Connect with us

HOBIIS

Tebar Vibrasi Sehat di Tengah Pandemi, Wagub Cok Ace Lepas Tour Bali Willys Club

BALIILU Tayang

:

desu
MELEPAS TOURING: Wagub Cok Ace melepas touring mobil Willys Club yang melakukan perjalanan Denpasar-Bedugul sebagai peringatan HUT Ke-32 Willys Club.

Denpasar, baliilu.com – Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati (Cok Ace), melepas touring mobil Willys Club yang akan melakukan perjalanan Denpasar-Bedugul guna menebarkan vibrasi sehat di tengah pandemi Covid-19 serta sebagai peringatan HUT Ke-32 Willys Club. Pelepasan tersebut dilakukan di Lapangan Selatan Bajra Sandhi, Renon, Denpasar, Sabtu (22/8-2020).

Di sela-sela acara pelepasan, Wagub Cok Ace yang juga penggemar mobil willys menyampaikan sejarah selalu meninggalkan sesuatu untuk kita sebagai generasi muda untuk terus mewarisi dan melanjutkannya.

Baik itu teori, dasar negara, atau peninggalan-peninggalan fisik yang memiliki nilai sejarah. Salah satu komunitas di Bali yang dikenal dengan mobil-mobil tentara klasik bernama Bali Willys Club (BWC).

Willys Jeep ini memang salah satu bagian dari sejarah kemerdekaan Indonesia, tepatnya peninggalan dari Perang Dunia II. Untuk itu, Wagub Cok Ace memberikan apresiasi atas inisiatif anggota Willys Club yang mengadakan touring Denpasar-Bedugul, selain untuk memperingati HUT BWC dan HUT ke-75 Kemerdekaan RI juga diharapkan dapat menebarkan salam protokol kesehatan di masyarakat.

“Menyelenggarakan acara touring di era new normal ini saya kira tidak ada salahnya, hal ini tentunya harus memberikan vibrasi positif di tengah-tengah masyarakat. Misalnya saja dengan menerapkan protokol kesehatan selama perjalanan dan menyebarkan salam protokol kesehatan selama perjalanan,” ujarnya.

Untuk itu Wagub Cok Ace berharap, dengan adanya touring ini para anggota yang tergabung dari berbagai kalangan seperti pengusaha, wiraswasta, mekanik, hingga anggota TNI/POLRI dapat lebih meningkatkan rasa persatuan antar-anggota dan juga menebarkan vibrasi positif pada daerah-daerah yang dilalui.

Acara touring tersebut diikuti 80 peserta dengan jumlah 50 mobil jeep willys. Sebelum melepas peserta touring, Wagub Cok Ace juga menyerahkan bantuan berupa sembako, hand sanitizer dan masker kepada peserta touring. (gs)

Baca Juga  Gubernur Koster Sampaikan Selamat Menjalankan Ibadah Puasa kepada Umat Muslim

Advertisements
de

de
Advertisements
de

HOBIIS

Kontes dan Pameran Bonsai di Pecatu, Suiasa Apresiasi Komitmen Generasi Muda Tingkatkan Perekonomian

Published

on

By

PAMERAN BONSAI: Wabup Suiasa saat membuka kontes dan pameran bonsai di Desa Adat Pecatu, Kuta Selatan, Senin (28/6).

Badung, baliilu.com – Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa membuka kontes dan pameran bonsai di Desa Adat Pecatu, Kuta Selatan, Senin (28/6). Perlombaan bonsai yang bertemakan “Taru Prana Buana” mempunyai makna Pohon sebagai Nafasnya Bumi ini turut dihadiri Camat Kuta Selatan I Ketut Gede Arta, Bendesa Pecatu I Made Sumerta yang juga anggota DPRD Badung beserta jajaran Desa Pecatu, Ketua LPM Desa Pecatu dan para peserta lomba bonsai.

Atas nama pemerintah daerah, Wabup Suiasa menyampaikan apresiasi dan rasa bangga bahwa pelaksanaan kontes bonsai yang pertama kalinya sekarang dilaksanakan di Pecatu dan terlebih kegiatan ini diinisiasi oleh generasi muda yaitu ST. Widya Dharma Banjar Adat Tengah Pecatu. Ini memberikan harapan baru, optimisme bahwa kegiatan kontes ini bisa secara berkelanjutan dilaksanakan ke depannya.

“Saya berharap setelah dilaksanakannya kontes pertama ini, selanjutnya yang kedua dan ketiga dan seterusnya bisa dilaksanakan lagi, terlebih dengan dukungan perbekel dan tokoh Desa Adat Pecatu tentu akan lebih baik lagi ke depannya,” ujar Wabup Suiasa.

Wabup Suiasa mengatakan jarang ada kontes bonsai yang diselenggarakan oleh generasi muda, hal ini luar biasa dan menandakan generasi muda tidak hanya berkutat pada hal yang rutinitas tetapi mereka sudah memiliki visi yang maju dalam melestarikan lingkungan.

“Kegiatan ini merupakan kegiatan positif, di samping memperbaiki kualitas lingkungan juga memberikan multiplier effect baik itu meningkatkan baik itu dari segi ekonomi dan juga meningkatkan rasa kekeluargaan di antara para penggemar dan penikmat bonsai sendiri terlebih di masa pandemi Covid-19 saat ini. Jadi ada hiburan lain yang bisa dinikmati masyarakat, apalagi di Pecatu ini baru pertama kali dilaksanakan,” ujar Wabup Suiasa.

Baca Juga  Pengunjung Pasar Badung Disemprot Disinfektan

Pada kesempatan tersebut, Wabup Suiasa membuka kontes dan pameran bonsai dengan penyematan bendera kepada bonsai yang mendapatkan juara 1 dan sekaligus memberikan dana motivasi sebesar Rp 5 juta kepada ketua panitia.

Sementara itu I Putu Aryanto selaku Ketua Panitia dan Ketua ST. Widya Dharma Banjar Adat Tengah Pecatu melaporkan kegiatan kontes dan pameran bonsai ini bekerjasama dengan Perkumpulan Penggemar Bonsai Indonesia (PPBI) Cabang Kabupaten Badung. Kegiatan ini dilaksanakan dalam mengamalkan konsep Tri Hita Karana serta dalam memeriahkan Bulan Bung Karno Provinsi Bali yang ke-3 tahun 2021. Kegiatan yang mengundang para penggemar bonsai dari seluruh Bali ini diikuti sebanyak 306 pohon yang terdiri dari 36 bonsai dari kelas bonsai jadi dan 226 bonsai di kelas prospek dan turut partisipasi juga 5 bonsai eksibisi yakni bonsai yang sudah pernah mengikuti kontes di tingkat nasional. Dari jumlah peserta tersebut ada sekitar 95 pohon bonsai milik penggemar bonsai dari Desa Adat Pecatu yang ikut berpartisipasi. (bt)

Advertisements
de

de
Advertisements
de
Lanjutkan Membaca

HOBIIS

Dua Motor Kustom Karya Builder Denpasar Tampil di Negeri Sakura

Published

on

By

Hasil karya motor Builder Denpasar mendapat apresiasi dari Negeri Sakura, Jepang.

Denpasar, baliilu.com – Hasil karya motor Builder Denpasar mendapat apresiasi dari Negeri Sakura, Jepang. Hasil karya Builder Kedux Garage dan AMS Garage akan tampil selama enam bulan di Kota Tokyo, Jepang dalam sebuah pameran motor kustom.

Pelepasan motor kustom hasil karya builder kenamaan Bali ini dilakukan Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara bersama Wakil Walikota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa, Jumat (25/6) di garage masing-masing builder. Kehadiran kedua pucuk pimpinan Pemkot Denpasar ini didampingi Kadis Pariwisata Denpasar Dezire Mulyani, Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan I Dewa Gede Rai serta dari Badan Kreatif Denpasar.

Keberangkatan hasil karya motor dari Kedux Garage dengan gaya Frisco Copper menggunakan mesin Yamaha XS 650cc yang diselesaikan pada tahun 2016. Pemilik dari motor ini, Putu Agus Pratama Putra yang akrab disapa Lionk, telah memenangi beberapa kontes motor kustom baik daerah hingga nasional. Sementara AMS Garage dengan builder Putu Ajus Mulyawarman membawakan motor dengan gaya Cafe Racer dengan mesin Honda 650cc,pemilik Dewa Adi. Motor ini juga pernah memenangi perlombaan kustom motor tingkat nasional dan bahkan tampil pada Yokohama Hot Rod Custom Show di Jepang pada tahun 2019.  

Kehadiran Jaya Negara dna Kadek Agus melihat langsung Kedux Garage dan  AMS Garage sedang melakukan pembuatan salah satu motor dari konsumen yang tidak saja datang dari Denpasar dan Bali, namun juga datang dari luar Bali. Jaya Negara mengapresiasi builder Kedux Garage dan AMS Garage telah mampu menghasilkan karya cipta motor yang berprestasi hingga internasional. ‘’Masing- masing builder ini memiliki ciri khas karya motor kustom, serta apresiasi pembuatan motor secara handmade dengan alat manual,” ujar Jaya Negara.

Baca Juga  Perkuat Pencegahan Covid-19, Gubernur Bali Keluarkan Instruksi Nomor 8551 Tahun 2020

Jaya Negara juga mengatakan apresiasi kepada insan kreatif Denpasar yang terus berkreasi meski dalam sistuasi keterbatasan pandemi Covid-19 saat ini. Hasil-hasil karya builder ini mendapatkan kehormatan dengan karya yang ditampilkan di Kota Tokyo, Jepang.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Dezire Mulyani didampingi Kabid Pengembangan Sumber Daya Pariwisata dan Ekraf  I Wayan Hendaryana menyampaikan bahwa keberangkatan dua motor kustom hasil karya builder Denpasar ini keberlanjutan dari kerja sama Yokohama Hot Rod Custom Show di Jepang pada tahun 2019 lalu. “Kerja sama ini mendapat dukungan dari KBRI di Jepang, Atase Bank Indonesia di  Jepang, serta Garuda Indonesia untuk mempromosikan pariwisata Bali melalui builder motor kustom yang ada di Bali, khususnya Kota Denpasar,” ujarnya.

Disampaikan pula, promosi pariwisata ini sebagai langkah promosi pariwisata minat khusus melalui sektor ekonomi kreatif. Setelah dilepas Wali Kota Jaya Negara secara resmi keberangkatan kedua motor kustom ini langsung menuju Jepang dan dipamerkan selama enam bulan di Kota Tokyo. “Semoga hasil karya bilder ini mampu memberikan daya tarik tesendiri pada sektor ekonomi kreatif dalam promosi pariwisata minat khusus,” ujarnya.  (pur/ard)

Advertisements
de

de
Advertisements
de
Lanjutkan Membaca

HOBIIS

Wawali Arya Wibawa Dukung Pelaksanaan Kontes Ikan Channa dari Komunitas Lebah Channa Fish Club

Published

on

By

de
AKTIVASI: Komunitas Lebah Channa Fish Club melaksanakan aktivasi di Kantor Walikota Denpasar serta disambut hangat Wakil Walikota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa didampingi Kadis Perikanan dan Ketahanan Pangan Kota Denpasar AAG Bayu Brahmasta, di Kantor Walikota Denpasar, Selasa (22/6).

Denpasar, baliilu.com – Di tengah pandemi Covid-19 yang sedang mewabah, para pencinta dan komunitas ikan Channa pun kian merebak di Kota Denpasar. Kali ini komunitas dari Lebah Channa Fish Club melaksanakan aktivasi di Kantor Walikota Denpasar serta disambut hangat Wakil Walikota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa didampingi Kadis Perikanan dan Ketahanan Pangan Kota Denpasar AAG Bayu Brahmasta, di Kantor Walikota Denpasar, Selasa (22/6).

Wakil Walikota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa mendukung kegiatan kontes ikan dari Lebah Channa Fish Club yang akan diadakan di Dharma Negara Alaya pada 1 hingga 4 Juli 2020 mendatang, namun dengan tetap melaksanakan  prokes dan pembatasan peserta sehingga dapat mencegah terjadinya penularan virus yang lebih meluas. ‘’Saya berharap dengan kegiatan ini dapat lebih mengisi waktu luang para generasi muda, sehingga lebih bermanfaat. Dan mengingat habitat ikan ini sudah mulai berkurang, sehingga kegiatan ini juga bermanfaat sebagai upaya pelestarian ikan Channa (gabus) agar tidak punah,” kata Agus Arya Wibawa.

Sementara itu, Ketua Lebah Channa Fish Club Ida Bagus Eka  mengatakan, dulu ikan Channa atau ikan gabus ini merupakan ikan konsumsi. Namun setelah kita lihat dan dipilih, ikan ini sangat menarik jika ditempatkan dalam akuarium dan dapat bersaing dengan ikan hias lainnya seperti ikan Louhan dan Arwarna serta memiliki nilai jual yang tinggi.

Lebih lanjut, dia mengatakan, awalnya dari hobi kemudian membentuk komunitas dan mengadakan kontes ikan Channa yang akan digelar pada 1 hingga 4 Juli 2020 mendatang di Dharma Negara Alaya. ‘’Dalam kontes ini kami hanya menampilkan  dua kategori yakni kategori Channa lokal atau Channa Limbatta dan kategori luar negeri yakni untuk jenis ikan Channa Myanmar yaitu Channa Pulkra,’’ ujarnya.

Baca Juga  Pengunjung Pasar Badung Disemprot Disinfektan

‘’Harapan kami untuk ke depannya, mengingat komunitas dan peminat ikan Channa yang semakin meningkat agar para pencinta ikan ini untuk tetap menjaga ekosistem, baik dengan menjaga habitat aslinya maupun dengan mengembangbiakkan, sehingga ikan yang sudah jarang ditemui ini tetap ada dan tidak punah,” pungkas Ida Bagus Eka. (ard)

Advertisements
de

de
Advertisements
de
Lanjutkan Membaca