Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Pembukaan Sidang Paripurna DPRD Denpasar, Wawali Arya Wibawa Usulkan 3 Ranperda

BALIILU Tayang

:

dprd denpasar
SIDANG PARIPURNA: Wakil Walikota Denpasar, Kadek Agus Arya Wibawa menyerahkan 3 dokumen Ranperda saat mengikuti Sidang Paripurna DPRD Kota Denpasar ke-5 Masa Persidangan II Tahun 2025 dengan agenda penyampaian Pidato Pengantar Walikota Denpasar tentang usulan tiga Ranperda digelar di Gedung DPRD Kota Denpasar, Senin (22/6). (Foto: bi)

Denpasar, baliilu.com – Sidang Paripurna DPRD Kota Denpasar ke-5 Masa Persidangan II Tahun 2025 dengan agenda penyampaian Pidato Pengantar Walikota Denpasar tentang usulan tiga Ranperda digelar di Gedung DPRD Kota Denpasar, Senin (22/6).

Sidang yang dipimpin Ketua DPRD Kota Denpasar I Gusti Ngurah Gede ini turut dihadiri Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa bersama perwakilan Forkopimda. Tampak hadir secara langsung Sekda Kota Denpasar, IGN Eddy Mulya, Wakil Ketua DPRD Kota Denpasar, I Wayan Mariyana Wandhira, Made Oka Cahyadi Wiguna serta Anggota DPRD Kota Denpasar dan pimpinan OPD di Lingkungan Pemkot Denpasar.

Adapun ketiga Ranperda yang diusulkan yakni Rancangan Peraturan Daerah tentang Pertanggung Jawaban Pelaksanaan APBD Kota Denpasar Tahun Anggaran 2025, Rancangan Peraturan Daerah tentang Pembentukan Produk Hukum Daerah, dan Rancangan Peraturan Daerah tentang Kawasan Tanpa Rokok.

Dalam pidato pengantar Walikota Denpasar yang dibacakan Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa merinci satu persatu Ranperda yang diusulkan. Dimana, ketiga Rancangan Peraturan Daerah ini merupakan Rancangan Peraturan Daerah yang memang sangat dibutuhkan oleh masyarakat serta Pemerintah Kota Denpasar untuk mengakomodir perkembangan industri di Kota Denpasar.

Ketiga rancangan Peraturan Daerah ini sebagai bentuk upaya nyata pemerintah daerah dalam menjamin terlaksananya penyelenggaraan pemerintahan yang efektif, efisien, transaparan dan akuntabel, serta mengakomodir kebutuhan perkembangan masyarakat dan kebutuhan hukum.

Adapun Ranperda yang pertama, lanjut Arya Wibawa yakni Rancangan Peraturan Daerah tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kota Denpasar Tahun Anggaran 2025 memiliki signifikansi yang sangat penting bagi evaluasi kinerja Pemerintah Kota Denpasar. Pelaksanaan APBD Kota Denpasar Tahun 2025 telah melewati audit dari BPK RI Perwakilan Provinsi Bali dan memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

Rancangan pertanggungjawaban APBD ini berfungsi sebagai alat untuk melakukan peninjauan terhadap tingkat keberhasilan dan efektivitas penyelenggaraan tugas pemerintah dalam merespons kebutuhan dan aspirasi masyarakat.

Baca Juga  DPRD Denpasar Apresiasi Capaian Kinerja LKPJ Walikota Denpasar 2023

Sidang ini mencerminkan dedikasi kita untuk membangun sistem tata kelola keuangan yang transparan, menerapkan praktik tata kelola keuangan yang baik, serta memastikan bahwa pengelolaan keuangan dilakukan secara bertanggung jawab, efektif, efisien, serta berkeadilan.

Secara keseluruhan, Anggaran Pendapatan Daerah dalam APBD Tahun Anggaran 2025 ditetapkan sebesar Rp 3,38 triliun lebih, sementara realisasi yang dapat dicapai mencapai Rp 3,56 triliun lebih. Untuk Belanja Daerah, anggaran yang ditetapkan berjumlah Rp 4,08 triliun lebih dengan tingkat realisasi sebesar Rp 3,61 triliun lebih.

Realisasi Pendapatan Daerah bersumber dari Pendapatan Asli Daerah sebesar Rp 2,22 triliun lebih atau mencapai sebesar 109,97% persen dari target yang ditetapkan sebesar Rp 2,01 triliun lebih. Realisasi Pendapatan Asli Daerah tersebut bersumber dari Pajak Daerah sebesar Rp1,87 triliun lebih atau sebesar 109,62% persen dari target yang ditetapkan sebesar Rp1,71 triliun.

Sumber Pendapatan Asli Daerah lainnya adalah Retribusi Daerah dimana realisasinya sebesar Rp 194,12 miliar lebih atau sebesar 113,63% persen dari target yang ditetapkan sebesar Rp 170,84 miliar lebih.

Sedangkan dari Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah Yang Dipisahkan Tahun 2025 realisasinya mencapai Rp 100,26 miliar lebih atau terealisasi sebesar 100% persen dari target yang telah ditetapkan. Untuk Lain-lain Pendapatan Asli Daerah Yang Sah Tahun 2025 ditargetkan sebesar Rp 37,68 miliar lebih sedangkan realisasinya sebesar Rp 51,26 miliar lebih atau sebesar 136,02% persen.

Berdasarkan analisis menyeluruh terhadap posisi Pendapatan, Belanja, dan Pembiayaan Daerah selama tahun anggaran tersebut, maka di peroleh SILPA Tahun Anggaran 2025 sebesar Rp 644,73 miliar lebih. Sesuai dengan Permendagri 77 Tahun 2020 tentang Pedoman Teknis Pengelolaan Keuangan Daerah maka Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Tahun Anggaran 2025 selain Laporan Realisasi Anggaran (LRA), terdapat pula Laporan Perubahan Saldo Anggaran Lebih (LPSAL) yang menunjukkan saldo awal Rp 757,55 miliar lebih dan saldo akhir sebesar Rp 644,73 miliar lebih.

Baca Juga  Pemerintah dan DPRD Badung Sepakati 2 Ranperda Dalam Rapat Paripurna

Laporan Operasional (LO) menguraikan Pendapatan-LO sebesar Rp3,60 triliun lebih, beban LO mencapai Rp 3,09 triliun lebih, dan menghasilkan Surplus/defisit-LO sebesar Rp 500,34 miliar lebih. Laporan Perubahan Ekuitas (LPE) mencerminkan peningkatan posisi ekuitas dari saldo awal Rp 7,68 triliun lebih dan saldo ekuitas akhir Rp 7,91 triliun lebih. Neraca menampilkan jumlah aset sebesar Rp 7,97 triliun lebih, jumlah kewajiban sebesar Rp 66,90 miliar lebih, dan ekuitas dana sebesar Rp 7,91 triliun lebih.

Terakhir, Laporan Arus Kas (LAK) mengidentifikasi arus kas bersih dari aktivitas operasi Rp 719,64 miliar lebih, arus kas bersih dari aktivitas investasi sebesar – Rp 832,46 (Minus delapan ratus tiga puluh dua koma empat puluh enam) miliar lebih, arus kas bersih dari aktivitas pendanaan sebesar Rp.0,00 (nol), dan arus kas bersih dari aktivitas transitoris sebesar Rp.0,00 (nol).

Selanjutnya yang kedua, Rancangan Peraturan Daerah tentang Pembentukan Produk Hukum Daerah dimana Pembentukan produk hukum daerah merupakan instrumen fundamental dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah yang demokratis, tertib, efektif, serta menjamin kepastian hukum. Produk hukum daerah tidak hanya berfungsi sebagai alat pengaturan administratif, tetapi menjadi instrumen strategis dalam menerjemahkan visi pembangunan daerah, memberikan kepastian bagi masyarakat, serta memastikan seluruh kebijakan daerah berjalan selaras dengan sistem hukum nasional.

“Rancangan Peraturan Daerah tentang Pembentukan Produk Hukum Daerah diharapkan dapat menghasilkan landasan hukum yang lebih komprehensif dan mampu mendukung penyelenggaraan pemerintahan daerah yang efektif serta sesuai dengan perkembangan peraturan perundang-undangan, sehingga terwujud penguatan tata kelola dalam rangka pembentukan produk hukum daerah yang lebih responsif, partisipatif, harmonis, dan memiliki kualitas regulasi yang semakin baik,” harapnya.

Sedangkan yang ketiga mengusulkan Rancangan Peraturan Daerah tentang Kawasan Tanpa Rokok dimana sebelumnya Pemerintah Kota Denpasar telah memiliki Peraturan Daerah Nomor 7 Tahun 2013 tentang Kawasan Tanpa Rokok yang telah berlaku lebih dari 10 (sepuluh) tahun. Seiring dengan perkembangan masyarakat dewasa ini pasca-berlakunya Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan yang selanjutnya juga ditindaklanjuti dengan berlakunya Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2024 tentang Peraturan Pelaksanaaan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan membawa implikasi pada adanya penguatan terhadap kebijakan pengamanan zat adiktif berupa rokok dan/atau produk tembakau lainnya termasuk didalamnya keberadaan rokok elektronik yang saat ini menjamur penggunaanya di masyarakat.

Baca Juga  Pansus DPRD Badung Gelar Raker Bahas Ranperda Tata Cara Penyelenggaraan Cadangan Pangan Pemerintah Daerah

Selain itu penegasan pengaturan terkait Kawasan Tanpa Rokok, pelindungan anak dan pembatasan iklan dan promosi rokok dalam ketentuan peraturan perundang-undangan yang belum sepenuhnya terakomodir dalam ketentuan Peraturan Daerah yang saat ini sudah dimiliki.

Mempertimbangkan hal tersebut, kiranya perlu dilakukan penyesuaian terhadap keberadaan Peraturaan Daerah tentang Kawasan Tanpa Rokok, yang diakibatkan oleh perubahan paradigm hukum yang berimplikasi pada penyesuaian materi dalam ruang lingkup Peraturan Deaerah, subjek hukum yang diatur serta mekanisme penegakan hukumnya yang mengakibatkan Perlu disusun suatu Peraturan Daerah yang baru untuk menggantikan Peraturan Daerah Nomor 7 Tahun 2013.

Dengan adanya pembaruan pada regulasi tersebut diharapkan mampu menjamin sinkronisasi dan harmonisasi produk hukum yang selaras dengan ketentuan Peraturan Perundang-undangan yang lebih tinggi, menjamin kepastian hukum serta memperkuat pelindungan masyarakat khususnya di bidang kesehatan secara berkelanjutan.

“Semoga dengan kerja sama dalam pelaksanaan fungsi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Denpasar dengan kami di jajaran eksekutif dalam pembentukan Peraturan Daerah dapat memberikan pengaturan yang ideal bagi masyarakat untuk mendorong percepatan pembangunan di Kota Denpasar demi terwujudnya kesejahteraan masyarakat Kota Denpasar,” ujarnya. (eka/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan

NEWS

Presiden Prabowo Bahas Kemitraan Strategis dengan Imperial College London, Perkuat Pendidikan Kedokteran dan Sains

Published

on

By

Imperial College
TERIMA DELEGASI: Presiden Prabowo Subianto menerima delegasi Imperial College London di Istana Merdeka, Jakarta, pada Senin, 22 Juni 2026. (Foto: BPMI Setpres/Laily Rachev/presidenri.go.id)

Jakarta, baliilu.com – Presiden Prabowo Subianto menerima delegasi Imperial College London di Istana Merdeka, Jakarta, pada Senin, 22 Juni 2026. Pertemuan tersebut membahas rencana kerja sama strategis dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan tinggi di Indonesia, khususnya di bidang kedokteran dan sains.

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto yang turut mendampingi Presiden Prabowo dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa kerja sama dengan Imperial College London akan menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam memperkuat ekosistem pendidikan dan riset nasional.

“Jadi Imperial College, saat ini kita sudah membicarakan banyak hal terkait dengan rencana kita untuk membangun strategic partnership untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia, khususnya pendidikan kedokteran,” ujar Mendiktisaintek Brian Yuliarto.

Dalam pertemuan tersebut, Brian menyampaikan bahwa Presiden Prabowo juga membahas rencana pembangunan 10 universitas kedokteran dan sains di Indonesia. Imperial College London akan berperan dalam mendukung pengembangan institusi tersebut melalui penguatan kurikulum, standar pengajaran, penelitian bersama, hingga keterlibatan profesor internasional.

“Tadi juga dibicarakan terkait dengan rencana Bapak Presiden mendirikan 10 medical dan science university, nantinya akan dibantu banyak oleh Imperial College. Jadi nantinya kurikulumnya, penyiapan standar pengajarannya, kemudian joint research-nya, kemudian juga visiting professor akan banyak dilakukan bersama-sama dengan Imperial College dan juga kampus-kampus lainnya,” jelas Mendiktisaintek.

Menurut Mendiktisaintek, kerja sama dengan Imperial College London menjadi langkah strategis untuk mendorong peningkatan kualitas pendidikan tinggi Indonesia. Hal ini sejalan dengan komitmen Presiden Prabowo dalam memperkuat sumber daya manusia unggul melalui pendidikan dan riset.

“Hari ini Imperial College yang diterima oleh Bapak Presiden, ini adalah sebuah capaian yang sangat baik. Karena kita tahu, baru saja QS Ranking mengumumkan Imperial College ini adalah ranking kedua di dunia di bawah MIT,” katanya.

Baca Juga  Penutupan Sidang Paripurna DPRD Denpasar, Seluruh Fraksi Setujui Rancangan KUA PPAS Denpasar TA 2024

Brian menyampaikan bahwa kolaborasi tersebut diharapkan memberikan dampak luas bagi perguruan tinggi di Indonesia, tidak hanya terbatas pada 10 universitas medis yang akan dibangun.

“Tetapi kami yakin juga dampaknya pasti juga akan dapat dirasakan oleh kampus-kampus yang lainnya di seluruh Indonesia. Sehingga kita berharap kunjungan ini, pertemuan tadi diterima langsung oleh Bapak Presiden, ini membuka pintu kerja sama strategis yang lebih luas di dunia pendidikan di Indonesia,” ujar Mendiktisaintek.

Lebih lanjut, Mendiktisaintek menuturkan bahwa kerja sama ini memiliki peluang besar untuk meningkatkan kualitas pengajaran dan penelitian nasional mengingat reputasi Imperial College London di bidang medis dan sains.

“Kita juga tahu untuk pendidikan medis, Imperial College ini peringkat keempat di dunia. Sehingga kalau kerja sama ini nanti bisa direalisasikan, tentu ini adalah sebuah peluang besar bagi bangsa Indonesia untuk bersama-sama langsung dengan kampus yang sangat top di dunia, untuk bisa menaikkan juga kualitas pengajaran, penelitian di Indonesia yang tentunya diharapkan juga ranking kita di dunia, kampus-kampus kita ini juga akan ikut naik,” ungkapnya.

Dengan reputasi Imperial College London yang menempati peringkat keempat dunia di bidang pendidikan medis, kemitraan ini diharapkan menjadi katalis bagi peningkatan kualitas pendidikan dan penelitian nasional, sekaligus mempercepat lahirnya generasi dokter, ilmuwan, dan peneliti Indonesia yang mampu bersaing di tingkat global. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Tokoh Hindu di Mimika Dukung Ops Damai Cartenz Jaga Kamtibmas Lewat Pendekatan Humanis

Published

on

By

Operasi Cartenz
SAMPAIKAN APRESIASI: Tokoh Agama Hindu Kabupaten Mimika, Pinandita I Made Kembardana, menyampaikan apresiasi terhadap pelaksanaan tugas Satgas Operasi Damai Cartenz yang dinilai telah mengedepankan pendekatan humanis dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban di Papua yang berlangsung di Pura SP 4, Kabupaten Mimika, Minggu (21/6/2026). (Foto: Hms Polri)

Mimika, Papua, baliilu.com – Tokoh Agama Hindu Kabupaten Mimika, Pinandita I Made Kembardana, menyampaikan apresiasi terhadap pelaksanaan tugas Satgas Operasi Damai Cartenz yang dinilai telah mengedepankan pendekatan humanis dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban di Papua. Pernyataan tersebut disampaikan Pinandita I Made Kembardana dalam kesempatan yang berlangsung di Pura SP 4, Kabupaten Mimika, Minggu (21/6/2026).

Dalam penyampaiannya, Pinandita I Made Kembardana menyampaikan apresiasi kepada Satgas Operasi Damai Cartenz atas pelaksanaan tugas yang selama ini diamati secara langsung maupun melalui berbagai pemberitaan di media.

“Kami para pemangku dan tokoh Agama Hindu di Kabupaten Mimika ingin menyampaikan apresiasi kepada Satgas Operasi Damai Cartenz atas pelaksanaan tugas yang selama ini kami amati, baik secara langsung maupun melalui berbagai pemberitaan di media,” ujarnya.

Menurutnya, pendekatan yang dilakukan Satgas Operasi Damai Cartenz selama ini telah berjalan dengan baik karena mengedepankan dialog, persuasif, dan kemanusiaan dalam membangun kepercayaan masyarakat.

“Menurut pandangan kami, pendekatan yang dilakukan Satgas Operasi Damai Cartenz sudah berjalan dengan baik. Pendekatan yang mengedepankan dialog, persuasif, dan kemanusiaan menjadi langkah yang tepat dalam membangun kepercayaan serta menjalin hubungan yang baik dengan masyarakat Papua,” kata Pinandita I Made Kembardana.

Ia juga menyatakan dukungannya terhadap berbagai upaya Satgas Operasi Damai Cartenz dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat melalui tindakan yang profesional, terukur, dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

“Kami juga mendukung upaya Satgas Operasi Damai Cartenz dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Tindakan yang dilakukan secara profesional, terukur, dan sesuai ketentuan hukum merupakan hal yang diharapkan oleh masyarakat agar situasi tetap aman dan kondusif,” lanjutnya.

Baca Juga  Penutupan Rapat Paripurna DPRD Denpasar

Sebagai tokoh agama, Pinandita I Made Kembardana berharap setiap persoalan yang terjadi di Papua dapat diselesaikan dengan mengedepankan dialog dan pendekatan damai sebagai jalan keluar yang berkelanjutan.

“Sebagai tokoh agama, kami berharap setiap permasalahan dapat diselesaikan dengan mengedepankan dialog dan pendekatan damai. Kami percaya bahwa penyelesaian melalui kekerasan tidak akan memberikan solusi yang berkelanjutan, karena hanya akan melahirkan persoalan baru,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia berharap pendekatan kemanusiaan, persuasif, dan langkah-langkah pencegahan terus dikedepankan demi terwujudnya Papua yang aman, damai, dan sejahtera.

“Oleh karena itu, kami berharap pendekatan kemanusiaan, persuasif, dan langkah-langkah pencegahan terus dikedepankan. Dengan cara tersebut, kita dapat bersama-sama mewujudkan Papua yang aman, damai, dan sejahtera,” tuturnya.

Dalam kesempatan tersebut, Pinandita I Made Kembardana juga mengajak seluruh masyarakat untuk tetap menjaga persatuan dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum jelas kebenarannya.

“Kami juga mengajak seluruh masyarakat untuk tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum jelas kebenarannya atau informasi yang dapat memperkeruh suasana. Mari kita bersama menjaga persatuan, kerukunan, dan kedamaian di tengah kehidupan bermasyarakat,” katanya.

Ia menegaskan bahwa seluruh elemen masyarakat, meskipun memiliki latar belakang dan perbedaan yang beragam, pada hakikatnya adalah saudara sebangsa dan setanah air yang harus terus menjaga kebersamaan.

“Apa pun latar belakang dan perbedaan yang kita miliki, pada dasarnya kita semua adalah saudara sebangsa dan setanah air. Karena itu, mari kita saling menghormati, menjaga kebersamaan, dan mendukung terciptanya kedamaian di Tanah Papua,” ujarnya.

Menutup pernyataannya, Pinandita I Made Kembardana memanjatkan doa agar seluruh persoalan yang terjadi dapat segera diselesaikan dengan baik sehingga masyarakat dapat hidup dengan aman dan fokus membangun masa depan Papua yang lebih baik.

Baca Juga  Rapat Paripurna Ke-41, DPRD Bali Sampaikan Penjelasan Raperda Produk Hukum Daerah

“Kami berdoa agar seluruh persoalan yang terjadi dapat segera diselesaikan dengan baik, sehingga masyarakat dapat hidup dengan aman, damai, dan fokus membangun masa depan yang lebih baik bagi Papua dan Indonesia,“ tutupnya. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

3.761 Personel Gabungan Layani Aksi Unjuk Rasa di Monas dan DPR RI

Published

on

By

demo monas
AMANKAN: Sebanyak 3.761 personel gabungan dikerahkan untuk mengamankan dua aksi unjuk rasa yang akan berlangsung di wilayah Jakarta Pusat, Senin (22/6/2026). (Foto: Hms Polri)

Jakarta, baliilu.com – Sebanyak 3.761 personel gabungan dikerahkan untuk mengamankan dua aksi unjuk rasa yang akan berlangsung di wilayah Jakarta Pusat, Senin (22/6/2026). Dua kegiatan penyampaian pendapat tersebut dijadwalkan berlangsung di kawasan Monumen Nasional (Monas) dan Gedung DPR/MPR RI.

Kasi Humas Polres Metro Jakarta Pusat Iptu Erlyn Sumantri mengatakan, aksi pertama akan dilaksanakan oleh Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PB PMII) bersama sejumlah elemen masyarakat lainnya. Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung pukul 10.00 WIB di kawasan Kaki Silang Barat Daya Monas, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat. “Unjuk rasa dari PB PMII dan beberapa elemen massa di wilayah Kaki Silang Barat Daya Monas,“ ujar Erlyn.

Selanjutnya, aksi unjuk rasa juga akan digelar oleh Dewan Pengurus Nasional Koalisi Nasional Reforma Agraria (DPN KNARA) bersama sejumlah elemen massa lainnya di kawasan Gedung DPR/MPR RI pada pukul 11.00 WIB.

“Aksi oleh DPN KNARA dan beberapa elemen massa lainnya di kawasan Gedung DPR/MPR RI pukul 11.00 WIB,“ kata Erlyn.

Untuk menjamin keamanan dan ketertiban selama kegiatan berlangsung, Polri mengerahkan 3.761 personel gabungan yang terdiri atas personel Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat, dan jajaran Polsek.

Terkait pengaturan arus lalu lintas, rekayasa lalu lintas di sekitar lokasi aksi akan diberlakukan secara situasional sesuai perkembangan situasi dan jumlah massa di lapangan.

Masyarakat diimbau untuk menghindari kawasan sekitar Monas dan Gedung DPR/MPR RI selama aksi berlangsung guna mengantisipasi kepadatan arus lalu lintas. Pengguna jalan juga disarankan memanfaatkan jalur alternatif untuk memperlancar mobilitas.

“Warga bisa mencari jalan alternatif lain selama unjuk rasa berlangsung untuk menghindari potensi kepadatan arus lalu lintas,“ tutup Erlyn. (gs/bi)

Baca Juga  Rapat Paripurna Ke-41, DPRD Bali Sampaikan Penjelasan Raperda Produk Hukum Daerah

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca