat suplai sampah anorganik dan residu yang berkualitas tanpa bercampur sampah organik. (gs/bi)

Baca Juga  Gubernur Koster Sukses Kenalkan Arak Bali pada Acara Groundwater Summit 2022 di UNESCO Paris

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Pastikan Sesuai Aturan, DPRD Badung Setujui Hibah Tanah Pura Dalem Gulingan Gede Mengwi 

Published

on

By

hibah tanah pura dalem gulingan
RAKER GABUNGAN: Rapat kerja gabungan Komisi I, II, dan III DPRD Kabupaten Badung dipimpin Wakil Ketua Komisi I DPRD Badung I Gusti Lanang Umbara bersama Ketua Komisi II I Made Sada dan Ketua Komisi III I Made Ponda Wirawan bersama sejumlah OPD terkait persetujuan hibah tanah untuk Pura Dalem Gulingan Gede, Desa Gulingan, Kecamatan Mengwi di Ruang Gosana II Lantai II Sekretariat DPRD Kabupaten Badung, Selasa, 26 Mei 2026. (Foto: bi)

Badung, baliilu.com – Gabungan Komisi I, II, dan III DPRD Kabupaten Badung menggelar Rapat Kerja (Raker) bersama sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait persetujuan hibah tanah untuk Pura Dalem Gulingan Gede, Desa Gulingan, Kecamatan Mengwi di Ruang Gosana II Lantai II Sekretariat DPRD Kabupaten Badung, Selasa, 26 Mei 2026.

Raker Gabungan DPRD Badung membahas tindak lanjut permohonan hibah tanah yang diajukan pengempon Pura Dalem Gulingan Gede.

Sejumlah OPD yang hadir dalam Raker Gabungan DPRD Badung meliputi Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Badung, Badan Pengelola Keuangan Aset Daerah (BPKAD) Badung, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Badung, Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Badung, Bagian Hukum hingga Bagian Tata Pemerintahan Setda Kabupaten Badung.

Raker Komisi I, II dan III DPRD Badung dipimpin Wakil Ketua Komisi I DPRD Badung I Gusti Lanang Umbara bersama Ketua Komisi II I Made Sada dan Ketua Komisi III I Made Ponda Wirawan serta dihadiri sejumlah Anggota DPRD Badung.

Agenda ini merupakan tindak lanjut surat dari Kepala BPKAD Kabupaten Badung tertanggal 18 Mei 2026 terkait permohonan persetujuan hibah tanah.

Dalam Raker tersebut, Wakil Ketua Komisi I DPRD Badung I Gusti Lanang Umbara menyatakan persetujuan terhadap proses hibah tanah antara Desa Adat dan Pemerintah Kabupaten Badung karena dinilai telah memenuhi mekanisme hukum dan aturan yang berlaku.

Lanang Umbara menjelaskan, sebelumnya telah terjadi kesepakatan lisan antara Pemda Badung melalui DLHK Badung dengan pengempon Pura Dalem Gulingan Gede mengenai pertukaran lahan.

“Kita telah memberikan persetujuan terkait permohonan pengempon Pura Dalem Gulingan Gede perihal hibah menghibahkan tanah tersebut. Kenapa kita menyetujui dan merekomendasikan persetujuan tersebut, karena dari mekanisme hukum dan aturan sudah sesuai. Nantinya, Desa Adat menghibahkan tanah 24 are ke Pemda Badung dan Pemda Badung menghibahkan 45 are ke Desa Adat,” kata Lanang Umbara.

Baca Juga  Gubernur Koster Sukses Kenalkan Arak Bali pada Acara Groundwater Summit 2022 di UNESCO Paris

Lanang Umbara menyebutkan, tanah aset pelaba pura seluas 24 are saat ini telah digunakan sebagai kantor UPT DLHK Mengwi. Sebagai pengganti, Pemkab Badung akan menghibahkan lahan seluas 45 are yang berada di Munduk Suka Jiwa, Subak Dalem, Mengwi.

Sementara itu, Anggota Komisi I DPRD Badung I Made Rai Wirata mengatakan proses hibah tersebut perlu segera mendapatkan legalitas hukum agar tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari.

“Untuk itu, kami mohon rekomendasi kepada DPRD Badung agar ini sah secara hukum,” pungkasnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca