Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Satgas Banjar Gaduh Sesetan: Melanggar PKM Kena Sanki Administratif dan Adat

BALIILU Tayang

:

de
SATGAS BANJAR GADUH, Bikin kesepakatan bersama percepat penanganan pencegahan Covid-19.

Denpasar, baliilu.com – Untuk mempercepat pemutusan mata rantai  Covid-19,  Satgas Gotong-Royong Lingkungan Banjar Gaduh Sesetan membuat kesepakatan bersama, Selasa (23/6-2020) malam. Keputusan bersama dibuat karena wilayah Banjar Gaduh Desa Adat Sesetan yang telah terpapar dan terdeteksi kasus pasien positif Covid-19.

“Untuk kewaspadaan dan upaya pencegahan penularan, sangat diperlukan tim terpadu yang bekerja sinergis, maka dari itu ditetapkan kesepakatan bersama Banjar Gaduh Desa Adat Sesetan tentang tugas percepatan penanganan Covid-19 di Kota Denpasar,” ungkap Lurah Sesetan Ni Ketut Sri Karyawati saat dihubungi Rabu (24/6).

Lebih lanjut Sri Karyawati mengatakan, rapat kesepakatan bersama dihadiri kepala lingkungan Banjar Gaduh, para kelian tempekan , tokoh masyarakat, sesepuh Banjar Gaduh, pecalang dan linmas  serta Sekaa Teruna Eka Laksana Br. Gaduh Sesetan.

Dalam kesepakatan bersama tersebut memutuskan pembentukan Satgas Banjar Gaduh Sesetan dari unsur prajuru adat, kepala lingkungan, pecalang, linmas, PKK, sekaa teruna dan tokoh masyarakat.  Satgas banjar yang telah dibentuk harus menjalankan tugas-tugasnya yakni melaksanakan tertib administrasi kependudukan, mengawasi kegiatan pembatasan masyarakat dalam bekerja, beribadah dan belajar di rumah.

Mengawasi pembatasan kegiatan keagamaan di tempat ibadah, kegiatan sosial dan budaya yang dilaksanakan baik di dalam maupun di luar rumah hanya melibatkan paling banyak 20 (dua puluh) orang dengan menerapkan protokol kesehatan.

Mengawasi pembatasan kegiatan di tempat umum, membatasi kegiatan dalam hal ada kepentingan mendesak yang menyebabkan orang keluar rumah, seperti kegiatan kunjung mengunjungi atau kegiatan lainnya, harus menggunakan masker, menjaga jarak, dan mengikuti perilaku hidup bersih (sesuai dengan protokol kesehatan). Mengawasi dan memberikan saran kepada masyarakat agar tidak pulang kampung, kecuali jika ada kepentingan mendesak.  Bagi warga yang baru masuk ke wilayah banjar, dusun/lingkungan, wajib memenuhi persyaratan yaitu mendapatkan surat jalan dari desa adat, desa dan kelurahan, melaksanakan tes kesehatan atau rapid test dan/atau swab mandiri.  Serta melaksanakan karantina mandiri selama 14 hari serta membawa dokumen kependudukan. Bagi yang tidak memenuhi syarat sesuai dengan persyaratan mereka harus dikembalikan ke tempat asalnya.

Baca Juga  Update Covid-19 (22/6) Bali, Kasus Positif Nambah lagi 35 Orang, Dewa Indra: Minta Elemen Masyarakat Bantu Petugas Laksanakan Tracing Contact

Dalam kesempatan bersama tersebut Satgas Solidaritas dan Gotong-Royong juga melakukan pengawasan dan penindakan terhadap pelanggaran kegiatan usaha di wilayah setempat. Bagi yang melanggar Peraturan Walikota Nomor 32 Tahun 2020 tentang Pembatasan Kegiatan Masyarakat di desa, kelurahan dan desa adat dalam Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), dikenakan sanksi administratif dan sanksi adat.

Karyawati mengaku kesepakatan yang telah ditandatangani itu harus diwujudkan dengan nyata di masyarakat, dengan memberi edukasi dan imbauan kepada masyarakat agar memperhatikan anjuran  pemerintah. Oleh karena itu pihaknya bersama tokoh dan sesepuh Banjar Gaduh  mengimbau agar kesepakatan itu disosialisasi kepada masyarakat melalui kelian tempekan dan kelian dadia yang ada di wilayah Banjar Gaduh Sesetan. “Yang paling terpenting adalah jangan sampai merasa lelah menghadapi situasi ini,  jalankan dengan rasa tanggung jawab dan tetap memperhatikan protokol kesehatan,” ungkapnya.

Tidak hanya itu dalam mencegah Penularan  Covid-19, Satgas Br. Gaduh juga melakukan berbagai kegiatan yakni pemeriksaan suhu tubuh kepada warga Banjar Gaduh dan Penyemprotan Desinfektan secara berkelanjutan. Untuk membantu masyarakat kurang mampu yang terdampak Covid-19, Satgas juga memberikan bantuan sembako kepada warga yang terdampak Covid-19. (*/eka)

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Sekda Eddy Mulya Berharap Balinale Jadi Magnet Wisatawan ke Kota Denpasar

Published

on

By

Balinale 2026
ROAD TO BALINALE 2026: Sekda Eddy Mulya didampingi Kepala Bidang Pengembangan Sumber Daya Pariwisata dan Ekonomi Kreatif pada Dinas Pariwisata Kota Denpasar, Anak Agung Ngurah Mahendra Putra, saat menghadiri Road To Balinale 2026, di Bali Beach Garden Terrace, The Meru Sanur, Kamis (30/4) malam. (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Atmosfer pelaksanaan Bali Internasional Film Festival 2026 atau dikenal dengan Balinale begitu terasa. Rentetan gelaran sinema internasional tersebut, dimulai dengan dilaksanakannya Road to Balinale 2026 yang berlangsung di Bali Beach Garden Terrace, The Meru Sanur, Kamis (30/4) malam.

Sekretaris Daerah Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya didampingi Kepala Bidang Pengembangan Sumber Daya Pariwisata dan Ekonomi Kreatif pada Dinas Pariwisata Kota Denpasar, Anak Agung Ngurah Mahendra Putra, hadir langsung di tengah acara ini.

Tampak hadir pula di jajaran tamu undangan, Konsulat Jenderal Australia, Jo Stevens, Festival Director Balinale, Deborah Gabinetti dan lainnya.

Dalam sambutannya, Sekda Eddy Mulya mengatakan, festival film internasional bukan sekedar hiburan, melainkan magnet pariwisata yang mendatangkan wisatawan dengan profil berbeda dan beragam. Wisatawan yang datang bukan hanya untuk menikmati pantai dan kuliner, tetapi untuk merasakan kedalaman budaya, bertukar gagasan, dan menyaksikan karya seni sinema dari penjuru dunia.

“Inilah segmen wisatawan yang kita butuhkan untuk memperkuat kualitas pariwisata Kota Denpasar, bukan sekedar kuantitas kunjungan,” kata Eddy Mulya.

Lebih jauh, Eddy Mulya menyampaikan, Pemerintah Kota Denpasar berkomitmen

untuk hadir sebagai mitra nyata, bukan penonton, dalam membangun ekosistem kreatif yang berkelanjutan. Hal ini sekaligus mendukung penguatan Sanur sebagai ruang budaya, ruang kreativitas, dan destinasi yang semakin hidup dalam menyambut perhelatan internasional.

“Kami percaya bahwa investasi terbaik bagi masa depan pariwisata Kota Denpasar adalah investasi pada sumber daya manusia kreatif yaitu para sineas muda, seniman, dan komunitas budaya yang duduk bersama kita di ruangan ini,” tegas Eddy Mulya.

Sementara itu, Festival Director Balinale, Deborah Gabinetti, mengatakan,

Baca Juga  Satpol PP bersama Tim Yustisi Kota Denpasar Segel Bangunan tanpa Izin dan Sidak Masker

berbeda dari sekadar acara promosi festival, Road to Balinale 2026 dirancang sebagai ruang pertemuan antara komunitas lokal, pelaku industri kreatif, insan perfilman, hingga pegiat budaya dalam suasana santai di tepi Pantai Sanur.

Balinale edisi ke-19 resmi digelar pada 1–7 Juni 2026 mendatang. Balinale 2026 dijadwalkan menampilkan sekitar 100 film dari 35 negara, termasuk 20 world premieres, 10 international premieres, dan 26 Asian premieres.

Selain pemutaran film, lanjut Deborah, festival ini juga menghadirkan berbagai program pengembangan talenta kreatif global, salah satunya Art of the Score yang dikembangkan bersama The Juilliard School sejak 2021.

“Program tersebut mempertemukan sineas dunia dengan mahasiswa pencipta musik visual dalam proses kolaborasi kreatif lintas disiplin,” katanya. (eka/bi)

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

May Day 2026, Pemkot Denpasar Perkuat Kolaborasi Demi Kesejahteraan Pekerja

Published

on

By

May Day Denpasar
MAY DAY: Kegiatan May Day Tahun 2026 yang digelar di Pantai Sidakarya, Denpasar, Jumat (1/5) dihadiri Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, Ketua GOW Kota Denpasar Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, Ketua Komisi III DPRD Kota Denpasar I Wayan Suadi Putra, jajaran Forkopimda Kota Denpasar, pimpinan OPD di lingkungan Pemkot Denpasar, serta tokoh masyarakat Desa Sidakarya. (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Suasana penuh kebersamaan mewarnai peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) Tahun 2026 yang digelar di Pantai Sidakarya, Denpasar, Jumat (1/5). Mengusung tema “Kolaborasi Bersama Mewujudkan Kemajuan Industri dan Kesejahteraan Pekerja” dengan semangat “Satu Tekad Satu Tujuan, Sejahtera Bersama”, kegiatan ini menjadi ruang silaturahmi sekaligus apresiasi bagi para pekerja di Kota Denpasar. Berbagai kegiatan digelar mulai dari aksi bersih pantai, penanaman pohon ketapang dan mangrove, donor darah, cek kesehatan, UMKM kuliner hingga pentas kreativitas pekerja melalui pertunjukan Tari Kecak Nusantara.

Kegiatan yang difasilitasi Dinas Tenaga Kerja dan Sertifikasi Kompetensi Kota Denpasar tersebut dihadiri Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, Ketua GOW Kota Denpasar Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, Ketua Komisi III DPRD Kota Denpasar I Wayan Suadi Putra, jajaran Forkopimda Kota Denpasar, pimpinan OPD di lingkungan Pemkot Denpasar, serta tokoh masyarakat Desa Sidakarya. Dalam kesempatan tersebut, Wakil Walikota Denpasar juga menyerahkan penghargaan kepada perusahaan terbaik dalam penilaian sarana hubungan industrial, serta santunan jaminan kematian bersama BPJS Ketenagakerjaan.

Di sela-sela kegiatan Wawali Arya Wibawa mengatakan, peringatan May Day di Kota Denpasar setiap tahunnya dikemas dengan kegiatan kreatif dan melibatkan langsung para pekerja. Tahun ini, lebih dari 100 perusahaan bersama para pekerjanya berkolaborasi menghadirkan berbagai pertunjukan seni dan kreativitas. Menurutnya, seluruh penampilan yang disuguhkan merupakan hasil inisiatif pekerja dan perusahaan sebagai bentuk kebersamaan dalam membangun hubungan industrial yang harmonis.

“May Day bukan hanya momentum memperjuangkan hak pekerja, tetapi juga memperkuat kolaborasi antara pemerintah, perusahaan, dan tenaga kerja dalam mendukung pembangunan daerah. Kami berharap kegiatan seperti ini terus berkembang dan menjadi ruang kebersamaan untuk membangun Kota Denpasar,” ujarnya.

Baca Juga  Sekda Bangli IB Giri: Tata Kawasan Batur Geopark dengan Memuliakan Alam untuk Mensejahterakan Manusia

Lebih lanjut, Arya Wibawa menjelaskan bahwa berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Denpasar, tingkat pengangguran di Kota Denpasar tercatat sebesar 1,41 persen. Meski demikian, Pemkot Denpasar terus mengantisipasi dinamika global dengan memperkuat kolaborasi bersama dunia usaha, salah satunya melalui pelaksanaan job fair, pelatihan kerja, dan peningkatan kompetensi tenaga kerja. Arya Wibawa juga menegaskan, berbagai OPD di lingkungan Pemkot Denpasar juga terus mendukung peningkatan keterampilan pencari kerja maupun pekerja aktif agar mampu beradaptasi dengan kebutuhan dunia usaha dan meminimalisasi risiko pemutusan hubungan kerja.

Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Sertifikasi Kompetensi Kota Denpasar, I Gusti Ayu Ngurah Raini didampingi Ketua Panitia May Day 2026, Agung Arinata mengatakan bahwa pemerintah terus memperkuat perlindungan pekerja, baik pekerja penerima upah maupun bukan penerima upah, termasuk pekerja rentan dan pekerja mandiri melalui sinergi bersama BPJS Ketenagakerjaan.

Dijelaskan pula bahwa pelaksanaan May Day dikemas secara positif untuk menepis stigma peringatan Hari Buruh yang identik dengan aksi unjuk rasa. “Dengan semangat Vasudhaiva Kutumbakam, kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat hubungan industrial yang harmonis antara pemerintah, perusahaan, dan pekerja guna meningkatkan produktivitas perusahaan sekaligus kesejahteraan pekerja di Kota Denpasar,” ujar Raini. (eka/bi)

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Ny. Suwandewi Eddy Mulya Resmi Pimpin YKI Kota Denpasar

Siap Bangun Sinergi dan Kolaborasi Wujudkan Pencegahan Kanker Hingga Pola Hidup Sehat

Loading

Published

on

By

Suwandewi Eddy Mulya
LANTIK: Ny. Suwandewi Eddy Mulya saat dilantik menjadi Ketua Pengurus Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Cabang Koordinator Bali Kota Denpasar masa bhakti 2026-2031 yang dilaksanakan di Bali International Hospital, Sanur pada Kamis (30/1). (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Ny. Suwandewi Eddy Mulya dilantik menjadi Ketua Pengurus Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Cabang Koordinator Bali Kota Denpasar masa bhakti 2026-2031 yang dilaksanakan di Bali International Hospital, Sanur pada Kamis (30/4). Pelantikan tersebut ditandai dengan penandatanganan pengukuhan kesepakatan bersama Yayasan Kanker Indonesia (YKI) dan penyematan pin secara simbolis oleh Ketua Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Cabang Koordinator Bali, Dr.dr. Anak Agung Ayu Ngurah Susraini Sp.PA, Subsp. S.P.(K).

Pada pelaksanaan tersebut turut dilantik pengurus Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Cabang Koordinator Bali Kabupaten Badung, Kabupaten Karangasem, Kabupaten Bangli, Kabupaten Klungkung, Kabupaten Gianyar, Kabupaten Buleleng, Kabupaten Tabanan, dan Kabupaten Jembrana.

Ny. Suwandewi Eddy Mulya meminta kedepannya Pengurus Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Kota Denpasar agar bisa bersinergi dan berkolaborasi dengan pemerintah dan stakeholder lain yang terkait. Hal ini utamanya untuk memberikan penyuluhan, sekaligus menjaring dan berbagi informasi tentang kanker sekaligus membangkitkan kesadaran masyarakat untuk dapat melaksanakan pola hidup sehat dan memerangi penyakit kanker melalui perilaku hidup bersih dan sehat.

“Kami turut mengucapkan selamat mengemban tugas baru kepada pengurus cabang Yayasan Kanker Indonesia (YKI) kabupaten/kota se-Bali masa bhakti 2026-2031. Dengan dilaksanakannya pelantikan ini kami berharap kedepannya dapat bersinergi baik antar kabupaten/kota maupun stakeholder lainnya untuk bersinergi guna mengurangi resiko kanker pada masyarakat,” pungkas Ny. Suwandewi Eddy Mulya.

Sementara Ketua Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Cabang Koordinator Bali, Dr. dr. Anak Agung Ayu Ngurah Susraini, Sp.PA, Subsp. S.P.(K) dalam sambutannya mengatakan seperti yang kita ketahui bahwa penyakit kanker ialah penyakit yang tidak menular. Meski demikian, insidennya semakin meningkat di dunia bahkan di Bali.

Baca Juga  Update Covid-19 (22/6) Bali, Kasus Positif Nambah lagi 35 Orang, Dewa Indra: Minta Elemen Masyarakat Bantu Petugas Laksanakan Tracing Contact

Lebih lanjut, dengan meningkatnya angka kanker tersebut, maka Yayasan Kanker Indonesia (YKI) berupaya untuk menanggulangi dengan berbagai cara salah satunya mensosialisasikan kepada masyarakat untuk melakukan pola idup sehat sehingga setiap individu dapat mengusahakan pencegahan penyakit kanker secara dini.

“Tentu dengan pengukuhan pengurus Yayasan Kanker Indonesia (YKI) yang baru ini kami berharap kedepannya dapat lebih preventif dan promotif untuk mensosialisasikan pola hidup sehat kepada masyarakat dengan harapan dapat mencegah angka penyakit kanker di Bali dan Kota Denpasar khususnya,” ungkap Ayu Ngurah Susraini. (eka/bi)

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca