Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Sekda Eddy Mulya Hadiri Puncak International Nurses Day Tahun 2026 Kota Denpasar

BALIILU Tayang

:

International Nurses Day
PERAYAAN IND: Sekretaris Daerah Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya saat menghadiri merayakan puncak International Nurses Day (IND) Tahun 2026 di Gedung Dharma Negara Alaya (DNA) Denpasar, Sabtu (9/5). (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kota Denpasar merayakan puncak International Nurses Day (IND) Tahun 2026 di Gedung Dharma Negara Alaya (DNA) Denpasar, Sabtu (9/5). Acara ini dihadiri langsung Sekretaris Daerah Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya, Ketua DPW PPNI Provinsi Bali, Dr. IGN Ketut Sukadarma, Kadiskes Kota Denpasar, Anak Agung Ayu Agung Candrawati, Ketua DPD PPNI Kota Denpasar I Ketut Sudiarta serta sejumlah tamu undangan lain.

Indonesia Nurse Day (IND) 2026 merupakan hari peringatan untuk perawat di seluruh dunia yang jatuh pada tanggal kelahiran Florence Nightingale, seorang pendiri keperawatan modern pada 12 Mei. Kegiatan tersebut juga dirangkai dengan lomba serta penyerahan nominasi terbaik DPK berprestasi tahun 2026.

Dalam sambutan tertulis Walikota Denpasar yang dibacakan oleh Sekretaris Daerah Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya mengatakan, hari ini adalah momentum untuk memberikan penghormatan setinggi – tingginya kepada para perawat yang telah menjadi garda terdepan dalam menjaga kesehatan masyarakat di Kota Denpasar.

Dimana peringatan tahun ini mengusung tema global yang sangat relevan yaitu our nurses, our future, empowered nurses save lives yang bermakna perawat kita, masa depan kita. Perawat yang berdaya menyelamatkan nyawa.

“Tema ini menekankan bahwa masa depan sistem kesehatan kita sangat bergantung pada sejauh mana kita mampu memberdayakan para perawat. Saya menyadari bahwa dedikasi anda tidak hanya membutuhkan apresiasi berupa kata-kata, tetapi juga dukungan nyata berupa kebijakan yang berpihak pada kesejahteraan dan keselamatan kerja anda,” ungkapnya.

Oleh karena itu, Pemerintah Kota Denpasar berkomitmen untuk mendukung keamanan lingkungan kerja, serta dukungan fasilitas yang memadai bagi para perawat di seluruh fasilitas kesehatan di Kota Denpasar. Selain itu, pihaknya mendorong kepemimpinan dengan memberikan ruang bagi perawat untuk terlibat lebih aktif dalam pengambilan keputusan klinis dan kebijakan kesehatan. Suara perawat harus didengar untuk membentuk masa depan pelayanan kesehatan yang lebih baik.

Baca Juga  Sekda Eddy Mulya Lepas Fun Walk Yayasan Pendidikan Karang Gede

Lebih lanjut, ke depan perawat wajib meningkatkan kompetensi dan keahlian. Sehingga perawat terus berdaya dan mampu menjawab tantangan kesehatan di masa depan.

“Terima kasih atas pengabdian anda yang tanpa pamrih. Teruslah berkarya dengan hati, profesionalisme, dan integritas. Dimana setiap tetes keringat dan waktu yang anda korbankan di ruang perawatan adalah kontribusi nyata bagi ketahanan ekonomi dan sosial di Kota Denpasar. Perawat yang berdaya bukan hanya menyelamatkan nyawa di tempat tidur pasien, tetapi juga memperkuat pondasi kesehatan bangsa kita,” ujarnya.

Sementara Ketua DPD PPNI Kota Denpasar I Ketut Sudiarta mengatakan kegiatan puncak yang  diselenggarakan pada hari ini merupakan wujud nyata dari implementasi program kerja pengurus PPNI Kota Denpasar tahun 2026. Acara ini dirangkaikan secara khusus untuk merayakan dua momen bersejarah bagi profesi, yakni Hari Ulang Tahun Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) yang ke-52 sekaligus perayaan International Nurses Day tahun 2026.

Rangkaian kegiatan ini tidak hanya terpusat pada hari ini saja. Sejak kemarin, kami telah melaksanakan berbagai kegiatan yang bertumpu pada tiga pilar utama pengabdian profesi kita, yaitu Pelayanan Masyarakat, Pengembangan Profesi, dan Pengabdian Masyarakat.

“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pemerintah Kota Denpasar, Bapak Walikota, Bapak Sekda, Kepala Dinas Kesehatan, serta Kepala Dinas Sosial atas segala izin, arahan, dan dukungan yang diberikan kepada kami. Apresiasi yang setinggi-tingginya juga saya sampaikan kepada seluruh jajaran panitia yang telah bekerja keras dan cerdas demi mempersiapkan acara ini dengan sangat baik. Harapan kita bersama, semoga ke depannya profesi perawat semakin maju, PPNI semakin jaya, dan PPNI Kota Denpasar semakin istimewa,” ujarnya. (eka/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan

NEWS

Satpol PP Denpasar Tertibkan 144 Baliho, Pamflet, Banner dan Spanduk di Fasilitas Umum

Published

on

By

Satpol PP Denpasar tertibkan media promosi di fasilitas umum
PENERTIBAN: Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Denpasar saat melaksanakan penertiban terhadap berbagai media promosi yang terpasang di fasilitas umum, Kamis (8/10). (Foto: bi)

Denpasar, baliilu.com – Dalam upaya menjaga ketertiban, ketenteraman, keamanan, dan kenyamanan masyarakat, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Denpasar kembali melaksanakan penertiban terhadap berbagai media promosi yang terpasang di fasilitas umum, Kamis (8/10).

Kegiatan penertiban menyasar sejumlah ruas jalan di wilayah Kota Denpasar, yakni Jalan Melati, Jalan P.B. Sudirman, dan Jalan Raya Sesetan. Penertiban dilakukan terhadap baliho, pamflet, banner, spanduk, hingga papan nama yang dipasang pada fasilitas umum dan dinilai tidak sesuai dengan ketentuan.

Kasatpol PP Kota Denpasar, Anak Agung Ngurah Bawa Nendra, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kota Denpasar dalam menjaga ketertiban umum serta menciptakan lingkungan kota yang aman, nyaman, dan tertata.

“Penertiban ini kami laksanakan secara berkelanjutan untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan masyarakat, khususnya di ruang-ruang publik. Kami mengimbau masyarakat maupun pelaku usaha agar memperhatikan ketentuan dalam pemasangan media promosi sehingga tidak mengganggu fasilitas umum maupun keindahan kota,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, Satpol PP Kota Denpasar berhasil menertibkan sebanyak 144 media, dengan rincian 25 baliho, 55 pamflet, 26 banner, 30 spanduk, dan 8 papan nama.

Bawa Nendra menambahkan, Satpol PP Kota Denpasar terus mengedepankan pendekatan persuasif dan sesuai dengan ketentuan dalam setiap pelaksanaan penertiban. Hal ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam mewujudkan Kota Denpasar yang tertib, aman, nyaman, dan berwawasan lingkungan.

Selain penertiban, Satpol PP Kota Denpasar juga mengingatkan masyarakat terkait layanan pengaduan melalui GARBASITA (Gerakan Bersama Satuan Polisi Pamong Praja). Seluruh jenis layanan dan tindak lanjut pengaduan melalui GARBASITA tidak dikenakan biaya.

“Untuk menjaga integritas seluruh jajaran Satpol PP Kota Denpasar, kami tidak menerima pemberian dalam bentuk apa pun. Apabila ada pihak yang meminta sesuatu dengan mengatasnamakan Satpol PP Kota Denpasar, masyarakat dapat segera melaporkannya melalui WA Bot GARBASITA dengan menyertakan bukti yang autentik,” tegasnya.

Baca Juga  Apel di Disdikpora Denpasar, Sekda Eddy Mulya Dorong Tata Kelola Pendidikan yang Akuntabel

Pengaduan dapat disampaikan melalui WA Bot GARBASITA di nomor 081337338326. Masyarakat diharapkan turut berperan aktif dalam menjaga ketertiban kota sekaligus membantu mewujudkan pelayanan pemerintahan yang bersih, transparan, dan berintegritas. (eka/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Wawali Arya Wibawa Hadiri “Karya Ngenteg Linggih” Pura Sekar Jepun Tangkas Kori Agung

Published

on

By

Wawali Arya Wibawa hadiri Karya Ngenteg Linggih di Kerobokan
HADIRI KARYA: Wakil Walikota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa saat menghadiri rangkaian Karya Ngenteg Linggih, Nila Pati, Pedudusan Alit dan Wraspati Kalpa di Pura Sekar Jepun, Tangkas Kori Agung, Desa Adat Kerobokan, Kamis (8/10). (Foto: bi)

Denpasar, baliilu.com – Wakil Walikota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa menghadiri rangkaian Karya Ngenteg Linggih, Nila Pati, Pedudusan Alit dan Wraspati Kalpa di Pura Sekar Jepun, Tangkas Kori Agung, Desa Adat Kerobokan, Kamis (8/10). Kehadiran Wawali Arya Wibawa merupakan bentuk dukungan Pemerintah Kota Denpasar terhadap pelaksanaan kegiatan keagamaan dan adat yang dilaksanakan masyarakat. Selain itu, kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mempererat sinergi antara pemerintah dan desa adat dalam menjaga keberlanjutan adat, agama, tradisi dan budaya Bali.

Ketua Panitia Karya, I Wayan Sarjana Putra mengatakan, rangkaian karya telah dimulai sejak 1 Oktober 2026 dengan pelaksanaan Matur Piuning Karya. Selanjutnya, pada Kamis (8/10) dilaksanakan upacara Ngingsah sebagai bagian dari rangkaian persiapan menuju puncak karya.

“Rangkaian karya sudah dimulai sejak 1 Oktober dengan Matur Piuning. Hari ini dilaksanakan Ngingsah, kemudian pada 10 Oktober mendatang akan dilaksanakan Pecaruan Rsi Gana,” ujar I Wayan Sarjana Putra.

Sarjana menjelaskan, puncak karya akan dilaksanakan pada 14 Oktober 2026. Seluruh rangkaian upacara kemudian akan diakhiri dengan Penyineban pada 16 Oktober 2026.

Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa mengapresiasi semangat dan kebersamaan krama dalam melaksanakan karya tersebut. Menurutnya, pelaksanaan kegiatan keagamaan dan adat tidak hanya menjadi bagian dari pelaksanaan sradha dan bhakti, namun juga memiliki peran penting dalam menjaga keberlanjutan adat, budaya dan tradisi Bali.

“Pemerintah Kota Denpasar tentu memberikan apresiasi atas semangat kebersamaan krama dalam melaksanakan karya ini. Kegiatan seperti ini menjadi bagian penting dalam menjaga adat, tradisi dan budaya Bali agar tetap hidup dan diwariskan kepada generasi selanjutnya,” ujarnya.

Arya Wibawa menambahkan, Pemerintah Kota Denpasar akan terus mendukung berbagai kegiatan masyarakat yang berlandaskan nilai-nilai adat, agama, tradisi dan budaya. Sinergi antara pemerintah, desa adat dan masyarakat dinilai penting dalam mewujudkan pembangunan Kota Denpasar yang tetap berakar pada nilai-nilai kearifan lokal.

Baca Juga  Sekda Eddy Mulya Lepas Fun Walk Yayasan Pendidikan Karang Gede

“Rangkaian karya di Pura Sekar Jepun, Tangkas Kori Agung tersebut diharapkan dapat berjalan lancar dan khidmat serta menjadi momentum bagi seluruh krama untuk meningkatkan sradha dan bhakti kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa,” ujarnya. (eka/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Perkuat Jiwa Kepemimpinan, Paskibraka Badung Kunjungi IPDN dan BPIP RI

Published

on

By

Paskibraka Badung studi kebangsaan di IPDN dan BPIP RI Jakarta
STUDI KEBANGSAAN: Nyonya Rasniathi Adi Arnawa mendampingi anggota Paskibraka Kabupaten Badung angkatan tahun 2025 saat studi kebangsaan dan kepemimpinan ke Kampus IPDN dan Kantor Pusat BPIP RI di Jakarta, Rabu (7/10). (Foto: Hms Badung)

Jakarta, baliilu.com – Anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Badung angkatan tahun 2025 melaksanakan studi kebangsaan dan kepemimpinan ke dua lembaga nasional di Jakarta, Rabu (7/10). Dua instansi yang menjadi tujuan utama adalah Kampus Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Jakarta dan Kantor Pusat Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) RI.

Kunjungan ini dipimpin langsung oleh Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa. Turut mendampingi Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Badung, Ida Bagus Putu Mas Arimbawa beserta jajaran.

Saat mengunjungi Kampus IPDN Jakarta, rombongan diterima secara resmi oleh Direktur Sekolah Pascasarjana IPDN, Drs. Muhadam Labolo. Pertemuan berlangsung interaktif melalui sesi tanya jawab seputar kepemimpinan, pengabdian negara, hingga tantangan menjaga persatuan bangsa.

Nyonya Rasniathi Adi Arnawa menegaskan bahwa kehadiran generasi muda terbaik Badung ini bertujuan untuk menanamkan kesadaran mendalam tentang arti kepemimpinan yang siap mengabdi dan ditempa. “IPDN adalah tempat lahirnya kader pemerintahan yang kokoh. Semangat inilah yang ingin kami wariskan kepada anak-anak Paskibraka Badung,” ujarnya.

Pernyataan tersebut disambut positif oleh Prof. Muhadam Labolo. Ia berpesan agar para anggota Paskibraka terus memperteguh persatuan demi kepentingan rakyat. “Kalian adalah simbol kebangkitan dan kesetiaan bangsa, pewaris harapan negeri,” tegasnya.

Usai dari IPDN, rombongan melanjutkan perjalanan ke Kantor Pusat BPIP RI. Mereka diterima langsung oleh Sekretaris Dewan Pengarah BPIP RI, Mayor Jenderal TNI (Purn.) Wisnu Bawa Tenaya, yang juga merupakan tokoh asli kelahiran Badung, Bali.

Dalam arahannya, Wisnu Bawa Tenaya mengingatkan bahwa Pancasila harus hidup di dalam dada dan dipraktikkan dalam sikap sehari-hari, bukan sekadar menjadi lambang seremonial saat upacara. “Kalian sebagai Paskibraka memiliki tanggung jawab ganda. Tidak hanya mengibarkan bendera, melainkan juga mengibarkan semangat Pancasila di tengah masyarakat,” pungkas purnawirawan jenderal bintang dua tersebut.

Baca Juga  Pimpin Apel Disiplin di Kecamatan Denbar, Sekda Eddy Mulya Tekankan Integritas ASN dan Optimalisasi Pelayanan Publik

Menanggapi hal itu, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa berharap pemahaman utuh mengenai Pancasila sebagai perekat keberagaman bisa dibawa pulang ke daerah. Kunjungan bermakna ini diharapkan mampu melahirkan pemimpin masa depan Badung yang berkarakter, berintegritas, serta menjadi pelopor persatuan di tengah masyarakat. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca