Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Update Covid-19 Rabu (20/5) Bertambah 7 Orang Positif dari TL, Dewa Indra: Tekan TL Masyarakat harus Disiplin Lakukan Pencegahan

BALIILU Tayang

:

de

Denpasar, baliilu.com – Pemerintah Provinsi Bali, melalui Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Dewa Made Indra menyampaikan perkembangan penanganan Corona Virus Disease (Covid-19) di Provinsi Bali Rabu (20/5-2020) terjadi pertambahan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 sejumlah 8 orang WNI. Sebanyak 8 orang positif ini, terdiri dari 1 orang PMI dan 7 orang transmisi lokal (TL). Sehingga jumlah kumulatif pasien positif menjadi 371 orang.

Namun Dewa Indra yang juga selaku Sekda Bali menyatakan kabar gembira setelah pihak rumah sakit melaporkan ada penambahan pasien sembuh hari ini sejumlah 9 orang WNI, terdiri dari 4 orang PMI dan 5 orang non-PMI. Sehingga jumlah pasien yang telah sembuh mencapai 276 orang.

Jumlah pasien yang meninggal tetap 4 orang. Jumlah pasien positif dalam perawatan (kasus aktif) 91 orang yang berada di 7 rumah sakit dan dikarantina di Bapelkesmas, UPT RS Nyitdah dan BPK Pering.

Dewa Indra dalam siaran persnya menegaskan jumlah angka positif di Bali sebagian besar masih didominasi oleh imported case, untuk transmisi lokal sejumlah 148 orang. Hal ini berarti masih ada masyarakat yang tidak mengindahkan atau melakukan upaya-upaya pencegahan Covid-19, seperti pemakaian masker, mencuci tangan, physical distancing dan lainnya. Untuk itu, sekali lagi, dalam menekan kasus transmisi lokal maka masyarakat harus sadar dan disiplin dalam melakukan upaya pencegahan virus ini.

de

Terkait Surat Gubernur Bali Nomor 511/3222/Dishub, tentang Pengendalian Pintu Masuk Bali melalui Pelabuhan Penyeberangan sesuai dengan Peraturan Menteri Perhubungan Republik Indonesia Nomor 25 Tahun 2020, pengendalian transportasi selama masa mudik Idul Fitri Tahun 1441 Hijriyah mulai berlaku dari tanggal 1 Mei 2020, Dewa Indra menegaskan, yang boleh melakukan perjalanan, dikecualikan untuk angkutan logistik, kesehatan, diplomatik, tugas lembaga tinggi negara serta angkutan logistik penanganan Covid-19. Hal ini bertujuan untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Baca Juga  Pemelaspasan Pelinggih di Pura Dalem Tunon, Wabup Suiasa Ajak Krama Ngrastiti Covid-19 segera Berakhir

Berkaitan dengan hal ini, Pemerintah Provinsi Bali melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Bali mewajibkan setiap orang yang akan memasuki Provinsi Bali melalui bandara menjalani test swab dan mengimbau masyarakat Bali untuk menaati peraturan tersebut dengan penuh disiplin sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19.

Berkaitan kebijakan ini pula melalui Gugus Tugas dan berkolaborasi dengan pemerintah kabupaten/kota, TNI, Polri dan pemerintah pusat di daerah bersama-sama menegakkan peraturan Menteri Perhubungan tersebut dengan melakukan upaya penebalan penjagaan di pintu-pintu masuk Pulau Bali yaitu di Bandara Ngurah Rai, Pelabuhan Gilimanuk, Pelabuhan Benoa  dan Pelabuhan Padangbai. Kalau masyarakat akan melintasi jalur-jalur ini maka pada pintu masuk akan  dijaga petugas.

Untuk itu dimohon pengertian masyarakat untuk mematuhi peraturan dan lebih baik tetap di tempat. Masyarakat Bali yang akan mudik lebih baik mempertimbangkannya. Pengetatan ini tidak hanya dilakukan Pemprov Bali, namun juga pemerintah daerah lain juga melakukan hal yang sama. Untuk itu sebaiknya tidak mudik tetap di tempat. Begitu pula krama Bali yang ada di luar daerah khususnya di daerah yang melakukan PSBB atau  daerah zona merah dimohon agar tetap di tempat jangan dulu pulang ke Bali. Kepulangan krama Bali bisa berdampak negatif pada anda, keluarga dan masyarakat Bali, karena kita tidak tahu jika kita terinfeksi atau tidak sampai dilakukan tes. Untuk itu masyarakat Bali diminta tetap tinggal di tempat dulu kecuali ada hal yang sangat penting atau mendesak.

Mengingat transmisi lokal Covid-19 memperlihatkan kecenderungan meningkat dalam beberapa hari terakhir, maka diminta kepada seluruh warga masyarakat, para tokoh adat, tokoh agama, tokoh pemuda, tokoh politik, dan semua elemen masyarakat untuk bersatu-padu menguatkan disiplin kita semua dalam penerapan protokol pencegahan Covid-19 yakni selalu menggunakan masker, rajin mencuci tangan dengan sabun di air mengalir, menjaga jarak, menghindari keramaian,  melaksanakan etika batuk/bersin, melakukan penyemprotan disinfektan pada tempat yang tepat, menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh kita. Semakin kita disiplin dalam pelaksanaan pencegahan ini maka transmisi lokal penyebaran Covid-19 pasti bisa kita hentikan.

Baca Juga  Komsos Kodam IX/Udayana, Kemanunggalan TNI-Rakyat agar Tetap Terpelihara Baik

‘’Untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19, kami minta semua elemen masyarakat membantu dan bekerjasama dengan petugas survailans Dinas Kesehatan dalam melaksanakan tracing contact untuk menemukan siapa pun yang pernah kontak dekat dengan orang yang positif Covid-19 sehingga kita bisa menangani lebih awal orang-orang yang berisiko terinfeksi Covid-19 guna mencegah penyebaran berikutnya kepada orang lain,’’ ujar Dewa Indra. (*/gs)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Bupati Magelang Pelajari Strategi Pembangunan Rumah Sakit dan Pemanfaatan Pinjaman PT SMI di Gianyar

Published

on

By

pemkab gianyar
TERIMA KUNJUNGAN: Bupati Gianyar I Made Mahayastra, didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Gianyar, I Gusti Bagus Adi Widhya Utama, menerima Bupati Magelang, Grengseng Pamuji, bersama rombongan yang terdiri dari pimpinan DPRD Kabupaten Magelang serta sejumlah Perangkat Daerah (PD) di Ruang Kerja Bupati Gianyar, Rabu (24/6). (Foto: Hms Gianyar)

Gianyar, baliilu.com – Bupati Magelang, Grengseng Pamuji, bersama rombongan yang terdiri dari pimpinan DPRD Kabupaten Magelang serta sejumlah Perangkat Daerah (PD) terkait melakukan kunjungan studi tiru ke Kabupaten Gianyar untuk mempelajari strategi pembangunan rumah sakit dan pemanfaatan pinjaman daerah melalui PT SMI.

Kunjungan tersebut diterima langsung oleh Bupati Gianyar, I Made Mahayastra, didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Gianyar, I Gusti Bagus Adi Widhya Utama, beserta jajaran perangkat daerah terkait di Ruang Kerja Bupati Gianyar, Rabu (24/6).

Dalam pertemuan tersebut, Bupati Mahayastra memaparkan berbagai kebijakan dan terobosan Pemerintah Kabupaten Gianyar dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan masyarakat. Ia menjelaskan bahwa sejak tahun 2020, Pemkab Gianyar secara bertahap mempercepat pembangunan dan pengembangan fasilitas kesehatan melalui dukungan pembiayaan daerah dari PT SMI yang dimanfaatkan untuk membangun berbagai infrastruktur strategis di sektor kesehatan.

Mengawali pemaparannya Bupati Mahayastra menjelaskan bahwa keuntungan menggunakan dana pinjaman PT SMI disamping bunga rendah juga dapat mempercepat pembangunan infrastruktur strategis tanpa harus menunggu kemampuan APBD terkumpul selama bertahun-tahun, sehingga manfaat pembangunan dapat segera dirasakan masyarakat, khususnya pada sektor pelayanan dasar seperti kesehatan, pendidikan, dan infrastruktur publik.

“Membangun lebih awal dapat mengurangi biaya pembangunan akibat inflasi, sebab proyek dapat dikerjakan lebih cepat dibandingkan menunggu ketersediaan anggaran secara bertahap,” tegasnya.

Dalam kunjungan tersebut, Rombongan Magelang tertarik pada proyek pengembangan RSUD Sanjiwani Gianyar. Melalui skema pembiayaan, rumah sakit milik pemerintah daerah itu terus ditingkatkan baik dari sisi infrastruktur, kapasitas pelayanan maupun kelengkapan fasilitas kesehatan. Selain itu, Pemkab Gianyar juga membangun RSU Payangan guna memperluas akses layanan kesehatan bagi masyarakat, khususnya di wilayah Gianyar bagian utara.

Baca Juga  Komsos Kodam IX/Udayana, Kemanunggalan TNI-Rakyat agar Tetap Terpelihara Baik

Mahayastra menjelaskan bahwa pembangunan fisik rumah sakit dibarengi dengan transformasi pelayanan berbasis digital. Saat ini sistem pelayanan di RSUD Sanjiwani dan RSU Payangan telah terintegrasi secara online, mulai dari pendaftaran pasien, pengambilan nomor antrian, hingga berbagai layanan administrasi yang dapat diakses melalui aplikasi berbasis Android. Sistem tersebut memberikan kemudahan bagi masyarakat sekaligus meningkatkan efisiensi pelayanan kesehatan.

Selain pembangunan rumah sakit, Gianyar juga terus menghadirkan berbagai inovasi pelayanan kesehatan. Salah satunya melalui Poliklinik Eksekutif RSUD Sanjiwani yang telah berjalan hampir tiga tahun. Kehadiran layanan tersebut memberikan alternatif pelayanan kesehatan yang lebih nyaman, cepat, dan representatif bagi masyarakat.

Lebih lanjut, Pemkab Gianyar saat ini tengah mengembangkan Pelayanan Jantung Terpadu di RSUD Sanjiwani. Layanan yang masih dalam tahap pengembangan tersebut diproyeksikan menjadi salah satu layanan unggulan sehingga masyarakat Gianyar dapat memperoleh penanganan penyakit jantung secara komprehensif tanpa harus banyak dirujuk ke rumah Prof. Ngoerah.

Dalam kesempatan itu, Bupati Mahayastra juga memaparkan kebijakan Pemerintah Kabupaten Gianyar dalam membantu masyarakat memperoleh akses layanan kesehatan melalui pemanfaatan dana Bantuan Kesehatan (BK). Program tersebut dimanfaatkan untuk membantu pembiayaan pengobatan warga Gianyar yang membutuhkan sehingga masyarakat dapat memperoleh pelayanan kesehatan secara optimal tanpa terkendala kemampuan ekonomi.

“Pembangunan rumah sakit harus berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas pelayanan dan pemanfaatan teknologi. Yang terpenting bukan hanya membangun gedung, tetapi memastikan masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan yang cepat, mudah, berkualitas, dan terjangkau, bahkan gratis” ujar Mahayastra.

Sementara itu, Bupati Magelang Grengseng Pamuji menyampaikan apresiasi atas berbagai inovasi yang telah dilakukan Pemerintah Kabupaten Gianyar. Menurutnya, pengalaman Gianyar dalam memanfaatkan pinjaman daerah PT SMI untuk pembangunan rumah sakit, pengembangan layanan kesehatan unggulan, digitalisasi pelayanan, serta program perlindungan kesehatan masyarakat menjadi referensi penting bagi Kabupaten Magelang dalam merumuskan kebijakan pembangunan sektor kesehatan ke depan.

Baca Juga  Sekda Dewa Indra Apresiasi Pembentukan Organisasi Profesi Pemeriksa Keuangan

Tidak tanggung-tanggung, Bupati Mahayastra juga mengajak rombongan Kabupaten Magelang untuk mengunjungi RS Sanjiwani untuk melihat secara langsung berbagai inovasi dan fasilitas yang tersedia sehingga bisa menjadi referensi, mengingat Kabupaten Magelang akan membangun rumah sakit. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Bupati Adi Arnawa Lantik Dirut Perumda Air Minum Tirta Mangutama 2026-2031

Dorong Inovasi dan Optimalisasi Ketersediaan Air Bersih di Kabupaten Badung

Loading

Published

on

By

tirta mangutama
LANTIK: Bupati Wayan Adi Arnawa mengambil sumpah jabatan dan melantik I Made Putra Wijaya sebagai Direktur Umum Perumda Air Minum Tirta Mangutama masa bakti 2026-2031 di Kantor Perumda Air Minum Tirta Mangutama, Kabupaten Badung, Rabu (24/6). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa, selaku Kuasa Pemilik Modal (KPM) resmi mengambil sumpah jabatan dan melantik I Made Putra Wijaya sebagai Direktur Umum Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Tirta Mangutama masa bakti 2026-2031. Prosesi pelantikan berlangsung di Kantor Perumda Air Minum Tirta Mangutama, Kabupaten Badung, Rabu (24/6).

Pengangkatan tersebut secara legalitas tertuang dalam Keputusan Kuasa Pemilik Modal Perumda Air Minum Tirta Mangutama Nomor 07/KPM/2026.

Turut hadir Ketua DPRD Badung I Gusti Anom Gumanti, jajaran Anggota DPRD Badung I Made Yudana dan I Made Suwardana, para Asisten Sekretariat Daerah, serta sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Badung. Hadir pula jajaran Direksi, Dewan Pengawas Perumda Air Minum Tirta Mangutama, beserta tamu undangan lainnya.

Dalam arahannya, Bupati Wayan Adi Arnawa menegaskan pentingnya perubahan dan penyegaran paradigma kerja di tubuh Perumda Air Minum Tirta Mangutama demi mengoptimalkan pelayanan publik.

“Artinya bagaimana cara kita untuk secepatnya mengatasi apa yang menjadi harapan masyarakat, terutama terkait layanan air minum ini. Kita tidak saja memberikan pelayanan kepada masyarakat umum, tetapi juga kebutuhan sektor industri pariwisata kita harus terlayani dengan baik,” tegasnya.

Lebih lanjut, Bupati memaparkan bahwa pemenuhan pelayanan prima di sektor domestik dan pariwisata memuat potensi besar dalam mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Badung.

“Bagaimanapun juga Perusahaan Umum Daerah Air Minum ini harus mampu memberikan kontribusi nyata dalam peningkatan PAD kita,” tambahnya.

Guna merealisasikan target tersebut, Bupati mendorong manajemen baru untuk meluncurkan inovasi peningkatan produksi air melalui dua strategi utama, yakni optimalisasi pemanfaatan sumber air permukaan serta pengaplikasian teknologi pengolahan air laut (sea water reverse osmosis).

Baca Juga  Berikan Kenyamanan Pelanggan, Wawali Jaya Negara Launching Separator Gojek

“Kalau langkah ini dapat dilaksanakan dan diimplementasikan dengan baik, saya yakin kebutuhan akan air bersih di masyarakat dapat terpenuhi sepenuhnya. Di sisi lain akan terjadi peningkatan pendapatan bagi PDAM itu sendiri, yang nantinya berdampak positif bagi PAD Badung dan kesejahteraan masyarakat luas,” pungkas Adi Arnawa.

Melalui nakhoda baru pada posisi Direktur Umum, Perumda Air Minum Tirta Mangutama diharapkan bertransformasi menjadi perusahaan daerah yang makin profesional, inovatif, dan tangguh dalam menjawab tantangan ketersediaan air bersih di Kabupaten Badung. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Peringati Bulan Bung Karno VIII, Pemkab Badung Ajak Masyarakat Jaga Persatuan dan Rawat Monumen Perjuangan

Published

on

By

aksi sosial badung
AKSI SOSIAL: Ketua K3S Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa dan Ketua GOW Badung, Nyonya Yunita Alit Sucipta, saat menggelar aksi sosial dan lingkungan di Monumen Pahlawan Cakra Bioha Panca Bhakti, Blumbungan, Desa Sibang Kaja, Selasa (24/6). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Ketua Koordinator Kegiatan Kesejahteraan Sosial (K3S) Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, bersama Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Badung, Nyonya Yunita Alit Sucipta, menggelar aksi sosial dan lingkungan di Monumen Pahlawan Cakra Bioha Panca Bhakti, Blumbungan, Desa Sibang Kaja, Kecamatan Abiansemal, Rabu (24/6).

Kegiatan dalam rangka memperingati Bulan Bung Karno VIII Tahun 2026 ini diisi dengan penanaman pohon Nagasari, ziarah, penyerahan bantuan 100 paket sembako, serta penyerahan dua unit kursi roda bagi penyandang disabilitas.

Ketua K3S Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, menegaskan pentingnya mendata dan merawat seluruh monumen serta tugu pahlawan di Kabupaten Badung sebagai bentuk penghormatan terhadap sejarah bangsa. “Jasa para pahlawan tidak boleh dilupakan karena berkat perjuangan mereka kita dapat menikmati kemerdekaan saat ini. Tugas kita sekarang adalah melanjutkan perjuangan tersebut dengan menjaga persatuan, keamanan, toleransi, serta mengisi kemerdekaan dengan hal-hal positif,” ujarnya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk terus meneladani semangat patriotisme para pejuang. Menurutnya, persatuan merupakan kunci utama yang menjaga bangsa Indonesia dari perpecahan.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Badung, I Gede Eka Sudarwitha, yang hadir mewakili Bupati Badung, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan menumbuhkan nilai-nilai nasionalisme, patriotisme, dan semangat gotong-royong yang diajarkan oleh Bung Karno.

Eka Sudarwitha menjelaskan, peringatan Bulan Bung Karno Tahun 2026 ini dilaksanakan oleh seluruh perangkat daerah di lingkungan Pemkab Badung dengan melibatkan berbagai unsur masyarakat. Langkah ini diharapkan mampu memperkuat pelestarian nilai kepahlawanan dan kesetiakawanan sosial.

Sebagai wujud komitmen nyata, Pemkab Badung memastikan akan terus melakukan pemeliharaan dan perawatan terhadap 25 monumen serta tugu pahlawan yang tersebar di wilayah Kabupaten Badung. Hal ini dilakukan demi mewariskan nilai-nilai perjuangan kepada generasi penerus.

Baca Juga  Update Covid-19 (13/9) di Bali, Tren Menurun Pasien Meninggal, Sembuh Bertambah 98 Orang

Acara tersebut turut dihadiri oleh Ida Kyai Agung Anglurah Mambal Sakti XII, para veteran, Camat Abiansemal bersama Tripika Kecamatan, Perbekel Desa Sibang Kaja Ni Nyoman Rai Sudani, TP PKK Abiansemal, Ketua Badung Peduli I Nyoman Mardiana, serta pengurus Karang Taruna. Rangkaian kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama dan pelaksanaan senam Nangun Sat Kerthi Loka Bali. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca