Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Wagub Giri Prasta Tegaskan UMKM Bali Penopang Utama Ekonomi Kerthi Bali

Bersama Tiga Menteri, Gelar Akad Massal 1.000 UMKM di Unud

Loading

BALIILU Tayang

:

umkm bali
AKAD MASSAL: Wakil Gubernur Bali I Nyoman Giri Prasta saat menghadiri Akad Massal 1.000 UMKM Ekonomi Kreatif dan Bursa Wirausaha Unggulan di Gedung Auditorium Widya Sabha, Universitas Udayana, Jimbaran, Badung, Rabu (13/5). (Foto: Hms Pemprov Bali)

Badung, baliilu.com – Wakil Gubernur Bali I Nyoman Giri Prasta menegaskan UMKM merupakan penopang utama ekonomi Bali dalam transformasi Ekonomi Kerthi Bali yang saat ini tengah dijalankan Pemerintah Provinsi Bali. Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri Akad Massal 1.000 UMKM Ekonomi Kreatif dan Bursa Wirausaha Unggulan di Gedung Auditorium Widya Sabha, Universitas Udayana, Jimbaran, Badung, Rabu (13/5).

Kegiatan tersebut dihadiri Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar, Menteri UMKM Maman Abdurrahman, Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya, Wakil Menteri UMKM Helfi Nurhasan, Rektor Universitas Udayana, Forkopimda Provinsi Bali, serta sejumlah lembaga penyalur Kredit Usaha Rakyat (KUR).

Dalam sambutannya, Giri Prasta menyampaikan apresiasi atas kolaborasi lintas kementerian dalam memperkuat sektor UMKM dan ekonomi kreatif di Bali. Menurutnya, kegiatan tersebut bukan sekadar seremoni, melainkan momentum strategis untuk memperkuat fondasi ekonomi rakyat melalui pembangunan kewirausahaan yang inklusif, produktif, dan berdaya saing.

“Perlu kami laporkan kepada Bapak Menteri bahwa Bali saat ini sedang melaksanakan transformasi lewat Ekonomi Kerthi Bali, yang menempatkan UMKM sebagai salah satu penopang utama ekonomi Bali. Kami berkomitmen membangun Bali yang kuat secara ekonomi, berdikari, serta berbasis pada kearifan lokal dan sumber daya manusia Bali itu sendiri,” ujar Giri Prasta.

Ia menegaskan, UMKM tidak hanya berfungsi menggerakkan ekonomi daerah, tetapi juga menjaga identitas budaya, tradisi, dan kreativitas masyarakat Bali. Karena itu, penguatan UMKM diarahkan tidak hanya untuk meningkatkan omzet usaha, tetapi juga kualitas produk, penguasaan teknologi digital, perluasan akses pasar global, perlindungan hak kekayaan intelektual (HAKI), hingga penguatan jejaring usaha.

“Kita ingin UMKM Bali naik kelas. Mereka bukan hanya menggerakkan ekonomi, tetapi juga menjaga identitas budaya dan kreativitas Bali,” tegasnya.

Baca Juga  Apresiasi Semangat Warga, Giri Prasta Hadiri “Karya Agung” di Pura Desa dan Puseh Desa Adat Keliki

Giri Prasta juga memaparkan bahwa berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), pertumbuhan ekonomi Bali pada triwulan I tahun 2026 mencapai 5,58 persen. Menurutnya, capaian tersebut menjadi sinyal positif bahwa pembangunan ekonomi Bali membutuhkan transformasi besar yang bertumpu pada sektor riil, penguatan UMKM, dan lahirnya wirausaha baru.

Ia menilai target peningkatan rasio kewirausahaan nasional sebesar 3,60 persen pada 2029 hingga menuju 8 persen pada 2045 membutuhkan kerja sama terintegrasi dan berkelanjutan dari seluruh pihak.

“Oleh sebab itu, kegiatan ini sangat tepat karena menghadirkan ekosistem yang mempertemukan dunia usaha, lembaga pembiayaan, praktisi bisnis, dan para pelaku UMKM dalam satu ruang kolaborasi,” katanya.

Giri Prasta juga mengungkapkan realisasi penyaluran KUR di Bali pada 2025 mencapai 134.549 penerima. Selain itu, pengajuan hak kekayaan intelektual di Bali tercatat mencapai 43.520 permohonan.

Ia menekankan bahwa tantangan ekonomi global yang semakin dinamis hanya dapat dihadapi melalui kolaborasi lintas sektor antara pemerintah, dunia usaha, lembaga keuangan, perguruan tinggi, komunitas kreatif, media, dan masyarakat.

“Mari kita jadikan momentum ini sebagai gerakan bersama untuk membangun UMKM Bali yang kreatif, berbasis inovasi, berkelanjutan, dan berdaya saing global. Saya yakin Bali mampu menjadi pusat pertumbuhan ekonomi kreatif sekaligus kekuatan ekonomi Indonesia,” ujarnya.

Sementara itu, Menteri Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya, mengatakan pemerintah terus mendorong kolaborasi lintas sektor dalam pengembangan UMKM dan ekonomi kreatif nasional. Ia menyebut penyaluran KUR sektor ekonomi kreatif secara nasional telah mencapai Rp8,9 triliun.

Menurutnya, penguatan sektor ekonomi kreatif membutuhkan pendekatan heksahelix melalui sinergi pemerintah pusat dan daerah, akademisi, komunitas, media, serta pelaku usaha.

“Pemerintah tidak bisa sendiri. Kami terus mendorong akses pembiayaan, perlindungan HAKI, pembinaan, penguatan kapasitas, dan jejaring usaha agar pelaku ekonomi kreatif Indonesia bisa go global,” kata Teuku Riefky.

Baca Juga  Orang Bali Ras Unggul, Gubernur Koster: Harus Bangga, Jangan Saling Sikut, Ayo Bersama Bangun Bali

Menteri UMKM RI, Maman Abdurrahman, menambahkan kehadiran program Sapa UMKM menjadi bentuk nyata pendekatan kementerian kepada pelaku usaha kecil dan menengah.

“Sapa UMKM bukan sekadar aplikasi, tetapi bentuk kehadiran Kementerian UMKM agar bisa berinteraksi dengan pelaku UMKM kapan pun dan di mana pun,” ujarnya.

Sementara itu, Menko Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar menyebut akad massal tersebut sebagai langkah besar dalam memperkuat ekosistem UMKM Bali agar naik kelas dan semakin kompetitif.

“Saya bangga melihat akad ini. Bali memiliki ekosistem yang memberi kesempatan tumbuh bersama. UMKM adalah pahlawan ekonomi nasional karena menopang 60 persen pertumbuhan ekonomi Indonesia,” kata Muhaimin.

Ia juga mengingatkan pentingnya perlindungan terhadap UMKM dari pungutan liar, hambatan usaha, hingga premanisme agar pelaku usaha dapat berkembang dengan aman dan percaya diri.

Pada kesempatan yang sama, Deputi Bidang Kewirausahaan Kementerian UMKM, Risa Damanik, mengatakan kegiatan akad massal tersebut merupakan yang keempat digelar di Indonesia dan melibatkan sekitar 2.000 pelaku UMKM dan ekonomi kreatif dari seluruh Bali.

Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi bagian dari implementasi Instruksi Presiden Nomor 8 terkait pengentasan kemiskinan melalui penguatan kewirausahaan, akses pembiayaan KUR, serta pemanfaatan HAKI sebagai alternatif agunan usaha. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan

NEWS

Sekda Denpasar Buka Interactive Talkshow, PGRI Bali dan MTC International

Jalin Kerja Sama Tingkatkan SDM Berwawasan Global

Loading

Published

on

By

sekda eddy mulya
PENANDATANGANAN KERJA SAMA: Sekda Denpasar yang juga Ketua PGRI Provinsi Bali, I Gusti Ngurah Eddy Mulya, melaksanakan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara PGRI Provinsi Bali dan MTC International pada acara Interactive Talkshow yang diselenggarakan MTC International bekerja sama dengan Casa College Cyprus di Hotel Grand Palace Sanur, Senin (29/6). (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Denpasar yang juga Ketua PGRI Provinsi Bali, I Gusti Ngurah Eddy Mulya, membuka Interactive Talkshow yang diselenggarakan MTC International bekerja sama dengan Casa College Cyprus di Hotel Grand Palace Sanur, Senin (29/6).

Pada kesempatan tersebut juga dilaksanakan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara PGRI Provinsi Bali dan MTC International. Dimana Kerja sama ini bertujuan memfasilitasi satuan pendidikan serta para guru dalam meningkatkan pengetahuan global, khususnya di bidang penguasaan bahasa, kesiapan kerja, dan akses pendidikan internasional.

Sekda Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya mengatakan, kerja sama tersebut merupakan langkah strategis dalam menyiapkan sumber daya manusia (SDM) Bali agar mampu bersaing di era global. Menurutnya, PGRI Bali memiliki tanggung jawab untuk menghadirkan berbagai gagasan dan inovasi dalam dunia pendidikan agar mampu beradaptasi dengan perubahan yang terus berlangsung.

“Semangat kita adalah siapa yang mampu beradaptasi dengan perubahan, maka dialah yang akan memenangkan persaingan di era ekonomi global. PGRI sebagai organisasi profesi guru memiliki tujuan menciptakan SDM unggul, baik peserta didik maupun guru sebagai fasilitator pembelajaran,” ujarnya.

Ia menjelaskan, melalui kemitraan dengan MTC International diharapkan para pelajar, khususnya siswa SMA dan SMK di Bali, memiliki wawasan global serta alternatif untuk melanjutkan pendidikan maupun memperoleh kesempatan kerja di luar negeri.

Selain itu, peningkatan kapasitas tidak hanya diberikan kepada siswa, tetapi juga kepada para guru. Menurutnya, guru harus memiliki kompetensi yang memadai agar mampu menjadi pendamping yang efektif bagi peserta didik.

“Tidak hanya murid yang harus ditingkatkan kapasitasnya, guru juga harus terus meningkatkan kompetensinya sebagai pendamping. Jangan sampai mendampingi tetapi belum memiliki kemampuan yang memadai,” tegasnya.

Baca Juga  DPRD Bali Gelar Rapat Paripurna Ke-9, Penyampaian Pidato Sambutan Gubernur Bali

Lebih lanjut Eddy Mulya mengatakan, PGRI Bali akan terus membuka ruang kolaborasi dengan berbagai mitra dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan di Bali. Ia berharap generasi muda Bali memiliki pola pikir global tanpa meninggalkan karakter dan jati diri masyarakat Bali yang dikenal ramah, beretika, dan memiliki kualitas pelayanan yang baik.

Sementara itu, Direktur Utama MTC International, I Putu Miasta, mengatakan kegiatan tersebut menjadi momentum penting dalam membuka peluang pendidikan dan karier internasional bagi generasi muda Indonesia.

Menurutnya, masih banyak anggapan di masyarakat bahwa bekerja atau belajar di luar negeri memerlukan biaya sangat besar dan penuh risiko penipuan. Melalui kerja sama ini, pihaknya ingin membuka akses yang lebih luas dan memberikan edukasi mengenai jalur pendidikan maupun pekerjaan yang aman dan legal.

“Kami ingin membantu menyukseskan program pemerintah dalam meningkatkan kualitas SDM, mengurangi pengangguran, serta mengangkat kesejahteraan masyarakat. Ini menjadi titik awal bagi generasi muda untuk memiliki kompetensi yang diakui secara global,” katanya.

Ia menambahkan, dalam Interactive Talkshow tersebut juga dihadirkan narasumber langsung dari President & Executive Director Casa College Cyprus Mr. Yiannis Saveriades, yang memberikan informasi mengenai peluang studi, program kerja sambil kuliah, hingga prospek karier di Eropa.

Melalui kolaborasi ini diharapkan semakin banyak generasi muda Bali yang memiliki kompetensi internasional, pengalaman global, serta mampu kembali ke Indonesia untuk berkontribusi dalam pembangunan daerah dan bangsa. (eka/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Gubernur Koster Bacakan Pesan Megawati pada The 3rd World Civilizations Harmony Forum

Serukan Peradaban Dunia yang Berkeadilan

Loading

Published

on

By

Gubernur Koster
PEMBUKAAN THE 3RD WORLD CIVILIZATIONS HARMONY FORUM: Gubernur Bali Wayan Koster, saat menghadiri pembukaan The 3rd World Civilizations Harmony Forum yang berlangsung di Hotel Renaissance Bali Uluwatu, Badung, Senin (29/6). (Foto: Hms Pemprov Bali)

Denpasar, baliilu.com – Gubernur Bali Wayan Koster, membacakan sambutan Presiden ke-5 Republik Indonesia sekaligus Ketua Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Megawati Soekarnoputri, pada pembukaan The 3rd World Civilizations Harmony Forum yang berlangsung di Hotel Renaissance Bali Uluwatu, Badung, Senin (29/6). Forum internasional tersebut mempertemukan tokoh lintas negara, agama, budaya, dan akademisi untuk membahas masa depan peradaban dunia yang damai, adil, dan berkelanjutan.

Ketua Yayasan Prajna Harmonis, Kasino, dalam sambutannya menyampaikan bahwa meskipun cita-cita menciptakan harmoni dan perdamaian dunia terasa semakin jauh akibat berbagai konflik global, seluruh peserta forum tetap memilih berkumpul untuk bersama-sama memikirkan masa depan umat manusia. Menurutnya, forum ini bertujuan menghormati keberagaman peradaban sekaligus menemukan nilai-nilai universal yang mampu menyatukan umat manusia, yakni hati nurani sebagai dasar martabat dan nilai setiap manusia tanpa memandang kebangsaan, suku, agama, budaya, maupun ideologi.

Mengutip pandangan sejarawan dunia Profesor Wang Gungwu, Kasino menjelaskan bahwa budaya merupakan identitas khas yang tumbuh dari kehidupan bersama suatu masyarakat sehingga bersifat lokal dan beragam. Namun di balik keberagaman tersebut terdapat nilai-nilai kemanusiaan yang universal. Karena itu, forum ini mengusung tema Harmony in Diversity, Human Fraternity, yang selaras dengan nilai-nilai Pancasila dan semboyan Bhinneka Tunggal Ika, sekaligus memiliki kesamaan dengan ajaran berbagai agama dan peradaban dunia, seperti Vasudhaiva Kutumbakam dalam Hindu, Ukhuwah Insaniyah dalam Islam, Tianxia Yijia dalam Konfusianisme, hingga persaudaraan universal dalam tradisi Buddha dan Kristen.

Kasino juga mengingatkan pesan Megawati Soekarnoputri pada The 2nd World Civilizations Harmony Forum bahwa dunia yang setara dan bermartabat tidak boleh dipimpin oleh “hukum rimba”, melainkan oleh “hukum hati nurani”. Menurutnya, teori benturan peradaban lahir dari sejarah panjang persaingan dan dominasi antarmanusia. Padahal, hukum yang sesungguhnya bekerja di alam semesta adalah hukum harmoni yang menjaga keseimbangan, keterhubungan, dan kerja sama. Karena itu, forum ini diharapkan menjadi ruang untuk menyumbangkan gagasan, kebijaksanaan, dan suara hati demi membangun peradaban dunia yang lebih damai, adil, dan bermartabat.

Baca Juga  Menang 75 Persen, Gubernur Terpilih Wayan Koster Puji Prestasi DPC PDI-Perjuangan Bangli

Dalam sambutannya yang dibacakan Gubernur Koster, Megawati Soekarnoputri menegaskan bahwa Bali merupakan cerminan harmoni antara alam, spiritualitas, budaya, dan keramahan masyarakat yang menjadi wajah peradaban Indonesia di mata dunia. Filosofi Tri Hita Karana yang hidup dalam masyarakat Bali disebut mengajarkan keseimbangan hubungan manusia dengan Tuhan, sesama manusia, dan alam semesta, serta sangat relevan dengan tema forum.

Megawati juga menyoroti kondisi dunia yang semakin diwarnai persaingan hegemoni, konflik bersenjata, ketidakadilan, hingga dominasi ekonomi, teknologi, dan informasi yang berpotensi mengancam nilai-nilai kemanusiaan. Berangkat dari pengalaman Indonesia sebagai bangsa majemuk yang dipersatukan oleh Bhinneka Tunggal Ika, Megawati mengajukan lima agenda bagi keberlanjutan peradaban dunia, yakni membangun regulasi global yang berkeadilan, memperkuat Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), mereformasi sistem keuangan global, mengembangkan kearifan lokal sebagai fondasi pembangunan berkelanjutan, serta memperkuat sistem kebudayaan melalui pendidikan, kesehatan, dan pelestarian identitas budaya setiap bangsa.

Menutup sambutannya, Megawati mengutip pesan Proklamator Republik Indonesia, Ir. Soekarno, bahwa internasionalisme tidak dapat tumbuh tanpa berakar pada nasionalisme. Karena itu, kecintaan terhadap tanah air harus berjalan seiring dengan tanggung jawab membangun dunia yang lebih baik, berlandaskan kesetaraan, kemanusiaan, keadilan, dan kemakmuran bersama. Megawati juga mengajak generasi muda di seluruh dunia menjadi pembangun jembatan persaudaraan, bukan tembok pemisah, demi terwujudnya peradaban dunia yang harmonis.

Hadir pula dalam kesempatan tersebut Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Republik Indonesia periode 2019–2024, Mahfud MD. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Dua Orang Terseret Arus di Pantai Greenbowl, Tim SAR Gabungan Terus Lakukan Pencarian

Published

on

By

Pantai Greenbowl
Tim SAR gabungan saat breefing sebelum melakukan pencarian korban. (Foto: Hms SAR)

Badung, baliilu.com – Upaya pencarian terhadap dua orang yang dikabarkan terseret arus di Pantai Greenbowl, Desa Ungasan, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, masih dilakukan oleh tim SAR gabungan, Senin (29/6/2026). Awal mula kejadian pada Minggu (28/6/2026) ada lima orang sedang mandi di Pantai Greenbowl. Selanjutnya, tiga orang di antaranya menyusuri pantai untuk mencari kepiting, sementara dua orang lainnya tetap mandi di laut.

Beberapa saat kemudian, kedua orang yang masih berada di perairan terlihat terseret arus ke tengah laut. Rekan korban segera berupaya meminta bantuan, namun kondisi gelombang yang semakin besar menyebabkan kedua korban menghilang dari pandangan. Teman-teman korban sempat melakukan pencarian secara mandiri, namun hingga akhirnya meminta bantuan kepada aparat setempat.

“Menurut info yang kami terima perkiran waktu kejadian kurang lebih pukul 12.00 Wita,” jelas I Nyoman Sidakarya, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar. Berdasarkan laporan yang diterima petugas siaga Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, diketahui identitas kedua korban yang masih dalam pencarian atas nama Roni Firmansyah (24), pekerjaan sehari-hari sebagai buruh, asal Dusun Badean Kulon, Desa Serut, Kecamatan Panti, Kabupaten Jember, dan korban lainnya bernama Dimas Hilman Hafizudin (21), buruh, asal Dusun Curahdami, Desa Sukorambi, Kecamatan Sukorambi, Kabupaten Jember.

Menindaklanjuti laporan tersebut, pada pukul 06.00 Wita, Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar memberangkatkan tujuh personel menuju lokasi kejadian. Setibanya di lokasi, mereka segera bergabung dengan unsur SAR lainnya untuk melaksanakan pencarian.

Operasi SAR dilakukan dengan membagi ke dalam beberapa Search and Rescue Unit (SRU). SRU laut melaksanakan penyisiran di area perairan sekitar lokasi kejadian menggunakan 1 unit rubber boat dan SRU darat dibagi dalam 2 tim, melakukan penyisiran sepanjang garis pantai di sekitar lokasi korban diduga terseret arus.

Baca Juga  DPRD Bali Gelar Rapat Paripurna Ke-9, Penyampaian Pidato Sambutan Gubernur Bali

“Untuk meningkatkan efektivitas pencarian, tim SAR gabungan juga mengerahkan peralatan pendukung berupa drone thermal agar bisa pemantauan dari udara pada area pandangan yang lebih luas dan AquaEye sebagai alat pendeteksi objek di bawah permukaan air,” jelasnya.

Sejak pagi tadi SRU laut sudah bergeser dari Pantai Pandawa menuju area pencarian sesuai rencana operasi SAR. Sementara itu SRU darat melaksanakan penyisiran sepanjang bibir Pantai greenbowl menuju ke arah timur sejauh 2 KM ke arah barat dan timur. Pemantauan di atas tebing Greenbowl juga dilakukan tim SAR gabungan.

Hingga pengujung operasi hari ini, upaya pencarian belum membuahkan hasil dan akan dilanjutkan kembali pada Selasa (30/6) dengan memperluas area pencarian sesuai perhitungan pergerakan arus dan pengaruh angin.

Sidakarya mengimbau pada masyarakat agar memperhatikan situasi dan kondisi saat beraktivitas di alam terbuka. “Dalam sebulan terakhir penanganan yang kami lakukan didominasi kejadian di perairan, perahu terbalik, terseret arus ataupun terjebak di tebing pantai, sebaiknya masyarakat bisa lebih waspada,” imbaunya.

Selama berlangsungnya upaya pencarian turut melibatkan unsur SAR dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, Polair Polresta Denpasar, Balawista Pantai Pandawa, Banser Tanggap Bencana, pihak keluarga korban dan masyarakat setempat. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca