Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Buka Konferensi PGRI Badung, Wabup Suiasa Harapkan tetap Bersinergi dengan Pemerintah Bangun Badung yang Kuat dan Hebat

BALIILU Tayang

:

de
Wabup Suiasa saat membuka Konferensi PGRI Kabupaten Badung di Aula SMPN 1 Kuta, Sabtu (19/9).

Badung, baliilu.com – Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa mengatakan Pemerintah Kabupaten Badung sangat mengapresiasi langkah-langkah yang dilakukan keluarga besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Badung yang berjalan dengan dinamis dalam memajukan dunia pendidikan untuk penguatan SDM dimana nantinya Badung akan menjadi hebat dan dapat bersaing dengan dunia luar di era kekinian di tahun ke depan.

Dikatakannya capaian PGRI Badung sudah ada andil besar bagi pembangunan di Badung. “Sinergi dan sinergitas dengan pemerintah harus tetap terjaga untuk mencetak SDM yang berkualitas dan berperan aktif dalam pencapaian nasional untuk mewujudkan pembangunan nasional,” ajak Wabup Suiasa saat membuka Konferensi PGRI Kabupaten Badung masa bhakti XXII tahun 2020-2024.

Acara yang dilaksanakan di aula SMPN 1 Kuta, Sabtu (19/9) juga dihadiri anggota DPRD Kabupaten Badung Ni Luh Putu Gede Rara Hita Sukma Dewi, Sekretaris PGRI Bali Mercy Victoria Gigir beserta jajaran, Kadisdikpora Kabupaten Badung I Ketut Widya Astika, Ketua PGRI Kabupaten Badung I Wayan Tur Adnyana dan anggota PGRI se-Badung dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.

Wabup Suiasa lanjut mengatakan konferensi yang mengambil tema “Peran Strategis PGRI dalam Mewujudkan SDM menuju Indonesia Unggul” ini sangat sarat dengan makna yang religius untuk kemajuan SDM dimana memiliki tenaga pendidik yang andal akan dapat melahirkan orang-orang yang berkualitas untuk membangun Badung, Bali dan Indonesia di tahun-tahun yang akan datang.

Untuk itu menurut Suiasa Pemerintah Kabupaten Badung selalu berkomitmen memberikan ruang kepada dunia pendidikan dengan terus secara berkesinambungan melakukan sertifikasi kepada para pendidik, di samping mampu menciptakan orang-orang yang andal kelak, tentu untuk meningkatkan SDM di Badung. Karena guru di samping sebagai pendidik juga menjadi organisasi profesi yang berprioritas.

Baca Juga  Custom War 2023 Dapat Dukungan dari Wagub Cok Ace

“Bagi pengurus PGRI yang akan terpilih mari kita jaga sinergi dan sinergitas untuk membangun Badung yang kuat dan hebat. Saya percaya dan berharap PGRI Badung totalitas dalam memberikan sumbangsihnya terhadap organisasi PGRI, dimana misi organisasi adalah tujuan dengan visi yang jelas dan profesional baik kepada anggota dan organisasinya,” katanya.

Pihaknya juga menambahkan PGRI menjadi garda terdepan dalam mewujudkan pembangunan Bangsa Indonesia  dan turut menjaga 4 pilar kebangsaan Indonesia. “Kami berharap organisasi PGRI tetap dapat berjalan pada alur dan jalurnya sebagai pengajar dan pendidik karena PGRI mempunyai peran yang penting dan strategis dalam membangun anak bangsa dalam pembangunan nasional,” tegasnya.

Sebelumnya, Ketua panitia Wayan Dana melaporkan dilaksanakannya kegiatan ini karena masa kepengurusan PGRI Konferensi Kabupaten PGRI Kabupaten Badung masa bakti pengurus 2015-2019 sudah berakhir. Hasil keputusan dari PGRI Badung dan 6 cabang perwakilan pengurus Kec. Badung nantinya menghasilkan kepengurusan masa bakti 2020-2024 yang dipilih secara demokratis dan dapat menindaklanjuti program-program pengurus sebelumnya.

Sementara itu, Ketua PGRI Badung Wayan Tur Adnyana dalam sambutannya mengucapkan puji syukur kehadapan Sang Hyang Widhi Wasa, karena Konferensi Kabupaten PGRI Kabupaten Badung masa bhakti XXII dapat terlaksana dengan lancar meskipun di tengah pandemi Covid-19 dengan tetap melaksanakan protokol kesehatan dan memakai masker.

Dikatakan anggota PGRI Badung dan perwakilan yang hadir pada Konferensi Kabupaten ini sebanyak 80 peserta dari utusan seksi pengurus se-Kabupaten Badung. Pihaknya juga mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Badung dalam hal ini Bapak Bupati I Nyoman Giri Prasta dan Wakil Bupati Badung Bapak I Ketut Suiasa beserta jajaran yang selalu memberikan pembinaan dan sumbangsih secara riil kepada PGRI Badung sehingga dapat berjalan seiring dengan program-program pemerintah daerah maupun pusat untuk memajukan dunia pendidikan dan menguatkan manusia di Badung serta menjadi SDM yang berkualitas sehingga dapat bersaing di era global ini.

Baca Juga  Dukung Aksi Sosial Iwapi dan KPRP Bali, Ny. Putri Koster Sumbang Beras di Desa Kendran Gianyar

“Kami berharap dengan kepengurusan yang baru sinergitas bersama Pemkab Badung bisa terus terjalin dengan baik,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut Wabup Suiasa secara pribadi memberikan dana motivasi sebesar Rp 10 juta yang diterima langsung oleh Ketua PGRI Badung I Wayan Tur Adnyana.  Sementara itu dari keluarga besar PGRI Badung juga menyerahkan masker  sebanyak 1.500 pcs untuk Pemerintah Kabupaten Badung yang diserahkan oleh I Wayan Tur Adnyana dan diterima oleh anggota DPRD Badung  Ni Luh Putu Gede Rara Hita Sukma Dewi dan Kadisdikpora I Ketut Widya Astika. (bt)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Demer: Bali Siap Menjadi Wajah Baru Investasi Global Indonesia

Published

on

By

Anggota Komisi VI DPR RI Gde Sumarjaya Linggih di sela Kunjungan Kerja Komisi VI DPR RI di Surabaya, Jawa Timur.
KUNKER: Anggota Komisi VI DPR RI Gde Sumarjaya Linggih di sela Kunjungan Kerja Komisi VI DPR RI di Surabaya, Jawa Timur, Jumat (24/7/2026). (Foto: dpr.go.id)

Surabaya, Jatim, baliilu.com – Anggota Komisi VI DPR RI Gde Sumarjaya Linggih menilai Bali memiliki peluang besar menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru melalui implementasi Undang-Undang tentang Pusat Finansial Internasional Indonesia (UU PFII). Menurutnya, regulasi tersebut akan menjadi instrumen penting untuk menarik investasi langsung dari luar negeri (foreign direct investment/FDI) yang berdampak luas terhadap perekonomian nasional, sekaligus memperkuat posisi Bali sebagai gerbang investasi global.

“Pada prinsipnya kita sangat memerlukan sekali yang namanya foreign direct investment atau investasi langsung dari luar negeri, di mana itu nantinya akan menjadi sebuah kekuatan baru dalam perekonomian kita, untuk pertumbuhan kita, dan juga untuk Bali pada khususnya,” ujar Demer, sapaan akrabnya, di sela Kunjungan Kerja Komisi VI DPR RI di Surabaya, Jawa Timur, Jumat (24/7/2026).

Politisi Fraksi Partai Golkar itu menjelaskan, kehadiran pusat finansial internasional di Bali akan menciptakan efek berganda bagi perekonomian. Selain membuka peluang penyerapan produk-produk dalam negeri, kawasan tersebut juga diyakini mampu menyerap lebih banyak tenaga kerja serta mendorong masuknya investasi ke berbagai daerah yang memiliki potensi sumber daya alam maupun sumber daya manusia.

“Banyak hal nanti produksi yang akan diserap oleh kawasan daripada International Finance Center itu, dan juga tentu sumber daya manusia kita akan terserap. Bahkan investasinya tidak hanya di Bali, tetapi meluas ke seluruh Indonesia yang kaya akan potensi sumber daya alam maupun manusia,” jelasnya dikutip dari laman dpr.go.id.

Lebih lanjut, Demer menekankan bahwa pengembangan pusat finansial internasional harus menjadi momentum untuk menciptakan pemerataan pembangunan di Pulau Dewata. Ia mengingatkan agar kawasan tersebut tidak kembali terpusat di wilayah Sarbagita (Denpasar, Badung, Gianyar, dan Tabanan), melainkan diarahkan ke Bali Utara, Bali Timur, atau Bali Barat.

Baca Juga  Sekda Adi Arnawa Terima 1.000 Paket Sembako dari BPJS Ketenagakerjaan Bali

“Pertumbuhan di Bali saat ini tidak merata, hanya di selatan saja. Saya minta financial center itu keberadaannya jangan di kawasan Sarbagita, tetapi mengarah ke wilayah Bali Utara, Bali Timur, dan Bali Barat agar tercipta pertumbuhan yang berkualitas,” tegasnya.

Menurut Demer, pemerataan investasi juga harus dibarengi dengan pembangunan infrastruktur strategis. Ia menilai kapasitas Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai sudah mendekati batas maksimal sehingga diperlukan bandara baru untuk mendukung mobilitas pelaku bisnis dan wisatawan mancanegara.

“Kapasitas Bandara Ngurah Rai saat ini sudah sangat penuh, sehingga perlu segera ada airport baru untuk menunjang pergerakan bisnis dan wisatawan internasional. Dengan daya tarik pariwisata serta reputasi Bali di kancah dunia, saya sangat optimistis kawasan finance center ini akan dipercaya oleh para pelaku bisnis internasional,” pungkasnya. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Hari Kedua Lovina Festival, Gemarikan Jadi Daya Tarik Pengunjung

Published

on

By

Suasana hari kedua Lovina Festival dengan sajian kuliner olahan ikan laut Gemarikan di Pantai Tasik Madu, Lovina, Buleleng.
Suasana hari kedua Lovina Festival dengan sajian Gemarikan. (Foto: Hms Buleleng)

Buleleng, baliilu.com – Setelah resmi dibuka oleh Bupati Buleleng kemarin, Hari kedua Lovina Festival digelar Gemar Makan Ikan (Gemarikan) yang menyediakan 500 porsi makanan dari olahan ikan bertempat di Pantai Tasik Madu Lovina. Demikian disampaikan Kepala Dinas Pertanian, Perikanan dan Ketahanan Pangan (Distankan) Kabupaten Buleleng Gede Melandrat, Sabtu (25/7).

Kadis Melandrat lanjut menjelaskan bahwa rangkaian Lovina Festival hari kedua menyediakan kuliner laut yaitu olahan ikan berupa bakso, sate, ikan panggang sebanyak 500 porsi dengan tujuan untuk mensosialisasikan kepada masyarakat agar gemar makan ikan laut, karena seperti diketahui gizi ikan laut itu sangat tinggi.

“Ini upaya promosi kita untuk perbaikan gizi masyarakat utamanya anak-anak, ibu hamil dan orang tua, karena kandungan gizi protein ikan laut sangat baik bagi tumbuh kembang anak dan tentu dapat mencegah stunting,” ujarnya.

Kadis Lingkungan Hidup ini menambahkan, tema Lovina Festival sekarang selaras dengan aktivitas bahari wilayah Buleleng yang memiliki garis pantai terpanjang. Dengan potensi laut yang dimiliki berlimpah, melalui kegiatan inilah kita mengajak seluruh masyarakat untuk gemar makan ikan laut beserta olahannya.

Salah satu pengunjung bernama Sri Yulianti mengatakan acara Lovina sangat keren, konsepnya sangat berbeda dari tahun-tahun sebelumnya dengan berbagai inovasi.

Disinggung terkait menu gemarikan, Yuli mengakui sangat suka dengan olahan ikan laut terutama sate.”Masakan Bali sangat suka, karena bumbunya, sate ini sangat menggoda dengan bumbunya enak banget pasti,” imbuhnya.

Di akhir Yulianti menilai suasana Lovina saat ini sudah tertata dengan baik, menurutnya kawasan ini sangat bagus terutama saat sunsetnya, keren sekali. Ia berharap event Lovina Festival makin bagus lagi kedepannya. (gs/bi)

Baca Juga  Dukung Aksi Sosial Iwapi dan KPRP Bali, Ny. Putri Koster Sumbang Beras di Desa Kendran Gianyar

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Bupati Tabanan Komang Gede Sanjaya Sampaikan Duka Mendalam atas Peristiwa di Juwuk Legi, Baturiti

Published

on

By

Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya bersama Wakil Bupati Dirga.
Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya bersama Wabup Dirga. (Foto: dok)

Tabanan, baliilu.com – Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya, menyampaikan rasa duka cita dan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas peristiwa yang terjadi di Banjar Juwuk Legi, Desa Batunya, Kecamatan Baturiti, yang mengakibatkan hilangnya nyawa salah seorang warga.

“Sebagai Bupati Tabanan, sekaligus sebagai bagian dari masyarakat Tabanan, saya turut prihatin dan berbela sungkawa sedalam-dalamnya atas musibah ini. Kehilangan satu nyawa adalah duka bagi kita semua. Doa dan simpati kami menyertai keluarga yang ditinggalkan serta seluruh pihak yang terdampak,” ujar Sanjaya.

Menurutnya, peristiwa ini menjadi pengingat bagi seluruh elemen masyarakat akan pentingnya menjaga nilai-nilai kemanusiaan, keamanan, serta keharmonisan kehidupan bermasyarakat yang selama ini menjadi kekuatan Tabanan.

Di tengah suasana duka, Bupati Sanjaya mengajak masyarakat untuk tetap tenang dan mempercayakan sepenuhnya penanganan perkara kepada aparat penegak hukum.

“Indonesia adalah negara hukum. Sebagai masyarakat yang menjunjung tinggi adat, etika, dan nilai-nilai susila, mari kita bersama-sama menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Berikan ruang kepada aparat yang berwenang untuk bekerja secara profesional sehingga nantinya dapat menghasilkan keputusan yang adil sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku,” tegasnya.

Sebagai wujud kepedulian dan kehadiran pemerintah di tengah masyarakat yang sedang mengalami musibah, Pemerintah Kabupaten Tabanan juga telah menyiapkan santunan bagi keluarga korban yang terdampak sebagai bentuk tali kasih. Santunan tersebut merupakan ungkapan empati dan perhatian pemerintah kepada keluarga yang tengah menghadapi masa sulit.

Bupati Sanjaya berharap seluruh masyarakat Tabanan tetap menjaga persatuan, saling menghormati, serta tidak mudah terprovokasi oleh berbagai informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya. Ia mengajak semua pihak untuk bersama-sama menciptakan suasana yang kondusif, sehingga proses hukum dapat berlangsung dengan baik dan kehidupan bermasyarakat kembali berjalan dalam semangat kebersamaan, kedamaian, dan saling menghargai. (gs/bi)

Baca Juga  Terkait Isu Virus Corona, Putu Astawa Himbau Industri Pariwisata Tidak Resah

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca