Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Terima DPP Bali Pertalindo, Gubernur Koster: Perkuat Pengembangan Energi Bersih di Bali

BALIILU Tayang

:

Gubernur Bali Wayan Koster menerima audiensi DPP Bali Pertalindo di Jayasabha, Denpasar.
AUDIENSI: Gubernur Bali Wayan Koster menerima audiensi Dewan Pengurus Provinsi (DPP) Bali Perkumpulan Tenaga Ahli Lingkungan Hidup Indonesia (Pertalindo) di Jayasabha, Denpasar, Jumat (28/8/2026). (Foto: Hms Pemprov Bali)

Denpasar, baliilu.com – Gubernur Bali Wayan Koster menerima audiensi Dewan Pengurus Provinsi (DPP) Bali Perkumpulan Tenaga Ahli Lingkungan Hidup Indonesia (Pertalindo) di Jayasabha, Denpasar, Jumat (28/8/2026). Audiensi membahas penguatan sinergi di bidang lingkungan hidup serta pengembangan energi bersih di Bali.

Audiensi dihadiri jajaran DPP Pertalindo Bali, yang menyampaikan sejumlah program dan kontribusi organisasi dalam mendukung pengelolaan lingkungan hidup di Bali.

Pertemuan dilakukan untuk memperkuat sinergi antara Pertalindo Bali dengan Pemerintah Provinsi Bali, khususnya dalam mendukung pengelolaan lingkungan hidup, sertifikasi, laboratorium terakreditasi serta pengembangan energi bersih.

Sinergi dilakukan melalui pemanfaatan kompetensi tenaga ahli lingkungan hidup, dukungan lembaga sertifikasi dan laboratorium terakreditasi, serta kolaborasi dalam mendorong kebijakan energi bersih dan keberlanjutan lingkungan di Bali.

Ketua DPP Pertalindo Bali, I Ketut Gede Dharma Putra, menyampaikan bahwa Pertalindo memiliki Dewan Pengurus Provinsi Bali yang berkomitmen mendukung pembangunan di bidang lingkungan hidup.

Dharma Putra mengungkapkan Pertalindo Bali memiliki lembaga sertifikasi dan laboratorium terakreditasi yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung kebutuhan di bidang lingkungan hidup.

Di hadapan Gubernur Bali, Dharma Putra melaporkan Pertalindo Bali akan melaksanakan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) dan Konferensi Internasional pada 22 September 2026.

Konferensi yang mengangkat tema “Pemanfaatan Energi Bersih di Bali Menuju Net Zero Emission 2045” akan dilaksanakan melalui kolaborasi dengan Shinhwa University dan Universitas Udayana.

“Untuk itu, kami Pertalindo Bali mengundang Gubernur Wayan Koster untuk membuka kegiatan sekaligus menjadi keynote speaker dalam konferensi internasional tersebut,” ujarnya.

Gubernur Wayan Koster menegaskan bahwa Bali tidak hanya berpikir mengenai pencapaian Net Zero Emission. Menurutnya, agenda utama Bali adalah Bali Mandiri Energi, dengan mengembangkan sumber energi yang bersih, baru, dan terbarukan.

Baca Juga  Tuntas Tata Kawasan dan Benahi Pelaksanaan IBTK, Gubernur Koster Lanjut Restorasi Total Parahyangan Besakih

“Kemandirian energi dengan sumber energi bersih tidak hanya bertujuan memenuhi kebutuhan energi Bali, tetapi sekaligus menjaga keberlanjutan ekosistem alam,” ucapnya.

Gubernur Koster menegaskan bahwa kebijakan tersebut merupakan bagian dari implementasi Nangun Sat Kerthi Loka Bali. “Bali tidak hanya Net Zero Emission. Agenda utamanya Bali Mandiri Energi. Sumber energinya bersih, baru dan terbarukan,” ucapnya.

Ia menekankan bahwa kebijakan energi bersih berangkat dari keinginan membangun Bali yang memiliki lingkungan bersih dan berkualitas.

Fokus utama bukan semata-mata memenuhi agenda dunia, tetapi memastikan bahwa udara yang dihirup masyarakat berkualitas;  lingkungan tetap bersih; polusi dapat ditekan; masyarakat hidup sehat; dan pangan yang dikonsumsi masyarakat berkualitas.

“Kebijakan energi bersih harus berjalan beriringan dengan perluasan hutan, rehabilitasi hutan dan peningkatan penanaman pohon. Penanaman pohon diperbanyak untuk menjaga kualitas lingkungan dan meningkatkan kemampuan alam menyediakan oksigen,” katanya.

Gubernur menegaskan bahwa pembangunan Bali harus diarahkan agar lingkungan tidak kembali dikotori oleh polusi. Ia lanjut mendorong transformasi sistem energi Bali dengan mengurangi secara bertahap ketergantungan terhadap pembangkit listrik berbahan bakar fosil.

“Saat ini sistem kelistrikan Bali masih memperoleh sebagian pasokan dari pembangkit berbahan bakar fosil, termasuk sekitar 35 MW dari Paiton yang menggunakan batu bara. Ke depan, Bali diarahkan untuk meningkatkan pemanfaatan energi yang lebih bersih, antara lain energi tenaga surya, tenaga gas,  energi gelombang, dan energi angin,“ ucapnya seraya menegaskan bahwa transformasi tersebut telah masuk dalam rencana sistem kelistrikan PLN dan prosesnya sedang berjalan.

Salah satu strategi utama Bali Mandiri Energi adalah mempercepat pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS). Pemanfaatan PLTS didorong di berbagai tempat, antara lain: perkantoran, pusat perbelanjaan/mal, sekolah dan berbagai fasilitas lainnya. Pemerintah Provinsi Bali terus mendorong peningkatan penggunaan PLTS melalui kebijakan dan Surat Edaran Gubernur.

Baca Juga  Pemerintah Pusat Dukung Penuh Kebijakan Tegas Gubernur Koster, Menteri LH: Siap Kawal Butir Dalam SE Nomor 9/2025

Gubernur Koster menyampaikan bahwa Pemerintah Pusat melalui Kementerian ESDM memberikan dukungan terhadap pengembangan PLTS di Bali dengan kapasitas hingga 1.500 MW. Ia menargetkan peningkatan penggunaan energi bersih dapat memberikan dampak langsung terhadap kualitas lingkungan Bali.

Semakin berkurangnya penggunaan energi fosil diharapkan dapat: menurunkan polusi, meningkatkan kualitas udara, menciptakan lingkungan yang lebih sehat, mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat. “Dengan demikian kualitas udara bagus, polusi turun, penyakit juga menurun. Itu target saya,” ujar Gubernur Koster.

Gubernur Koster menegaskan bahwa kebijakan Bali Mandiri Energi pada akhirnya juga sejalan dengan agenda dunia menuju Net Zero Emission 2045.

Namun, bagi Bali, kebijakan tersebut memiliki landasan yang lebih fundamental, yaitu menjaga alam Bali dan menciptakan kehidupan masyarakat yang bersih, sehat dan berkualitas. Dengan demikian, agenda global Net Zero Emission dipandang sebagai bagian yang selaras dengan arah kebijakan Bali Mandiri Energi.

Gubernur Koster menyampaikan bahwa langkah Bali dalam mendorong kebijakan energi bersih mendapat perhatian dari dunia internasional. Gubernur Koster bahkan menyampaikan dirinya mendapat undangan ke London untuk membahas kebijakan tersebut.

Perhatian internasional tersebut menjadi salah satu indikasi bahwa kebijakan Bali dalam mendorong energi bersih dan kemandirian energi memiliki relevansi tidak hanya bagi Bali, tetapi juga dalam konteks perubahan energi global. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan

NEWS

Bupati Adi Arnawa Buka Lomba Senam Porsenides Tibubeneng

Bangun Kebersamaan dan Semangat Sportivitas

Loading

Published

on

By

Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa didampingi Ketua TP. PKK Nyonya Rasniathi Adi Arnawa membuka Lomba Senam Aerobik Porsenides Tibubeneng di Lapangan Bola Voli Br. Canggu Permai.
BUKA LOMBA: Bupati Adi Arnawa didampingi Ketua TP. PKK Nyonya Rasniathi Adi Arnawa saat membuka Lomba Senam Aerobik serangkaian Porsenides Tibubeneng tahun 2026 di Lapangan Bola Voli Br. Canggu Permai, Desa Tibubeneng, Sabtu (29/8). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa didampingi Ketua TP. PKK Badung Nyonya Rasniathi Adi Arnawa membuka Lomba Senam Aerobik serangkaian Pekan Olahraga dan Seni Desa (Porsenides) Tibubeneng tahun 2026 di Lapangan Bola Voli Br. Canggu Permai, Desa Tibubeneng, Sabtu (29/8). Acara tersebut dihadiri Camat Kuta Utara I Nyoman Tirtayasa beserta Tripika Kecamatan Kuta Utara serta Bendesa Adat se-Tibubeneng.

Atas nama Pemkab. Badung, Bupati menyambut baik dan mengapresiasi penyelenggaraan kegiatan ini. Menurutnya, Porsenides tidak semata untuk mencari juara, namun sebagai wadah mempererat persaudaraan, membangun kebersamaan dan menggali potensi masyarakat serta menumbuhkan semangat sportivitas dan kreativitas di tingkat desa.

“Melalui porsenides, kita ingin membangun masyarakat yang tidak hanya aktif dan produktif, tapi juga sehat, bugar, kreatif, disiplin serta memiliki rasa kebersamaan yang kuat,” terangnya.

Khusus lomba senam aerobik yang diikuti ibu-ibu PKK, Bupati menilai kegiatan ini sangat positif. Senam tidak hanya bermanfaat bagi kesehatan dan kebugaran tubuh, juga menjadi sarana meningkatkan semangat kebersamaan kaum perempuan dalam mendukung pembangunan desa.

“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat berkelanjutan. Mari kita jadikan olahraga sebagai bagian kehidupan sehari-hari dan membangun budaya hidup sehat mulai dari keluarga serta lingkungan masing-masing,” terangnya.

Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Desa Tibubeneng dan seluruh masyarakat Tibubeneng. Semoga Porsenides menjadi momentum semakin memperkuat gotong-royong, persatuan dan partisipasi masyarakat dalam pembangunan Desa Tibubeneng dan Kabupaten Badung.

Perbekel Desa Tibubeneng I Made Kamajaya menjelaskan, lomba senam aerobik merupakan rangkaian kegiatan Porsenides Tibubeneng tahun 2026. Lomba senam aerobik diikuti ibu-ibu PKK dari 13 banjar se-Tibubeneng. Melalui kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan kebersamaan, kesehatan dan kreativitas PKK Desa Tibubeneng. (gs/bi)

Baca Juga  Tuntas Tata Kawasan dan Benahi Pelaksanaan IBTK, Gubernur Koster Lanjut Restorasi Total Parahyangan Besakih

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Gelorakan Semangat Kebugaran, TP. PKK Badung dan Gerakan Badung Peduli Sukses Gelar ‘Ayo Sehat Bersama’

Published

on

By

Ketua TP. PKK Badung Nyonya Rasniathi Adi Arnawa saat aksi hidup sehat Ayo Sehat Bersama di depan Gedung Kominfo, Puspem Badung.
AYO SEHAT BERSAMA: Ketua TP. PKK Badung Nyonya Rasniathi Adi Arnawa saat aksi hidup sehat bertajuk “Ayo Sehat Bersama” di depan Gedung Kominfo, Kawasan Puspem Badung, Sabtu (29/8). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP. PKK) Kabupaten Badung berkolaborasi dengan Gerakan Badung Peduli menggerakkan ratusan masyarakat dalam aksi hidup sehat bertajuk “Ayo Sehat Bersama”. Berpusat di depan Gedung Kominfo, Kawasan Puspem Badung, Sabtu (29/8), kegiatan ini mengkombinasikan jalan sehat, senam bersama, aneka lomba, hingga pembagian kupon undian berhadiah sebagai stimulus untuk membangun fondasi kesehatan keluarga yang bugar.

Aksi sosial yang terbuka bagi seluruh lapisan masyarakat ini dipimpin langsung oleh Ketua TP. PKK Badung Nyonya Rasniathi Adi Arnawa. Kehadirannya di tengah-tengah warga menjadi komitmen nyata bahwa pemeliharaan kesehatan merupakan hak sekaligus kewajiban kolektif yang harus dimulai dari lingkungan terkecil.

“Tubuh yang sehat dan jiwa yang bugar adalah kekayaan paling berharga. Melangkah pagi, bergerak berirama, dan bernapas segar bersama warga, tidak hanya membuat kita lebih kuat secara fisik, tetapi juga membuat hati semakin dekat dan persaudaraan antar-masyarakat semakin erat,” ujar Nyonya Rasniathi Arnawa di sela-sela kegiatan.

Ia menambahkan bahwa agenda ini sengaja dirancang secara sederhana agar ramah dan dapat dinikmati oleh semua kalangan, mulai dari anak-anak hingga lansia. Melalui gerakan “Ayo Sehat Bersama”, TP. PKK Badung ingin menciptakan ruang sosial yang inklusif untuk saling menyapa, saling mengajak, dan memupuk rasa peduli sesama.

Pemerintah Kabupaten Badung melalui gerakan ini berharap esensi menjaga kebugaran tubuh dapat membudaya di tengah masyarakat. Dengan tubuh yang sehat, persatuan dan kebersamaan masyarakat Badung diyakini akan semakin kokoh untuk mendukung pembangunan daerah ke depan. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Baca Juga  Kepgub Dicabut, Tugas Satgas Covid-19 Provinsi Bali Resmi Berakhir
Lanjutkan Membaca

NEWS

Badung Modernisasi Pertanian Melalui Metode PMAAS

Bupati Adi Arnawa Targetkan Produktivitas Padi Tembus 12 Ton Per Hektar

Loading

Published

on

By

Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa saat Gerakan Tanam Padi metode PMAAS di Subak Tanah Yeng, Desa Sedang, Abiansemal.
GERAKAN TANAM PADI: Bupati Adi Arnawa saat acara Gerakan Tanam Padi metode Pertanian Modern Advanced Agriculture System (PMAAS) di Subak Tanah Yeng, Desa Sedang, Kecamatan Abiansemal, Sabtu (29/8). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Pemerintah Kabupaten Badung resmi memulai modernisasi sektor pertanian lewat Gerakan Tanam Padi metode Pertanian Modern Advanced Agriculture System (PMAAS) di Subak Tanah Yeng, Desa Sedang, Kecamatan Abiansemal, Sabtu (29/8).

Langkah konkret ini dipimpin langsung oleh Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa sebagai strategi taktis mendongkrak produktivitas pangan, menjaga keberlanjutan lahan, dan memperkuat ketahanan pangan daerah di tengah keterbatasan lahan yang kian nyata. Aksi penanaman ini dirangkaikan dengan penandatanganan kerja sama antara Perumda Pasar dan Pangan Mangu Giri Sedana dengan Subak Tanah Yeng selaku offtaker (penjamin pasar).

Pada momen tersebut, Bupati Adi Arnawa juga menyerahkan bantuan benih padi kepada Pekaseh dan pupuk kepada Pangliman sebagai modal awal budidaya berbasis teknologi baru ini. “Astungkara, pada hari yang baik ini kita dapat melaksanakan penanaman padi berbasis teknologi baru melalui PMAAS. Saya minta setelah menanam, jangan kemudian ditinggalkan. Ini harus dikawal terus oleh seluruh pihak untuk mengantisipasi tantangan lapangan dan memastikan teknologi ini memberikan hasil riil,” tegas Bupati Adi Arnawa saat memberikan sambutan di Jaba Pura Puseh Desa Adat Sedang.

Adi Arnawa menceritakan bahwa proyek ini lahir dari gagasan Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Badung. Menyadari urgensinya, ia langsung memberikan garansi penuh terkait intervensi anggaran daerah. Bagi Pemkab Badung, keberhasilan pertanian tidak hanya dihitung dari angka produksi, tetapi juga kenyamanan para petani.

Sebagai bentuk keberpihakan, Pemkab Badung telah menggulirkan berbagai program insentif, mulai dari beasiswa kuliah (S1) untuk anak petani, pembebasan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), hingga akses kesehatan dan pendidikan gratis. Bupati menginstruksikan aparatur desa, penyuluh, dan pengurus subak untuk memastikan informasi program ini terserap merata oleh para petani penggarap.

Baca Juga  Gubernur Koster : Investasi Harus Berkualitas, Berpihak Masyarakat Lokal, Tidak Merusak Tatanan Alam dan Sosial

Terkait hilirisasi, Bupati menegaskan bahwa Perumda Pasar wajib hadir sebagai penyerap hasil panen dengan harga yang menguntungkan petani. “Perumda Pasar harus menyiapkan anggaran untuk menyerap produk petani kita. Ini ekosistem pasar yang pasti,” imbuhnya.

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Badung, Anak Agung Ngurah Raka Sukadana, menjelaskan bahwa PMAAS merupakan program sinergis antara Kementerian Pertanian RI, Pemprov Bali, Pemkab Badung, kelembagaan petani, serta BBRMP Bali.

Secara teknis, metode modern ini menerapkan standarisasi ketat. Pengolahan dan kesiapan lahan yang presisi, Tata kelola air digital dan terukur, pemupukan, pemeliharaan, dan pengendalian hama berbasis data satelit/sensor, pengawasan intensif dari penyuluh lapangan hingga tahapan panen. “Dengan pengawalan ketat ini, kami menargetkan produktivitas padi melonjak hingga 10-12 ton per hektar,” ungkap Raka Sukadana.

Gerakan tanam di Subak Tanah Yeng kali ini mencakup luasan 50 hektar dengan proyeksi hasil mencapai 500-550 ton Gabah Kering Panen (GKP). Sebagai ruang edukasi, Pemkab Badung juga telah membangun demplot percontohan masing-masing seluas 5 are di seluruh Kecamatan se-Badung yang dipandu langsung oleh Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL).

Guna memperluas daya jangkau teknologi ini, keberlanjutan program telah dipetakan lewat dua sumber dana besar pada tahun 2026 yakni APBD Perubahan Badung 2026 dengan alokasi Rp 1 Miliar untuk pengembangan lahan seluas 40 hektar di 4 kecamatan (Kecamatan Abiansemal 16 ha, Mengwi 10 ha, Kuta Utara 10 ha, dan Petang 4 ha). APBN Kementerian Pertanian RI 2026 mulai di rencanakan perluasan masif seluas 194 hektar di wilayah Badung.

Melalui integrasi hulu-hilir ini, PMAAS diproyeksikan menjadi kiblat baru model pertanian modern berkelanjutan di Bali yang menyeimbangkan antara swasembada pangan dan kesejahteraan petani secara nyata.

Baca Juga  Hadiri Hari BPR-BPRS Nasional, Gubernur Koster Dorong Kemajuan BPR Topang Ekonomi Bali, Apresiasi Event Tanpa Kemasan Plastik

Kegiatan ini turut dihadiri anggota DPRD Badung I Gede Budiyoga (mewakili Ketua DPRD), Ketua Komisi II DPRD Badung Made Sada, perwakilan Ketahanan Pangan Provinsi Bali, Asisten Perekonomian dan Pembangunan I Made Agus Aryawan, pimpinan OPD terkait, Kepala BBRMP Bali, Direktur Utama Perumda Pasar, Majelis Madya Subak, serta jajaran Tripika, Perbekel, dan Bendesa Adat Sedang. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca